- Beranda
- Stories from the Heart
Kisah Drama, Persahabatan, dan Mistis dalam KKN
...
TS
adhycoken
Kisah Drama, Persahabatan, dan Mistis dalam KKN

halo agan, mumpung lagi kosong tidak tau mau ngapain di kos sendiri sebegai perantauan mending aku ceritain kisah waktu masa KKN dimana keseruan, pertengkaran, keseraman menyatu dan campur aduk smua saat masa-masa KKN. dalam karakter ini saya orangnya cukup egois dan tidak mau mengalah, sebelum saya mulai saya tidak mau ada yang salah paham soal cerita ini. Kisah ini nyata dan sesuai realita. Bagi yang tidak percaya terserah aja ini juga untuk keseruan, sapa tau ada yang lagi nyari inspirasi buat nulis novel. HIHIHI..... Untuk menjaga privasi saya menggunakan nama inisial agar teman-temanku tidak ada yang tersinggung. Saya sudah tidak lama bersama mereka dan saya tidak tau mereka sekarang lagi ngapain. Namun, dalam masa KKN ini saya baru merasakan yang namanya cinta lokasi.
PROLOG
Oke, sebelum memulai story-nya saya perkenalkan diri dulu. Saya Adi umur saya sdah kepala 2, saya sudah lulus akhir tahun 2015 di salah satu universitas negeri di kota Makassar. Selama perkuliahan saya orang2nya baik2 saja, banyak teman dan kadang paling sibuk sendiri, saya memang di bilang paling egois, banyak yang tidak suka sama sifatku. Saya orangnya tidak terlalu tinggi dan pendek standar ya hampir 160 cm, kata teman2 muka saya baby face hehe, but its okay, mungkin karena itu juga kata teman saya itu sifatku kadang kekanak2an. (-_-)#
Masa KKN udah mulai, hari itu saya mengambil KKN Reguler, walaupun sebenarnya saya bisa mengambil KKN Profesi tapi saya lebih suka yang reguler lebih menantang apalagi kalau di tempatkan yang jauh dari kota. Itu. Pengumuman KKN itu hari untuk penempatan terjauh berada di Kabupaten Bulukumba salah satu daerah di Sulawesi Selatan yang terkenal akan keindahan pantai Bira-nya dan pantai2 yang lain. Saat itu memang saya incar penempatan di Bulukumba. Untung saya punya teman yang ada orang dalamnya, sebut saja namanya Idul, Singkat cerita akhirnya pengumuman penempatan KKN pun telah di publikasikan. Dan benar saya dapat di daerah Bulukumba, bersama 2 orang teman sejurusan saya termasuk Idul tdi. Oia, saya lupa kalau saya mengambil jurusan Arsitektur, hari perkenalan telah tiba, kita semua di kumpulkan dalam satu ruangan khusus untuk daerah Bulukumba untuk pembagian Posko lokasi di desa-desa yang akan di tempatkan di sana. Total kalau gak salah ada 9 desa dan kita di bagi 7-8 orang dalam satu posko. Ketika pembagian saya tidak lagi bersama teman sejurusanku Idul dan Abbas. Hari itu saya mendapat teman baru. Pikiran saya semoga saya tidak dapat teman-teman yang nakal dan jaim.
Setelah selesai pembagian kelompok, kita dikumpulkan sesuai dengan kelompok yang di bagi, Saya mendapat jatah 7 orang dalam posko ada 4 cewek dan 3 cowok, satu teman cewek saya ternyata sudah menikah dan punya anak. WOW... dia orangnya ahli bela diri. Saat itu kitapun perkenalan dan mereka menyebut namanya masing2 anggap saja namanya Cuka, Ira, Ria, Aksan, Azwar, Puz. Setelah perkenala itu pun, kami bertukar nomor handphone, besoknya kita dikumpulkan kembali untuk pembagian almamater dan diskusi untuk proker-proker apa saja yang akan dilakukan disana, dan barang2 apa saja yang perlu kita bawa kesana. Setelah berkumpul kami mmebagi tugas untuk menyiapkan masing-masing perlengkapan yang akan dibawa kesana. Saya kemudian pulang kerumah beristirahat dan menyiapakan segera packing karena jadwal besok pagi kita sudah berangkat menuju ke Posko KKN. (To be Continue)...............
Index :
Day 1
Day 2 & 5
Day 5 Part 2
Day 6
Polling
0 suara
Bagaimana ending ceritanya?
Diubah oleh adhycoken 24-08-2016 00:05
anasabila memberi reputasi
1
13K
46
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.8KThread•52.8KAnggota
Tampilkan semua post
TS
adhycoken
#9
HARI KE 2 Kembali ke Makassar
Saat tiba di Makassar dan sesampai di rumah hari itu juga saya di bawah ke tukang urut. Orangtuaku langsung membawa ke tukang urut tempat kenalannya. nama tukang ururt itu mbah Ijah, kata warga sekitar dia tukang urut ahli yang bisa mengobati segala macam luka baik yang biasa dan parah sekali. Sesampai di rumah Mbah Ijah, ternyata dia lagi keluar dan saya pun menunggu bersama dengan maceku. Itu hari 3 temanku yang belum berangkat kkn datang. Sebut saja namanya awan, ningsih, dan nurul, mereka datang untuk membesuk keadaanku, tanganku sudah mulai kaku dan sangat sulit di gerakkan.
OIA, Teman poskoku saat itu menghubungiku tapi saat itu maceku yang mengangkatnya, dan memberikan kabar kepada mereka. Saya tidak tahu apa yang diberitahukan maceku ke teman poskoku saa itu. Saya hanya fokus pada lukaku dan berbaring sejenak.
"Astaga, tidak parah jie ini, paksai" kata temanku awan
"Siala' sakit sekali ini nah, mati rasa mi tangan kiriku", jawabku kesal
"Kenapa ko bisa jatuh nah", tanya lagi temanku ningsih yang saat itu saya malas menjawabnya.
Hari itu saya benar-benar kesal dan marah hari pertamaku KKN harus tertimpa sial dengan tangan yang patah. Tidak lama kemudian Mbah Ijah datang dan mencoba memegang tanganku yang patah. Saat itu saya langsung teriak kesakitan karena pegangannya sangat kuat,.
"AKHHHH... Sakit Mbah", kataku keras
"Edd.... baru begitu ja, jangan ko lebay cika", ledek temanku awan
Mbah ijah kemudian mencoba mngurutku, saat itu saya disuruh berbaring di lantai dan saat itu juga Mbah Ijah mengolesi minyak yang sangat tidak kusuka baunya. seakan seluruh badanku di lumuri minyak saking baunya. Setelah tanganku yang patah di lumuri minyak, Mbah Ijah kemudian mngurutku. Sontak saya langsung teriak keras dan banyak bergerak karena sakitan.
"Tahan ki, kalau mau ko sembuh. Harus di paksa ini", Kata Mbah Ijah seperti sedang meledkku.
"Tidak bisa ka tahan ki, sakit sekali", kataku dengan sangat kesal sambil merintih kesakitan.
Akhirnya mbah ijah menyuruh ketiga temanku tadi memegangku, awan memegang tangan kananku yang luka sambil ku lihat tangan satunya memegang hpnya. Sedangkan temanku Ningsih dan Dillo memegang kedua kakiku agar tubuhku tidak bnyak bergerak.
" AKKKHHHHHHHHH...... SAKIIITTT MBAHH" Teriaku dengan sangat keras
"Tahan ki sedikit pi ini, patah tanganmu harus di kasih lurus kembali", jawabnya dengan tidak berperasaan
Mbah ijah mengurut tangan kiriku yang patah dengan mengolesi minyak kemenyan tadi. Saya tidak bisa bergerak karena kletiga temanku sedang memegangku sangat erat. Saya berteriak sekeras-kerasnya menahan rasa sakit. Mbah ijah melumuri minyak kemenyan ke tanganku beberapa kali sambil mengurut. Teriakan ku makin kencang saat itu saya benar-benar tidak tahan.ketiga temanku tertawa melihatku kesakitan. Teman macam apa ini dalam hatiku, sambil kulihat awan masih sibuk memegang hpnya di tangannya dan tangan yang lainnya memegang erat tangan kananku.
"Sudah mbah, sudah, tidak kuat meka kowdonk (Kasian)!!" kataku sambil merintih kesakitan
"Jangko kayak banci, pelan ja ini urut ko", katan mbah ijah meledekku.
Daan saat puncaknya itu saya benar-benar merasa kesakitan tanganku yang bengkok mencoba diluruskan kembali dan KRAK tanganku berbunyi seakan ada yang patah. Tpai setelah itu saya sudah tidak merasa kesaikitan lagi. Tanganku mulai membaik dan bisa di gerakkan perlahan. saya merasa sangat lega saat itu.
"Istirahat meko paling lama 3 hari itu, bisa mi sembuh", kata mbah ijah kepadaku
Dan saat itupun saya pamit pulang bersama temanku dan maceku, saya di berikan beberapa obat untuk mengurangi rasa sakit. Dan saat itu saya benar-benar hberistirahat selama 3 Hari untuk bisa kembali ke Posko KKNku.
Hari ke 5, kembali ke posko KKN
Masa isitirahatku pun berakhir, lukaku yang basah sudah mengering, tanganku yang patah sudah dengan mudah saya gerakkan. saat itu saya benar-benar harus kembali ke posko karena masih banyak agenda kegiatan. Saya mencoba menghubungi temanku Nasrul yang kebetulan juga orang bulukumba. Saya menghubungi untuk meminta informasi mobil sewa kenalannya untuk membawaku ke tempat KKN.
"Ikut meko cika sama paceku, mau juga balik ke bulukumba itu, ada ki sekarang di Makassar", kata temanku Nasrul, dia pun menyuruhku ke rumahnya siang.
Saat itu saya pun berangkat ke rumah Nasrul, saya meminta tolong kepada temanku Supri karena kebetulan mereka tetanggaan. Supri kemudian menjemputku di rumah dan mengantar ke rumah Nasrul. Saya bertemu kedua orang tua Nasrul dan mereka bersedia mengantarku ke posko karena searah dan juga saya saat itu tidak tau jalan ke posko. Untung saat itu, pacenya Nasrul tau lokasi Desa tempatku KKN, jadi saya tidak susah payah untuk mencari jalan menuju ke posko. Siangnya kami pun segera berangkat.
Perjalanan saat itu benar-benar melelahkan, hari sudah mulai gelap. Saya sudah berada di kota bulukumba dan masih menuju ke posko, saya menghubungi temanku Aksan untuk memberikan lokasi realnya. Lokasi menuju ke desa tersebut sangat gelap tidak ada lampu jalan sama sekali dan asli benar-benar hanya terdengar suara jangkrik dan kumbang-kumbang malam. Malam itu terasa sangat sunyi. Cerita yang kudengar katanya daerah ini masih kental dengan urban legendnya Poppo' (Istilagh Indonesia PALASIK) dan Parakang (Manusia yang mempunyai ilmu hitam dan bisa berubah wujud). Kalau dengar ceritanya betul-betul sangat bikin merinding. HIHIHI.....
( NB: Saat ini saya benar-benar ngantuk dan besok pagi harus segera kerja, So, besok aku lanjut ceritanya
)
Saat tiba di Makassar dan sesampai di rumah hari itu juga saya di bawah ke tukang urut. Orangtuaku langsung membawa ke tukang urut tempat kenalannya. nama tukang ururt itu mbah Ijah, kata warga sekitar dia tukang urut ahli yang bisa mengobati segala macam luka baik yang biasa dan parah sekali. Sesampai di rumah Mbah Ijah, ternyata dia lagi keluar dan saya pun menunggu bersama dengan maceku. Itu hari 3 temanku yang belum berangkat kkn datang. Sebut saja namanya awan, ningsih, dan nurul, mereka datang untuk membesuk keadaanku, tanganku sudah mulai kaku dan sangat sulit di gerakkan.
OIA, Teman poskoku saat itu menghubungiku tapi saat itu maceku yang mengangkatnya, dan memberikan kabar kepada mereka. Saya tidak tahu apa yang diberitahukan maceku ke teman poskoku saa itu. Saya hanya fokus pada lukaku dan berbaring sejenak.
"Astaga, tidak parah jie ini, paksai" kata temanku awan
"Siala' sakit sekali ini nah, mati rasa mi tangan kiriku", jawabku kesal
"Kenapa ko bisa jatuh nah", tanya lagi temanku ningsih yang saat itu saya malas menjawabnya.
Hari itu saya benar-benar kesal dan marah hari pertamaku KKN harus tertimpa sial dengan tangan yang patah. Tidak lama kemudian Mbah Ijah datang dan mencoba memegang tanganku yang patah. Saat itu saya langsung teriak kesakitan karena pegangannya sangat kuat,.
"AKHHHH... Sakit Mbah", kataku keras
"Edd.... baru begitu ja, jangan ko lebay cika", ledek temanku awan
Mbah ijah kemudian mencoba mngurutku, saat itu saya disuruh berbaring di lantai dan saat itu juga Mbah Ijah mengolesi minyak yang sangat tidak kusuka baunya. seakan seluruh badanku di lumuri minyak saking baunya. Setelah tanganku yang patah di lumuri minyak, Mbah Ijah kemudian mngurutku. Sontak saya langsung teriak keras dan banyak bergerak karena sakitan.
"Tahan ki, kalau mau ko sembuh. Harus di paksa ini", Kata Mbah Ijah seperti sedang meledkku.
"Tidak bisa ka tahan ki, sakit sekali", kataku dengan sangat kesal sambil merintih kesakitan.
Akhirnya mbah ijah menyuruh ketiga temanku tadi memegangku, awan memegang tangan kananku yang luka sambil ku lihat tangan satunya memegang hpnya. Sedangkan temanku Ningsih dan Dillo memegang kedua kakiku agar tubuhku tidak bnyak bergerak.
" AKKKHHHHHHHHH...... SAKIIITTT MBAHH" Teriaku dengan sangat keras
"Tahan ki sedikit pi ini, patah tanganmu harus di kasih lurus kembali", jawabnya dengan tidak berperasaan
Mbah ijah mengurut tangan kiriku yang patah dengan mengolesi minyak kemenyan tadi. Saya tidak bisa bergerak karena kletiga temanku sedang memegangku sangat erat. Saya berteriak sekeras-kerasnya menahan rasa sakit. Mbah ijah melumuri minyak kemenyan ke tanganku beberapa kali sambil mengurut. Teriakan ku makin kencang saat itu saya benar-benar tidak tahan.ketiga temanku tertawa melihatku kesakitan. Teman macam apa ini dalam hatiku, sambil kulihat awan masih sibuk memegang hpnya di tangannya dan tangan yang lainnya memegang erat tangan kananku.
"Sudah mbah, sudah, tidak kuat meka kowdonk (Kasian)!!" kataku sambil merintih kesakitan
"Jangko kayak banci, pelan ja ini urut ko", katan mbah ijah meledekku.
Daan saat puncaknya itu saya benar-benar merasa kesakitan tanganku yang bengkok mencoba diluruskan kembali dan KRAK tanganku berbunyi seakan ada yang patah. Tpai setelah itu saya sudah tidak merasa kesaikitan lagi. Tanganku mulai membaik dan bisa di gerakkan perlahan. saya merasa sangat lega saat itu.
"Istirahat meko paling lama 3 hari itu, bisa mi sembuh", kata mbah ijah kepadaku
Dan saat itupun saya pamit pulang bersama temanku dan maceku, saya di berikan beberapa obat untuk mengurangi rasa sakit. Dan saat itu saya benar-benar hberistirahat selama 3 Hari untuk bisa kembali ke Posko KKNku.
Hari ke 5, kembali ke posko KKN
Masa isitirahatku pun berakhir, lukaku yang basah sudah mengering, tanganku yang patah sudah dengan mudah saya gerakkan. saat itu saya benar-benar harus kembali ke posko karena masih banyak agenda kegiatan. Saya mencoba menghubungi temanku Nasrul yang kebetulan juga orang bulukumba. Saya menghubungi untuk meminta informasi mobil sewa kenalannya untuk membawaku ke tempat KKN.
"Ikut meko cika sama paceku, mau juga balik ke bulukumba itu, ada ki sekarang di Makassar", kata temanku Nasrul, dia pun menyuruhku ke rumahnya siang.
Saat itu saya pun berangkat ke rumah Nasrul, saya meminta tolong kepada temanku Supri karena kebetulan mereka tetanggaan. Supri kemudian menjemputku di rumah dan mengantar ke rumah Nasrul. Saya bertemu kedua orang tua Nasrul dan mereka bersedia mengantarku ke posko karena searah dan juga saya saat itu tidak tau jalan ke posko. Untung saat itu, pacenya Nasrul tau lokasi Desa tempatku KKN, jadi saya tidak susah payah untuk mencari jalan menuju ke posko. Siangnya kami pun segera berangkat.
Perjalanan saat itu benar-benar melelahkan, hari sudah mulai gelap. Saya sudah berada di kota bulukumba dan masih menuju ke posko, saya menghubungi temanku Aksan untuk memberikan lokasi realnya. Lokasi menuju ke desa tersebut sangat gelap tidak ada lampu jalan sama sekali dan asli benar-benar hanya terdengar suara jangkrik dan kumbang-kumbang malam. Malam itu terasa sangat sunyi. Cerita yang kudengar katanya daerah ini masih kental dengan urban legendnya Poppo' (Istilagh Indonesia PALASIK) dan Parakang (Manusia yang mempunyai ilmu hitam dan bisa berubah wujud). Kalau dengar ceritanya betul-betul sangat bikin merinding. HIHIHI.....
( NB: Saat ini saya benar-benar ngantuk dan besok pagi harus segera kerja, So, besok aku lanjut ceritanya
)0