- Beranda
- Stories from the Heart
Taste of Life
...
TS
fxdiray
Taste of Life
Love is like the wind, you can't see it, but you can feel it
(Nicholas Sparks)


Tujuan gw bikin cerita ya,, oh ya yang lain belum tau..
1. gw cuma pengen sharing.ada secuil cerita dan catatan dari jurnal di notebook serta mengisi waktu kalo tengah malem gw ga bisa tidur, dan update nya sering diatas jam 12
2. buat DIA, nanti juga tau, dan part terakhir cerita juga belom ada. ntah cerita ini sampai berapa part, 80 part, 90, atau 100. tetapi part terakhirnya belum ada saat ni, dan gw berharap DIA yang mengisinya.
3. gw ga ada tujuan buat ngasih makna hidup atau berceramah dari kisah gw, karna gw sadar gw belum tau apa-apa tentang hidup.
masih 25 umur gw, Nikah aja belom, kalo kaw1n mah #ahsudahlah

jadi ga usah anggep serius cerita gw ya gan

cukup dinikmati dan di jadikan selingan bacaan kalo senggang
[/QUOTE]Rules and FAQ
Spoiler for FAQ:
Quote:
oke cukup intermezo nya itu sedikit pengenalah keluarga dari Cerita gw, anggap saja ini adalah cerita FIKSI, karna SEMUA NAMA TOKOH DAN TEMPAT BUKAN YANG SEBENARNYA....
Selamat Membaca
INDEX
II
II
V
II
II
V
Spoiler for Index:
[QUOTE][URL="[kaskus_video]side-story---curcol-mere[/kaskus_video] Story - Curcol Mereka[/I][/B][/URL]
[QUOTE][URL="[kaskus_video]side-story---Dina Stri[/kaskus_video] Story - Dina Strike[/I][/B][/URL]
Polling
0 suara
Who's your Favorite Character in Here
Diubah oleh fxdiray 06-03-2017 15:32
imamarbai dan 8 lainnya memberi reputasi
9
666.4K
4.3K
Thread Digembok
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.8KThread•52.9KAnggota
Tampilkan semua post
TS
fxdiray
#542
PART 36
Asking someone why she/he love's you is like asking what water tastes like
Because No matter what, they'd still choose you
Bertanya kepada seseorang kenapa ia mencintai mu itu sama saja seperti bertanya seperti apa rasanya air putih
karna apapun yang terjadi ia tetap memilih mu
Because No matter what, they'd still choose you
Bertanya kepada seseorang kenapa ia mencintai mu itu sama saja seperti bertanya seperti apa rasanya air putih
karna apapun yang terjadi ia tetap memilih mu
♠
Siang ini panas sangatlah menyengat, terik matahari membakar genteng serta atap-atap sekolahan, gw yang sedari tadi sibuk berolahraga pun merasa tersiksa, tetapi kantin ini sedikit membuat ku terasa nyaman, dengan sebotol teh yang sudah habis dan segelas es jeruk, gw membuang nafas yang sedikit terengah-engah
Bruukk suara sesuatu yang terbanting sedikit keras diatas meja kantin "uuh panaaass, dir kamu ga kepanasan apa?" tanya nya
"kalo aku ga panas, ga mungkin aku mandi keringet begini, ga liat aku basah banget?"
"iyaa baasaaah teruus baauuuukk... "anita menutup hidung nya dan sedikit menjauh
melihat anita yang bertingkah lucu dengan sengaja aku menyipratkan keringat yang ada di kening...
"diraaa joroook iihh, baauukk tauuu,sana-sana mandi
""ya namanya jg abis ekskul, keringetan lah hehehe, aku ga bawa baju ganti, sini-sini" aku mendekat ke anita dan berusaha mengelap muka ku di baju seragam yang ia pakai
"aku pukul pake tas beneran loh, jauh-jauh ga? bauuk tau.." dan buughh, benar saja tas anita dilempar kan ke muka gw
"diraaa tas nya jangan buaat lap muukaaaaa" anita merebut kembali tas nya dan gw hanya bisa tertawa
gw kembalikan tas nya karna melihat wajah anita yang memerah, ia mengambil tas nya dengan paksa dan kelihatan cemberut sambil menatap anak-anak yang sedang bermain dilapangan tengah
"kamu kok disini, ga ada kegiatan osis?"
"ga tauuu
" anita menggeleng-gelengkan kepala nya dan terlihat pipinya semakin menggembung"ngambek nih?" gw masih bercanda dengan mengelap tangan gw di lengannya
"diraaa!!! aku marah beneran nih" ucap nya lucu
"duuh yang muka nya merah kaya udang rebus"
"huuuh!!" nyuuuuut sebuah cubitan panas mendarat di perut gw
"aaaaaaaa sakiitt sakiitt" gw mengaduh kesakitan
nyuuutt cubitan itu semakin keras
"anitaaaaaaa!" gw yang tidak tahan akhirnya membalas dengan mencubit pipinya
"lewasshh diww awwiitt awuuu" tangan anita terlepas dari perut gw tetapi sekarang memegang lengan gw yang sedang mencubit pipinya
"dira jeleeek" anita berdiri bersiap meninggalkan gw
"eeh iya-iya maap lah nit, hehe" gw menahan tangan anita
"huuuuh" anita kembali duduk
"yaudah, aku minta maaf, abisnya kamu lucu sih hahaha"
"nyebelin tau ga"
"hahaha iya deh, aku beliin makan deh ya?"
"ga mauuu"
"minum?"
"ga mauu"
"terus mau nya apa?"
"bodo"
"hhmm.. kamu mau nya apa ntar aku beliin"
"isshhh"
"yaudah kamu mau nya apaa ntar aku turutin"
"beneran??
" "iyaaa"
sebuah senyuman jahat tersungging di ujung bibir anita
"besok minggu..... kamu harus nemenin aku
""aaah kamu kan tau nit kalo minggu aku males mau keluar"
"mauu gaaa?!!
" anita berkata dengan penekanan"yaadeeehh mauu....itu aja?"
"eeh... hari sabtu sore sama mingguu titik"
"yaaah mau kemana? kamu kan tau aku ga ada duit, lagi bokek nih gara2 mama"
"isshhh yaudah masalah itu gampang ntar sama aku, tapi harus mau pokok nya"
"iyaa-iyaaa tapi jemput ya, kan aku ga ada kendaraan juga hehehe"
"aah diraaaa.... masa cewe nya yang modalin"
"yaudah kalo ga mau, itukan karna ditahan mama juga..." goda gw
"nyebelin ah, yaudah aku jemput hari sabtu... tapi..."
"tapii apaa" gw bertanya menyelidik
"beliin minum sekarang, aku haus
""wuuu dasar, tadi ditawarin ga mau haha" gw pun berjalan ke bibi untuk memesan 2 gelas teh botol dan semangkuk bakso
"nih.. teh botol aja yang murah... kamu ga sekalian makan?" gw duduk dan memulai memakan baso
anita hanya diem ngeliatin gw makan baso
"kamu ga makan nit?"
anita hanya menggeleng
"ohh udah makan tadi?"
anita masih menggeleng
"terus kok belum makan?"
"akuu gendutan ga?" tanya nya sambil melihat ke mangkuk bakso
"ga kok, kata siapa gendutan?"
"berat aku naik 2 kilo loh" ucap nya pelan
"hahahahahaha tau ga nit, aku kalo bangun pagi pernah nimbang berat ku, tapi pas udah BAB berat ku turun sekilo, kamu belum BAB kali"
"issh dira.. jorok bgt sih, lagi makan ngomongin BAB"
"hahahahahaha"
"aku serius tauu..... aku pengen diet" ucap anita pelan mendekatkan wajah nya ke gw
"kamu ga gendutan kok, beneran,... ngapain sih diet2 ntar sakit.."
"beneran aku ga gendutan?"
"ga genduut sayaang beneran"
"issh apaan sih
kalo aku gendut ntar kamu ga suka sama aku lagi..""kata siapa? emang aku bilang gitu?"
"dir, terus kamu suka sama aku karna apa"
"apa yaaa hmm.... ga tauuu " ucap gw bego
"isshh kok ga tau sih, jangan2 kamu ga sayang sama aku"
"nit, aku juga ga tau aku suka sama kamu karna apa... yang pasti aku sayang dan ga mau kehilangan kamu"
"hihihi makasih ya
""terus ngapain kamu dari tadi liatin mangkok bakso, kamu mau?"
anita sekarang mengangguk dan membuka mulut nya minta disuapin
"dasar... nih"
♠
Some one said Loving once and only once is possible
sotokoyaaa dan jiyanq memberi reputasi
2
