Kaskus

Story

spv7hqfjAvatar border
TS
spv7hqfj
Aku dan Gadis Lugu
SELAMAT DATANG


Aku dan Gadis Lugu
Cover by Agan Yushito13

Sebelumnya ane minta maaf buat para reader kalo tulisan ane acak acakan. Ane cuma berharap para readers bisa mengambil hikmah dari cerita ane ini.

Jangan lupa baca Sticky Rules SFTH ya gan? ane males kalo harus nulis ulang,

Jangan lupa juga buat ninggalin jejak sekedar ngasih kritik dan saran, emoticon-Big Grinatau nebak2 jalan cerita
BANTU RATE YA GAN hehehehe.

KASIH CENDOL JUGA BOLEH emoticon-Big Grin

ASALKAN JANGAN ADA BATA DIANTARA KITA GAN emoticon-Big Grin

AND THEN, DILARANG OOT emoticon-Big Grin


Spoiler for Top Thread:


Spoiler for CHAPTER 1:


Spoiler for CHAPTER 2:

Quote:
Diubah oleh spv7hqfj 22-07-2016 13:16
anasabilaAvatar border
anasabila memberi reputasi
1
251.8K
902
Thread Digembok
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.9KThread53.7KAnggota
Tampilkan semua post
spv7hqfjAvatar border
TS
spv7hqfj
#163
Eps. 12 - Rumah Tika
“Tika.”
“iya bi”
“emhhhh,..kamu mau gak?”
“mau apa bi?” tanya Tika lalu meminum es kelapanya lagi.
“mauuuuu….emmhhh mauuuuu”. Sangat sulit ku mengatakannya.
“……”
.
.
.
.
..
.
.
"mau gak ku anter pulang?"
Ya ampuuunn, malah keluar kalimat absurd.

"uhuk..uhukkkk.hukkk" tika tersedak. Mungkin karena kalimat yg kukatakan tidak seperti yg diharapkan. emoticon-Big Grin -maafkan aku Tik -

"iya bi boleh." jawab Tika tersenyum sambil mengelap bibirnya. uhhhh manisnyaaaaa senyummu Tik.

"malem ini aku boleh menginap dirumah kamu juga gak? kita belajar bareng gitu tik?" ajakku.

"emhhh gimana ya bi, rumahku jelek, nanti kamu malah gak betah?" jawab tika.

"gpp kok Tik, ya ya? boleh ya?" rayuku.
"emmmmmh, iya deh" jawab tika tersenyum.

...

Singkat cerita, kita berdua sudah sampai dirumah Tika. Tak lupa aku sudah membawa baju ganti dari rumah.

"Ibuuu, aku pulang" kata tika, sambil membuka pintu rumahnya.
"iyaaa, Tika ganti baju ya abis itu bantu Ibu" teriak ibu Tika dari arah beakang rumah.
"iya bu" jawab Tika.

"bi, ayok masuk, ganti baju kamu dikamarku saja, tapi gantian ya?" kata Tika.
" oke, siap"

setelah aku mengganti baju, kami berdua menuju ke belakang rumah Tika. Disana Ibu Tika sedang membuat kain batik. Sungguh indah batik buatan tangan.

"ehh ada nak Tobi, sudah makan belum? tanya Ibu Tika sambil mengelap keringatnya.
" sudah bu" jawabku gugup. Memang aku sedikit canggung dengan Ibu Tika.
"bohong bu, tobi belum makan" kata Tika tiba2.
"hmmm yasudah kalian makan dulu, nasi dan sayurnya ada dimeja ya" kata Ibu Tika.
"hehehe, iya bu terima kasih" kataku malu.
"nak Tobi jangan malu2 ya, anggap saja rumah sendiri, maaf ya nak Tobi makannya seadanya, ibu belum bisa beli daging" kata ibu tika menjelaskan. Terlihat senyumannya yang manis. Hmm pantas saja senyum Tika sangat amat manis, dapat bakat dari Ibunya sih.

"iya bu" jawabku sambil garuk2 kepala.
"oh iya Tika, mbakmu ada dikamarnya, sudah salam belum?" tanya Ibu.
"waahhh serius bu? Mbak Rani sudah pulang?" tanya tika kegirangan.
"iya serius, kapan sih ibu berbohong? yasudah sana makan dulu, lalu temui mbakmu" kata ibu Tika.
"baikmu" jawab Tika.

Setelah makan, kami berdua menuju kamar Mbak Rani.

Pintu dibuka, terlihat seorang wanita cantik yg sedang tertidur pulas. kami berdua masuk ke kamar tersebut.

"mbak..mbak..bangun mbak, Tika kangen mbak" kata Tika sambil menggoyangkan badan mbak rani yang sedang tidur.

"emmh..apaaa" jawab Mbak rani sambil mengucek matanya.

Sekilas tentang Mbak Rani, usia sekitar 25th, badan ramping bak model. Tinggi sekitar 165cm. Rambut kuncir kuda dengan poni samping. Dan yang terpenting, dia sangat amat cantik.

"ehhh Tika sudah pulang ya" kata Mbak Rani sambil merubah posisinya menjadi duduk.

"iya mbak" jawab tika.

"ehhh ini siapa Tik? pacar kamu ya? ganteng banget, buat mbak aja ya? hehehe" tanya Mbak rani kepada tika sambil melihat kearahku.

"hushh...ngawur. Dia teman sekelasku mbak, kenalin mbak dia Tobi" kata tika.

"tobi.." kataku tersenyum mengajak bersalaman dengan mbak Rani.
"Rani, aku mbaknya Tika. Tolong jagain adik saya ya bi, dia masih polos, hihihi" kata mbak rani sambil mengelus kepala Tika.
"hehe iya mbak" jawabku malu.

"issshh, apaan sih mbak ini, masih gak berubah ya suka godain Tika" kata tika, wajahnya sedikit memerah.
"ya kamu sih, dari dulu masih gini aja tampilannya, culun" kata Mbak rani sambil mengambil sesuati dari Tas.
"nih buat kamu Tik, kasian mbak sama kamu." kata mbak rani lagi.

"wuihhh apa ini mbak?" tanya tika.
"udah buka aja" kata mbak rani.

lalu tika membuka sebuah kotak yg diberi mbak rani.

"mbaaaaakkk, makasih mbak, huhuhu" kata Tika. terlihat air matanya mengalir deras.
"hehe iya sama2, besok kamu pakai ya" kata mbak rani tersenyum sambil memeluk tika.


Sepasang sepatu warna hitam. sepatu baru untuk Tika.

Aku tersenyum melihat mereka berdua. Mereka asik ngobrol sana sini, terkadang saling jambak rambut masing2. Haha seperti tom and jerry.

Tiba2....

"Tikaaaa, Raniiiiii.. bantuin Ibu sini..." teriak Ibu Tika.

"iya buuuuuu" jawab mereka kompak.

Kami bertiga lalu menuju tempat Ibu Tika membuat batik di belakang rumah.

"Bu, Tobi boleh ikut bantu?" tanyaku.
"memangnya nak Tobi bisa?" tanya ibu Tika.
"hehhe gak bisa bu" kataku malu2.
"yasudah, sini tobi duduk disamping ibu, ambil kain putih kecil yang ada disitu, lalu ikuti cara ibu membuat batik ya, pelan2 saja nak" kata ibu Tika menjelaskan.
"hehe, iya bu terima kasih"

"cieeee, Ibu akrab banget sama calon menantu" goda mbak rani kepada ibunya.
"ishh, kamu ya Ran, gak berubah dari dulu masih aja centil dan cerewet" jawab Ibu tika.

.......

Tak terasa hari sudah mulai gelap. Tika dan aku lanjut belajar di ruang tengah. Kami sibuk tanya jawab soal latihan, terkadang Tika bingung dengan pertanyaan yg kuberikan

"bi, kamu kok bisa sepintar ini sih? aku heran, padahal kalau dikelas, kamu lebih sering melihat kesana kemari daripada memperharikan pelajaran?" tanya Tika heran.
" hehehe bakat alami Tik" jawabku.
" ishh, serius bi, aku ingin jadi pintar sepertimu" kata tika.
" yaaaa gimana ya tik, rajin2 belajar aja tik" jawabku menjelaskan.
" hmmm iya deh iya" kata Tika.

....

"Tik, kok aku gak pernah lihat bapak kamu ya?" tanyaku..

seketika itu Tika langsung terdiam menatapku.



- Maafkan TS emoticon-Big Grin -
Diubah oleh spv7hqfj 27-05-2016 10:52
fabillillah
JabLai cOY
JabLai cOY dan fabillillah memberi reputasi
3
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.