- Beranda
- Stories from the Heart
TERNYATA DIA DISINI (HORROR STORY)
...
TS
watashiwapsycho
TERNYATA DIA DISINI (HORROR STORY)
Percaya atau tidak, dia ada disini dan memperhatikanmu dari balik gelap gulitanya malam yang akan membuat rasa penasaranmu terjawab. 
Mungkin kalian akan berfikir "Seperti tuan yang menceritakan kisahnya."
PART 1 A - Sambutan malam
PART 1 B - Sambutan Malam
PART 2 - Kolam Renang
PART 3 - Pocong 3 Meter [BEST STORY]
PART 4 - Selamat Tinggal Pemilik Villa
PART 5 - Bapak Pengendara Motor
PART 6 - Pengalaman Kakek
PART 7 - Sendirian
PART 8 - Dibalik Gelapnya Desa
PART 9 - Makam
PART 10 - Kuntilanak Laut
PART 11 - Kelapa Atau Kepala
PART 12 - Stasiun Kereta
PART 13 - Siluman Kera
PART 14 - Rumah Sakit
PART 15 - Wanita Tanpa Nama
PART 16 - ON GOING
Terimakasih telah mengikuti alur cerita ini.
Agar saya lebih sering update, tolong di apresiasi dengan cara memberi Rate bintang 5
tinggalkan comment, kritik, dan saran yang positif.
Cerita ini juga terbit di Wattpad.com
baca lebih mudah dengan cara klik link dibawah ini.
link : https://www.wattpad.com/story/820305...ata-dia-disini

Mungkin kalian akan berfikir "Seperti tuan yang menceritakan kisahnya."
PART 1 A - Sambutan malam
PART 1 B - Sambutan Malam
PART 2 - Kolam Renang
PART 3 - Pocong 3 Meter [BEST STORY]
PART 4 - Selamat Tinggal Pemilik Villa
PART 5 - Bapak Pengendara Motor
PART 6 - Pengalaman Kakek
PART 7 - Sendirian
PART 8 - Dibalik Gelapnya Desa
PART 9 - Makam
PART 10 - Kuntilanak Laut
PART 11 - Kelapa Atau Kepala
PART 12 - Stasiun Kereta
PART 13 - Siluman Kera
PART 14 - Rumah Sakit
PART 15 - Wanita Tanpa Nama
PART 16 - ON GOING
Terimakasih telah mengikuti alur cerita ini.
Agar saya lebih sering update, tolong di apresiasi dengan cara memberi Rate bintang 5

tinggalkan comment, kritik, dan saran yang positif.

Cerita ini juga terbit di Wattpad.com
baca lebih mudah dengan cara klik link dibawah ini.
link : https://www.wattpad.com/story/820305...ata-dia-disini

Diubah oleh watashiwapsycho 14-10-2016 19:01
danjau dan anasabila memberi reputasi
2
99.6K
317
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.8KThread•53.4KAnggota
Tampilkan semua post
TS
watashiwapsycho
#34
Pengalaman Kakek [PART 6]
Kali ini gue mau menceritakan sejarah tentang kakek gue, disini sebisa mungkin gue gak mau bahas tentang kesialan gue bertemu hantu.
Cerita ini gue dapat dari om dan tante gue, selaku anak dari kakek gue. Sekarang kakek gue udah Amarhum.
Gue manggilnya Mbah Kakung.
Gue punya tante, dia gak mau di publikasi namanya, jadi kita panggil aja namanya Budeh Sinta. Gue manggilnya budeh.
Suatu ketika gue bantuin budeh gue pindahan, dari daerah Jati Bening ke daerah Citayem.
Saat gue sedang ngeluarin semua barang-barang dari dalam kamar. Ada sebuah meja berlaci.
Saat gue angkat itu meja keluar dari kamar. Meja inilah yang paling berat dari semua barang yang ada. Jadi gue butuh tenaga ekstra buat angkat meja berlaci tersebut.
Tante gue bilang "nanti kalau sudah sampai Citayem, nanti Budeh kasih tau."
Akhirnya semua barang sudah dikularkan. Saat semua barang dinaikan ke mobil truk. Butuh 2 orang untuk mengangkat meja berlaci tersebut. Karna gue sendiri gak akan kuat.
Semua barang sudah naik kebelakang truk. Sebelum sampai lokasi Citayem. Mobil truk mengalami 2 kali ban bocor. Entah terkena ranjau paku atau disebabkan laci itu.
Sesampainya di Citayem, semua barang berhasil masuk kedalam ruangan. Tinggal gue berdua sama Budeh gue. Akhirnya budeh gue mau cerita. Namun agar gue percaya, budeh gue mengeluarkan isi laci tersebut.
Ada sebuah benda berbentuk ember kecil yang di ikat dengan kain putih untuk menutupi ember tersebut.
Saat dibuka.
Gue kaget gak percaya.
Isinya adalah Benda pusaka dan emas yang sangat banyak. Tante gue bilang bahwa semua benda ini adalah tarikan dari alam gaib yang berhasil ditarik oleh kakek gue dan suaminya budeh gue.
Ada banyak sekali pusaka. Mulai dari keris, senjata tajam, batu mulia, emas, bambu, kulit hewan dll. Bahkan ada sebuah kotak kecil, dan saat dibuka, isinya adalah jengglot yang diikat dengan tali merah. Dan yang paling menarik perhatian gue adalah sebuah tongkat, namun didalam tongkat tersebut ada sebuah besi tajam, atau bisa gue sebut sebagai pisau panjang atau pedang.
"Saat kamu ngeliat ini semua, Kamu naksir yang mana?." Ucap budeh gue kepada gue.
"Duh, gimana ya bilangnya, aku naksir sama tongkat itu budeh." Jawab gue sambil menunjuk tongkat itu.
"Tongkat itu jadi milik kamu sekarang, dulu Alm suami tante pernah bilang. Kalo tante ngasih liat isi laci ini kepada seseorang, maka orang yang liat boleh memiliki salah satu koleksi Alm suami tante. Tante juga dulu dikasih liat koleksinya, dan tante milih cincin, namun karna dulu tante pengen punya semua. Saar suami tante pergi, tante pake semua cincin miliknya, alhasil tante nyaris jadi tumbal. Waktu itu tante nyaris ketabrak, untung aja mungkin suami tante ngelindungin dari jauh, dan cuma kaki tante yang kelindes mobil, sampe pincang 3 bulan." Tante gue sedikit curhat.
Denger ceritanya tante, gue jadi berfikir dua kali buat memiliki tongkat itu.
"Udah gak papa kamu jaga aja, justru kalo gak diterima malah bisa bahaya, jadi ini seperti ajang pusaka mencari tuannya, tapi tante gatau semua benda ini masih ada isinya atau enggak."
Kini tongkat itu ada dirumah gue dan gak pernah gue sentuh.
Kali ini cerita dari bokap gue.
Beliau cerita dulu kakek gue tingga di pabrik roti, lokasi pabriknya ada di komplek tentara di daerah pondok gede.
Kata bapak gue dulu. Saat itu bapak gue abis main sama temennya. Saat pulang. Bapak gue ngeliat kakek gue lagi duduk di mobil perang tua sambil ngomong sendiri, bapak gue berfikir kalo kakek gue udah gak waras. Suatu malam sekitar jam 23.00, bokap gue ngikutin kakek gue yang keluar rumah, dari kejauhan bapak gue memperhatikan.
Kakek gue menuju mobil perang tua yang saat siang itu bokap gue liat kakek gue ngomong sendiri.
Alangkah kagetnya Bapak gue.
Kakek gue lagi ngobrol dengan sesosok wanita dengan gaun warna putih. Kalian pasti tau? Yaps, itu adalah...
KUNTILANAK!
sedikit informasi buat kalian. Kakek gue alumni pesantren Tebu Ireng yang jaman penjajah dulu terkenal dengan pesantren yang paling kuat daya magisnya.
Kakek gue ngobrol seakan udah akrab banget, duduknya mereka gk lebih jauh dari satu langkah bapak gue yang saat itu masih sd.
Bapak gue yang mikir kalo kakek gue selingkuh, langsung ngadu ke nenek gue.
"Ma, bapak lagi pacaran sama cewek didepan."
"Masa sih?." Saut nenek gue kepada bapak gue.
Saat nenek gue nyamperin.
"Oh itu mah temen ngobrolnya bapak, mama kira ada apaan."
Whatt?!
Seakan hal itu udah biasa terjadi.
Cerita ini gue dapat dari om dan tante gue, selaku anak dari kakek gue. Sekarang kakek gue udah Amarhum.
Gue manggilnya Mbah Kakung.
Gue punya tante, dia gak mau di publikasi namanya, jadi kita panggil aja namanya Budeh Sinta. Gue manggilnya budeh.
Suatu ketika gue bantuin budeh gue pindahan, dari daerah Jati Bening ke daerah Citayem.
Saat gue sedang ngeluarin semua barang-barang dari dalam kamar. Ada sebuah meja berlaci.
Saat gue angkat itu meja keluar dari kamar. Meja inilah yang paling berat dari semua barang yang ada. Jadi gue butuh tenaga ekstra buat angkat meja berlaci tersebut.
Tante gue bilang "nanti kalau sudah sampai Citayem, nanti Budeh kasih tau."
Akhirnya semua barang sudah dikularkan. Saat semua barang dinaikan ke mobil truk. Butuh 2 orang untuk mengangkat meja berlaci tersebut. Karna gue sendiri gak akan kuat.
Semua barang sudah naik kebelakang truk. Sebelum sampai lokasi Citayem. Mobil truk mengalami 2 kali ban bocor. Entah terkena ranjau paku atau disebabkan laci itu.
Sesampainya di Citayem, semua barang berhasil masuk kedalam ruangan. Tinggal gue berdua sama Budeh gue. Akhirnya budeh gue mau cerita. Namun agar gue percaya, budeh gue mengeluarkan isi laci tersebut.
Ada sebuah benda berbentuk ember kecil yang di ikat dengan kain putih untuk menutupi ember tersebut.
Saat dibuka.
Gue kaget gak percaya.
Isinya adalah Benda pusaka dan emas yang sangat banyak. Tante gue bilang bahwa semua benda ini adalah tarikan dari alam gaib yang berhasil ditarik oleh kakek gue dan suaminya budeh gue.
Ada banyak sekali pusaka. Mulai dari keris, senjata tajam, batu mulia, emas, bambu, kulit hewan dll. Bahkan ada sebuah kotak kecil, dan saat dibuka, isinya adalah jengglot yang diikat dengan tali merah. Dan yang paling menarik perhatian gue adalah sebuah tongkat, namun didalam tongkat tersebut ada sebuah besi tajam, atau bisa gue sebut sebagai pisau panjang atau pedang.
"Saat kamu ngeliat ini semua, Kamu naksir yang mana?." Ucap budeh gue kepada gue.
"Duh, gimana ya bilangnya, aku naksir sama tongkat itu budeh." Jawab gue sambil menunjuk tongkat itu.
"Tongkat itu jadi milik kamu sekarang, dulu Alm suami tante pernah bilang. Kalo tante ngasih liat isi laci ini kepada seseorang, maka orang yang liat boleh memiliki salah satu koleksi Alm suami tante. Tante juga dulu dikasih liat koleksinya, dan tante milih cincin, namun karna dulu tante pengen punya semua. Saar suami tante pergi, tante pake semua cincin miliknya, alhasil tante nyaris jadi tumbal. Waktu itu tante nyaris ketabrak, untung aja mungkin suami tante ngelindungin dari jauh, dan cuma kaki tante yang kelindes mobil, sampe pincang 3 bulan." Tante gue sedikit curhat.
Denger ceritanya tante, gue jadi berfikir dua kali buat memiliki tongkat itu.
"Udah gak papa kamu jaga aja, justru kalo gak diterima malah bisa bahaya, jadi ini seperti ajang pusaka mencari tuannya, tapi tante gatau semua benda ini masih ada isinya atau enggak."
Kini tongkat itu ada dirumah gue dan gak pernah gue sentuh.
Kali ini cerita dari bokap gue.
Beliau cerita dulu kakek gue tingga di pabrik roti, lokasi pabriknya ada di komplek tentara di daerah pondok gede.
Kata bapak gue dulu. Saat itu bapak gue abis main sama temennya. Saat pulang. Bapak gue ngeliat kakek gue lagi duduk di mobil perang tua sambil ngomong sendiri, bapak gue berfikir kalo kakek gue udah gak waras. Suatu malam sekitar jam 23.00, bokap gue ngikutin kakek gue yang keluar rumah, dari kejauhan bapak gue memperhatikan.
Kakek gue menuju mobil perang tua yang saat siang itu bokap gue liat kakek gue ngomong sendiri.
Alangkah kagetnya Bapak gue.
Kakek gue lagi ngobrol dengan sesosok wanita dengan gaun warna putih. Kalian pasti tau? Yaps, itu adalah...
KUNTILANAK!
sedikit informasi buat kalian. Kakek gue alumni pesantren Tebu Ireng yang jaman penjajah dulu terkenal dengan pesantren yang paling kuat daya magisnya.
Kakek gue ngobrol seakan udah akrab banget, duduknya mereka gk lebih jauh dari satu langkah bapak gue yang saat itu masih sd.
Bapak gue yang mikir kalo kakek gue selingkuh, langsung ngadu ke nenek gue.
"Ma, bapak lagi pacaran sama cewek didepan."
"Masa sih?." Saut nenek gue kepada bapak gue.
Saat nenek gue nyamperin.
"Oh itu mah temen ngobrolnya bapak, mama kira ada apaan."
Whatt?!
Seakan hal itu udah biasa terjadi.
Diubah oleh watashiwapsycho 20-08-2016 20:04
1
Tutup