Kaskus

Entertainment

  • Beranda
  • ...
  • The Lounge
  • 5 Alasan Kenapa World Superbike (WSBK) Kurang Populer dibanding MotoGP di Indonesia

techsword11Avatar border
TS
techsword11
5 Alasan Kenapa World Superbike (WSBK) Kurang Populer dibanding MotoGP di Indonesia
Quote:


5 Alasan Kenapa World Superbike (WSBK) Kurang Populer dibanding MotoGP di Indonesia


Quote:
Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:

Quote:


5 Alasan Kenapa World Superbike (WSBK) Kurang Populer dibanding MotoGP di Indonesia


Diubah oleh techsword11 31-10-2016 17:14
0
87.8K
363
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
The Lounge
The Lounge
KASKUS Official
1.3MThread105.3KAnggota
Tampilkan semua post
inside_uusAvatar border
inside_uus
#330
Quote:


Lucu kalo membandingkan Lap Time antara MotoGP dan WSBK, lha wong dari spek motor aja sudah berbeda. Motor di MotoGP memang sengaja dibuat untuk melaju di sirkuit doang, sedangkan motor di WSBK basicnya adalah motor-motor yang diproduksi untuk umum dan yang ada dijalanan. Ente ibarat membandingkan Lap Time metik Mio yang standaran dengan metik Mio full oprekan khusus roadrace.
emoticon-Wakaka

Seperti sudah ane tulis sebelumnya, coba ente pikir dengan jernih, kalo memang MotoGP itu level tertinggi dari ajang balap motor dimana yang namanya ajang tertinggi itu pasti penuh gengsi dan prestige, mengapa pabrikan seperti Ducati, Kawasaki, Aprilia, BMW, atau MV Agusta tidak fokus atau tidak berpartisipasi di ajang MotoGP?
Padahal kalo memang MotoGP itu adalah ajang tertinggi, seharusnya semua pabrikan berlomba-lomba ingin turut serta dalam ajang tersebut karena berkaitan dengan gengsi dan prestige untuk merk mereka sendiri. Ibarat ajang World Cup di sepakbola, negara mana sih yang kaga mau turut serta di ajang World Cup?

Lalu apakah Ducati, Kawasaki, Aprilia, BMW, atau MV Agusta adalah pabrikan abal-abal yang tidak punya teknologi mumpuni untuk bersaing di MotoGP? padahal kita sama-sama tau bagaimana kualitas moge-moge buatan pabrikan-pabrikan tersebut. Mereka bukan tidak punya, tapi memang sengaja tidak mau atau tidak fokus untuk turun MotoGP, lagipula mereka anggap MotoGP bukanlah ajang tertinggi dari balap motor, untuk apa memaksakan berpartisipasi tapi tidak fokus.
Semua ini balik lagi ke soal duit, bisnis, dan promosi, pabrikan-pabikan diatas ngapain cape-cape keluarin banyak duit untuk berlaga di MotoGP yang mayoritas penggemarnya lebih banyak dari orang-orang negara berkembang, yang sehari-hari cuma pake bebek atau metik. Percuma saja pabrikan tersebut (misalkan) menang di ajang MotoGP, orang-orang negara berkembang tetep pakenya bebek dan metik Honda Yamaha, tetep kaga bakal kebeli moge-moge buatan Ducati, Kawasaki, Aprilia, BMW, atau MV Agusta. Jadi pabrikan tersebut memilih untuk lebih fokus diajang WSBK yang memang populer di negara maju, yang orang-orangnya memang terbiasa dan mampu untuk membeli moge-moge dari pabrikan mereka. Fokus berlaga di WSBK sekaligus untuk mempromosikan moge-moge buatan mereka agar orang-orang negara maju tertarik dan membeli moge buatan mereka.
0
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.