- Beranda
- Stories from the Heart
YES, I AM D.I.D!
...
TS
rafa.alfurqan
YES, I AM D.I.D!
Quote:
D.I.D atau Dissociative Identity Disorder, kalian pernah mendengarnya? Kalau kalian mengatakan belum pernah maka aku pikir kalian akan langsung mengerti dengan Multiple Personality Disorderatau kepribadian ganda?
Secara sederhana kepribadian ganda akan membuat seseorang merasa memiliki beberapa kepribadian individu yang berbeda. Mereka yang memiliki kelainan ini sebenarnya hanya memiliki satu kepribadian, namun si penderita akan merasa kalau ia memiliki banyak identitas yang mempunyai cara berpikir, temperamen, karakter, tata bahasa yang digunakan masing-masing identitasnya yang saling berbeda.
Pada dasarnya terdapat perbedaan yang mencolok pada orang yang mengidap dissociative identity disorder jika orang itu diamati. Kalian mungkin akan dibingungkan dengan sifatnya, tingkah lakunya, gaya bicaranya yang kadang-kadang terlihat berbeda. Tapi jika tidak betul-betul diamati maka bisa saja tidak ada perbedaan yang mencolok pada orang tersebut / normal karena memang mereka tidak gila.
Uniknya yaitu ketika perubahan yang tiba-tiba terjadi dalam suatu waktu, tanpa disadari oleh si penderita, maka itu akan membuat si penderita mengalami false memory atau kehilangan ingatan saat mereka mengalami switching (proses perubahan kepribadian).
Bagaimana dissociative identity disorder itu bisa muncul? Sampai sejauh ini para psikolog sepakat karena trauma yang pernah dialami si penderita. Trauma yang mengharuskan si penderita membentuk kepribadian baru untuk bertahan melawan trauma tersebut. Semakin banyak si penderita mengalami trauma tersebut maka semakin besar pula kemungkinan kepribadian baru yang akan terbentuk.
Ah sudahlah, aku tidak ingin menjelaskan panjang lebar apa itu dissociative identity disorder, karena aku bukan psikolog dan aku pikir kalian bisa menemukannya sendiri jawabannya jika kalian mau. Yang akan aku teruskan di cerita ini adalah bagaimana case tentangku?
Sampai sejauh ini yang aku tahu ada 3 kepribadian yang sudah muncul. Si H yang religius, R yang cerdas dan D yang emosional. Bagaimana ceritanya kepribadianku terbagi menjadi beberapa seperti ini? Kapan aku menyadari aku menderita D.I.D? Apakah cuma ada 3 kepribadian pada diriku? Apakah kepribadian-kepribadian lain itu pernah membahayakan jiwaku? Dan bagaimana ending ceritaku?
Jangan terburu-buru kawan, tidak baik untuk rasa keingin tahuan kalian dapat terlalu cepat mengetahuinya. Pupuklah rasa keingin tahuan kalian sampai ketika saatnya cerita ini mengalir perlahan demi perlahan melegakan rasa itu.
Ah sebelum intro ini kututup, mari kita sedikit bermain dengan imajinasi kalian. Siapakah aku yang menulis cerita ini? Apakah aku si H yang religius? Atau aku si R yang cerdas? Atau malah si D yang emosional?
Secara sederhana kepribadian ganda akan membuat seseorang merasa memiliki beberapa kepribadian individu yang berbeda. Mereka yang memiliki kelainan ini sebenarnya hanya memiliki satu kepribadian, namun si penderita akan merasa kalau ia memiliki banyak identitas yang mempunyai cara berpikir, temperamen, karakter, tata bahasa yang digunakan masing-masing identitasnya yang saling berbeda.
Pada dasarnya terdapat perbedaan yang mencolok pada orang yang mengidap dissociative identity disorder jika orang itu diamati. Kalian mungkin akan dibingungkan dengan sifatnya, tingkah lakunya, gaya bicaranya yang kadang-kadang terlihat berbeda. Tapi jika tidak betul-betul diamati maka bisa saja tidak ada perbedaan yang mencolok pada orang tersebut / normal karena memang mereka tidak gila.
Uniknya yaitu ketika perubahan yang tiba-tiba terjadi dalam suatu waktu, tanpa disadari oleh si penderita, maka itu akan membuat si penderita mengalami false memory atau kehilangan ingatan saat mereka mengalami switching (proses perubahan kepribadian).
Bagaimana dissociative identity disorder itu bisa muncul? Sampai sejauh ini para psikolog sepakat karena trauma yang pernah dialami si penderita. Trauma yang mengharuskan si penderita membentuk kepribadian baru untuk bertahan melawan trauma tersebut. Semakin banyak si penderita mengalami trauma tersebut maka semakin besar pula kemungkinan kepribadian baru yang akan terbentuk.
Ah sudahlah, aku tidak ingin menjelaskan panjang lebar apa itu dissociative identity disorder, karena aku bukan psikolog dan aku pikir kalian bisa menemukannya sendiri jawabannya jika kalian mau. Yang akan aku teruskan di cerita ini adalah bagaimana case tentangku?
Sampai sejauh ini yang aku tahu ada 3 kepribadian yang sudah muncul. Si H yang religius, R yang cerdas dan D yang emosional. Bagaimana ceritanya kepribadianku terbagi menjadi beberapa seperti ini? Kapan aku menyadari aku menderita D.I.D? Apakah cuma ada 3 kepribadian pada diriku? Apakah kepribadian-kepribadian lain itu pernah membahayakan jiwaku? Dan bagaimana ending ceritaku?
Jangan terburu-buru kawan, tidak baik untuk rasa keingin tahuan kalian dapat terlalu cepat mengetahuinya. Pupuklah rasa keingin tahuan kalian sampai ketika saatnya cerita ini mengalir perlahan demi perlahan melegakan rasa itu.
Ah sebelum intro ini kututup, mari kita sedikit bermain dengan imajinasi kalian. Siapakah aku yang menulis cerita ini? Apakah aku si H yang religius? Atau aku si R yang cerdas? Atau malah si D yang emosional?
-0o0-
Ane datang lagi membawa sebuah cerita baru, cerita yang sempat ane sampaikan akan ane posting di sini untuk kalian para kaskuser yang gak ada kerjaan baca-baca cerita orang. Salam damai

Jujur baru jalan 2 chapter + 1 intro awal ane posting cerita ini, sudah cukup banyak respon masuk yang cukup membuat ane surprised! Setidaknya jika dibandingkan dengan beberapa cerita yang pernah ane posting sebelumnya.
Quote:
Berikut ane review beberapa jejak active readeryang menurut ane cukup menarik (sorry ya ane kasih bold + italic, bukan ane men-diskriminasikan silent reader, tapi ane meng-appreciate para reader yang udah memberikan effortnya buat menghargai tulisan ane).
Ane gak ngerti apa sebelumnya di forum SFTH ini sudah ada yang membawa cerita "psikologis"? Karena jujur aja yang "ane" lihat di forum SFTH apalagi yang sering masuk TT sekarang-sekarang ini mostly diisi cerita nyata hantu (horror) atau yang ada BB+ nya.
Pertanyaan ane, apa kalian gak bosan?
Balik lagi ke review, pertanyaan agan ini makin menarik karena ternyata berlanjut ke pertanyaan kedua. Meskipun pertanyaannya diluar dari cerita yang ane angkat tapi pertanyaannya masih seputar sisi "psikologis" manusia. Ane ngambil kesimpulan ternyata INTRO yang ane kasih sedikit provokasi berhasil menarik perhatian pembaca.
Ane gak akan membatasi semua pertanyaan yang dikasih ke ane, "terkecuali" pertanyaan yang sudah ane tegasin di "IMPORTANT NOTED!" yang bisa dibaca di bagian bawah.
Tapi jika pertanyaan itu sifatnya "teknis" (seputar psikologi manusia), ane tegasin dulu kalau ane bukan psikolog apalagi ahli psikolog! Tapi tetep pertanyaan-pertanyaan itu ane usahain jawab "berdasarkan sudut pandang" ane. Mengenai benar atau salah jawaban ane, ane harap bisa agan verifikasi lagi sendiri
Yeah, I did it bro!
Jujur ide awal ane memang dari film-film yang mengangkat cerita D.I.D tapi ane usahain cerita ini bisa ane kemas dengan versi ane. Semoga cerita D.I.D versi ane bakal gak kalah menarik dari cerita film-film luar biasa itu.
Dan semoga film drama Indonesia bisa lebih kreatif lagi membuat sebuah cerita seperti di negeri lain. Bangunlah wahai per-film-an drama Indonesia! Apakah kalian tidak lelah hanya mengangkat tema film drama yang dibuat ber-season2? Kami penikmat karya seni tidak butuh banyak episode, cukup 12-16 episode tapi yang mempunyai kesan yang luar biasa!
Salah satu bukti provokasi di intro ane berhasil
Biar semakin menarik ane bikin pollingnya ya.
Quote:
Quote:
Original Posted By doyanoncom►kepribadian ganda itu bisa ngarah ke psikopat ngga gan 

Ane gak ngerti apa sebelumnya di forum SFTH ini sudah ada yang membawa cerita "psikologis"? Karena jujur aja yang "ane" lihat di forum SFTH apalagi yang sering masuk TT sekarang-sekarang ini mostly diisi cerita nyata hantu (horror) atau yang ada BB+ nya.
Pertanyaan ane, apa kalian gak bosan?
Balik lagi ke review, pertanyaan agan ini makin menarik karena ternyata berlanjut ke pertanyaan kedua. Meskipun pertanyaannya diluar dari cerita yang ane angkat tapi pertanyaannya masih seputar sisi "psikologis" manusia. Ane ngambil kesimpulan ternyata INTRO yang ane kasih sedikit provokasi berhasil menarik perhatian pembaca.
Quote:
Original Posted By doyanoncom►
terus terang ane masih bingung gan dengan istilah kepribadian ganda, oh ya seandainya misalkan ane ngadepin temen yang akrab terus ngadepin pacar atau ngadepin camer ....ane sering beda 2 in gitu misalkan ke temen sikap ane begini (ya tau sendirilah) terus ke pacar sikap ane lain lagi (misalkan lebih nutupin kejelekan ane atau setidaknya jaga perasaan) dan ngadepin camer berbeda (sangat sopan) lagi....apakah itu di sebut kepribadian ganda juga
terus terang ane masih bingung gan dengan istilah kepribadian ganda, oh ya seandainya misalkan ane ngadepin temen yang akrab terus ngadepin pacar atau ngadepin camer ....ane sering beda 2 in gitu misalkan ke temen sikap ane begini (ya tau sendirilah) terus ke pacar sikap ane lain lagi (misalkan lebih nutupin kejelekan ane atau setidaknya jaga perasaan) dan ngadepin camer berbeda (sangat sopan) lagi....apakah itu di sebut kepribadian ganda juga

Ane gak akan membatasi semua pertanyaan yang dikasih ke ane, "terkecuali" pertanyaan yang sudah ane tegasin di "IMPORTANT NOTED!" yang bisa dibaca di bagian bawah.
Tapi jika pertanyaan itu sifatnya "teknis" (seputar psikologi manusia), ane tegasin dulu kalau ane bukan psikolog apalagi ahli psikolog! Tapi tetep pertanyaan-pertanyaan itu ane usahain jawab "berdasarkan sudut pandang" ane. Mengenai benar atau salah jawaban ane, ane harap bisa agan verifikasi lagi sendiri
Quote:
Original Posted By shin_ok►Nice story bro, kayaknya tanpa ada intro sebelum baca story ini ga akan terasa bgt, and you did it.
Gue tunggu kapan ente update lagi bro.
Gue tunggu kapan ente update lagi bro.
Yeah, I did it bro!
Quote:
Quote:
Quote:
Original Posted By reyn.darise►gan, real kah? wah bagus bnget tulisanya. penulis yah?
eh bdw perna gak gan nonton Film drama korea Jeckil and I? sma kayak nte gan. dia juga pengidap D.I.D tapi dia taunya nanti usia dia udah dewasa. trus dia cman 2 kpribadian aja. dia berpindah pribadi pas kebangun tiba" gitu.
eh bdw perna gak gan nonton Film drama korea Jeckil and I? sma kayak nte gan. dia juga pengidap D.I.D tapi dia taunya nanti usia dia udah dewasa. trus dia cman 2 kpribadian aja. dia berpindah pribadi pas kebangun tiba" gitu.
Quote:
Original Posted By agungitsme►kill me heal me ujung2nya incest. nih crita bakal gitu g gan ?
Jujur ide awal ane memang dari film-film yang mengangkat cerita D.I.D tapi ane usahain cerita ini bisa ane kemas dengan versi ane. Semoga cerita D.I.D versi ane bakal gak kalah menarik dari cerita film-film luar biasa itu.
Dan semoga film drama Indonesia bisa lebih kreatif lagi membuat sebuah cerita seperti di negeri lain. Bangunlah wahai per-film-an drama Indonesia! Apakah kalian tidak lelah hanya mengangkat tema film drama yang dibuat ber-season2? Kami penikmat karya seni tidak butuh banyak episode, cukup 12-16 episode tapi yang mempunyai kesan yang luar biasa!
Quote:
Quote:
Quote:
Original Posted By reyn.darise►nah yng jdi prtnyaan ane gan. saat nte nulis crita ini di kepribdian yng mna? dan apa pribadi lain tau? trus kan crita tiap parti ada bgian pribadi berbeda. apa tiap pribadi yng nulis crita itu?
Quote:
Original Posted By the.self►Yg nulis si religius ya gan?
Salah satu bukti provokasi di intro ane berhasil
Biar semakin menarik ane bikin pollingnya ya.
Update review komentar pembaca
Quote:
Quote:
Quote:
Original Posted By antikuman87►
Hahahhaha..Lanjuuuttt gan..
Bosen gw ama cerita horror ama BB cream, kali2 baca yang agak mikir biar otak gw ga dipake buat sarang laba2..
Hahahhaha..Lanjuuuttt gan..
Bosen gw ama cerita horror ama BB cream, kali2 baca yang agak mikir biar otak gw ga dipake buat sarang laba2..
terjawab nih pertanyaan ane

Quote:
Quote:
Quote:
Original Posted By liefnie►aaaaaaaaaakhirnya apdet setelah sekian lama 
tapi tiap kali apdet pasti bikin makin penasaran dan pasti akan menunggu agak lama
tapi, baiklah karena aku suka sama Dilan jadi aku tunggu dia balas dendam


tapi tiap kali apdet pasti bikin makin penasaran dan pasti akan menunggu agak lama

tapi, baiklah karena aku suka sama Dilan jadi aku tunggu dia balas dendam


wah udah punya fans aja si "D"

Nih ane kasih lagi komentar para reader terbaru biar bisa bikin agan-agan yang baru masuk trit ini jadi yakin kalau cerita di trit ini menarik buat di baca
Quote:
Quote:
Original Posted By jukiceking97►Buset dah! Jungkir balik otak gw baca ni cerita hahaha
Ada banyak banget kemungkinan alur kedepannya bakal kyk gimana. Btw TS kan udah bilang kalo cerita ini FIKTIF , bisa jadi boleh lah ya gw nebak secuil ceritanya
1. Dalam 2th yg terlewat itu udah jelas dia pasti lewatin masa-masa beratnya. Tapi dr spoiler chapter 8 yg dikasih sm TS, kayaknya itu bakalan ada benih-benih cinta deh (cieeehhhh) antara syafira dengan Rafa atau bahkan Dilan sekalipun. Wkwkw
2. They're getting better as the time goes by. Bisa jadi karena udah tau background si "wanita" dan "pak tua". Tapi sepertinya kecil kemungkinan utk hal ini setelah intro sampai dgn spoiler part 8 dijabarkan.
3. Gettin' worst. Of course masih karena siksaan dari 5 kepribadian yg saling berebut untuk memunculkan dirinya (entah dgn hasan, masih blur hehe), belum lagi kemunculan seorang "Syafira" yg walaupun bisa jadi penengah tapi ternyata bisa jadi rebutan antara Dilan dan Rafa.
Ini nubie cuma nebak doang, ampunin gw yg kelewat iseng ini TS, hanya mengikuti imajinasi yang berkecamuk tiada henti 😂
Ada banyak banget kemungkinan alur kedepannya bakal kyk gimana. Btw TS kan udah bilang kalo cerita ini FIKTIF , bisa jadi boleh lah ya gw nebak secuil ceritanya

1. Dalam 2th yg terlewat itu udah jelas dia pasti lewatin masa-masa beratnya. Tapi dr spoiler chapter 8 yg dikasih sm TS, kayaknya itu bakalan ada benih-benih cinta deh (cieeehhhh) antara syafira dengan Rafa atau bahkan Dilan sekalipun. Wkwkw
2. They're getting better as the time goes by. Bisa jadi karena udah tau background si "wanita" dan "pak tua". Tapi sepertinya kecil kemungkinan utk hal ini setelah intro sampai dgn spoiler part 8 dijabarkan.
3. Gettin' worst. Of course masih karena siksaan dari 5 kepribadian yg saling berebut untuk memunculkan dirinya (entah dgn hasan, masih blur hehe), belum lagi kemunculan seorang "Syafira" yg walaupun bisa jadi penengah tapi ternyata bisa jadi rebutan antara Dilan dan Rafa.
Ini nubie cuma nebak doang, ampunin gw yg kelewat iseng ini TS, hanya mengikuti imajinasi yang berkecamuk tiada henti 😂
Quote:
Original Posted By zunako►asli baru tau ada cerita keren kayak gini di mari 
keep apdet gan cerita ente bikin penasaran

keep apdet gan cerita ente bikin penasaran

ane tambahin lagi deh komen-komen reader biar semakin mempertegas cerita ini beneran keren atau cuma begaya keren
Quote:
Quote:
Quote:
Quote:
Quote:
Original Posted By ultramengila►Ane jadi inget film WHOAMI dia punya 4 kepribadian dalam satu tubuh hohohoho 

Quote:
Quote:
Original Posted By black.catzz►Kelar baca. Ada lagi satu trit yang masuk sort list buat gua baca. Keep update
Quote:
Quote:
Original Posted By Dyzack►Akhirnya gak tahan juga ane buat komentar, cuma tahan sampe chapter 5 aja...
Awal chapter 6, ane langsung inget Schizophrenia..agan semua akan tahu apa itu kl pernah liat film The Beautiful Mind..karakter utamanya mengalami kelainan itu...CMIIW
Sepertinya ketiga karakter itu tahu satu sama lain ya..I am always looking forward for next unpredictable things...
Jalan cerita yang sangat menarik, lain dari yang lain..an extraordinary story...
Selama ane nongkrong di SFTH, baru kali ini nemuin cerita ky gini...
Lanjut terus sampai tamat...
Nanti ane bantu rate...
Awal chapter 6, ane langsung inget Schizophrenia..agan semua akan tahu apa itu kl pernah liat film The Beautiful Mind..karakter utamanya mengalami kelainan itu...CMIIW
Sepertinya ketiga karakter itu tahu satu sama lain ya..I am always looking forward for next unpredictable things...
Jalan cerita yang sangat menarik, lain dari yang lain..an extraordinary story...
Selama ane nongkrong di SFTH, baru kali ini nemuin cerita ky gini...
Lanjut terus sampai tamat...
Nanti ane bantu rate...
Quote:
Quote:
IMPORTANT NOTED!
Quote:
Sebelum ane tutup postingan pertama ini, ane ingin TEGASINdulu.
Ane nulis cerita ini karena iseng pengen nulis lagi
Dan tidak ada motif apa-apa dibaliknya.
Ane nulis disini gak dapat apa-apa apalagi royalti.
Jadi ane ngerasa gak harus bikin jadwal kapan ane harus posting cerita lanjutan, karena ane gak mau dikejar deadline.
Dan ane harap gak ada paksaan untuk ane buat posting cerita lanjutan secepatnya apalagi secepat kilat.
Ane cuma ngasih tahu secara ane pribadi kalau menulis cerita FIKSI membutuhkan lebih banyak effort dibandingkan cerita nyata yang diceritakan kembali.
Ane nulis bukan untuk pelepas dahaga ke-kepoan para reader.
Tapi ane juga gak bilang kalau ane gak butuh reader di sini.
Jadi biar sama-sama senang cukup baca, kasih komentar, kasih rating jika berkenan atau cendol jika dermawan.
Masalah posting gak usah khawatir, tetap KEPO dan NGINTIP terus disini, dijamin gak bakal bikin mata kalian bintilan. Karena semua cerita yang ane posting selalu berakhir sampai kelar.
PERCAYALAH kalau cerita ini juga akan begitu.
Quote:
Jika para readers sekalian, bebas mau yang aktif atau yang cuma silent tapi pure suka sama cerita TS ini, maka disini TS berharap feedback dari para readers sekalian baik berupa rate ataupun sharenya. Jika cerita ini memang layak untuk disukai kalian kenapa gak bantu TS sekalian buat melebarkan sayap cerita ini biar semakin terbang tinggi? 



Polling
Poll ini sudah ditutup. - 3 suara
Siapa tokoh "aku" yang menulis cerita ini?
D
33%
H
0%
R
0%
Bukan ketiganya
67%
Diubah oleh rafa.alfurqan 28-08-2017 10:25
sakkahashira467 dan 7 lainnya memberi reputasi
8
34.6K
Kutip
290
Balasan
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.7KThread•52.5KAnggota
Tampilkan semua post
TS
rafa.alfurqan
#124
Quote:
“Haaaiiiiiii”
“Mau kenalan denganku?”
“Kuberitahu kalian kalau dari semuanya aku lah yang paling menyenangkan, paling baiikk, paling imuuttt…”
“Kenapa muka kalian seperti itu!?”
“Kalian gak percaya?”
“Masih minta bukti? Kalau aku baca dari catetan ini harusnya kalian sudah cukup jauh mengikuti jalan cerita kisah kami”
“Trus kalian masih minta bukti?”
“Kalian harusnya kembali ke taman kanak-kanak aja kalau seperti itu!”
…
“Baiklah, karena ini pertemuan pertama kalian denganku…aku akan ngejelasin lagi dari awal”
“Pahami dan ingat baik-baik! Lain kali kita bertemu lagi, aku gak akan mau ngasih tau kalian lagi!”
“Jika kalian aku tanya siapa yang kalian pikirkan pertama kali tentang kami?”
“Alf?” (Alfurqan)
“Hhhmm, aku tau kalian pasti masih penasaran dengan dirinya”
“Diaaa itu, ngeselin! Sumpah ngeselin banget!”
“Maunya sesuka hatinya! Masa orang masih mau hidup dia mau mati!?”
“Kalau mau mati ya mati sendiri aja gak usah ngajak-ngajak!”
“Bego apa dia ya!?”
…
“Kak hasan”
“Iya? Kenapa dengan kak hasan?”
“Kak hasan itu orangnya kurang supel”
“Tapi aku paling suka dengan dirinya”
“Cuma kak hasan yang gak pernah marahin aku!”
“Kalau dia muncul juga gak macam-macam kaya si alf!”
“Hhhmm, apalagi ya?”
“Didunia ini cuma ada satu tempat favoritnya”
“Kalian tau pasti? Iya bener, mesjid”
“Padahal apa cobanya ramenya disana? Mending kita nonton atau karaoke? Aaahhh, akuu mauuuu!”
…
“Rafa?”
“Dia? Pintar?”
“Ah kalau dia bener pinter, udah dari lama dia bisa nguasain tubuh ini”
“Aku benci rafa”
“Kenapa dia bersikeras kalau cewek itu gak boleh diapa-apakan!?”
“Kalau aku ketemu cewek itu sudah kujambak-jambak dia!”
“Aaaarrrggh, awas aja ya nanti kalau ketemu!”
…
“Terakhir….”
“Gak usah lah ya, males aku ngomongin dia”
“Sumpah selain alf, cuma dia yang paling ngeselin!”
“Kasar banget dia orangnya! Sok cool!”
“Tau gak kalian?”
“Dulu watu dia SD, dia pernah dapat angka 5 di rapornya buat pelajaran matematika”
“Terus karena takut sama kakek, dia malsuin tanda tangan kakek!”
“Hahahaha….hahahaha….hahaha”
“Dia bego banget ya!?”
“Tapi lucunya lagi masa gurunya gak protes?”
“Ketauannya malah pas pembagian rapor berikutnya, kakek baru nyadar kalau tanda tangannya dia beda”
“Hahahaha…”
….
“Adduuuhhh!”
“Apa sih!? Kamu yang berisik!”
“Emang aku bohong!?”
“Kan emang kaya gitu!”
“Apa!? Apa!? Kamu mau apa!?”
“Sini aku gak takut sama kamu!”
“Aaaarrrggghh sakiiitttttt ih”
“Aku baru sebentar juga bisa muncul…”
“Aaarrrgghhh dilaaaaaaaan! Aku masih belum…ke bioskop! Aku masih belum…beli baju!”
….
“Dasar berisik”
“Kamu dari tadi jelek-jelekin orang aja”
“Gak nyadar kalau kamu yang paling ngeselin?”
….
“Apa sih dilan!?”
“Aku gak akan biarin kamu muncul!”
“Kamu terlalu cepat percaya pada wanita itu”
“Kakek gak mungkin ngelakuin itu semua ke kita dilan!”
“Gak mungkin!”
“Apa!? Aku ngomong gitu karena aku terharu pada kakek?”
“Aku akan buktiin kalau kakek bukan orang jahat!”
“Dan ingat dilan!”
“Jangan pernah berani sedikitpun melukainya!”
“Kamu berani melukainya, aku bersumpah akan menghancurkanmu!”
“Gak perduli kalau itu artinya aku juga harus hilang!”
“Kalau aku gak bisa ngelakuinnya, maka apapun caranya bakal kulakuin! Alf pasti akan senang kalau aku mau membantunya kan!?”
Dan waktu pun berlalu sangat cepat. Tidak terasa sudah 2 tahun semenjak rentetan-rentetan peristiwa yang tidak bisa kulupakan itu terjadi. Dalam 2 tahun ini aku berusaha keras agar kepribadian-kepribadian lain tidak muncul lagi.
Kupikir, jika terus seperti ini maka akulah yang akan menjadi heroin dalam cerita ini…
“Syafira, sebentar lagi…”
“Tunggu aku…”
“Mau kenalan denganku?”
“Kuberitahu kalian kalau dari semuanya aku lah yang paling menyenangkan, paling baiikk, paling imuuttt…”
“Kenapa muka kalian seperti itu!?”
“Kalian gak percaya?”
“Masih minta bukti? Kalau aku baca dari catetan ini harusnya kalian sudah cukup jauh mengikuti jalan cerita kisah kami”
“Trus kalian masih minta bukti?”
“Kalian harusnya kembali ke taman kanak-kanak aja kalau seperti itu!”
…
“Baiklah, karena ini pertemuan pertama kalian denganku…aku akan ngejelasin lagi dari awal”
“Pahami dan ingat baik-baik! Lain kali kita bertemu lagi, aku gak akan mau ngasih tau kalian lagi!”
“Jika kalian aku tanya siapa yang kalian pikirkan pertama kali tentang kami?”
“Alf?” (Alfurqan)
“Hhhmm, aku tau kalian pasti masih penasaran dengan dirinya”
“Diaaa itu, ngeselin! Sumpah ngeselin banget!”
“Maunya sesuka hatinya! Masa orang masih mau hidup dia mau mati!?”
“Kalau mau mati ya mati sendiri aja gak usah ngajak-ngajak!”
“Bego apa dia ya!?”
…
“Kak hasan”
“Iya? Kenapa dengan kak hasan?”
“Kak hasan itu orangnya kurang supel”
“Tapi aku paling suka dengan dirinya”
“Cuma kak hasan yang gak pernah marahin aku!”
“Kalau dia muncul juga gak macam-macam kaya si alf!”
“Hhhmm, apalagi ya?”
“Didunia ini cuma ada satu tempat favoritnya”
“Kalian tau pasti? Iya bener, mesjid”
“Padahal apa cobanya ramenya disana? Mending kita nonton atau karaoke? Aaahhh, akuu mauuuu!”
…
“Rafa?”
“Dia? Pintar?”
“Ah kalau dia bener pinter, udah dari lama dia bisa nguasain tubuh ini”
“Aku benci rafa”
“Kenapa dia bersikeras kalau cewek itu gak boleh diapa-apakan!?”
“Kalau aku ketemu cewek itu sudah kujambak-jambak dia!”
“Aaaarrrggh, awas aja ya nanti kalau ketemu!”
…
“Terakhir….”
“Gak usah lah ya, males aku ngomongin dia”
“Sumpah selain alf, cuma dia yang paling ngeselin!”
“Kasar banget dia orangnya! Sok cool!”
“Tau gak kalian?”
“Dulu watu dia SD, dia pernah dapat angka 5 di rapornya buat pelajaran matematika”
“Terus karena takut sama kakek, dia malsuin tanda tangan kakek!”
“Hahahaha….hahahaha….hahaha”
“Dia bego banget ya!?”
“Tapi lucunya lagi masa gurunya gak protes?”
“Ketauannya malah pas pembagian rapor berikutnya, kakek baru nyadar kalau tanda tangannya dia beda”
“Hahahaha…”
….
“Adduuuhhh!”
“Apa sih!? Kamu yang berisik!”
“Emang aku bohong!?”
“Kan emang kaya gitu!”
“Apa!? Apa!? Kamu mau apa!?”
“Sini aku gak takut sama kamu!”
“Aaaarrrggghh sakiiitttttt ih”
“Aku baru sebentar juga bisa muncul…”
“Aaarrrgghhh dilaaaaaaaan! Aku masih belum…ke bioskop! Aku masih belum…beli baju!”
….
“Dasar berisik”
“Kamu dari tadi jelek-jelekin orang aja”
“Gak nyadar kalau kamu yang paling ngeselin?”
….
“Apa sih dilan!?”
“Aku gak akan biarin kamu muncul!”
“Kamu terlalu cepat percaya pada wanita itu”
“Kakek gak mungkin ngelakuin itu semua ke kita dilan!”
“Gak mungkin!”
“Apa!? Aku ngomong gitu karena aku terharu pada kakek?”
“Aku akan buktiin kalau kakek bukan orang jahat!”
“Dan ingat dilan!”
“Jangan pernah berani sedikitpun melukainya!”
“Kamu berani melukainya, aku bersumpah akan menghancurkanmu!”
“Gak perduli kalau itu artinya aku juga harus hilang!”
“Kalau aku gak bisa ngelakuinnya, maka apapun caranya bakal kulakuin! Alf pasti akan senang kalau aku mau membantunya kan!?”
Dan waktu pun berlalu sangat cepat. Tidak terasa sudah 2 tahun semenjak rentetan-rentetan peristiwa yang tidak bisa kulupakan itu terjadi. Dalam 2 tahun ini aku berusaha keras agar kepribadian-kepribadian lain tidak muncul lagi.
Kupikir, jika terus seperti ini maka akulah yang akan menjadi heroin dalam cerita ini…
“Syafira, sebentar lagi…”
“Tunggu aku…”
Untuk update full chapter 9 akan diusahakan secepatnya.
Semoga cepet kelar tapi yang penting tetap bisa keren

Diubah oleh rafa.alfurqan 21-08-2016 22:59
bonita71 memberi reputasi
1
Kutip
Balas
