- Beranda
- Stories from the Heart
Di ujung jalan
...
TS
3005fm
Di ujung jalan

Prolog cerita dihapus untuk tempat index cerita.
Untuk memudahkan pembacaan cerita dan karena ada beberapa yang request, maka saya bikin list partnya. Setiap part yang udah di update akan langsung dimasukan ke index.
Semoga makin semangat baca ceritanya
Di ujung jalan :
Bab 1 - Wawancara Majalah Food & Travel
Bab 2 - Pameran Seni
Bab 3 - Pertemuan Kedua
Bab 4 - Karyawan Baru
Bab 5 - Mengenal Nata
Bab 6 - Ini Apa ?
Bab 7 - Sakit
Bab 8 - Happiness
Bab 9 - Undefined Feeling
Bab 10 - Penjelasan dan Luka Lama
Bab 11 - Rasa Penasaran
Bab 12 - Something Wrong
Bab 13 - Liar
Bab 14 - Penyakit Bulan
Bab 15 - Egois
Bab 16 - Nekat
Bab 17 - Hurt (again)
Bab 18 - Salah Paham
Bab 19 - Akhir yang Baik
Bab 20 - Finally
Di ujung jalan (Bimo POV) :
Bab 1 - Pertemuan Awal
Bab 2 - Diam-diam
Bab 3 - Kebodohan
Bab 4 - Solo
Bab 5 - Pengakuan
Bab 6 - Shows Her
Bab 7 - Move On
Bab 8 - New Girl
Bab 9 - Nadia
Bab 10 - Jealous
Bab 11 - Jadian
Bab 12 - Kembali
Bab 13 - 1st Anniversary
Bab 14 - Accident
Bab 15 - Lost Her
Diubah oleh 3005fm 15-01-2017 19:24
anasabila memberi reputasi
1
14.4K
117
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.8KThread•52.9KAnggota
Tampilkan semua post
TS
3005fm
#76
Di ujung jalan (Bimo POV)
Bab 2
Diam-diam
Hampir tiap hari gue memperhatikan Bulan diam-diam, seperti anak ABG yang baru ketauan naksir cewek. Tapi gue menikmati saat-saat memperhatikan Bulan dari jauh. Seperti saat waktu Bulan kelupaan membawa payung pas hari kedua masa orientasi siswa, gue yang membawa payung tiap hari di tas gue berusaha untuk meminjamkan Bulan payung secara tidak langsung.
Gue meminta tolong pada Ardi untuk memberikan payung gue pada Bulan, sebagai dalih kalo itu dari temennya Ardi yang nggak dibilang itu gue.
Mungkin kalian berpikir kalo gue adalah pengecut, tapi inilah gue. Gue emang terlihat lebih santai dari Ardi, tapi soal naksir-naksiran cewek kayaknya gue bakal kalah cepet dibanding dia.
"HOY !"
"ANJING KAGET !"
Gue berteriak sigap begitu sebuah tepukan keras di bahu gue membuat gue hampir jatoh menyentuh lantai. Sialan Ardi, dia emang suka kagetin gue seenaknya.
"Bengong aja lu Bim !"
"Kaga sih, gue cuma lagi mikir aja Ar."
"Mikir apaan ? Bulan lagi ?"
Gue mengagguk singkat. "Iya, soal dia lagi."
"Bego sih lu, kaga berani ngajak kenalan. Ntar keburu diambil orang, gue kagak mau tanggung jawab."
"Sial lu. Ya udah gue mau ngajak dia kenalan."
"Gitu dong Bim. Gue tunggu sini ya, lu samperin dia tuh di deket perpus," kata Ardi sambil mendorong bahu gue kencang menuju depan pintu perpusatakaan sekolah.
Bulan tampak imut dengan baju seragam SMA yang agak kebesaran di tubuhnya. Ia duduk sambil membaca sebuah majalah mode yang tersedia di perpustakaan sekolah.
"Hai, maaf ganggu. Lo Bulan kan ya ?" Gue berusaha membuka pembicaraan sambil menahan kegugupan gue untuk mengajaknya berbicara.
"Iya, bener. Ada perlu apa ya ?" tanya Bulan
"Enggak sih. Gue cuma mau kenalan aja...."
"Oh, mau kenalan. Gue kira ada apa. Kayaknya gue pernah liat lo deh... di mana ya ?" tanya Bulan balik sambil memperhatikan lekat-lekat wajah gue.
"Gue temen sekelas lo. Gue duduk di samping ketua kelas kita."
"OH... Samping Ardi ya ? Maaf gue baru inget. Nama lo siapa ya ?"
"Gue Bimo," kata gue sambil mengulurkan tangan gue ke arah Bulan.
Bulan membalas uluran tangan gue sambil tersenyum. "Maaf ya gue agak jutek tadi, anywaylo temen deketnya Ardi ya ?"
"Nggak deket-deket banget sih. Dia temen pertama gue di SMA ini."
"Oh gitu, tapi kalian kayaknya sering pulang bareng ya ? Lumayan sering ngobrol dong ?"
"Iya sih, emang kenapa ?"
"Bantuin gue dong, Bim."
"Bantuin apa ?"
"Bantuin gue biar deket sama Ardi..."
"Emang kenapa ?"
"Gue kayaknya naksir dia deh...."
Note :
Halo semuanya, maaf baru update lagi dan dikit banget. Bulan Agustus ini lagi sibuk-sibuknya ngerjain tugas. Moga-moga aja nggak bosen sama cerita saya.
Thank you
Diubah oleh 3005fm 30-11-2016 20:01
0