Part 2
Quote:
Ada keinginan buat ketemu mila,tapi setengah hati. Tetep aja teteh kepikiran,dan lagi lagi aku ngarepin sesuatu yang ga pasti. Mila mungkin teman kesepian aku,karna hati aku belum terbuka lagi untuk siapapun kecuali teteh.
Pulang kerja aku ga langsung pulang,di kawasan tempat kerjaku di sebuah mall ada pertunjukan musik,dari siang uda terdengar jelas aja ke tempat kerja,makanya beres kerja langsung buru buru ke tempat konsernya. Disana uda rame yang nonton,yang lagi main sih band nya kurang tau.
Aku lagi menanti band efek rumah kaca yang katanya bakalan tampil.
Sudah 2 band berlalu,saat nya break magrib. Aku balik lagi ke tempat kerja.
"di belum balik maneh?" Tanya ari
"belum ri,nunggu itu efek rumah kaca bakalan main "
"owh wah uy,ane balik jam 8 moga aja keburu" ujar ari sambil pergi ke dalem lagi buat kerja.
Aku sms mila aja semoga dia ga sibuk
"mila" pesan terkirim
"iya di,apa hehe"
"sini ke ciwalk ada acara"
"wah masa,acara apa gitu?"
"ada band yang mainnya banyak,ada efek rumah kaca juga"
"serius,kamu dimana?"
"aku uda di ciwalk,kamu dmn gitu uda kul nya?"
"udah,aku masih di kampus"
"mau kesini ga,kalau mau aku jemput"
"iya hehe,boleh"
Setelah mila ngasih tau kampusnya,aku segera ke parkiran. Langsung aja aku meluncur menuju kampus nya mila.
Jalan biasa macet padat,apalagi menuju arah kampusnya mila.
Nyampe depan kampusnya aku sms mila
"aku uda nyampe"
"dmn di?"
"di depan deket gerbang utama"
"oke aku ke depan"
"aku pake helm biru ya"
Ga lama muncul cewe jalan ke arah ku,aku coba tatap dari jauh.
"hai di ,mila hehe " ujarnya sambil ngajak salaman
"iya,mila hayu naik,tapi ga ada helmnya gpp"
"gpp,tapi ga akan ada polisi?"
"tenang,lewan jalan motong ko gampang,berangkat"
Motor pun segera ku laju,kita ga banyak mgobrol di motor karna masih canggung satu sama lain.
Mila itu pake kacamata,sesekali aku liat dari kaca spion,lucu juga ni anak.