TS
User telah dihapus
NULL
NULL
more than just none
Cerita ini lebih saya kategorikan ke Action-Mistery,yah apapun itu.
sudut pandang orang ketiga(serba tau) dan bahasa indonesia semi baku.
Sinopsis
Bagas,seorang pemuda biasa dipercaya dan diikutsertakan oleh kepolisian untuk membantu menangani kasus-kasus pembunuhan di Ibu Kota.
Keahliannya berhasil menuntun dirinya bergabung ke dalam 'Divisi 1', sebuah grup berisi sekumpulan veteran anak muda dengan keahliannya di masing-masing cabang ilmu forensik.
Rules
- nggak ada peraturan tambahan,bebas aja.
- batasan-batasannya mengacu penuh ke rules H2H & SFTH.
- komentar & teguran langsung saja dilayangkan via Post atau PM.
Warning!
- Cerita ini benang merahnya adalah tentang jagoan lawan penjahat jadi temanya nggak jauh-jauh dari kekerasan.( dengan kata lain kalau kalian sangat tabu dengan kata 'pembunuhan' dan sebagainya, sebaiknya pindah ke bacaan lain ).
- sebagian dari inti cerita ini bukan untuk ditiru atau diidolakan,begitu. ( Hal baik selalu menang jadi jangan tiru yang buruknya )
- Tokoh,Tempat,Kejadian semuanya Fiksi. (Extremely fiksi mungkin)
- Banyak hal terjadi di cerita ini;beberapa masuk akal,beberapa belum bisa dilakukan di jaman ini dan beberapa mungkin mustahil dilakukan di dunia ini.
- Berdasarkan temanya ane pribadi bilang konten cerita ini untuk umur 17 tahun ke atas atau mereka yang sudah mampu menalar cerita fiksi.
- Kentang, pasti! ( TSnya masih belum lancar menulis jadi jeda per part-nya bakalan cukup lama )
- N/A.
Isi Cerita
Spoiler for Ilustrasi karakter:
Spoiler for CHAPTER 1:
Spoiler for CHAPTER 2:
Spoiler for CHAPTER 3:
Spoiler for CHAPTER 4:
Pengumuman tutup lapak (closed permanently)
Quote:
Polling
Poll ini sudah ditutup. - 0 suara
Masukkan dan Update Cerita
Cerita GaJe, 1 hari = 10 chapter ( Random )
0%
Cerita biasa, 1 hari = 1 chapter ( 00:00 - 12:00 )
0%
Cerita lumayan, 1 hari = 1 chapter ( 12:00 - 00:00 )
0%
Cerita bagus, 2 hari = 1 chapter ( 17:00 - 20:00 )
0%
Cerita menarik, 3 hari = 2 chapter ( 12:00 & 17:00 )
0%
NULL, 7 hari = 1 chapter ( 15:00 )
0%
Diubah oleh User telah dihapus 11-04-2017 20:43
anasabila memberi reputasi
1
21.4K
98
Thread Digembok
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.8KThread•53.5KAnggota
Tampilkan semua post
TS
User telah dihapus
#30
Chapter 1 - Side Story
Index 3 - A man named Bagas I
STATUS :
Tahun 2017 ( 11:30 WIB )
// saat penyidikan di kasus pertama,pengusaha kaya dan kopi beracun.
Tempat kejadian : Mini market 500m dari tempat TKP.
"ada lagi yang mau dibelanjakan,mas?" tanya seorang kasir mini market ke seorang pemuda yang mendapat gilirannya di mesin kasir.
"nggak" dijawabnya singkat sambil mengalihkan perhatiannya ke dompet.
"kartu membernya ada?" tanya pelayan itu kembali.
"nggak ada juga" jawab pemuda itu dengan meletakkan uang lima puluh ribuan di meja kasir.
benar,pemuda tadi adalah Bagas yang pergi ngeluyur di waktu tugasnya.
.
.
.
hari masih cukup cerah di pagi hari ini,sedikit awan hujan nampak bergerak di atas kepalanya.
tapi bukan hal yang menarik untuk diperhatikan oleh pemuda lajang di bawahnya.
"kalau sekarang dia ngeliat pasti bakal ribet,kan?" gumam Bagas menyobek label kemasan yang melingkar di botol air mineralnya.
seorang yang ditunjuknya adalah gadis yang akan mengomel jika Bagas atau siapapun dari temannya membeli produk yang belum mendapat predikat layak konsumsi darinya.
"semua air mineral sama aja lah, hahaa" diteguknya sedikit demi sedikit air tadi sambil tangan lainnya memainkan smartphone,dirinya kini duduk santai di teras mini market seorang.
"kalau saja kalian tidak memakai teknologi sedikit pun di kehidupan ini,pasti kejahatan semacam ini tidak akan terbongkar dengan mudah... ini belum 3 menit loh" komentarnya menyangkut kasus pertamanya.
Bagas menutup kembali botol airnya dan bersandar sejenak merenungkan kasus yang sedang dikejarnya,tidak terlalu banyak orang yang memperhatikannya,termasuk para staff mini market yang nampak sibuk dengan kegiatannya di dalam.
{ tapi.. aku cuma tahu siapa pelaku dan apa alasannya.. selama aku tidak ada di TKP dan tidak ada keterangan jelas ataupun rekaman CCTV,aku tetep susah kalau cuma dari balik layar. semoga mereka berdua di sana bisa membereskan sisanya deh } batinnya tersenyum.
{ Okeh! dari pada senggang kayaknya aku perlu kerjaan lain.. lagian kasus ini 75% nya sudah ku kantongi }
"Di-mas Panges-tu" ejanya sambil menuliskan sesuatu di HPnya.
"orang seperti apa kau?" tambahnya menajamkan pandangannya ke layar HP.
# predator digital tengah mengincar mangsa barunya
STATUS :
Tahun 2017 ( 11:30 WIB )
// saat penyidikan di kasus pertama,pengusaha kaya dan kopi beracun.
Tempat kejadian : Mini market 500m dari tempat TKP.
Spoiler for Point of View:
"ada lagi yang mau dibelanjakan,mas?" tanya seorang kasir mini market ke seorang pemuda yang mendapat gilirannya di mesin kasir.
"nggak" dijawabnya singkat sambil mengalihkan perhatiannya ke dompet.
"kartu membernya ada?" tanya pelayan itu kembali.
"nggak ada juga" jawab pemuda itu dengan meletakkan uang lima puluh ribuan di meja kasir.
benar,pemuda tadi adalah Bagas yang pergi ngeluyur di waktu tugasnya.
.
.
.
hari masih cukup cerah di pagi hari ini,sedikit awan hujan nampak bergerak di atas kepalanya.
tapi bukan hal yang menarik untuk diperhatikan oleh pemuda lajang di bawahnya.
"kalau sekarang dia ngeliat pasti bakal ribet,kan?" gumam Bagas menyobek label kemasan yang melingkar di botol air mineralnya.
seorang yang ditunjuknya adalah gadis yang akan mengomel jika Bagas atau siapapun dari temannya membeli produk yang belum mendapat predikat layak konsumsi darinya.
"semua air mineral sama aja lah, hahaa" diteguknya sedikit demi sedikit air tadi sambil tangan lainnya memainkan smartphone,dirinya kini duduk santai di teras mini market seorang.
"kalau saja kalian tidak memakai teknologi sedikit pun di kehidupan ini,pasti kejahatan semacam ini tidak akan terbongkar dengan mudah... ini belum 3 menit loh" komentarnya menyangkut kasus pertamanya.
Bagas menutup kembali botol airnya dan bersandar sejenak merenungkan kasus yang sedang dikejarnya,tidak terlalu banyak orang yang memperhatikannya,termasuk para staff mini market yang nampak sibuk dengan kegiatannya di dalam.
{ tapi.. aku cuma tahu siapa pelaku dan apa alasannya.. selama aku tidak ada di TKP dan tidak ada keterangan jelas ataupun rekaman CCTV,aku tetep susah kalau cuma dari balik layar. semoga mereka berdua di sana bisa membereskan sisanya deh } batinnya tersenyum.
{ Okeh! dari pada senggang kayaknya aku perlu kerjaan lain.. lagian kasus ini 75% nya sudah ku kantongi }
"Di-mas Panges-tu" ejanya sambil menuliskan sesuatu di HPnya.
"orang seperti apa kau?" tambahnya menajamkan pandangannya ke layar HP.
# predator digital tengah mengincar mangsa barunya
khuman memberi reputasi
1




















