- Beranda
- Stories from the Heart
(Horror) (Kisah Nyata) Mereka itu "Halus"
...
TS
fitrafn
(Horror) (Kisah Nyata) Mereka itu "Halus"
Mereka itu "Halus"
Quote:
Selamat sore kaskuser dari yang newbie sampai sesepuh..
Kenalkan, nama ane..panggil aja icha.. atau sebut saja mawar.. *penyamaran gagal*
. Ane disini cuma mau shared soal pengalaman ane.. sebenernya entah bijak atau engga untuk semakin menyebarkan keberadaan "mereka" yang ada disekitar kita.. tapi bukan hal yang aneh lagi kayaknya setelah ane search di mari, entah dari jaman kapan thread horror tumbuh..
thread ini ane buat berdasarkan pengalaman ane dari waktu SD sampai sekarang, waktunya engga berurutan gan sist, ini hanya pecahan-pecahan memori yang ane inget ditambah beberapa pengalaman baru dari mulai ane kerja dan beberapa hari yang lalu..intinya sih short story untuk per index nya ya gan sist..
(kalau belum ada index berarti ane buatnya via app mobile ya, masih belum paham kalau di app mobile buat ambil link nya gimana
nanti kalau on di desktop baru deh ane buat indexnya)
terserah kalian juga mau menganggap ini hanya dusta di antara kita #lho, atau apapun itu..kalau kalian percaya, silahkan di hayati, kalau kalian engga percaya juga silahkan (jangan di
ya huhuhu
), tapi jangan ribut dimari ya..
dan ane mohon maaf kalau penulisan berantakan..
Kenalkan, nama ane..panggil aja icha.. atau sebut saja mawar.. *penyamaran gagal*
. Ane disini cuma mau shared soal pengalaman ane.. sebenernya entah bijak atau engga untuk semakin menyebarkan keberadaan "mereka" yang ada disekitar kita.. tapi bukan hal yang aneh lagi kayaknya setelah ane search di mari, entah dari jaman kapan thread horror tumbuh..thread ini ane buat berdasarkan pengalaman ane dari waktu SD sampai sekarang, waktunya engga berurutan gan sist, ini hanya pecahan-pecahan memori yang ane inget ditambah beberapa pengalaman baru dari mulai ane kerja dan beberapa hari yang lalu..intinya sih short story untuk per index nya ya gan sist..
(kalau belum ada index berarti ane buatnya via app mobile ya, masih belum paham kalau di app mobile buat ambil link nya gimana
nanti kalau on di desktop baru deh ane buat indexnya) terserah kalian juga mau menganggap ini hanya dusta di antara kita #lho, atau apapun itu..kalau kalian percaya, silahkan di hayati, kalau kalian engga percaya juga silahkan (jangan di
ya huhuhu
), tapi jangan ribut dimari ya..
dan ane mohon maaf kalau penulisan berantakan..Quote:
Spoiler for Rules:
*NB:
1. untuk para silent reader atau temen2 yang udah ngread..mohon bantuannya ya buat

bantu share juga boleh.. biar makin ada motivasi update..makasih banyak sebelum dan sesudahnya temen2...
2. jangan buka spoiler ya bagi temen2 yang mungkin kurang nyaman sama gambar.. atau next nya ane bakal tulis "jangan dibuka" biar bedain mana yang bisa bikin parno atau emang gambar biasa aja..
3. update yang pastinya dilakukan tiap hari kamis atau jum'at ya temen2, karna ane kudu tobat mikirin tugas akhir ane nih..Kalo sempet akan ada update di waktu yang senggang..
4. buat temen2 kaskuser yang ane hormatin dan sayangin, terima kasih udah mau meluangkan cerita yang ane share, dan kalau diantara temen2 yang disini juga ada yang share cerita soal "halus" di thread nya masing2 , tetep semangat ya
engga ada salah nya berbagi pengalaman, apapun keyakinan dan berasal dari mana pun temen2 yang ada disini, semua harus saling menghargai karena sama2 ciptaan Tuhan.. 
-Salam sayang dan damai,
FN
1. untuk para silent reader atau temen2 yang udah ngread..mohon bantuannya ya buat


bantu share juga boleh.. biar makin ada motivasi update..makasih banyak sebelum dan sesudahnya temen2...2. jangan buka spoiler ya bagi temen2 yang mungkin kurang nyaman sama gambar.. atau next nya ane bakal tulis "jangan dibuka" biar bedain mana yang bisa bikin parno atau emang gambar biasa aja..
3. update yang pastinya dilakukan tiap hari kamis atau jum'at ya temen2, karna ane kudu tobat mikirin tugas akhir ane nih..Kalo sempet akan ada update di waktu yang senggang..
4. buat temen2 kaskuser yang ane hormatin dan sayangin, terima kasih udah mau meluangkan cerita yang ane share, dan kalau diantara temen2 yang disini juga ada yang share cerita soal "halus" di thread nya masing2 , tetep semangat ya
engga ada salah nya berbagi pengalaman, apapun keyakinan dan berasal dari mana pun temen2 yang ada disini, semua harus saling menghargai karena sama2 ciptaan Tuhan.. 
-Salam sayang dan damai,
FN
Quote:
Spoiler for :
Quote:
"Ni...na bobo...oh...ni...na bobo..kalau tidak bo...bo di gigit nyamuk"
itulah yang pertama kali ane denger waktu SD kelas 2
itulah yang pertama kali ane denger waktu SD kelas 2
ya, itulah pertama kali pengalaman ane dimulai..selamat menikmati..

Thank you,
FN
Spoiler for Hati-hati:
Quote:
Index:
1. Pertama kali itu rasanya
2. Dia si "Nina Bobo"
3. Pintu "Menyengat" (to be continue
4. (continue) Pintu "Menyengat"
5. Sambutan "Hangat"
6. Selingan
7. Si "Putih"
8. Selimut Jail
1. Pertama kali itu rasanya
2. Dia si "Nina Bobo"
3. Pintu "Menyengat" (to be continue
4. (continue) Pintu "Menyengat"
5. Sambutan "Hangat"
6. Selingan
7. Si "Putih"
8. Selimut Jail
9. Selingan Sore Hari
10. Perkenalan "indah"
11. Kaki "Teteh"
12. (Selingan Malam) "Ketukan" Malam
13. Si "Teteh" dan Si "Kecil"
14. Damo Datang
15. (Selingan Malam) Rawa "Si Putih"
16. (lanjutan) Rawa "Si Putih"
17. Ciluk...ba
18. Kunjungan? Itu cobaan
19. (Selingan pagi) Ayah Bercerita
20. Pemandangan di RS
21. Kantorku "Istanamu"
22. Latihan Evakuasi, "merah" menangis
23. Zulka, Aku, "Mereka" Update
Diubah oleh fitrafn 18-07-2016 10:41
redrices dan 4 lainnya memberi reputasi
3
285.4K
Kutip
1K
Balasan
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.8KThread•52.9KAnggota
Tampilkan semua post
TS
fitrafn
#758
Latihan Evakuasi, "merah" menangis
Quote:
Malem semuanya, ada yang udah mudik? Kalau udah ada semoga sampe tujuan dengan slamet ya.. si slamet aja udah sampe tuh..
. Malem ini ane mau update, lumayan buat mengalihkan senut2 di badan
. Kejadian ini pas sama temen2 ane di kantor tapi pas udah pindah bagian
selamat membaca
. Malem ini ane mau update, lumayan buat mengalihkan senut2 di badan
. Kejadian ini pas sama temen2 ane di kantor tapi pas udah pindah bagian
selamat membaca Quote:
Aku sekarang sudah pindah bagian, bukan lagi di bagian CS. IT support. Orang-orang baru namun masih di kantor yang lama. Di pindahkan ke bagian IT karena kebetulan atasan ku dulu yang di bagian CS pun di pindahkan menjadi division head IT. Awalnya memang aku ingin resign, dan setelah division head ku tahu aku akan resign, dan karena di bagian IT belum ada bagian administrative nya, maka aku pun di mutasi menjadi bagian tersebut. Iya, beliau memang sudah tahu aku tidak menginginkan terjun ke bagian coding dan menjadi programmer. Hidupku tidak disana. Kalau ada yang tanya kenapa, jawabannya karena saat kuliah S1, jurusan yang aku ambil pun bukanlah kemauan aku. Cerita lama, keinginan orangtua, lebih tepatnya Ayah. Pilihan nya hanya 2, IT atau SI. Itu pun setelah nego dan dijelaskan sepupu ku kalau cewek itu kebanyakan di SI.
Aku mempunyai teman baru, panggil saja Eer. Dia memang beda bagian denganku, namun divisi dia dan divisi ku ruangannya bersebelahan. Saat jam istirahat pun aku sering ke ruangannya, entah itu untuk sekedar menumpang makan, ataupun menghabiskan waktu istirahat disana. Maklum saja, di divisiku, hanya ada 3 cewek. Aku dan 2 orang ibu-ibu. Di ruangan Eer aku merasa nyaman, karena ada 2 orang selain Eer yang umurnya pun tidak beda jauh dariku. Yason dan Anisa.
Hari ini adalah hari Jum'at. Aku sedang berkumpul bersama Eer, Yason, dan Anisa. Ruangan sedang sepi karena hari Jum'at memang jam istirahat nya lebih lama dan yang cowok pun sedang melaksanakan shalat Jum'at. Biasanya hari Jum'at itu kebanyakan dari staff di kantor makan keluar. Bukan di sekitaran kantor. Namun aku dan teman-teman lainnya sudah menitip dibelikan makanan oleh Pak Yoyo, salah satu OB di kantor kami.
Kemudian Eer dan Anisa pun tertawa mendengar komentarku.
Kami pun menghabiskan makanan masing-masing.
Kami pun semua tertawa.
Tidak terasa waktu berlalu, ternyata jam istirahat sudah selesai. Tiba-tiba terdengar suara oleh kami.
Eer yang pertama kali mendengar saat itu pun mulai merasa ketakutan.
Suaranya terdengar tepat berada di dekat pintu geser.
Tidak lama kemudian, suara alarm kebakaran berbunyi, pertanda latihan evakuasi kebakaran dimulai.
Eer pun langsung merapat dekat berdiri di samping ku dan yason serta anisa. Aku berdiri di dekat "nya" untuk menghalang agar eer dan yang lainnya bisa berjalan keluar tanpa rasa takut.
Sesampainya di parkiran mobil, sekali lagi Eer pun menanyakan apakah kami semua memang mendengar nya atau hanya halusinasi dia semata.
Entah apa yang membuat "Si merah" menghampiri divisi eer dan menjaili kami. Untung saja memang teman-teman ku ini bukan tipikal orang yang menganggap ku gila saat tahu aku memang dapat melihat "mereka".
Aku tahu itu "Si merah" karena saat suara pertama terdengar, aku berharap memang tidak ada yang mendengar selain aku. Saat aku "mengecek", ternyata "dia" tengah merunduk namun matanya menatap tepat langsung ke arahku.
Sumber: deviantart
Setelah selesai latihan Evakuasi, kejadian tersebut pun langsung booming dan sampai ke lantai 2. Lagi-lagi,aku harus menjawab pertanyaan-pertanyaan mereka. Saat ditanya kenapa "dia" sampai main ke lantai 3, aku hanya menjawab apa adanya bahwa aku tidak tahu sama sekali alasannya. Selesai.
Aku mempunyai teman baru, panggil saja Eer. Dia memang beda bagian denganku, namun divisi dia dan divisi ku ruangannya bersebelahan. Saat jam istirahat pun aku sering ke ruangannya, entah itu untuk sekedar menumpang makan, ataupun menghabiskan waktu istirahat disana. Maklum saja, di divisiku, hanya ada 3 cewek. Aku dan 2 orang ibu-ibu. Di ruangan Eer aku merasa nyaman, karena ada 2 orang selain Eer yang umurnya pun tidak beda jauh dariku. Yason dan Anisa.
Hari ini adalah hari Jum'at. Aku sedang berkumpul bersama Eer, Yason, dan Anisa. Ruangan sedang sepi karena hari Jum'at memang jam istirahat nya lebih lama dan yang cowok pun sedang melaksanakan shalat Jum'at. Biasanya hari Jum'at itu kebanyakan dari staff di kantor makan keluar. Bukan di sekitaran kantor. Namun aku dan teman-teman lainnya sudah menitip dibelikan makanan oleh Pak Yoyo, salah satu OB di kantor kami.
Quote:
"Sepi banget ya kantor kalo lagi kayak gini tuh" ucap Anisa.
Quote:
"Iya cha (Anisa), gapapa lah bisa tidur. Enak" balas Eer.
Quote:
"Untung aja ya, kita udah nitip Pak Yoyo, jadi ga perlu nunggu meja kosong kalo makan di luar. Nanti gue tambah item lagi" sambung Yason.
Quote:
"Yason sompret, elu segitu dibilang item, gue apaan? Angus?" keluhku.
Kemudian Eer dan Anisa pun tertawa mendengar komentarku.
Quote:
"Tau nih Yason, elu kan putihnya permanen" timpal Eer.
Kami pun menghabiskan makanan masing-masing.
Quote:
"Oia, gue lupa bilang cuy, nanti ada latihan evakuasi kebakaran" ucapku.
Quote:
"Disuruh ngapain Cha?"tanya Anisa.
Quote:
"kayak ga boleh panik gitu2 deh Cha.. terus harus lewat tangga ga boleh pake lift dan lain-lain" jawabku.
Quote:
"Itu yang di lantai 17 gimana nasib nya ya *sambil ketawa*, nyampe bawah udah ga ada napas kali ya" ledek Eer.
Kami pun semua tertawa.
Tidak terasa waktu berlalu, ternyata jam istirahat sudah selesai. Tiba-tiba terdengar suara oleh kami.
Quote:
"Hu.. u... u... u.."
Eer yang pertama kali mendengar saat itu pun mulai merasa ketakutan.
Quote:
"Icha, itu suara apaan?" tanya Eer dengan nada suara yang mulai berubah.
Quote:
"Hu.. u... u... u.."
Suaranya terdengar tepat berada di dekat pintu geser.
Tidak lama kemudian, suara alarm kebakaran berbunyi, pertanda latihan evakuasi kebakaran dimulai.
Quote:
"Yaudah keluar yuk semua" ucapku kepada mereka
Eer pun langsung merapat dekat berdiri di samping ku dan yason serta anisa. Aku berdiri di dekat "nya" untuk menghalang agar eer dan yang lainnya bisa berjalan keluar tanpa rasa takut.
Sesampainya di parkiran mobil, sekali lagi Eer pun menanyakan apakah kami semua memang mendengar nya atau hanya halusinasi dia semata.
Quote:
"Bener kok, lo ga berhalusinasi. Itu yang di lantai 2 lagi iseng aja" ucapku.
Quote:
"Anjir jelas banget suaranya tadi, gue sampe kaget" timpal Yason.
Entah apa yang membuat "Si merah" menghampiri divisi eer dan menjaili kami. Untung saja memang teman-teman ku ini bukan tipikal orang yang menganggap ku gila saat tahu aku memang dapat melihat "mereka".
Aku tahu itu "Si merah" karena saat suara pertama terdengar, aku berharap memang tidak ada yang mendengar selain aku. Saat aku "mengecek", ternyata "dia" tengah merunduk namun matanya menatap tepat langsung ke arahku.
Spoiler for :
Sumber: deviantart
Setelah selesai latihan Evakuasi, kejadian tersebut pun langsung booming dan sampai ke lantai 2. Lagi-lagi,aku harus menjawab pertanyaan-pertanyaan mereka. Saat ditanya kenapa "dia" sampai main ke lantai 3, aku hanya menjawab apa adanya bahwa aku tidak tahu sama sekali alasannya. Selesai.
Diubah oleh fitrafn 02-07-2016 21:09
0
Kutip
Balas