Kaskus

Story

dindra13Avatar border
TS
dindra13
Great Teacher (Fiksi)
" Welcome to My Stories "


Quote:


Permisi mimin momod dan teman kaskuser yang Pomut cintai emoticon-Wowcantik, Izinkan Pomut juga bercerita di Forum yang kita cintai ini

Ane yang seorang reader biasa yang jadi kepingin juga bikin cerita hihihihihihihi, ane terinspirasi dari teman temin kaskuser ane,, salam buat sesepuh ane kak uly, neng vid, Mak Inta, Brosan and Bang Bhe.

Sebelum Pomut bercerita maaf maaf nih, Pomut nubi di mari, kalau Pomut ada ksalahan, tegur Pomut ya Supaya bisa jadi bahan masukan buat Pomut, ,, maaf juga kalau acak acakan, soalnya Pomut masih belajar nulis dengan doi Pomut emoticon-Wowcantik. Untuk teman teman kaskuser ane, bila berkenan beri Pomut emoticon-Toast ya, soalnya lumayan buat buka puasa sama sahur hihihihihi,, and jangan lupa emoticon-Rate 5 Star biar thrit ini penuh dengan bintang.


Pomut mau bikin rule nih biar aman, teu kunanaon nya ,, biar mimin momod ga marahin Pomut emoticon-Frown .


Quote:


Spoiler for INDEX:


Quote:



Great Teacher


Prologue
Angga Septa Pradana itulah namaku, usia 25 tahun, hobbi nongkrong sama nonton bo**p, status masih jomblo (malangnya nasib anakmu ini mak), aku tinggal dikota yang terkenal dengan sungainya yang katanya terpanjang di indonesia dan dilalui garis khatulistiwa, Yap Pontianak, dan asal kalian tau cita - cita ku ingin jadi Gigolo, ya GIGOLO, Gigolo ?, tunggu bentar Kok Gigoglo ? .

Quote:


dan asal kalian tau cita - cita ku ingin jadi GURU. betulkan Guru ?, ha ok sip awas tu penulis kampret salah tulis lagi emoticon-Kagets ,
ya aku ingin sekali menjadi guru. banyak teman - temanku bertanya kenapa aku ingin jadi guru, dan aku hanya menjawab " aku mau jadi guru yang bisa selalu ada untuk murid - murid aku " dan teman temanku ketawa. Apa daya aku hanya lulusan universitas swasta kecil di kota itu. sekarang aku hanya kerja serabutan, kalau ada job kuli ya jadi kuli, kalau ada job ojek ya jadi ojek, dan kadang ada yang nawarkan diriku jadi Gigolo emoticon-Nohope .

di suatu malam yang indah, aku nongkrong di angkringan jalan gajah muda dengan kawan kawanku. dari bahas cewe, lalu bahas pes, lalu kemudian bahas hantu. ni alur omongan sumpah random banget saat itu. kemudian Puput salah satu kawanku memanggilku. Puput ini adalah salah satu teman ku saat dari sma sampe sekarang dan ingat agan - agan semua Puput ini cowo. ya cowo. dia cowo. entah ngidam apa bapaknya sampe kasi nama anak cowonya puput emoticon-Nohope

Quote:


sipp hari - hari selanjutnya diisi dengan diriku yang mempersiapkan persyaratan untuk mendaftar di sma tersebut. dalam hati aku berbicara, " akhirnya aku bisa menggapai cita - citaku menjadi seorang guru ". kemudian aku membaca lagi lowongan tersebut di lowongan tersebut tertera " SMA Beautiful Garden ". kenapa rasanya aku tidak asing dengan nama sma ini, aku merasa pernah mendengar nama sma ini ntah dimana dan kapan. aku abaikan pikiran ku yang tadi. setidaknya dalam pikiranku akhirnya aku bisa jadi guru.

keesokan harinya. hari itu adalah hari dimana aku tidak akan melupakannya sama sekali, dimana aku akhirnya membuka lembaran baru skripsi jalan hidupku. aku menginjakan kakiku di depan gerbang sma tersebut. yah aku baru ingat sekarang, SMA Beautiful Garden, tidak secantik namanya. Ini adalah sekolah favorit dimana para berandalan pintar dan berandalan bodoh berkumpul. aku masih ingat dulu ketika aku masih sma aku pernah tawuran dengan sma ini.

Quote:


Kemudian aku melangkahkan kakiku untuk masuk kelembaran baru skripsi hidupku yang baru, pekerjaan paling capek, menakutkan tapi menyenangkan dalam hidupku. disinilah semuanya bermulai.emoticon-Cool

Diubah oleh dindra13 07-11-2016 00:25
anasabilaAvatar border
anasabila memberi reputasi
1
39.2K
313
Thread Digembok
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.8KThread52.8KAnggota
Tampilkan semua post
dindra13Avatar border
TS
dindra13
#206
Quote:


Ketika guru-guru sedang heboh dengan kedatangan Arinta. Suasana kelas 3IPS2 tampak begitu tenang walaupun dengan adanya kehadiran Arinta di kelas itu. Arinta yang sedari tadi wajahnya nampak bahagia sedang membaca buku di kelas dan disampinngnya ada Pardi yang sedang berdiri menghadap Arinta dengan wajah tidak senang.

“ Woy nta ? “ Kata Pardi

“ iyaahh di Ada apa ?, udah lama ya ndag ketemu, apa kabar ? “ jawab Arinta dengan Wajah yang bahagia

“ gag usah basa-basi, ngapain kau datang kesekolah ? “ Tanya Pardi

“ Ngapain ?, maksudmu di ? “ Tanya Arinta masih dengan wajah dan nada bahagia

“ dari sekian lama kau ndag masuk, kenapa tiba-tiba hari ini kau masuk ?” tanya Pardi

“ bukannya normal, kalau seorang siswa dateng ke sekolah “ Jawab Arinta

“ Aku yakin kau pasti disuruh corry atau seseorang buat dateng “ kata Pardi

“ Corry cuman bilang sama aku, kalau wali kelas kita yang sekarang tu asik, gag ngebosenin “ jawab Arinta yang pandangannya langsung menghadap Pardi

“ lalu ? “ tanya Pardi

“ dan menurutku, kayanya aku punya banyak waktu untuk senang senang sama dia “ jawab Arinta dengan senyum liciknya kepada Pardi

“ Woy, Kau . . . “

Teeetttt teettttttt

baru saja Pardi ingin berbicara pada Arinta bel masuk pun berbunyi dan ia pun langsung duduk kembali ke bangkunya (bangku pardi sebelahan dengan bangku Arinta). Anak-anak kelas pun pada berdatangan dan langsung duduk ke bangku mereka masing-masing. Tak lama kemudian ivo pun masuk kekelas 3IPS2, ia pun langsung duduk.

“ selamat siang Anak-anak “ kata ivo memberi salam

“ siang bu “ kata murid kelas 3IPS2

“humh, Pasti kamu Arinta ya ?” tanya ivo yang pandangannya langsung melihat Arinta.

“Iya bu, saya Arinta. saya minta maaf karena sering absen beberapa hari yang lalu “ jawab Arinta dengan riang dan sopan.

“ iya gapapa kok, kalau ada pertanyaan jangan malu-malu buat bertanya ya “ kata Ivo kepada Arinta

“ iya bu “ jawab Arinta

“ humh Aku pikir anaknya begajulan, baik kok ternyata anaknya, sopan. Kok para guru banyak yang ngingatin aku buat hati hati sama dia ya. “ pikir ivo terhadap Arinta.

Kemudian ivo pun memulai pelajarannya. Hari itu dia ngajarin beberapa simple sentence kepada murid kelas 3 IPS 2, sebenarnya hari ini ivo mau bahas tentang tenses cuman karena dia dapat beberapa saran dari guru-guru untuk jangan ngajarin pelajaran yang rumit akhirnya iaa mengajarkan simple sentence kepada murid di kelas 3 IPS 2.

“ Rudi berumur dua tahun, paman Miko berkata “ Rudi kamu sangat pintar” nah saat di translate ke dalam bahasa Inggris jadi bunyinya seperti ini Rudi is two years old uncle Miko says, “ You are very clever, Rudi !“

Anak-anak mendengarkan materi yang diberikan oleh ivo dengan seksama terkecuali Arinta yang nampak bosan dengan pelajaran yang diberikan oleh ivo. Dibelakang Dindo dengan Aceng bisik-bisik membahas pelajaran saat itu.

“ tumben bu Ivo ngajar pelajaran yang gampang ya ? “ bisik Dindo kepada Aceng.

“ ntah lah ndo, takut kali dia sama pertanyaan Arinta “ jawab Aceng sambil berbisik pada Dindo

“ hihi iya juga ya, bakalan runyam bu Ivo kalau ngasi pelajaran yang sulit “ kata Dindo

Tiba-tiba saja Arinta mengangkat tangannya.

“ buuuu ?” Arinta memanggil Ivo

“ iya Arinta ada apa ? “ tanya ivo pada Arinta

“ Translate ibu tadi kurang benar bu “ kata Arinta pada ivo

“ humhh ? yang bagian mana Arinta ? rasa ibu benar semua deh “ tanya ivo yang bingung

“ the Word of ‘clever’ itu menyiratkan makna ‘sneaky’ dan ‘sly’, jadi menurut ibu apa benar menggunakan kata itu kepada bocah dua tahun ?rasanya gag sopan deh “ Kata Arinta yang memberi penjelasan pada Ivo.

Ivo yang mendengar penjelasan Arinta langsung bingung, kok bisa ?, rasanya betul deh.
Dibelakang dindo dan Aceng bisik bisik lagi

“ Mampus kena bu Ivo “ bisik Aceng pada Dindo

“ aku loh gag kepikiran sampe situ ceng, emang salah ya yang tadi translatenya ?” bisik Dindo yang ikut bingung

“ Mana kutau, lagian kaupun bahasa Inggris taunya Ohhh no Ohhh yes doang “ jawab Dindo

“ Kampret kau Ceng “ bisik dindo yang kesal.

Pardi yang disebelah Arinta pun hanya menggeleng2 kepala melihat Arinta yang dari dulu gag berubah, Selalu mengajukan pertanyaan yang bikin merendahkan guru.

“ in this sentence, if we are used English American, we used “ Smart” because this word is more Polite than clever. You’ll know it, if you watch a lot of international movie or you can stay in America to study how to speaking english and also you can see how they pronounce the sentence and speaking correctly. Do you understand Mrs Riyani ? “ kata Arintayang tiba-tiba berbicara bahasa inggris

Ivo hanya terbengong melihat peryataan Dari Arinta dan dia gag bisa berkomentar apapun tentang penjelasan dari Arinta. Ivo ingin sekali membantah atau menyanggah apa yang disampaikan Arinta, akan tetapi apa yang disampaikan oleh Arinta itu benar dan tidak salah. Ivo pun masih terdiam mencerna pernyataan dari Arinta. tiba-tiba Arinta memanggilnya.

“Mrs kok diam ?” tanya Arinta

“Ah enggak, tadi Mrs hanya lagi mikirin suatu hal ?” kata Ivo sengenanya

“kepikiran sama pernyataan saya ya Mrs ?” tanya Ivo

Pertanyaan dari Arinta ini rasanya mak jleebb banget di hati ivo.

“ hahaha gapapa kok Mrs, tadi tu kan cuman pernyataan saya. Tapi Mrs hati-hati lo kalau ngajarin murid, jangan sampe salah ngajarin. Dulu saya pernah diskusi sama salah satu dosen U*T*N, dia berkata ‘guru adalah pekerjaan paling mulia dan sekaligus pekerjaan paling berdosa, karena guru dengan suka rela mengajar murid agar murid mendapatkan ilmu yang mereka butuhkan, akan tetapi apabila guru salah menjelaskan suatu materi pelajaran dan para murid menerapkan materi yang padahal jelas salah, guru itu bakal dosa besar loh Mrs karena udah bikin para muridnya sesat dengan materi yang salah “ jelas Arinta pada ivo

Tak lama kemudian bel pergantian pelajaran pun berbunyi, Ivo pun mengahiri pelajarannya saat itu. Dia kepikiran dengan kata-kata Arinta tadi, semua perkataan dari Arinta terus terngiang di kepalanya. Kemudian muncul pertanyaan pertanyaan di kepalanya, Apa aku selama ini udah bener ngajarin murid ?, apa murid aku selama ini ngerti dengan pelajaran ku ? kalau enggak aku dosa dong ?, berarti banyak murid yang sesat gara gara aku ?.

Sesampainya di ruang guru ivo langsung duduk di mejanya, lalu menulis sesuatu. Kebetulan Angga lewat tepat dibelakang dia dan melihat apa yang sedang ditulisnya

“ whooooaaa vo vo santai vo, kau ngapain nulis surat pengunduran diri ? “ kata angga yang sambil menahan kedua tangan ivo

“ HUAAAAA LEPASIN BANG, LEBIK BAIK SEPERTI INI, AKU UDAH GAGAL JADI GURU KARENA GAG BISA JAWAB PERTANYAAN SEORANG SISWA, TAMBAH LAGI MATERI YANG KUSAMPAIKAN KE SISWA SALAH LAGI, AKU GAG MAU PARA MURID SESAT GARA-GARA AKU HUAAA “ kata Arinta yang nangis sambil berontak mencoba melepaskan tangan Angga

“ Tenang vo, santai, tenangin pikiranmu tu “ kata Angga yang masih nahan tangan Ivo

“ Gag papa, Aku Cuma , , , aku Cumaa , , , ,huaaaaa” tangisan Arinta makin keras

Para guru pun prihatin melihat keadaan ivo, namun mereka hanya bisa diam karena mereka tau kalau tak ada hal apapun yang mereka bisa lakukan untuk membantu ivo.

“ inilah Arinta Pak Angga “ kata pak Ikhsan

“ humhh ? “ gumam angga yang ingin tahu tentang Arinta

“ dia punya sebuah trick yang membuat seorang guru akan frustasi dan berhenti jadi guru, sudah banyak guru di sekolahh ini yang jadi korban dia, saat dia bertanya pasti para guru itu tidak bisa menjawabnya, dilain waktu juga dia melakukan beberapa masalah “ jelas pak Ikhsan pada Angga

Angga jadi mengingat perabotannya yang tadi kena caplok ular

“ jadi ular yang caplok perabotanku ulah dia juga kan ? “ tanya Angga kepada pak Ikhsan

“ tapi kan gag ada bukti pak Angga “ jelas Pak ikhsan

“asem banget tu anak “ kata Angga yang kesal (masih dendam perabotannya kena caplok ular)

“ dia ngelecehin guru hanya untuk bersenang senang dan tak meninggalkan barang bukti apapun, itulah Arinta Pramestia Putri sang Teroris Kelas “ jelas pak ikhsan kepada Angga

“humhhhh “ Angga pun berpikir buset ni anak murid aku boleh juga, sampe para guru takut sama dia, Hooo boleh boleh ni. Dia masih ingin melihat perkembangan tentang Arinta kedepannya.
Hari itupun berakhir dengan korban ivo yang nyaris ngundurkan diri gegara Arinta. keesokan harinya Arinta masuk sekolah lagi, saat itu kelas 3 IPS 2 dapat mata pelajaran Sejarah yang diajar oleh pak Bernard.
Pak bernard asik menjelaskan tentang sejarah cina

“ Singkatnya, Apa yang Confucius mau ajarkan adalah belajar dan memperoleh pengetahuan dengan melihat waktu yang pas dan menyenangkan, maksud menyenangkan disini adalah menyambut teman dari jauh dengan pemikiran yang sama . . . “ jelas materi pak Bernard

Ketika pak bernard menjelaskan Pardi berbisik Pada Arinta

“ nta ? “ bisik Pardi

“ Apa di ?” tanya Arinta sambil berbisik

“ Aku gag peduli kenapa kau jadi teroris kelas, tapi yang jelas jauhin tangan kau dari Angga “ bisik Pardi mengancam Arinta

“ aahhh kok gitu di ?” tanya Arinta dengan manja

“ dia gag kaya guru yang lain, yang jelas dia beda “ bisik Pardi

“ hmm, jadi kau ada di pihak Angga ya di, ndag nyangka kawan aku yang dikenal sebagai master tukang aniyaya wali kelas bisa luluh, kau dulu sukses bikin tiga wali kelas kita dipecat dan ngundurkan diri “ jelas Arinta

“ Pokoknya aku ndag mau tau ya nta “ bisik Pardi lagi.

“ ya ya ya Jangan Khawatir, di juga ‘spesial’ kok jadi aku bakal perlakuin dia spesial juga hihihi “ jawab Arinta

“ . . . baik Anak – anak silahkan baca rangkuman bab ini “ kata Pak bernard

Tiba-tiba Arinta mengangkat tangannya.

“ Pak saya mau tanya nih “ Kata Arinta sambil mengangakat tangannya.

“ eh ehh ehhh, iya Arinta silahkan ?” dengan ragu ragu Pak bernard mempersilahkan.

“ gini pak, jika bapak bilang kata-kata Confucius dalam bahasa Asli mereka maka akan jadi seperti ini (ngomong bahasa Mandarin) fuen sye ar shie chi su fung li xiao fu yao chat su yuen fan lai, fui lung bu len guchi ar gu yin, ya kan pak ? “ tanya Arinta

“ umh iya “ muka Pak bernard udah pucat

“ tapi pak Confucius tu sarjana pertama di Cina, jadi pas ngambil latar belakang sejarahnya besaran waktu dipertimbangkan, saya pikir lebih alami untuk menafsirkan karakter pelajaran cina sebagai memperoleh sopan santun sebagai kecocokan dalam keluarga bangsawan, jadi menurut bapak penafsiran ini bagaimana ?”

Muka pak Bernard udah merah padam menahan malu karena dia gag paham apa yang ditanyakan Arinta.
Pas jam istirahat pak bernard mencak mencak di kantor karena kelakuan Arinta

“ Aku ini guru sejarah, bukan guru bahasa Mandarin. Mana kutau bahasa mandarin kaya gitu “ kata pak Bernard pada Angga

“ wkwkwk emang lagi apes bapak ketemu murid dikelas saya itu “ jawab Angga sambil menahan ketawa

“ ini gag lucu Pak Angga, dimana Harkat dan martabat kita sebagai guru kalau dipermainkan oleh seorang murid” kata Pak bernard

“ kalau gitu bapak beri aja pelajaran kepada Arinta kan kelar masalahanya ?” kata Angga dengan meyakinkan.

“ gag berani saya pak Angga, dia spesial lagian juga dia teroris kelas “ kata Pak bernard yang tiba-tiba jadi ketakutan

BRAAKKKKK, Angga memukul mejanya (ah kampret sakit euy mukul meja)

“ Teroris kelas ?, geli aku dengarnya. Mau dia teroris kelas ataupun ISIS kelas, gag ada alasan untuk gag ngasi pelajaran ke dia kalau dia melakukan kesalahan “ Kata Angga yang berjalan keluar sambil membawa Penggaris kayu

“ Pak Angga Jangan, dia itu spesial !” kata Bu Lina

“ Enggak apa-apa, serahkan masalah ini sama saya “ kata Angga sambil berjalan keluar

Angga pun berjalan menuju kelas 3IPS2, Para murid yanng ada di lorong pada ngeliatin Angga. Sesampainya di depan pintu kelas Angga langsung teriak “ ARINNTAAA”, terlihat Aarinta yang sedang duduk di bangkunya sambil membaca buku. Angga pun menghampirinya

“Nta, bapak pikir kelakuanmu ini udah kelewat bates, bahkan kamu tau nta guru yang sabar aja punya batesannya sendiri “ kata Angga kepada Arinta

“ Ngomong apa sih pak ?, gag paham aku, aku ini masih polos “ jawab Arinta sambil senyum bahagia

“ Jangan pura-pura gag paham sama polos nta, gara gara kamu ya Angga junior kena caplok uler, bikin bu ivo mau berhenti ngajar sma bikin pak bernard marah-marah gag jelas di kantor guru, ayo ikut bapak “ kata Angga sambil menarik tangan Arinta

Tiba-tiba Ivo muncul

“ pak jangan pake kekerasan, lagian bapak jangan khawatirkan saya,kemarin emang salah saya karena gag belajar “ mohon ivo kepada Angga

“ jika kau toleran kaya gini, siswa kaya dia ini gag bakalan ngerti, dengar gag kamu Nta ? “ kata Angga

“ iya bapak sayang “ kata Arinta yang masih senyum bahagia

“ Aku bakal ngehukum mu sampe kamu nangis kejer “ kata Angga

Tiba-tiba Pak Roy muncul bersama pak ikhsan

“Anggaaa !!!” teriak Pak Roy

“ Apa lagi sih, ganggu aja “ kata Angga yang kesal

“ Apa yang kamu lakukan sama Arinta hah ?, Pak ikhsan tahan badan Pak Angga “ kata Pak roy yang kemudian pak ikhsan menahan badan Angga

“ udah tenang aja lah pak, aku hanya ngajar dia sebagai guru “ kata Angga

“ lancang anda ya, kamu tau gag kalau Arinta ini spesial, lepaskan tangan kotormu dari dia !!! “ teriak pak Roy di depan Angga

“ dengar baik baik ya, kita memandang Arinta sebagai spesial dari departement pendidikan “ kata pak Roy

“ Apaan tuh ? “ tanya Angga yang tak tau dengan maksud pak Roy

“ Gadis ini, Pramesti Arinta putri adalah siswa super jenius dengan IQ lebih dari 200, jadi sangat sedikit orang seperti dia di dunia ini, Ngerti gag kamu ?“ kata Pak roy pada Angga

“ yuhuuuu “ ejek Arinta Pada Angga

“ IQ diatas 200 ?” Ivo kaget mendengar hal ini

“ Terus kenapa ? “ tanya Angga yang matanya tetap memperhatikan Arinta

“ dia punya Garansi untuk masuk Ke universitas dimanapun di indonesia dengan bebas, dia ini bintang di sekolah kita, jadi jika terjadi sesuatu padanya memecat anda ini gag akan cukup, paham gag anda “ kata pak roy menjelaskan pada Angga sambil marah- marah
Angga pun menatap Arinta terus menerus.

“ Salam kenal ya Pak Angga, wali kelasku sayang “ Kata Arinta kepada Angga
Angga pun menarik badan pak roy kebelakang dia sampe kejengkang, dia maju kedepan kehadapan Arinta

“ Yoooo salam kenal “ kata Angga dengan nada menantang

“ ayo tarik dia keluar Pak ikhsan “ kata pak roy yang ikut menarik Angga keluar kelas

“ Aku Angga Septa Pradana, wali kelas 3IPS2 umur 25 tahun, salam kenal juga “ kata Pak Angga dengan nada menantang Arinta.

Arinta Masih tersenyum melihat Angga ditarik keluar, namun ketika Angga sudah tidak nampak diapun tersenyum sinis. Dia sudah menyiapkan berbagai macam trik untuk menghadapi wali kelasnya ini.




Next Subab 2.4 Falling for The Great Teacher

0
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.