Kaskus

Story

abetteroneAvatar border
TS
abetterone
Aku Menyukaimu Karena Aku Menyukaimu
Aku Menyukaimu Karena Aku Menyukaimu


"Aku Menyukaimu Karena Aku Menyukaimu"

karena terkadang memang kita ga butuh yang namanya alasan buat suka ataupun cinta sama seseorang, karena jika kita menyukai atau mencintai seseorang karena sebuah alasan, maka jika hal yang menjadikannya alasan itu hilang, apa kita masih akan tetap menyukainya?

I
Dear Kaskuser,
Cerita ini menceritakan tentang gue, hidup gue, dan hal-hal yang membuat gueseperti sekarang ini. dan gue mencoba buat nuangin itu semua didalam sebuah cerita yang emang awalnya cuman gue tulis di word. Tapi akhirnya gue coba berbagi cerita gue di SFTH ini. Gue berharap cerita gue bisa diambil hal positifnya dan bisa dijadiin pelajaran hidup walaupun emang sebenernya cerita ini ga ada pelajarannya sama sekali emoticon-Ngakak (S).



#RULES

Quote:


#FAQ

Spoiler for F.A.Q:

#INDEX

Spoiler for INDEKS:
Diubah oleh abetterone 27-05-2018 11:47
bukhoriganAvatar border
bukhorigan memberi reputasi
2
89.5K
488
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.9KThread54KAnggota
Tampilkan semua post
abetteroneAvatar border
TS
abetterone
#254
Hubungan Spesial tanpa Perasaan Spesial
Ya, hari ini kita berdua mendapatkan pelajaran yang berharga, tentang pentingnya menjaga perasaan masing-masing, tengang bagaimana rasa sakit, pedih, bahkan perasaan bahagian karena cinta. Bahkan ini bukanlah suatu hal yang besar bagi orang dewasa, ini hanyalah sebuah permasalahan yang harus disikapi dengan benar.

“Cha, gue gak mau ngebahagiain lo dengan kebohongan, gue gak bisa maksain perasaan cinta ini ke lu, gue gak pengen itu terjadi cha, gue udah bahagia dengan hubungan kita sekarang, cukup kaya gini, hubungan spesial tanpa melibatkan perasaan yang ‘spesial’” ucap gue, kini gue sedikit menurunkan badan gue kebawah, berusaha melihat wajahnya yang sedang menangis itu.

“Cha.” Gue sekarang melihat matanya, tapi dia malah membuang muka

“Cha, liat gue” ucap gue

Dia gak mau natap mata gue. dia terus nnyembunyiin muka yang yang basah itu

“Cha” gue memegang pundak Icha, “Kalau memang kita berjodoh, kita pasti bakal bersama, gue yakin itu. Tapi untuk saat ini bisa lu ngabulin permintaan egois gue?” ucap gue yang kini semakin erat memegang pundaknya Icha

“Apa itu?” jawabnya yang terpaksa harus menatap gue

“Tolong, biarin gue sama Vira bersama” pinta gue yang bener-bener egois.
Permintaan gue egois bukan? Gue tau mungkin kalian bakal benci sama gue, entah. Itu manusiawi, apa yang gue katain ke Icha itu emang cuman demi kepentingan gue sendiri. Dan bener aja, Icha nyenderin kepalanya ke pundak gue, dan dia mukul-mukul gue.

“Kamu jahat, tau?” ucapnya dan kini menangis dipundak gue

“Mau gimana lagi, kalau itu bisa bikin kamu bahagia, aku bakal lakuin itu” tambahnya dan kembali berdiri dan menghapus air matanya.

“Cha? Bener gapapa?” tanya gue meyakinkan

“Kalau aku jawab gapapa, terlalu jelas itu bohong, kamu juga pasti tau kan jawabannya?emoticon-Smilie” tanyanya balik

“Ya, pasti sakit bukan?” pertanyaan bodoh itu keluar dari mulu gue

“Begitulah, tapi aku bakal berusaha kuat” jawabnya

“Jujur, cuman kamu cowok yang bisa bikin aku nangis karena alasan cinta haha” tambahnya sambil tertawa mencoba tegar

“Maaf untuk yang satu itu, mungkin gue hebat dalam hal bikin orang sedih” ucap gue yang mengetahui kemampuan gue yang baru ini

“Yaudah, pulang?” tanyanya sambil membersihkan mukanya yang penuh air mata itu

“Ya, bunda udah nungguin dirumah” ucap gue

“Tapi Vira? Kamu tinggalin?” tanyanya.

“Justru dia yang nyuruh gue buat ngejer lo cha” jawab gue

“Sekarang dia dimana?” tanyanya

“Udah, gak usah kamu peduliin dia kalau nanti cuman bakal bikin lo sakit cha” ucap gue

“Mungkin sahabatan sama Vira boleh juga ya” ucapnya dan langsung berjalan

Gue ngikutin langkah kecilnya itu, aneh memang padahal baru aja kita berantem, tapi entah kenapa Icha sekarang bisa menyikapinya dengan dewasa, mungkin dia gak mau jarak diantara gue dan Icha semakin jauh.

“Yah, gak ada yang bisa digandeng lagi deh” ucapnya yang kini hanya berjalan pelan disebelah gue
0
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.