Kaskus

Story

spv7hqfjAvatar border
TS
spv7hqfj
Aku dan Gadis Lugu
SELAMAT DATANG


Aku dan Gadis Lugu
Cover by Agan Yushito13

Sebelumnya ane minta maaf buat para reader kalo tulisan ane acak acakan. Ane cuma berharap para readers bisa mengambil hikmah dari cerita ane ini.

Jangan lupa baca Sticky Rules SFTH ya gan? ane males kalo harus nulis ulang,

Jangan lupa juga buat ninggalin jejak sekedar ngasih kritik dan saran, emoticon-Big Grinatau nebak2 jalan cerita
BANTU RATE YA GAN hehehehe.

KASIH CENDOL JUGA BOLEH emoticon-Big Grin

ASALKAN JANGAN ADA BATA DIANTARA KITA GAN emoticon-Big Grin

AND THEN, DILARANG OOT emoticon-Big Grin


Spoiler for Top Thread:


Spoiler for CHAPTER 1:


Spoiler for CHAPTER 2:

Quote:
Diubah oleh spv7hqfj 22-07-2016 13:16
anasabilaAvatar border
anasabila memberi reputasi
1
251.8K
902
Thread Digembok
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.9KThread53.9KAnggota
Tampilkan semua post
spv7hqfjAvatar border
TS
spv7hqfj
#75
Eps. 6 - Memori yang hilang
"Tikaaaaa.. kenapa baru pulang? Ibu kerepotan kalau tidak ada kamu." Kata wanita separuh baya tersebut kepada Tika.

Masih teringat jelas kata-kata itu sampai sekarang. Awal pertemuanku dengan Ibu Kandung Tika.

"iya bu maaf tadi ada pelajaran tambahan jadi aku tidak bisa pulang cepat." jawab Tika berbohong.

"Bu, kenalkan ini teman sekolah Tika, namanya Tobi." kata Tika.

"Tobi." kataku sambil mencium tangan Ibu Tika.

Dengan gugup aku dan Tika menjawab setiap pertanyaan Ibu Tika tentang mengapa Tika tidak membawa sepedanya, Dapat darimana baju yang Tika pakai dan mengapa seragam sekolahnya sampai basah.
Aku sudah lupa apa alasanku waktu itu.


Aku dipersilahkan masuk. Duduk disebuah kursi yang terbuat dari ban bekas. Sungguh kreatif sekali orang yang membuatnya. Segelas air putih ku yang sangat menyejukkan tenggorokan ku minum dikala senja akan tiba. Tika masih sibuk membantu Ibunya di dapur.

Awalnya aku sudah merencanakan untuk menginap di rumah Tika malam ini. Tetapi.. setelah melihat keadaan rumah Tika, aku mengurungkan niatku. Aku belum terbiasa dengan suasana ini (hehe).

"Tika, aku pulang dulu ya. Hari sudah mulai gelap. Ibu, terima kasih atas jamuannya."

"iya nak Tobi, terima kasih ya sudah mengantar Tika sampai rumah. Besok tidak usah jemput Tika. Biar ibu saja yang mengantarnya ke Sekolah."

"Tidak apa-apa bu saya dengan senang hati akan jemput Tika."

Ku pacu motorku dan sampailah aku dirumah. Sungguh horor suasana selama perjalanan di pedesaan. Sesekali membuat bulu kudukku merinding (hehe).

Kriiiingggg.... Alarm berbunyi membangunkanku dari alam mimpi. Pagi ini aku bertugas menjemput Tika.

Setelah menjemput Tika, sampailah kami di Sekolah. Semua mata tertuju pada kami yang saat itu berjalan berdua berdampingan menuju ke kelas.
Tika berjalan dengan kepala menunduk. Entah malu atau apa.

"Tidak usah malu, kita kan tidak melakukan apa-apa? Dan juga tidak usah takut. Tidak akan ada yang berani mengganggumu karna ada aku disini." kataku meyakinkan.

Tika hanya mengangguk pelan.

Eitsss..tunggu. Ada sesuatu yang janggal. Tapi apa? aku berpikir sejenak sambil berjalan menuju kelas. Ah sudahlan tak usah dipikirkan. Untuk pertama kalinya otakku tidak bisa berpikir lancar. Tidak seperti biasanya, aku tidak bisa mengingat apa yang baru saja mengganjal pikiranku.

Sampailah kami di kelas. Duduk bersama. Menikmati pelajaran yang guru berikan kepada kami. Tidak ada kesulitan yang berarti. Tetapi aku masih penasaran tentang hal yang tadi sempat mengganjal pikiranku.

Lonceng tanda jam pelajaran berakhir selesai. Kami semua bergegas pulang. Hari ini aku tidak mengantarkan Tika kerumahnya karena dia tidak mau.

Yasudahlah aku bukan tipe orang pemaksa. Kupacu motorku dan sampailah aku dirumah.

Berpikir! Berpikir dan berpikir! otakku tidak mau berhenti mencari cari sesuatu yang mengganjal didalam ingatanku ini.



Maaf ya cuma sedikit apdetnya. hehe
fabillillah
JabLai cOY
JabLai cOY dan fabillillah memberi reputasi
2
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.