Kaskus

Story

boimbroAvatar border
TS
boimbro
Dosa Termanis ( True Story )
Assalamualaikum, Salam Sejahtera, Omswastiastu, Syalom...


SELAMAT DATANG, TERIMA KASIH SUDAH MAMPIR, ENJOY YAH



"SESUNGGUHNYA HAMBA TAK INGIN BERCERITA, TAPI APALAH DAYA JARI INI SELALU INGIN BERBICARA, SEMUA RASA YANG TELAH TERANGKAI BERSAMA KATA DIKALA SENJA, KETIKA ASA BERWUJUD SEPI, HAMBA YANG LEMAH INI AKAN TETAP MENANTI.






SELAMAT MEMBACA
Diubah oleh boimbro 01-06-2016 01:03
anasabilaAvatar border
anasabila memberi reputasi
1
7.6K
37
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.8KThread53.1KAnggota
Tampilkan semua post
boimbroAvatar border
TS
boimbro
#17
PART.7 ( 5 Juli 2012 )
Awal bulan Juli aku memulai hubungan dengan Via. Sama seperti dengan Riri, dari awal hubunganku dengan Via berjalan begitu saja tanpa adanya pengesahan.

Sebelumnya kita pernah pergi bersama ke Pantai dengan teman yang lain sehabis kerja tepatnya pukul 12 malam kita sampai.
Aku disitu masih bersikap biasa saja pada Via, karena teman yang lain belum tahu kalau aku sedang dekat dengan Via.

Duduklah kami berlima di sebuah Jembatan pinggir pantai, aku tak mengira kalau tempat yang aku duduki dengan Via itu akan aku duduki juga dengan Shena nantinya.

Aku dan Via duduk berdekatan, lalu temanku sempat memfoto kita berdua.
Tak tahu mengapa tiba-tiba aku mencium pipi Via saat foto diambil.

Apa yang telah aku lakukan? Itu ku lakukan tanpa sengaja, seperti ada yang menghasutku untuk melakukannya.
Anehnya, Via tak merasa kaget saat aku mencium pipinya, dia hanya berkata

Quote:


Aku hanya membalas senyumannya saja, karna aku pun bingung harus jawab apa.
Sementara temanku yang lain kaget melihatnya,mereka mengira aku telah berpacaran dengan Via.
Sejak saat itu aku mulai membuka hati untuk Via.



5 Juli 2012.

Quote:


Di tanggal itu kita simpulkan kalau kita resmi berpacaran.

Banyak sudah yang telah kami rasakan saat berpacaran, salah satunya pertengkaran.
Riri adalah alasan Via marah padaku jika aku sedang dekat dengan Riri, entah itu hanya sekedar ngobrol atau menyapa.

Via tahu sebelumnya aku pernah ada hubungan dengan Riri, dia mengira aku masih berhubungan dengannya.
Karena seringnya kami bertengkar, sering juga ada kata putus ketika kita sedang sama-sama emosi.
Yang buat aku heran, aku pernah melihat kontak di handphonenya dan Via manyimpan nomor telepon mantan pacarnya dengan nama
“mantan 1, mantan 2, mantan 3” dan banyak lagi yang ku lihat.
Sempat aku tanyakan, dia hanya menjawab “Cuma iseng aja ko”
Keheranan ku, apakah sepenting itu ?

Via adalah kakak perempuan yang memiliki 2 adik laki-laki, wanita pekerja keras dan memiliki banyak teman.
Seorang Ekstrovert yang menyenangkan tetapi sifatnya selalu berubah-ubah dan susah ditebak.

Memiliki darah betawi dari kedua orang tuanya, dia sempat berpikir tentang hubungan kami kedepannya, aku yang memiliki darah keturunan sunda yang Via pikir akan bertolak belakang dengan adat betawi jika berumah tangga nanti.
Tapi, Via tak begitu mempercayainya sama seperti ku, menurutku sebuah adat tak menjamin keharmonisan semua bergantung pada pola pikir masing-masing

Kami berdua telah mengenal satu sama lain, tapi terkadang aku bisa melihat Via seperti orang lain ketika ia sedang marah tanpa sebab.
Sering sekali ia seperti itu, hingga aku tak bisa mengenali sifat Via yang sesungguhnya.
Pernah aku menanyakan tentang Via pada temannya, ada yang bilang kalau sikap Via sudah tidak seperti dulu lagi semenjak ia berpacaran denganku.

Maksud temannya adalah, dulu Via sosok wanita yang suka bergonta-ganti pasangan, dan sangat agresif dengan pria.
Aku menyadarinya saat aku ingat pertama kali ia berkenalan dan meminta nomor telepon ku.
Aku rasa mungkin dengan dekatnya kami, Via menunjukan sisi positifnya pada teman-temannya
Dan aku merasa sangat berarti jika seorang wanita telah merubah sikapnya menjadi lebih baik bersamaku..


Via telah kenal dengan orang tuaku, begitu pula sebaliknya aku telah mengenali orang tuanya.
Hubungan kami semakin dekat setelah Via sering menginap di rumahku.
Tapi yang tak pernah ku sangka adalah pikiran ku yang selama ini negatif padanya ternyata salah.

Suatu malam di kamarku bersama Via...

Quote:


Itu yang membuat ku selalu bertanya, apakah benar Via belum pernah melakukannya, ataukah ia tak mau aku tahu yang sebenarnya.
Salahkah aku yang selalu menginginkannya?
0
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.