- Beranda
- Stories from the Heart
Tak Selamanya [Selingkuh Itu] Indah (True Story)
...
TS
ivory.cahaya
Tak Selamanya [Selingkuh Itu] Indah (True Story)
TAK SELAMANYA [SELINGKUH ITU] INDAH (TRUE STORY)
![Tak Selamanya [Selingkuh Itu] Indah (True Story)](https://dl.kaskus.id/faristama.com/images/novel/tsi.jpg)
Ketika kesetiaan cinta diuji, apakah Aku bisa bertahan atau malah menyerah?
Kalian bisa menghakimiku, mencaci maki, dan meludahiku dengan hinaan kalian, tapi jangan mereka, orang yang terlanjur mencintai. Cinta tidak pernah salah, yang salah adalah orang yang melakukan penyelewengan, apapun, cinta itu tetap suci. Aku memang sampah. Tetapi tidak dengan mereka.
Kata orang, mendua itu indah. Kata orang, mendua itu membuat bahagia. Mungkin bisa iya, mungkin juga tidak, tergantung bagaimana kita menyikapinya. Ini sebuah kisah tentangku yang terjebak dalam dua hati yang sama-sama mencintai, menyembunyikan segala sesuatunya dari Istriku dan menjalani dua kehidupan.
Aku adalah penghuni baru di SFTH, selama ini hanya jadi Silent Reader, dan kali ini sedang berusaha untuk bercerita tentang kisahku yang agak kelam.
Kisah ini aku modifikasi sedemikian rupa, baik dari nama tempat, nama tokoh, dan tanggal kejadian, tetapi percayalah ini masih terjadi hingga saat ini. Saat aku belum bisa memutuskan langkah apa yang akan diambil, apakah tetap setia atau terus hidup seperti ini.
Beruntung, Cahaya, Istriku tidak tahu menahu tentang akun ini di Kaskus, bahkan ia tidak pernah sekalipun tertarik dengan Kaskus, sementara Ivory, aku yakin suatu saat ia akan menemukan cerita ini, tetapi tidak masalah.
Hati yang sudah mendua ini butuh pencerahan, karena semuanya kini sudah terlewat jauh dari batasan yang kumiliki sendiri.
Quote:
Maaf apabila ada salah kata, penulisan, atau sikap dalam berforum, mohon bimbingan dari teman-teman semua, dan apabila ditemukan gaya bahasa saya mirip dengan salah satu, atau banyak penulis di SFTH, mohon maklum, saya hanya penulis amatiran baru.
Selamat membaca.
Quote:
Polling
0 suara
Siapa yang harus gw (Sani) pilih?
Diubah oleh ivory.cahaya 11-05-2022 06:16
mhdrdho dan 19 lainnya memberi reputasi
20
979.9K
2.8K
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.9KThread•53.7KAnggota
Tampilkan semua post
TS
ivory.cahaya
#40
Second Stint - After Pit Stop
SECOND STINT – AFTER PIT STOP
Quote:
*****
Sudah jam lima sore, dan mobil itu belum kunjung datang. Jauh dalam lubuk hatiku aku benar-benar ingin sekadar melihat senyuman gadis itu, tetapi aku seperti tidak ada gairah untuk melanjutkan hari ini. Entahlah, tetapi semuanya terasa begitu hambar.
Kuambil kunci skuter matik milikku ini dan kugunakan untuk sekadar mencari angin pada senja yang terlihat begitu indah ini.
Kuarahkan setang skuter ini ke bagian belakang, proyek jalan baru yang menghubungkan Jalan Raya Mustika Jaya dengan perumahanku saat ini, banyak sekali muda-mudi bercengkrama di kanan kiri jalan untuk menikmati sore pada hari Jumat ini.
Sang Mentari di ufuk barat terlihat begitu malu-malu menyapa langit Bekasi yang agak mendung ini, cahaya jingga keemasan yang terpancar dari balik awan-awan mendung pun menambah syahdu suasana sore di sini. Kuhentikan sejenak kendaraan ini untuk menikmati embusan angin yang bertiup melalui padang ilalang yang mulai digerus untuk diratakan.
Kemana kamu Ivory? Hatiku terus bertanya-tanya, batinku terus mengucap nama gadis yang saat ini membuatku jatuh cinta atas semua tingkah lakunya yang benar-benar mengalihkan segalanya tentang duniaku.
Kuputar kembali kendaraan ini menuju ke ruko, berharap bahwa gadis itu sudah memarkirkan mobilnya. Tetapi aku tidak mendapati Ford Fiesta putih itu, kemana dia? Hatiku mulai berkecamuk, mempertanyakan segala tentang dirinya yang tiba-tiba menghilang kini.
Aku melamun sendirian di depan ruko seraya menunggu beberapa pelanggan, dan tidak lama kemudian, apa yang kutunggu saat itu datang, sosok gadis delapan-belas-tahun yang langsung membuat jantungku berdebar cukup cepat.
Itu dia, gumamku, ia mengikat rambutnya yang panjang, mengenakan hotpants yang sangat pendek, memperlihatkan tungkainya yang begitu putih dan bersih, serta baju dengan lengan yang cukup pendek. Ia memandangku sekilas kemudian tersenyum seraya melangkahkan kakinya ringan ke rukonya yang terletak persis di sebelahku.
Sedetik dua detik kami beradu pandang, diakhiri dengan senyuman yang mengambang dari bibirnya yang begitu indah itu. Jantungku berdetak lebih cepat seraya memanasnya wajahku saat ia benar-benar berjarak hanya setengah meter di dekatku.
Harum tubuhnya pun seketika membius segala saraf sadarku, mengingatkanku akan presensinya ketika semalam aku mengajarkannya Bahasa Inggris. Ia tampak mengucapkan beberapa patah kata dengan pelan, seraya wajahnya yang berubah memerah ketika ia masuk ke dalam ruko.
Ingin rasanya aku masuk dan menghampiri gadis itu, tetapi terlalu berisiko. Aku akhirnya hanya sesekali menoleh ke arah rukonya, berharap ia akan keluar dari sana dan menghampiriku.
*****
Ia sepertinya menerima banyak pelanggan hari ini, kebetulan semenjak Bu Maya ke luar kota sedari bulan lalu, ia tampak sedikit kewalahan untuk menerima pelanggan Ibunya. Sudah beberapa kali pelanggan keluar masuk, tetapi aku tidak mendapati gadis itu keluar dari rukonya, padahal sudah hampir jam sembilan malam.
Jam 21.15 setelah pelanggan terakhir aku layani, seseorang tersenyum dari ujung sana, Ivory. Ia menghampiriku lalu tersenyum.
Quote:
Aku keluar dari ruko dan menuju ke rukonya, berjalan di depannya dan saat kami berdua sudah masuk, ia mengunci pintunya seraya tersenyum ke arahku.
Quote:
Ia mengeluarkan seluruh buku pelajaran yang akan ia pelajari, tetapi semalam ini jujur tidak akan efektif. Tetapi sudahlah, berada di dekatnya saja sudah menjadi suatu kebahagiaan tersendiri untukku kini, entah bagaimana, tetapi aku tidak pernah merasa berbeda dengan Cahaya, dan ia pun tidak menaruh curiga.
Lagi, ia bertingkah begitu polos di depanku, sesekali ia membenahi rambutnya dan menunjukkan tengkuknya yang begitu bersih. Terkadang, ia juga menyilangkan tungkainya di sebelahku sehingga jemari kakinya mengenai punggung kakiku lagi. Sudahlah Ivory, apa yang kau lakukan bukanlah sesuatu yang baik.
Tanpa terasa jam sudah menunjukkan pukul 22.15, sudah satu jam aku mengajarkan banyak hal kepada gadis itu. Melihat ia tersenyum begitu manis, adalah suatu kebahagiaan untukku, sesekali ia menatapku dengan begitu dalam, dan membuka sedikit bibirnya, seolah ada lisan yang tertahan di sana.
Quote:
Aku melangkahkan kaki keluar dari rukonya, dan jantungku pun berdebar. Ada rasa cemburu saat ia mengatakan hal itu, dan yang kutahu adalah, ternyata sikapnya selama ini bukanlah karena ia yang memiliki rasa kepadaku. Semuanya benar-benar berasal dari kepolosannya.
Aku berharap tidak bertemu dengannya lagi. Itu yang kukatakan saat aku kembali ke ruko dan memandang Hatchback B-Segment miliknya pergi meninggalkan area ini.
pulaukapok dan 2 lainnya memberi reputasi
3
![Tak Selamanya [Selingkuh Itu] Indah (True Story)](https://s.kaskus.id/images/2016/06/03/8744733_20160603011638.jpg)