- Beranda
- Stories from the Heart
Malang Mysterio (Horror Complete Stories)
...
TS
vigovampironeo
Malang Mysterio (Horror Complete Stories)
Ini trit merupakan kumpulan cerita cerita horror eike selama kuliah di kota Malang , terutama untuk cerita pendek akan eike masukkan di trit ini secara berkala....100 % true story tanpa rekayasa ,tanpa formalin dan tidak mengandung minyak babi , selain daripada itu cerita cerita ini memang dirancang dengan alur yang dinamiz sesuai kronologiz dan tata bahasa yang dramatiz sehingga cocix buat dibaca sebelum agan agan bobox cantix
Quote:
Quote:
Quote:
Quote:
Quote:
Apabila anda puas bilang sama teman , saudara atau tetangga anda ….. bila timbul gejala gejala aneh segera berobat ke mantri hewan terdekat di kota anda
Diubah oleh vigovampironeo 10-04-2022 07:28
ferist123 dan 28 lainnya memberi reputasi
25
976.6K
2.7K
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.8KThread•52.8KAnggota
Tampilkan semua post
malfasih45
#2203
ini cerita bukan sembarang cerita tetapi benar benar telah terjadi pada sekitar pertengahan tahun 2009 ketika eike masih kuliah semester 4 100 true story tanpa rekayasa tanpa formalin dan tidak mengandung minyak babi selain daripada itu cerita ini memang dirancang dengan alur yg dinamiz dan tata bahasa yg dramatiz sehingga cocix buat dibaca sebelum om bray om bray bobox cantix Kurang lebih sebulan yg lalu terjadi peristiwa tabrakan maut yg menghebohkan masyarakat kota Batu maupun Malang saking hebohnya hingga detik ini orang masih saja membicarakannya termasuk para mahasiswa di kampusku apalagi salah satu korban dari kecelakaan maut itu adalah Mbak Memei yg sejurusan denganku di Ikom UMM kronologis yg kubaca di media massa menyebutkan bahwa tabrakan maut itu terjadi pada saat tengah malam mbak Memei beserta teman temannya baru saja pulang dari sebuah villa di Songgoriti kabarnya mereka sedang melakukan pesta miras dan sex di villa itu bahkan saat dievakuasi dari dalam mobil beberapa jenazah mereka ditemukan dalam keadaan tanpa busana namun bukan hal itu yg mengganjal di benakku tapi ada hal lain yg sepertinya bersifat mistis dibalik peristiwa tabrakan maut itu bagaimana bisa mobil Taruna yg mereka tumpangi sampai hancur lebur tak berbentuk padahal hanya menabrak sebatang pohon angsana yg diameter batangnya hampir sama dengan pohon pepaya dan yg mencengangkan adalah pohon angsana itu tidak patah ataupun roboh pohon itu tetap tegak berdiri di tepian trotoar jl Jend Sudirman kota Batu Pagi ini juga kuajak Steve menuju kota Batu dia sama penasarannya denganku dan ingin mencoba menyingkap tabir gaib dari pohon angsana itu Steve " kita gaa ngajak mbak niken sama mas pendik nih " Me " gaa usah deh mereka lagi repot bikin tugas stiv " Steve " trus kita ga pake infrasound sama hio nih mas " Me " gaa usah deh lu deteksi aja energi makhluk gaibnya kalo perlu lu habisin aja sekalian " Steve " oke bos kita liat aja ntar " Bergegas kupacu motorku menuju kota Batu udara dingin langsung terasa saat kami memasuki daerah Lawang yg merupakan perbatasan antara kota Malang dan kota Batu Steve " asik juga ya mas pemandangannya masih hijau banget alamnya " Me " ya moga aja tetep hijau terus stiv daerah lain udah habis hutannya pada dibabatin " Seperempat jam kemudian kami tengah melintasi stadion Brantas kota Batu beberapa bus Puspa Indah tampak saling kebut di jalan raya yg lurus beberapa puluh meter ini lebih baik kupelankan laju motorku sambil melihat lihat taman bunga yg berada di tengah jalan Steve " enak ya mas jadi orang mbatu kotanya asri banget kayak gini " Me " ha ha gw juga pengennya beli tanah di sini pengen bikin villa gitu stiv tapi duitnya siapa " Steve " ha ha ha " Tak butuh waktu lama kami telah berada semakin dekat dengan lokasi tkp pohon angsana itupun mulai terlihat selepas kami melewati pom bensin Steve " yg mana pohonnya mas " Me " itu di trotoar sebelah kanan " Kini jarak kami dengan pohon itu hanya tingal beberapa meter saja namun ketika hendak kuseberangi jalan raya ini mendadak terjadi sesuatu dengan Steve Tiba tiba saja Steve jatuh terjengkang dari boncengan motorku ia menggelepar di tepi jalan sambil memegangi dadanya yg sepertinya kesakitan seketika aku merasa panik dan secepatnya kutolong dia Me " stiv lu kenapa " Steve " ahhh ahh aaku gaa kuat mas ssakit banget dadaku " Me " waduh lu bisa bangun gaa " Steve " aakuu nngga kuat mas " Kepanikan yg kurasakan semakin tak terkendali lagi aku bingung harus bagaimana menolong Steve yg masih menggelepar di tepi jalan incumafasnya tersengal sengal dan mukanya dibanjiri keringat bahkan tak lama kemudian kulihat darah segar mengalir dari hidungnya Beruntung ada seorang warga sekitar yg mengetahui keberadaan kami di tepi jalan ini seorang bapak bapak agak gendut langsung datang tergopoh gopoh menghampiri kami Bapak " loh lapo iki mas koncone " loh kenapa ini mas temannya Me " mboten ngertos pak kulo nggeh bingung " gaa tau pak saya juga bingung Bapak " wes ayo mas dijunjung bareng omahku cedake pom bensin kono " udah ayo mas diangkat bareng rumahku dekat pom bensin sana Me " nggeh pak " Berdua aku dan bapak itu menggotong tubuh Steve menuju ke rumahnya yg tak jauh dari jalan ini begitu tiba kami langsung merebahkan tubuh Steve di amben bambu yg ada di teras dan kulepas helm yg masih dikenakannya Bapak " sek mas tak jupukno ombe " bentar mas aku ambilin minum Me " wo nggeh pak " Dengan tergesa bapak itu masuk ke rumahnya lalu keluar lagi membawa sebotol air mineral tangan Steve yg tak lagi memegangi dadanya kini terulur meraih botol itu dan secara perlahan mereguknya Bapak " iki ndek mau ape dolen ndek payung tha sampeyan mas " ini tadi mau main ke payung tha kamu mas Me " mboten pak bade ningali uwet bekase tabrakan mawon " gaa pak mau lihat pohon bekas tabrakan saja Bapak " wo uwet pinggir ndalan iku tha mas ono danyange mas iku saiki ambek wong kene disebari kembang ben ga njaluk tumbal " wo pohon pinggir jalan itu ya mas ada penunggunya mas itu sekarang sama orang sini disebarin kembang biar ga minta tumbal Me " niku danyange nopo lho pak " itu penunggunya apa lho pak Bapak " aku yo ga tau weruh ki jare wong pinter uwet iku dinggoni siluman mas khodame pendekar jaman mbiyen umure sewu tahun punjul " aku juga gaa pernah lihat kata orang pinter pohon itu ditempatin siluman mas khodamnya pendekar jaman dulu umurnya seribu tahun lebih Me " lha kok mboten dikon ngaleh mawon pak " lha kok tidak disuruh pergi saja pak Bapak " halah mas ga nok seng wani iku silumane kuat iso iso malah mati dhewe wong seng gawe perkoro " halah mas ga ada yg berani itu silumannya kuat bisa bisa malah mati sendiri orang yg bikin perkara Me " kulo nggumun mawon pak kok pas tabrakan niku mobile ajur remuk nanging uwite mboten kenopo nopo " saya heran saja pak kok pas tabrakan itu mobilnya hancur lebur tapi pohonnya gaa kenapa napa Bapak " lha iku mas aku yo melu nulungi pas tabrakan iku halah ga trimo mobile seng ajur nanging wonge njero mobil mati kabeh ngasi ga karuan bentuke mas ono seng sigar sirahe ngasi moncrot polone ono seng jebol wetenge ngasi metu kabeh ususe opo maneh seng arek wedok mas podo tugel kabeh tangan ambek sikile wes pokoke medeni mas aku nek kelingan maleh mrinding dhewe " lha itu mas aku juga ikut nolongin waktu tabrakan itu halah ga terima mobilnya saja yg hancur tapi orangnya di dalam mobil mati semua sampe ga karuan bentuknya mas ada yg pecah kepalanya sampe keluar otaknya ada yg jebol perutnya sampe keluar ususnya apalagi yg perempuan mas pada patah semua tangan dan kakinya udah pokoknya serem mas aku kalo ingat malah merinding sendiri Me " ngge pak kulo sampun ngertos saking photo " iya pak saya udah tau dari photo Bapak " nek perkoro uwite ga kenopo nopo yo mergo onok danyange iku mas akhire dadi keramat mbiyen nate ape ditegor malah tugel grajine mboh nek tak pikir kok yo malah bingung dhewe kok iso yo mas " kalo perkara pohonnya ga kenapa napa ya karena ada penunggunya itu mas akhirnya jadi keramat dulu pernah mau ditebang malah patah gergajinya entah kalo aku pikir kok ya malah bingung sendiri kok bisa ya mas Tak ada jawaban memuaskan dari bapak ini ternyata beliau sama tidak mengertinya denganku i know that it is hard to reveal the mystery behind this lagipula aku juga tak mungkin mengajak teman temanku buat beruji nyali di pohon angsana itu saat malam hari sama saja dengan mempertaruhkan nyawa Kulihat kondisi Steve berangsur angsur mulai pulih kini ia tengah selonjoran di amben bambu sementara tatapan matanya tampak layu seperti orang yg kehabisan energi Me " stiv ga pa pa lu Steve " udah lumayan mas tadi aku kena pancaran energi makhluk penunggu pohon itu langsung bentrok sama energiku makanya aku jatuh " Me " trus dada lu tadi kenapa " Steve " itu pancaran energinya kenanya di cakra jantungku mas aku ga kuat mau balikin energinya " Me " menurut lu makhluk apaan yg ada di situ " Steve " sama kayak yg dibilang bapak tadi mas ga jelas siluman apaan tapi umurnya tua banget makanya pancaran energinya kuat banget " Me " lu sanggup gaa ngatasin tu siluman " Steve " aku beneran gaa sanggup mas aku gaa ada apa apanya dibanding makhluk itu sori mas " Steve yg biasanya sanggup menghadapi berbagai macam makhluk gaib kini tampak bagaikan orang yg kalah sebelum berperang akupun juga tak mungkin memaksanya karena hal itu benar benar di luar kemampuannya kurasa rasa penasaran kami yg terlalu tinggi ini tak akan pernah menemukan jawabannya tabir gaib yg menyelimuti pohon itu gagal untuk kami kami singkap walau hanya sedikit saja biarlah pohon angsana itu tetap menjadi misteri untuk selamanya Apabila anda puas bilang sama teman saudara atau tetangga anda bila timbul gejala gejala gueh segera berobat ke mantri hewan terdekat di kota anda
0

