- Beranda
- Stories from the Heart
Bukan lelaki pilihan (sebuah perjalanan masa lalu)
...
TS
reingman
Bukan lelaki pilihan (sebuah perjalanan masa lalu)
Introduce:
Selamat pagi, siang, sore dan malam untuk agan sekalian.
Kenalin gan name ane Zafran temen2 ane biasa panggil ane Che. (kenapa ane dipanggil itu akan ane jelasin nanti gan)
Setelah bertahun-tahun memilih menjadi SR dan akhirnya ane memilih keluar GOA setelah ane baca beberapa cerita di SFTH ini.
Jujur ini pertama kali ane belajar bikin thread/posting dimari gan jadi mohon 1001 maaf kalo masih berantakan..
Tempat cerita ane terjadi di sebuah kota di jawa tengah tepatnya semarang, lanjut ke bandung dan berakhir disini sekarang di sebuah kota penuh cerita "jogjakarta".
Cerita ini real story ane gan, 95% bener2 terjadi di hidup ane 5% hasil fantasi ane
. Cerita ane mulai dari awal ane kenal bangku kampus sampe ane punya keluarga2 sekarang.
Nama ane sedikit sensor gan mengingat "kami" sekarang punya keluarga masing2 dan semoga kami juga sudah bahagia.
Masukan, kritik, makian
dari agan semua amat sangat ane nantikan sebagai perbaikan part berikutnya, maturtengkyu juga buat beberapa thread di forum ini yg bikin ane berani ceritain kisah ane ini dan seribu maaf karena ane nyontek beberapa gaya penulisan agan-agan semua.
maturtengkyu agan2 semua
Index:
Appetizer
Part 1 Mujizat kelulusan
Part 2 MOTHER THIS IS BECAUSE A LOVE
Part 3 Pemain pengganti
Part 4 Penyair sejarah
Part 5 Brokoli coklat tua
Part 6 Lembah mandalawangi
Part 7 Bukan lelaki pilihan jilid pertama
Part 8 Bukan lelaki pilihan jilid kedua
Part 9 Kelenjar bekisar jantan
Part 10 Tembang cinta dewi amba
Part 11 Kesetiaan raksasa perempuan bernama durga
Part 12 Wajah dunia yg pertama
Part 13 Persetubuhan liar
Trapesium
Part 1 Cinta trapesium Banowati
Part 2 Menulis cinta
Part 3 Kupeluk kamu di sitihinggil
Part 4 Kupeluk kamu di parantritis
Part 5 Pledoi Cinta Rahwana
Part 6 Separated
Part 7 Kemala dahayu
Part 8 Surga kecil bernama Oro-oro ombo
Part 9 Ada janji di cemoro kandang
Part 10 Ada cinta di arcopodo?
Part 11 Hari ketika rahwana mati?
Part 12 Putri jangan menangis
Part 13 Ketika m*ni menjelma puisi
Kromosom
Part 1 Separuh kromosom
Part 2 Penghujung musim hujan
Part 3 Cinta rahwana
Part 4 Cinta Terlarang Samba
Part 5 Cerita decitan ranjang
Part 6 Senandung cinta rahwana
Part 7 Hujan di sebuah kereta
Part 8 Senandung cinta duryudana
Part 9 Seporsi cinta
Part 10 Menimbang rasa
Part 11 Sajak cinta (update setelah 9 tahun)
Part 12 Rindu adalah perjalanan
Selamat pagi, siang, sore dan malam untuk agan sekalian.
Kenalin gan name ane Zafran temen2 ane biasa panggil ane Che. (kenapa ane dipanggil itu akan ane jelasin nanti gan)
Setelah bertahun-tahun memilih menjadi SR dan akhirnya ane memilih keluar GOA setelah ane baca beberapa cerita di SFTH ini.
Jujur ini pertama kali ane belajar bikin thread/posting dimari gan jadi mohon 1001 maaf kalo masih berantakan..
Tempat cerita ane terjadi di sebuah kota di jawa tengah tepatnya semarang, lanjut ke bandung dan berakhir disini sekarang di sebuah kota penuh cerita "jogjakarta".
Cerita ini real story ane gan, 95% bener2 terjadi di hidup ane 5% hasil fantasi ane
. Cerita ane mulai dari awal ane kenal bangku kampus sampe ane punya keluarga2 sekarang.Nama ane sedikit sensor gan mengingat "kami" sekarang punya keluarga masing2 dan semoga kami juga sudah bahagia.
Masukan, kritik, makian
dari agan semua amat sangat ane nantikan sebagai perbaikan part berikutnya, maturtengkyu juga buat beberapa thread di forum ini yg bikin ane berani ceritain kisah ane ini dan seribu maaf karena ane nyontek beberapa gaya penulisan agan-agan semua.maturtengkyu agan2 semua
Konten Sensitif
Index:
Appetizer
Part 1 Mujizat kelulusan
Part 2 MOTHER THIS IS BECAUSE A LOVE
Part 3 Pemain pengganti
Part 4 Penyair sejarah
Part 5 Brokoli coklat tua
Part 6 Lembah mandalawangi
Part 7 Bukan lelaki pilihan jilid pertama
Part 8 Bukan lelaki pilihan jilid kedua
Part 9 Kelenjar bekisar jantan
Part 10 Tembang cinta dewi amba
Part 11 Kesetiaan raksasa perempuan bernama durga
Part 12 Wajah dunia yg pertama
Part 13 Persetubuhan liar
Trapesium
Part 1 Cinta trapesium Banowati
Part 2 Menulis cinta
Part 3 Kupeluk kamu di sitihinggil
Part 4 Kupeluk kamu di parantritis
Part 5 Pledoi Cinta Rahwana
Part 6 Separated
Part 7 Kemala dahayu
Part 8 Surga kecil bernama Oro-oro ombo
Part 9 Ada janji di cemoro kandang
Part 10 Ada cinta di arcopodo?
Part 11 Hari ketika rahwana mati?
Part 12 Putri jangan menangis
Part 13 Ketika m*ni menjelma puisi
Kromosom
Part 1 Separuh kromosom
Part 2 Penghujung musim hujan
Part 3 Cinta rahwana
Part 4 Cinta Terlarang Samba
Part 5 Cerita decitan ranjang
Part 6 Senandung cinta rahwana
Part 7 Hujan di sebuah kereta
Part 8 Senandung cinta duryudana
Part 9 Seporsi cinta
Part 10 Menimbang rasa
Part 11 Sajak cinta (update setelah 9 tahun)
Part 12 Rindu adalah perjalanan
Diubah oleh reingman 22-06-2023 15:46
racilbara dan 5 lainnya memberi reputasi
4
104.2K
720
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.8KThread•53.4KAnggota
Tampilkan semua post
TS
reingman
#363
Part 13
Ketika m*ni menjelma puisi
Batara Guru pol-pol-an para Dewa sedang inspeksi ke Arcapada --- di antara mega-mega dan awan --- memancar kilatan seksuil yang dipantulkan lekuk-lekuk buah dada, bukit perut dan lipatan paha. Alangkah mempesona, kiranya, itu pantulan sosok wanita yang bertelanjang di tepi telaga di daerah yang sangat elok-permai di Pulau Jawa.
Sang Dewa tergiur hasratnya --- konon di angkasa lang-lang buana itu, klimaks seksuil terjadi,Batara Guru mengalami ejakulasi --- spermanya diterbang angin, hinggap di ranting daun asem muda yang juga sedang terombang-ambing diterbangkan angin.
Sudah menjadi takdir ………….. sosok wanita yang bertelanjang bulat itu adalah Dewi Anjani yang sedang ‘tapa wuda’ --- bertapa bertelanjang bulat, dan hanya makan dari benda yang terjatuh di tubuhnya ………….. ranting daun asem dan sperma Sang Dewa tiba di haribaan pubis Sang Dewi. Maka hamillah dia.
Sahibul hikayat, Dewi Anjani bertapa bertelanjang bulat karena kecewa --- wajah dan kedua tangannya menjadi seperti kera --- dalam perebutan CupumanikAstagina.
Cupumanik Astagina ini hadiah Batara Surya, pasangan selingkuhan emake. Emake istri Resi Gotama, namanya Dewi Windradi. Cupumanik itu kemampuannya melebihi Gadget yang saat ini ada di pasaran.Dengan peranti itu bisa menghubungi para dewa dan menyaksikan segala peristiwa di Arcapada maupun Mayapada.
Memang naas, Cupumanik canggih itu diberikan emake kepada anak gadisnya, Dewi Anjani --- dasar manusia, benda itu menjadi sengketa dan perebutan dengan 2 saudaranya, Guwarsa dan Guwarsi --- Resi Gotama kesal, cupumaik direbut dilemparkan jauh-jauh --- jatuh ……… plung di Telaga Madirda.
Dua anak jantan, Guwarsa dan Guwarsi langsung nyemplung ………. Byar, keduanya jadi monyet ! Sang Dewi Anjani yang hanya berani berada di tepian --- membasuh wajahnya dengan kedua tangannya …………… ia mengalami kekecewaan karena wajahnya terpantul seperti monyet dengan tangan berbulu…………….
Kekecewaannya ditebusnya dengan tekad bertapa telanjang agar para Dewa mengabulkan doanya --- mengembalikan kecantikan wajah dan tubuh dewi-nya.
Karena Sang Sperma telah berenang dengan gesitnya ke liang vagina Sang Dewi, begitu pula daun asem dan sperma Batara Guru telah dikunyah dan ditelan Dewi Anjani. Ia hamil.
Kehamilannya melahirkan anoman.
Hasil dari perselingkuhan banyak melahirkan tokoh2 besar dalam pewayangan, tapi ane gamau berselingkuh dari dona.
Pagi itu ane baru bangun, setelah semalam peristiwa tangisan putri. Hari ini ane gada rencana sama sekali mau ngapain dan kemana, dona subuh tadi smpet nelpon klo dia udah smpe di KL. Sebelum tiba2 hp ane bunyi ada sms masuk:
"Che maaf yg semalem ya, kamu teh jadi ikut masuk ke masalah aku." Ternyata ada sms dari putri.
Ane pun bales. "Iya gp2 put, aq paling ga suka kalo liat ada cowok yg kasar ma cewek"
"Maksih ya che, eh ya hari ini kmu ada acara g? Klo gada boleh ga aq maen ke kosmu, mau tanya2 program komputer." Putri bales sms ane.
"Oh gada acara apa2 sih,ok gp2 maen aja put." Ane bales sms dia lagi.
"Ok, nanti siang aq ke situ ya. Sekalian aq dah masak spageti, aq bawain ya." Dia bales lagi.
"Ok" balesan dari ane.
Siang itu putri maen ke kos ane, dan tanya program pun cuma jadi alesan. Kami akhirnya cuma ngobrol smbil makan spageti bikinan putri (lumayanlah dapet makan siang gratis, apalagi ditemenin sm cewek secakep putri).
Dan anepun g bisa nolak ajakan putri, krn trnyata smw biaya udah dia bayarin. Hadeh, cobaan apalagi ini tuhan?
H-2 tahun baru malam ini kami naik kereta api dari Stasiun Poncol ke Stasiun Pasar Turi Surabaya. Kami berangkat kira - kira pukul 22.15 dari Semarang dan sampai di Surabaya kira - kira pukul 03.00 pagi. Sambil nunggu waktu subuh kami nongkrong dulu di stasiun, kurang lebih 1,5 jam. Karena putri pengen ngemil, kami belanja snack dulu setelah pintu keluar stasiun ada minimarket 24 jam.
Setelah laporan ke Yang Maha Kuasa kami keluar dari stasiun menuju tempat pemberhentian bus kota kira- kira jam 04.45. Dari stasiun kmi jalan ke jalan besar terus ambil arah kiri. Ikutin jalan terus aja sampe ke Pusat Grosir Surabaya. Di situlah kami nungguin bus dengan destinasi terminal bis Bungurasih. Karena perjalanan ke terminal jauh, kira - kira 1 sampai 2 jam, dan karena udara sejuukkkkk banget, ane tepar di bis (maklum, naik kereta murah ngga bisa bobo cute masbrooo, smell not good and many cockroaches. Belum lagi tempat duduknya yang tegak banget) dan apa disengaja ato ga putri tidur di pundak ane. Jangan naik angkot yak? Itu pesen temen ane yg sempet ane tanya sebelum berangkat, angkot ngga ada yang nyampe terminal bungurasih, mending sabar deh. Jarak dari stasiun ke terminal cuma 300 meter kok kayaknya, bisa naik becak, bisa jalan kaki (kami sih jalan,hehehe).
Setelah sampai di terminal kami pun sarapan. terminalnya bersih gan!!! Makanan juga relatif terjangkau. Semangkuk soto ane dapet harga Rp 5000,-. Setelah ngisi perut langsung cuss cari bus patas jurusan Probolinggo. Ngga harus patas sih, tp demi keamanan dan kenyamanan it's ok lah.
Setelah 2,5 jam perjalanan kami nyampe di Probolinggo. Ane keluar dari terminal terus setelah ketemu jalan utama ane belok kiri. Akan ada banyak elf berjejer disana. Nah itu dia elf yang akan nganter kita ke Bromo gan! Tapi elf ngga akan berangkat sebelum kuota terpenuhi alias 15 orang. Karena ane ma putri jam 09.30 udah nangkring disana, ane memutuskan untuk membersihkan diri alias mandi,hahahaa. Cuma Rp 2.000,- bisa mandi di tempat bersih, lumayaannn.
Dan akhirnya jam 13.00 elf berangkat. Kami dapet rekan share cost baru gan, ada 5 (lima) orang wisatawan asing yang mau ngikut ma rombongan ane. Jadi deh share cost buat 7 (tujuh) orang, yeeeiiyy!!!
Kira - kira 1,5 jam naik elf melewati jalan yang aduhai liukannya, finally kami nyampe Bromo sodara - sodara!!
Setelah nyari penginapan kami istirahat melepas lelah. Maklum, penginapan ane pilih yg murah, ngga ada TV nya. Di Bromo juga minim entertainment, ada beberapa cafe bagus sih tapi kami ngga terlalu tertarik. Kami cuma putusin buat makan sate plus lontong utk ngisi perut yg keroncongan. Alhasil malam itu ane isi dengan main ma putri,
(main poker gan jgn mikir yg lain). Oiya, FYI, disana ngga ada masjid. Semua orang Hindu (no sara).
Setelah mata kami udah ngantuk dan bersih - bersih, kami putusin utk tidur. Krena memang penginapan penuh akhirnya kami nginep dalam satu kamar. Tapi ane tidur di alas tiker dan putri di atas kasur. Malam ini tidak terjadi apa2.
Pagi dini hari bromo masih dingin banget, kami putusin buat nyari jeep. Jangan dealing apapun sebelum survey harga kalau ngga pengen nyesel belakangan. Itu pesen temen ane.
Pukul 03.30 ane ma putri prepare ke Bromo buat liat sunrise. Dingin banget hawanya!!! Sesekali putri coba mepet ke ane, mgkn berharap ane peluk. Sambil setengah merem kami menuju jeep dan 1 jam kemudian nanjak dikit ke sunrise spot. Yahhh 300 m lah, dan di sepanjang jalan akan banyak yang nawarin sewa jaket ataupun naik ojek. Disini nih kayak taruhan. Nunggunya lama and deg - deg an. Kedinginan pula. Tapi si matahari ngga muncul - muncul jua, masihhhh aja ketutup kabut tebal. Dan unfortunately karena cuaca kurang mendukung kami ga bisa liat sunrise yang bener - bener cadas alias cuma nanggung.
Setelah itu kami cusss ke penanjakan Bromo. Baguuusss banget, pasir everywhere deh! Sayangnya pasirnya banyak kotoran kudanya, wkwkwkwk. Banyak yang nawarin naik kuda tapi kami putusin buat jalan, dan yg terjadi kami berdua layaknya sepasang kekasih yg pegangan tangan sambil sesekali berlarian maen pasir.
Ane saranin utk naik bawa minum yak? karena waktu nyampe puncak ane kehabisan nafas. Sesak juga karena bau belerang yang menyengat. Setelah berfoto ria kami turun dan lanjut ke Bukit Teletubbies! hohohoho.
Di bukit Teletubbies itu banyak bukit - bukit persis banget di film Teletubbies jaman ane kecil,hehehe. Di sini cuma spot foto aja sih, ane ma putri ga lama di sini. Setelah foto putri langsung minta cuss ke pasir berbisik. Alam di Bromo masih bagusssss banget. Kalo buat foto tuh ajegila deh hasilnya. Alamnya luar biasa, bikin agan teriak "I LOVE INDONESIA". Walau panas menyengat, eksis tetap menjadi keharusan kalo disini. Putri masih asyik jepret sana sini. Setelah puas foto kami balik ke penginapan krn ternyata hari udah mulai sore.
Kami putusin utk malam tahun baruan di bromo, karena memang angkutan utk balik lagi penuh2nya dan mahal2nya.
Malam ini kami cuma jalan2 di sekitaran penginapan, walopun kami udah pake mantel tebel tapi dinginnya bromo tetep mampu tembus smpe tulang sumsum. Putri kayanya kelaparan berat, setelah makan malam pake bebek goreng dia masih borong jagung bakar dan kacang rebus ukuran jumbo. Disinilah ane, di bromo jauh dari dona dan berduaan dgn cewek cakep yg lagi patah hati. Sekitar jam 11an kami balik ke penginapan, kami putusin utk liat pergantian tahun dari lobi kamar penginapan yg kebetulan lantai 2.
Duduk kami semakin dekat, dan tanpa diminta kini kepala putri udah nyender ke bahu ane. Ada air mata yg basah di pipinya, tapi kali ini tanpa suara. Dan kini tangan ane , dia dari samping, hidung ane ma putri udah menbaempel secara reflek kami berciuman. Hanya beberapa saat bibir kami bertemu, putri nglepas ciumannya. Kami jadi salah tingkah.
A: maafin aku put, aku dah lancang. Ga seharusnya aku lakuin ini.
P: gapa2 che, kamu g salah. Mgkn aku yg kebawa suasana. Eh dah malem tidur yuk.
Kami pun masuk ke kamar, ada rasa canggung yg luar biasa di antara kami. Lampu kamar sdh kmi matikan, ane yg tidur di bawah masih belum bisa mata. Mgkn putri juga belum y tidur, dr beberapa kali dia merubah posisinya. Saat ane lirik di tempat tidur ane liat putri udah gada di tempat tidurnya.
Ane bangun dan duduk, belum sempet ane nyalain lampu tiba2 ada yg meluk ane dan wajah putri udah persis dimuka ane. Tanpa dikomando bibir kami sudah saling melumat, kami bercumbu dan bergumul. Kami saling telanjang. Dan persetubuhan liar itu pun berlangsung tanpa ada yg memulai.
Tahun baru kami lewati berdua di bromo dan kami bercinta semalaman, ane sudah selingkuh dari dona....
Ini semua terjadi ketika m*ni menjelma puisi.
untuk trapesium ane cukupkan dulu gan, semoga masih bisa update lagi.
selamat menjalankan puasa bagi agan yg menjalankan, semoga ramadhan ini membawa berkah untuk kita semua.
Ketika m*ni menjelma puisi
Batara Guru pol-pol-an para Dewa sedang inspeksi ke Arcapada --- di antara mega-mega dan awan --- memancar kilatan seksuil yang dipantulkan lekuk-lekuk buah dada, bukit perut dan lipatan paha. Alangkah mempesona, kiranya, itu pantulan sosok wanita yang bertelanjang di tepi telaga di daerah yang sangat elok-permai di Pulau Jawa.
Sang Dewa tergiur hasratnya --- konon di angkasa lang-lang buana itu, klimaks seksuil terjadi,Batara Guru mengalami ejakulasi --- spermanya diterbang angin, hinggap di ranting daun asem muda yang juga sedang terombang-ambing diterbangkan angin.
Sudah menjadi takdir ………….. sosok wanita yang bertelanjang bulat itu adalah Dewi Anjani yang sedang ‘tapa wuda’ --- bertapa bertelanjang bulat, dan hanya makan dari benda yang terjatuh di tubuhnya ………….. ranting daun asem dan sperma Sang Dewa tiba di haribaan pubis Sang Dewi. Maka hamillah dia.
Sahibul hikayat, Dewi Anjani bertapa bertelanjang bulat karena kecewa --- wajah dan kedua tangannya menjadi seperti kera --- dalam perebutan CupumanikAstagina.
Cupumanik Astagina ini hadiah Batara Surya, pasangan selingkuhan emake. Emake istri Resi Gotama, namanya Dewi Windradi. Cupumanik itu kemampuannya melebihi Gadget yang saat ini ada di pasaran.Dengan peranti itu bisa menghubungi para dewa dan menyaksikan segala peristiwa di Arcapada maupun Mayapada.
Memang naas, Cupumanik canggih itu diberikan emake kepada anak gadisnya, Dewi Anjani --- dasar manusia, benda itu menjadi sengketa dan perebutan dengan 2 saudaranya, Guwarsa dan Guwarsi --- Resi Gotama kesal, cupumaik direbut dilemparkan jauh-jauh --- jatuh ……… plung di Telaga Madirda.
Dua anak jantan, Guwarsa dan Guwarsi langsung nyemplung ………. Byar, keduanya jadi monyet ! Sang Dewi Anjani yang hanya berani berada di tepian --- membasuh wajahnya dengan kedua tangannya …………… ia mengalami kekecewaan karena wajahnya terpantul seperti monyet dengan tangan berbulu…………….
Kekecewaannya ditebusnya dengan tekad bertapa telanjang agar para Dewa mengabulkan doanya --- mengembalikan kecantikan wajah dan tubuh dewi-nya.
Karena Sang Sperma telah berenang dengan gesitnya ke liang vagina Sang Dewi, begitu pula daun asem dan sperma Batara Guru telah dikunyah dan ditelan Dewi Anjani. Ia hamil.
Kehamilannya melahirkan anoman.
Hasil dari perselingkuhan banyak melahirkan tokoh2 besar dalam pewayangan, tapi ane gamau berselingkuh dari dona.
Pagi itu ane baru bangun, setelah semalam peristiwa tangisan putri. Hari ini ane gada rencana sama sekali mau ngapain dan kemana, dona subuh tadi smpet nelpon klo dia udah smpe di KL. Sebelum tiba2 hp ane bunyi ada sms masuk:
"Che maaf yg semalem ya, kamu teh jadi ikut masuk ke masalah aku." Ternyata ada sms dari putri.
Ane pun bales. "Iya gp2 put, aq paling ga suka kalo liat ada cowok yg kasar ma cewek"
"Maksih ya che, eh ya hari ini kmu ada acara g? Klo gada boleh ga aq maen ke kosmu, mau tanya2 program komputer." Putri bales sms ane.
"Oh gada acara apa2 sih,ok gp2 maen aja put." Ane bales sms dia lagi.
"Ok, nanti siang aq ke situ ya. Sekalian aq dah masak spageti, aq bawain ya." Dia bales lagi.
"Ok" balesan dari ane.
Siang itu putri maen ke kos ane, dan tanya program pun cuma jadi alesan. Kami akhirnya cuma ngobrol smbil makan spageti bikinan putri (lumayanlah dapet makan siang gratis, apalagi ditemenin sm cewek secakep putri).
Quote:
Dan anepun g bisa nolak ajakan putri, krn trnyata smw biaya udah dia bayarin. Hadeh, cobaan apalagi ini tuhan?

H-2 tahun baru malam ini kami naik kereta api dari Stasiun Poncol ke Stasiun Pasar Turi Surabaya. Kami berangkat kira - kira pukul 22.15 dari Semarang dan sampai di Surabaya kira - kira pukul 03.00 pagi. Sambil nunggu waktu subuh kami nongkrong dulu di stasiun, kurang lebih 1,5 jam. Karena putri pengen ngemil, kami belanja snack dulu setelah pintu keluar stasiun ada minimarket 24 jam.
Setelah laporan ke Yang Maha Kuasa kami keluar dari stasiun menuju tempat pemberhentian bus kota kira- kira jam 04.45. Dari stasiun kmi jalan ke jalan besar terus ambil arah kiri. Ikutin jalan terus aja sampe ke Pusat Grosir Surabaya. Di situlah kami nungguin bus dengan destinasi terminal bis Bungurasih. Karena perjalanan ke terminal jauh, kira - kira 1 sampai 2 jam, dan karena udara sejuukkkkk banget, ane tepar di bis (maklum, naik kereta murah ngga bisa bobo cute masbrooo, smell not good and many cockroaches. Belum lagi tempat duduknya yang tegak banget) dan apa disengaja ato ga putri tidur di pundak ane. Jangan naik angkot yak? Itu pesen temen ane yg sempet ane tanya sebelum berangkat, angkot ngga ada yang nyampe terminal bungurasih, mending sabar deh. Jarak dari stasiun ke terminal cuma 300 meter kok kayaknya, bisa naik becak, bisa jalan kaki (kami sih jalan,hehehe).
Setelah sampai di terminal kami pun sarapan. terminalnya bersih gan!!! Makanan juga relatif terjangkau. Semangkuk soto ane dapet harga Rp 5000,-. Setelah ngisi perut langsung cuss cari bus patas jurusan Probolinggo. Ngga harus patas sih, tp demi keamanan dan kenyamanan it's ok lah.
Setelah 2,5 jam perjalanan kami nyampe di Probolinggo. Ane keluar dari terminal terus setelah ketemu jalan utama ane belok kiri. Akan ada banyak elf berjejer disana. Nah itu dia elf yang akan nganter kita ke Bromo gan! Tapi elf ngga akan berangkat sebelum kuota terpenuhi alias 15 orang. Karena ane ma putri jam 09.30 udah nangkring disana, ane memutuskan untuk membersihkan diri alias mandi,hahahaa. Cuma Rp 2.000,- bisa mandi di tempat bersih, lumayaannn.
Dan akhirnya jam 13.00 elf berangkat. Kami dapet rekan share cost baru gan, ada 5 (lima) orang wisatawan asing yang mau ngikut ma rombongan ane. Jadi deh share cost buat 7 (tujuh) orang, yeeeiiyy!!!
Kira - kira 1,5 jam naik elf melewati jalan yang aduhai liukannya, finally kami nyampe Bromo sodara - sodara!!
Setelah nyari penginapan kami istirahat melepas lelah. Maklum, penginapan ane pilih yg murah, ngga ada TV nya. Di Bromo juga minim entertainment, ada beberapa cafe bagus sih tapi kami ngga terlalu tertarik. Kami cuma putusin buat makan sate plus lontong utk ngisi perut yg keroncongan. Alhasil malam itu ane isi dengan main ma putri,
(main poker gan jgn mikir yg lain). Oiya, FYI, disana ngga ada masjid. Semua orang Hindu (no sara).Setelah mata kami udah ngantuk dan bersih - bersih, kami putusin utk tidur. Krena memang penginapan penuh akhirnya kami nginep dalam satu kamar. Tapi ane tidur di alas tiker dan putri di atas kasur. Malam ini tidak terjadi apa2.
Pagi dini hari bromo masih dingin banget, kami putusin buat nyari jeep. Jangan dealing apapun sebelum survey harga kalau ngga pengen nyesel belakangan. Itu pesen temen ane.
Pukul 03.30 ane ma putri prepare ke Bromo buat liat sunrise. Dingin banget hawanya!!! Sesekali putri coba mepet ke ane, mgkn berharap ane peluk. Sambil setengah merem kami menuju jeep dan 1 jam kemudian nanjak dikit ke sunrise spot. Yahhh 300 m lah, dan di sepanjang jalan akan banyak yang nawarin sewa jaket ataupun naik ojek. Disini nih kayak taruhan. Nunggunya lama and deg - deg an. Kedinginan pula. Tapi si matahari ngga muncul - muncul jua, masihhhh aja ketutup kabut tebal. Dan unfortunately karena cuaca kurang mendukung kami ga bisa liat sunrise yang bener - bener cadas alias cuma nanggung.
Setelah itu kami cusss ke penanjakan Bromo. Baguuusss banget, pasir everywhere deh! Sayangnya pasirnya banyak kotoran kudanya, wkwkwkwk. Banyak yang nawarin naik kuda tapi kami putusin buat jalan, dan yg terjadi kami berdua layaknya sepasang kekasih yg pegangan tangan sambil sesekali berlarian maen pasir.
Ane saranin utk naik bawa minum yak? karena waktu nyampe puncak ane kehabisan nafas. Sesak juga karena bau belerang yang menyengat. Setelah berfoto ria kami turun dan lanjut ke Bukit Teletubbies! hohohoho.
Di bukit Teletubbies itu banyak bukit - bukit persis banget di film Teletubbies jaman ane kecil,hehehe. Di sini cuma spot foto aja sih, ane ma putri ga lama di sini. Setelah foto putri langsung minta cuss ke pasir berbisik. Alam di Bromo masih bagusssss banget. Kalo buat foto tuh ajegila deh hasilnya. Alamnya luar biasa, bikin agan teriak "I LOVE INDONESIA". Walau panas menyengat, eksis tetap menjadi keharusan kalo disini. Putri masih asyik jepret sana sini. Setelah puas foto kami balik ke penginapan krn ternyata hari udah mulai sore.
Kami putusin utk malam tahun baruan di bromo, karena memang angkutan utk balik lagi penuh2nya dan mahal2nya.
Quote:
Malam ini kami cuma jalan2 di sekitaran penginapan, walopun kami udah pake mantel tebel tapi dinginnya bromo tetep mampu tembus smpe tulang sumsum. Putri kayanya kelaparan berat, setelah makan malam pake bebek goreng dia masih borong jagung bakar dan kacang rebus ukuran jumbo. Disinilah ane, di bromo jauh dari dona dan berduaan dgn cewek cakep yg lagi patah hati. Sekitar jam 11an kami balik ke penginapan, kami putusin utk liat pergantian tahun dari lobi kamar penginapan yg kebetulan lantai 2.
Quote:
Duduk kami semakin dekat, dan tanpa diminta kini kepala putri udah nyender ke bahu ane. Ada air mata yg basah di pipinya, tapi kali ini tanpa suara. Dan kini tangan ane , dia dari samping, hidung ane ma putri udah menbaempel secara reflek kami berciuman. Hanya beberapa saat bibir kami bertemu, putri nglepas ciumannya. Kami jadi salah tingkah.
A: maafin aku put, aku dah lancang. Ga seharusnya aku lakuin ini.
P: gapa2 che, kamu g salah. Mgkn aku yg kebawa suasana. Eh dah malem tidur yuk.
Kami pun masuk ke kamar, ada rasa canggung yg luar biasa di antara kami. Lampu kamar sdh kmi matikan, ane yg tidur di bawah masih belum bisa mata. Mgkn putri juga belum y tidur, dr beberapa kali dia merubah posisinya. Saat ane lirik di tempat tidur ane liat putri udah gada di tempat tidurnya.
Ane bangun dan duduk, belum sempet ane nyalain lampu tiba2 ada yg meluk ane dan wajah putri udah persis dimuka ane. Tanpa dikomando bibir kami sudah saling melumat, kami bercumbu dan bergumul. Kami saling telanjang. Dan persetubuhan liar itu pun berlangsung tanpa ada yg memulai.
Tahun baru kami lewati berdua di bromo dan kami bercinta semalaman, ane sudah selingkuh dari dona....
Ini semua terjadi ketika m*ni menjelma puisi.
untuk trapesium ane cukupkan dulu gan, semoga masih bisa update lagi.
selamat menjalankan puasa bagi agan yg menjalankan, semoga ramadhan ini membawa berkah untuk kita semua.
Diubah oleh reingman 05-06-2016 17:44
oktavp dan 2 lainnya memberi reputasi
3