Kaskus

Story

spv7hqfjAvatar border
TS
spv7hqfj
Aku dan Gadis Lugu
SELAMAT DATANG


Aku dan Gadis Lugu
Cover by Agan Yushito13

Sebelumnya ane minta maaf buat para reader kalo tulisan ane acak acakan. Ane cuma berharap para readers bisa mengambil hikmah dari cerita ane ini.

Jangan lupa baca Sticky Rules SFTH ya gan? ane males kalo harus nulis ulang,

Jangan lupa juga buat ninggalin jejak sekedar ngasih kritik dan saran, emoticon-Big Grinatau nebak2 jalan cerita
BANTU RATE YA GAN hehehehe.

KASIH CENDOL JUGA BOLEH emoticon-Big Grin

ASALKAN JANGAN ADA BATA DIANTARA KITA GAN emoticon-Big Grin

AND THEN, DILARANG OOT emoticon-Big Grin


Spoiler for Top Thread:


Spoiler for CHAPTER 1:


Spoiler for CHAPTER 2:

Quote:
Diubah oleh spv7hqfj 22-07-2016 13:16
anasabilaAvatar border
anasabila memberi reputasi
1
251.6K
902
Thread Digembok
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.8KThread53.4KAnggota
Tampilkan semua post
spv7hqfjAvatar border
TS
spv7hqfj
#143
Eps. 11 - Mau gak kamu?
"Hi, kamu Tobi ya, ?" Tanya seseorang yang tiba-tiba muncul dihadapanku. Seorang pria dengan badan tinggi dan besar dengan seragam putih abu2 yang sama denganku.

Uuhuk. .uhukk!!!! Aku tersedak kaget.

“Waduh maaf maaf bi, aku ngangetin ya?” Tanya seseorang yang sama.
“eh.. eh… gak kok aku aja yang buru2 minumnya. Iya aku Tobi, ada apa ya?” Tanyaku kepadanya.
“ emhh,.. sebelumnya, kenalin aku Raden, kelas 3.” Kata dia sambil mengulurkan tangan kearahku.

Waduh, ada apa dengan kakak kelas yang tiba2 muncul ini, pikirku,


“Ada seseorang yang meminta tolong kepadaku untuk memberikan ini..” katanya sambil menyodorkan sebuah Surat bertuliskan ‘Dari penggemarmu’.

“waduhh, ini maksudnya appa ya kak?” tanyaku.
“sudah kamu terima saja ya” jawabnya sambil pergi meninggalkanku.


Bel berbunyi, tanda Ujian pertama hari ini selesai. Aku masih duduk terdiam di kantin memandangi sebuah surat bertuliskan dari ‘Dari penggemarku’

“hahahaha” aku tertawa geli
“ ada apa ya cah bagus, sudah gila ya kamu?” Tanya ibu kantin tiba2.
“ hehehhe gak bu” jawabku sambil melihat kearahnya.

………

“Woy, masbro aku cari diperpustakaan gak ada ternyata ada disini” Tanya Dodi tiba2 menepuk bahuku.
“Jangkrik!! Kirain siapa ternyata kamu Di, ehhh ada Fitri juga ya” jawabku sambil melempar sedotan kearah Dodi dan melempar senyuman kea rah Fitri emoticon-Big Grin

“ahhh cia cia ciaaaaaa…apaan tuuuh?” Tanya Dodi lagi.

Seketika itu juga aku langsung memasukkan surat tadi ke saku celanaku.

“Apaan sih Di, mau tahu urusan orang lain aja” jawabku ketus.
“Iya bi, aku juga ingin tahu apa sih itu” Tanya Fitri tak mau kalah,
“Hmmm.. mengapa kalian tidak jadi wartawan saja, mungkin itu profesi yang cocok?” sindirku kepada mereka.
“cieee.. gitu aja langung pasang muka ketus” kata Fitri menggoda.


“Eh Tika dimana? Kok tumben gak ikut kalian?” tanyaku,
“wkwkkk beneran jatuh cinta ya kamu sama Tika?” Tanya Dodi.
”iya bener Di, sampai diusir dari kelas lho si Tobi ini gara2 ngeliatin terus si Tika.” goda Fitri tak mau kalah.
“hmmm.. ngeselin juga kamu Di lama2” kataku sambil menjitak kepalanya.
“Aduhh..parah kamu di kekerasan di sekolah ini namanya” kata Dodi mengeeluh sambil mengusap kepalanya.

“Dia ada didepan kelas bi, tadi sudah aku ajak kemari tetapi tidak mau” jawab Fitri menjelaskan.

Setelah mendengar penjelasan Fitri, aku langung berdiri dari singasana.

“Budheeeee, es tehh manis satu” kataku sambil memberikan uang kepada Ibu kantin.
“Terima kasih Cah bagus,” jawab ibu kantin.

Ku langsung berlari menuju tempat Tika sekarng. Tak butuh waktu lama, aku sudah sampai tujuan.

Ku lihat Tika sedang sendiri membaca sebuah buku.

“hai Tika, “ sapaku.

Bukannya membalasa sapaanku, Tika malah berdiri dan berjalan tergesa gesa, menjauh dariku.

“Tikaaaa,, tunggu, kamu mau kemana? Ini aku Tobi” Teriakku.

….

Dan,..

“ADUUUHHHH!!!!”

Tika menabrak tiang menyangga lorong jalan sekolah. Hahahahha aku tertawa sesaat dan berlari menghampirinya,

Murid lain yang melihat kejadian itu juga tertawa, ada yang saampai terbahak-bahak dan mengeluarkan air mata bahagia melihat Tika.

“huuhuhuuhu” Tika menangis. Mungkin sakit, atau malu ya? Hahah sudahlah.
“Hmmm, kamu sih, ku dekati malah pergi, ku panggil malah lempeng aja gak mau nengok.” Kataku, sambil mengusap air matanya.

“huhuhuhu” Tika masih menangis.
“Sudah Tik jangan nangis lagi nanti tambah jelek” kataku berusaha membujuk.
“Huhuhuhuhuhuh” Tangisan Tika semakin keras.
“Haha, iya iya bercanda Tik, kamu cantik kok” Kataku sambil mengusap rambutnya.
“i…hiks…iya…hiks…bi” jawab Tika.
“Yuk siap-siap, sebentar lagi Ujian mulai” kataku.
“iya bi” jawab Tika.

Ku pegang erat tangan kanannya dan kita berjalan berdua menuju kelas. Seperti biasa TIka hanya menunduk, entah malu karena kita bergandengan tangan atau malu karena kejadian sebelumnya. ( Peace emoticon-Big Grin )

Lonceng berbunyi, tanda Ujian akan dimulai lagi.


……..

Ujian Semester hari kedua selesai.

Sepulang sekolah, ku ajak Tika ke tempat Bapak penjual Es kelapa. Kami berdua minum bersama.

“Tika, aku mau tanya boleh??” kataku.
“iya bi boleh, tanya apa? Kata Tika.
“tadi di sekolah, kenapa kamu menjauh dariku? Jadinya kamu nabrak tiangkan.” Tanyaku sambil terkikih.
“emmh……” Tika terdiam.

..

“Kenapa Tik?” tanyaku.
“emhhh.. aku gak sanggup bi,” jawab Tika.
“gak sanggup kenapa Tik?” tanyaku lagi.
“aku gak sanggup jika kamu menatapku terus menerus. Rasanya, jantungku terasa sakit karena berdegup kencang. Jika aku pingsan lagi, mungkin aku gak akan sadar lagi. Aku gak tau perasaan apa ini” jawab Tika panjang lebar.

Pantas saja dia selalu menunduk jika aku ajak berbicara.

“Tika.”
“iya bi”
“emhhhh,..kamu mau gak?”
“mau apa bi?”
“mauuuuu….emmhhh mauuuuu”. Sangat sulit ku mengatakannya.
“……”
.
.
.
.
..
.
.
“Mau gak setelah ini ku antar pulang? Hehehe” jawabku.



-Maafkan TS ya- emoticon-Big Grin
fabillillah
JabLai cOY
JabLai cOY dan fabillillah memberi reputasi
3
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.