- Beranda
- Stories from the Heart
Antara Dia, Aku dan Mereka
...
TS
yudigoslow
Antara Dia, Aku dan Mereka
CONTINUE INTERMINABLE......
#Part1. Gadis itu Bernama Ratih...
Saat itu aku baru pindah dari salah satu kabupaten Di Sulawesi Utara, dan berpindah ke Kota Kecil yang sudah cukup padat penduduknya Kita Sebut saja Kota Tomohon. Aku waktu itu masih duduk di bangku kelas 2 SD mau naik ke Kelas 3 ketika ke Tomohon. Maklum karna Bokap aku kerja di perusahaan Swasta Tambang, jadi sering berpindah Kota tergantung tu perusahaan lagi butuh dimana, disitulah bokap gue Di utus.
Waktu itu Bulan September, dimana anak2 sepantaran aku (SD) sudah mulai masuk sekolah. Nah aku di antar nyokap (Scara masih Kecil bro blum tau ini itu) waktu itu untuk mendaftar disekolah SD Negeri 4 Di kota Tomohon.
Sedikit tentang kota Tomohon, kota kecil yang sering kali kita menggigil di buatnya ntah Pagi, Siang apalagi malam Hari bro.. pokoknya persis sama dengan Puncak di jakarta. Cuman Lebih dingin.. Cocok buat yang abis kimpoig langsung liburan kesini
dijamin... Hamidunn...
Ok, SKIPP ya Bro >>>
Waktu itu, Skolah sudah mo masuk libur kenaikan kelas. Dan seperti biasa saat yang ditunggu - tunggu adalah Pengumuman Juara Kelas.. aku saat itu termasuk anak yang bisa di bilang Bodoh.. Tapi, gak bodoh2 banget juga gan..
Tibalah pengumuman Kenaikkan kelas 3. Saat itu ane terduduk di Pojok Aula sekolah.. Nyokap aku juga gak datang karena kesibukannya. akhirnya hanya di wakili oleh Tetangga rumah yg kebetulan anaknya sekolah ditempat yg sama..
"Baik para Hadirin, Bapak ibu yang kami hormati" Celoteh MC, dia adalah Wali Kelas 5A,Bisa digambarkan ibu2 pake Jilbab, perawakan nya mirip Desy Ratnasari Jerawatan
"Tibalah saatnya kami umumkan untuk anak yang berprestasi dari Kelas 3A" (Saya Kelas 3B isinya anak2 pindahan, bebal dll..)
Juara Harapan Dua dimenangkan oleh Deni Indrajaya..
Harapan 1 Skip
Juara 3.. Skip
Juara 2.. Skip
"Baik para hadirin, Tibalah Saatnya untuk Pengumuman Juara 1 untuk Kelas 3A, Dan seperti biasa Juara 1 untuk Kelas 3A jatuh pada Ratih Sanggardewi"..
Saya yang sedari tadi duduk di Pojok aula duduk termenung terhenyak sesaat ketika melihat Gadis kecil yang naik ke Podium.. perawakannya Putih bersih.. rambut lurus sepanjang bahu. mirip sekali dengan Marshanda yang memerankan Lala Sinetron Bidadari yang membuat saya dan Nyokap sudah pasti duduk depan tivi ketika sinetron dimulai..
Dengan bangga Kepala sekolah menyerah piagam serta hasil Nilai raport kepadanya saat diatas podium. saat itu dia sungguh sangat ceria.. senyum manis tergambar di wajahnya.. Sangat manis dia saat itu.. bayangan Kecantikannya masih terlihat jelas dalam benakku
Benar, inilah Bidadari dalam batinku.. pikiranku melayang saat itu, wah bisakah dia menjadi Istriku nanti? mulailah pikiranku melayang tak jelas.. pikiran anak Kecil yang sungguh terlalu jauh..
ah sungguh gak mungkin, Dia gadis yang berprestasi.. sedangkan aku siapa?.. lagian masih jauh perjalananku.. Gumanku dalam hati..
tapi Sungguh, dia sangat cantik untuk dipandang.. untuk ukuran kota Tomohon dia sungguh sangat Cantik.. ditambah dia merupakan Gadis yang berprestasi.. wahh.. sungguh jauh dari harapanku..
Seketika, buyar pikiranku karena Ibu Ani (Tetangga rumah yang mewakili aku untuk menerima raport) menepuk pundakku..
Spoiler for Pendahuluan:
Sebenarnya
setelah saya membaca Cerita dari Agan Feyjunior122 ane jadi ketawa ketawa sendiri. karena ada beberapa kisah yang diceritakan olehnya membuat aku teringat masa laluku..
ane berpikir, tak ada salahnya untuk membagi. syukur jika cerita ini nanti menjadi pelajaran buat agan-agan disini (tentunya yg baik ya gan
) dan bisa memberikan rasa yang berbeda saat mengalami hal ini (yang baik2
).
Tapi, ane mohon maaf kalo cara menceritakan ini agak kurang menyenangkan atau doyan saat membaca. maklum ane masih newbie kalo dalam hal bercerita..
Ok, tanpa berpanjang lebar, ane langsung aja..
ini adalah kisah ane sejak dari SD sampai sekarang.. nanti saya akan coba update secara berkelangsungan sesuai seberapa besar minat agan agan dalam membaca. sekaligus untuk menambah pengalaman ane saat membuat Cerita.
Namaku Yudi, sekarang aku sudah bekerja disalah satu perusahaan swasta di Jakarta. Berat ku sekarang 58 Kg, tinggi 170. bisa dibilang pas pasan untuk ukuran Jakarta dari segi Tampangku..Kulitku Sawo matang, tidak seperti Orang sulawesi utara pada umumnya yang putih.. Yang penting ane masih bisa ngalamin hal yang manteb gan...
Ini adalah True Story yang mungkin sedikit dibumbui agar menarik saat dibaca..
setelah saya membaca Cerita dari Agan Feyjunior122 ane jadi ketawa ketawa sendiri. karena ada beberapa kisah yang diceritakan olehnya membuat aku teringat masa laluku..
ane berpikir, tak ada salahnya untuk membagi. syukur jika cerita ini nanti menjadi pelajaran buat agan-agan disini (tentunya yg baik ya gan
) dan bisa memberikan rasa yang berbeda saat mengalami hal ini (yang baik2
).Tapi, ane mohon maaf kalo cara menceritakan ini agak kurang menyenangkan atau doyan saat membaca. maklum ane masih newbie kalo dalam hal bercerita..
Ok, tanpa berpanjang lebar, ane langsung aja..
ini adalah kisah ane sejak dari SD sampai sekarang.. nanti saya akan coba update secara berkelangsungan sesuai seberapa besar minat agan agan dalam membaca. sekaligus untuk menambah pengalaman ane saat membuat Cerita.
Namaku Yudi, sekarang aku sudah bekerja disalah satu perusahaan swasta di Jakarta. Berat ku sekarang 58 Kg, tinggi 170. bisa dibilang pas pasan untuk ukuran Jakarta dari segi Tampangku..Kulitku Sawo matang, tidak seperti Orang sulawesi utara pada umumnya yang putih.. Yang penting ane masih bisa ngalamin hal yang manteb gan...
Ini adalah True Story yang mungkin sedikit dibumbui agar menarik saat dibaca..
Quote:
Index
Part 1 Gadis Bernama Ratih
Part 2 Nadiyah
Part 3 Pecah Keringet
Part 4 Numpang Tenar
Part 5 Klinik Sekolah
Part 6 Gue Pun Tahu..
Part 7 Officially have Girlfriend
Part 1 Gadis Bernama Ratih
Part 2 Nadiyah
Part 3 Pecah Keringet
Part 4 Numpang Tenar
Part 5 Klinik Sekolah
Part 6 Gue Pun Tahu..
Part 7 Officially have Girlfriend
Spoiler for #Part 1 GAdis Bernama Ratih:
#Part1. Gadis itu Bernama Ratih...
Saat itu aku baru pindah dari salah satu kabupaten Di Sulawesi Utara, dan berpindah ke Kota Kecil yang sudah cukup padat penduduknya Kita Sebut saja Kota Tomohon. Aku waktu itu masih duduk di bangku kelas 2 SD mau naik ke Kelas 3 ketika ke Tomohon. Maklum karna Bokap aku kerja di perusahaan Swasta Tambang, jadi sering berpindah Kota tergantung tu perusahaan lagi butuh dimana, disitulah bokap gue Di utus.
Waktu itu Bulan September, dimana anak2 sepantaran aku (SD) sudah mulai masuk sekolah. Nah aku di antar nyokap (Scara masih Kecil bro blum tau ini itu) waktu itu untuk mendaftar disekolah SD Negeri 4 Di kota Tomohon.
Sedikit tentang kota Tomohon, kota kecil yang sering kali kita menggigil di buatnya ntah Pagi, Siang apalagi malam Hari bro.. pokoknya persis sama dengan Puncak di jakarta. Cuman Lebih dingin.. Cocok buat yang abis kimpoig langsung liburan kesini
dijamin... Hamidunn...
Ok, SKIPP ya Bro >>>
Waktu itu, Skolah sudah mo masuk libur kenaikan kelas. Dan seperti biasa saat yang ditunggu - tunggu adalah Pengumuman Juara Kelas.. aku saat itu termasuk anak yang bisa di bilang Bodoh.. Tapi, gak bodoh2 banget juga gan..
Tibalah pengumuman Kenaikkan kelas 3. Saat itu ane terduduk di Pojok Aula sekolah.. Nyokap aku juga gak datang karena kesibukannya. akhirnya hanya di wakili oleh Tetangga rumah yg kebetulan anaknya sekolah ditempat yg sama..
Quote:
"Baik para Hadirin, Bapak ibu yang kami hormati" Celoteh MC, dia adalah Wali Kelas 5A,Bisa digambarkan ibu2 pake Jilbab, perawakan nya mirip Desy Ratnasari Jerawatan
"Tibalah saatnya kami umumkan untuk anak yang berprestasi dari Kelas 3A" (Saya Kelas 3B isinya anak2 pindahan, bebal dll..)
Juara Harapan Dua dimenangkan oleh Deni Indrajaya..
Harapan 1 Skip
Juara 3.. Skip
Juara 2.. Skip
"Baik para hadirin, Tibalah Saatnya untuk Pengumuman Juara 1 untuk Kelas 3A, Dan seperti biasa Juara 1 untuk Kelas 3A jatuh pada Ratih Sanggardewi"..
Saya yang sedari tadi duduk di Pojok aula duduk termenung terhenyak sesaat ketika melihat Gadis kecil yang naik ke Podium.. perawakannya Putih bersih.. rambut lurus sepanjang bahu. mirip sekali dengan Marshanda yang memerankan Lala Sinetron Bidadari yang membuat saya dan Nyokap sudah pasti duduk depan tivi ketika sinetron dimulai..
Dengan bangga Kepala sekolah menyerah piagam serta hasil Nilai raport kepadanya saat diatas podium. saat itu dia sungguh sangat ceria.. senyum manis tergambar di wajahnya.. Sangat manis dia saat itu.. bayangan Kecantikannya masih terlihat jelas dalam benakku
Benar, inilah Bidadari dalam batinku.. pikiranku melayang saat itu, wah bisakah dia menjadi Istriku nanti? mulailah pikiranku melayang tak jelas.. pikiran anak Kecil yang sungguh terlalu jauh..
ah sungguh gak mungkin, Dia gadis yang berprestasi.. sedangkan aku siapa?.. lagian masih jauh perjalananku.. Gumanku dalam hati..
tapi Sungguh, dia sangat cantik untuk dipandang.. untuk ukuran kota Tomohon dia sungguh sangat Cantik.. ditambah dia merupakan Gadis yang berprestasi.. wahh.. sungguh jauh dari harapanku..
Seketika, buyar pikiranku karena Ibu Ani (Tetangga rumah yang mewakili aku untuk menerima raport) menepuk pundakku..
Quote:
"Kamu Juara Gak Yud.." Tanyanya sambil senyum tipis terhadapku.. "gak tau tante.. tapi kalo naik podium kayaknya gak tant" merah pipiku karena malu menjawabnya..
Spoiler for Bonus:
Diubah oleh yudigoslow 21-11-2016 14:43
anasabila memberi reputasi
1
70.2K
Kutip
215
Balasan
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.9KThread•54KAnggota
Tampilkan semua post
yudigorock
#32
Spoiler for Part 4 Numpang Tenar:
Quote:
Di Kejauhan, gua liat si Ratih mandangin gue dengan sinis...
"Mampus gue.." Dalam hati.. sembari ninggalin mereka berdua yg cekikikan..
"Mampus gue.." Dalam hati.. sembari ninggalin mereka berdua yg cekikikan..
"Aduh, Gue harus ngomong apa ya ke Ratih.. Jelas tadi dia mandangin ampe sinis gitu.. udah pasti dia liat semua kejadian.. Sial gue hari ini.." sembari menunduk mandangin otong gue yg mulai layu

"Teng.. Teng.. Teng" dari kejauhan gue dengar suara Lonceng dari velg standar mobil yg di gantung dekat Kusen pintu Aula. artinya Jam Istirahat udah habis.. Kita semua bergegas masuk ke kelas...
Gue yg paling terakhir masuk ke dalam kelas, Gue liat di bangku samping gue udah ada Si Ratih.. Duduk mematung Dingin dibangkunya..
"aduh.. gue harus ngomong apa yah?" Bathin gue merengut.. "Bingung gue harus ngomong apaan.. jelas banget tadi dia liat semuanya.. tapi bodolah".. sembari gue beranjak menuju bangku gue..
Quote:
R= "Ngapain aja loe tadi bertiga?
" tanya dia ketus sambil Wajah tetap menghadap kedepan ketika Gue DudukG="Gak ada apa - apa kok" jawab gue santai..
R="emang loe pikir gue buta apa Yud? emang loe pikir gue gak liat si Evie ngapain ama Loe? Jawabnya dengan tetap wajahnya ngadep depan kelas..
G="Loe liat apaan sih tih?, orangnya ngomong tapi matanya kemana tau.." Jawab gue mencoba menenangkan Suasana...
R="JAWAB!!!.."sembari menoleh ngadep gue dengan sedikit teriak..
G="Hei pelanin suaranya ngapa?.. gak enak dengan anak2 laen.. " jawab gue mencoba menenangkan.. mukanya yg putih berubah merah saat itu.. baru kali ini gua liat dia gitu.. "Ok, Gue jawab.. tadi gak ada apa-apa.. serius gue.." dengan wajah memelas
R="emang gitu ya cowo.. gak Bokap gue, gak elu.. semua sama.. otak mesum semua.." sambil memasukkan buku bukunya ke dalam tas dan bergegas ke meja baris kedua dibagian kanan..
G=
.. "mati gue.. asli mati gue.."Sebenarnya, selain bisa nikmatin tu bunga yg makin mekar di Dada, gue banyak terbantu dengan Ratih ada disamping gue.. yg paling utama tuh.. NYONTEK
.. ya lu pada taulah.. secara gue agak pas pasan otaknya.. hampir semua dia contekin ama ratih ke gue.. Ulangan lah.. PR lah.. ampe dadanya pun di contekin ke gue
Ups.. sorry klo itu mah mata gue yg nyontek..
Sejak pertengkaran kecil itu, sikap Ratih dingin banget ma gue.. gak pernah sapa.. nengok pun juga nggak.. tapi dasar gue emang Lugu banget (Serius bro gue emang Lugu banget saat itu.. masih Polos
).. Gua gak ngarti apa arti dari sikap dinginnya.. Jadinya yaa.. gue cuek aja
.. #2 minggu kemudian.....
"Tok.. tok.. tok..." bunyi suara pintu kamar gue.. "Nak.. bangun.. udah jam 6 lewat..ini hari Senen Lho.. ntar telat lagi upacaranya.. tuh Bang Rendy aja udah sarapan.." Ujar nyokap gue..
dengan agak males, gue jawab nyokap.. "iya mah.."
gue liat jam nempel di dinding.. buseet dah jam 6.30.. "aduh telat gue.. tapi badan gue kok lemas yah" bathin gue.. "apa karna kemaren keujanan..ahh.. jangan jangan sakit gue.. " tetap dalam bathin sembari coba bangun dari kasur duduk di pinggirannya sembari beridiri menuju kamar mandi..
Quote:
1 Hari sebelumnya...
MC=Master Ceremony
MC="Juara 1 untuk Kompetisi bola Basket se Kota Tomohon... jatuh pada SMP negeri 2 Kota Tomohon..
"Yeayyyy.... Hidup SMP 2..." serempak banyak anak2 bersorak gembira waktu itu.. karna kita berhasil mengalahkan SMP 1 dari kejuaraan Bola Basket se kota Tomohon.. dan abang gue Rendy maju ke atas Podium untuk menerima piagam serta piala Juara 1 dari Walikota Kota Tomohon..
Di kejauhan.. gue ngeliat semua Cheerleaders teriak2.. sambil loncat kegirangan karna liat abang gue berdiri di atas Podium..(dan mata gue tertuju pada dua buah benda yang bergoyang manja di depan Dada mereka seakan mo keluar karna gak tahan dengan sempitnya dunia di dalam kaos..
)"Sabar ya tong.." sembari menunduk melihat ke arah celana gue.. "Ntar juga datang giliranmu" bathin gue teriak ke arah clana Gue yg udah mulai Tegakk

"Tuing..Tuing" Si otong mengangguk 2 kali se akan paham dengan maksud bathin gue (if you know what I mean
)1 Jam kemudian, gue tetap duduk di bangku cadangan pinggir lapangan basket.. sembari nungguin abang gue yg lagi asik ama temen2nya.. sementara 2 meter dari dia, gue liat ada beberapa cewek Cheerleaders ngrumpi sambil sesekali nyuri pandang ke arah abang and temen2nya..
kemudian abang gue berjalan ke arah gue.. dan sempat gue liat beberapa cewek cheerleaders itu meratiin abang gue dari belakang.. anehnya mereka diam semua dan meratiin abang gue..
"gila.. abang gue Setenar itu yah??" gue berguman dalam hari
Quote:
A=abang gue Rendy
A= "Wey kodok, balik yuk udah jam 8 malam nih.."
G=
sial nih abang gue manggil gue Kodok.. yah.. namanya adik cuman bisa ngusap dada
.. "iya bang.."A= "Motor lu parkir mana?" tanya nya
G=" tuh di belakang.." jawab gue
A= "Yok cabut.." sembari berjalan
G= Gue hanya bisa ngekor
dr blakang sambil bawa tas nya..
Di tengah jalan, hujan turun deras banget.. gue pun basah.
gitu sampai rumah.. gue hanya masuk kamar mandi.. nyuci si otong.. ngelap badan gue lanjut ganti baju.. trus tepar di kamar..
Gue tiba di sekolah jam 7.10 pagi.. dan lonceng velg standar berbunyi artinya upacara dimulai.. gue pun langsung ke kelas naruh tas di atas meja dan langsung berbaur ke lapangan basket sekolah tuk ngikutin upacara..
#15 Menit berlalu..
"Hiduplah.. indonesia... rayaaa...." dari sudut lapangan terdengar suara paduan suara yg isinya cewek semua..
gue sambil menengadah ke atas dengan posisi hormat melihat bendera merah putih udah nyampai ujung tiang.. sungguh panas terik kurasa saat itu.. dan Mata gue dah mulai berkunang - kunang..
"Tegaaaaaaaaakkkkkk... Grakkk.."terdengar suara Pemimpin upacara memerintahkan tuk menurunkan tangan..
serentak seluruh siswa siswi dan guru menurunkan Tangannya mengikuti arahan pemimpin upacara..
Dan...
"Gubraakkk.." gue pun terjatuh tak sadarkan diri...
Diubah oleh yudigorock 08-05-2016 16:30
0
Kutip
Balas