Kaskus

Story

rbassbAvatar border
TS
rbassb
My Diary From My Way()
Quote:



Setelah sekian lama cuma jadi silent rider, sekarang gw pingin ngeshare sesuatu dari sebuah diary, dengan semua kenangan dan tetek bengek didalamnya.. walaupun buat nulis ini butuh tenaga ekstra karena gw harus membuka lembaran demi lembaran yang udah….. ahh, langsung aja deh..


Spoiler for Q.T.A:


Spoiler for RULES:


JADWAL UPDATE
Quote:




Spoiler for INDEX:



Spoiler for Penting:


Spoiler for Mulus Terasi:
Polling
0 suara
Siapakah Istri Randeka?
Diubah oleh rbassb 14-11-2022 14:19
neko25Avatar border
weihaofeiAvatar border
rendolkriboAvatar border
rendolkribo dan 215 lainnya memberi reputasi
196
1.6M
5.3K
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.8KThread53.2KAnggota
Tampilkan semua post
rbassbAvatar border
TS
rbassb
#115
SESI 10



Kamipun berangkat dari rumah sekitar jam 09.00 lewat, dan seperti yang gw perkirakan.. gw duduk berdua dibelakang sama kak Rena emoticon-Frown dan waktu itu suasananya bener-bener canggung(mencekam) gw sama sekali gak nengok ke arah dia selama di perjalanan, gw cuma melihat ke arah kaca dan sesekali gw kearah depan karena obrolan dari mas Andri, untungnya kak Lena ga cuma ngajak ngobrol mas Andri tapi juga kak Rena dan lebih banyak ngobrol sama kak Rena sih sebenernya. Sekitar 2 jam perjalanan kita sampai di du***, lumayan cepat karena kita berangkat pas hari minggu.. coba kalau hari senin emoticon-Big Grin. kami langsung memesan tiket di loket dan ternyata udah rame make banget.. mungkin karena hari libur kali ya..

Quote:


Kita langsung menaiki wahana tersebut, rasanya ada yang berubah semenjak pertama kali gw naikin ini wahana, yaitu dulu gw naikin turangga rangga bersama kedua orang tua gua dan tentu saja bareng kak Lena cuma kami masih anak-anak dulu, beda dengan sekarang kak Lena menaikinya dengan sang pujaan hati sedangkan gw sama siapa? Pujaan hati juga? temen aja bukan. mungkin nanti kak Lena bakal menaiki wahana ini sama suami serta anak-anaknya kelak.. begitupun gw emoticon-Smilie.. amin.
Gw baru sadar ternyata penampilan kak Rena anggun banget walau gw cuma liat dari belakang, soalnya di turangga-rangga kak Lena bersebelahan dengan Mas Andri sedangkan kak Rena dibelakang mereka, gw dibelakang kak Rena, otomatis gw bisa melihat secara penuh penampilannya dari belakang.. Seusai naik turangga-rangga kita langsung mencoba wahana lain, dan kali ini langsung yang extream Tornado.

Quote:


Gw langsung menoleh dan bilang kek kak Lena, “ayo kak langsung naik”. Kitapun langsung menaiki wahana yang menurut gw cukup menegangkan. Posisi kali ini mas Andri,kak Lena,Rena , gw wahana pun mulai berjalan… di atas rasanya berputar-putar gak karuan gw menoleh ke kak Lena sepertinya dia menikmati sensasi naik Tornado walaupun agak menjerit-jerit dan saat gw menoleh ke kak Rena ekspresinya seperti orang ketakutan emoticon-Big Grinwalaupun dia cuma diam tapi mimic mukanya membuat gw sedikit puas karena dia ngatain gw banci.. ingin rasanya saat itu gw bilang “sukurinnn”.
Dan saat wahana selesai kak Lena merangkul mas Andri dan kak Rena mukanya pucet gan emoticon-Ngakak (S).

Quote:


Ditinggal kak Lena dan Mas Aris membuat suasananya agak canggung walaupun disini sebetulnya sangat ramai, kami berdua cuma duduk dan melihat-lihat sekitar tanpa ada sepatah katapun terucap dari mulut. Sekitar 10mnt gw nunggu kak Lena, pikir gw lama amat cuma ke wc.. ya mungkin ngantri banget kali ya. sekitar 20mnt lebih mereka berdua ga dateng-dateng.. gw langsung ngeluarin hp dari saku sweater langsung ada notifikasi sms, ternyata dari kak Lena dia sms gini “Aris.. gw sama Andri mau jalan berdua aja, lu main sama Natali dulu ya… awas, jagain dia!!”. Dugaan gw sebelum ikut ke sini bener-bener terjadi, ternyata dia ngajak kak Rena ikut karena biar bisa berduaan sama Mas Andri dan ninggalin gw berdua sama kak Rena, soalnya ga bakal berani dia ninggalin gw sendiri.
Gw langsung menoleh ke kak Rena, dia sedang asik memainkan ponselnya

Quote:

Seusai menaiki wahana halilintar kita langsung menuju wahana kora-kora, antrianya semakin siang semakin ramai pula dan menurut gw pribadi ini wahana yang sangat menyenangkan dari wahana lain, dan diwahana inilah pertama kalinya gw melihat ekspresi bahagia seorang Natali Renata Wibisono a.k.a Rena, dan melihat indah rambutnya saat tertiup angin emoticon-Genit. setelah itu kita mencoba beberapa wahana lagi sebelum akhirnya perut keroncongan.. dan untung aja kak Rena enggak nunggu diajak buat ngisi perut, dia udah ngajak duluan.
Waktu itu gw memesan jus dan seporsi siomay sedangkan kak Rena mesen baso, cuma yang gak gua lupa… siomaynya uenak banget sampai gua nambah satu porsi lagi emoticon-Big Grin kalau gak salah Siomay yang dikawasan kalila… recommend banget buat yang liburan ke dufan(males sensor mele.. cape) emoticon-Ngakak (S). saat kita sedang mengisi perut tidak banyak percakapan terjadi malah kayaknya ga ada sama sekali emoticon-Big Grin , cuma gw agak kurang nyaman pas makan kita diliatin mulu sama sekumpulan orang yang sedang makan disitu, sebenernya bukan (kita) sih lebih ke Kak Rena yang diliatin.. pernah liat cw cantik makan dan mukanya yang putih agak keringetan? kalian beruntung banget gans… soalnya di pose ini kak Rena manis banget emoticon-Genit.
Setelah makan kita santai-santai, dan masih sama seperti yang tadi masih tidak ada percakapan yang berarti, untungnya gw bawa ponsel jadi gw bisa sms’an dan main game.. sekitar 10 mnt mengistirahatkan perut kita kembali menjelajah dufan dan mencoba satu-satu wahana didalamnya, waktu itu wahana yang paling banyak dinaiki halilintar kalau ga salah sampai 3x sampe-sampe makanan yang ada didalam perut gw mau keluar lagi.
Kita menjelajah dufan sekaligus foto-foto karena lagi itu gw bawa kamera digital dan lebih tepatnya gw yang selalu memfoto dia, sebenernya dia nawarin gantian foto cuma gw menolak, dan kalian jangan harap gw foto berdua sama dia.. dan berfikir kak Rena sudah luluh dan baik seperti Nisa, kita bisa menjelajah dan mencoba satu per satu wahana di dufan bukan karena kak Rena ngajak gw seperti “Ris naik itu yuk…”(cepet bangun dari mimpi gan) melainkan dia cuma diam dan jalan sesuka hati sedangkan gw kayak buntut yang ngikutin dia dari belakang emoticon-Nohope.
Dan wahana yang terakhir kita naiki yaitu bianglala, mungkin karena udah sore jadi waktunya pas buat naik wahana ini cuma yang gak pas harusnya yang naik pasangan muda-mudi,teman,keluarga.. bukanya gw sama kak Rena yang notabenenya teman bukan apa bukan emoticon-Hammer dan untungnya per gondola muat 6 orang jadi gw naikinya gak cuma berdua, waktu itu kami satu gondola dengan satu orang keluarga ibu,bapak, sama satu anak mereka jadi segondola ada 5 orang didalamnya, suasananya aneh saat itu karena satu keluarga itu menikmati suasana saat berada diwahana ini sedangkan gw dan kak Rena cuma diam, mungkin itu bapak sama ibu yang satu gondola bakal mikir kami sepasang kekasih yang sedang marahan karena tidak ada obrolan sama sekali emoticon-Ngakak (S) emoticon-Hammer.
Selebihnya setelah menaiki bianglala kita cuma foto-foto sampai akhirnya berpapasan sama mas Andri dan kak Lena yang sedang berfoto juga.

Quote:


Kamipun foto-foto sampai matahari mulai tenggelam gak kehitung berapa jepretan kamera pada saat itu dan berapa orang yang kita mintai tolong untuk mengambil foto kita berempat. selepas melepas penat dengan berekreasi hari ini, kamipun bersiap untuk kembali pulang dan akan memulai aktifitas seperti biasanya dihari esok. waktu itu Jakarta macetnya bukan main sampai-sampai gw ketiduran di mobil.
Quote:
sesuai dugaan gw, apakah kak Lena kena omel sama nyokap dan bokap gw? ternyata engga.. malah bokap dan nyokap kepo nanyain apa aja yang gw lakuin selama berduaan di Dufan emoticon-Nohope sampe pertanyaan terkonyol muncul dari bokap “kalian udah jadian ya? emoticon-Big Grin”, duhh… kalian gak tau kalau di Dufan kita cuma diem-dieman kayak patung.
Diubah oleh rbassb 19-08-2017 20:21
limdarmawan
wakazsurya77
jenggalasunyi
jenggalasunyi dan 21 lainnya memberi reputasi
22
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.