- Beranda
- Stories from the Heart
[CERPEN] CERita PENampakan (Horror True Story) (+ Foto Penampakan Real)
...
TS
ivrythe
[CERPEN] CERita PENampakan (Horror True Story) (+ Foto Penampakan Real)
Beberapa Update uda ane post tapi belom ane index ya gan
![[CERPEN] CERita PENampakan (Horror True Story) (+ Foto Penampakan Real)](https://dl.kaskus.id/i282.photobucket.com/albums/kk273/ivrythe/Creepycemetery.jpg)
Sudah hampir 3 tahun ini aku mulai bekerja di toko cabang yang dibuka ayahku di daerah B (disamarkan demi kebaikan). Tokoku itu berukuran kurang lebih 200 meter persegi, separuh bangunan depan digunakan untuk toko, sedangkan separuh bangunan belakang digunakan untuk mess karyawan. Yang membuat orang sedikit bergidik ketika aku bercerita mengenai tokoku itu adalah letaknya yang bersebelahan persis dengan tempat pemakaman umum, bagian belakang dan samping kiri rumah itu adalah makam, jadi pemandangan jendela di WC ku adalah hamparan makam yang terbilang cukup luas, lengkap dengan pohon besar yang berdiri gagah di sana.
Cabang toko ayahku ini dibangun sudah sejak tahun 90an, aku lupa kapan tepatnya, mungkin sekitar tahun 1994 atau 1995, dan sudah langsung beroperasi. Pada masa itu suasana daerah di sekitar toko ini masih begitu sepi jika malam hari, jadi semakin menambah aura mistis dan angker di daerah ini. Banyak pengalaman mengerikan dan sulit dipercaya yang dialami oleh karyawan-karyawanku yang dulu pernah tinggal di sana. Pada tahun 90 an aku masih duduk di bangku SD, namun aku sangat gemar mendengar cerita-cerita dari ayahku maupun dari karyawan-karyawanku yang sering bercerita mengenai pengalamannya di Rumah Samping Makam itu.
Pada awal pembangunan toko itu banyak sekali gangguan yang terjadi, hingga ayahku mempercayakan mediasi dan pengusiran "penghuni lama" kepada seorang paranormal, sebut saja namanya Pak To. Bangunan toko ini memang terbilang baru pada masa itu, karena sebelumnya adalah tanah kosong. Setelah bangunan jadi biasa ayahku dan karyawan-karyawanku mengadakan selametanuntuk rumah baru ini, dan Pak To lah yang bertanggungjawab untuk semua acara dan ritualnya, aku masih ingat Pak To pernah berkata jika toko ini benar-benar "ramai", karena banyak sekali penghuni lama yang masih betah tinggal di sini. Kalau tidak salah beliau meminta kami menyiapkan beberapa ekor ayam hitam untuk syarat dalam selametan yang kami adakan ini.
O ya, FYI aku dan ayahku tidak tinggal di sana, saat itu kami tinggal di luar kota (2 jam perjalanan lamanya), dan setiap hari ayahku pulang pergi untuk mengecek toko, toko ini adalah cabang yang kedua, menjual barang-barang pertanian (bagi kaskuser yang tahu dimana letak tokoku ini jangan ilfil ya jika belanja ke sini, sekarang keadaannya jauh lebih nyaman dan aman, aku jamin. hahaha...).
Hari-hari setelah selametan dilaksanakan bukan merupakan hari-hari yang semakin tenang bagi karyawan-karyawanku yang tinggal di mess, bahkan bakal menjadi awal dari teror-teror yang berkelanjutan. Bakal aku ceritain per kejadian yang dialami oleh karyawan-karyawanku.
Hantu Mandi
Teror klise yang mungkin sering dialami oleh agan-agan yang pernah mengalami pengalaman mistis, ya teror level pertama ini seringkali dialami oleh karyawan-karyawanku. Jadi di bagian belakang rumahku itu ada sebuah sumur, tepatnya di dekat kamar mandi (sekarang sumur itu sudah ditutup.), ketika tengah malam, karyawanku sering sekali mendengar suara "Byar... Byur... Byar... Byur..." seperti orang sedang mandi, namun ketika dicek ke kamar mandi tidak ada seorang pun di sana, dan anehnya lantai kamar mandi masih dalam keadaan kering. Sepaket dengan gangguan di atas langit-langit yang sudah menjadi suara-suara yang tak asing bagi orang yang tinggal di mess itu, sehingga akhirnya para karyawanku itu membiarkan dan terbiasa dengan gangguan-gangguan tadi. Namun gangguan dari "penghuni asli" di rumah ini ternyata makin hari makin level up, karena mereka semakin memperjelas eksistensinya di hadapan mereka. Teror kamar mandi dan langit-langit agaknya membuat "mereka" semakin agresif terhadap penghuni-penghuni baru rumah ini, pernah suatu kali salah satu karyawanku, sebut saja Mas Met bermimpi tentang gadis cantik bergaun merah, gadis itu mengajaknya untuk pergi berjalan-jalan ke luar rumah, digambarkan olehnya gadis itu begitu cantik. Mimpi itu terulang beberapa kali, dan gadis itu selalu mengajaknya untuk berjalan-jalan, hingga suatu kali gadis itu mengajaknya untuk pergi jauh, namun Mas Met ini menolaknya. Setelah beberapa hari, Mas Met bercerita pada ayahku tentang mimpinya itu, yang kemudian cerita itu diteruskan kepada Pak To, dan Pak To pun berkata bahwa untung Mas Met menolak ajakan gadis itu untuk pergi jauh, karena jika dia mengikuti ajakan pergi jauh itu, maka mungkin Mas Met akan benar-benar pergi dan tidak kembali. (Maaf dalam cerita ini ane tidak memberikan dialog, karena ane tidak mengalaminya langsung.)
Genderuwo Bule
Ini salah satu makhluk yang lumayan sering eksis gangguin karyawan-karyawanku. (Foto penampakannya juga foto dia) Ada beberapa kejadian, gangguan dari genderuwo bule ini, aku menyebutnya begini karena kulitnya putih bersih namun badannya kurus dan tinggi (3 meter lebih).
Kejadian yang akan kuceritakan ini yang kuanggap paling menyeramkan, dan aku mendengarnya sendiri dari supir ayahku yang bernama Mas Mun, dia yang mengantar ayahku tiap hari ke toko. (Bisa ane tambahkan dialognya sedikit karena ane denger langsung) Biasa setelah menempuh 2 jam perjalanan dari tempat asalku, Mas Mun ini beristirahat sejenak di dalam rumah, dia tidur-tiduran di sofa. Namun siang itu tampaknya dia sedang sial, saat sedang enak-enaknya tidur, mulutnya dibekap oleh jari-jari tangan yang sangat panjang, hingga ia tidak bisa berteriak. Mata Mas Mun langsung terbuka karena kaget, namun ternyata kaki dan tangannya juga terasa dipegangi oleh sesuatu, dan tiba-tiba tepat di depan wajah Mas Mun menempel wajah yang sangat besar, dengan mata seukuran tutup gelas membelalak dan mulut menyeringai lebar, deretan giginya begitu besar, dan meneteskan air liur begitu banyak. Sosok itu terus beradu muka dengan Mas Mun, sambil terus mendekap mulut dan tubuh Mas Mun beberapa menit lamanya. Beberapa saat kemudian ada salah satu karyawanku hendak ke WC, berjalan melewati Mas Mun dia menyapa Mas Mun, namun Mas Mun hanya diam saja dalam posisi tiduran mematung dengan mata terbuka, karyawanku berpikir kalau Mas Mun sedang melamun atau bengong. Di sisi lain Mas Mun masih berkutat dengan sosok yang membekapnya, sosok itu telanjang bulat dengan rambut panjang yang jarang-jarang, tak kunjung meninggalkannya, hingga Mas Mun membaca-baca doa dalam hati, dan perlahan-lahan mahkluk itu melepaskannya dan pergi menjauh, begitu terlepas dari bekapan itu Mas Mun langsung terbangun dan terengah-engah. Sorenya ketika akan pulang ke rumah bersama ayahku dan aku dia bercerita panjang lebar tentang pengalamannya ini, aku mulanya tak terlalu percaya, dan berpikir itu hanya sejenis sleep paralyzis atau semacamnya, hingga salah satu karyawanku tanpa sengaja berselfie dengan mahkluk itu, sang genderuwo bule...
![[CERPEN] CERita PENampakan (Horror True Story) (+ Foto Penampakan Real)](https://s.kaskus.id/images/2018/09/15/528742_201809150146390966.jpg)
Gambar ini 100% nyata, kalo ga percaya boleh PM ane...
Wajah karyawan ane, ane samarkan, itu bukan genderuwo nya pake celana jins, tapi di belakang itu ada jemuran pakaian, agan-agan tau kan jemuran tingginya brapa, sedangkan mahkluk itu nampang, yang keliatan jelas cuma tangannya.
Bukan ane mau bikin sensasi, tapi ini beneran kaga dibuat2, ane pernah ngeshare gambar ini di kaskus beberapa tahun lalu, cuma yang ane dapet cuma cibiran dan pada bilang klo itu gak nyata, cuma foto orang ngeblur...
Binatang Jejadian dan Pohon Roboh
Beberapa waktu lalu di awal tahun 2000an, salah satu pohon yang berada di makam, di samping tokoku tumbang karena hujan deras yang disertai angin. Pohon itu tumbang menimpa atap rumah bagian dalam (di ruang tamu) sehingga mengakibatkan atap yang berbahan seng itu jebol, sehingga bocor dimana-mana. Tentunya jika malam tiba atmosfer kuburan sebelah langsung bakal terasa bagi karyawan-karyawanku yang tinggal disana. Atap baru diperbaiki beberapa hari setelah peristiwa pohon tumbang, dan mengakibatkan banyaknya binatang-binatang yang masuk ke dalam rumah saat malam hari, tokek, kadal, katak pohon, serangga dan harimau, ya harimau berwarna hijau menurut kesaksian Mas Min, salah seorang karyawanku. Harimau hijau tersebut sering datang saat dini hari, ditandai dengan geraman khasnya, dan nampak jelas dia melewati ruang tamu dan hilang di WC, wujudnya begitu nyata saat itu. Setelah atap diperbaiki, binatang-binatang tak diundang yang sering mampir ke rumah pun sudah tak lagi datang, dan harimau hijau itupun juga tak lagi terlihat. Kira-kira apakah sebenarnya harimau hijau itu?
![[CERPEN] CERita PENampakan (Horror True Story) (+ Foto Penampakan Real)](https://dl.kaskus.id/i282.photobucket.com/albums/kk273/ivrythe/Creepycemetery.jpg)
Kontak Fisik
Peristiwa ini kali pertama "mereka" mencoba berinteraksi denganku langsung. Setiap hari jumat, tokoku tutup dari pukul 12.00 hingga pukul 13.00, agar para karyawanku bisa menunaikan ibadah shalat jumat, selama toko tutup biasanya aku tinggal sendirian di dalam rumah untuk tidur siang.
Tidak ada firasat apapun siang itu, dan aku mencoba untuk memejamkan mataku sejenak di atas kursi panjang di ruang tamu, karena tidak terlalu lebar maka aku melipat salah satu tanganku di dada. Kurang lebih pukul 12.30 aku dibangunkan oleh colekan di sikuku yang sangat jelas kurasakan sehingga aku tersentak kaget. "Siapa ya?" gumamku saat itu sambil menengok keadaan di sekitarku yang terlihat masi lengang. Bulu kudukku langsung berdiri saat aku mulai berjalan ke arah WC untuk mencuci muka, seperti ada yang mengikutiku dari belakang, namun ketika aku menengok tak ada apapun di belakangku. Cepat-cepat aku kembali ke kursi panjang dan menyalakan TV untuk mengusir sepi.
Kejadian ini ternyata tidak terjadi hanya sekali, jumat beberapa minggu berikutnya aku mengalami kejadian serupa, namun saat itu aku tidur siang di kamar depan di dekat tokoku, aku pun terbangun dan tidak bisa tidur lagi. "Iseng bener nih setan..." pikirku saat itu. Tapi aku tak setakut saat pertama mengalaminya.
Beberapa waktu kemudian kejadian berulang kembali, namun kali ini sedikit lebih parah, saat sedang tidur salah satu tanganku diangkat ke udara kemudian dijatuhkan, sehingga aku cukup kaget saat terbangun, namun tetap tak ada apa-apa di sekitarku, "Makin berani juga ni setan, gangguin orang tidur aja.." spontan aku berbicara sendiri saat itu. Aku pun mencoba memberanikan diri saat itu dengan mencari tahu keberadaan pengganggu itu dengan mengitari rumah, namun hasilnya nihil, aku tak bertemu apapun.
Siangnya saat tokoku kembali buka aku mencoba menceritakan pengalamanku tadi dengan Mbak Yanti, admin tokoku.
Sejak gangguan ketiga itu aku mulai tidak lagi takut sendirian di rumahku, aku berpikir positif saja, mungkin penghuni lama pengen kenalan denganku. Dan sejak gangguan ketiga itu, aku belum pernah diganggu lagi hingga sekarang.
![[CERPEN] CERita PENampakan (Horror True Story) (+ Foto Penampakan Real)](https://dl.kaskus.id/i282.photobucket.com/albums/kk273/ivrythe/just-grandma-and-me.jpg)
NENEK AMIS PENGHUNI KOS
Ini cerita pengalaman salah seorang temanku, namanya Vivi. Kejadian ini sekitar tahun 2010 - 2012, aku tidak ingat persis kapan kejadiannya, namun aku ingat setiap detail peristiwa yang dia ceritakan, hanya membacanya lewat whatsapp saja membuatku merinding.
Vivi ini seorang mahasiswa di salah satu perguruan tinggi swasta di kota S, karena bukan berasal dari kota S maka dia hidup indekos di dekat kampusnya. Saat pertama dia menyewa kamar kos dia mendapat kamar yang letaknya sedikit nyeleneh, yaitu di pojokan, dan pintu kamarnya sering bermasalah karena sulit dibuka.
Selain itu hawa di kamar kosnya itu terasa lembab dan berbeda dari kamar teman-teman kosnya yang lain.
Dari semula dia sudah merasa tidak nyaman tinggal di kamar ini, namun karena tidak ada pilihan lain akhirnya dia tetap mencoba ngekos di sini.
Dan firasat yang dia rasakan ternyata benar, ada yang aneh dari kamar ini. Tiap malam dia selalu merasa ada yang memandanginya saat tidur. Kejadian itu berlangsung hampir setiap malam, sehingga lama kelamaan Vivi terbiasa dengan hal itu.
Namun suatu malam, ada kejadian yang benar-benar membuatnya tidak bisa lupa. Malam itu sekitar pukul 23.00, Vivi tidak bisa tidur malam itu, walaupun lampu kamarnya sudah dalam keadaan mati, tiba-tiba dia mencium bau amis yang entah dari mana asalnya, mau itu seolah-olah masuk begitu saja ke kamarnya, dia berpikir mungkin bau ini berasal dari bangkai tikus di langit-langit kamarnya, namun bau itu samar-samar hilang.
Lampu kamarnya memang telah dimatikan, namun masih ada cahaya dari luar yang masuk melalui jendela di kamarnya, samar-samar dia melihat sosok berbaju putih dengan rambut hitam legam yang terurai panjang menutupi wajahnya terduduk diam di dekat pintu, sontak Vivi terkejut dan ketakutan melihat penampakan yang begitu frontal di depan matanya, dia menarik selimutnya menutupi wajahnya, berharap sosok itu berlalu, dan benar setelah membuka selimutnya sosok itu tidak lagi di dekat pintu, tapi berpindah posisi di depan TV, dia duduk memandangi TV mati seolah-olah sedang menonton TV, ini membuat Vivi semakin ketakutan, karena posisi TV nya lebih dekat dengan ranjang tempat Vivi tidur. Vivi pun mencoba mengalihkan pandangan dengan berusaha tidur dengan posisi memunggungi sosok tadi, namun Vivi kembali mencium bau amis yang semakin dekat dengannya, dan mendadak ada tangan dingin keriput pucat dengan urat-urat yang menyembul memeluk pinggangnya, saat Vivi sedikit melirik di belakangnya, sosok tadi ternyata sedang memeluknya dari belakang, mendengus seperti sedang mendengkur, dan rambutnya ternyata sangat panjang, pakaiannya tak seputih yang Vivi liat tadi tapi lebih lusuh, dan mahkluk itu berbau sangat amis.
Wajahnya tidak terlalu terlihat, namun Vivi mendeskripsikannya seperti nenek-nenek 80 tahunan. Vivi mencoba berdoa sebisanya dan terus menutup rapat matanya, hingga perlahan-lahan nenek itu meninggalkannya, beberapa jam lamanya kejadian itu, hingga akhirnya Vivi pun tertidur.
Beberapa hari setelah kejadian ini, sore itu saat akan menyeberang jalan di dekat kosnya, Vivi bersebelahan dengan seorang nenek dengan pakaian kebaya, namun rambutnya terurai begitu panjang hingga mata kaki, awalnya dia menganggapnya biasa saja, namun saat memikirkannya dia jadi mengait-ngaitkannya dengan kejadian yang dialaminya malam itu.
[ C. E. R. P. E. N. ]
CERITA PENAMPAKAN (Horror True Story)
(+ Foto Penampakan Real)
![[CERPEN] CERita PENampakan (Horror True Story) (+ Foto Penampakan Real)](https://s.kaskus.id/images/2018/09/18/528742_201809181126050617.jpg)
CERITA PENAMPAKAN (Horror True Story)
(+ Foto Penampakan Real)
![[CERPEN] CERita PENampakan (Horror True Story) (+ Foto Penampakan Real)](https://s.kaskus.id/images/2018/09/18/528742_201809181126050617.jpg)
Quote:
Cerita-Cerita di Thread ini beberapa ane bawain di Podcast lho gan... Berikut ini Podcast nya...
YOUTUBE HORROR NDESSS
Buat Temen-Temen yg domisili Semarang Boleh Lho jadi Narasumber kita...
Bisa kontak ke
INSTAGRAM HORROR NDESSS
YOUTUBE HORROR NDESSS
Buat Temen-Temen yg domisili Semarang Boleh Lho jadi Narasumber kita...
Bisa kontak ke
INSTAGRAM HORROR NDESSS
Quote:
Halo agan-agan sekalian, setelah lama baca-baca cerita horror di SFTH ini akhirnya ane tergelitik juga untuk ikutan sharing tentang beberapa pengalaman mistis ane dan orang-orang di sekitar ane yang cerita langsung ke ane. Btw ini pertama kalinya ane share cerita beginian di kaskus, jadi harap maklum ya kalo bahasanya belepotan, ane bukan penulis, bukan juga blogger handal... Hahaha...
Cerita yang ane tulis ini 100% nyata, ada beberapa yang berlanjut, dan ada beberapa cerita yang terpisah-pisah. Ini berdasarkan pengalaman ane pribadi dan pengalaman orang-orang di sekitar ane.
Cerita yang ane tulis ini 100% nyata, ada beberapa yang berlanjut, dan ada beberapa cerita yang terpisah-pisah. Ini berdasarkan pengalaman ane pribadi dan pengalaman orang-orang di sekitar ane.
Quote:
Oke perkenalkan namaku Ryan, aku bukan seorang yang memiliki indera keenam atau aura indigo, tapi dalam 2 dekade lebih kehidupanku aku pernah mengalami langsung hal-hal yang berbau mistis. Sejak SMA aku tinggal berpindah-pindah, hingga kini aku telah berkeluarga dan menetap di salah satu kota di Jawa Tengah. Aku tinggal berdua dengan istriku, dan bekerja di toko (1 jam perjalanan dari rumah), dan toko tempatku bekerja itu bersebelahan langsung dengan TPU (Tempat Pemakaman Umum). Aku banyak mendengar cerita-cerita mistis dari teman-teman yang bekerja di toko itu yang mengalaminya secara langsung.
Aku merasa kehidupanku cukup normal, hingga kejadian beberapa waktu lalu yang membuatku terusik kembali tentang makhluk di luar kehidupan kita. Itu kali pertama "mereka" melakukan kontak fisik terhadapku, dan jujur membuatku sedikit kaget dan terusik. Kejadian ini berlangsung di siang hari, dan akan aku bahas lebih lanjut di ceritaku nanti.
Aku merasa kehidupanku cukup normal, hingga kejadian beberapa waktu lalu yang membuatku terusik kembali tentang makhluk di luar kehidupan kita. Itu kali pertama "mereka" melakukan kontak fisik terhadapku, dan jujur membuatku sedikit kaget dan terusik. Kejadian ini berlangsung di siang hari, dan akan aku bahas lebih lanjut di ceritaku nanti.
Quote:
Oke biar ane mulai ceritanya... Penampakannya akan ane update selesai cerita pertama, karena penampakan ini terpotret oleh salah satu karyawan ane yang dulu pernah bekerja di toko ane saat sedang selfie... Mungkin "dia" pengen nunjukin eksistensinya...
Quote:
INDEX for Story
Rumah Samping Makam part 1>>> Penampakan liat di sini
Rumah Samping Makam part 2
Nenek Amis Penghuni Kos
Kuntilanak Merah Kos Cewek
Pengalaman Anak Indigo
Cipularang KM 90an
Ghost Detector
"Kiriman" dari siapa?
"Ditanpa busanain Hantu Korea
Kepala Nenek yang Menggelinding
Almarhum yang Menengok Kegiatan Kami
Welcome to My House*update*
Rumah Samping Makam part 1>>> Penampakan liat di sini
Rumah Samping Makam part 2
Nenek Amis Penghuni Kos
Kuntilanak Merah Kos Cewek
Pengalaman Anak Indigo
Cipularang KM 90an
Ghost Detector
"Kiriman" dari siapa?
"Ditanpa busanain Hantu Korea
Kepala Nenek yang Menggelinding
Almarhum yang Menengok Kegiatan Kami
Welcome to My House*update*
Quote:
![[CERPEN] CERita PENampakan (Horror True Story) (+ Foto Penampakan Real)](https://dl.kaskus.id/i282.photobucket.com/albums/kk273/ivrythe/Creepycemetery.jpg)
RUMAH SAMPING MAKAM part 1
Sudah hampir 3 tahun ini aku mulai bekerja di toko cabang yang dibuka ayahku di daerah B (disamarkan demi kebaikan). Tokoku itu berukuran kurang lebih 200 meter persegi, separuh bangunan depan digunakan untuk toko, sedangkan separuh bangunan belakang digunakan untuk mess karyawan. Yang membuat orang sedikit bergidik ketika aku bercerita mengenai tokoku itu adalah letaknya yang bersebelahan persis dengan tempat pemakaman umum, bagian belakang dan samping kiri rumah itu adalah makam, jadi pemandangan jendela di WC ku adalah hamparan makam yang terbilang cukup luas, lengkap dengan pohon besar yang berdiri gagah di sana.
Cabang toko ayahku ini dibangun sudah sejak tahun 90an, aku lupa kapan tepatnya, mungkin sekitar tahun 1994 atau 1995, dan sudah langsung beroperasi. Pada masa itu suasana daerah di sekitar toko ini masih begitu sepi jika malam hari, jadi semakin menambah aura mistis dan angker di daerah ini. Banyak pengalaman mengerikan dan sulit dipercaya yang dialami oleh karyawan-karyawanku yang dulu pernah tinggal di sana. Pada tahun 90 an aku masih duduk di bangku SD, namun aku sangat gemar mendengar cerita-cerita dari ayahku maupun dari karyawan-karyawanku yang sering bercerita mengenai pengalamannya di Rumah Samping Makam itu.
Pada awal pembangunan toko itu banyak sekali gangguan yang terjadi, hingga ayahku mempercayakan mediasi dan pengusiran "penghuni lama" kepada seorang paranormal, sebut saja namanya Pak To. Bangunan toko ini memang terbilang baru pada masa itu, karena sebelumnya adalah tanah kosong. Setelah bangunan jadi biasa ayahku dan karyawan-karyawanku mengadakan selametanuntuk rumah baru ini, dan Pak To lah yang bertanggungjawab untuk semua acara dan ritualnya, aku masih ingat Pak To pernah berkata jika toko ini benar-benar "ramai", karena banyak sekali penghuni lama yang masih betah tinggal di sini. Kalau tidak salah beliau meminta kami menyiapkan beberapa ekor ayam hitam untuk syarat dalam selametan yang kami adakan ini.
O ya, FYI aku dan ayahku tidak tinggal di sana, saat itu kami tinggal di luar kota (2 jam perjalanan lamanya), dan setiap hari ayahku pulang pergi untuk mengecek toko, toko ini adalah cabang yang kedua, menjual barang-barang pertanian (bagi kaskuser yang tahu dimana letak tokoku ini jangan ilfil ya jika belanja ke sini, sekarang keadaannya jauh lebih nyaman dan aman, aku jamin. hahaha...).
Hari-hari setelah selametan dilaksanakan bukan merupakan hari-hari yang semakin tenang bagi karyawan-karyawanku yang tinggal di mess, bahkan bakal menjadi awal dari teror-teror yang berkelanjutan. Bakal aku ceritain per kejadian yang dialami oleh karyawan-karyawanku.
Hantu Mandi
Teror klise yang mungkin sering dialami oleh agan-agan yang pernah mengalami pengalaman mistis, ya teror level pertama ini seringkali dialami oleh karyawan-karyawanku. Jadi di bagian belakang rumahku itu ada sebuah sumur, tepatnya di dekat kamar mandi (sekarang sumur itu sudah ditutup.), ketika tengah malam, karyawanku sering sekali mendengar suara "Byar... Byur... Byar... Byur..." seperti orang sedang mandi, namun ketika dicek ke kamar mandi tidak ada seorang pun di sana, dan anehnya lantai kamar mandi masih dalam keadaan kering. Sepaket dengan gangguan di atas langit-langit yang sudah menjadi suara-suara yang tak asing bagi orang yang tinggal di mess itu, sehingga akhirnya para karyawanku itu membiarkan dan terbiasa dengan gangguan-gangguan tadi. Namun gangguan dari "penghuni asli" di rumah ini ternyata makin hari makin level up, karena mereka semakin memperjelas eksistensinya di hadapan mereka. Teror kamar mandi dan langit-langit agaknya membuat "mereka" semakin agresif terhadap penghuni-penghuni baru rumah ini, pernah suatu kali salah satu karyawanku, sebut saja Mas Met bermimpi tentang gadis cantik bergaun merah, gadis itu mengajaknya untuk pergi berjalan-jalan ke luar rumah, digambarkan olehnya gadis itu begitu cantik. Mimpi itu terulang beberapa kali, dan gadis itu selalu mengajaknya untuk berjalan-jalan, hingga suatu kali gadis itu mengajaknya untuk pergi jauh, namun Mas Met ini menolaknya. Setelah beberapa hari, Mas Met bercerita pada ayahku tentang mimpinya itu, yang kemudian cerita itu diteruskan kepada Pak To, dan Pak To pun berkata bahwa untung Mas Met menolak ajakan gadis itu untuk pergi jauh, karena jika dia mengikuti ajakan pergi jauh itu, maka mungkin Mas Met akan benar-benar pergi dan tidak kembali. (Maaf dalam cerita ini ane tidak memberikan dialog, karena ane tidak mengalaminya langsung.)
Genderuwo Bule
Ini salah satu makhluk yang lumayan sering eksis gangguin karyawan-karyawanku. (Foto penampakannya juga foto dia) Ada beberapa kejadian, gangguan dari genderuwo bule ini, aku menyebutnya begini karena kulitnya putih bersih namun badannya kurus dan tinggi (3 meter lebih).
Kejadian yang akan kuceritakan ini yang kuanggap paling menyeramkan, dan aku mendengarnya sendiri dari supir ayahku yang bernama Mas Mun, dia yang mengantar ayahku tiap hari ke toko. (Bisa ane tambahkan dialognya sedikit karena ane denger langsung) Biasa setelah menempuh 2 jam perjalanan dari tempat asalku, Mas Mun ini beristirahat sejenak di dalam rumah, dia tidur-tiduran di sofa. Namun siang itu tampaknya dia sedang sial, saat sedang enak-enaknya tidur, mulutnya dibekap oleh jari-jari tangan yang sangat panjang, hingga ia tidak bisa berteriak. Mata Mas Mun langsung terbuka karena kaget, namun ternyata kaki dan tangannya juga terasa dipegangi oleh sesuatu, dan tiba-tiba tepat di depan wajah Mas Mun menempel wajah yang sangat besar, dengan mata seukuran tutup gelas membelalak dan mulut menyeringai lebar, deretan giginya begitu besar, dan meneteskan air liur begitu banyak. Sosok itu terus beradu muka dengan Mas Mun, sambil terus mendekap mulut dan tubuh Mas Mun beberapa menit lamanya. Beberapa saat kemudian ada salah satu karyawanku hendak ke WC, berjalan melewati Mas Mun dia menyapa Mas Mun, namun Mas Mun hanya diam saja dalam posisi tiduran mematung dengan mata terbuka, karyawanku berpikir kalau Mas Mun sedang melamun atau bengong. Di sisi lain Mas Mun masih berkutat dengan sosok yang membekapnya, sosok itu telanjang bulat dengan rambut panjang yang jarang-jarang, tak kunjung meninggalkannya, hingga Mas Mun membaca-baca doa dalam hati, dan perlahan-lahan mahkluk itu melepaskannya dan pergi menjauh, begitu terlepas dari bekapan itu Mas Mun langsung terbangun dan terengah-engah. Sorenya ketika akan pulang ke rumah bersama ayahku dan aku dia bercerita panjang lebar tentang pengalamannya ini, aku mulanya tak terlalu percaya, dan berpikir itu hanya sejenis sleep paralyzis atau semacamnya, hingga salah satu karyawanku tanpa sengaja berselfie dengan mahkluk itu, sang genderuwo bule...
Spoiler for Penampakan Genderuwo Bule:
Quote:
![[CERPEN] CERita PENampakan (Horror True Story) (+ Foto Penampakan Real)](https://s.kaskus.id/images/2018/09/15/528742_201809150146390966.jpg)
Gambar ini 100% nyata, kalo ga percaya boleh PM ane...
Wajah karyawan ane, ane samarkan, itu bukan genderuwo nya pake celana jins, tapi di belakang itu ada jemuran pakaian, agan-agan tau kan jemuran tingginya brapa, sedangkan mahkluk itu nampang, yang keliatan jelas cuma tangannya.
Bukan ane mau bikin sensasi, tapi ini beneran kaga dibuat2, ane pernah ngeshare gambar ini di kaskus beberapa tahun lalu, cuma yang ane dapet cuma cibiran dan pada bilang klo itu gak nyata, cuma foto orang ngeblur...
Binatang Jejadian dan Pohon Roboh
Beberapa waktu lalu di awal tahun 2000an, salah satu pohon yang berada di makam, di samping tokoku tumbang karena hujan deras yang disertai angin. Pohon itu tumbang menimpa atap rumah bagian dalam (di ruang tamu) sehingga mengakibatkan atap yang berbahan seng itu jebol, sehingga bocor dimana-mana. Tentunya jika malam tiba atmosfer kuburan sebelah langsung bakal terasa bagi karyawan-karyawanku yang tinggal disana. Atap baru diperbaiki beberapa hari setelah peristiwa pohon tumbang, dan mengakibatkan banyaknya binatang-binatang yang masuk ke dalam rumah saat malam hari, tokek, kadal, katak pohon, serangga dan harimau, ya harimau berwarna hijau menurut kesaksian Mas Min, salah seorang karyawanku. Harimau hijau tersebut sering datang saat dini hari, ditandai dengan geraman khasnya, dan nampak jelas dia melewati ruang tamu dan hilang di WC, wujudnya begitu nyata saat itu. Setelah atap diperbaiki, binatang-binatang tak diundang yang sering mampir ke rumah pun sudah tak lagi datang, dan harimau hijau itupun juga tak lagi terlihat. Kira-kira apakah sebenarnya harimau hijau itu?
Quote:
![[CERPEN] CERita PENampakan (Horror True Story) (+ Foto Penampakan Real)](https://dl.kaskus.id/i282.photobucket.com/albums/kk273/ivrythe/Creepycemetery.jpg)
RUMAH SAMPING MAKAM part 2
Kontak Fisik
Peristiwa ini kali pertama "mereka" mencoba berinteraksi denganku langsung. Setiap hari jumat, tokoku tutup dari pukul 12.00 hingga pukul 13.00, agar para karyawanku bisa menunaikan ibadah shalat jumat, selama toko tutup biasanya aku tinggal sendirian di dalam rumah untuk tidur siang.
Tidak ada firasat apapun siang itu, dan aku mencoba untuk memejamkan mataku sejenak di atas kursi panjang di ruang tamu, karena tidak terlalu lebar maka aku melipat salah satu tanganku di dada. Kurang lebih pukul 12.30 aku dibangunkan oleh colekan di sikuku yang sangat jelas kurasakan sehingga aku tersentak kaget. "Siapa ya?" gumamku saat itu sambil menengok keadaan di sekitarku yang terlihat masi lengang. Bulu kudukku langsung berdiri saat aku mulai berjalan ke arah WC untuk mencuci muka, seperti ada yang mengikutiku dari belakang, namun ketika aku menengok tak ada apapun di belakangku. Cepat-cepat aku kembali ke kursi panjang dan menyalakan TV untuk mengusir sepi.
Kejadian ini ternyata tidak terjadi hanya sekali, jumat beberapa minggu berikutnya aku mengalami kejadian serupa, namun saat itu aku tidur siang di kamar depan di dekat tokoku, aku pun terbangun dan tidak bisa tidur lagi. "Iseng bener nih setan..." pikirku saat itu. Tapi aku tak setakut saat pertama mengalaminya.
Beberapa waktu kemudian kejadian berulang kembali, namun kali ini sedikit lebih parah, saat sedang tidur salah satu tanganku diangkat ke udara kemudian dijatuhkan, sehingga aku cukup kaget saat terbangun, namun tetap tak ada apa-apa di sekitarku, "Makin berani juga ni setan, gangguin orang tidur aja.." spontan aku berbicara sendiri saat itu. Aku pun mencoba memberanikan diri saat itu dengan mencari tahu keberadaan pengganggu itu dengan mengitari rumah, namun hasilnya nihil, aku tak bertemu apapun.
Siangnya saat tokoku kembali buka aku mencoba menceritakan pengalamanku tadi dengan Mbak Yanti, admin tokoku.
Quote:
A = Aku
MY = Mbak Yanti
A: "Wah tadi aku diganggu lagi kok mbak, tanganku dipindahin sama setan... Kaget aku.."
MY: "Kata bojoku kalo di kamar depan itu memang ada yang jaga, kalo kamu nyalain yong sua di situ kamu bisa liat yang ada di situ, dia di atas lemari tempatnya."
A: "Mosok sih mbak? Tapi ya kalo disuruh nantangin gitu-gitu mending aku ga usah liat aja dah... Hahaha."
FYI: suami dari adminku ini katanya memang bisa ngeliat hal-hal yang tak kasat mata, pernah saat dia mampir ke tokoku, ekspresi mukanya langsung berubah seperti orang marah atau gimana gitu, cuma dia diam aja. Kata adminku kalo dia rada aneh berarti ada sesuatu yang dia liat.
MY = Mbak Yanti
A: "Wah tadi aku diganggu lagi kok mbak, tanganku dipindahin sama setan... Kaget aku.."
MY: "Kata bojoku kalo di kamar depan itu memang ada yang jaga, kalo kamu nyalain yong sua di situ kamu bisa liat yang ada di situ, dia di atas lemari tempatnya."
A: "Mosok sih mbak? Tapi ya kalo disuruh nantangin gitu-gitu mending aku ga usah liat aja dah... Hahaha."
FYI: suami dari adminku ini katanya memang bisa ngeliat hal-hal yang tak kasat mata, pernah saat dia mampir ke tokoku, ekspresi mukanya langsung berubah seperti orang marah atau gimana gitu, cuma dia diam aja. Kata adminku kalo dia rada aneh berarti ada sesuatu yang dia liat.
Sejak gangguan ketiga itu aku mulai tidak lagi takut sendirian di rumahku, aku berpikir positif saja, mungkin penghuni lama pengen kenalan denganku. Dan sejak gangguan ketiga itu, aku belum pernah diganggu lagi hingga sekarang.
Quote:
![[CERPEN] CERita PENampakan (Horror True Story) (+ Foto Penampakan Real)](https://dl.kaskus.id/i282.photobucket.com/albums/kk273/ivrythe/just-grandma-and-me.jpg)
NENEK AMIS PENGHUNI KOS
Ini cerita pengalaman salah seorang temanku, namanya Vivi. Kejadian ini sekitar tahun 2010 - 2012, aku tidak ingat persis kapan kejadiannya, namun aku ingat setiap detail peristiwa yang dia ceritakan, hanya membacanya lewat whatsapp saja membuatku merinding.
Vivi ini seorang mahasiswa di salah satu perguruan tinggi swasta di kota S, karena bukan berasal dari kota S maka dia hidup indekos di dekat kampusnya. Saat pertama dia menyewa kamar kos dia mendapat kamar yang letaknya sedikit nyeleneh, yaitu di pojokan, dan pintu kamarnya sering bermasalah karena sulit dibuka.
Selain itu hawa di kamar kosnya itu terasa lembab dan berbeda dari kamar teman-teman kosnya yang lain.
Dari semula dia sudah merasa tidak nyaman tinggal di kamar ini, namun karena tidak ada pilihan lain akhirnya dia tetap mencoba ngekos di sini.
Dan firasat yang dia rasakan ternyata benar, ada yang aneh dari kamar ini. Tiap malam dia selalu merasa ada yang memandanginya saat tidur. Kejadian itu berlangsung hampir setiap malam, sehingga lama kelamaan Vivi terbiasa dengan hal itu.
Namun suatu malam, ada kejadian yang benar-benar membuatnya tidak bisa lupa. Malam itu sekitar pukul 23.00, Vivi tidak bisa tidur malam itu, walaupun lampu kamarnya sudah dalam keadaan mati, tiba-tiba dia mencium bau amis yang entah dari mana asalnya, mau itu seolah-olah masuk begitu saja ke kamarnya, dia berpikir mungkin bau ini berasal dari bangkai tikus di langit-langit kamarnya, namun bau itu samar-samar hilang.
Lampu kamarnya memang telah dimatikan, namun masih ada cahaya dari luar yang masuk melalui jendela di kamarnya, samar-samar dia melihat sosok berbaju putih dengan rambut hitam legam yang terurai panjang menutupi wajahnya terduduk diam di dekat pintu, sontak Vivi terkejut dan ketakutan melihat penampakan yang begitu frontal di depan matanya, dia menarik selimutnya menutupi wajahnya, berharap sosok itu berlalu, dan benar setelah membuka selimutnya sosok itu tidak lagi di dekat pintu, tapi berpindah posisi di depan TV, dia duduk memandangi TV mati seolah-olah sedang menonton TV, ini membuat Vivi semakin ketakutan, karena posisi TV nya lebih dekat dengan ranjang tempat Vivi tidur. Vivi pun mencoba mengalihkan pandangan dengan berusaha tidur dengan posisi memunggungi sosok tadi, namun Vivi kembali mencium bau amis yang semakin dekat dengannya, dan mendadak ada tangan dingin keriput pucat dengan urat-urat yang menyembul memeluk pinggangnya, saat Vivi sedikit melirik di belakangnya, sosok tadi ternyata sedang memeluknya dari belakang, mendengus seperti sedang mendengkur, dan rambutnya ternyata sangat panjang, pakaiannya tak seputih yang Vivi liat tadi tapi lebih lusuh, dan mahkluk itu berbau sangat amis.
Wajahnya tidak terlalu terlihat, namun Vivi mendeskripsikannya seperti nenek-nenek 80 tahunan. Vivi mencoba berdoa sebisanya dan terus menutup rapat matanya, hingga perlahan-lahan nenek itu meninggalkannya, beberapa jam lamanya kejadian itu, hingga akhirnya Vivi pun tertidur.
Beberapa hari setelah kejadian ini, sore itu saat akan menyeberang jalan di dekat kosnya, Vivi bersebelahan dengan seorang nenek dengan pakaian kebaya, namun rambutnya terurai begitu panjang hingga mata kaki, awalnya dia menganggapnya biasa saja, namun saat memikirkannya dia jadi mengait-ngaitkannya dengan kejadian yang dialaminya malam itu.
Diubah oleh ivrythe 09-09-2023 15:14
dhalbhoo dan 7 lainnya memberi reputasi
8
119.9K
Kutip
245
Balasan
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.8KThread•53.5KAnggota
Tampilkan semua post
TS
ivrythe
#1
Quote:
KUNTILANAK MERAH KOS CEWEK
Ini cerita sekitar tahun 2007 an, kejadiannya di S******* di salah satu kos an cewek di salah satu Universitas Swasta.
Ini pengalaman temanku bernama Susi, dia seorang mahasiswa rantau yang ngekos di kos cewek yang aku maksud. Jika melihat letak dan keadaan kos itu, awalnya aku tidak percaya ketika Susi bercerita tentang hal mistis yang dialaminya, karena daerah kos-kosannya terbilang ramai dan berdempetan dengan kos-kosan lain. "Masa iya di tempat ramai gitu ada setannya..." kataku tak percaya.
Namun ternyata cerita itu juga dibenarkan dan diklarifikasi oleh teman 1 kamar Susi.
Begini kejadiannya, malam itu kira-kira pukul 1.00 dini hari, Susi keluar kamar untuk ke WC malam itu, jika akan ke WC pasti anak kos an melewati ruang TV.
Dan saat melewati ruang TV, TV terlihat dalam keadaan menyala tapi hanya ada gambar "kresek-kresek" atau "kepyur" (atau apalah itu kalo TV acaranya udah abis kan biasanya tinggal kosongan gitu), Susi berpikir jika mungkin ada teman kos nya yang lupa mematikan TV, lalu dia mematikan TV kemudian menuju WC dan kembali ke kamarnya.
Sesampai di kamar, Susi masih terjaga. Sayup-sayup dia mendengar suara sedikit gaduh di luar, seperti menyeret kursi tapi pelan. Karena penasaran Susi pun mencoba untuk keluar kamar lalu mengecek sumber suara itu berasal, dan ketika dia sampai di ruang TV dia mendapati TV kembali menyala, tapi lampu ruang dalam keadaan mati, dia mematikan TV kembali dan mulai merasa ada yang tidak beres, kemudian kembali ke kamarnya lagi, saat itu teman sekamarnya sudah tertidur lelap.
Baru saja akan naik ke tempat tidur dia mendengar hal yang sama seperti tadi, dia tidak langsung keluar kamar saat itu, Susi mencoba menempelkan telinganya di pintu kamarnya, dan suara yang terdengar lebih jelas, seperti ada yang menekan tombol on/off TV secara manual (TV saat itu masih TV tabung yang tombol on/off nya berbunyi "ceklik" jika dinyalakan atau dimatikan, ane gak tanya merk TV nya apa waktu itu, gak kepikiran). Susi pun mulai takut dan kemudian keluar kamar dan mengetuk kamar kakak kos di sebelahnya, kakak kos nya ini cewek yang indera keenamnya peka. Susi cerita tentang apa yang dialaminya barusan pada kakak kos nya itu, kemudian mereka berdua menuju ke ruang TV, tidak terlalu jauh dari ruang TV, kakak kos Susi meminta berhenti.
Kakak kos nya meminta Susi mengintip ke arah kursi di depan TV yang ternyata kembali menyala itu, dan tampak sesosok wanita dengan pakaian merah sedang memandang kosong ke arah TV membelakangi mereka, lalu Susi dan kakak kos nya kembali ke kamar mereka tanpa mematikan TV tadi. "Itu tadi kunti merah, dia memang sudah lama disini, cuma ga ganggu... Karena kekuatannya cukup besar maka dia bisa menggerakan benda di sekitarnya..." kata Kakak kos Susi saat itu.
Quote:
Pengalaman Anak Indigo
Cerita ini juga berasal dari admin tokoku, Mbak Yanti.
Berbeda dengan cerita sebelumnya, ini tidak tentang rumah samping makam yang kuceritakan tempo hari. Ini mengenai "kelebihan" yang tak sengaja diturunkan oleh suami Mbak Yanti anak tertuanya, sebut saja namanya D, dia masih SMP saat ini. Banyak kejadian-kejadian yang susah dicerna oleh logika jika mendengar cerita-cerita dari D, namun Mbak Yanti ini mempercayai anaknya karena suaminya juga memiliki kelebihan yang sama.
Si Hitam dan Si Putih
Kejadian ini sekitar 1 tahun lalu sebelum Mbak Yanti sekeluarga pindah ke rumahnya yang sekarang. Mereka sekeluarga masih tinggal di rumah orang tuanya, di rumah ini lah si D pertama kali berkenalan dengan Si Hitam. (intermesso dikit : beneran setiap nulis 1 cerita merindingnya pasti berasa, ane sendiri juga bingung, ternyata bener kata agan-agan lain yang nulis cerita-cerita horror di SFTH, merinding banget dan serasa ada yang ngeliatin kalo nulis beginian, semoga gak ada kejadian apa-apa sama ane.)
Di rumah orang tua Mbak Yanti ini, mereka tidur sekeluarga berempat di dalam 1 kamar, biasa Mbak Yanti tidur bersama adik D, dan D tidur di dekatnya, malam itu tidak ada firasat apapun, namun seusai nonton TV dan akan tidur, tiba-tiba D melihat sesosok hitam legam menempel di langit-langit kamar, sosok itu hanya diam dan seolah memandangi D, sehingga D memanggil ibunya untuk memberitahu hal tersebut. Mbak Yanti hanya mengiyakan namun dalam kondisi mengantuk melanjutkan tidurnya, malam itu D mengobrol dengan sosok hitam tersebut (ane lupa apa yang diobrolin) yang jelas menurut suami Mbak Yanti, sosok itu bukan merupakan sosok yang jahat.
Sejak saat itu D seringkali berbicara sendiri, atau menggunakan bahasa isyarat tertentu jika berkomunikasi dengan Si Hitam ini, ibunya pun tak terlalu khawatir dan tidak heran jika D mulai bertingkah sedikit aneh.
Beberapa hari berselang D bercerita kepada Mbak Yanti saat mereka sedang menonton TV, saat itu acara TV sedang menampilkan gambar artis wanita yang berwajah oriental,
"Kae lho buk, wajahe persis banget seng nemoni aku..." D berucap spontan dan menunjuk artis/orang di TV tersebut. "Tapi pakaiane puteh-puteh koyok suster buk..." lanjut D.
Mbak Yanti pun bertanya tentang siapa yang dimaksud D, dan ternyata ada sosok lain yang mencoba berinteraksi dengan D selain Si Hitam, kurang jelas juga apa yang D selalu obrolkan dengan Si Hitam dan Si Putih ini, yang jelas mereka seringkali menampakkan diri kepada D dan berinteraksi dengannya.
Arwah Saru
Cerita ini terjadi di sekolah D, siang itu seperti pada umumnya, D masuk sekolah dan mengikuti kegiatan belajar mengajar hingga tengah hari. Pada jam istirahat menjelang masuk kelas, D dikagetkan dengan sesuatu yang tak lazim, ada seorang perempuan yang menghampirinya dengan pakaian SMA, dan anehnya lagi seragam perempuan itu bagian kemejanya menerawang alias transparan, tanpa menggunakan pakaian dalam, sehingga lekuk tubuh dan auratnya terlihat jelas, "Saru" istilah yang disampaikan D kepada ibunya.
D mengira teman sebangkunya juga melihat perempuan tersebut, namun ternyata hanya D yang dapat melihatnya, maka jelaslah jika sosok perempuan tersebut bukanlah manusia. Arwah Saru tadi berulang kali mengajak ngobrol D saat jam pelajaran sekolah, "Sek tho...!!!" ungkapan itu yang seringkali dicupkan oleh D secara spontan sehingga teman-temannya yang lain kadang kebingungan, karena D berbicara sendiri.
Kadang arwah itu menyenggol tangan D saat menulis, atau gangguan-gangguan iseng lain.
Suatu ketika, pada saat jam istirahat sekolah, D merasa setengah mengantuk, seperti mendengar tapi ikut terbayang tentang kejadian yang dialami oleh Arwah Saru itu, ternyata dia adalah korban pembunuhan dan pemerkosaan di kebun di dekat sekolah itu, dan arwah tersebut masih penasaran sehingga dia masih terus berada di sana hingga kini.
Penutupan Mata Batin
Kejadiannya baru saja siceritakan oleh Mbak Yanti beberapa minggu lalu. Hari itu aku hanya dikabari oleh Mbak Yanti bahwa dia izin tidak berangkat kerja karena D anaknya sakit.
Aku pun tidak berpikir macam-macam, mungkin hanya demam atau apa. Keesokan harinya, saat Mbak Yanti masuk kerja baru dia bercerita jika ternyata D sempat mondok di puskesmas sehari, aku pun baru tahu cerita di balik itu. Ternyata D ini "ketempelan" seusai pergi bersama temannya, pulang-pulang badannya lemas dan demam tinggi, badannya menjadi pucat kehijau-hijauan. Hingga dilarikan ke puskesmas, kemudian diinfus, tapi sehari itu infus 1 botol saja tidak habis untuk D.
Hingga akhirnya ada orang pintar yang juga tetangga dari Mbak Yanti datang menjenguk ke puskesmas, dan ternyata D ini diikuti oleh seorang anak perempuan yang meninggal karena kecelakaan, setelah proses mediasi dan pengusiran arwah ini, orang pintar ini pun kemudian menutup mata batin D demi kebaikan. Sekarang D tidak lagi dapat melihat hal-hal mistis di sekitarnya, namun menurut Mbak Yanti, D masih sering diganggu di sekolahnya, tangannya masih sering disenggol sesuatu saat sedang menulis.
UPDATE buat cerita ini :
Beberapa tahun berselang, kadang kala aku masih sering cerita-cerita dengan Mbak Yanti, dan ternyata kemampuan indigo D yang pernah ditutup, kembali lagi, dan dia kembali bisa melihat, merasakan dan berkomunikasi dengan mahkluk-mahkluk halus di sekitarnya, tapi tampaknya dia sudah terbiasa dan tidak ada masalah.
Diubah oleh ivrythe 03-08-2017 13:32
lapakdesain dan cecilia.ira memberi reputasi
4
Kutip
Balas