- Beranda
- The Lounge
Benarkah Wahana Dunia Fantasi Indonesia Makin Ketinggalan Jaman?
...
TS
davinof
Benarkah Wahana Dunia Fantasi Indonesia Makin Ketinggalan Jaman?
Quote:
Quote:
Quote:
Pertama kali ane berkunjung ke Dunia Fantasi, yaitu tahun 1990, kemudian tahun 1992, 1996, 2002, 2005, 2008, dan terakhir 2011. Sejak pertama kali ane berkunjung ke Dufan tahun 1990 ada beberapa wahana yang pernah ane lihat dan ane naikin, diantaranya yaitu :
Quote:
Quote:
Quote:
Quote:
Quote:
Quote:
Sekarang coba kita intip wahana milik negara tetangga :
Quote:
Quote:
Quote:
Quote:
Diubah oleh davinof 09-09-2014 10:29
0
73.6K
686
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
The Lounge
1.3MThread•107.2KAnggota
Tampilkan semua post
putera15
#669
Perihal Dufan yang ketinggalan jaman
Jadi gini agan semua dan TS buat ane ini adalah Studi Kasus, sebetulnya Dunia Fantasi itu mempunyai program untuk memberikan wahana baru setiap 3 Tahun sekali dan untuk film di Teater simulator itu akan diganti setiap 2 tahun sekali untuk sebagai penyegaran. sebetulnya Dufan itu tidak pernah ketinggalan Zaman, teknologi yang digunakan untuk wahana sudah lumayan mutakhir bahkan sebelum tahun 2000 Dunia Fantasi sudah bisa menyaingi Disneyland dengan 5 Wahana Fenomenal yaitu Istana Boneka, Balada kera, Puri Misteri, Rama Shita dan teater sang pelopor/Sarcos. ini merupakan wahana buatan inhouse yang di kagumi oleh Disney karena teknologinya, namun sialnya wahan yang sangat canggih tersebut ada yang dilalap api dan ada yang sudah diganti hanya tersisa Istana Boneka, 6 tahun lalu Dufan mengganti Balada kera dengan Kalila wahana ini sudah tergolong super canggih di dunia theme park karena menggabungkan banyak sekali special effect dan teknologi yang ada, namun sangat disayangkan Konten dalam wahana tersebut kurang kuat sehingga pengunjung juga kurang meng apresiasi seperti balada kera yang mempunyai komedi segar.
Sebetulnya kalau dibilang ketinggalan zaman juga tidak tepat karena Dufan sendiri selalu mengikuti perkembangan teknologi yang ada contohnya wahana Ice age mempunyai Water screen video mapping Audio Animatonic(robot) & sistem singkronisasi terbari yang juga digunakan wahana di Disney, bergitu juga wahana perang bintang yang menggunakan teknologi seperti wahana Buzz lightyear astro blaster Disneyland. yang menjadi sorotan adalah Konten dan alur cerita yang di suguhkan yang kurang menarik dan melekat di masyarakat. jika dibandingkan dengan wahana terdahulu seperti Puri Misteri dan Rama Shita 2 wahana ini mengambil latar Cerita pewayangan yang memang sudah melekat dengan masyarakat indonesia, teknologi yang digunakan juga hebat pada era 90'an bahkan hanya Dufan dan disneyland yang punya Robot animatonic dari perusahaan terbaik di Amerika dibeli dengan Harga 1 juta US$. Wahana ice age dan hello kitty hanya mengandalkan IP yang sudah terkenal namun konten dan alur cerita susah melekat pada masyarakat pada umumnya, jadilah cepat bosan dan itu2 aja Ice age hanya mengandalkan efek perahu merosot dari ketinggian 2 lantai sisanya cerita yang menurut saya perlu naik berkali2 untuk bisa mengerti apa yang sebetulnya mau diceritakan.
Perihal Wahana, 70% wahana di Dufan tidak Bertema jadi ya itu2 saja wahanaya yang bisa membedakan sebuah wahana adalah Design Tema dan cerita. pada dasarnya semua wahana sama yang bisa membedakan hanya Cerita nya, contoh Wahana Histeria bisa saja ditemakan sebagai Peluncuran roket ke ruang angkasa dengan demikian pengunjung tidak akan merasa cepat bosan dengan wahana tersebut. Kora2 adalah kapal Bajak laut yang sedang di ombang ambing ombak, dan bisa diperbaharui dengan Cost yang murah setiap saat.
Kalau kita bandingkan dengan Universal Studios Singapore semua wahana yang ada disana mempunyai Tema contohnya Enchanted airways Shrek, pada dasarnya adalah sebuah coaster namun yang membuat beda adalah kereta yang berbentuk Naga dari shrek. dan hal lain adalah adalah Tema kawasan yang jelas dan alur cerita yang betul2 bisa membawa pengunjung ke Dunia yang tidak biasa, sedangkan Dunia Fantasi sekarang tidak mempunyai tema yang cukup kuat, dan wahana yang flat tidak bertema seperti kicir2 poci2 pontang panting, bianglala, Kora2 dsb. coba Agan2 silahkan browsing di mbah gugel wahana di theme park lain semua teknologinya sama tapi dibedakan oleh TEMA.
sebetulnya bisa saja semua di bentukan tema namun harga 1 wahana saja bisa mencapai 3-10 Milliar itupun hanya wahana yang sekelas kicir2 dan kora2 saja belum dibungkus dengan temanya. untuk Roller coaster kisaran harga nya 15-50 milliar, Battle star Galactica Universal Singapura seharga 16 miliar 1 coasternya mereka punya 2 battle Cylon dan Human dengan harga 32 Milliar investasi yang bisa dikembalikan dalam waktu yang lama..... namun tetap wahana termahal adalah wahana Dark Ride atau indoor seperti contohnya Perang Bintang, Transformer, Rama Shita, Haunted Mansion dan sebagainya, dikarenakan memiliki hampir semua elemen Teknologi yang ada, Kereta penumpang, Dekorasi, Special effect, Robotik, Video projection dll yang pembuatannya bisa mencapai 40 -70 Miliar atau lebih. Pembuatan wahana Puri Misteri Dunia Fantasi dan Rama Shita dahulu menelan biaya sebesar 48 miliar untuk ramashita dan 42 miliar untuk Puri MIsteri.. bisa dibayangkan berapa biaya yang harus dikeluarkan sekarang? pastinya lebih mahal..... Wahana Ice age padahal bisa dibuat lebih menakjubkan lagi, sayangnya biaya yang ada banyak habis termakan utuk beli IP Licence ICE AGE begitu juga dengan hello kitty.
Jadi kira dibutuhkan waktu 3 tahun atau lebih untuk Dufan menambah sebuah wahana baru, yang bisa dilakukan oleh Dufan dalam setiap tahun adalah membuat Suguhan Baru berupa Show panggung atau parade dan special event seperti natal dan halloween, karena hanya ini yang bisa dilakukan setiap tahun dengan biaya yang relatif murah.. Sekiranya begitu penjelasan ane sebagai pengamat Theme Park Indonesia semoga bisa memperjelas maksud dari ketinggalan jaman Dunia Fantasi Mohon TS untuk ditaro di Pekiwan.
Sebetulnya kalau dibilang ketinggalan zaman juga tidak tepat karena Dufan sendiri selalu mengikuti perkembangan teknologi yang ada contohnya wahana Ice age mempunyai Water screen video mapping Audio Animatonic(robot) & sistem singkronisasi terbari yang juga digunakan wahana di Disney, bergitu juga wahana perang bintang yang menggunakan teknologi seperti wahana Buzz lightyear astro blaster Disneyland. yang menjadi sorotan adalah Konten dan alur cerita yang di suguhkan yang kurang menarik dan melekat di masyarakat. jika dibandingkan dengan wahana terdahulu seperti Puri Misteri dan Rama Shita 2 wahana ini mengambil latar Cerita pewayangan yang memang sudah melekat dengan masyarakat indonesia, teknologi yang digunakan juga hebat pada era 90'an bahkan hanya Dufan dan disneyland yang punya Robot animatonic dari perusahaan terbaik di Amerika dibeli dengan Harga 1 juta US$. Wahana ice age dan hello kitty hanya mengandalkan IP yang sudah terkenal namun konten dan alur cerita susah melekat pada masyarakat pada umumnya, jadilah cepat bosan dan itu2 aja Ice age hanya mengandalkan efek perahu merosot dari ketinggian 2 lantai sisanya cerita yang menurut saya perlu naik berkali2 untuk bisa mengerti apa yang sebetulnya mau diceritakan.
Perihal Wahana, 70% wahana di Dufan tidak Bertema jadi ya itu2 saja wahanaya yang bisa membedakan sebuah wahana adalah Design Tema dan cerita. pada dasarnya semua wahana sama yang bisa membedakan hanya Cerita nya, contoh Wahana Histeria bisa saja ditemakan sebagai Peluncuran roket ke ruang angkasa dengan demikian pengunjung tidak akan merasa cepat bosan dengan wahana tersebut. Kora2 adalah kapal Bajak laut yang sedang di ombang ambing ombak, dan bisa diperbaharui dengan Cost yang murah setiap saat.
Kalau kita bandingkan dengan Universal Studios Singapore semua wahana yang ada disana mempunyai Tema contohnya Enchanted airways Shrek, pada dasarnya adalah sebuah coaster namun yang membuat beda adalah kereta yang berbentuk Naga dari shrek. dan hal lain adalah adalah Tema kawasan yang jelas dan alur cerita yang betul2 bisa membawa pengunjung ke Dunia yang tidak biasa, sedangkan Dunia Fantasi sekarang tidak mempunyai tema yang cukup kuat, dan wahana yang flat tidak bertema seperti kicir2 poci2 pontang panting, bianglala, Kora2 dsb. coba Agan2 silahkan browsing di mbah gugel wahana di theme park lain semua teknologinya sama tapi dibedakan oleh TEMA.
sebetulnya bisa saja semua di bentukan tema namun harga 1 wahana saja bisa mencapai 3-10 Milliar itupun hanya wahana yang sekelas kicir2 dan kora2 saja belum dibungkus dengan temanya. untuk Roller coaster kisaran harga nya 15-50 milliar, Battle star Galactica Universal Singapura seharga 16 miliar 1 coasternya mereka punya 2 battle Cylon dan Human dengan harga 32 Milliar investasi yang bisa dikembalikan dalam waktu yang lama..... namun tetap wahana termahal adalah wahana Dark Ride atau indoor seperti contohnya Perang Bintang, Transformer, Rama Shita, Haunted Mansion dan sebagainya, dikarenakan memiliki hampir semua elemen Teknologi yang ada, Kereta penumpang, Dekorasi, Special effect, Robotik, Video projection dll yang pembuatannya bisa mencapai 40 -70 Miliar atau lebih. Pembuatan wahana Puri Misteri Dunia Fantasi dan Rama Shita dahulu menelan biaya sebesar 48 miliar untuk ramashita dan 42 miliar untuk Puri MIsteri.. bisa dibayangkan berapa biaya yang harus dikeluarkan sekarang? pastinya lebih mahal..... Wahana Ice age padahal bisa dibuat lebih menakjubkan lagi, sayangnya biaya yang ada banyak habis termakan utuk beli IP Licence ICE AGE begitu juga dengan hello kitty.
Jadi kira dibutuhkan waktu 3 tahun atau lebih untuk Dufan menambah sebuah wahana baru, yang bisa dilakukan oleh Dufan dalam setiap tahun adalah membuat Suguhan Baru berupa Show panggung atau parade dan special event seperti natal dan halloween, karena hanya ini yang bisa dilakukan setiap tahun dengan biaya yang relatif murah.. Sekiranya begitu penjelasan ane sebagai pengamat Theme Park Indonesia semoga bisa memperjelas maksud dari ketinggalan jaman Dunia Fantasi Mohon TS untuk ditaro di Pekiwan.
Diubah oleh putera15 13-05-2016 16:55
0



















