Kaskus

Story

spv7hqfjAvatar border
TS
spv7hqfj
Aku dan Gadis Lugu
SELAMAT DATANG


Aku dan Gadis Lugu
Cover by Agan Yushito13

Sebelumnya ane minta maaf buat para reader kalo tulisan ane acak acakan. Ane cuma berharap para readers bisa mengambil hikmah dari cerita ane ini.

Jangan lupa baca Sticky Rules SFTH ya gan? ane males kalo harus nulis ulang,

Jangan lupa juga buat ninggalin jejak sekedar ngasih kritik dan saran, emoticon-Big Grinatau nebak2 jalan cerita
BANTU RATE YA GAN hehehehe.

KASIH CENDOL JUGA BOLEH emoticon-Big Grin

ASALKAN JANGAN ADA BATA DIANTARA KITA GAN emoticon-Big Grin

AND THEN, DILARANG OOT emoticon-Big Grin


Spoiler for Top Thread:


Spoiler for CHAPTER 1:


Spoiler for CHAPTER 2:

Quote:
Diubah oleh spv7hqfj 22-07-2016 13:16
anasabilaAvatar border
anasabila memberi reputasi
1
251.4K
902
Thread Digembok
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.8KThread52.7KAnggota
Tampilkan semua post
spv7hqfjAvatar border
TS
spv7hqfj
#449
Eps. 27 - Selamat jalan kekasih
“Thanks Bi contekannya” emoticon-Big Grin
“iya iiya, sudah ya aku lagi buru-buru nih” :@

Aku berlari tergesa-gesa menuju parkiran sekolah.

Brmm..brmm.. kupacu motorku keluar area sekolah.
Salip kanan, salip kiri.. tiiiin tiiiiinn.. klakson motor ku bunyikan saat ada yang menghalangi jalanku. Siang ini aku ingin membeli sesuatu untuk Tika. Setidaknya hadiah ini akan membuatnya selalu ingat padaku.

“Ahhhhh…pas!!!” emoticon-Big Grin
Terasa lega saat aku selesai menghitung uang bulanan yang tersisa. Cukup untuk membelikan sesuatu untuk kekasihku.

Kriiiiinggg…
Kira-kira begitu. Hpku berdering.
“Halo”
“iya, halo mbak”
“Tobi dimana? Mbak sudah hampir sampai di stasiun”
“Iya mbak tunggu ya sebentar lagi Tobi sampai” jawabku berbohong. emoticon-Big Grin

Kupacu sepeda motorku secepat mungkin. Salip kanan salip kiri,

Ckiiittt… motorku terhenti disebuah Toko.
“Ya, ini hadiah yang mantap” batinku.

17.17 WIB
Kulihat jam yang melingkar ditangan kiriku.
Aku sudah sampai di Peron stasiun.

“Mas.. ”
“Dek..  ”

Kami berdiri berhadapan. Di tengah-tengah keramaian orang berlalu larang di area stasiun Tugu.

“Mas, jangan nakal lho ya?” 
“Iya dek, mas janji” 

Kupeluk erat tubuhnya, tak peduli jika ada mbak rani apalagi banyak orang disekitar kami berdua.
Lalu, kubisikan sebuah kata sakti ditelinganya “dek, tresno iki ora bakal ilang seko atiku”

Akkkkk!!!! Nafasku sesak saat tiba-tiba Tika mengencangkan pelukannya.

Kulihat mbak Rani, dia tersenyum kepadaku.
“Dek, ayo sudah mau jalan keretanya” kata mbak rani. 
“iya mbak.”jawab Tika lirih. Lagi-lagi air mata mengalir dipipinya. 

Hiks..hiks,hikss.. Tika terisak tangis. :’(

“Dek..” ku pegang sebelah tangannya. 

“Ini untukmu, hadiah perpisahan.” Ku berikan sebuah hadiah brebungkus plastik kepadanya.
Tika terlihat kaget dengan apa yang kuberi,”Maaaaaas, ini terlalu ma..”

Belum selesai Tika bicara, aku sudah memotongnya,”gak kok dek. Kamu pakai langsung ya? Minta ajarin mbak rani kalau kamu belum ngerti”

“iya mas” Tika memelukku lagi. 

>>>>>

Ku lambaikan tanganku kearah Tika dan mbak Rani. Terus melambai sampai mereka masuk kedalam kereta Api.

Tuuuuuuuuuuuuutttt…tuuuuuuuuuuuutttt….
Suara pertanda kereta api akan berangkat.

“Selamat jalan kekasih,
Manis yang berujung perih
Kisah yang sungguh terlalu indah
Kini semua berakhir sudah

Selamat jalan kekasih,
Walau amat sangat perih
Namun aku pasti coba
Untuk jalani ini semua.”

Mungkin lirik lagu diatas bisa sedikit menggambarkan suasana hatiku saat itu.

“Selamat jalan Tika, hati-hati dijalan.
Tunggu aku pasti datang
Kau gadisku.
Selamanya gadisku.” Batinku.

Tak kurasa jika peluh menetes membasahi pipiku. Mataku berkaca-kaca, membuat pandanganku sedikit kabur. Aku masih saja tetap menatap ekor Kereta api yang semakin lama tak terlihat, menghilang diujung pandang mata.
Sesak sekali rasanya dada ini, membuatku sedikit sulit untuk bernafas.

Stasiun Tugu,
Hari ini kau telah menjadi saksi perpisahan ini.
Esok, kau juga harus jadi saksi
Akan kubawa kembali Tika kesini.
Jogjakarta,
Langitmu sore ini begitu gelap

PLAKKKK!!!!

Awwww…sakit

Aku menoleh kebelakang, mataku terperanjat kaget karena seseorang yang berdiri dibelakangku adalah… Elissa.

“Kamu kenapa gak bilang kalo Tika mau pergi hah?” kata Elissa marah :@

Aku diam tidak menjawab pertanyaannya, memilih untuk segera pergi dari tempatku sekarang. Air mataku sudah tak kuasa ku bendung, tak kuasa ku menahannya, mengalir deras. Aku terisak, aku cengeng, aku tak peduli orang2 mendengar tangisanku, melihat tangisanku. Aku tetap berjalan menuju motor yang ku parkir.

“Tobiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii……” Teriak Elissa.
Dia berlari mengejarku, lalu memelukku dari belakang.

Langkahku terhenti, aku berusaha mengatur nafasku, berusaha mengendalikan emosiku.

“Tobi, sabar ya”  kata Elissa. Ku tahu dia mencoba menghiburku.
“……”
Elissa mlepaskan pelukannya, berjalan kedepanku, menatap wajahku.
“Tobi..jangan nangis. Ada aku bi.”kata Elissa. Dia mengusap air mataku dengan kedua ibu jarinya.

Aku masih tetap menangis.
Aku menangis.
Menangis.
Masih menangis.

Elissa kembali memelukku. Erat. Sangat erat. Tidak kalah erat dengan pelukkan Tika.
Sedikit demi sedikit aku mulai merasa tenang.

“El.. pulang yuk emoticon-Big Grin “ kataku. Berusaha menyembunyikan kesedihanku yang belum hilang.
“Nah gitu dong senyum. “D “

Kamipun berjalan menuju tempat parkir.

“Eh tunggu-tunggu El, kamu naik apa kesini?”
“Ojek emoticon-Big Grin
“Jiahhh......sampe segitunya..”
“hehehe emoticon-Big Grin

Kriiiiiinnggg….Hpku tiba-tiba berbunyi.

Aku tersenyum lebar.

“Halo..”
“Maaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaasssss…. .” Teriakan dari seberang sana.
“Iya dek, sampai mana?” 
“Baru juga berangkat mas..ihh” 
“hehehhe…” emoticon-Big Grin
“Mas…nanti nyusul aku kan?” 
“iya dek, jangankan nyusul, aku bawa kamu dek kesini lagi” emoticon-Big Grin
“hihi.. janji ya mas?” emoticon-Big Grin
“iya dek ,,mas janji.” 
“…”
“…”
“mas…aku sayang mas.” 
“Mas juga sayang sama adek.. cinta juga gak?” emoticon-Big Grin
“cintaaaaaaaa mas” emoticon-Big Grin

“..”
“….”
“Lagi nangis ya mas? Hehe”
“dihhh.. gak dek, mask an lelaki sejati, anti nangis dek emoticon-Big Grin
“ahahhaha iya deh adek percaya”
“…”

“tuutt..tuuut…tuuutt”

Telepon terputus.
Hadehhhh….

“El…yuk pulang  “
“Yuk emoticon-Big Grin


-Selamat jalan Tika-
fabillillah
JabLai cOY
JabLai cOY dan fabillillah memberi reputasi
2
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.