Kaskus

Story

watashiwapsychoAvatar border
TS
watashiwapsycho
TERNYATA DIA DISINI (HORROR STORY)
Percaya atau tidak, dia ada disini dan memperhatikanmu dari balik gelap gulitanya malam yang akan membuat rasa penasaranmu terjawab. emoticon-Takut

Mungkin kalian akan berfikir "Seperti tuan yang menceritakan kisahnya."

PART 1 A - Sambutan malam

PART 1 B - Sambutan Malam

PART 2 - Kolam Renang

PART 3 - Pocong 3 Meter [BEST STORY]

PART 4 - Selamat Tinggal Pemilik Villa

PART 5 - Bapak Pengendara Motor

PART 6 - Pengalaman Kakek

PART 7 - Sendirian

PART 8 - Dibalik Gelapnya Desa

PART 9 - Makam

PART 10 - Kuntilanak Laut

PART 11 - Kelapa Atau Kepala

PART 12 - Stasiun Kereta

PART 13 - Siluman Kera

PART 14 - Rumah Sakit

PART 15 - Wanita Tanpa Nama

PART 16 - ON GOING

Terimakasih telah mengikuti alur cerita ini.

Agar saya lebih sering update, tolong di apresiasi dengan cara memberi Rate bintang 5 emoticon-Rate 5 Star
tinggalkan comment, kritik, dan saran yang positif. emoticon-Toast

Cerita ini juga terbit di Wattpad.com
baca lebih mudah dengan cara klik link dibawah ini.
link : https://www.wattpad.com/story/820305...ata-dia-disini emoticon-Sundul Up
Diubah oleh watashiwapsycho 14-10-2016 19:01
anasabilaAvatar border
danjauAvatar border
danjau dan anasabila memberi reputasi
2
99.5K
317
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.7KThread52.6KAnggota
Tampilkan semua post
watashiwapsychoAvatar border
TS
watashiwapsycho
#35
SENDIRIAN [PART 7]
Kejadian aneh yang membuat gue takut setengah mati masih berlanjut.

Padahal gue udah sering sholat, sering ngaji, tapi kenapa gue selalu ngalamin kejadian yang harus gue bilang diluar akal manusia.

Kaya waktu itu.

Saat itu seperti biasa gue bangun pagi untuk sekolah, ya seperti biasa, gue liat jam di dinding.

"Oh masih jam 5, gak akan telat deh nih."

Setelah rapi sekitar jam 05.30, gue mulai berangkat sekolah. Meskipun sekolah gue jauh, tapi gue gak dianterin, bahkan kalo nyokap belum bangun, gue jalan sekolah tanpa pamit.

Suatu ketika gue bosen dengan rutinitas ini, lalu gue ngomong sendiri dalam hati.

"Ah males banget gue sekolah jalan kaki, capek banget pagi-pagi begini terus."

Ada hal yang aneh.

Meski waktu menunjukkan pukul 05.45, namun gak ada seorangpun yang gue temui dijalan.

Akhirnya gue sampai halte.

Gue nunggu bis lumayan lama.

Terus ada mobil minibus berenti deket halte.

"Dek ayo dek naik, mobil busnya belum beroperasi. Bayar cuma 2.000 ko dek." Ucap supir mobil minibus itu dari dalam kemudi.

Karna gue takut telat. Tanpa pikir panjang gue langsung naik.

Didalam mobil itu hanya ada gue, pak Supir, dan seorang bocah sd yang duduk sendirian dibangku belakang. Model bangku mobilnya kaya angkot.

Karna gue bosen, gue nyetel lagu yang terhubung ke earphone milik gue.

Tapi lama-kelaman gue mulai merasa aneh.

Jalanan sepanjang menuju sekolah gue itu udah di aspal. Tapi kok ini mobil seperti berjalan di jalan yang rusak.

Karna belum sadar. Ya gue gak begitu peduli.

Gue kan orangnya 'SKSD' jadi gue nanya kebocah tadi.

"Dek sekolah dimana?kok gak di anter." Tanya gue.

Tapi adek itu cuma menggeleng-gelengkan kepalanya. Mungkin karna dia malu jadi gak ngegubris pertanyaan gue. Akhirnya gue diem ngelanjutin denger mp3.

Karna gerah, gue buka kaca jendela mobil itu.

Mobil berenti di lampu merah.

Saat gue merhatiin keluar.

SEMUA ORANG NGELIATIN GUE!
Seakan ada yang aneh dari gue.

Terus ada seorang wanita yang cukul berusia,dari jauh dia berkata.

"Dek awas jangan disitu! Nanti kamu ketabrak." Teriak wanita itu.

"Maksudnya Bu?." Saut gue dari kejauhan.

Tiba-tiba sudah lampu hijau, mobil bergerak maju.

Gue mulai ada perasaan gak enak.

Saat gue mulai kawatir. Tercium bau anyir darah bercampur aroma daging busuk.

Seketika gue menutup hidung gue.

Terdengar azan subuh berkumandang.

"LOH! KOK AZAN?!." Ucap gue dengan nada kaget.

Ini kan udah siang.

Gue melihat jam tangan gue.

"MASIH JAM 04.45?!" ucap gue dengan sedikit keras.

Akhirnya gue menoleh keluar jendela. Suasana menjadi gelap seperti mendung.

Dan gue langsung kaget! Adek yang tadi satu mobil ama gue udah gak ada.

Padahal semenjak lampu merah tadi. Mobil belum sempat berenti.

Perjalanan terasa sangat lama karna ditemani bau anyir dan busuk yang menusuk hidung.

Gue memutuskan untuk menghadap keluar jendela, berharap agar bau itu tak tercium.

Bukan bau lagi yang gue cium.
Tiba-tibag gue ngeliat suasana jalan yang biasa gue lewatin menjadi berubah.

Banyak pepohonan besar dan lebat.

"Pak ini lewat mana?." Tanya gue kepada supir bus.

"Kamu mau kesekolah kan?." Jawab pak supir.

"Iya pak."

"Yaudah tenang, bapak anter sampai sekolah."

Dengar apa yang dikatakan bapak supir tadi. Gue sedikit tenang. Gue berfikir adalah ini rute yang lain, yang belum pernah gue lalui.

Gue kembali memperhatikan suasana diluar.

Suasana gelap seperti pedesaan, jalan yang belun di aspal dan tertutup banyak daun. Serta banyak orang yang diluar yang mengenakan sebuah kain lalu dililitkan ditubuhnya, pakaian khas pribumi dahulu.

perasaan gue mulai gak enak banget. Gue yakin ada sesuatu yang gak beres.

Meskipun kepala gue sedikit keluar. Tapi bau angir itu kembali muncul. Saat gue menoleh kebelakang.

"I-itu kan adek sd yang tadi." Ucap gue dalam hati bercampur rasa takut.

Kini pakaiannya berubah menjadi lusuh, dan kotor.

"Kakak harus turun sekarang." Ucap dia sedikit mengerang.

Belum sempat gue jawab.

"Turun sekarang, atau tidak turun untuk selamanya." Ucap anak tadi.

Dengan wajah tertunduk mengenakan topi sdnya. Dia mulai memperlihatkan wajahnya sambil membuka topinya.

WAJAH YANG MEMBUSUK TANPA MATA,HIDUNG, DAN BIBIR!

Membuat didaerah sekitar mata, hidung, dan mulut seperti bolong. Seperti sudah lama membusuk.

Gue langsung teriak sekenceng mungkin.

"Pak berenti pak!." Teriak gue sambil menoleh kebapak supir.

NAMUN BAPAK SUPIR TADI SUDAH GAK ADA! DAN MOBIL MASIH MELAJU!

Gue sempet nangis. Seketika mobil berenti, dan pintu terbuka dengan sendirinya.

Informasi buat kalian. Sekolah gue itu ada di perkampungan, jadi mobil apapun gak bisa masuk.

Dengan suasana hati takut. Gue langsung turun dari mobil tersebut.

Yang bikin gue makin panik.

GUE UDAH DIDALEM SEKOLAH! DAN SUASANA MASIH GELAP BANGET! Saat gue menoleh kebelakang. Mobil tersebut udah gak ada.

Gue langsung lari menuju gerbang keluar.

MASIH DIGEMBOK!

Lalu gue menoleh kebelakang. Ada anak sd tadi ditengah lapangan. Berdiri sambil memperhatikan gue.

Gue makin panik. Gue lempar tas gue dan gue langsung manjat pagar.

Lalu gue kabur.

Dijalan gue ketemu penjaga malam sekolah gue.

"Mam, baru selesai sholat subuh kok kamu udah dateng?." Ucap penjaga sekolah gue.

Tanpa menggubris. Gue masih tetep lari. Gue lari ke masjid terdekat.

Gue langsung sholat subuh. Karna gue yakin. Ini karna gue gak pernah sholat subuh, dan dimana gue ngeluh tentang rutinitas gue.
Diubah oleh watashiwapsycho 24-08-2016 04:47
1
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.