- Beranda
- Stories from the Heart
MY STUPID LOVE
...
TS
lobagadang
MY STUPID LOVE
Semuanya salam kenal ya

Cover by awayaye
Aku Bodi
menemukan hal hal baru dalam cinta.
Walaupun pernah pacaran saat smp dan sma namun yang satu ini berbeda.
Cerita ini di mulai pada tahun 2008.
Mohon kritik dan sarannya ya
Episode 1 : Hai teteh
Part 1
Part 2
Part 3
Part 4
Part 5
Episode 2 : Tak Terduga
Part 1
Part 2
Part 3
Part 4
Part 5
Episode 3 : Curhat
Part 1
Part 2
Part 3
Episode 4 : Harapan
Part 1
Part 2
Part 3
Part 4
Episode 5 : Lama Menanti
Part 1
Part 2
Part 3
Part 4
Part 5
Episode 6 : Resah Hati
Part 1
Part 2
Part 3
Part 4
Episode 7 : Apa yang aku lakukan
Part 1
Part 2
Part 3
Part 4
Episode 8 : Hanya Untukmu
Part 1
Part 2
part 3
Part 4
Episode 9 : Ternyata
Part 1
Part 2
Part 3
Part 4
Part 5
Part 6
Episode 10 : Rasa
Part 1
Part 2
Part 3
Part 4
Part 5
Part 6
Episode 11
Part 1
Part 2
Part 3
Part 4
Part 5
Part 6
Part 7
Part 8
Episode 12
Part 1
Part 2
Part 3
Part 4
Episode 13
Part 1
Part 2
Part 3
Part 4
Part 5
Part 6
Episode 14
Part 1
Part 2
Part 3
Part 4
Episode 15
Part 1
Part 2
Part 3
Part 4[Tamat]
SELAMAT MEMBACA
MY STUPID LOVE

Cover by awayaye
Aku Bodi
menemukan hal hal baru dalam cinta.
Walaupun pernah pacaran saat smp dan sma namun yang satu ini berbeda.
Cerita ini di mulai pada tahun 2008.
Mohon kritik dan sarannya ya
Quote:
Index Cerita
Episode 1 : Hai teteh
Part 1
Part 2
Part 3
Part 4
Part 5
Episode 2 : Tak Terduga
Part 1
Part 2
Part 3
Part 4
Part 5
Episode 3 : Curhat
Part 1
Part 2
Part 3
Episode 4 : Harapan
Part 1
Part 2
Part 3
Part 4
Episode 5 : Lama Menanti
Part 1
Part 2
Part 3
Part 4
Part 5
Episode 6 : Resah Hati
Part 1
Part 2
Part 3
Part 4
Episode 7 : Apa yang aku lakukan
Part 1
Part 2
Part 3
Part 4
Episode 8 : Hanya Untukmu
Part 1
Part 2
part 3
Part 4
Episode 9 : Ternyata
Part 1
Part 2
Part 3
Part 4
Part 5
Part 6
Episode 10 : Rasa
Part 1
Part 2
Part 3
Part 4
Part 5
Part 6
Episode 11
Part 1
Part 2
Part 3
Part 4
Part 5
Part 6
Part 7
Part 8
Episode 12
Part 1
Part 2
Part 3
Part 4
Episode 13
Part 1
Part 2
Part 3
Part 4
Part 5
Part 6
Episode 14
Part 1
Part 2
Part 3
Part 4
Episode 15
Part 1
Part 2
Part 3
Part 4[Tamat]
SELAMAT MEMBACA

Diubah oleh lobagadang 02-08-2016 18:29
1
53.7K
Kutip
368
Balasan
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
33KThread•54.3KAnggota
Tampilkan semua post
TS
lobagadang
#166
Part 4
Terdengar suara laki laki terdengar pelan,aku coba mendengar apa yang di obrolkan mereka dan aku mengira ngira siapa orang yang datang.
Terdengarnya sih bukan yang punya kost atau petugas yang razia,tapi terdengar suara cowo yang minta maaf,siapa ya,penasaran mungkin temen kuliahnya gitu.
Ga lama,terdengar suara mila meninggi
"udah sana pergi,aku mau tidur jangan ganggu lagi sana pergi " teriak mila
Aku reflex keluar dari kamar mandi,aku buka pintu,terus aku lihat mila yang berada di depan pintu.
Terlihat seorang cowo lagi menunduk di depan mila,
Tanpa ampun mila mencaci maki cowo itu dengan kata kata sedikit kasar. Lalu mila membanting pintu kamar dan menguncinya,dia menatap ke arah ku lalu dia duduk di atas kasur sambil menutup wajahnya dengan bantal.
Cowok di luar keliatannya belum pergi,dia mengetuk pintu berkali kali sambil memanggil nama mila dan meminta maaf.
Ini ada apa sih,aku harus ngapain ga tau masalahnya,aku coba deketin mila dan mencoba menenangkan mila,tapi mila menolak aku,dia terlihat tidak mau di ganggu.
"mil,mau aku samperin cowo yang di luar,berisik ngetuk pintu terus" kataku
mila ga ngejawab,dia terus menutup wajahnya ,aku rasa mila menangis di balik bantal.
Aku mengira cowok itu uda nyakitin mila,karna berisik terus terus ngetuk pintu sambil manggil manggil nama mila,aku usir aja,ku buka kunci pintu,cowok itu langsung mendorong pintu,
"mau ngapain ,geus indit gandeng tong ngaganggu mila deui" (mau ngapain,sana pergi,berisik jangan ganggu mila lagi),,, kataku sambil menahan badan dia yang memaksa masuk
"bentar bro,emang lo siapa?" Ujar cowok itu sedikit mundur
Cowok itu keliatannya orang luar,dari logatnya.
"geus ,inditttt gandeng tengah peuting keketrok" (udah,pergi berisikk tengah malem ketok pintu) kataku sambil aku berniat menutup pintunya
Tapi cowok itu tetep memaksa masuk,
"mila,mila dengerin dulu mil" kata cowok itu
"eh nya di bejaan tong gandeng,anjing teh kudu di kerasan wae".(eh ya,di bilangin jangan berisik anjing harus di kerasin aja) kataku sambil aku dorong cowok itu keluar.
"ngapain lo dorong dorong gw,lo siapa nya mila " kata cowok itu
"eh anjing teu kudu nyaho aing saha,indit kaditu ,tong gandeng di imah batur,ngerakeun baik tengah peuting gandeng nyahoo waktuna istirahat" (eh anjing ga perlu tau aku siapa,pergi sana,jangan berisik di rumah orang,malu maluin baik tengah malem berisik,tau ga ini waktunya istirahat) kataku sambil ku ambil kerah baju nya bersiap aku pukul.
Belum juga di pukul tangan cowok itu uda menutup area wajahnya. Karna ga tega aku lepasin aja.
aku reflex emosi ampe mau mukul tuh cowok,padahal aslinya ga berani buat berantem. Tapi karna perawakan aku yang tinggi dan tatapan mataku tajam,mungkin bikin nyali tu cowok takut. Padahal aslinya kalau berantem ga berani,soalnya berantem hal yang aku hindari. Tapi kenapa aku malah mau mukul tuh cowok,gelap hati kayaknya aku jadi terbawa emosi.
Tapi untungnya itu cowo ga ngelawan dia pergi gitu aja.
Setelah beres,aku coba masuk kamar dan menenangkan mila,mila ga mau cerita tiap di tanya itu cowok siapa,hhmm aku coba ngerti keadaannya,jadi aku hanya bisa menenangkannya saja dan menunggu dia bicara.
karna aku mumet,aku coba keluar kamar dan ngeroko di luar sambil mikirin yang terjadi tadi,ko bisa aku jadi galak gitu.
Aku nikmati setiap hisapan roko,aku mikirin juga kalau aku salah udah ikut campur urusan tadi,niatnya sih karna cowok itu berisik dan ganggu mila jadi aku usir,tapi bakalan panjang ga ya kedepan urusannya,mila ga cerita lagi kenapa,hmnmmmm ahhhh anjinggggg,tapi untung bukan razia,kalau razia kostan aku ga bakal bisa ngelawan.
Ah anjirr gara gara orang jadi aja ga nafsu (sex) lagi,malah jadi nafsu (emosi) ,jadi murang maring gini. (murang maring bahasa indonesianya ga tau,pokonya pengen marah marah)
Aku coba cek hp,ada 3 missed call dari teteh,sama ada beberapa sms masuk isinya teteh heran kenapa ga di angkat teleponnya. ada sms juga dari dd. Aku ga bales sms teteh lagi ga mood. Tapi ahulu pengen cerita sama dd.
"dd,aku bete,uda tidur belum"
"ini mau tidur ka" bales dd
"jangan tidur dulu,hehe"
"kenapa gitu ka?"
"ga sih,bt aja ga puguh,aku barusan hampir mau berantem"
"ko bisa? Sama siapa?" Tanya dd
"sama orang ga di kenal sih,ko aku jd emosian ya,biasanya juga males buat berantem"
"hmmmm,sabar kk nya jangan emosian,sok tenangin diri"
"iya dd ,dd sok istirahat kasian ke ganggu mau tidur"
"gpp sok cerita aja,tapi kalau aku ga bls berarti ketiduran"
"uda da,uda tenang,hehe sok bobo ya dd ucul"
"hehe iya atuh : D"
Aku ga bales lagi sms dd,aku coba ngabisin roko yang tinggal beberapa hisap lagi.
Aku matikan roko dan membuanya,lalu aku masuk kamar,ku tutup pintu pelan,mila sepertinya uda tidur,aku ambil segelas air dan meminumnya.
Laper juga untung ada roti yang tadi beli masih banyak,aku ngemil roti lumayan mengganjal perut,sambil makan aku perhatikan mila tidur ,dia tidur sambil wajahnya ditutup bantal. Terlihat pahanya yang putih bikin pengen,tapi karna uda ga mood aku tutup pake selimut dari kaki sampe ke badannya.
Setelah itu aku coba tidur,aku tidur ga di samping mila,tapi kepalaku tidur di atas kasur dan badan kaki ku di karpet,soalnya kalau deket mila aku takut motah (tidurnya ga diem).
Quote:
Terdengar suara laki laki terdengar pelan,aku coba mendengar apa yang di obrolkan mereka dan aku mengira ngira siapa orang yang datang.
Terdengarnya sih bukan yang punya kost atau petugas yang razia,tapi terdengar suara cowo yang minta maaf,siapa ya,penasaran mungkin temen kuliahnya gitu.
Ga lama,terdengar suara mila meninggi
"udah sana pergi,aku mau tidur jangan ganggu lagi sana pergi " teriak mila
Aku reflex keluar dari kamar mandi,aku buka pintu,terus aku lihat mila yang berada di depan pintu.
Terlihat seorang cowo lagi menunduk di depan mila,
Tanpa ampun mila mencaci maki cowo itu dengan kata kata sedikit kasar. Lalu mila membanting pintu kamar dan menguncinya,dia menatap ke arah ku lalu dia duduk di atas kasur sambil menutup wajahnya dengan bantal.
Cowok di luar keliatannya belum pergi,dia mengetuk pintu berkali kali sambil memanggil nama mila dan meminta maaf.
Ini ada apa sih,aku harus ngapain ga tau masalahnya,aku coba deketin mila dan mencoba menenangkan mila,tapi mila menolak aku,dia terlihat tidak mau di ganggu.
"mil,mau aku samperin cowo yang di luar,berisik ngetuk pintu terus" kataku
mila ga ngejawab,dia terus menutup wajahnya ,aku rasa mila menangis di balik bantal.
Aku mengira cowok itu uda nyakitin mila,karna berisik terus terus ngetuk pintu sambil manggil manggil nama mila,aku usir aja,ku buka kunci pintu,cowok itu langsung mendorong pintu,
"mau ngapain ,geus indit gandeng tong ngaganggu mila deui" (mau ngapain,sana pergi,berisik jangan ganggu mila lagi),,, kataku sambil menahan badan dia yang memaksa masuk
"bentar bro,emang lo siapa?" Ujar cowok itu sedikit mundur
Cowok itu keliatannya orang luar,dari logatnya.
"geus ,inditttt gandeng tengah peuting keketrok" (udah,pergi berisikk tengah malem ketok pintu) kataku sambil aku berniat menutup pintunya
Tapi cowok itu tetep memaksa masuk,
"mila,mila dengerin dulu mil" kata cowok itu
"eh nya di bejaan tong gandeng,anjing teh kudu di kerasan wae".(eh ya,di bilangin jangan berisik anjing harus di kerasin aja) kataku sambil aku dorong cowok itu keluar.
"ngapain lo dorong dorong gw,lo siapa nya mila " kata cowok itu
"eh anjing teu kudu nyaho aing saha,indit kaditu ,tong gandeng di imah batur,ngerakeun baik tengah peuting gandeng nyahoo waktuna istirahat" (eh anjing ga perlu tau aku siapa,pergi sana,jangan berisik di rumah orang,malu maluin baik tengah malem berisik,tau ga ini waktunya istirahat) kataku sambil ku ambil kerah baju nya bersiap aku pukul.
Belum juga di pukul tangan cowok itu uda menutup area wajahnya. Karna ga tega aku lepasin aja.
aku reflex emosi ampe mau mukul tuh cowok,padahal aslinya ga berani buat berantem. Tapi karna perawakan aku yang tinggi dan tatapan mataku tajam,mungkin bikin nyali tu cowok takut. Padahal aslinya kalau berantem ga berani,soalnya berantem hal yang aku hindari. Tapi kenapa aku malah mau mukul tuh cowok,gelap hati kayaknya aku jadi terbawa emosi.
Tapi untungnya itu cowo ga ngelawan dia pergi gitu aja.
Setelah beres,aku coba masuk kamar dan menenangkan mila,mila ga mau cerita tiap di tanya itu cowok siapa,hhmm aku coba ngerti keadaannya,jadi aku hanya bisa menenangkannya saja dan menunggu dia bicara.
karna aku mumet,aku coba keluar kamar dan ngeroko di luar sambil mikirin yang terjadi tadi,ko bisa aku jadi galak gitu.
Aku nikmati setiap hisapan roko,aku mikirin juga kalau aku salah udah ikut campur urusan tadi,niatnya sih karna cowok itu berisik dan ganggu mila jadi aku usir,tapi bakalan panjang ga ya kedepan urusannya,mila ga cerita lagi kenapa,hmnmmmm ahhhh anjinggggg,tapi untung bukan razia,kalau razia kostan aku ga bakal bisa ngelawan.
Ah anjirr gara gara orang jadi aja ga nafsu (sex) lagi,malah jadi nafsu (emosi) ,jadi murang maring gini. (murang maring bahasa indonesianya ga tau,pokonya pengen marah marah)
Aku coba cek hp,ada 3 missed call dari teteh,sama ada beberapa sms masuk isinya teteh heran kenapa ga di angkat teleponnya. ada sms juga dari dd. Aku ga bales sms teteh lagi ga mood. Tapi ahulu pengen cerita sama dd.
"dd,aku bete,uda tidur belum"
"ini mau tidur ka" bales dd
"jangan tidur dulu,hehe"
"kenapa gitu ka?"
"ga sih,bt aja ga puguh,aku barusan hampir mau berantem"
"ko bisa? Sama siapa?" Tanya dd
"sama orang ga di kenal sih,ko aku jd emosian ya,biasanya juga males buat berantem"
"hmmmm,sabar kk nya jangan emosian,sok tenangin diri"
"iya dd ,dd sok istirahat kasian ke ganggu mau tidur"
"gpp sok cerita aja,tapi kalau aku ga bls berarti ketiduran"
"uda da,uda tenang,hehe sok bobo ya dd ucul"
"hehe iya atuh : D"
Aku ga bales lagi sms dd,aku coba ngabisin roko yang tinggal beberapa hisap lagi.
Aku matikan roko dan membuanya,lalu aku masuk kamar,ku tutup pintu pelan,mila sepertinya uda tidur,aku ambil segelas air dan meminumnya.
Laper juga untung ada roti yang tadi beli masih banyak,aku ngemil roti lumayan mengganjal perut,sambil makan aku perhatikan mila tidur ,dia tidur sambil wajahnya ditutup bantal. Terlihat pahanya yang putih bikin pengen,tapi karna uda ga mood aku tutup pake selimut dari kaki sampe ke badannya.
Setelah itu aku coba tidur,aku tidur ga di samping mila,tapi kepalaku tidur di atas kasur dan badan kaki ku di karpet,soalnya kalau deket mila aku takut motah (tidurnya ga diem).
idner69 memberi reputasi
1
Kutip
Balas