- Beranda
- Stories from the Heart
[FANTASY] Darkness by storyteller Q
...
TS
esteller2
[FANTASY] Darkness by storyteller Q
Darkness
Asswrwb.
agan agan sekalian yang saya hormati. ane akan membagikan cerita yang sebenarnya telah ane pikirkan dari dulu yang sekarang ane coba share kepada agan sekalian. Tolong dimaafkan jika ada kesalahan atau kurang menarik karena ini pertama kalinya ane buat cerita kaya begini. Karena ini pengalaman pertama ane, tolong diberi kritik dan saran agar ane bisa berkembang menjadi penulis ceriita yang lebih baik.
Intro Song
Spoiler for Prologue:
Dunia di masa depan sangatlah berbeda dengan dunia di masa lalu, sejak manusia melakukan kontak pertama dengan mahluk luar angkasa. mahluk luar angkasa ternyata sangat berbeda dari yang diimajinasikan manusia, ternyata di luar sana terdapat banyak planet seperti bumi dan kebanyakan planet dihuni oleh spesies yang sangat beragam, namun kebanyakan dari mereka sangatlah mirip dengan manusia terlepas dari beberapa perbedaan seperti anggota tubuh tambahan seperti ekor,tanduk atau duri di tubuh mereka. Para mahluk luar angkasa membawa perubahan besar bagi manusia, mereka memperkenalkan teknologi yang membuat manusia dapat menjelajahi luar angkasa, tapi yang paling penting adalah mereka memperkenalkan manusia pada "zai", "skill", dan "magic" .
zai adalah tenaga dalam yang tersimpan dalam diri semua mahluk. zai dapat dimanfaatkan untuk banyak hal seperti menguatkan badan, meningkatkan kemampuan otot dan lain lain yang memungkinkan orang untuk melakukan hal luar biasa seperti mengangkat benda yang sangat berat dan menjadi kebal peluru, semua orang dapat menggunakan zai tetapi dibutuhkan kerja keras agar seseorang dapat mengontrol zai yang tersimpan dalam dirinya sendiri. zai seperti stamina orang biasa jika digunakan akan berkurang dan jika tidak digunakan akan pulih kembali. magic adalah partikel yang memenuhi ruang yang jika digunakan dapat menghasilkan efek sihir seperti menyemburkan api, memanggil hewan dari jarak jauh dan lain lain. Tidak seperti zai ,tidak semua orang dapat menggunakan magic hanya orang orang yang bertalenta dan sangat pintarlah yang dapat memanfaatkan magic. Magic juga tidak akan habis habis, tapi menggunakan magic menguras stamina orang yang menggunakannya. kemudian ada skill yaitu kemampuan unik yang dimiliki orang orang tertentu dari saat mereka lahir, orang yang memiliki skill sangatlah sedikit hanya sekitar 1 dari 1 milyar orang, menggunakan skill akan menghabiskan zai seseorang, skill adalah kemampuan yang sangat kuat dan setiap orang memiliki skill yang berbeda-beda.
Manusia sekarang tergabung dalam solar federation yaitu negara federal yang merupakan gabungan dari koloni planet- planet di tata surya matahari, solar federation sendiri adalah bagian dari kerajaan Dacuria yang menguasai galaksi Bima Sakti, kerajaan Dacuria dipimpin oleh raja Gid Dacuria, dan spesies utama dari kerajaan ini adalah spesies Dacurian, spesies mirip manusia tetapi memiliki ekor seperti ekor setan.
zai adalah tenaga dalam yang tersimpan dalam diri semua mahluk. zai dapat dimanfaatkan untuk banyak hal seperti menguatkan badan, meningkatkan kemampuan otot dan lain lain yang memungkinkan orang untuk melakukan hal luar biasa seperti mengangkat benda yang sangat berat dan menjadi kebal peluru, semua orang dapat menggunakan zai tetapi dibutuhkan kerja keras agar seseorang dapat mengontrol zai yang tersimpan dalam dirinya sendiri. zai seperti stamina orang biasa jika digunakan akan berkurang dan jika tidak digunakan akan pulih kembali. magic adalah partikel yang memenuhi ruang yang jika digunakan dapat menghasilkan efek sihir seperti menyemburkan api, memanggil hewan dari jarak jauh dan lain lain. Tidak seperti zai ,tidak semua orang dapat menggunakan magic hanya orang orang yang bertalenta dan sangat pintarlah yang dapat memanfaatkan magic. Magic juga tidak akan habis habis, tapi menggunakan magic menguras stamina orang yang menggunakannya. kemudian ada skill yaitu kemampuan unik yang dimiliki orang orang tertentu dari saat mereka lahir, orang yang memiliki skill sangatlah sedikit hanya sekitar 1 dari 1 milyar orang, menggunakan skill akan menghabiskan zai seseorang, skill adalah kemampuan yang sangat kuat dan setiap orang memiliki skill yang berbeda-beda.
Manusia sekarang tergabung dalam solar federation yaitu negara federal yang merupakan gabungan dari koloni planet- planet di tata surya matahari, solar federation sendiri adalah bagian dari kerajaan Dacuria yang menguasai galaksi Bima Sakti, kerajaan Dacuria dipimpin oleh raja Gid Dacuria, dan spesies utama dari kerajaan ini adalah spesies Dacurian, spesies mirip manusia tetapi memiliki ekor seperti ekor setan.
Spoiler for INDEX:
BAB I :
BAB I
BAB II : The Challange
BAB II part 1
BAB II part 2
BAB III : The Chosen 10
BAB III part 1
BAB III part 2
BAB IV : Supernatural Club
BAB IV part 1
BAB IV part 2
BAB V : Mid-Tem
BAB V part 1
BAB V part 2
BAB V part 3
BAB VI : Ghost of Classroom
BAB VI part 1
BAB VI part 2
BAB VII: Missing
BAB VII part 1
BAB VII part 2
BAB VIII: Demon and Human
BAB VIII part 1
BAB VIII part 2
BAB IX: Training
BAB IX part 1
BAB IX part 2
BAB IX part 3
BAB X: A New Day
BAB X part 1
BAB X part 2
BAB XI: Dread Wood
BAB XI part 1
BAB XI part 2
BAB XI part 3
BAB XII: Nero Caesar
BAB XII part 1
BAB XII part 2
BAB XII part 3
BAB XII part 4
BAB XIII: Axiom Tournament
BAB XIII part 1
BAB XIII part 2
BAB XIII part 3
BAB XIV: End of The Year
BAB XIV part 1
BAB XIV part 2
BAB XIV part 3
BAB XV: Life and Death
BAB XV part 1
BAB XV part 2
BAB XV part 3
BAB XVI: New Semester
BAB XVI part 1
BAB XVI part 2
BAB XVI part 3
BAB XVII: Howl of Terror
BAB XVII part 1
BAB XVII part 2
BAB XVII part 3
BAB XVII part 4
BAB XVIII: Proof of Power
BAB XVIII Part 1
BAB XVIII part 2
BAB XVIII part 3
BAB XVIII part 4
BAB XIX: King of the Beach
BAB XIX part 1
BAB XIX part 2
Selamat Menikmati
Diubah oleh esteller2 15-01-2017 14:26
0
33.9K
Kutip
269
Balasan
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.8KThread•52.8KAnggota
Tampilkan semua post
TS
esteller2
#88
Spoiler for BAB XI part 3:
Dread Wood part 3
Saat perempuan itu mengayunkan pisaunya NiO menahan tanganya dan kemudian membanting perempuan tersebut dengan teknik beladiri. Setelah membantingnya ia melihat perempuan tersebut. Saat melihat muka perempuan tersebut ia langsung melompat mundur karena kaget dan takut.
"Kau! Perempuan yang di pohon itu!" Teriak NiO sambil bergetar ketakutan. Saat melihat perempuan itu gambar orang-orang yang tergantung di pohon yang tadi pagi ia lihat langsung muncul lagi di kepalanya.
NiO memang ketakutan tapi ia masih dapat berfikir dengan cepat dan jelas. Seketika itu juga ia berlari ke arah salah satu meja dan mengambil vas keramik dari sana dan memukulkanya ke kepala perempuan itu hingga vasnya pecah. Setelah dipukul dengan vas perempuan itu menghilang seperti debu tertiup angin.
"A-apa-apaan tadi?" tanya NiO pada dirinya sendiri sambil gemetaran.
"NiO! NiO! ADA APA ? KENAPA RIBUT RIBUT?" Teriak manager NiO, Nancy dari luar ruangan itu sambil memukul-mukul pintunya.
"MA-MAAF! Tidak ada apa apa kok! aku cuma menyenggol vas dari meja hingga pecah." jawab NiO. Ia berbohong dan tidak memberitaukan tentang perempuan tadi agar tidak membuat managernya khawatir.
"Aduh kamu ini, membuatku cemas saja. Yasudah saat kamu tur nanti aku akan membereskan ruanganmu." lanjut Nancy dengan nada yang cemas.
"Terima kasih Nancy." balas NiO dari dalam kamarnya.
Setelah itu ia langsung bersiap-siap untuk melakukan tur mengelilingi Axiom Academy. Walaupun ia tidak mau melakukan tur karena takut dengan apa yang terjadi tadi, ia harus tetap melakukanya karena jadwal yang sudah dipersiapkan.
Pertama tama ia diantar untuk mengelilingi dermaga,tidak ada yang terlalu spesial dari dermaga di Axiom Academy, tapi ada sebuah mercusuar yang terkenal karena orang sering berpacaran disana. kemudian ia diajak ke komplek kampus dan fasilitas-fasilitas kampus di sekitarnya, dari mulai gedung utama kampus, gedung olah raga, dan lain-lain. Kemudian ia diajak untuk melihat asrama-asrama mulai dari asrama C,B, dan kemudian A. Para guide sengaja tidak menunjukan asrama D agar NiO tidak mengetahuinya. Setelah itu ia ditunjukan ke beberapa tempat lagi sebelum turnya selesai. Kemanapun ia pergi ia selalu di kerumuni oleh orang banyak, sehingga ia tidak bisa berkeliling terlalu leluasa.
Setelah selesai tur NiO langsung kembali ke kapalnya dan langsung buru-buru menghubungi Ketu untuk mendapatkan jawaban tentang apa yang menghantuinya. Sementara itu di gedung olahraga Ketu dan Renggo sedang bermain tenis meja. Karena kedatangan NiO hari itu semua aktivitas klub diberhentikan, sehingga orang-orang yang tidak terlalu tertarik dengan NiO harus mencari kegiatan lain untuk mengisi waktu luang. Oleh karena itu Ketu mengajak Renggo untuk bermain tenis meja denganya.
Renggo baru pertamakali ini bermain tennis meja, pada awalnya ia tidak terlalu bisa mengatur kekuatan pukulanya yang membuatnya kalah, tapi setelah mengerti cara permainanya, ia langsung bisa membuat Ketu kewalahan dengan refleksnya yang cepat dan kekuatan pukulanya yang tepat. Saat sedang sengit sengit bermai tiba-tiba HP Ketu berdering, ia dengan segera langsung mengangkatnya.
"KETU!" teriak NiO melalui HPnya sesaat setelah Ketu mengangkatnya.
"Eh! Ni-ni-ni-ni-ni-ni?" Balas Ketu karena kebingungan harus memanggilnya apa. Ketu awalnya hampir keceplosan memanggilnya NiO tapi kemudian ia sadar ia tidak boleh memanggilnya NiO agar tidak ketahuan.
"Kau ada dimana? aku butuh bantuanmu." lanjut NiO dengan suara yang terburu-buru.
"memangnya kenapa? aku sedang ada di gedung olahraga bermain tenis meja dengan temanku. " jawab Ketu.
"Cepat datang ke dermaga! aku ceritakan nanti. CEPAT!" balas NiO.
"Ada aap Ketu?" tanya Renggo dengan penasaran setelah mendengar Ketu menjawab panggilanya.
"Renggo, maaf, tapi aku ada urusan, aku harus pergi dulu." jawab Ketu pada Renggo. Ia langsung segera berlari keluar dari gedung tersebut dengan pakaianya yang masih basah karena keringat.
"Haduh! Ketu-ketu, kau yang mengajaku untuk bermain disini sekarang kau yang tiba-tiba pergi." kata Renggo dengan kesal.
Sesampainya di dermaga ia melihat NiO yang memakai samaranya sedang menunggunya. Dari jauh Ketu sudah bisa melihat bahwa NiO sedang tidak tenang.
"Ketu, kau bilang ada temanmu yang tau tentang hal-hal supernatural kan? cepat bawa aku ke sana!" kata NiO.
"hei! tunggu-tunggu, tenang dulu, kenapa kau panik begitu?" tanya Ketu. NiO kemudian menatapnya dengan tatapan galak.
"Cepat tunjukan aku! aku bisa bercerita sambil jalan." jawab NiO.
Kemudian Ketu mengajak NiO ke tempat klub supernatural untuk menanyakan hal tersebut pada Ana. Sambil berjalan NiO menceritakan hal yang terjadi padanya di kapal, bagaimana ia diserang oleh perempuan yang ia lihat di pohon.
Sesampainya disana Ketu dan NiO langsung menceritakan semua yang terjadi pada Ana, tapi ia tidak memberitau pada Ana siapa NiO sebenarnya.
"jadi kau mulai di serang sejak melihat pohon itu?" tanya Ana.
"ya, jadi aku pikir hantu-hantu itu berasal dari pohon itu dan entah kenapa mulai menyerangku." jawab NiO. Ana kemudian berfikir.
"tapi bukanya itu aneh? hantu hantu itu cuma menyerangmu padahal Ketu juga ada disana, bahkan sudah pernah melihat pohon tersebut seblumnya dan bahkan sudah menyentuhnya." lanjut Ana. Saat itu NiO baru tersadar harusnya Ketu juga diserang. "saat kau sedang berbicara tadi aku sekaligus mengecek dirimu dengan sihir, pada awalnya aku pikir kamu mungkin terkena suatu kutukan saat kau sedang menjelajahi hutan. "
"Eh kutukan?" tanya NiO cemas.
"Itu cuma dugaan awalku, tapi setelah aku mengecekmu ternyata bukan seperti itu, hal yang menyerangmu ternyata lebih simple dari yang aku kira. sepertinya ada yang mengirimkan pembunuh bayaran untuk membunuhmu." lanjut Ana.
"Eh? pembunuh bayaran? apa maksudmu? bukanya yang menyerang tadi adalah hantu?" tanya Ketu pada Ana.
"bukan, kalau dilihat dari sisa sisa magic yang masih tersisa di tubuhnya, yang tadi menyerangnya adalah sihir setan. Jadi yang kamu lihat tadi sebagai hantu kemungkinan hanya boneka yang diciptakan dari magic." jawab Ana.
"Kalau yang kamu katakan itu benar, seharusnya aku masih akan diserang nanti." lanjut NiO.
"betul. Yang jadi pertanyaan sekarang adalah kapan kau mau mengatasi masalah ini?" tanya Ana.
"maksudmu?" balas NiO bertanya.
"kapan kau akan pergi dari pulau ini?" tanya Ana.
"besok, aku harus pergi dari sini besok." jawabnya.
"kalau begitu kita lakukan malam ini. Ketu! panggil yang lain dan bilang pada mereka untuk berkumpul disini pada saat matahari terbenam. dan untukmu, kau bisa menunggu disini tidak, samapai malam?" lanjut Ana. NiO mengangguk, ia memang tidak ada urusan setelah tur tadi. Setelah mendengar perintah Ana Ketu langsung menelepon yang lain untuk memberitau mereka.
Saat malam sudah tiba semua anggota klub supernatural sudah berkumpul di gedung klub. Setelah itu mereka semua termasuk NiO bersiap-siap untuk pergi ke tempat pohon itu berada. Saat hampir tengah malam mereka kemudian pergi menuju ke tempat tersebut. Ketu yang memimpin dan menunjukan jalan karena hanya dia yang tau jalanya.
Malam-malam kondisi di hutan berbeda sekali, walaupun mereka sudah membawa sumber penerangan, hutan masih terlihat sangat gelap. Suara hewan- hewan malam di hutan juga lumayan terdengar. Tapi anehnya saat mereka sudah mendekati pohon tersebut, semua suara menjadi sunyi, hanya suara angin yang terdengar. Udara dingin tiba-tiba berhembus saat mereka melihat pohon tersebut.
"jadi itu pohon yang kau maksud?" tanya Ana.
"Ya" jawab NiO cepat.
"hmm. pohon itu sejenis Dread Wood. Dreadwood memang sering digunakan sebagai medium untuk menaruh sihir jahat pada orang yang melihatnya atau menyentuhnya. Dan aku bisa merasakan ada okatan sihir yang cukup kuat antara kau dan pohon itu." Lanjut Ana sambil menunjuk NiO. "pelakunya yang melakukan ini pasti lumayan kuat jadi kita harus berjaga-jaga. Ketu jaga dia!"
mendengar perintah Ana Ketu langsung berdiri di depan NiO untuk menjaganya.
"Aku juga akan menjaganya" Kata Lea sambil mendekati NiO.
"jangan Lea, aku butuh kamu untuk melakukan ini. Ketu bisa menjaganya sendiri." lanjut Ana sambil tetap menatap pohon tersebut.
"tapi.." balas Lea.
"Ketu itu kuat Lea." potong Ana. "Kurumi, Mike, Azal, Irene, Lea, ambil posisi kalian masing masing." perintah Ana. Setelah itu semuanya mulai mengelilingi pohon tersebut dari jarak sekitar 20 meter.
"apa yang akan kau lakukan Ana?" tanya Ketu.
"memutus ikatan sihirnya." jawab Ana sambil berjalan mendekati pohon tersebut hingga ia cukup dekat untuk menyentuhnya. Tiab tiba dari tubuh Ana keluar cahaya merah terang yang menandakan ia menggunakan sihir yang cukup kuat. Tiba tiba pohon itu langsung terbakar. Bukan hanya api kecil yang membakar pohon itu tapi api besar yang membumbung tinggi seperti pohon itu sudah dibasahi dengan bensin.
"siap-siap!" teriak Ana. Semuanya langsung mengambil kuda-kuda.
Seketika itu juga ada suara yang sangat mengerikan yang keluar dari pohon tersebut. Ketu tidak mengerti apa yang diucapkan suara yang keluar dari pohon itu tapi ia tau itu bukan pertanda baik.
Suasana disana langsung berubah total saat dari pepohonan muncul orang-orang dengan tubuh yang pucat seperrti yang tadi menyerang NiO. Jumalh mereka ada puluhan, tapi karena gelap, Ketu tidak dapat mengetahuinya dengan pasti. Mereka berdatangan dengan membawa pisau.
"Kalahkan mereka semua!" perintah Ana.
Lea dan Irene mulai maju dan menyerang orang-orang itu dengan tangan kosong, Mike mengeluarkan ke 2 pedangnya. Azal,Kurumi dan Ana mulai mengucapkan mantra sihir untuk juga menyerang orang-orang yang berdatangan. Ketu juga memukul orang-orang yang berdatangan menyerang dengan pukulan jarak jauhnya menggunakan skillnya. Ketu harus menggunakan pukulan jarak jauhnya karena ia harus tetap dekat untuk melindungi NiO.
Setelah mengalahkan beberapa penyerang Ketu mulai tersadar, sama seperti tadi, sepertinya jika mereka sudah dilukai lumayan parah mereka akan menghilang seperti debu yang ditiup angin. Walaupun begitu mereka terus bermunculan dari pepohonan dan semak-semak tanpa habis. Yang jadi masalah adalah jumalah yang berdatangan jauh lebih banyak daripada jumlah yang bisa Ketu kalahkan, sehingga mereka mulai mengepung dari segala arah dan mulai membuat Ketu kewalahan.
"Ana sampai kapan kita harus begini?" teriak Ketu pada Ana.
"Bertahanlah sebentar lagi Ketu." Balas Ana berteriak.
Ketu tau ia harus bertahan sebentar lagi, tapi karena ia harus bertarung sambil melindungi NiO semuanya menjadi lebih rumit, ia juga tidak bisa bergerak terlalu leluasa bahkan ia sampai terluka karena serangan dari orang-orang tadi. Tidak lama kemudian Ketu sudah benar-benar terkepung tanpa ada jalan keluar. Tanpa pikir panjang Ia langsung mengendong NiO sebleum orang-orang itu sempat menyerangnya.
"He-hei apa yang kau lakukan?" tanya NiO malu pada Ketu.
"pegangan yang erat." jawab Ketu dengan tegas.
Ketu dengan sekuat tenaga kemudian melompat ke arah Ana sambil menggendong NiO. Dengan menggunakan skillnya KEtu dapat mengurangi efek gravitasi bumi yang bekerja pada dirinya dan NiO yang membuat lompatanya jadi jauh lebihtinggi dan jatuhnya lebih lambat. Walaupun begitu, Ketu tidak dapat melompat sejauh jara antara dia dengan Ana. dan saat dia akan jatuh terlihat di bawahnya orang-orang itu sudah bergerombol menunggu mereka untuk menyentuh tanah.
"SIALAN!" teriak Ketu kesal.
Tiba-tiba orang-orang yang ada di bawah Ketu semuanya langsung berubah menjadi debu. Kemudian ia mendarat dengan selamat. Ia melihat sekeliling dan terlihat kebingungan, semua orang-orang yang berdatangan langsung berubah menjadi debu. Ia kemudian melihat Ana. Pohon putih yang tadi terbakar sekarang sudah hangus menjadi abu tanpa bersisa, hanya asap yang membumbung tinggi lah yang tersisa dari pohon tersebut.
"sepertinya berhasil." kata Ana pelan. Dari tumpukan abu pohon tadi keluar semacam roh-roh yang berterbangan.
"Azal!" teriak Ana. Azal langsung mengeluarkan kotak kaca transparan dan membukanya. Seketika itu juga roh roh tadi langsung terisap ke dalam kotak tersebut. Setelah semua roh tadi masuk, azal menutup kotak tersebut.
"sudah selesai Ana." Balas Azal. mendengar hal itu Ana tersenyum. Ketu dan NiO langsung merasa lega.
"Kerja bagus semuanya.ayo kita kembali." ajak Ana pada semuanya. Saat Ia mendekati Ketu ia berbicara lagi dengan suara yang lembut.. "Kerja bagus Ketu, ayo kita kembali, untuk menyembuhkan lukamu."
Keesokan harinya Ketu mengantarkan NiO ke dermaga untuk kembali ke kapalnya.
"aku cuma bisa mengantarmu ke sampai sini saja." kata Ketu.
"memangnya kenapa? kenapa tidak mengantarku samapi kapal?" tanya NiO.
"kau kan tidak pakai samaran, kalau aku keliatan berjalan bersamamu , itu bisa menarik perhatian yang salah. Apalagi aku bisa digosipin yang aneh-aneh oleh media." jawab Ketu. NiO tersenyum melihat jawaban Ketu.
"Ini untukmu" kata NiO sambil menyerahkan sebuah kartu.
"Apaan ini?" tanya Ketu saat mengambil kartu tersebut.
"kalau kau mau datang ke konserku sebentar lagi, tunjukan saja itu pada salah satu staff yang bertugas di luar, dia akan membawamu ke dalam.." jawab NiO.
"terima kasih, NiO. Aku kira kau tidak akan memberiku tiket konsermu seperti yang lain." balas Ketu.
"haha, kamu kira aku tidak tau balas budi. Walaupun begitu Ana tadi menolak saat aku berikan dia tiket." kata NiO. "jadi apa kau mau datang ke konserku?"
"ya, bolehlah. Mumpung dapet tiket gratis." jawab Ketu sambil tertawa. setalh itu NiO mulai berjalan lagi ke arah dermaga. Sebelum jauh Ketu memanggil NiO lagi untuk bertanya.
"oh iya, aku penasaran sejak kemarin,bagaimana kau bisa tau namaku? padahal aku belum memberitaukan padamu." tanya Ketu.
"kau tidak sadar Ketu? kau tidak ingat?" tanya NiO. Ketu hanya terdiam kebingungan. "ya sudah, itu salahmu kalau tidak ingat." lanjut NiO sambil berjalan menjauhi Ketu. dengan jawaban NiO, Ketu malah makin kebingungan apa yang dimaksudnya. Setelah itu Ketu berjalan lagi ke tempat klub.
Sesampainya di tempat klub, Ketu masuk ke ruang pertemuan dan semua orang sudah menunggu.
"Akhirnya kau datang juga." kata Ana.
"Kenapa kau lama sekali Ketu?" tanya Lea padanya. Ketu hanya tertawa kecil.
"yasudah lah. sekarang ke urusan yang penting. Azal!" lanjut Ana. Azal langsung menaruh kotak yang berisi roh dari tadi malam dan menaruhnya di tengah ruangan.
"keluarkan aku bodoh!" teriak roh yang ada di dalamnya. mendengar hal itu Ketu merasa agak aneh, bagimana roh yang tidak memiliki tubuh bisa berbicara, tapi saat ingin bertanya Ketu memperhatikan bahwa yang lain tidak kaget sama sekali, dan terlihat seperti biasa saja.
Siapa kau?Siapa yang mengirimu? kenapa kau menyerang perempuan tadi? apa urusanmu?" tanya Ana serius.
"Aku tidak akan jawab. Keluarkan aku dari sini dasar sialan." jawab roh itu. Ana mengulang pertanyaanya 3 kali dan roh itu menjawabnya dengan hal yang sama 3 kali.
"haduh-haduh, sepertinya ada roh yang nakal nih." kata Kurumi dengan nada bermain-main. ia kemudian menaruh tanganya diatas kotak itu.
"apa yang kau lakukan dasar sialan?" tanya roh tersebut. Kurumi kemudian tersenyum sadis. Kotak itu langsung bercahaya dan roh tadi langsung berteriak kesakitan.
"Jawab!" Kata Ana.
"TIDAK AKAN!" jawab roh itu. ia langsung berteriak makin keras.
"jawab!" kata Ana.
"Ti..dak..." balas roh itu dengan keras kepala. Mendengar jawaban itu Kurumi malah terlihat bahagia, ia menjilat bibirnya."Kau tau aku akan lebih senang kalau kau terus keras kepala begini." kata Kurumi. kemudian roh itu berteriak lebih keras lagi.
"AKU AKAN JAWAB! AKU AKAN JAWAB!" teriak roh itu setelah tidak kuat menahan siksaan. Kurumi langsung menarik tanganya dari kotak itu dan roh itu berhenti berteriak.
"Aku.... seharusnya tidak memberitau ini, dia pasti akan membunuhku." lanjut roh itu. "aku adalah seorang setan yang di panggil ke dunia ini, namaku tidak penting. begitu aku muncul di dunia ini seseorang langsung mengikatku dengan ikatan sihir ke pohon yang tadi malam kalian bakar. Aku tidak tau siapa dia dan tidak tau apa yang dia mau, tapi dari kekuatan ikatanya dia bisa menggunakan magic dengan mahir. setelah dia mengikatku katanya aku akan dibebaskan kalau aku bisa membunuh targetnya. Ia menunjukan foto perempuan tadi dan memberitau bahwa perempuan itu akan datang ke pohon ini. ia juga menambahkan aku tidak boleh membunuh laki-laki itu." lanjutnya sambil mengarah ke Ketu.
"kenapa kau tidak boleh membunuhku?" tanya Ketu.
"aku tidak tau, ia hanya menyuruhku untuk seperti itu." jawab roh itu.
"lalu kau ingat siapa yang memanggilmu? bagaimana wajahnya? suaranya?" tanya Ana.
" ia waktu itu menggunakan topeng dan kain yang panjang yang menutupi seluruh badanya, suaranya terdengar seperti laki-laki dengan suara yang sangat berat, tapi sepertinya ia memalsukan suaranya dengan magic." lanjutnya.
"apa tidak ada detail yang lain yang kamu lupa beri tau?" tanya Ana.
"tidak aku tidak ingat apa apa lagi." jawabnya.
"oh apa kau butuh bantuan untuk mengingat?" tanya Kurumi dengan wajah yang menyeramkan.
"TIDAK! AKU SUDAH TIDAK INGAT APA APA! AKU SUMPAH!" jawab roh itu panik.
"kalau apa yang kau bilang itu benar, berarti kita berhadapan dengan masalah yang cukup besar." kata Ana.
"memangnya kenapa Ana?" tanya Lea.
"Elma, sucubus yang waktu itu kita tangkap juga bilang hal yang sama, hanya saja targetnya berbeda. " jawab Ana.
"berarti ada seseorang yang mengirim setan-setan kesini. Kenapa?" tanya Ketu.
"Orang itu ingin menjatuhkan Axiom Academy." jawab Ana.
Sementara itu NiO sedang berada di dek kapalnya melihat ke arah Axiom Academy saat kapalnya pergi dari sana. Ia kemudian menghela nafas dan memikirkan apa saja yang terjadi pada 2 hari ia datang ke pulau itu. "Kau betul-betul tidak ingat ya Ketu?" katanya dengan nada kecewa.
Diubah oleh esteller2 01-08-2016 19:56
0
Kutip
Balas