- Beranda
- Stories from the Heart
Belalang Kupu-Kupu (Story of Young Boy) [TAMAT]
...
TS
suboyxxx
Belalang Kupu-Kupu (Story of Young Boy) [TAMAT]
![Belalang Kupu-Kupu (Story of Young Boy) [TAMAT]](https://s.kaskus.id/images/2017/02/20/8768924_201702200412380277.jpg)
credit to agan quatzcoatlfor awesome cover
![Belalang Kupu-Kupu (Story of Young Boy) [TAMAT]](https://s.kaskus.id/images/2016/10/22/8901141_20161022083333.jpg)
credit to agan aweyayefor the awesome cover
![Belalang Kupu-Kupu (Story of Young Boy) [TAMAT]](https://s.kaskus.id/images/2016/11/30/9261325_20161130095434.jpg)
credit to agan kepo.lufor the awesome cover
![Belalang Kupu-Kupu (Story of Young Boy) [TAMAT]](https://s.kaskus.id/images/2017/01/16/9166190_201701161248300939.jpg)
credit to agan rizki.jahatfor the awesome cover
I really appreciate your works!!
Quote:
Spoiler for Rules:
Spoiler for Q & A:
PROLOG
Sekilas tentang gue..
Perkenalkan.. gue biasa dipanggil Boy. Nama penuh makna pemberian papa gue. Dari nama itu lah goresan cerita masa lalu gue tulis ulang disini. Gue adalah anak kebanggaan orang tua gue yang ditakdirkan Tuhan untuk menyapa dunia terlebih dahulu dibanding adik gue. Gue lahir, tinggal dan bersekolah di kota yang memiliki sejarah heroik dalam mengusir penjajah di negeri ini. Masa ini adalah masa paling absurd dan sanggup membuat gue senyum2 sendiri ketika gue mengingat2 lagi kenangan jaman itu
Akan ada beberapa pemikiran yg salah, filosofi ngawur, arogansi, dan sifat sok pahlawan khas anak abg labil dalam cerita ini. Tapi itu semua juga akan dibalut dengan manisnya cinta, sex ala anak muda, kehidupan remaja, persahabatan, solidaritas dan kecantikan bidadari yg lupa balik ke surga
Cerita ini bersetting waktu di masa kejayaan.. sebelum negara api menyerang dan sebelum Indonesia tampil di final piala dunia. Tepat nya berawal di jaman semasa SMA, masa-masa paling indah dalam sebuah fase kehidupan seorang remaja. Berlatar tempat di 2 kota berbeda yg penuh cerita cinta. 2 kota berseteru yg seakan selalu membawa gue larut dalam album nostalgia. Dimana itu? Semua tersirat di dalam cerita tanpa harus gue tunjukan dengan gamblang
Anggaplah cerita yg gue tulis adalah sebuah dongeng sebelum tidur. Cerita yg mungkin bisa lu ambil nilai positif nya bila ada dan acuhkan nilai negatif yg sangat kentara. Gue ga akan memaksa kalian untuk menganggap ini real story, kalo ada yg menganggap fiksi juga gapapa.. itu lebih baik karena yg mengalami adalah gue dan beberapa tokoh yg gue cantumkan, lebih dari itu harap diam dan jangan berisik ya..
Jadi, seperti apa kisah seorang Boy muda? Yuk ikutin keseharian gue
Perkenalkan.. gue biasa dipanggil Boy. Nama penuh makna pemberian papa gue. Dari nama itu lah goresan cerita masa lalu gue tulis ulang disini. Gue adalah anak kebanggaan orang tua gue yang ditakdirkan Tuhan untuk menyapa dunia terlebih dahulu dibanding adik gue. Gue lahir, tinggal dan bersekolah di kota yang memiliki sejarah heroik dalam mengusir penjajah di negeri ini. Masa ini adalah masa paling absurd dan sanggup membuat gue senyum2 sendiri ketika gue mengingat2 lagi kenangan jaman itu
Akan ada beberapa pemikiran yg salah, filosofi ngawur, arogansi, dan sifat sok pahlawan khas anak abg labil dalam cerita ini. Tapi itu semua juga akan dibalut dengan manisnya cinta, sex ala anak muda, kehidupan remaja, persahabatan, solidaritas dan kecantikan bidadari yg lupa balik ke surga
Cerita ini bersetting waktu di masa kejayaan.. sebelum negara api menyerang dan sebelum Indonesia tampil di final piala dunia. Tepat nya berawal di jaman semasa SMA, masa-masa paling indah dalam sebuah fase kehidupan seorang remaja. Berlatar tempat di 2 kota berbeda yg penuh cerita cinta. 2 kota berseteru yg seakan selalu membawa gue larut dalam album nostalgia. Dimana itu? Semua tersirat di dalam cerita tanpa harus gue tunjukan dengan gamblang
Anggaplah cerita yg gue tulis adalah sebuah dongeng sebelum tidur. Cerita yg mungkin bisa lu ambil nilai positif nya bila ada dan acuhkan nilai negatif yg sangat kentara. Gue ga akan memaksa kalian untuk menganggap ini real story, kalo ada yg menganggap fiksi juga gapapa.. itu lebih baik karena yg mengalami adalah gue dan beberapa tokoh yg gue cantumkan, lebih dari itu harap diam dan jangan berisik ya..
Jadi, seperti apa kisah seorang Boy muda? Yuk ikutin keseharian gue

Spoiler for index:
Spoiler for SIDE STORY:
Spoiler for chit chat:
Polling
Poll ini sudah ditutup. - 510 suara
Siapakah Perempuan Dibalik Sosok Permaisuri?
Amelia
36%
Farah
37%
Bela
16%
Ima
7%
Dewi
4%
Diubah oleh suboyxxx 22-02-2017 09:29
ezzasuke dan 51 lainnya memberi reputasi
46
3M
8.2K
Thread Digembok
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.9KThread•53.8KAnggota
Tampilkan semua post
TS
suboyxxx
#2031
Part 83
Dia (juga) Suka Pantai
Hari ini gue bangun lebih pagi dari biasanya.. saking paginya, bahkan gue yg bangunin para komplotan ayam agar ga lupa berkokok. Gue ga bisa tidur nyenyak semalam.. apalagi kalo bukan karena hari ini adalah pengumuman kelulusan dan nilai UNAS. Rasanya.. gue yg ga ikut UNAS tapi ikutan dag dig dug bray. Lha gimana, mbak Farah kemarin sempat nangis2 gara2 dia bilang ga konsen ngerjain UNAS nya. Semoga aja nilai nya masih diatas batas minimum lah
Gue sih sebenernya yakin.. dengan otak cemerlangnya, nilai UNAS bidadari gue harusnya bisa lebih tinggi dari nilai minimum. Yg namanya brilian tetap aja brilian.. se ga konsen nya mbak Farah, nilai ga konsen nya dia, gue yakin masih lebih tinggi dari nilai anak yg konsen saat ngerjain karena gue tau calon pacar gue adalah siswi yg pinter
from Farah: kriiingg..
“klik..”
“tuutt.. tuuutt..tuuttt...”
Obrolan terpaksa gue akhiri.. kalo ga gitu malah jadi sesi ceramah ini
Gue keluarin motor dan panasin di depan pager kosan biar anak kos yg lain ga terganggu. Setelah semuanya siap, gue langsung berangkat ke rumah mbak Farah. Ga butuh waktu lama.. cuma 10 menit udah sampe TKP
“ting tong..” gue pencet bel rumahnya
Huahaha gokiill.. pemikirannya logis juga. Yaudah keburu waktu makin mepet dan mereka berangkat, gue gambarin aja
Jangan heran ya kenapa Bagas yg selalu tampak dominan dalam percakapan dengan gue. Itu karena Bagas adalah adik dari Bagus. Kata orang, bayi yg lahir duluan disaat melahirkan bayi kembar adalah adiknya, sedangkan yg keluar belakangan adalah kakak. Hal itu dikarenakan sifat kakak yg cenderung mengalah dan mengijinkan si adik untuk keluar duluan. Hal yg mengada2 menurut gue tapi setelah mengetahui sendiri gimana sifat si kembar yg sangat bertolak belakang, akhirnya gue percaya. Bagus sifatnya ga cerewet seperti adeknya dan cenderung iya iya aja terserah apa kata Bagas, dia suka mengalah. Sedangkan Bagas lebih banyak omong dan usil. Selain itu ketika main PS, Bagus selalu mendapat joystick 2 dan Bagas selalu menguasai joystik 1. Bisa lu simpulkan sendiri kan apa artinya?
Belum sampe 15 menit gambar pun kelar.. gue gambar sebuah mobil sedan dan Bagas yg mewarnai.. walaupun masih sedikit gue bantu biar cepet kelar
Beberapa menit berselang.. tugas pun usai.. Tampak ekspresi penuh kepuasan terpancar dari wajah Bagas. Mobil sedan yg dia warnai dengan warna kuning itu tergambar dengan cukup apik sesuai permintaan Bagas
Sebenernya gue agak heran, ketika ada anak laki2 badung mewarnai mobil nya dengan warna kuning. Padahal jaman dulu jarang banget ada sedan warna kuning. Barulah sekarang gue sadari kenapa mobil itu berwarna kuning. Yaps, Bagas adalah sang visioner.. sedan itu lah yg sekarang lagi marak diperbincangkan. Sedan berwarna kuning yg selalu jadi tontonan para kaum yg lagi menyendiri. Mobil Taksi Palsu..
Oke lupakan.. mungkin gue lelah..
Alasan kenapa dia mewarnai dengan warna kuning adalah mobil taxi di GTA berwarna kuning. Case closed!
Setelah usai bantuin Bagas menggambar.. ga lama kakak cantiknya nongol dan ngajakin kita sarapan karena adek kembarnya udah harus segera berangkat. Se mepet apapun waktunya, mereka harus sarapan biar ga lemes sewaktu di kelas ntah itu cuma sarapan roti atau setengah entong nasi. Perhatian banget nih mbak Farah padahal biasanya musuhan mulu sama adek kembarnya
Sarapan pun kelar.. saatnya berangkat ke sekolah
Beberapa menit kemudian, gue udah sampai di sekolah.. gue taruh tas dulu di kelas lalu samperin bidadari gue di kantin. Bener aja.. murid kelas XII belum ada yg dateng. Gue pengen bolos untuk temenin dia sebenernya tapi ntar kalo gue ketauan bisa game over karir gue di sekolah ini
Ga lama bel pun berbunyi.. gue tinggalkan bidadari Farah di kantin sendirian. Gue langsung masuk ke kelas karena ini adalah minggu2 terakhir sebelum menghadapi UAS. Gue udah ketinggalan materi selama hampir sebulan jadi gue pengen kejar materi
Buntu.. itu adalah hal yg gue rasakan ketika gue mencoba mencerna materi yg dijelaskan. Gue udah cukup lama ga pegang buku dan ga mempelajari materi yg ada disana. Gue ga bakal bisa melangkah ke bab selanjutnya kalo bab sebelumnya belum gue kuasain betul. Mau tanya Agung? Mending gue tanya sama rumput yg bergoyang aja. Dia kan somplak kalo hal pelajaran.. ga ada yg bisa diharepin dari dia. Weni? Pengen nya sih gitu.. tapi dia kan tinggal sama pacarnya. Kalo Weni gue ajak keluar atau gue anter kira2 cemburu ga ya pacarnya.. gampang deh dipikir ntar
Sedang enak2 nya memperhatikan materi di jam pelajaran ke 4, hape gue bergetar di dalam saku celana. Calon pacar gue nih pasti..
Setelah gue dapatkan ijin dari guru yg sedang berbaik hati, gue segera samperin mbak Farah ke parkiran mobil, tempat anak2 kelas XII berkumpul
Tampak disana udah ada ratusan murid kelas XII yg sedang dilanda kebahagiaan walaupun nilai mereka belum diumumkan. Sudah bisa dipastikan, ekspresi mereka menandakan bahwa mereka lulus UNAS
Gue samperin bidadari gue yg tengah summringah saat itu.. matanya berbinar dengan garis senyum di bibir yg melengkung indah
Singkatnya, pengumuman nilai kelulusan pun di tempel di sebuah papan mading di deket gerbang masuk ke halaman sekolah. Mereka segera berlari kesana, termasuk mbak Farah. Setelah ga lama menunggu, gue melihat dia berbalik badan dan menatap gue dengan mata yg berkaca-kaca. Kedua tangannya saling menggenggam lalu dia berlari ke arah gue sambil menangis penuh kebahagiaan. Gue paham maksudnya..
Mbak Bela yg tadi nya sedang asik ngobrol sama gue, tiba2 mengundurkan diri, meninggalkan 2 temen nya dengan raut muka yg bete abis. Tuhan, denger suara hamba kan? Tolong jangan ada civil war yg merambah dunia kampus ya..
Kelar urusan sama mbak Farah, gue gabung dengan temen2 gue di kantin sedangkan mbak Farah siap2 mau konvoi. Ga ada yg bisa gue ceritain saat dia konvoi karena gue ga ikutan. Balik-balik seragam nya udah bepramuriang2 warna-warni dan lambang OSIS nya pun aman..
Skip ke beberapa hari setelah itu tepatnya hari minggu di kala subuh. Hape gue udah berdering mulai pukul 4 pagi, lebih pagi dari alarm muazin yg akan berangkat adzan mungkin. Siapa lagi pelaku nya kalo bukan dia.. sebegitu antusias nya dia sampe katanya dia ga bisa tidur semalaman. Lebay banget yak? Kan cuma pantai padahal.. tapi ya seperti itu lah mbak Farah.. tingkahnya yg ngegemesin dan kadang ga rasional selalu bikin gue kangen sama dia
Kira-kira pukul 7 pagi, gue udah sampe di depan dirumahnya (Semalam gue pulang ke rumah untuk pinjem mobil). Belum keluar mobil, gue udah disambut oleh senyuman yg selalu meluluh lantahkan hati gue, halah.. pagi itu dia emang sangat cantik, asli cantik banget.. mengenakan celana mirip celana jin, baju santai dan jilbab model pashmina (sepertinya). Dia bukain pintu pagar rumah dan menyapa gue seperti biasanya.. suara yg lembut dan senyum yg ah.. 11:12 sama bidadari Surga ini sepertinya
Gue masuk ke dalam dan ngobrol bentar dengan papa nya.. jarang2 gue bisa ngobrol lama karena di tiap pagi sebelum sekolah hanya ngobrol seperlunya, sedangkan di sore hari gue udah di booking sama adek kembarnya
Papanya juga udah tau bakal kemana anak perempuan nya pagi ini karena kemarin malem sesudah pulang malem mingguan, gue udah minta ijin
Lalu ga sengaja gue menengok ke atas.. tepatnya di lantai 2, nongol kepala adik kembarnya dari sela2 pagar tembok yg berfungsi sebagai pembatas
Mereka pun langsung balik ke kamar nya.. saking semangatnya, mereka lari sampe nubruk mama nya huahaha gokil gokil. Beberapa saat kemudian mereka sudah siap, saatnya kita berangkat. Lagian gue punya niatan lain untuk ajak adiknya mbak Farah. Apa itu? ya kali aja papa nya pengen nambah adik lagi.. syukur kalo kembar cowo lagi, biar bisa ngebully mbak Farah
Mayoritas musuh minoritas.. udah tau kan siapa kaum minoritas di dalam mobil? Tepat sekali.. karena mbak Farah udah ditindas sama adek kembarnya. Gue duduk di depan sama Bagas sedangkan mbak Farah dibelakang sama Bagus. Tuh bibir udah manyun aja selama perjalanan. Setiap dia protes kaya apapun ke Bagas, yg ada malah Bagas ngajakin gue ngobrol. Diacuhin gitu aja.. ga penting, biarin ntar juga diem kalo capek katanya. Berasa mirip makhluk tak kasat mata ya mbak Farah di mata adek nya yg tengil ini..
Kalo tahun kemarin gue bawa Amel ke pantai Bajul Mati, kali ini gue ga bakal bawa cewe ke tempat yg sama dong. Gue bener2 buta arah disini, cuma mengandalkan plang di jalanan dan petunjuk dari penduduk sekitar yg secara ga sengaja gue temui. Gue cuma nanya pantai yg bagus dan masih belum banyak pendatang walaupun tahun segitu pantai disini masih banyak yg perawan. Setelah ditunjukan arah jalan, akhirnya gue samperin tuh pantai. Berdoa aja semoga pantai nya bener2 mirip hawaii
Dia (juga) Suka Pantai
Hari ini gue bangun lebih pagi dari biasanya.. saking paginya, bahkan gue yg bangunin para komplotan ayam agar ga lupa berkokok. Gue ga bisa tidur nyenyak semalam.. apalagi kalo bukan karena hari ini adalah pengumuman kelulusan dan nilai UNAS. Rasanya.. gue yg ga ikut UNAS tapi ikutan dag dig dug bray. Lha gimana, mbak Farah kemarin sempat nangis2 gara2 dia bilang ga konsen ngerjain UNAS nya. Semoga aja nilai nya masih diatas batas minimum lah
Gue sih sebenernya yakin.. dengan otak cemerlangnya, nilai UNAS bidadari gue harusnya bisa lebih tinggi dari nilai minimum. Yg namanya brilian tetap aja brilian.. se ga konsen nya mbak Farah, nilai ga konsen nya dia, gue yakin masih lebih tinggi dari nilai anak yg konsen saat ngerjain karena gue tau calon pacar gue adalah siswi yg pinter
from Farah: kriiingg..Quote:
“klik..”
“tuutt.. tuuutt..tuuttt...”
Obrolan terpaksa gue akhiri.. kalo ga gitu malah jadi sesi ceramah ini
Gue keluarin motor dan panasin di depan pager kosan biar anak kos yg lain ga terganggu. Setelah semuanya siap, gue langsung berangkat ke rumah mbak Farah. Ga butuh waktu lama.. cuma 10 menit udah sampe TKP
“ting tong..” gue pencet bel rumahnya
Quote:
Huahaha gokiill.. pemikirannya logis juga. Yaudah keburu waktu makin mepet dan mereka berangkat, gue gambarin aja
Jangan heran ya kenapa Bagas yg selalu tampak dominan dalam percakapan dengan gue. Itu karena Bagas adalah adik dari Bagus. Kata orang, bayi yg lahir duluan disaat melahirkan bayi kembar adalah adiknya, sedangkan yg keluar belakangan adalah kakak. Hal itu dikarenakan sifat kakak yg cenderung mengalah dan mengijinkan si adik untuk keluar duluan. Hal yg mengada2 menurut gue tapi setelah mengetahui sendiri gimana sifat si kembar yg sangat bertolak belakang, akhirnya gue percaya. Bagus sifatnya ga cerewet seperti adeknya dan cenderung iya iya aja terserah apa kata Bagas, dia suka mengalah. Sedangkan Bagas lebih banyak omong dan usil. Selain itu ketika main PS, Bagus selalu mendapat joystick 2 dan Bagas selalu menguasai joystik 1. Bisa lu simpulkan sendiri kan apa artinya?
Belum sampe 15 menit gambar pun kelar.. gue gambar sebuah mobil sedan dan Bagas yg mewarnai.. walaupun masih sedikit gue bantu biar cepet kelar
Beberapa menit berselang.. tugas pun usai.. Tampak ekspresi penuh kepuasan terpancar dari wajah Bagas. Mobil sedan yg dia warnai dengan warna kuning itu tergambar dengan cukup apik sesuai permintaan Bagas
Sebenernya gue agak heran, ketika ada anak laki2 badung mewarnai mobil nya dengan warna kuning. Padahal jaman dulu jarang banget ada sedan warna kuning. Barulah sekarang gue sadari kenapa mobil itu berwarna kuning. Yaps, Bagas adalah sang visioner.. sedan itu lah yg sekarang lagi marak diperbincangkan. Sedan berwarna kuning yg selalu jadi tontonan para kaum yg lagi menyendiri. Mobil Taksi Palsu..
Oke lupakan.. mungkin gue lelah..
Alasan kenapa dia mewarnai dengan warna kuning adalah mobil taxi di GTA berwarna kuning. Case closed!
Setelah usai bantuin Bagas menggambar.. ga lama kakak cantiknya nongol dan ngajakin kita sarapan karena adek kembarnya udah harus segera berangkat. Se mepet apapun waktunya, mereka harus sarapan biar ga lemes sewaktu di kelas ntah itu cuma sarapan roti atau setengah entong nasi. Perhatian banget nih mbak Farah padahal biasanya musuhan mulu sama adek kembarnya
Sarapan pun kelar.. saatnya berangkat ke sekolah
Beberapa menit kemudian, gue udah sampai di sekolah.. gue taruh tas dulu di kelas lalu samperin bidadari gue di kantin. Bener aja.. murid kelas XII belum ada yg dateng. Gue pengen bolos untuk temenin dia sebenernya tapi ntar kalo gue ketauan bisa game over karir gue di sekolah ini
Quote:
Ga lama bel pun berbunyi.. gue tinggalkan bidadari Farah di kantin sendirian. Gue langsung masuk ke kelas karena ini adalah minggu2 terakhir sebelum menghadapi UAS. Gue udah ketinggalan materi selama hampir sebulan jadi gue pengen kejar materi
Buntu.. itu adalah hal yg gue rasakan ketika gue mencoba mencerna materi yg dijelaskan. Gue udah cukup lama ga pegang buku dan ga mempelajari materi yg ada disana. Gue ga bakal bisa melangkah ke bab selanjutnya kalo bab sebelumnya belum gue kuasain betul. Mau tanya Agung? Mending gue tanya sama rumput yg bergoyang aja. Dia kan somplak kalo hal pelajaran.. ga ada yg bisa diharepin dari dia. Weni? Pengen nya sih gitu.. tapi dia kan tinggal sama pacarnya. Kalo Weni gue ajak keluar atau gue anter kira2 cemburu ga ya pacarnya.. gampang deh dipikir ntar
Sedang enak2 nya memperhatikan materi di jam pelajaran ke 4, hape gue bergetar di dalam saku celana. Calon pacar gue nih pasti..
Quote:
Setelah gue dapatkan ijin dari guru yg sedang berbaik hati, gue segera samperin mbak Farah ke parkiran mobil, tempat anak2 kelas XII berkumpul
Tampak disana udah ada ratusan murid kelas XII yg sedang dilanda kebahagiaan walaupun nilai mereka belum diumumkan. Sudah bisa dipastikan, ekspresi mereka menandakan bahwa mereka lulus UNAS
Gue samperin bidadari gue yg tengah summringah saat itu.. matanya berbinar dengan garis senyum di bibir yg melengkung indah
Quote:
Singkatnya, pengumuman nilai kelulusan pun di tempel di sebuah papan mading di deket gerbang masuk ke halaman sekolah. Mereka segera berlari kesana, termasuk mbak Farah. Setelah ga lama menunggu, gue melihat dia berbalik badan dan menatap gue dengan mata yg berkaca-kaca. Kedua tangannya saling menggenggam lalu dia berlari ke arah gue sambil menangis penuh kebahagiaan. Gue paham maksudnya..
Quote:
Mbak Bela yg tadi nya sedang asik ngobrol sama gue, tiba2 mengundurkan diri, meninggalkan 2 temen nya dengan raut muka yg bete abis. Tuhan, denger suara hamba kan? Tolong jangan ada civil war yg merambah dunia kampus ya..
Quote:
Kelar urusan sama mbak Farah, gue gabung dengan temen2 gue di kantin sedangkan mbak Farah siap2 mau konvoi. Ga ada yg bisa gue ceritain saat dia konvoi karena gue ga ikutan. Balik-balik seragam nya udah bepramuriang2 warna-warni dan lambang OSIS nya pun aman..
Skip ke beberapa hari setelah itu tepatnya hari minggu di kala subuh. Hape gue udah berdering mulai pukul 4 pagi, lebih pagi dari alarm muazin yg akan berangkat adzan mungkin. Siapa lagi pelaku nya kalo bukan dia.. sebegitu antusias nya dia sampe katanya dia ga bisa tidur semalaman. Lebay banget yak? Kan cuma pantai padahal.. tapi ya seperti itu lah mbak Farah.. tingkahnya yg ngegemesin dan kadang ga rasional selalu bikin gue kangen sama dia
Kira-kira pukul 7 pagi, gue udah sampe di depan dirumahnya (Semalam gue pulang ke rumah untuk pinjem mobil). Belum keluar mobil, gue udah disambut oleh senyuman yg selalu meluluh lantahkan hati gue, halah.. pagi itu dia emang sangat cantik, asli cantik banget.. mengenakan celana mirip celana jin, baju santai dan jilbab model pashmina (sepertinya). Dia bukain pintu pagar rumah dan menyapa gue seperti biasanya.. suara yg lembut dan senyum yg ah.. 11:12 sama bidadari Surga ini sepertinya
Quote:
Gue masuk ke dalam dan ngobrol bentar dengan papa nya.. jarang2 gue bisa ngobrol lama karena di tiap pagi sebelum sekolah hanya ngobrol seperlunya, sedangkan di sore hari gue udah di booking sama adek kembarnya
Papanya juga udah tau bakal kemana anak perempuan nya pagi ini karena kemarin malem sesudah pulang malem mingguan, gue udah minta ijin
Lalu ga sengaja gue menengok ke atas.. tepatnya di lantai 2, nongol kepala adik kembarnya dari sela2 pagar tembok yg berfungsi sebagai pembatas
Quote:
Mereka pun langsung balik ke kamar nya.. saking semangatnya, mereka lari sampe nubruk mama nya huahaha gokil gokil. Beberapa saat kemudian mereka sudah siap, saatnya kita berangkat. Lagian gue punya niatan lain untuk ajak adiknya mbak Farah. Apa itu? ya kali aja papa nya pengen nambah adik lagi.. syukur kalo kembar cowo lagi, biar bisa ngebully mbak Farah

Mayoritas musuh minoritas.. udah tau kan siapa kaum minoritas di dalam mobil? Tepat sekali.. karena mbak Farah udah ditindas sama adek kembarnya. Gue duduk di depan sama Bagas sedangkan mbak Farah dibelakang sama Bagus. Tuh bibir udah manyun aja selama perjalanan. Setiap dia protes kaya apapun ke Bagas, yg ada malah Bagas ngajakin gue ngobrol. Diacuhin gitu aja.. ga penting, biarin ntar juga diem kalo capek katanya. Berasa mirip makhluk tak kasat mata ya mbak Farah di mata adek nya yg tengil ini..
Kalo tahun kemarin gue bawa Amel ke pantai Bajul Mati, kali ini gue ga bakal bawa cewe ke tempat yg sama dong. Gue bener2 buta arah disini, cuma mengandalkan plang di jalanan dan petunjuk dari penduduk sekitar yg secara ga sengaja gue temui. Gue cuma nanya pantai yg bagus dan masih belum banyak pendatang walaupun tahun segitu pantai disini masih banyak yg perawan. Setelah ditunjukan arah jalan, akhirnya gue samperin tuh pantai. Berdoa aja semoga pantai nya bener2 mirip hawaii

Lanjutan↓↓↓
Diubah oleh suboyxxx 24-12-2016 15:40
itkgid dan 6 lainnya memberi reputasi
7


Farah: udah hampir pengumuman nih.. jadi kesini?
(ucapnya setengah menangis, setengah tertawa)





