Kaskus

Story

natashyaaAvatar border
TS
natashyaa
I Am (NOT) Your Sister
Dear Warga SFTH.

Sebelumnya ijinkan gue untuk menulis sepenggal kisah hidup gue di SFTH. Cerita ini bersumber dari pengalaman pribadi yang gue modifikasi sedemikian rupa sehingga membentuk cerita karangan gue sendiri. Cerita ini ditulis dengan dua sudut pandang berbeda dari kedua tokohnya.
So... langsung saja.


I Am (NOT) Your Sister

Big thanks to quatzlcoatlfor cover emoticon-Smilie

Quote:
Diubah oleh natashyaa 20-01-2018 23:32
imamarbaiAvatar border
pulaukapokAvatar border
itkgidAvatar border
itkgid dan 8 lainnya memberi reputasi
9
465.1K
3K
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.8KThread53.1KAnggota
Tampilkan semua post
natashyaaAvatar border
TS
natashyaa
#1585
A Part 48
Ketika aku membuka mata, yang pertama kali aku lihat adalah atap yang bewarna abu-abu. Aku baru saja bangun, bangkit dari ketidaksadaran yang sedang aku alami. Aku kemudian duduk memandang ke depan, kepalaku sedikit pusing dan aku melihat ke depan ada dua orang yang sedang duduk di kursi, apa aku sedang bermimpi ?
“Ani..”
“Ani..”

Kedua orang itu memanggilku, satu pria dan satu wanita, aku nyaris tidak mengenali suara itu padahal suara itu begitu familiar buatku. Aku pun kembali menjatuhkan badan karena merasa lelah sekali.
“Ani…”
“Ani…?”
Akhirnya aku bisa mengenali suara itu, suara itu ternyata kak Fe Entah apa yang terjadi, tiba-tiba saja kak Fe langsung memeluku sangat erat, aku baru pertama kali dipeluknya. Dari wajahnya yang aku bisa lihat dia sangat khawatir, mungkinkah dia mengkhawatirkanku? Apa yang sebenarnya terjadi denganku ? Astaga aku gak tau, gak ingat.

“Kamu tau gak? Kamu bikin khawatir semua orang!” Ujar kak Fe.
“Aku kenapa emang kak?” Tanyaku kepadanya
“Kamu gak inget?” Tanya kak Fe keheranan.
“Kamu pingsan Ani.!” Ujar suara cowok di depan.
“Loh ada kak Egi… loh aku di mobil????”
Aku kaget ternyata itu suara kak Egi dan aku baru nyadar kalau aku sedang berada di sebuah mobil. Apa yang sebenarnya terjadi sih, apa aku melewatkan sesuatu.

Perlahan tapi pasti aku bisa mendapatkan ingatanku, aku baru sadar kalau aku hari ini seharusnya berada di ulang tahun sekolah, aku ingat itu karena aku sedang memakai batik begitu juga kak Fe dengan batik hitamnya, dia begitu cantik seperti biasanya.

Kak Egi terus menanyaiku apa yang sebenarnya terjadi, aku bicara terus terang kalau aku tidak ingat apa-apa selain aku tadi baru sampai di acara ulang tahun sekolah, selebihnya aku tidak ingat. Karena kak Fe terus mengkhawatirkanku, akhirnya aku dibawa pulang ke rumah.

Ketika sampai di rumah, aku disambut dengan bentuk kekhawatiran lainya, yaitu ibu. Ibu tampak panik dan khawatir ketika aku datang. Ibu terus menanyaiku dan menyentuh seluruh badanku, memeriksa apakah aku kenapa-kenapa. Rasarasanya sih sekarang udah agak baikan dan biasa saja, berbeda dengan tadi di mobil, aku sedikit agak pusing. Aku kemudian masuk ke dalam rumah dituntun ibu menuju ke kamarku sementara kak Fe masih di luar bersama kak Egi.

“Ani… kamu kenapa?” Tanya ibu di kamar.
“Gak tau bu, aku gak ingat sama sekali.” Jawabku sambil berbaring di atas kasur.
“Kamu yakin gak apa-apa?” Tanya ibu.
“Iya, sekarang aku gak apa-apa bu.”
“Pasti gara-gara kamu belum makan, huh udah ibu bilang makan dulu tadi sebelum pergi.”
“Hehehe…” Aku ketawa kecil.

“Sudah kamu sekarang istirahat saja..” Ibu kemudian menyelimuti tubuhku dan mencium keningku. Aku merasa sangat senang dan bahagia ketika ibu melakukannya, tapi entah kenapa setelah itu tiba-tiba ada yang mengganjal di pikiranku. Ingatanku sebelum pingsan memang sudah ingat kembali, tapi kenapa pikiranku dan hatiku terus mencari sesuatu yang mengganjal itu. Ketika aku memalingkan tubuhku dan melihat sebuah tanggal di kalender yang sengaja aku bulati dengan spidol warna merah, aku pun baru sadar. Ternyata hari ini adalah hari kematian ibu kandungku, 8 tahun yang lalu.

0
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.