- Beranda
- Stories from the Heart
Why Should I Love You ? (True Story)
...
TS
whykevin
Why Should I Love You ? (True Story)
Holla gan, lama jadi silent reader gue pengen coba cerita sedikit tentang pengalaman gue sewaktu sekolah dulu, it is all about love. Disini semua nama gue samarkan kecuali nama gue sendiri dan nama panggilan joe joe. oh ya gan gue ini newbie di kaskus, gue minta saran sama bantuan-nya ya thanks. terus masalah update gue gak bisa nentuin kapan2nya... sorry juga kalo tulisannya acak-acakan hehe. so... let's get start!
Ilustration girls character.
All picture here bukan foto asli mereka, itu cuma foto foto yang gue dapat dari sosmed, gue cari yang semirip mungkin dengan postur tubuh, warna kulit, dan bentuk wajah berdasarka character asli. dan menurut gue ini semua sudah yang paling resemble. terus foto foto yang gue pajang disini hanya sekedar untuk ilustrasi dan untuk imajinasi pembaca agar semakin bermain, gakada niatan lain. satu lagi menurut gue foto yang paling persis mirip disini adalah foto untuk character natasha dan chika.
Spoiler for Index:
Ilustration girls character.
All picture here bukan foto asli mereka, itu cuma foto foto yang gue dapat dari sosmed, gue cari yang semirip mungkin dengan postur tubuh, warna kulit, dan bentuk wajah berdasarka character asli. dan menurut gue ini semua sudah yang paling resemble. terus foto foto yang gue pajang disini hanya sekedar untuk ilustrasi dan untuk imajinasi pembaca agar semakin bermain, gakada niatan lain. satu lagi menurut gue foto yang paling persis mirip disini adalah foto untuk character natasha dan chika.
Spoiler for Natasha:
Spoiler for Chika:
Spoiler for Salsa:
Spoiler for Febi:
Spoiler for Ayu:
Spoiler for Sarah:
Spoiler for Sally:
Diubah oleh whykevin 14-07-2016 09:26
0
44.5K
236
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.8KThread•52.8KAnggota
Tampilkan semua post
TS
whykevin
#116
Part 15 - Awkward
Pagi itu, seperti pagi pada hari hari biasanya gue bersiap untuk pergi kesekolah, gue berjalan menuju garasi untuk memanaskan mobil, setelah menyalakan mesin mobil gue kembali kedalam rumah untuk mengambil dan memakai sepatu, setelah selesai gue pergi kembali ke garasi, sesampainya digarasi tidak ada suara mesin mobil terdengar, setelah gue lihat ternyata mesin mobilnya mati, lalu gue check indikator bensinnya dan ternyata empty. "ah sial" ucap gue dalam hati. kok bisa sih gue sampe lupa isi bensin... karna hari itu gue lagi malas untuk berjalan kaki, gue pun berinisiatif untuk pergi ke rumah oma dan meminta mang boim mengantar gue. Belum sempat gue berjalan ke rumah oma gue lihat mang boim melintas di depan rumah dengan menaiki motor cb 100 miliknya, gue pun memanggil mang boim menyuruhnya berhenti dan memutuskan untuk meminjam motornya.
"Mang!!!!" Panggil gue
Mang boim menoleh ke arah gue lalu memutar balikan motornya dan menghampiri gue.
"eh aden, ada apa?"
"ini mang mobil abis bensin, saya pinjem motornya buat kesekolah boleh?" tanya gue
"oh gitu.. boleh den boleh"
"terus mobilnya tolong di isiin bensin ya mang"
"iya den nanti mang boim isiin.. ini kuncinya" ucap mang boim sambil memberikan kunci motor
"iya mang, makasih banyak loh mang"
"iya tenang aja den, beres deh... eh emangnya aden gak malu pake motor ini?"
"ahh nggak kok mang, kenapa harus malu"
"yaudah den, hati hati"
"iya mang"
Gue pun bergegas menaiki motor dan memakai helm (batok) milik mang boim. lalu memacu motor pergi.
Baru saja beberapa meter dari rumah gue lihat natasha sedang berjalan sendiri menyusuri trotoar komplek, melihat itu, gue memacu motor dan mendekatinya, saat itu gue yang sedang naik motor tepat berada di samping natasha yang sedang berjalan, gue atur kecepatan motor hingga menyamai kecepatan natasha yang sedang berjalan, lalu dia menoleh ke arah gue, dia terlihat cantik pagi ini.
"Kevin?"
"Natashaa??"
"ih apaan sih"
"ih apaan juga sih"
"ngaco deh, pagi pagi udah nyebelinnn!!" ucapnya lalu memukul pelan pundak gue sehingga gue yang sedang naik motor kehilangan keseimbangan untuk sesaat.
"naik" ucap gue lalu memberhentikan motor
"..........."
"malah diem, ayo naik"
"eh...ehm... iya vin" ucapnya lalu menaiki motor "mau kemana?" tanya-nya
"kamu pake seragam mau kemana?"
"ke sekolah?"
"pinter..." ucap gue dengan suara meledek
"haha sialan kamu!!" ucapnya lalu mencubit pelan paha gue
Kami berdua pun segera berangkat pergi menembus udara bandung pagi yang dingin dan jalanan yang basah akibat hujan semalam. Gue lihat natasha dari kaca spion dia tersenyum dengan rambut yang menari nari tertiup oleh angin, sepertinya dia sangat menikmati perjalanan ini. tiba tiba kedua tangan-nya memeluk melingkari perut gue.
"ini motor siapa?"
"motor mang boim"
"ohh..."
"ternyata lebih enak naik motor ya?" ujar gue
"emangnya kenapa?"
"ini tangan kamu" ujar gue sambil memegang tangan natasha yang melingkari perut gue.
"ih kamu apaan sih haha" dia pun melepas pelukannya
"yah di lepas, kedinginan aku kalo ga di peluk" ucap gue dengan suara memelas
"iya iya aku peluk lagi" ucapnya lalu kembali melingkarkan kedua tangan-nya di perut gue
Perasaan gue damai waktu itu, dipeluk oleh natasha rasanya semua beban fikiran gue lenyap, dan hanya ada rasa kehangatan yang menyelimuti.
Setelah mengantar natasha kesekolahnya, gue bergegas pergi menuju sekolahan gue, jalanan bandung cukup padat waktu itu, ya wajar lah... jam segini jam-jamnya anak-anak pergi kesekolah dan orang dewasa pergi ke kantor. Sesampainya disekolah gue belajar seperti biasa, tidak ada kejadian yang cukup menarik hari itu hingga pulang sekolah, jojo seperti biasa ingin mampir kerumah gue, dia bilang dia ingin mengcopy lagu yang dia download kemarin ke flashdisk miliknya. Jojo hampir setiap pulang sekolah mampir ke rumah gue, yahh... udah kayak rutinitas deh.
Sesampainya dirumah jojo langsung pergi kekamar dan menyalakan komputer, sementara gue duduk di ruang tengah sambil menonton acara tv, tak lama jojo pun keluar dari kamar dan menghampiri gue.
"udah beres, gue cabut ya vin" ucapnya sambil memakai jacket
"tumben cepet, biasanya lo main ini itu dulu"
"gue mau nonton film soalnya hehe"
"film apa?"
"gausah tau haha"
"ah lu mah"
"yaudah gue cabut" ucapnya lalu berjalan menuju pintu rumah
"iya hati hati jo"
Gue mengantar jojo sampai depan lalu menutup pintu dan masuk kembali kedalam rumah. gue yang merasa lapar ini pergi ke dapur untuk makan, tak lama kemudia gue dengar suara pintu rumat terbuka, lalu seseorang memanggil gue.. suara itu.. suara natasha.
"Vin....! Vin....! Vin....!" Panggilnya dari arah ruang tengah
"Apaaaaaaaa??" sahut gue dengan sedikit berteriak
"Kamuu dimanaaaa??"
"Akuu di dapurrrrr"
Natasha pun berjalan menghampiri gue yang sedang berada di dapur.
"lagi apa?" tanya-nya
"lagi makan.... kamu udah makan?"
"belum"
"kenapa?"
"lagi diet"
"dasar cewek"
"aku diet juga buat siapa coba?"
"buat siapa?"
"buat calon pacar aku haha"
"ohh yaa? siapa?" tanya gue yang mulai penasaran
"adadehhhh" ucapnya sambil menjulurkan lidah ke arah gue
"ganteng mana sama aku?"
"hmm... mirip"
"ohh..."
"mirip banget"
"ohh gitu??"
"iyaaaa!! persis malah!"
"yaudah, aku doain semoga kalian berdua cepet jadian yah" ucap gue sambil menyuapkan makanan ke mulut
"nyebelin dasar!!" ucapnya lalu berjalan meninggalkan dapur
"eh mau kemana? kok marah?"
"dengerin musik" jawabnya singkat sambil terus berjalan
"dimana?"
"pinjem komputer" jawabnya lagi singkat
"iya"
Karna komputer gue yang menggunakan speaker, gue yang masih menghabiskan makanan di dapur dapat mendengar lagu lagi yang di putar oleh natashaa dari arah kamar.. Bruno mars, westlife, blink 182, yah pokoknya lagu lagu gitu deh.
Saat gue sedang memakan makanan penutup gue denger teriakan natasha dari dalam kamar.
"KEVINNNN" teriakan yang cukup keras dan membuat gue kaget sehingga puding yang akan gue suapkan ke mulut terlempar lalu jatuh
Gue pun segera menghampiri natasha yang sedang berada di kamar.
"ya ampunnn!! ada apa sih nat, sampe teriak teriak gitu" ucap gue dengan nada sedikit kesal
"gak sangka aku vin" ucapnya sambil tersenyum tengil dan menggeleng gelengkan kepalanya
"maksud kamu?"
"liat nih" ucapnya sambil menunjuk ke arah layar monitor komputer.
Setelah gue lihat dan ternyata itu....... Holy Sh*t!!! itu kan video.... (********) 21++! kok bisa ada di komputer gue? dan juga jumlahnya yang cukup banyak! sumpah demi apapun gue gak pernah download beginian! oh iyaaa!! pasti si jojo! jadi dia selama ini modus mau ikut download lagu gataunya ini..
"sumpah nat aku gatau apa apa! si jojo itu"
"kamu ya vin, gak nyangka aku" ucapnya sambil tersenyum tengil lagi
"sumpah bukan aku! kerjaan si jojo itu"
"boong kamu!!... terus lagi nama foldernya apa itu.. insaflah.. aduh, parah ya kamu vin"
"ah udah lah, sini aku hapus semuanya"
Gue pun memegang mouse lalu menyuruh natasha yang sedang duduk untuk berdiri, saat gue akan mengclick "delete" tanpa disengaja natasha yang sedang akan berdiri menyenggol gue dan malah di click "play". Dan..... suara itu... desahan itu... menggema sangat keras di seluruh ruangan ini.
"ihhh gilaaa ya kamu vinn?!!!" ucapnya sambil menutup kedua matanya dengan tangan kiri dan tangan kanan yang memukul pelan punggung gue berulang ulang.
"kamu juga sih malah nyenggol aku"
"yaudah cepetan matiinn!"
Gue pun segera mengclose video tersebut, lalu menghapus semuanya dari komputer.
"lapor oma ahh!!"
"eh jangan, lagian kan ini bukan salah aku"
"bodo amat, aku mau lapor oma" ucapnya lalu berjalan keluar kamar
"nat please jangan" gue agak takut akan ancamannya, gue takut kalo oma sampe marah dan lebih parah lagi kalo sampe akses internet di rumah gue di cabut.
dia pun berbalik badan lalu berbicara "hmm... tapi ada syaratnya"
"apa?"
"temenin aku jalan!"
"kapan?"
"weekend"
"oke deal"
Setelah itu gue dan natasha mengobrol panjang lebar, sesekali dia meledek gue tentang kejadian tadi, hingga sore tiba, sekitar jam 5:30 natasha pamit untuk pulang, setelah natasha pulang gue pergi ke kamar lalu merebahkan tubuh di atas kasur sambil senyum senyum mengingat-ingat rentetan kejadian hari ini.
"Mang!!!!" Panggil gue
Mang boim menoleh ke arah gue lalu memutar balikan motornya dan menghampiri gue.
"eh aden, ada apa?"
"ini mang mobil abis bensin, saya pinjem motornya buat kesekolah boleh?" tanya gue
"oh gitu.. boleh den boleh"
"terus mobilnya tolong di isiin bensin ya mang"
"iya den nanti mang boim isiin.. ini kuncinya" ucap mang boim sambil memberikan kunci motor
"iya mang, makasih banyak loh mang"
"iya tenang aja den, beres deh... eh emangnya aden gak malu pake motor ini?"
"ahh nggak kok mang, kenapa harus malu"
"yaudah den, hati hati"
"iya mang"
Gue pun bergegas menaiki motor dan memakai helm (batok) milik mang boim. lalu memacu motor pergi.
Baru saja beberapa meter dari rumah gue lihat natasha sedang berjalan sendiri menyusuri trotoar komplek, melihat itu, gue memacu motor dan mendekatinya, saat itu gue yang sedang naik motor tepat berada di samping natasha yang sedang berjalan, gue atur kecepatan motor hingga menyamai kecepatan natasha yang sedang berjalan, lalu dia menoleh ke arah gue, dia terlihat cantik pagi ini.
"Kevin?"
"Natashaa??"
"ih apaan sih"
"ih apaan juga sih"
"ngaco deh, pagi pagi udah nyebelinnn!!" ucapnya lalu memukul pelan pundak gue sehingga gue yang sedang naik motor kehilangan keseimbangan untuk sesaat.
"naik" ucap gue lalu memberhentikan motor
"..........."
"malah diem, ayo naik"
"eh...ehm... iya vin" ucapnya lalu menaiki motor "mau kemana?" tanya-nya
"kamu pake seragam mau kemana?"
"ke sekolah?"
"pinter..." ucap gue dengan suara meledek
"haha sialan kamu!!" ucapnya lalu mencubit pelan paha gue
Kami berdua pun segera berangkat pergi menembus udara bandung pagi yang dingin dan jalanan yang basah akibat hujan semalam. Gue lihat natasha dari kaca spion dia tersenyum dengan rambut yang menari nari tertiup oleh angin, sepertinya dia sangat menikmati perjalanan ini. tiba tiba kedua tangan-nya memeluk melingkari perut gue.
"ini motor siapa?"
"motor mang boim"
"ohh..."
"ternyata lebih enak naik motor ya?" ujar gue
"emangnya kenapa?"
"ini tangan kamu" ujar gue sambil memegang tangan natasha yang melingkari perut gue.
"ih kamu apaan sih haha" dia pun melepas pelukannya
"yah di lepas, kedinginan aku kalo ga di peluk" ucap gue dengan suara memelas
"iya iya aku peluk lagi" ucapnya lalu kembali melingkarkan kedua tangan-nya di perut gue
Perasaan gue damai waktu itu, dipeluk oleh natasha rasanya semua beban fikiran gue lenyap, dan hanya ada rasa kehangatan yang menyelimuti.
Setelah mengantar natasha kesekolahnya, gue bergegas pergi menuju sekolahan gue, jalanan bandung cukup padat waktu itu, ya wajar lah... jam segini jam-jamnya anak-anak pergi kesekolah dan orang dewasa pergi ke kantor. Sesampainya disekolah gue belajar seperti biasa, tidak ada kejadian yang cukup menarik hari itu hingga pulang sekolah, jojo seperti biasa ingin mampir kerumah gue, dia bilang dia ingin mengcopy lagu yang dia download kemarin ke flashdisk miliknya. Jojo hampir setiap pulang sekolah mampir ke rumah gue, yahh... udah kayak rutinitas deh.
Sesampainya dirumah jojo langsung pergi kekamar dan menyalakan komputer, sementara gue duduk di ruang tengah sambil menonton acara tv, tak lama jojo pun keluar dari kamar dan menghampiri gue.
"udah beres, gue cabut ya vin" ucapnya sambil memakai jacket
"tumben cepet, biasanya lo main ini itu dulu"
"gue mau nonton film soalnya hehe"
"film apa?"
"gausah tau haha"
"ah lu mah"
"yaudah gue cabut" ucapnya lalu berjalan menuju pintu rumah
"iya hati hati jo"
Gue mengantar jojo sampai depan lalu menutup pintu dan masuk kembali kedalam rumah. gue yang merasa lapar ini pergi ke dapur untuk makan, tak lama kemudia gue dengar suara pintu rumat terbuka, lalu seseorang memanggil gue.. suara itu.. suara natasha.
"Vin....! Vin....! Vin....!" Panggilnya dari arah ruang tengah
"Apaaaaaaaa??" sahut gue dengan sedikit berteriak
"Kamuu dimanaaaa??"
"Akuu di dapurrrrr"
Natasha pun berjalan menghampiri gue yang sedang berada di dapur.
"lagi apa?" tanya-nya
"lagi makan.... kamu udah makan?"
"belum"
"kenapa?"
"lagi diet"
"dasar cewek"
"aku diet juga buat siapa coba?"
"buat siapa?"
"buat calon pacar aku haha"
"ohh yaa? siapa?" tanya gue yang mulai penasaran
"adadehhhh" ucapnya sambil menjulurkan lidah ke arah gue
"ganteng mana sama aku?"
"hmm... mirip"
"ohh..."
"mirip banget"
"ohh gitu??"
"iyaaaa!! persis malah!"
"yaudah, aku doain semoga kalian berdua cepet jadian yah" ucap gue sambil menyuapkan makanan ke mulut
"nyebelin dasar!!" ucapnya lalu berjalan meninggalkan dapur
"eh mau kemana? kok marah?"
"dengerin musik" jawabnya singkat sambil terus berjalan
"dimana?"
"pinjem komputer" jawabnya lagi singkat
"iya"
Karna komputer gue yang menggunakan speaker, gue yang masih menghabiskan makanan di dapur dapat mendengar lagu lagi yang di putar oleh natashaa dari arah kamar.. Bruno mars, westlife, blink 182, yah pokoknya lagu lagu gitu deh.
Saat gue sedang memakan makanan penutup gue denger teriakan natasha dari dalam kamar.
"KEVINNNN" teriakan yang cukup keras dan membuat gue kaget sehingga puding yang akan gue suapkan ke mulut terlempar lalu jatuh
Gue pun segera menghampiri natasha yang sedang berada di kamar.
"ya ampunnn!! ada apa sih nat, sampe teriak teriak gitu" ucap gue dengan nada sedikit kesal
"gak sangka aku vin" ucapnya sambil tersenyum tengil dan menggeleng gelengkan kepalanya
"maksud kamu?"
"liat nih" ucapnya sambil menunjuk ke arah layar monitor komputer.
Setelah gue lihat dan ternyata itu....... Holy Sh*t!!! itu kan video.... (********) 21++! kok bisa ada di komputer gue? dan juga jumlahnya yang cukup banyak! sumpah demi apapun gue gak pernah download beginian! oh iyaaa!! pasti si jojo! jadi dia selama ini modus mau ikut download lagu gataunya ini..
"sumpah nat aku gatau apa apa! si jojo itu"
"kamu ya vin, gak nyangka aku" ucapnya sambil tersenyum tengil lagi
"sumpah bukan aku! kerjaan si jojo itu"
"boong kamu!!... terus lagi nama foldernya apa itu.. insaflah.. aduh, parah ya kamu vin"
"ah udah lah, sini aku hapus semuanya"
Gue pun memegang mouse lalu menyuruh natasha yang sedang duduk untuk berdiri, saat gue akan mengclick "delete" tanpa disengaja natasha yang sedang akan berdiri menyenggol gue dan malah di click "play". Dan..... suara itu... desahan itu... menggema sangat keras di seluruh ruangan ini.
"ihhh gilaaa ya kamu vinn?!!!" ucapnya sambil menutup kedua matanya dengan tangan kiri dan tangan kanan yang memukul pelan punggung gue berulang ulang.
"kamu juga sih malah nyenggol aku"
"yaudah cepetan matiinn!"
Gue pun segera mengclose video tersebut, lalu menghapus semuanya dari komputer.
"lapor oma ahh!!"
"eh jangan, lagian kan ini bukan salah aku"
"bodo amat, aku mau lapor oma" ucapnya lalu berjalan keluar kamar
"nat please jangan" gue agak takut akan ancamannya, gue takut kalo oma sampe marah dan lebih parah lagi kalo sampe akses internet di rumah gue di cabut.
dia pun berbalik badan lalu berbicara "hmm... tapi ada syaratnya"
"apa?"
"temenin aku jalan!"
"kapan?"
"weekend"
"oke deal"
Setelah itu gue dan natasha mengobrol panjang lebar, sesekali dia meledek gue tentang kejadian tadi, hingga sore tiba, sekitar jam 5:30 natasha pamit untuk pulang, setelah natasha pulang gue pergi ke kamar lalu merebahkan tubuh di atas kasur sambil senyum senyum mengingat-ingat rentetan kejadian hari ini.
Diubah oleh whykevin 13-06-2016 02:20
JabLai cOY memberi reputasi
1