- Beranda
- Stories from the Heart
(Horror) Diary [TAMAT]
...
TS
ayanokouji
(Horror) Diary [TAMAT]
![(Horror) Diary [TAMAT]](https://s.kaskus.id/images/2016/08/12/8901141_20160812100754.jpg)
Illustration courtesy of Awayaye
Halo, dan salam kenal buat agan-agan semua.
Perkenalkan saya anggota lama kaskus tapi newbie di forum SFTH.
Nah, berhubung saya lihat banyak yang menceritakan pengalamannya terutama untuk yang berbau-bau mistis. kebetulan saya dekat dengan seseorang yang memang punya kemampuan lebih untuk melihat yang semacam itu.
Cerita ini adalah berdasarkan kisah nyata, yang memang diambil langsung dari Diary dia
Langsung saja dimulai lah ya
Untuk Postingan pertama saya langsung Posting 2 part deh, karena prologue blum masuk ke cerita
Spoiler for Rules:
Atas permintaan yang punya Diary, mohon dibaca RULESnya sebelum membaca Diary ini ya :
1. Diary ini adalah hasil convert dari catatan di kertas menjadi bentuk elektronik. Jadi ini adalah benar-benar berasal dari Diary asli, kalau sampai ada yang baca dan tidak percaya, it's OK, tidak masalah tapi mohon jangan coba2 menantang apapun 'mahluk' yang disebutkan di Diary ini. Apabila terjadi sesuatu kami tidak bisa menolong.
2. Ini memang bukan urusan TS, tapi usahakan kalau sampai merasakan sesuatu yang tidak beres setelah baca isi Diary teman saya, harap dekatkan diri ke Tuhan segera. Karena seberapa besar Tuhan menolong itu tergantung dari iman kita ketika meminta. Dan percayalah, meminta saat belum melihat apapun dan ketika 'mereka' ada di depanmu itu akan menyebabkan bedanya besar Iman bagi yang tidak terbiasa.
Terimakasih sebelumnya, dan ingat baik2, jangan bermain-main dengan sesuatu dari dunia lain
Part I - Prologue (tanggal Diary - 3 September 2010)
Spoiler for Part I:
3 September 2010
Hallo Diary..
Mulai hari ini aku akan sedikit merubah apa yang aku tulis di dalam lembarmu yach..
Sebenarnya aku sih berniat tidak pernah berkeinginan untuk mengungkapkan rahasia ini, karena aku pasti akan dicap sebagai orang aneh..
Hanya kamu yang mau mendengarkan semua cerita aku tanpa mengeluh, mulai dari aku menyukai siapapun sampai sendirian seperti sekarang (hiks..hiks.. yahh aku tau, trims anyway)
Okay, jadi aku akan menceritakan pengalaman hari ini.. yaah ini kesekian kalinya sudah terjadi padaku, dan untuk teman sejatiku yaitu kamu my Diary, aku akan menuliskan ini, rahasiakan ini yaah..
Ceritanya aku akan mulai dari pengalaman tadi pagi..
Oh ya, sebelumnya aku akan kasihtau sedikit rahasia kepada kamu..
Kamu tau.. ehm.. aku ini bisa melihat hantu atau semacamnya.. guru Agamaku berkata ini adalah anugrah, menurutku lebih seperti kutukan.
Kamu tau, Diary? Mungkin tidak banyak orang yang tau, tapi hantu itu berbeda dengan setan atau semacamnya. Kalau misalkan diumpamakan, hantu itu lebih ke arwah orang-orang yang meninggal atau dalam Bahasa Inggris disebut dengan Ghost. Sedangkan setan bukan arwah, atau mungkin saja tadinya mereka arwah, yang pasti setan itu sudah lebih melewati tingkat keseraman dari Hantu. Dan diatas itu, masih ada lagi yang aku namakan jejadian. Nah, apabila setan itu bentuknya tidak dapat dikatakan bentuk apakah itu, kalau jejadian ini setidaknya sebagian besar dari bentuknya adalah bagian dari hewan-hewan.
Dan diary, dari kesialanku mendapatkan kutukan kemampuan ini, syukurlah aku hanya bisa melihat hantu saja. Yaah, kadang memang ada sedikit pengecualian, yang membuatku enggak tau kenapa bisa melihat yang lebih aneh daripada hantu.
But I tell you my Diary, melihat hantu saja sudah cukup menakutkan lho. Jangan dikira penampilan mereka itu normal-normal saja.. yahh, memang ada yang normal dan tersamar tapi hampir disetiap kejadian mereka akan menunjukkan wujud asli mereka kalau mereka tau kita bisa melihat mereka, dan mereka selalu tau kalau aku bisa melihat mereka.
Upps… sudah jam 11 ternyata, tadinya aku mau menceritakan kejadian penglihatan yang kulihat hari ini, tapi sudah terlalu malam nih, besok aku janji pasti akan cerita padamu dehhh, jangan ngambek yahh
See you tomorrow my Diary, Mulai hari ini aku akan melaporkannya padamu kalau aku melihat sesuatu yang aneh itu, hehe.. Nite
Part II - Misteri Toilet Wanita di lantai 7 - catatan tanggal 4 September 2010
Spoiler for Part II:
4 September 2010
Hallo friend,
As my promise stated, aku bakal ceritain hal yang kemarin terjadi sama aku. Jangan takut yaah, karena aku sudah cukup takut untuk mengingat-ingat ini, jadi tolong semangati aku (he..he..)
Oookay, cerita ini bermulai waktu aku bersama cindy sedang ada ditoilet di lantai 7 kampus kemarin siang setelah kuliah pak Zainul.
Ingatkan aku untuk memarahi Cindy nanti karena dia meninggalkan aku sendirian di toilet itu..
Kau dengar? Meninggalkan aku!
Berkat dia aku jadi melihat.. yahh, sesuatu yang jauh dari menyenangkan..
Sewaktu aku keluar dari bilik toilet dan mencari-cari Cindy, aku tidak menemukannya dimana-mana, aku rasa sih dia pergi buru-buru menemui pacarnya.. ya Tuhan, persahabatan kita hanya sebatas selama pacar tidak mengganggu.
Lalu aku berpikir, ya sudahlah, aku akan membetulkan make-up sebentar dan akan pergi ke food court, sepertinya #### belum datang menjemputku deh, setidaknya aku harus terlihat cantik kaan (he-he-he)
Tiba-tiba aku merasakan udara menjadi dingin, cukup untuk membuat bibirmu bergetar secara reflek.
Dan itu jelas-jelas tidak benar, toilet ini kan jelas-jelas pengap dan tanpa AC dimanapun. Dan otakku baru saja berpikir kalau ada yang tidak beres nih..
Tiba-tiba sudah berdiri seorang wanita dibelakangku, rambutnya panjang dan menutupi separuh mukanya, dia memakai baju kaus berwarna merah menyala dan celana jeans.
Aku langsung berbalik dan reflek berkata kalau dia membuatku kaget. Dan hal berikutnya yang terjadi membuatku hampir saja mengompol
Dia menempelkan mukanya tepat didepan mukaku, kulitnya benar-benar mengerikan, kau tau karpet yang ada tonjolan-tonjolannya begitu? Mukanya dan seluruh kulitnya penuh dengan seperti itu. Dan warna kulitnya sangat pucat, seperti warna krem kekuningan. Dan yang paling mengerikan dari semuanya adalah bola matanya, warna urat darah dibola matanya berwarna coklat kekuningan dan pupil matanya hitam dan bebercak merah.
Dari situ aku langsung tau kalau aku sedang bertemu dengan hantu, dan kali ini bukan hantu yang baik.
Perlahan-lahan dia mendekati aku, tapi tidak pernah menempel pada badanku, mukanya sangat dekat pada mukaku, dan tangannya yang dipenuhi dengan tonjolan-tonjolan itu juga menggapai tubuhku seakan ingin menyentuhku, tapi sentuhan itu tidak pernah terjadi.
Aku merasakan bahwa sekitar 1 jam dia hanya memandangiku saja, berkali-kali berusaha menempelkan dirinya pada badanku, tapi tidak pernah berhasil. Jujur Diary, aku tidak tau kenapa dia tidak bisa menyentuhku, tapi syukurlah karena disaat itu, aku sama sekali tidak bisa bergerak.
Setelah sekitar 1 jam itu, dia akhirnya mundur, kemudian matanya membelalak. Lebih besar dari lebar mata yang bisa dibuka oleh manusia normal, sepertinya seakan-akan semua kelopak matanya tertelan ke dalam rongga matanya. Kemudian warnanya bola matanya perlahan-lahan menjadi merah tua dan kemudian akhirnya menjadi hitam.
Kemudian dia berteriak sambil melompat kehadapanku, dan menghilang tepat didepan mukaku. Aku yakin aku mengompol sedikit kemarin.
Setelah itu suhu di toilet itu kembali pengap. Kakiku terasa kehilangan tulangnya dan aku terduduk di lantai toilet tanpa tenaga.
Kemudian suara handphoneku berbunyi mengagetkan aku, aku mengangkatnya dan #### ternyata menelponku. Dia mengatakan bahwa sudah 5 menit dia mencoba menelponku dan tidak diangkat-angkat. Aku meminta maaf dan berkata mungkin aku tidak mendengarnya tadi.
Ngomong-ngomong… waktu yang berlalu hanya 15 menit, tapi terasa seperti satu jam saat kejadian tadi..
Lain kali ingatkan aku jangan pernah lagi masuk di toilet lantai 7 sendirian ya.
UPDATED!!! PART XLV - "Serangan yang disengaja - II"
Spoiler for INDEX:
part III- Melayat
Part IV - Siapa yang mengikuti aku?
Part V - Bagaimana kutukan ini dimulai
Part VI - Perkemahan SMP
Part VII - Jurit Malam 1
Part VIII - Jurit Malam 2
Part IX - Penghuni Kampusku
Part X - Wanita dress putih
Part X (Final) - Wanita dress putih (lanjutan)
Part XI - Mereka ada di sekeliling kita
Part XII - Kalau kau jahat
Part XIII - Lauren dan ketiga anaknya
Part XIV- WARNING!! Baca catatan saya sebelum lanjut baca - Si Nenek dan Cucunya 1
Part XV - Si Nenek dan Cucunya 2
Part XVI - Wanita Dress Putih is back
Part XVII - Lift kampusku
Part XVIII - Tiga anak lauren kembali
Part XIX - Mahluk aneh
Part XX - Kampus sarang Kunti
Part XXI - Sang "dewa" jahat
Part XXII - Curiousity Kills the Cat
Part XXII - Bagian 2 - Robert and the Devil 1
Part XXII - Bagian 3 - Robert and the Devil 2
Part XXIII - Kembalinya si mahluk aneh
Part XXIV - Part I - si "dewa" jahat kembali 1
Part XXIV - Part II - si "dewa" jahat kembali 2
Part XXV - Robert
Part XXVI - aku dan kegelapan
part XXVII - Wewe Hitam
Part XXVIII - Wewe Hitam dan Wewe Putih
Part XXIX (bagian pertama) - He and Me (bag 1)
Part XXX (Bagian kedua) - He and Me (bag 2)
Part XXXI - sang pelindung
Part XXXII - Villa di gunung 1
Part XXXIII - Villa di gunung 2
Part XXXIV - Villa di gunung 3
Part XXXV - Villa di gunung (tamat) bag awal
Part XXXV - bagian akhir - Villa di gunung (tamat) bag akhir
Part XXXVI - Kutukan baru
Part XXXVI - Tambahan - Kutukan baru (tambahan)
Part XXXVII - Bagian Pertama - Iblis bag 1 -(Ketika dia terluka)
Part XXXVIII - bagian kedua - Iblis bag 2 - (si pemilik mata)
Part XXXIX - Cermin
Part XL - Ketika Ayano sakit
Part XLI - Goodbye
PART XLII - Mahluk di Jendela
PART XLIII - Akhir si "dewa" jahat
PART XLIII (lanjutan) - Akhir si "dewa" jahat (bag Akhir)
Part XLIV - Serangan yang disengaja - I
PART XLV - Serangan yang disengaja - 2 UPDATE
Bonus Story : Pengalaman TS dan yang punya Diary
Pengalaman bersama dia yang menulis Diary I
Bonus Story II Ketika yang tidak biasa melihat diperlihatkan
BONUS STORY III - Pengalaman Horror ketika main game
BONUS STORY IV : Kejadian di Malam Jumat Kliwon[
*SPECIAL* Bonus Story IV - part 2 - Elisa's POV
Bonus Story V - Part I
Bonus Story V - Part 2
Bonus Story V - part 3
Bonus Story VI
Bonus Story VII #awasbebehplusplus
Bonus Story VIII
Bonus Story IX
Bonus Story X
Bonus Story XI
BONUS PART XII - Bagian ketiga (Elisa POV)
Kiriman cerita dari para pembaca :
Kiriman cerita dari agan Gent4r - 1 (Gent4r, Romi vs Miss K)
Pengalaman agan Gent4r kedua
Kiriman cerita dari pembaca
Thread lainnya tentang saya dan Elisa
Saya dan Gadis bermata Indigo
Polling
Poll ini sudah ditutup. - 39 suara
Berhubung banyak yang nyaranin Untuk ganti judul Thread, mohon masukan terkait itu :
Judul Thread tetap, soalnya daripada ribet nyari Threadnya lagi
56%
Judul Thread diganti ke judul Thread yang di dalem
33%
Judul Thread kudu diganti ke judul Thread yang beda dan lebih menarik
10%
Diubah oleh ayanokouji 19-11-2016 12:18
radorada dan 23 lainnya memberi reputasi
24
1.1M
Kutip
2.2K
Balasan
Thread Digembok
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.8KThread•52.8KAnggota
Tampilkan semua post
Gent4r
#830
Setelah mendapatkan ijin dr ts.. ane mau share cerita pengalaman pribadi.. ane pilihin yg agak serem aja (buat ane) 
Ketika itu ane masih kuliah di salah satu universitas swasta di kota ane n untuk sedikit info aja.. dr kecil memang ane bisa melihat mereka.. dan setelah SMP mata ane ditutup oleh temen dr nyokap tp pesan beliau yg msh terngiang di telinga ane sebelum beliau meninggal (temen nyokap)
"Saya cuma bisa nutup untuk sementara hingga suatu saat matamu akan terbuka lagi.. tapi sebisa mungkin saya buat tidak terlalu bebas terbuka seperti sekarang ini"
Kuliah saya sudah masuk semester 2.. dan saya memiliki beberapa sahabat.. salah satu sahabat saya sebut saja romi.. hari itu mengajak saya untuk bermalam di rumahnya karena bertepatan dgn malam minggu..
Sore hari selepas kuliah dan mejeng di kampus kamipun pulang ke rumah romi.. ketika itu sampai di rumah romi sekitar pukul 17.30 (kl gak salah inget)
Setelah salam ke orang rumah kamipun naik ke kamar atas.. romi jalan di depan saya.. ketika tepat berada di depan pintu kamar romi tiba2 tubuh saya sempoyongan seperti menabrak tembok padahal jarak saya dgn pintu kamar msh sekitar 50 cm.. sayapun diam sejenak lalu bulu kuduk berdiri semua..
"Aaargh sh*t... ada apa ini?" Gumam saya
Saya coba kembali untuk masuk krn pintu sudah terbuka dan romi sudah di dlm untuk ganti baju.. dan ternyata kejadian itu tdk terulang kembali.. saya bisa masuk ke kamar itu.. saya amati suasana kamar romi tapi tidak ada yg aneh
Malam harinya selepas magrib saya dan beberapa teman (tetangga romi) duduk2 di teras lantai 2 sambil bernyanyi dgn gitar di tgn saya.. di samping kursi kami duduk ada sebuah kursi besi yg sudah usang dan tdk terpakai.. kira2 jarak kursi itu sekitar 2 m ke samping kiri tp bisa terlihat jelas dr tempat kami duduk
Samar2 mataku melihat seorang wanita dgn rambut terurai ke depan sambil menunduk.. lengkap dgn dress putih lusuhnya.. sayapun kaget dan berhenti bermain gitar.. jantung saya berdetak
"Damn.. kenapa gue bisa liat lagi.. tapi kok ngeblur gini sih" gumamku dlm hati
Teman2 yg bingung karena melihat saya tiba2 berhenti memainkan gitar seketika ikut melihat ke arah kursi tua itu.. dan bertanya
"Woooy bengong aja lu... kenapa?" Ucap andi
Karena saya nggak merespon pertanyaan itu.. romi menepuk pundak saya dan menggoyang2kan pundak saya.. seketika sayapun kaget
"Eeh.. eh.. nggak kok... itu ada cewek duduk di kursi itu" ucapku sambil menunjuk kursi tua itu
Seketika semua hening... romipun melihat jam tangannya yg menunjukkan pukul 9 malam.. dan mengajak kami untuk masuk ke kamar krn suasana sudah tdk mendukung
Tiba di dlm kamar mata saya tiba2 terasa berat sekali.. sayapun tidur lbh dulu dr teman2 saya yg saya dengar suara mereka msh mengobrol sambil ntn tv
Setengah sadar saya seperti terbangun tp masih dlm keadaan tiduran.. saya lihat wanita yg td duduk di kursi depan sudah berdiri di dekat kaki saya.. masih menunduk
"Aaah sial... ngapain sih cewek itu ngikutin ke dlm" gumamku dlm hati dan melanjutkan tidur
Tapi sebelum lanjut ke alam mimpi.. tiba2 cewek itu menjatuhkan badannya dan tepat mengenai kaki saya.. dan saya tidak bisa bergerak maupun bersuara.. tindihan kl orang jawa bilang
"Aaaarrgh... sialan nih kunti iseng banget sih"
Namun anehnya dlm keadaan seperti itu saya masih bisa melihat kamar itu dlm keadaan terang dan suara teman2 saya msh terdengar.. sepertinya mereka sedang main chapsa.. tapi hanya suara saja sedangkan wujud teman2ku tak bisa kulihat dimanapun
Dgn usaha yg keras dan membaca ayat qursy berulang2 akhirnya sayapun terlepas dr tindihan itu.. dan kembali kulihat ke arah kaki ku... masih tampak wanita itu berdiri di sana dgn menunduk
"Aaaah ngapain sih cewek ini msh di sana" gumamku dlm hati.. lalu sayapun melanjutkan tidur krn msh ngantuk bgt... hingga kejadian yg sama terulang kembali sampai 3x
"Damn... ini kunti kurang kerjaan banget" gumamku dlm hati sambil mencoba bangun dr posisi tidurku krn capek dan kesal tentunya
Namun ketika tubuhku dlm keadaan duduk.. akupun kaget bukan main.. kamar ini kok gelap? Teman2ku sudah tidur semua.. dan cewek itu? Kemana dia?
Tadi perasaan kamar ini terang n suara teman2ku msh riuh terdengar... sambil tertawa dan saling ejek diantara mereka
"Astaghfirullah.." keringatku pun bercucuran... dan melihat sekeliling kamar ini...
"Kenapa kamar ini jadi sumpek dan panas banget sih" gumamku
Saya bisa merasakan kehadiran energi asing yg memenuhi kamar.. lebih tepatnya seluruh rumah ini terasa penuh sesak.. tapi mataku tidak melihat penampakan apapun
"Hawanya nggak enak banget.. duuh susah nafas gue" gumamku
Ingin rasanya membangunkan teman2ku dan menghidupkan lampu kamar... tapi berat sekali kaki ini melangkah... apalagi melihat wajah2 temanku yg begitu lelap tertidur
Dengan mengatur nafas lalu saya coba memejamkan mata dan berkonsentrasi untuk sekedar melihat ada apa dgn rumah ini... ada apa dgn energi yg sangat menyesakkan dada
Dlm kondisi mata terpejam dan fokus... tiba2 aku bisa melihat ruangan kamar bahkan menembus sampai ke lantai bawah... ternyata di setiap sudut rumah ini penuh dgn makhluk yg memiliki bentuk beraneka ragam... ular besar berwarna hitam pekat, kaki, tangan dan kepala laki2 berjalan kesana kemari tapi tidak menyatu.. mereka berjalan masing2 dan berpencar... bayangan hitam berbulu besar sekali bahkan kepalanya sampai menembus genting rumah romi.. kuntilanak berseliweran ada yg duduk di kamar mandi ada sebagian yg beterbangan ke arah pohon kelapa di rumah tetangga romi, harimau belang dan harimau hitam yg duduk di tiap2 depan pintu rumah romi bahkan di gerbang rumah nampak 2 sosok makhluk seperti bola api yg melayang2
Tubuhku bergetar hebat.. keringat bercucuran.. terasa lemas... dan semua menjadi blank... sepertinya aku tertidur ataukah pingsan? Entahlah
Keesokan harinya akupun menceritakan kejadian semalam kepada romi (setelah teman2 tetangga romi pulang)
Romipun kaget... namun tak lama diapun terlihat menarik nafas panjang lalu berkata
"Iya.. memang bokap gue pernah bilang, rumah ini sengaja di taro jin untuk berjaga2.. yg naruh mereka itu guru bokap gue.. tapi gue sendiri blm pernah liat mereka" ucap romi
Saya hanya diam dan menyimak cerita romi.. dr cerita romi saya bisa menyimpulkan bahwa jabatan ayah romi yg lumayan tinggi di pemerintahan daerah membuat ayahnya dekat dgn seorang dukun yg dijadikan guru dan penasehat spiritual ayahnya romi..
Percaya nggak percaya memang hal2 gaib seperti ini banyak dimiliki atau dilakoni oleh orang2 yg memiliki jabatan tinggi... bahkan dr cerita romi di rumahnya pernah terjadi perang santet..
Saya hanya mengangguk2 pelan tanda memahami semuanya... dan memutuskan untuk tidak ikut campur dlm hal ini... meskipun saya selalu saja merasa tidak nyaman bila berada di rumah ini... tapi semua saya tahan demi sebuah persahabatan.

Quote:
Ketika itu ane masih kuliah di salah satu universitas swasta di kota ane n untuk sedikit info aja.. dr kecil memang ane bisa melihat mereka.. dan setelah SMP mata ane ditutup oleh temen dr nyokap tp pesan beliau yg msh terngiang di telinga ane sebelum beliau meninggal (temen nyokap)
"Saya cuma bisa nutup untuk sementara hingga suatu saat matamu akan terbuka lagi.. tapi sebisa mungkin saya buat tidak terlalu bebas terbuka seperti sekarang ini"
Kuliah saya sudah masuk semester 2.. dan saya memiliki beberapa sahabat.. salah satu sahabat saya sebut saja romi.. hari itu mengajak saya untuk bermalam di rumahnya karena bertepatan dgn malam minggu..
Sore hari selepas kuliah dan mejeng di kampus kamipun pulang ke rumah romi.. ketika itu sampai di rumah romi sekitar pukul 17.30 (kl gak salah inget)
Setelah salam ke orang rumah kamipun naik ke kamar atas.. romi jalan di depan saya.. ketika tepat berada di depan pintu kamar romi tiba2 tubuh saya sempoyongan seperti menabrak tembok padahal jarak saya dgn pintu kamar msh sekitar 50 cm.. sayapun diam sejenak lalu bulu kuduk berdiri semua..
"Aaargh sh*t... ada apa ini?" Gumam saya
Saya coba kembali untuk masuk krn pintu sudah terbuka dan romi sudah di dlm untuk ganti baju.. dan ternyata kejadian itu tdk terulang kembali.. saya bisa masuk ke kamar itu.. saya amati suasana kamar romi tapi tidak ada yg aneh
Malam harinya selepas magrib saya dan beberapa teman (tetangga romi) duduk2 di teras lantai 2 sambil bernyanyi dgn gitar di tgn saya.. di samping kursi kami duduk ada sebuah kursi besi yg sudah usang dan tdk terpakai.. kira2 jarak kursi itu sekitar 2 m ke samping kiri tp bisa terlihat jelas dr tempat kami duduk
Samar2 mataku melihat seorang wanita dgn rambut terurai ke depan sambil menunduk.. lengkap dgn dress putih lusuhnya.. sayapun kaget dan berhenti bermain gitar.. jantung saya berdetak
"Damn.. kenapa gue bisa liat lagi.. tapi kok ngeblur gini sih" gumamku dlm hati
Teman2 yg bingung karena melihat saya tiba2 berhenti memainkan gitar seketika ikut melihat ke arah kursi tua itu.. dan bertanya
"Woooy bengong aja lu... kenapa?" Ucap andi
Karena saya nggak merespon pertanyaan itu.. romi menepuk pundak saya dan menggoyang2kan pundak saya.. seketika sayapun kaget
"Eeh.. eh.. nggak kok... itu ada cewek duduk di kursi itu" ucapku sambil menunjuk kursi tua itu
Seketika semua hening... romipun melihat jam tangannya yg menunjukkan pukul 9 malam.. dan mengajak kami untuk masuk ke kamar krn suasana sudah tdk mendukung
Tiba di dlm kamar mata saya tiba2 terasa berat sekali.. sayapun tidur lbh dulu dr teman2 saya yg saya dengar suara mereka msh mengobrol sambil ntn tv
Setengah sadar saya seperti terbangun tp masih dlm keadaan tiduran.. saya lihat wanita yg td duduk di kursi depan sudah berdiri di dekat kaki saya.. masih menunduk
"Aaah sial... ngapain sih cewek itu ngikutin ke dlm" gumamku dlm hati dan melanjutkan tidur
Tapi sebelum lanjut ke alam mimpi.. tiba2 cewek itu menjatuhkan badannya dan tepat mengenai kaki saya.. dan saya tidak bisa bergerak maupun bersuara.. tindihan kl orang jawa bilang
"Aaaarrgh... sialan nih kunti iseng banget sih"
Namun anehnya dlm keadaan seperti itu saya masih bisa melihat kamar itu dlm keadaan terang dan suara teman2 saya msh terdengar.. sepertinya mereka sedang main chapsa.. tapi hanya suara saja sedangkan wujud teman2ku tak bisa kulihat dimanapun
Dgn usaha yg keras dan membaca ayat qursy berulang2 akhirnya sayapun terlepas dr tindihan itu.. dan kembali kulihat ke arah kaki ku... masih tampak wanita itu berdiri di sana dgn menunduk
"Aaaah ngapain sih cewek ini msh di sana" gumamku dlm hati.. lalu sayapun melanjutkan tidur krn msh ngantuk bgt... hingga kejadian yg sama terulang kembali sampai 3x
"Damn... ini kunti kurang kerjaan banget" gumamku dlm hati sambil mencoba bangun dr posisi tidurku krn capek dan kesal tentunya
Namun ketika tubuhku dlm keadaan duduk.. akupun kaget bukan main.. kamar ini kok gelap? Teman2ku sudah tidur semua.. dan cewek itu? Kemana dia?
Tadi perasaan kamar ini terang n suara teman2ku msh riuh terdengar... sambil tertawa dan saling ejek diantara mereka
"Astaghfirullah.." keringatku pun bercucuran... dan melihat sekeliling kamar ini...
"Kenapa kamar ini jadi sumpek dan panas banget sih" gumamku
Saya bisa merasakan kehadiran energi asing yg memenuhi kamar.. lebih tepatnya seluruh rumah ini terasa penuh sesak.. tapi mataku tidak melihat penampakan apapun
"Hawanya nggak enak banget.. duuh susah nafas gue" gumamku
Ingin rasanya membangunkan teman2ku dan menghidupkan lampu kamar... tapi berat sekali kaki ini melangkah... apalagi melihat wajah2 temanku yg begitu lelap tertidur
Dengan mengatur nafas lalu saya coba memejamkan mata dan berkonsentrasi untuk sekedar melihat ada apa dgn rumah ini... ada apa dgn energi yg sangat menyesakkan dada
Dlm kondisi mata terpejam dan fokus... tiba2 aku bisa melihat ruangan kamar bahkan menembus sampai ke lantai bawah... ternyata di setiap sudut rumah ini penuh dgn makhluk yg memiliki bentuk beraneka ragam... ular besar berwarna hitam pekat, kaki, tangan dan kepala laki2 berjalan kesana kemari tapi tidak menyatu.. mereka berjalan masing2 dan berpencar... bayangan hitam berbulu besar sekali bahkan kepalanya sampai menembus genting rumah romi.. kuntilanak berseliweran ada yg duduk di kamar mandi ada sebagian yg beterbangan ke arah pohon kelapa di rumah tetangga romi, harimau belang dan harimau hitam yg duduk di tiap2 depan pintu rumah romi bahkan di gerbang rumah nampak 2 sosok makhluk seperti bola api yg melayang2
Tubuhku bergetar hebat.. keringat bercucuran.. terasa lemas... dan semua menjadi blank... sepertinya aku tertidur ataukah pingsan? Entahlah
Keesokan harinya akupun menceritakan kejadian semalam kepada romi (setelah teman2 tetangga romi pulang)
Romipun kaget... namun tak lama diapun terlihat menarik nafas panjang lalu berkata
"Iya.. memang bokap gue pernah bilang, rumah ini sengaja di taro jin untuk berjaga2.. yg naruh mereka itu guru bokap gue.. tapi gue sendiri blm pernah liat mereka" ucap romi
Saya hanya diam dan menyimak cerita romi.. dr cerita romi saya bisa menyimpulkan bahwa jabatan ayah romi yg lumayan tinggi di pemerintahan daerah membuat ayahnya dekat dgn seorang dukun yg dijadikan guru dan penasehat spiritual ayahnya romi..
Percaya nggak percaya memang hal2 gaib seperti ini banyak dimiliki atau dilakoni oleh orang2 yg memiliki jabatan tinggi... bahkan dr cerita romi di rumahnya pernah terjadi perang santet..
Saya hanya mengangguk2 pelan tanda memahami semuanya... dan memutuskan untuk tidak ikut campur dlm hal ini... meskipun saya selalu saja merasa tidak nyaman bila berada di rumah ini... tapi semua saya tahan demi sebuah persahabatan.
johny251976 memberi reputasi
1
Kutip
Balas