- Beranda
- Stories from the Heart
[CERPEN] CERita PENampakan (Horror True Story) (+ Foto Penampakan Real)
...
TS
ivrythe
[CERPEN] CERita PENampakan (Horror True Story) (+ Foto Penampakan Real)
Beberapa Update uda ane post tapi belom ane index ya gan
![[CERPEN] CERita PENampakan (Horror True Story) (+ Foto Penampakan Real)](https://dl.kaskus.id/i282.photobucket.com/albums/kk273/ivrythe/Creepycemetery.jpg)
Sudah hampir 3 tahun ini aku mulai bekerja di toko cabang yang dibuka ayahku di daerah B (disamarkan demi kebaikan). Tokoku itu berukuran kurang lebih 200 meter persegi, separuh bangunan depan digunakan untuk toko, sedangkan separuh bangunan belakang digunakan untuk mess karyawan. Yang membuat orang sedikit bergidik ketika aku bercerita mengenai tokoku itu adalah letaknya yang bersebelahan persis dengan tempat pemakaman umum, bagian belakang dan samping kiri rumah itu adalah makam, jadi pemandangan jendela di WC ku adalah hamparan makam yang terbilang cukup luas, lengkap dengan pohon besar yang berdiri gagah di sana.
Cabang toko ayahku ini dibangun sudah sejak tahun 90an, aku lupa kapan tepatnya, mungkin sekitar tahun 1994 atau 1995, dan sudah langsung beroperasi. Pada masa itu suasana daerah di sekitar toko ini masih begitu sepi jika malam hari, jadi semakin menambah aura mistis dan angker di daerah ini. Banyak pengalaman mengerikan dan sulit dipercaya yang dialami oleh karyawan-karyawanku yang dulu pernah tinggal di sana. Pada tahun 90 an aku masih duduk di bangku SD, namun aku sangat gemar mendengar cerita-cerita dari ayahku maupun dari karyawan-karyawanku yang sering bercerita mengenai pengalamannya di Rumah Samping Makam itu.
Pada awal pembangunan toko itu banyak sekali gangguan yang terjadi, hingga ayahku mempercayakan mediasi dan pengusiran "penghuni lama" kepada seorang paranormal, sebut saja namanya Pak To. Bangunan toko ini memang terbilang baru pada masa itu, karena sebelumnya adalah tanah kosong. Setelah bangunan jadi biasa ayahku dan karyawan-karyawanku mengadakan selametanuntuk rumah baru ini, dan Pak To lah yang bertanggungjawab untuk semua acara dan ritualnya, aku masih ingat Pak To pernah berkata jika toko ini benar-benar "ramai", karena banyak sekali penghuni lama yang masih betah tinggal di sini. Kalau tidak salah beliau meminta kami menyiapkan beberapa ekor ayam hitam untuk syarat dalam selametan yang kami adakan ini.
O ya, FYI aku dan ayahku tidak tinggal di sana, saat itu kami tinggal di luar kota (2 jam perjalanan lamanya), dan setiap hari ayahku pulang pergi untuk mengecek toko, toko ini adalah cabang yang kedua, menjual barang-barang pertanian (bagi kaskuser yang tahu dimana letak tokoku ini jangan ilfil ya jika belanja ke sini, sekarang keadaannya jauh lebih nyaman dan aman, aku jamin. hahaha...).
Hari-hari setelah selametan dilaksanakan bukan merupakan hari-hari yang semakin tenang bagi karyawan-karyawanku yang tinggal di mess, bahkan bakal menjadi awal dari teror-teror yang berkelanjutan. Bakal aku ceritain per kejadian yang dialami oleh karyawan-karyawanku.
Hantu Mandi
Teror klise yang mungkin sering dialami oleh agan-agan yang pernah mengalami pengalaman mistis, ya teror level pertama ini seringkali dialami oleh karyawan-karyawanku. Jadi di bagian belakang rumahku itu ada sebuah sumur, tepatnya di dekat kamar mandi (sekarang sumur itu sudah ditutup.), ketika tengah malam, karyawanku sering sekali mendengar suara "Byar... Byur... Byar... Byur..." seperti orang sedang mandi, namun ketika dicek ke kamar mandi tidak ada seorang pun di sana, dan anehnya lantai kamar mandi masih dalam keadaan kering. Sepaket dengan gangguan di atas langit-langit yang sudah menjadi suara-suara yang tak asing bagi orang yang tinggal di mess itu, sehingga akhirnya para karyawanku itu membiarkan dan terbiasa dengan gangguan-gangguan tadi. Namun gangguan dari "penghuni asli" di rumah ini ternyata makin hari makin level up, karena mereka semakin memperjelas eksistensinya di hadapan mereka. Teror kamar mandi dan langit-langit agaknya membuat "mereka" semakin agresif terhadap penghuni-penghuni baru rumah ini, pernah suatu kali salah satu karyawanku, sebut saja Mas Met bermimpi tentang gadis cantik bergaun merah, gadis itu mengajaknya untuk pergi berjalan-jalan ke luar rumah, digambarkan olehnya gadis itu begitu cantik. Mimpi itu terulang beberapa kali, dan gadis itu selalu mengajaknya untuk berjalan-jalan, hingga suatu kali gadis itu mengajaknya untuk pergi jauh, namun Mas Met ini menolaknya. Setelah beberapa hari, Mas Met bercerita pada ayahku tentang mimpinya itu, yang kemudian cerita itu diteruskan kepada Pak To, dan Pak To pun berkata bahwa untung Mas Met menolak ajakan gadis itu untuk pergi jauh, karena jika dia mengikuti ajakan pergi jauh itu, maka mungkin Mas Met akan benar-benar pergi dan tidak kembali. (Maaf dalam cerita ini ane tidak memberikan dialog, karena ane tidak mengalaminya langsung.)
Genderuwo Bule
Ini salah satu makhluk yang lumayan sering eksis gangguin karyawan-karyawanku. (Foto penampakannya juga foto dia) Ada beberapa kejadian, gangguan dari genderuwo bule ini, aku menyebutnya begini karena kulitnya putih bersih namun badannya kurus dan tinggi (3 meter lebih).
Kejadian yang akan kuceritakan ini yang kuanggap paling menyeramkan, dan aku mendengarnya sendiri dari supir ayahku yang bernama Mas Mun, dia yang mengantar ayahku tiap hari ke toko. (Bisa ane tambahkan dialognya sedikit karena ane denger langsung) Biasa setelah menempuh 2 jam perjalanan dari tempat asalku, Mas Mun ini beristirahat sejenak di dalam rumah, dia tidur-tiduran di sofa. Namun siang itu tampaknya dia sedang sial, saat sedang enak-enaknya tidur, mulutnya dibekap oleh jari-jari tangan yang sangat panjang, hingga ia tidak bisa berteriak. Mata Mas Mun langsung terbuka karena kaget, namun ternyata kaki dan tangannya juga terasa dipegangi oleh sesuatu, dan tiba-tiba tepat di depan wajah Mas Mun menempel wajah yang sangat besar, dengan mata seukuran tutup gelas membelalak dan mulut menyeringai lebar, deretan giginya begitu besar, dan meneteskan air liur begitu banyak. Sosok itu terus beradu muka dengan Mas Mun, sambil terus mendekap mulut dan tubuh Mas Mun beberapa menit lamanya. Beberapa saat kemudian ada salah satu karyawanku hendak ke WC, berjalan melewati Mas Mun dia menyapa Mas Mun, namun Mas Mun hanya diam saja dalam posisi tiduran mematung dengan mata terbuka, karyawanku berpikir kalau Mas Mun sedang melamun atau bengong. Di sisi lain Mas Mun masih berkutat dengan sosok yang membekapnya, sosok itu telanjang bulat dengan rambut panjang yang jarang-jarang, tak kunjung meninggalkannya, hingga Mas Mun membaca-baca doa dalam hati, dan perlahan-lahan mahkluk itu melepaskannya dan pergi menjauh, begitu terlepas dari bekapan itu Mas Mun langsung terbangun dan terengah-engah. Sorenya ketika akan pulang ke rumah bersama ayahku dan aku dia bercerita panjang lebar tentang pengalamannya ini, aku mulanya tak terlalu percaya, dan berpikir itu hanya sejenis sleep paralyzis atau semacamnya, hingga salah satu karyawanku tanpa sengaja berselfie dengan mahkluk itu, sang genderuwo bule...
![[CERPEN] CERita PENampakan (Horror True Story) (+ Foto Penampakan Real)](https://s.kaskus.id/images/2018/09/15/528742_201809150146390966.jpg)
Gambar ini 100% nyata, kalo ga percaya boleh PM ane...
Wajah karyawan ane, ane samarkan, itu bukan genderuwo nya pake celana jins, tapi di belakang itu ada jemuran pakaian, agan-agan tau kan jemuran tingginya brapa, sedangkan mahkluk itu nampang, yang keliatan jelas cuma tangannya.
Bukan ane mau bikin sensasi, tapi ini beneran kaga dibuat2, ane pernah ngeshare gambar ini di kaskus beberapa tahun lalu, cuma yang ane dapet cuma cibiran dan pada bilang klo itu gak nyata, cuma foto orang ngeblur...
Binatang Jejadian dan Pohon Roboh
Beberapa waktu lalu di awal tahun 2000an, salah satu pohon yang berada di makam, di samping tokoku tumbang karena hujan deras yang disertai angin. Pohon itu tumbang menimpa atap rumah bagian dalam (di ruang tamu) sehingga mengakibatkan atap yang berbahan seng itu jebol, sehingga bocor dimana-mana. Tentunya jika malam tiba atmosfer kuburan sebelah langsung bakal terasa bagi karyawan-karyawanku yang tinggal disana. Atap baru diperbaiki beberapa hari setelah peristiwa pohon tumbang, dan mengakibatkan banyaknya binatang-binatang yang masuk ke dalam rumah saat malam hari, tokek, kadal, katak pohon, serangga dan harimau, ya harimau berwarna hijau menurut kesaksian Mas Min, salah seorang karyawanku. Harimau hijau tersebut sering datang saat dini hari, ditandai dengan geraman khasnya, dan nampak jelas dia melewati ruang tamu dan hilang di WC, wujudnya begitu nyata saat itu. Setelah atap diperbaiki, binatang-binatang tak diundang yang sering mampir ke rumah pun sudah tak lagi datang, dan harimau hijau itupun juga tak lagi terlihat. Kira-kira apakah sebenarnya harimau hijau itu?
![[CERPEN] CERita PENampakan (Horror True Story) (+ Foto Penampakan Real)](https://dl.kaskus.id/i282.photobucket.com/albums/kk273/ivrythe/Creepycemetery.jpg)
Kontak Fisik
Peristiwa ini kali pertama "mereka" mencoba berinteraksi denganku langsung. Setiap hari jumat, tokoku tutup dari pukul 12.00 hingga pukul 13.00, agar para karyawanku bisa menunaikan ibadah shalat jumat, selama toko tutup biasanya aku tinggal sendirian di dalam rumah untuk tidur siang.
Tidak ada firasat apapun siang itu, dan aku mencoba untuk memejamkan mataku sejenak di atas kursi panjang di ruang tamu, karena tidak terlalu lebar maka aku melipat salah satu tanganku di dada. Kurang lebih pukul 12.30 aku dibangunkan oleh colekan di sikuku yang sangat jelas kurasakan sehingga aku tersentak kaget. "Siapa ya?" gumamku saat itu sambil menengok keadaan di sekitarku yang terlihat masi lengang. Bulu kudukku langsung berdiri saat aku mulai berjalan ke arah WC untuk mencuci muka, seperti ada yang mengikutiku dari belakang, namun ketika aku menengok tak ada apapun di belakangku. Cepat-cepat aku kembali ke kursi panjang dan menyalakan TV untuk mengusir sepi.
Kejadian ini ternyata tidak terjadi hanya sekali, jumat beberapa minggu berikutnya aku mengalami kejadian serupa, namun saat itu aku tidur siang di kamar depan di dekat tokoku, aku pun terbangun dan tidak bisa tidur lagi. "Iseng bener nih setan..." pikirku saat itu. Tapi aku tak setakut saat pertama mengalaminya.
Beberapa waktu kemudian kejadian berulang kembali, namun kali ini sedikit lebih parah, saat sedang tidur salah satu tanganku diangkat ke udara kemudian dijatuhkan, sehingga aku cukup kaget saat terbangun, namun tetap tak ada apa-apa di sekitarku, "Makin berani juga ni setan, gangguin orang tidur aja.." spontan aku berbicara sendiri saat itu. Aku pun mencoba memberanikan diri saat itu dengan mencari tahu keberadaan pengganggu itu dengan mengitari rumah, namun hasilnya nihil, aku tak bertemu apapun.
Siangnya saat tokoku kembali buka aku mencoba menceritakan pengalamanku tadi dengan Mbak Yanti, admin tokoku.
Sejak gangguan ketiga itu aku mulai tidak lagi takut sendirian di rumahku, aku berpikir positif saja, mungkin penghuni lama pengen kenalan denganku. Dan sejak gangguan ketiga itu, aku belum pernah diganggu lagi hingga sekarang.
![[CERPEN] CERita PENampakan (Horror True Story) (+ Foto Penampakan Real)](https://dl.kaskus.id/i282.photobucket.com/albums/kk273/ivrythe/just-grandma-and-me.jpg)
NENEK AMIS PENGHUNI KOS
Ini cerita pengalaman salah seorang temanku, namanya Vivi. Kejadian ini sekitar tahun 2010 - 2012, aku tidak ingat persis kapan kejadiannya, namun aku ingat setiap detail peristiwa yang dia ceritakan, hanya membacanya lewat whatsapp saja membuatku merinding.
Vivi ini seorang mahasiswa di salah satu perguruan tinggi swasta di kota S, karena bukan berasal dari kota S maka dia hidup indekos di dekat kampusnya. Saat pertama dia menyewa kamar kos dia mendapat kamar yang letaknya sedikit nyeleneh, yaitu di pojokan, dan pintu kamarnya sering bermasalah karena sulit dibuka.
Selain itu hawa di kamar kosnya itu terasa lembab dan berbeda dari kamar teman-teman kosnya yang lain.
Dari semula dia sudah merasa tidak nyaman tinggal di kamar ini, namun karena tidak ada pilihan lain akhirnya dia tetap mencoba ngekos di sini.
Dan firasat yang dia rasakan ternyata benar, ada yang aneh dari kamar ini. Tiap malam dia selalu merasa ada yang memandanginya saat tidur. Kejadian itu berlangsung hampir setiap malam, sehingga lama kelamaan Vivi terbiasa dengan hal itu.
Namun suatu malam, ada kejadian yang benar-benar membuatnya tidak bisa lupa. Malam itu sekitar pukul 23.00, Vivi tidak bisa tidur malam itu, walaupun lampu kamarnya sudah dalam keadaan mati, tiba-tiba dia mencium bau amis yang entah dari mana asalnya, mau itu seolah-olah masuk begitu saja ke kamarnya, dia berpikir mungkin bau ini berasal dari bangkai tikus di langit-langit kamarnya, namun bau itu samar-samar hilang.
Lampu kamarnya memang telah dimatikan, namun masih ada cahaya dari luar yang masuk melalui jendela di kamarnya, samar-samar dia melihat sosok berbaju putih dengan rambut hitam legam yang terurai panjang menutupi wajahnya terduduk diam di dekat pintu, sontak Vivi terkejut dan ketakutan melihat penampakan yang begitu frontal di depan matanya, dia menarik selimutnya menutupi wajahnya, berharap sosok itu berlalu, dan benar setelah membuka selimutnya sosok itu tidak lagi di dekat pintu, tapi berpindah posisi di depan TV, dia duduk memandangi TV mati seolah-olah sedang menonton TV, ini membuat Vivi semakin ketakutan, karena posisi TV nya lebih dekat dengan ranjang tempat Vivi tidur. Vivi pun mencoba mengalihkan pandangan dengan berusaha tidur dengan posisi memunggungi sosok tadi, namun Vivi kembali mencium bau amis yang semakin dekat dengannya, dan mendadak ada tangan dingin keriput pucat dengan urat-urat yang menyembul memeluk pinggangnya, saat Vivi sedikit melirik di belakangnya, sosok tadi ternyata sedang memeluknya dari belakang, mendengus seperti sedang mendengkur, dan rambutnya ternyata sangat panjang, pakaiannya tak seputih yang Vivi liat tadi tapi lebih lusuh, dan mahkluk itu berbau sangat amis.
Wajahnya tidak terlalu terlihat, namun Vivi mendeskripsikannya seperti nenek-nenek 80 tahunan. Vivi mencoba berdoa sebisanya dan terus menutup rapat matanya, hingga perlahan-lahan nenek itu meninggalkannya, beberapa jam lamanya kejadian itu, hingga akhirnya Vivi pun tertidur.
Beberapa hari setelah kejadian ini, sore itu saat akan menyeberang jalan di dekat kosnya, Vivi bersebelahan dengan seorang nenek dengan pakaian kebaya, namun rambutnya terurai begitu panjang hingga mata kaki, awalnya dia menganggapnya biasa saja, namun saat memikirkannya dia jadi mengait-ngaitkannya dengan kejadian yang dialaminya malam itu.
[ C. E. R. P. E. N. ]
CERITA PENAMPAKAN (Horror True Story)
(+ Foto Penampakan Real)
![[CERPEN] CERita PENampakan (Horror True Story) (+ Foto Penampakan Real)](https://s.kaskus.id/images/2018/09/18/528742_201809181126050617.jpg)
CERITA PENAMPAKAN (Horror True Story)
(+ Foto Penampakan Real)
![[CERPEN] CERita PENampakan (Horror True Story) (+ Foto Penampakan Real)](https://s.kaskus.id/images/2018/09/18/528742_201809181126050617.jpg)
Quote:
Cerita-Cerita di Thread ini beberapa ane bawain di Podcast lho gan... Berikut ini Podcast nya...
YOUTUBE HORROR NDESSS
Buat Temen-Temen yg domisili Semarang Boleh Lho jadi Narasumber kita...
Bisa kontak ke
INSTAGRAM HORROR NDESSS
YOUTUBE HORROR NDESSS
Buat Temen-Temen yg domisili Semarang Boleh Lho jadi Narasumber kita...
Bisa kontak ke
INSTAGRAM HORROR NDESSS
Quote:
Halo agan-agan sekalian, setelah lama baca-baca cerita horror di SFTH ini akhirnya ane tergelitik juga untuk ikutan sharing tentang beberapa pengalaman mistis ane dan orang-orang di sekitar ane yang cerita langsung ke ane. Btw ini pertama kalinya ane share cerita beginian di kaskus, jadi harap maklum ya kalo bahasanya belepotan, ane bukan penulis, bukan juga blogger handal... Hahaha...
Cerita yang ane tulis ini 100% nyata, ada beberapa yang berlanjut, dan ada beberapa cerita yang terpisah-pisah. Ini berdasarkan pengalaman ane pribadi dan pengalaman orang-orang di sekitar ane.
Cerita yang ane tulis ini 100% nyata, ada beberapa yang berlanjut, dan ada beberapa cerita yang terpisah-pisah. Ini berdasarkan pengalaman ane pribadi dan pengalaman orang-orang di sekitar ane.
Quote:
Oke perkenalkan namaku Ryan, aku bukan seorang yang memiliki indera keenam atau aura indigo, tapi dalam 2 dekade lebih kehidupanku aku pernah mengalami langsung hal-hal yang berbau mistis. Sejak SMA aku tinggal berpindah-pindah, hingga kini aku telah berkeluarga dan menetap di salah satu kota di Jawa Tengah. Aku tinggal berdua dengan istriku, dan bekerja di toko (1 jam perjalanan dari rumah), dan toko tempatku bekerja itu bersebelahan langsung dengan TPU (Tempat Pemakaman Umum). Aku banyak mendengar cerita-cerita mistis dari teman-teman yang bekerja di toko itu yang mengalaminya secara langsung.
Aku merasa kehidupanku cukup normal, hingga kejadian beberapa waktu lalu yang membuatku terusik kembali tentang makhluk di luar kehidupan kita. Itu kali pertama "mereka" melakukan kontak fisik terhadapku, dan jujur membuatku sedikit kaget dan terusik. Kejadian ini berlangsung di siang hari, dan akan aku bahas lebih lanjut di ceritaku nanti.
Aku merasa kehidupanku cukup normal, hingga kejadian beberapa waktu lalu yang membuatku terusik kembali tentang makhluk di luar kehidupan kita. Itu kali pertama "mereka" melakukan kontak fisik terhadapku, dan jujur membuatku sedikit kaget dan terusik. Kejadian ini berlangsung di siang hari, dan akan aku bahas lebih lanjut di ceritaku nanti.
Quote:
Oke biar ane mulai ceritanya... Penampakannya akan ane update selesai cerita pertama, karena penampakan ini terpotret oleh salah satu karyawan ane yang dulu pernah bekerja di toko ane saat sedang selfie... Mungkin "dia" pengen nunjukin eksistensinya...
Quote:
INDEX for Story
Rumah Samping Makam part 1>>> Penampakan liat di sini
Rumah Samping Makam part 2
Nenek Amis Penghuni Kos
Kuntilanak Merah Kos Cewek
Pengalaman Anak Indigo
Cipularang KM 90an
Ghost Detector
"Kiriman" dari siapa?
"Ditanpa busanain Hantu Korea
Kepala Nenek yang Menggelinding
Almarhum yang Menengok Kegiatan Kami
Welcome to My House*update*
Rumah Samping Makam part 1>>> Penampakan liat di sini
Rumah Samping Makam part 2
Nenek Amis Penghuni Kos
Kuntilanak Merah Kos Cewek
Pengalaman Anak Indigo
Cipularang KM 90an
Ghost Detector
"Kiriman" dari siapa?
"Ditanpa busanain Hantu Korea
Kepala Nenek yang Menggelinding
Almarhum yang Menengok Kegiatan Kami
Welcome to My House*update*
Quote:
![[CERPEN] CERita PENampakan (Horror True Story) (+ Foto Penampakan Real)](https://dl.kaskus.id/i282.photobucket.com/albums/kk273/ivrythe/Creepycemetery.jpg)
RUMAH SAMPING MAKAM part 1
Sudah hampir 3 tahun ini aku mulai bekerja di toko cabang yang dibuka ayahku di daerah B (disamarkan demi kebaikan). Tokoku itu berukuran kurang lebih 200 meter persegi, separuh bangunan depan digunakan untuk toko, sedangkan separuh bangunan belakang digunakan untuk mess karyawan. Yang membuat orang sedikit bergidik ketika aku bercerita mengenai tokoku itu adalah letaknya yang bersebelahan persis dengan tempat pemakaman umum, bagian belakang dan samping kiri rumah itu adalah makam, jadi pemandangan jendela di WC ku adalah hamparan makam yang terbilang cukup luas, lengkap dengan pohon besar yang berdiri gagah di sana.
Cabang toko ayahku ini dibangun sudah sejak tahun 90an, aku lupa kapan tepatnya, mungkin sekitar tahun 1994 atau 1995, dan sudah langsung beroperasi. Pada masa itu suasana daerah di sekitar toko ini masih begitu sepi jika malam hari, jadi semakin menambah aura mistis dan angker di daerah ini. Banyak pengalaman mengerikan dan sulit dipercaya yang dialami oleh karyawan-karyawanku yang dulu pernah tinggal di sana. Pada tahun 90 an aku masih duduk di bangku SD, namun aku sangat gemar mendengar cerita-cerita dari ayahku maupun dari karyawan-karyawanku yang sering bercerita mengenai pengalamannya di Rumah Samping Makam itu.
Pada awal pembangunan toko itu banyak sekali gangguan yang terjadi, hingga ayahku mempercayakan mediasi dan pengusiran "penghuni lama" kepada seorang paranormal, sebut saja namanya Pak To. Bangunan toko ini memang terbilang baru pada masa itu, karena sebelumnya adalah tanah kosong. Setelah bangunan jadi biasa ayahku dan karyawan-karyawanku mengadakan selametanuntuk rumah baru ini, dan Pak To lah yang bertanggungjawab untuk semua acara dan ritualnya, aku masih ingat Pak To pernah berkata jika toko ini benar-benar "ramai", karena banyak sekali penghuni lama yang masih betah tinggal di sini. Kalau tidak salah beliau meminta kami menyiapkan beberapa ekor ayam hitam untuk syarat dalam selametan yang kami adakan ini.
O ya, FYI aku dan ayahku tidak tinggal di sana, saat itu kami tinggal di luar kota (2 jam perjalanan lamanya), dan setiap hari ayahku pulang pergi untuk mengecek toko, toko ini adalah cabang yang kedua, menjual barang-barang pertanian (bagi kaskuser yang tahu dimana letak tokoku ini jangan ilfil ya jika belanja ke sini, sekarang keadaannya jauh lebih nyaman dan aman, aku jamin. hahaha...).
Hari-hari setelah selametan dilaksanakan bukan merupakan hari-hari yang semakin tenang bagi karyawan-karyawanku yang tinggal di mess, bahkan bakal menjadi awal dari teror-teror yang berkelanjutan. Bakal aku ceritain per kejadian yang dialami oleh karyawan-karyawanku.
Hantu Mandi
Teror klise yang mungkin sering dialami oleh agan-agan yang pernah mengalami pengalaman mistis, ya teror level pertama ini seringkali dialami oleh karyawan-karyawanku. Jadi di bagian belakang rumahku itu ada sebuah sumur, tepatnya di dekat kamar mandi (sekarang sumur itu sudah ditutup.), ketika tengah malam, karyawanku sering sekali mendengar suara "Byar... Byur... Byar... Byur..." seperti orang sedang mandi, namun ketika dicek ke kamar mandi tidak ada seorang pun di sana, dan anehnya lantai kamar mandi masih dalam keadaan kering. Sepaket dengan gangguan di atas langit-langit yang sudah menjadi suara-suara yang tak asing bagi orang yang tinggal di mess itu, sehingga akhirnya para karyawanku itu membiarkan dan terbiasa dengan gangguan-gangguan tadi. Namun gangguan dari "penghuni asli" di rumah ini ternyata makin hari makin level up, karena mereka semakin memperjelas eksistensinya di hadapan mereka. Teror kamar mandi dan langit-langit agaknya membuat "mereka" semakin agresif terhadap penghuni-penghuni baru rumah ini, pernah suatu kali salah satu karyawanku, sebut saja Mas Met bermimpi tentang gadis cantik bergaun merah, gadis itu mengajaknya untuk pergi berjalan-jalan ke luar rumah, digambarkan olehnya gadis itu begitu cantik. Mimpi itu terulang beberapa kali, dan gadis itu selalu mengajaknya untuk berjalan-jalan, hingga suatu kali gadis itu mengajaknya untuk pergi jauh, namun Mas Met ini menolaknya. Setelah beberapa hari, Mas Met bercerita pada ayahku tentang mimpinya itu, yang kemudian cerita itu diteruskan kepada Pak To, dan Pak To pun berkata bahwa untung Mas Met menolak ajakan gadis itu untuk pergi jauh, karena jika dia mengikuti ajakan pergi jauh itu, maka mungkin Mas Met akan benar-benar pergi dan tidak kembali. (Maaf dalam cerita ini ane tidak memberikan dialog, karena ane tidak mengalaminya langsung.)
Genderuwo Bule
Ini salah satu makhluk yang lumayan sering eksis gangguin karyawan-karyawanku. (Foto penampakannya juga foto dia) Ada beberapa kejadian, gangguan dari genderuwo bule ini, aku menyebutnya begini karena kulitnya putih bersih namun badannya kurus dan tinggi (3 meter lebih).
Kejadian yang akan kuceritakan ini yang kuanggap paling menyeramkan, dan aku mendengarnya sendiri dari supir ayahku yang bernama Mas Mun, dia yang mengantar ayahku tiap hari ke toko. (Bisa ane tambahkan dialognya sedikit karena ane denger langsung) Biasa setelah menempuh 2 jam perjalanan dari tempat asalku, Mas Mun ini beristirahat sejenak di dalam rumah, dia tidur-tiduran di sofa. Namun siang itu tampaknya dia sedang sial, saat sedang enak-enaknya tidur, mulutnya dibekap oleh jari-jari tangan yang sangat panjang, hingga ia tidak bisa berteriak. Mata Mas Mun langsung terbuka karena kaget, namun ternyata kaki dan tangannya juga terasa dipegangi oleh sesuatu, dan tiba-tiba tepat di depan wajah Mas Mun menempel wajah yang sangat besar, dengan mata seukuran tutup gelas membelalak dan mulut menyeringai lebar, deretan giginya begitu besar, dan meneteskan air liur begitu banyak. Sosok itu terus beradu muka dengan Mas Mun, sambil terus mendekap mulut dan tubuh Mas Mun beberapa menit lamanya. Beberapa saat kemudian ada salah satu karyawanku hendak ke WC, berjalan melewati Mas Mun dia menyapa Mas Mun, namun Mas Mun hanya diam saja dalam posisi tiduran mematung dengan mata terbuka, karyawanku berpikir kalau Mas Mun sedang melamun atau bengong. Di sisi lain Mas Mun masih berkutat dengan sosok yang membekapnya, sosok itu telanjang bulat dengan rambut panjang yang jarang-jarang, tak kunjung meninggalkannya, hingga Mas Mun membaca-baca doa dalam hati, dan perlahan-lahan mahkluk itu melepaskannya dan pergi menjauh, begitu terlepas dari bekapan itu Mas Mun langsung terbangun dan terengah-engah. Sorenya ketika akan pulang ke rumah bersama ayahku dan aku dia bercerita panjang lebar tentang pengalamannya ini, aku mulanya tak terlalu percaya, dan berpikir itu hanya sejenis sleep paralyzis atau semacamnya, hingga salah satu karyawanku tanpa sengaja berselfie dengan mahkluk itu, sang genderuwo bule...
Spoiler for Penampakan Genderuwo Bule:
Quote:
![[CERPEN] CERita PENampakan (Horror True Story) (+ Foto Penampakan Real)](https://s.kaskus.id/images/2018/09/15/528742_201809150146390966.jpg)
Gambar ini 100% nyata, kalo ga percaya boleh PM ane...
Wajah karyawan ane, ane samarkan, itu bukan genderuwo nya pake celana jins, tapi di belakang itu ada jemuran pakaian, agan-agan tau kan jemuran tingginya brapa, sedangkan mahkluk itu nampang, yang keliatan jelas cuma tangannya.
Bukan ane mau bikin sensasi, tapi ini beneran kaga dibuat2, ane pernah ngeshare gambar ini di kaskus beberapa tahun lalu, cuma yang ane dapet cuma cibiran dan pada bilang klo itu gak nyata, cuma foto orang ngeblur...
Binatang Jejadian dan Pohon Roboh
Beberapa waktu lalu di awal tahun 2000an, salah satu pohon yang berada di makam, di samping tokoku tumbang karena hujan deras yang disertai angin. Pohon itu tumbang menimpa atap rumah bagian dalam (di ruang tamu) sehingga mengakibatkan atap yang berbahan seng itu jebol, sehingga bocor dimana-mana. Tentunya jika malam tiba atmosfer kuburan sebelah langsung bakal terasa bagi karyawan-karyawanku yang tinggal disana. Atap baru diperbaiki beberapa hari setelah peristiwa pohon tumbang, dan mengakibatkan banyaknya binatang-binatang yang masuk ke dalam rumah saat malam hari, tokek, kadal, katak pohon, serangga dan harimau, ya harimau berwarna hijau menurut kesaksian Mas Min, salah seorang karyawanku. Harimau hijau tersebut sering datang saat dini hari, ditandai dengan geraman khasnya, dan nampak jelas dia melewati ruang tamu dan hilang di WC, wujudnya begitu nyata saat itu. Setelah atap diperbaiki, binatang-binatang tak diundang yang sering mampir ke rumah pun sudah tak lagi datang, dan harimau hijau itupun juga tak lagi terlihat. Kira-kira apakah sebenarnya harimau hijau itu?
Quote:
![[CERPEN] CERita PENampakan (Horror True Story) (+ Foto Penampakan Real)](https://dl.kaskus.id/i282.photobucket.com/albums/kk273/ivrythe/Creepycemetery.jpg)
RUMAH SAMPING MAKAM part 2
Kontak Fisik
Peristiwa ini kali pertama "mereka" mencoba berinteraksi denganku langsung. Setiap hari jumat, tokoku tutup dari pukul 12.00 hingga pukul 13.00, agar para karyawanku bisa menunaikan ibadah shalat jumat, selama toko tutup biasanya aku tinggal sendirian di dalam rumah untuk tidur siang.
Tidak ada firasat apapun siang itu, dan aku mencoba untuk memejamkan mataku sejenak di atas kursi panjang di ruang tamu, karena tidak terlalu lebar maka aku melipat salah satu tanganku di dada. Kurang lebih pukul 12.30 aku dibangunkan oleh colekan di sikuku yang sangat jelas kurasakan sehingga aku tersentak kaget. "Siapa ya?" gumamku saat itu sambil menengok keadaan di sekitarku yang terlihat masi lengang. Bulu kudukku langsung berdiri saat aku mulai berjalan ke arah WC untuk mencuci muka, seperti ada yang mengikutiku dari belakang, namun ketika aku menengok tak ada apapun di belakangku. Cepat-cepat aku kembali ke kursi panjang dan menyalakan TV untuk mengusir sepi.
Kejadian ini ternyata tidak terjadi hanya sekali, jumat beberapa minggu berikutnya aku mengalami kejadian serupa, namun saat itu aku tidur siang di kamar depan di dekat tokoku, aku pun terbangun dan tidak bisa tidur lagi. "Iseng bener nih setan..." pikirku saat itu. Tapi aku tak setakut saat pertama mengalaminya.
Beberapa waktu kemudian kejadian berulang kembali, namun kali ini sedikit lebih parah, saat sedang tidur salah satu tanganku diangkat ke udara kemudian dijatuhkan, sehingga aku cukup kaget saat terbangun, namun tetap tak ada apa-apa di sekitarku, "Makin berani juga ni setan, gangguin orang tidur aja.." spontan aku berbicara sendiri saat itu. Aku pun mencoba memberanikan diri saat itu dengan mencari tahu keberadaan pengganggu itu dengan mengitari rumah, namun hasilnya nihil, aku tak bertemu apapun.
Siangnya saat tokoku kembali buka aku mencoba menceritakan pengalamanku tadi dengan Mbak Yanti, admin tokoku.
Quote:
A = Aku
MY = Mbak Yanti
A: "Wah tadi aku diganggu lagi kok mbak, tanganku dipindahin sama setan... Kaget aku.."
MY: "Kata bojoku kalo di kamar depan itu memang ada yang jaga, kalo kamu nyalain yong sua di situ kamu bisa liat yang ada di situ, dia di atas lemari tempatnya."
A: "Mosok sih mbak? Tapi ya kalo disuruh nantangin gitu-gitu mending aku ga usah liat aja dah... Hahaha."
FYI: suami dari adminku ini katanya memang bisa ngeliat hal-hal yang tak kasat mata, pernah saat dia mampir ke tokoku, ekspresi mukanya langsung berubah seperti orang marah atau gimana gitu, cuma dia diam aja. Kata adminku kalo dia rada aneh berarti ada sesuatu yang dia liat.
MY = Mbak Yanti
A: "Wah tadi aku diganggu lagi kok mbak, tanganku dipindahin sama setan... Kaget aku.."
MY: "Kata bojoku kalo di kamar depan itu memang ada yang jaga, kalo kamu nyalain yong sua di situ kamu bisa liat yang ada di situ, dia di atas lemari tempatnya."
A: "Mosok sih mbak? Tapi ya kalo disuruh nantangin gitu-gitu mending aku ga usah liat aja dah... Hahaha."
FYI: suami dari adminku ini katanya memang bisa ngeliat hal-hal yang tak kasat mata, pernah saat dia mampir ke tokoku, ekspresi mukanya langsung berubah seperti orang marah atau gimana gitu, cuma dia diam aja. Kata adminku kalo dia rada aneh berarti ada sesuatu yang dia liat.
Sejak gangguan ketiga itu aku mulai tidak lagi takut sendirian di rumahku, aku berpikir positif saja, mungkin penghuni lama pengen kenalan denganku. Dan sejak gangguan ketiga itu, aku belum pernah diganggu lagi hingga sekarang.
Quote:
![[CERPEN] CERita PENampakan (Horror True Story) (+ Foto Penampakan Real)](https://dl.kaskus.id/i282.photobucket.com/albums/kk273/ivrythe/just-grandma-and-me.jpg)
NENEK AMIS PENGHUNI KOS
Ini cerita pengalaman salah seorang temanku, namanya Vivi. Kejadian ini sekitar tahun 2010 - 2012, aku tidak ingat persis kapan kejadiannya, namun aku ingat setiap detail peristiwa yang dia ceritakan, hanya membacanya lewat whatsapp saja membuatku merinding.
Vivi ini seorang mahasiswa di salah satu perguruan tinggi swasta di kota S, karena bukan berasal dari kota S maka dia hidup indekos di dekat kampusnya. Saat pertama dia menyewa kamar kos dia mendapat kamar yang letaknya sedikit nyeleneh, yaitu di pojokan, dan pintu kamarnya sering bermasalah karena sulit dibuka.
Selain itu hawa di kamar kosnya itu terasa lembab dan berbeda dari kamar teman-teman kosnya yang lain.
Dari semula dia sudah merasa tidak nyaman tinggal di kamar ini, namun karena tidak ada pilihan lain akhirnya dia tetap mencoba ngekos di sini.
Dan firasat yang dia rasakan ternyata benar, ada yang aneh dari kamar ini. Tiap malam dia selalu merasa ada yang memandanginya saat tidur. Kejadian itu berlangsung hampir setiap malam, sehingga lama kelamaan Vivi terbiasa dengan hal itu.
Namun suatu malam, ada kejadian yang benar-benar membuatnya tidak bisa lupa. Malam itu sekitar pukul 23.00, Vivi tidak bisa tidur malam itu, walaupun lampu kamarnya sudah dalam keadaan mati, tiba-tiba dia mencium bau amis yang entah dari mana asalnya, mau itu seolah-olah masuk begitu saja ke kamarnya, dia berpikir mungkin bau ini berasal dari bangkai tikus di langit-langit kamarnya, namun bau itu samar-samar hilang.
Lampu kamarnya memang telah dimatikan, namun masih ada cahaya dari luar yang masuk melalui jendela di kamarnya, samar-samar dia melihat sosok berbaju putih dengan rambut hitam legam yang terurai panjang menutupi wajahnya terduduk diam di dekat pintu, sontak Vivi terkejut dan ketakutan melihat penampakan yang begitu frontal di depan matanya, dia menarik selimutnya menutupi wajahnya, berharap sosok itu berlalu, dan benar setelah membuka selimutnya sosok itu tidak lagi di dekat pintu, tapi berpindah posisi di depan TV, dia duduk memandangi TV mati seolah-olah sedang menonton TV, ini membuat Vivi semakin ketakutan, karena posisi TV nya lebih dekat dengan ranjang tempat Vivi tidur. Vivi pun mencoba mengalihkan pandangan dengan berusaha tidur dengan posisi memunggungi sosok tadi, namun Vivi kembali mencium bau amis yang semakin dekat dengannya, dan mendadak ada tangan dingin keriput pucat dengan urat-urat yang menyembul memeluk pinggangnya, saat Vivi sedikit melirik di belakangnya, sosok tadi ternyata sedang memeluknya dari belakang, mendengus seperti sedang mendengkur, dan rambutnya ternyata sangat panjang, pakaiannya tak seputih yang Vivi liat tadi tapi lebih lusuh, dan mahkluk itu berbau sangat amis.
Wajahnya tidak terlalu terlihat, namun Vivi mendeskripsikannya seperti nenek-nenek 80 tahunan. Vivi mencoba berdoa sebisanya dan terus menutup rapat matanya, hingga perlahan-lahan nenek itu meninggalkannya, beberapa jam lamanya kejadian itu, hingga akhirnya Vivi pun tertidur.
Beberapa hari setelah kejadian ini, sore itu saat akan menyeberang jalan di dekat kosnya, Vivi bersebelahan dengan seorang nenek dengan pakaian kebaya, namun rambutnya terurai begitu panjang hingga mata kaki, awalnya dia menganggapnya biasa saja, namun saat memikirkannya dia jadi mengait-ngaitkannya dengan kejadian yang dialaminya malam itu.
Diubah oleh ivrythe 09-09-2023 15:14
dhalbhoo dan 7 lainnya memberi reputasi
8
119.7K
Kutip
245
Balasan
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.8KThread•52.8KAnggota
Tampilkan semua post
TS
ivrythe
#3
Quote:
Ghost Detector
Sekitar tahun 2009 hingga 2011 aku bekerja di perusahaan milik saudaraku di Jakarta. Pada masa itu kantornya masih menjadi satu dengan rumah pribadi milik saudaraku, berupa bangunan rumah 3 lantai yang dialihfungsikan menjadi kantor, sedangkan aku bekerja di lantai 2.
Banyak cerita-cerita yang cukup ganjil yang pernah terjadi di rumah itu.
Pernah suatu kali salah satu karyawan datang ke kantor terlalu pagi (jam masuk kantor pukul 8.00 pagi) pukul 6.30 saat itu, dia melihat Bos berjalan masuk ke ruangannya, karena ada yang perlu diacc maka dia mengikuti bosnya masuk ke ruangan itu, namun betapa kagetnya dia ketika dia sampai di ruangannya, bukan bosnya yang dia temui melainkan sosok lain yang membuatnya histeris sehingga berteriak, pembantu yang saat itu sedang bersih-bersihpun sontak kaget dan langsung menghampiri karyawan itu, namun sosok apa itu dia tidak pernah bercerita. Kejadian itu terjadi di lantai 2.
Yang tak kalah heboh adalah kejadian ketika sejumlah karyawan dan supir dari perusahaan itu sedang mempersiapkan perayaan ulang tahun anak dari bos, mereka mulai persiapan sehabis jam kantor yaitu pukul 16.30, mereka menyiapkan balon dan beberapa dekorasi sederhana, 2 hingga 3 jam lamanya persiapan itu, sekitar pukul 20.00 ketika pak supir menghadap ke tangga naik lantai 3, dia melihat seorang gadis naik ke lantai 3, padahal tidak ada siapapun di lantai 3, dan saat itu lampu lantai 3 dalam keadaan mati semua, anehnya lagi gadis itu naik dengan cara melayang di tangga, fix itu bukan manusia....
Kejadian aneh yang pernah aku rasakan sendiri adalah ketika aku sedang lembur tugas kantor, saat itu aku ikut membantu pekerjaan temanku karena salah satu karyawan di divisiku cuti hamil, aku yang biasanya menggunakan laptop pribadiku beralih menggunakan PC kantor karena data-data yang harus aku input berada di situ.
Saat itu aku hanya bertiga, aku bekerja dengan earphone yang menempel di telingaku, hingga pekerjaanku terhenti karena PC kantor yang kugunakan ngehang, dan printer hitam putih di bilik lain yang kosong mendadak menyala dan terdengar berisik seperti sedang ngeprint, aku kaget dan bertanya pada temanku,
"Lho emang siapa yang ngeprint jam segini? Ni PC ku juga ngehang,, Kok aneh ya..." kataku.
"Hahaha.. Kalo jam segini mah biasa, udah mulai pada ganggu ni yang nunggu di sini." canda temanku yang berada di dekatku.
Aku melirik jam dan saat itu pukul 19.00, sedikit merinding sih, lalu kami cepat-cepat menyelesaikan sisa pekerjaan kami dan beranjak pulang. Tak lupa kami mematikan lampu kantor saat itu, dan suasana ketika lampu dimatikan membuat bulu kudukku semakin tegak, aku pun buru-buru meninggalkan kantor.
Agan-agan pernah tau ghost detector di i-pad kan? Sampe sekarang sih aku ga tau kalo itu beneran apa ga.. Cuma aku ingat waktu itu sepupuku iseng ngetes alat ini malam-malam di kantornya. Pukul 22.00 saat itu, mulanya cuma ngetes di dalam rumah, aplikasi itu juga menampilkan translate an kata-kata dari gelombang yang ditangkap ke dalam bahasa inggris, kata-katanya sih acak, seperti Go, Goat, Board dsb. Sinyalnya pun jika biru menunjukkan gelombang yang lemah, hijau lebih kuat, kuning kuat dan merah sangat kuat, memang jika sinyalnya biru, jika kita dekati akan semakin menjauh dan lama kelamaan hilang.
Hingga muncul keisengan sepupuku yang mengajakku jalan-jalan dan naik ke lantai 2, kami mencari sinyal dan muncul cukup banyak sinyal kuning dan translate an yang keluar cukup banyak, aku tidak begitu ingat, lalu akhirnya sepupuku memintaku untuk naik ke lantai 3, tempat pak supir melihat wanita melayang naik, asal tahu saja saat itu lampu dalam keadaan mati dan aku hanya berbekal cahaya ipad.. Saat aku hendak sampai ke atas lantai 3 bulu kudukku berdiri cukup lama, aku merasakan hawa yang begitu dingin, dan kebetulan aplikasi menunjukkan 1 sinyal merah, dan translate an nya hanya 2 kata "mad" dan "go" aku yang grogi dan panik buru-buru turun ke lantai 2 dan menunjukkan ke sepupuku, lebih tepatnya takut sih, takut dikasi penampakan frontal yang tiba-tiba.
Quote:
"Kiriman" dari siapa?
Ini berlangsung pada tahun 2006 an kalau aku tidak salah ingat. Aku menjadi saksi dengan mata kepalaku sendiri melihat hal aneh yang benar-benar tidak masuk akal bagiku.
Kejadian ini dialami kakak dari ayahku sebut saja Pak K. Pak K ini sudah lama bercerai dengan istrinya beberapa belas tahun lamanya, dan selama itu pula dia hidup sendirian dengan membuka toko tekstil di rumahnya. Kebetulan rumah Pak K bersebelahan persis atau tergabung dengan rumah keluargaku, karena tanah yang kami tempati merupakan tanah dari kakek nenekku yang telah tiada.
Sejak dulu Pak K memang memiliki kelebihan indera ke-6 untuk membantu orang yang kesulitan, seperti mengobati orang, menolak bala dan lainnya, tapi Pakde ku ini tidak pernah meminta imbalan untuk semua yang dilakukannya. Jika dilihat dari materi, Pak K tergolong cukup berkelimpahan, dan dia sering sekali membantu orang-orang di sekitarnya, bahkan ada pula beberapa orang dari luar kota yang datang untuk meminta bantuannya.
Aku pernah bertanya pada Pakde ku ini darimana dia mendapat kelebihannya, dan katanya dia memperolehnya dari kakeknya, yang berarti kakek buyutku, yang memang memiliki kelebihan. Aku sering main ke rumah Pakde ku, dan aku melihat banyak pusaka (keris) yang dijejer rapi di tempatnya, dengan diberikan sesaji. Kata Pakde ku pusaka-pusaka nya ada yang datang sendiri, warisan dan ada yang merupakan pemberian orang. Aku saat itu masih tidak percaya pada hal-hal seperti ini.
Hingga pada suatu hari Pak K ini menderita sakit yang cukup parah, sakitnya ini berlarut-larut hingga sempat masuk ke ICU. Kata dokter ada kebocoran lambung, dan indikasi hepatitis. Beberapa minggu lamanya Pak K dirawat di rumah sakit, dan ketika pulang dia harus bedrest selama beberapa bulan.
Saat itu Pak K melakukan mulai kembali ke agama katholik, mulanya dia menganut kepercayaan konghuchu. Semua pusaka nya mulai diberikan pada orang lain yang sanggup menerimanya, namun kesehatannya masih stagnan.
Hingga suatu hari Pak K meminta aku, sepupuku dan pamanku untuk diantar ke orang pintar, saat itu aku mendengar orang pintar itu menganut paham Kristen Kejawen. Aku saat itu diminta untuk membeli beberapa butir telur bebek untuk dibawa saat mengunjungi orang pintar itu.
Sesampainya di tempat orang pintar itu yang ternyata ibu-ibu setengah baya dengan asistennya (atau suaminya) yang membantunya dalam praktek di situ, memintaku mengeluarkan telur yang aku bawa dari rumah. Dia melakban telur itu, dan memberikan kapas pada ujung telur lalu dilakban lagi. Aku jelas melihatnya, itu memang telur yang aku beli dari rumah. Tiga butir kalau tidak salah, selesai dia bungkus dengan lakban, dan diberi kapas ujungnya. Kemudian ibu itu membaca doa-doa Kristen, dan asistennya (atau suaminya) itu mulai menempelkan telur itu di perut Pak K, lalu mulai menyedot bagian telur yang ada kapasnya, dan sang ibu merapalkan doa-doa sambil mendorong punggung asistennya (seperti di film kungfu saat sedang menyalurkan tenaga dalam). Beberapa kali sedotan hingga 3 telur itu digunakan. Aku sedikit ingin tertawa melihatnya, namun tawaku berubah ketika sang ibu mulai membuka lakban dari telur tersebut, dia memecahkannya di wadah seperti tong sampah dan yang keluar dari telur itu adalah beberapa kelabang hidup ada menggeliat dan ada beberapa yang pingsan mungkin, dengan sigap sang ibu menggunting badan kelabang itu agar mati, kemudian membuangnya. Aku masih menganga takjub melihat hal itu, itu telur yang aku bawa tadi, kenapa isinya jadi seperti itu... Telur kedua dibuka dan kurang lebih isinya sama, dan yang ketiga dibuka isinya seperti oli hitam, dan beberapa kawat, tak ada lagi kuning telur dan putih telur, isinya benar-benar hitam pekat dan ada kawat-kawat aneh.
Si ibu tadi berkata ada "kiriman" yang masuk ke tubuh Pak K. Tapi tidak dijelaskan siapa yang mengirim. Pada kontrol yang kedua aku tidak ikut mengantar Pak K, namun menurut cerita sepupuku Pak K sempat muntah darah di ruang praktek, dan semenjak itu Pak K mulai mengurangi kegiatannya membantu orang-orang, karena menurutnya ini bisa jadi akibat ada orang yang tidak suka padanya mengirimkan benda-benda jahat padanya, ini adalah resikonya.
Quote:
Ditanpa busanain Hantu Korea
Cerita ini dialami oleh salah seorang sepupu ibuku, yang saat itu sedang jalan-jalan ke Korea bersama dengan mama dan saudaranya.
Mulanya acara jalan-jalan itu terasa menyenangkan, hingga pada hari beberapa hari kemudian ketika mereka pindah ke suatu hotel. Dari awal memang sudah terasa bahwa hotel tersebut memang ada yang tidak beres, tapi tampaknya rasa lelah mengalahkan firasat, mereka berpikir positif tentang hotel ini.
1 kamar dihuni 2 orang, saat itu sepupu ibuku sekamar dengan mamanya.
Pada saat hendak tidur, sepupu ibuku, sebut saja tante K ini, tidak dapat tidur dengan nyenyak, sedangkan mamanya sudah terlelap karena lelah.
Dalam keadaan antara tidur dan sadar ini lah, tante K merasakan udara yang begitu dingin, padahal saat itu dia sudah mengenakan baju tebal dan selimut, o ya FYI saat itu di Korea sedang musim dingin. Tante K merasa semakin malam semakin dingin, dia pun menggigil. Masih dalam keadaan setengah sadar seperti ada sesuatu yang menarik selimutnya pelan-pelan ke bawah, tapi Tante K menariknya kembali dan melanjutkan tidurnya.
Hingga pada suatu saat mama Tante K ini terbangun dan mendapati Tante K dalam keadaan telanjang bulat dengan selimut yang terserak ke lantai, namun posisi pakaiannya (pakaian dalam, kaos, longjohn dan sweater) tidak acak-acakan tapi seperti dikumpulkan di suatu tempat.
"Lho kowe ki kok udo nopo?" kata mama Tante K sambil menatap Tante K heran.
Tante K sontak kaget dan langsung mengenakan kembali pakaiannya, dia pun bingung mengapa pakaiannya bisa terlucuti dengan rapi dan tanpa terasa oleh nya. Dan bulu kuduknya pun berdiri dan mulai ketakutan, akhirnya mereka berduapun tak bisa tidur hingga pagi.
Kira-kira siapa yang iseng melucuti pakaian tante K ini?
FYI lagi tante K ini sudah berumur kok gan, sudah hampir 60 tahun, dan mamanya 85 tahun lebih.
Diubah oleh ivrythe 15-02-2023 14:35
lapakdesain dan cecilia.ira memberi reputasi
3
Kutip
Balas