Kaskus

Story

reingmanAvatar border
TS
reingman
Bukan lelaki pilihan (sebuah perjalanan masa lalu)
Introduce:
Selamat pagi, siang, sore dan malam untuk agan sekalian.


Kenalin gan name ane Zafran temen2 ane biasa panggil ane Che. (kenapa ane dipanggil itu akan ane jelasin nanti gan)
Setelah bertahun-tahun memilih menjadi SR dan akhirnya ane memilih keluar GOA setelah ane baca beberapa cerita di SFTH ini.
Jujur ini pertama kali ane belajar bikin thread/posting dimari gan jadi mohon 1001 maaf kalo masih berantakan.. emoticon-Smilie
Tempat cerita ane terjadi di sebuah kota di jawa tengah tepatnya semarang, lanjut ke bandung dan berakhir disini sekarang di sebuah kota penuh cerita "jogjakarta".

Cerita ini real story ane gan, 95% bener2 terjadi di hidup ane 5% hasil fantasi ane emoticon-Malu. Cerita ane mulai dari awal ane kenal bangku kampus sampe ane punya keluarga2 sekarang.

Nama ane sedikit sensor gan mengingat "kami" sekarang punya keluarga masing2 dan semoga kami juga sudah bahagia.

Masukan, kritik, makian emoticon-Busa dari agan semua amat sangat ane nantikan sebagai perbaikan part berikutnya, maturtengkyu juga buat beberapa thread di forum ini yg bikin ane berani ceritain kisah ane ini dan seribu maaf karena ane nyontek beberapa gaya penulisan agan-agan semua.

maturtengkyu agan2 semua emoticon-heart

Konten Sensitif
Bukan lelaki pilihan (sebuah perjalanan masa lalu)



Index:
Appetizer
Part 1 Mujizat kelulusan
Part 2 MOTHER THIS IS BECAUSE A LOVE
Part 3 Pemain pengganti
Part 4 Penyair sejarah
Part 5 Brokoli coklat tua
Part 6 Lembah mandalawangi
Part 7 Bukan lelaki pilihan jilid pertama
Part 8 Bukan lelaki pilihan jilid kedua
Part 9 Kelenjar bekisar jantan
Part 10 Tembang cinta dewi amba
Part 11 Kesetiaan raksasa perempuan bernama durga
Part 12 Wajah dunia yg pertama
Part 13 Persetubuhan liar

Trapesium
Part 1 Cinta trapesium Banowati
Part 2 Menulis cinta
Part 3 Kupeluk kamu di sitihinggil
Part 4 Kupeluk kamu di parantritis
Part 5 Pledoi Cinta Rahwana
Part 6 Separated
Part 7 Kemala dahayu
Part 8 Surga kecil bernama Oro-oro ombo
Part 9 Ada janji di cemoro kandang
Part 10 Ada cinta di arcopodo?
Part 11 Hari ketika rahwana mati?
Part 12 Putri jangan menangis
Part 13 Ketika m*ni menjelma puisi

Kromosom
Part 1 Separuh kromosom
Part 2 Penghujung musim hujan
Part 3 Cinta rahwana
Part 4 Cinta Terlarang Samba
Part 5 Cerita decitan ranjang
Part 6 Senandung cinta rahwana
Part 7 Hujan di sebuah kereta
Part 8 Senandung cinta duryudana
Part 9 Seporsi cinta
Part 10 Menimbang rasa
Part 11 Sajak cinta (update setelah 9 tahun)
Part 12 Rindu adalah perjalanan
Diubah oleh reingman 22-06-2023 15:46
bukhoriganAvatar border
pulaukapokAvatar border
racilbaraAvatar border
racilbara dan 5 lainnya memberi reputasi
4
104.3K
720
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.9KThread54.3KAnggota
Tampilkan semua post
reingmanAvatar border
TS
reingman
#299
Part 8
Surga kecil bernama Oro-oro ombo


06.30 Bangun pagi

Ranu Kumbolo pagi itu cukup dingin. Jaket, sleeping bag, sarung tangan dan kaus kaki masih berpegang erat pada tubuh kami layaknya kekasih yang sedang kasmaran. Tidak mau berpisah walau sebentar saja.
Berpijak pada teori “Sebelum beraktifitas lakukanlah stretching terlebih dahulu supaya tidak terjadi kejang otot,” maka kamipun segera melakukannya. Stretching dengan format memasak teh panas dari dalam tenda __walaupun kadang iseng keluar juga. Stretching ala pemalas tentunya.

Dan karena istirahat malam tadi masih terasa kurang, kamipun terpaksa mencukupkannya dalam pikiran saja. Yah, apa boleh buat. Air panas plus teh hangat telah siap. Kini tiba saatnya kami sarapan. Nasi putih kemarin terhampar menggoda dilantai tenda. Deg-deg-an kami lucuti satu persatu karetnya __padahal karetnya cuma satu.

Setelah terlucuti dengan sempurna… emoticon-Genit

Indah bukan main nasi ini, serasa ingin memeluknya. Hasrat kami bertiga sontak membabi-buta. Sorge dunie, orang betawi bilang. emoticon-heart

“Woiiii!, itu nasi, bukan nganu2!”

Ahhh, suara itu lagi. Sungguh menyebalkan.

“Iya-iya!, kami juga tau itu!… bletakkk!”

Rendang kering dan orek teri-tempe bawaan elisa menu favorit hari sebelumnya juga ikut berkomplot merayakan sejuknya Ranu Kumbolo pagi itu. Hari pertama pendakian Gunung Semeru kami. Layaknya Piranha kelaparan, tidak butuh waktu lama menuntaskan butiran-butiran nasi tadi kedalam perut-perut lapar kami. Cacing-cacing didalam perut sanapun melakukan hal serupa. Menengadah demi mengalap berkah. Senang bukan kepalang. Lantas, seperti apa nikmatnya? Wuih, mantap pokoknya. Mari kita sedikit menjadi orang bener. Kita coba analisa kekuatan persenjataan kita. Laporan Stock Opname kelengkapan logistik menyajafifn statistik yang cukup menggembirakan:

Beberapa botol air mineral ukuran jumbo

Satu termos sedang nasi putih

¾ toples rendang kering

¾ bungkus orek teri-tempe

10 kaleng sarden

15 bungkus indomie

12 bungkus nutrijell

11 bungkus nutrisari

3 bungkus teh celup

2 bungkus besar gula putih

Satu renteng kopi

Berbagai macam makanan ringan aneka rasa

2 kg gula jawa (pengganti permen)

Beras? Alhamdulillah masih ada bungkusan 1kg 3 bungkus.

Sayur? Alhamdulillah tidak ada.

Puluhan orang pendaki dengan gaya makan se-level Piranha. Beberapa hari (lagi) masa pendakian, mudah2an kami ga harus jadi pemulung untuk bisa makan. Bila keseluruhan data diatas kami jabarkan menggunakan bahasa yang lebih indah, maka tahap survival sesungguhnya adalah tinggal menunggu hitungan jam. Dan dari hasil peneropongan kami waktu itu, didapatkan fakta bahwa hilal survival pasti terlihat, tidak lama setelah kami sampai di Kalimati. Atau lebih tepatnya ketika bungkus ketiga beras habis. Super!!!… __pinjam istilahnya sebentar ya Pak Mario.

Untuk sejenak, mari kita tinggalkan ‘kesempurnaan’ diatas tadi dengan sebuah tragedi. Tragedi yang juga cukup untuk membuat aliran darah dalam tubuh berhenti barang sejenak. Tragedi yang dengan sangat amat terpaksa, ane dan afif harus alami.

Dari kejauhan, ekor mata ane menangkap sebuah gradasi warna yang cukup menyilaukan mata. Objek gradasi yang sedang dijinjing Cahya tersebut tidak begitu jelas dari sudut pandang ane, karenanya teropong bintang pun menjadi andalan. Keker punya keker, diketahui kemudian, objek gradasi tersebut masing-masing berwarna merah jambu hingga ungu. Ahhh, ternyata cuma beberapa onggok celana dalam murahan khas Pasar Johar Semarang.

Tapi kenapa cahya yang pegang?

Kok cewek2 gak malu ya titip-titip celana dalam dikeril Cahya?

Kenapa juga warnanya harus genit begitu?

Lamunan ane tiba-tiba diretas dengan pertanyaan singkat dari Afif,“Itu celana dalem elu ya?”

“Iyak,” jawab Cahya datar

Glodhakkk!!! @#$%^&* … emoticon-Busa

Tuhan!… Cobaan macam apalagi ini?!…

“Jadi tu celana dalem yang warnanya genit- genit punya elu ya?”, ane tak kalah kaget dari Afif menanggapi jawaban Cahya barusan

“Iye, jadi aku kan tak harus cium-cium celana dalem bekas kalo mau ganti. Biar kagak ketuker, kan warnanya beda-beda”, timpal Cahya lagi tanpa merasa bersalah.

Pertanyaan kembar tiba-tiba muncul dari otak ane dan Afif, “Dari begitu banyaknya pilihan warna, kenapa juga warnanya harus nge-pink sampe ungu doang? Emang gak ada warna laen?,” geli, malu, campur emosi membalut pertanyaan kami berdua. Sebuah pertanyaan yang hanya berbalas senyuman dari teman berdarah AB ini. Teman yang memaksa ane dan Afif menanggung rasa malu teramat sangat karenanya, hiks.

10.30 Mulai trekking menuju Kalimati

Berbekal air mineral, teh manis hangat, beberapa makanan ringan, dan … (menarik napas panjang) tragedi celana dalam sebelumnya, kami melanjutkan perjalanan menuju Kalimati. Dua mahluk cantik masih bisa nyanyi2 kecil, yg bikin mereka jadi pusat perhatian emoticon-Belo . Coba ane yg nyanyi bisa dilempar sandal kali.

Terik mentari menyengat panas siang itu. Berbanding terbalik dengan suhu saat pagi. Panas, kering dan berdebu. Tanjakan Cinta adalah gerbang pertama yang harus kami lewati selepas Ranu Kumbolo. Mitosnya, bila anda berhasil melewati Tanjakan Cinta ini dengan menahan napas dan tanpa menoleh kebelakang, maka, segala keinginan anda (yang berkaitan dengan urusan percintaan tentunya) akan terkabul. Percaya atau tidak, kembali kepada pribadi kita masing-masing. Ane sendiri menganggap ini sebagai hiburan saja. Terkabul alhamdulillah, gak terkabul ya jangan lah.

Bermodal mitos ini pula, banyak yang iseng menggoda pendaki-pendaki Tanjakan Cinta demi menggagalkan rencana mereka dengan membuatnya menoleh kebelakang. Panggilan dari Ranu Kumbolo serupa “Mas/Mbak! … barangnya ketinggalan nih!”, tidak jarang membuat para pendaki Tanjakan Cinta menoleh kebelakang, dan ketika tersadar mengumpat sejadi-jadinya karena rencana cinta mereka telah gagal saat itu juga. Termasuk ane.... hadeh emoticon-Hammer

Membutuhkan waktu sekitar 15 hingga 30 menit untuk sampai dibagian tertinggi Tanjakan Cinta, dan bila telah tercapai, Oro-oro Ombo pun tersaji didepan mata sedemikian luasnya. Kuning rumput liar yang tersengat terik matahari kemarau dan bunga-bunga liar berwarna ungu mendominasi Oro-oro Ombo dalam penglihatan kami. Posisi dua mahluk cantik itu kebetulan persis di belakang ane, ndayu kelihatan capek banget terlihat dari keringat yg segede biji jagung mulai banyak mendominasi keningnya, elisa ane liat masih cukup segar. Beberapa kali ndayu menjulurkan tanganya untuk ane bantu naik, ya otomatis ane bantuin siapa juga yg bakal nolak bersentuhan jemari tangan sama ndayu. Beberapa kali juga ndayu minta ane berhenti buat nemenin dia. emoticon-Embarrassment

12.34 Cemoro Kandang

Setelah memasuki areal Cemoro Kandang, Ndayu secara tiba-tiba kehilangan harapan aka drop. 2 hari perjalanan sebelum mendaki Gunung Semeru, stamina yang terkuras, cuaca yang sangat panas dan sangat dingin serta perjalanan yang sangat panjang cukuplah menjadi alibi sempurna pengibaran bendera putih darinya. Akhirnya setelah melalui rapat meja bundar maka diputusin ane yg dapat tugas nemenin ndayu di cemoro kandang, sebenernya el juga mau ikut nemenin tapi ndayu g bolehin secara dia tau kalo el bakal parno dan panikan, juga karena ane yg udah pernah ke mahameru jadi kemungkinan tersesat semakin kecil. Berduaan dengan cewek secantik ndayu di gunung, entah akan jadi rejeki atau musibah buat ane..... emoticon-Confused



bersambung, update selanjutnya agak terpending. berhubung beberapa hari kedepan ane dines luar kota
ga nolak emoticon-Rate 5 Star ato emoticon-Toast
Diubah oleh reingman 29-05-2016 19:31
pulaukapok
oktavp
oktavp dan pulaukapok memberi reputasi
2
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.