TS
malaikatmaut3
kumpulan puisi MalaikatMaut

Welcome to my home ^^
kisah ini berawal dari keterpurukan yang pedih
masa berjuang menyambung hidup hanya memakan seonggok sampah
berkawan dengan malaikat, bercumbu dengan maut setiap harinya
namun masa telah berganti, roda waktu telah berputar
untaian kata ini mnjadi penanda, serta pengingat gelapku
sehingga nanti aku tak akan silap dan menghitamkan terangku
enjoy ^^

Hall for the words of honor
Aku merasa terhormat bisa menyambut kalian dirumah sederhana ini
Satu hal yang bisa kulakukan adalah membangun ruang untuk mengabadikan kenangan kalian
enjoy, I hope you will come back someday ^^
Spoiler for greetings and appreciation:
Spoiler for Ininubi Poetry:
Spoiler for Sunsmilan Poetry:
Spoiler for Visuapalooza poetry:
Spoiler for angchimo poetry:
Spoiler for Puisi Putri Bulan:
Spoiler for Puisi Akang:

Index puisi-puisi ku ^^, mohon maaf kalu tidak berkenan, hanya seniman kata berusaha membagi nada
Spoiler for first story:
Spoiler for The story goes on:
Spoiler for The art of Angst:
Spoiler for Antologi "Dia":
Diubah oleh malaikatmaut3 13-08-2016 22:11
0
19.5K
132
Thread Digembok
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Poetry
6.2KThread•6.8KAnggota
Tampilkan semua post
moko_moko
#87
Kita tak pernah sama, namun selalu tampak sempurna. Iya, hanya "tampak". Kita bertopeng pada kata harmonis, pada jurang bernama kesetiaan. Selepasnya, kita tak ubahnya 2 pasang mata asing, yang sibuk menatap jalang . Menurutmu mungkin itu nyaman, dan menurutku mungkin itu tak mengapa. "Mungkin"
Retorika Dia
Dia irisan temaram senja, namun tak jingga
Dia isyarat malam senyap, namun tak gelap
Dia bahasa iba petang, namun tak terang
Dia personifikasi monokrom, senyawa ketiadaan warna
Sedang aku..
Aku adalah sosok retoris, sebuah jawaban yang tak butuh tanya
Gavinci, antologi "Dia", 13 Agustus 2016
Retorika Dia
Dia irisan temaram senja, namun tak jingga
Dia isyarat malam senyap, namun tak gelap
Dia bahasa iba petang, namun tak terang
Dia personifikasi monokrom, senyawa ketiadaan warna
Sedang aku..
Aku adalah sosok retoris, sebuah jawaban yang tak butuh tanya
Gavinci, antologi "Dia", 13 Agustus 2016
Diubah oleh moko_moko 13-08-2016 14:01
0