- Beranda
- Stories from the Heart
(Horror) Diary [TAMAT]
...
TS
ayanokouji
(Horror) Diary [TAMAT]
![(Horror) Diary [TAMAT]](https://s.kaskus.id/images/2016/08/12/8901141_20160812100754.jpg)
Illustration courtesy of Awayaye
Halo, dan salam kenal buat agan-agan semua.
Perkenalkan saya anggota lama kaskus tapi newbie di forum SFTH.
Nah, berhubung saya lihat banyak yang menceritakan pengalamannya terutama untuk yang berbau-bau mistis. kebetulan saya dekat dengan seseorang yang memang punya kemampuan lebih untuk melihat yang semacam itu.
Cerita ini adalah berdasarkan kisah nyata, yang memang diambil langsung dari Diary dia
Langsung saja dimulai lah ya
Untuk Postingan pertama saya langsung Posting 2 part deh, karena prologue blum masuk ke cerita
Spoiler for Rules:
Atas permintaan yang punya Diary, mohon dibaca RULESnya sebelum membaca Diary ini ya :
1. Diary ini adalah hasil convert dari catatan di kertas menjadi bentuk elektronik. Jadi ini adalah benar-benar berasal dari Diary asli, kalau sampai ada yang baca dan tidak percaya, it's OK, tidak masalah tapi mohon jangan coba2 menantang apapun 'mahluk' yang disebutkan di Diary ini. Apabila terjadi sesuatu kami tidak bisa menolong.
2. Ini memang bukan urusan TS, tapi usahakan kalau sampai merasakan sesuatu yang tidak beres setelah baca isi Diary teman saya, harap dekatkan diri ke Tuhan segera. Karena seberapa besar Tuhan menolong itu tergantung dari iman kita ketika meminta. Dan percayalah, meminta saat belum melihat apapun dan ketika 'mereka' ada di depanmu itu akan menyebabkan bedanya besar Iman bagi yang tidak terbiasa.
Terimakasih sebelumnya, dan ingat baik2, jangan bermain-main dengan sesuatu dari dunia lain
Part I - Prologue (tanggal Diary - 3 September 2010)
Spoiler for Part I:
3 September 2010
Hallo Diary..
Mulai hari ini aku akan sedikit merubah apa yang aku tulis di dalam lembarmu yach..
Sebenarnya aku sih berniat tidak pernah berkeinginan untuk mengungkapkan rahasia ini, karena aku pasti akan dicap sebagai orang aneh..
Hanya kamu yang mau mendengarkan semua cerita aku tanpa mengeluh, mulai dari aku menyukai siapapun sampai sendirian seperti sekarang (hiks..hiks.. yahh aku tau, trims anyway)
Okay, jadi aku akan menceritakan pengalaman hari ini.. yaah ini kesekian kalinya sudah terjadi padaku, dan untuk teman sejatiku yaitu kamu my Diary, aku akan menuliskan ini, rahasiakan ini yaah..
Ceritanya aku akan mulai dari pengalaman tadi pagi..
Oh ya, sebelumnya aku akan kasihtau sedikit rahasia kepada kamu..
Kamu tau.. ehm.. aku ini bisa melihat hantu atau semacamnya.. guru Agamaku berkata ini adalah anugrah, menurutku lebih seperti kutukan.
Kamu tau, Diary? Mungkin tidak banyak orang yang tau, tapi hantu itu berbeda dengan setan atau semacamnya. Kalau misalkan diumpamakan, hantu itu lebih ke arwah orang-orang yang meninggal atau dalam Bahasa Inggris disebut dengan Ghost. Sedangkan setan bukan arwah, atau mungkin saja tadinya mereka arwah, yang pasti setan itu sudah lebih melewati tingkat keseraman dari Hantu. Dan diatas itu, masih ada lagi yang aku namakan jejadian. Nah, apabila setan itu bentuknya tidak dapat dikatakan bentuk apakah itu, kalau jejadian ini setidaknya sebagian besar dari bentuknya adalah bagian dari hewan-hewan.
Dan diary, dari kesialanku mendapatkan kutukan kemampuan ini, syukurlah aku hanya bisa melihat hantu saja. Yaah, kadang memang ada sedikit pengecualian, yang membuatku enggak tau kenapa bisa melihat yang lebih aneh daripada hantu.
But I tell you my Diary, melihat hantu saja sudah cukup menakutkan lho. Jangan dikira penampilan mereka itu normal-normal saja.. yahh, memang ada yang normal dan tersamar tapi hampir disetiap kejadian mereka akan menunjukkan wujud asli mereka kalau mereka tau kita bisa melihat mereka, dan mereka selalu tau kalau aku bisa melihat mereka.
Upps… sudah jam 11 ternyata, tadinya aku mau menceritakan kejadian penglihatan yang kulihat hari ini, tapi sudah terlalu malam nih, besok aku janji pasti akan cerita padamu dehhh, jangan ngambek yahh
See you tomorrow my Diary, Mulai hari ini aku akan melaporkannya padamu kalau aku melihat sesuatu yang aneh itu, hehe.. Nite
Part II - Misteri Toilet Wanita di lantai 7 - catatan tanggal 4 September 2010
Spoiler for Part II:
4 September 2010
Hallo friend,
As my promise stated, aku bakal ceritain hal yang kemarin terjadi sama aku. Jangan takut yaah, karena aku sudah cukup takut untuk mengingat-ingat ini, jadi tolong semangati aku (he..he..)
Oookay, cerita ini bermulai waktu aku bersama cindy sedang ada ditoilet di lantai 7 kampus kemarin siang setelah kuliah pak Zainul.
Ingatkan aku untuk memarahi Cindy nanti karena dia meninggalkan aku sendirian di toilet itu..
Kau dengar? Meninggalkan aku!
Berkat dia aku jadi melihat.. yahh, sesuatu yang jauh dari menyenangkan..
Sewaktu aku keluar dari bilik toilet dan mencari-cari Cindy, aku tidak menemukannya dimana-mana, aku rasa sih dia pergi buru-buru menemui pacarnya.. ya Tuhan, persahabatan kita hanya sebatas selama pacar tidak mengganggu.
Lalu aku berpikir, ya sudahlah, aku akan membetulkan make-up sebentar dan akan pergi ke food court, sepertinya #### belum datang menjemputku deh, setidaknya aku harus terlihat cantik kaan (he-he-he)
Tiba-tiba aku merasakan udara menjadi dingin, cukup untuk membuat bibirmu bergetar secara reflek.
Dan itu jelas-jelas tidak benar, toilet ini kan jelas-jelas pengap dan tanpa AC dimanapun. Dan otakku baru saja berpikir kalau ada yang tidak beres nih..
Tiba-tiba sudah berdiri seorang wanita dibelakangku, rambutnya panjang dan menutupi separuh mukanya, dia memakai baju kaus berwarna merah menyala dan celana jeans.
Aku langsung berbalik dan reflek berkata kalau dia membuatku kaget. Dan hal berikutnya yang terjadi membuatku hampir saja mengompol
Dia menempelkan mukanya tepat didepan mukaku, kulitnya benar-benar mengerikan, kau tau karpet yang ada tonjolan-tonjolannya begitu? Mukanya dan seluruh kulitnya penuh dengan seperti itu. Dan warna kulitnya sangat pucat, seperti warna krem kekuningan. Dan yang paling mengerikan dari semuanya adalah bola matanya, warna urat darah dibola matanya berwarna coklat kekuningan dan pupil matanya hitam dan bebercak merah.
Dari situ aku langsung tau kalau aku sedang bertemu dengan hantu, dan kali ini bukan hantu yang baik.
Perlahan-lahan dia mendekati aku, tapi tidak pernah menempel pada badanku, mukanya sangat dekat pada mukaku, dan tangannya yang dipenuhi dengan tonjolan-tonjolan itu juga menggapai tubuhku seakan ingin menyentuhku, tapi sentuhan itu tidak pernah terjadi.
Aku merasakan bahwa sekitar 1 jam dia hanya memandangiku saja, berkali-kali berusaha menempelkan dirinya pada badanku, tapi tidak pernah berhasil. Jujur Diary, aku tidak tau kenapa dia tidak bisa menyentuhku, tapi syukurlah karena disaat itu, aku sama sekali tidak bisa bergerak.
Setelah sekitar 1 jam itu, dia akhirnya mundur, kemudian matanya membelalak. Lebih besar dari lebar mata yang bisa dibuka oleh manusia normal, sepertinya seakan-akan semua kelopak matanya tertelan ke dalam rongga matanya. Kemudian warnanya bola matanya perlahan-lahan menjadi merah tua dan kemudian akhirnya menjadi hitam.
Kemudian dia berteriak sambil melompat kehadapanku, dan menghilang tepat didepan mukaku. Aku yakin aku mengompol sedikit kemarin.
Setelah itu suhu di toilet itu kembali pengap. Kakiku terasa kehilangan tulangnya dan aku terduduk di lantai toilet tanpa tenaga.
Kemudian suara handphoneku berbunyi mengagetkan aku, aku mengangkatnya dan #### ternyata menelponku. Dia mengatakan bahwa sudah 5 menit dia mencoba menelponku dan tidak diangkat-angkat. Aku meminta maaf dan berkata mungkin aku tidak mendengarnya tadi.
Ngomong-ngomong… waktu yang berlalu hanya 15 menit, tapi terasa seperti satu jam saat kejadian tadi..
Lain kali ingatkan aku jangan pernah lagi masuk di toilet lantai 7 sendirian ya.
UPDATED!!! PART XLV - "Serangan yang disengaja - II"
Spoiler for INDEX:
part III- Melayat
Part IV - Siapa yang mengikuti aku?
Part V - Bagaimana kutukan ini dimulai
Part VI - Perkemahan SMP
Part VII - Jurit Malam 1
Part VIII - Jurit Malam 2
Part IX - Penghuni Kampusku
Part X - Wanita dress putih
Part X (Final) - Wanita dress putih (lanjutan)
Part XI - Mereka ada di sekeliling kita
Part XII - Kalau kau jahat
Part XIII - Lauren dan ketiga anaknya
Part XIV- WARNING!! Baca catatan saya sebelum lanjut baca - Si Nenek dan Cucunya 1
Part XV - Si Nenek dan Cucunya 2
Part XVI - Wanita Dress Putih is back
Part XVII - Lift kampusku
Part XVIII - Tiga anak lauren kembali
Part XIX - Mahluk aneh
Part XX - Kampus sarang Kunti
Part XXI - Sang "dewa" jahat
Part XXII - Curiousity Kills the Cat
Part XXII - Bagian 2 - Robert and the Devil 1
Part XXII - Bagian 3 - Robert and the Devil 2
Part XXIII - Kembalinya si mahluk aneh
Part XXIV - Part I - si "dewa" jahat kembali 1
Part XXIV - Part II - si "dewa" jahat kembali 2
Part XXV - Robert
Part XXVI - aku dan kegelapan
part XXVII - Wewe Hitam
Part XXVIII - Wewe Hitam dan Wewe Putih
Part XXIX (bagian pertama) - He and Me (bag 1)
Part XXX (Bagian kedua) - He and Me (bag 2)
Part XXXI - sang pelindung
Part XXXII - Villa di gunung 1
Part XXXIII - Villa di gunung 2
Part XXXIV - Villa di gunung 3
Part XXXV - Villa di gunung (tamat) bag awal
Part XXXV - bagian akhir - Villa di gunung (tamat) bag akhir
Part XXXVI - Kutukan baru
Part XXXVI - Tambahan - Kutukan baru (tambahan)
Part XXXVII - Bagian Pertama - Iblis bag 1 -(Ketika dia terluka)
Part XXXVIII - bagian kedua - Iblis bag 2 - (si pemilik mata)
Part XXXIX - Cermin
Part XL - Ketika Ayano sakit
Part XLI - Goodbye
PART XLII - Mahluk di Jendela
PART XLIII - Akhir si "dewa" jahat
PART XLIII (lanjutan) - Akhir si "dewa" jahat (bag Akhir)
Part XLIV - Serangan yang disengaja - I
PART XLV - Serangan yang disengaja - 2 UPDATE
Bonus Story : Pengalaman TS dan yang punya Diary
Pengalaman bersama dia yang menulis Diary I
Bonus Story II Ketika yang tidak biasa melihat diperlihatkan
BONUS STORY III - Pengalaman Horror ketika main game
BONUS STORY IV : Kejadian di Malam Jumat Kliwon[
*SPECIAL* Bonus Story IV - part 2 - Elisa's POV
Bonus Story V - Part I
Bonus Story V - Part 2
Bonus Story V - part 3
Bonus Story VI
Bonus Story VII #awasbebehplusplus
Bonus Story VIII
Bonus Story IX
Bonus Story X
Bonus Story XI
BONUS PART XII - Bagian ketiga (Elisa POV)
Kiriman cerita dari para pembaca :
Kiriman cerita dari agan Gent4r - 1 (Gent4r, Romi vs Miss K)
Pengalaman agan Gent4r kedua
Kiriman cerita dari pembaca
Thread lainnya tentang saya dan Elisa
Saya dan Gadis bermata Indigo
Polling
Poll ini sudah ditutup. - 39 suara
Berhubung banyak yang nyaranin Untuk ganti judul Thread, mohon masukan terkait itu :
Judul Thread tetap, soalnya daripada ribet nyari Threadnya lagi
56%
Judul Thread diganti ke judul Thread yang di dalem
33%
Judul Thread kudu diganti ke judul Thread yang beda dan lebih menarik
10%
Diubah oleh ayanokouji 19-11-2016 12:18
radorada dan 23 lainnya memberi reputasi
24
1.1M
Kutip
2.2K
Balasan
Thread Digembok
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.8KThread•52.8KAnggota
Tampilkan semua post
TS
ayanokouji
#29
Thanks buat appresiasi dari agan-agan semua. Mohon maaf saya baru bisa update. masalahnya karena kali ini cerita yang diberikan oleh teman saya itu agak panjang karena dari beberapa hari menjadi satu, dan lembaran Diarynya kali ini agak lecek dan bekas basah, sepertinya karena air mata deh (nanti tau kok kalau baca cerita ini kenapa saya bilang itu air mata)
Inipun setelah saya edit dan baca, sepertinya masih belum selesai. Saya juga masih menunggu-nunggu lanjutannya dari teman saya. Tapi untuk sementara, saya bagikan dulu yang saya sudah selesai edit
25 Januari 2011
Dear diary,
Hari ini benar-benar menyebalkan..
Kali ini aku benar-benar merasa kalau ‘mereka’ sangat menggangguku. Kau tau, padahal hari ini adalah hari kencan pertamaku dengan Brian (note : nama samaran). Dan catat ini : aku sangat menantikannya karena dia adalah pacar pertamaku kau tau.
Dan semua itu langsung dirusak oleh ‘mereka’.
Bahkan salah satu dari mereka ikut denganku sekarang. Pusing aku…
Oh ya Tuhan.. dia malah tertawa cekikikan… sudahlah akan kuceritakan saja ya ceritanya Diary..
Hari ini aku pergi dengan Brian ke mall xxxx. Semuanya berjalan begitu indah walaupun masih agak kaku. Sampai akhirnya sampai setelah kami selesai nonton bioskop.
Aku pergi ke toilet setelah bioskop, di dalam toilet aku melihat wanita muda sedang muntah-muntah ke wastafel.
Awalnya aku tidak begitu memperhatikannya, namun dari dalam toilet aku mendengar suara muntahnya semakin parah. Sehingga ketika aku keluar dari toilet aku bermaksud menghampirinya.
Dibelakang wanita itu, sekarang ada wanita lain yang sama mudanya dengan dia dan menggunakan dress berwarna putih, sepertinya wanita itu sedang membantu wanita yang pertama karena dia sedang memegang tengkuk dan perut dari wanita yang sedang muntah itu.
Aku mendekati mereka berdua dan bertanya kepada wanita dengan dress putih itu.
“Temannya kenapa ya? Apa sakit? Mau saya bantu antar ke rumah sakit?”
Wanita dress putih itu menengok ke aku, dalam beberapa detik matanya menatap lurus ke mataku. Kemudian dia tertawa “Hihihihihiihi…” kemudian tawanya berubah jauh dari tawa manusia “KAAKAKAKAKEKEKEKEKEKEKKEKAKAKAKAKA”
Tubuh wanita itu melengkung saking kerasnya dia tertawa. Wanita satunya yang muntah-muntah jatuh terduduk di depan wastafel.
Aku segera mundur dan berbalik.
Namun tepat di depanku, wajah wanita itu menahanku. Aku memperhatikan kalau lehernya memanjang dari tubuhnya.
Dia memojokkan aku sampai aku bersender di sisi wastafel sembari lehernya kembali memendek ke ukuran normal dan menyatu kembali dengan badannya.
Kini dress putihnya sudah menghilang. Dan penampilannya… aku hanya bisa menyimpulkannya kalau penampilannya seperti seseorang yang telah dirudapaksa.
Penampilannya sangat berantakan, bajunya koyak setengah badan sehingga menunjukkan setengah badannya yang tidak tertutup pakaian. Badannya yang tidak tertutup pakaian itu penuh dengan luka-luka koyak dan bekas-bekas luka seperti ikatan tali.
Darah mengalir dari kedua kakinya, diatasnya luka menganga lebar terbentuk di perutnya, luka sayatan dengan darah deras mengalir dari situ.
“Kamu bisa lihat akuuu?” katanya, suaranya terdengar seperti suara perempuan biasa dengan nada menggoda.
‘mahluk’ itu mendekati aku, kemudian bertanya lagi “KAMU BISA LIHAT KAAN??” katanya lagi, namun kali ini suaranya sangat serak dan bergema seperti berasal dari dua tempat.
Kemudian dia tertawa lagi, tawanya seperti berasal dari dua orang “KEKEKEKEKEKEKEKEKKK..hiihihihihii..KEKEKEKEKEKEKEKK…hihihihhihihi…”
Kemudian dia jatuh kedepan dan merangkak dengan kedua tangan dan kedua kakinya dan merayap pergi ke dalam bilik toilet.
Aku berjalan perlahan ke arah bilik toilet itu..
Mahluk itu telah menghilang tanpa jejak..
Aku merasa keadaan sudah aman dan memapah gadis yang muntah-muntah tadi keluar.
Brian menanyakan kenapa aku saat aku keluar, dan aku memutuskan untuk tidak memberitahukan apa-apa kepadanya untuk sekarang.
Kamipun pulang..
Di perjalanan pulang aku baru tau kalau aku terlalu cepat untuk gembira…
Mahluk itu mengikuti di samping mobil Brian, merayap mengerikan dan melompati pepohonan dan tiang listrik di sepanjang perjalanan.
Matanya yang menyiratkan kegilaan menatap tajam aku.
Dan disinilah dia.. sekarang.. bersamaku di kost…
Oh Tuhan.. dia tertawa lagi….
Diary… aku tidak tau apakah aku bisa tidur malam ini.. tapi setidaknya aku harus mencobanya…
26 januari 2011
Aku akhirnya menceritakan semuanya pada Brian…
Aku tidak kuat lagi menjaga rahasia ini.. semalaman kemarin aku tidak bisa tidur diganggu olehnya..
Untungnya Brian baik sekali, meskipun tidak mempercayai hantu.
Dan meskipun dia agak berlebihan dengan berkata “aku tidak percaya hantu ada, kalau ada coba datang dan hadapi aku”
Aku harap dia hanya bercanda ketika mengatakan hal itu.
Hari ini ‘dia’ menungguku lagi di kamar kostku…
Dia menungguku.. bertengger diatas lemari dengan kaki dan tangannya.. seperti layaknya binatang berkaki empat..
Dia menyeringai ketika aku membuka pintu.. dan tertawa dengan tawa khasnya..
“KEEKEKEKEKKEKEKEKEKEKEKEKE”
Aku tidak tahan lagi tadi..
Dan memutuskan untuk menelepon Brian..
Kau tau apa jawabannya padaku Diary?
Dia bilang “Tenang ya, hantu itu tidak ada, aku tidak percaya hantu ada mungkin kamu mengidap scrizopenia, aku akan mengantarmu ke psikolog besok…”
Hebat kan? Pacarku sendiri menganggapku gila sekarang..
Bagus sekali…
Tapi aku benar-benar bersyukur Diary… mahluk itu tiba-tiba menghilang sejak jam enam tadi..
Aku bisa tidur setidaknya malam ini..
27 Januari 2011
Mahluk itu kembali lagi Diary…
Tapi hari ini dia tidak berusaha mengagetkanku seperti kemarin..
Hari ini dia hanya berdiri di tengah-tengah ruangan tidurku..
Menatapku sambil menyeringai lebar..
Kepalanyanya berputar mengikuti kemana aku pergi meninggalkan badannya yang tidak bergerak walaupun lehernya sudah berputar dengan cara yang tidak mungkin.
Kulihat kerutan-kerutan di lehernya ketika kepalanya berputar 180 derajat, dikerutan-kerutan itu kulihat darah yang menetes-netes dari lipatannya.
Mahluk itu memanjangkan lehernya dan tetap menatapku ketika aku mandi, dia juga mengikuti kemanapun aku pergi.. hanya dengan leher dan kepalanya..
Sepertinya aku akan gila..
Dalam arti sesungguhnya…
Aku mencoba menghubungi Brian beberapa kali hari ini.. tapi semua teleponku tidak diangkatnya, semua SMSku juga tidak dibalasnya…
Aku tidak tahan lagi tadi.. tapi sama seperti kemarin, setelah jam 6 dia menghilang lagi…
Aku tidak paham kenapa dia selalu menghilang setelah jam 6.. tapi setidaknya aku bisa istirahat…
28 January 2011
Hari ini aku mendapatkan satu SMS dari Brian
KITA PUTUS
Sudah, itu saja.. setelah itu berapa kalipun aku mencoba telepon tidak ada yang tersambung, bahkan SMSpun tidak ada yang masuk lagi.
Aneh sekali…
Aku padahal mau memberitahukan kepadanya kalau ‘mahluk’ itu tidak kulihat lagi hari ini
Dan aku mau memberitahukan padanya kalau aku tidak gila..
Ah sudahlah, besok saja aku akan mencarinya di kampus..
29 January 2011
Aku tidak menemukan Brian di kampusnya..
Teman-temannya juga bilang dia sudah tiga hari tidak masuk kuliah…
Aneh sekali deh..
Hari ini ‘mahluk’ itu juga tidak muncul di kostku..
Sebagai gantinya, hantu seorang nenek yang baik dan selalu tersenyum ramah padaku muncul lagi di lorong kostku.
Sudah lama aku tidak melihat nenek itu, sepertinya semenjak ‘mahluk’ itu datang deh..
Sudahlah… kalau memang Brian mau putus denganku, ya sudah.. toh dia sudah menganggapku gila…
Rugi rasanya menangis untuk dia..
Inipun setelah saya edit dan baca, sepertinya masih belum selesai. Saya juga masih menunggu-nunggu lanjutannya dari teman saya. Tapi untuk sementara, saya bagikan dulu yang saya sudah selesai edit
Spoiler for Part X:
25 Januari 2011
Dear diary,
Hari ini benar-benar menyebalkan..
Kali ini aku benar-benar merasa kalau ‘mereka’ sangat menggangguku. Kau tau, padahal hari ini adalah hari kencan pertamaku dengan Brian (note : nama samaran). Dan catat ini : aku sangat menantikannya karena dia adalah pacar pertamaku kau tau.
Dan semua itu langsung dirusak oleh ‘mereka’.
Bahkan salah satu dari mereka ikut denganku sekarang. Pusing aku…
Oh ya Tuhan.. dia malah tertawa cekikikan… sudahlah akan kuceritakan saja ya ceritanya Diary..
Hari ini aku pergi dengan Brian ke mall xxxx. Semuanya berjalan begitu indah walaupun masih agak kaku. Sampai akhirnya sampai setelah kami selesai nonton bioskop.
Aku pergi ke toilet setelah bioskop, di dalam toilet aku melihat wanita muda sedang muntah-muntah ke wastafel.
Awalnya aku tidak begitu memperhatikannya, namun dari dalam toilet aku mendengar suara muntahnya semakin parah. Sehingga ketika aku keluar dari toilet aku bermaksud menghampirinya.
Dibelakang wanita itu, sekarang ada wanita lain yang sama mudanya dengan dia dan menggunakan dress berwarna putih, sepertinya wanita itu sedang membantu wanita yang pertama karena dia sedang memegang tengkuk dan perut dari wanita yang sedang muntah itu.
Aku mendekati mereka berdua dan bertanya kepada wanita dengan dress putih itu.
“Temannya kenapa ya? Apa sakit? Mau saya bantu antar ke rumah sakit?”
Wanita dress putih itu menengok ke aku, dalam beberapa detik matanya menatap lurus ke mataku. Kemudian dia tertawa “Hihihihihiihi…” kemudian tawanya berubah jauh dari tawa manusia “KAAKAKAKAKEKEKEKEKEKEKKEKAKAKAKAKA”
Tubuh wanita itu melengkung saking kerasnya dia tertawa. Wanita satunya yang muntah-muntah jatuh terduduk di depan wastafel.
Aku segera mundur dan berbalik.
Namun tepat di depanku, wajah wanita itu menahanku. Aku memperhatikan kalau lehernya memanjang dari tubuhnya.
Dia memojokkan aku sampai aku bersender di sisi wastafel sembari lehernya kembali memendek ke ukuran normal dan menyatu kembali dengan badannya.
Kini dress putihnya sudah menghilang. Dan penampilannya… aku hanya bisa menyimpulkannya kalau penampilannya seperti seseorang yang telah dirudapaksa.
Penampilannya sangat berantakan, bajunya koyak setengah badan sehingga menunjukkan setengah badannya yang tidak tertutup pakaian. Badannya yang tidak tertutup pakaian itu penuh dengan luka-luka koyak dan bekas-bekas luka seperti ikatan tali.
Darah mengalir dari kedua kakinya, diatasnya luka menganga lebar terbentuk di perutnya, luka sayatan dengan darah deras mengalir dari situ.
“Kamu bisa lihat akuuu?” katanya, suaranya terdengar seperti suara perempuan biasa dengan nada menggoda.
‘mahluk’ itu mendekati aku, kemudian bertanya lagi “KAMU BISA LIHAT KAAN??” katanya lagi, namun kali ini suaranya sangat serak dan bergema seperti berasal dari dua tempat.
Kemudian dia tertawa lagi, tawanya seperti berasal dari dua orang “KEKEKEKEKEKEKEKEKKK..hiihihihihii..KEKEKEKEKEKEKEKK…hihihihhihihi…”
Kemudian dia jatuh kedepan dan merangkak dengan kedua tangan dan kedua kakinya dan merayap pergi ke dalam bilik toilet.
Aku berjalan perlahan ke arah bilik toilet itu..
Mahluk itu telah menghilang tanpa jejak..
Aku merasa keadaan sudah aman dan memapah gadis yang muntah-muntah tadi keluar.
Brian menanyakan kenapa aku saat aku keluar, dan aku memutuskan untuk tidak memberitahukan apa-apa kepadanya untuk sekarang.
Kamipun pulang..
Di perjalanan pulang aku baru tau kalau aku terlalu cepat untuk gembira…
Mahluk itu mengikuti di samping mobil Brian, merayap mengerikan dan melompati pepohonan dan tiang listrik di sepanjang perjalanan.
Matanya yang menyiratkan kegilaan menatap tajam aku.
Dan disinilah dia.. sekarang.. bersamaku di kost…
Oh Tuhan.. dia tertawa lagi….
Diary… aku tidak tau apakah aku bisa tidur malam ini.. tapi setidaknya aku harus mencobanya…
26 januari 2011
Aku akhirnya menceritakan semuanya pada Brian…
Aku tidak kuat lagi menjaga rahasia ini.. semalaman kemarin aku tidak bisa tidur diganggu olehnya..
Untungnya Brian baik sekali, meskipun tidak mempercayai hantu.
Dan meskipun dia agak berlebihan dengan berkata “aku tidak percaya hantu ada, kalau ada coba datang dan hadapi aku”
Aku harap dia hanya bercanda ketika mengatakan hal itu.
Hari ini ‘dia’ menungguku lagi di kamar kostku…
Dia menungguku.. bertengger diatas lemari dengan kaki dan tangannya.. seperti layaknya binatang berkaki empat..
Dia menyeringai ketika aku membuka pintu.. dan tertawa dengan tawa khasnya..
“KEEKEKEKEKKEKEKEKEKEKEKEKE”
Aku tidak tahan lagi tadi..
Dan memutuskan untuk menelepon Brian..
Kau tau apa jawabannya padaku Diary?
Dia bilang “Tenang ya, hantu itu tidak ada, aku tidak percaya hantu ada mungkin kamu mengidap scrizopenia, aku akan mengantarmu ke psikolog besok…”
Hebat kan? Pacarku sendiri menganggapku gila sekarang..
Bagus sekali…
Tapi aku benar-benar bersyukur Diary… mahluk itu tiba-tiba menghilang sejak jam enam tadi..
Aku bisa tidur setidaknya malam ini..
27 Januari 2011
Mahluk itu kembali lagi Diary…
Tapi hari ini dia tidak berusaha mengagetkanku seperti kemarin..
Hari ini dia hanya berdiri di tengah-tengah ruangan tidurku..
Menatapku sambil menyeringai lebar..
Kepalanyanya berputar mengikuti kemana aku pergi meninggalkan badannya yang tidak bergerak walaupun lehernya sudah berputar dengan cara yang tidak mungkin.
Kulihat kerutan-kerutan di lehernya ketika kepalanya berputar 180 derajat, dikerutan-kerutan itu kulihat darah yang menetes-netes dari lipatannya.
Mahluk itu memanjangkan lehernya dan tetap menatapku ketika aku mandi, dia juga mengikuti kemanapun aku pergi.. hanya dengan leher dan kepalanya..
Sepertinya aku akan gila..
Dalam arti sesungguhnya…
Aku mencoba menghubungi Brian beberapa kali hari ini.. tapi semua teleponku tidak diangkatnya, semua SMSku juga tidak dibalasnya…
Aku tidak tahan lagi tadi.. tapi sama seperti kemarin, setelah jam 6 dia menghilang lagi…
Aku tidak paham kenapa dia selalu menghilang setelah jam 6.. tapi setidaknya aku bisa istirahat…
28 January 2011
Hari ini aku mendapatkan satu SMS dari Brian
KITA PUTUS
Sudah, itu saja.. setelah itu berapa kalipun aku mencoba telepon tidak ada yang tersambung, bahkan SMSpun tidak ada yang masuk lagi.
Aneh sekali…
Aku padahal mau memberitahukan kepadanya kalau ‘mahluk’ itu tidak kulihat lagi hari ini
Dan aku mau memberitahukan padanya kalau aku tidak gila..
Ah sudahlah, besok saja aku akan mencarinya di kampus..
29 January 2011
Aku tidak menemukan Brian di kampusnya..
Teman-temannya juga bilang dia sudah tiga hari tidak masuk kuliah…
Aneh sekali deh..
Hari ini ‘mahluk’ itu juga tidak muncul di kostku..
Sebagai gantinya, hantu seorang nenek yang baik dan selalu tersenyum ramah padaku muncul lagi di lorong kostku.
Sudah lama aku tidak melihat nenek itu, sepertinya semenjak ‘mahluk’ itu datang deh..
Sudahlah… kalau memang Brian mau putus denganku, ya sudah.. toh dia sudah menganggapku gila…
Rugi rasanya menangis untuk dia..
Diubah oleh ayanokouji 01-07-2016 11:55
johny251976 dan 7 lainnya memberi reputasi
8
Kutip
Balas