- Beranda
- Stories from the Heart
[B]INI KARMA!![/B]
...
TS
gigante.22
[B]INI KARMA!![/B]
selamat siang agan semua
Ane izin mau cerita tentang pengalaman hidup ane yang amat perih beberapa tahun silam.
Cerita ini cerita yang ane alami real tanpa ada rekayasa. Tapi dengan sedikit bumbu penambahan tanpa di besar besarkan tapi semua tanpa rekayasa gan.
Semua tokoh dalam cerita inik ane samarkan nama nya. Untuk daerah si cewe ane ga sebutkan detail.
Maaf kalo cerita nya berantakan. Maklum aja gan ane amatiran kalo buat nulis nulis cerita dan ane ketik via hp juga soal nya..
Untuk update nya mudah mudahan lancar. Selagi ane punya kuota dan ada waktu senggang..
Oke langsung nikmati aja gan.
Bismillah.
Waktu menunjukan pukul 11.00 siang lewat sedikit. Seperti nya mata enggan sekali terbuka. Maklum pengganguran yang 3 tahun begini aja.
Tak lama gue pun membuka hp yg blm smart itu. Mengutak ngatik berharap ada pesan atau miscall dri seorang mantan atau perempuan ntah siapa. Ternyata hasil nya nihil .
" siaul, nasib jelek amat ya! " gumam ku dalam hati.
gue riki, pemuda pengangguran berumur 23 tahun berbadan besar. Tinggal di sebuah kota kecil menuju besar yang terkenal dengan ' goyangan ' dan lumbung padi ini. Tinggal di kota ini karena keinginan nyokap karena ingin dekat dengan adik adiknya..
----
[I]Jari jemari pun kembali mengotak atik hp yg blm smart itu. Membuka browser dan mulai log in ke akun facebook yang kira kira sudah 4 tahun mengisi kekosongan hidup.
Gue cek semua isi beranda, pesan, stalking mantan yg setahun lalu meninggalkan gue gtu aja.
Tiba tiba notifikasi 1 permintaan pertemanan dengan nama nita ani ( samaran ) .
Penasaran menghampiri. sudah jadi kebiasaan gue sebelum confrim pasti cek dulu akun tersebut...
" hhhmmmmm boljug nih. Konfrimasi lah ga pake lama siapa tau jodoh hahahaha "
gue pun langsung mengklik tulisan terima di facebook gue itu. Yang menandakan menyetujui permintaan pertemanan itu.
Setelah mengkonfirmasi akun nita ani gue pun kembali baca baca status status orang di beranda gue. Tak lama kemudian 1 pesan di facebook gue masuk. Dan itu pesan dari akun yang baru mengirim permintaan pertemanan itu.
" nita ani : hai, makasih ya sudah di konfrimasi. Salam kenal ya.
Gue : ohhh iya sama sama. Salam kenal kembali.
nita ani : aku boleh minta tolong gak ?
Otak gue mulai mikir yang macem macem. Mulai dari ini cewe minta pulsa lah, pinjem duit lah, ngajak bisnis MLM lah, dll deh.
" gue : ohh iya boleh. Minta tolong apa ??
Nita ani : aku minta nomor tlp kamu deh biar enak ngobrol nya. Gpp kan ?? "
Gue : ohhh iya nih 088812***** "
"" Lahh, seenaknya gue kasih nomor hp gue sama orang gak kenal. bodoh amat! "" Gerutu dalam hati.
Tak lama kemudian hp gue yang masih di tangan kanan itu berdering tanda panggilan masuk.
Butuh beberapa detik berfikir jangan jangan ini nita ani. Atau jangan jangan ini sales asuransi yang kasih promo lebay. Atau penjahat yg pake ilmu hipnotis by phone supaya gue transfer sejumlah uang. Ahhhhh tauk ahh.
"^ halooooo " Gue mulai membuka pembicaraan.
Lalu terdengar suara kecil yang membalas pembuka pembicaraan gue itu.
"" halo ini riki ( samaran ) ya ? Ini aku nita ani yang tadi minta nomor hp km. """
Ternyata ini nita ani. Pikiran pikiran jelek tadi langsung lenyap seketika.
""" ohhh iya ini gue. Ohhh nita. Ada apa ? Tadi kamu minta tolong. """ sambung gue.
Nita ani seorang perempuan muda berkulit coklat yang lahir di bulan januari tahun 93 itu tinggal di pinggiran barat sebuah kota besar di timur pulau jawa. Setelah ngalor ngidul ngobrol by phone ternyata nita mencari teman nya yang sehobi dengan gue. Di karenakan hp nya yang lama itu lenyap.
Nita kehilangan hp dan barang barang nya saat nita mengalami kecelakaan sepeda motor dan mengalami luka luka dan patah tulang yang membuat nita pingsan di tempat kejadian. Dan entah siapa yang melakukan tindakan pencurian itu di saat nita sedang mengalami kecelakaan tersebut. Untuk sang pencuri, semoga kau bahagia as*hole.
Nita ani mulai mengisi pagi siang sore malem gue yang cuma di isi tidur , makan , nongkrong , ngurusin peliharaan saat itu. Kita saling sharing siapa kita,masa lalu kita dan lainnya. Saling mengingatkan waktu makan. gue selalu ngingetin nita buat minum obat nya. Kita mulai akrab di telepon walaupun belum pernah tatap muka. Hahahahaha aneh memang. Tapi entah kenapa semakin hari gue malah jadi terbawa perasaan di kejadian pacaran ga jelas itu.[/]
BERSAMBUNG..!!!
Silahkan di nikmati
part 2
part 3
part 3A
part 4
part 5
part 6
part 7
part 8
part 9
part 10
part 11
part 12
part 13
part 14
PART 15
Ane izin mau cerita tentang pengalaman hidup ane yang amat perih beberapa tahun silam.
Cerita ini cerita yang ane alami real tanpa ada rekayasa. Tapi dengan sedikit bumbu penambahan tanpa di besar besarkan tapi semua tanpa rekayasa gan.
Semua tokoh dalam cerita inik ane samarkan nama nya. Untuk daerah si cewe ane ga sebutkan detail.
Maaf kalo cerita nya berantakan. Maklum aja gan ane amatiran kalo buat nulis nulis cerita dan ane ketik via hp juga soal nya..
Untuk update nya mudah mudahan lancar. Selagi ane punya kuota dan ada waktu senggang..
Oke langsung nikmati aja gan.
Bismillah.
Waktu menunjukan pukul 11.00 siang lewat sedikit. Seperti nya mata enggan sekali terbuka. Maklum pengganguran yang 3 tahun begini aja.
Tak lama gue pun membuka hp yg blm smart itu. Mengutak ngatik berharap ada pesan atau miscall dri seorang mantan atau perempuan ntah siapa. Ternyata hasil nya nihil .
" siaul, nasib jelek amat ya! " gumam ku dalam hati.
gue riki, pemuda pengangguran berumur 23 tahun berbadan besar. Tinggal di sebuah kota kecil menuju besar yang terkenal dengan ' goyangan ' dan lumbung padi ini. Tinggal di kota ini karena keinginan nyokap karena ingin dekat dengan adik adiknya..
----
[I]Jari jemari pun kembali mengotak atik hp yg blm smart itu. Membuka browser dan mulai log in ke akun facebook yang kira kira sudah 4 tahun mengisi kekosongan hidup.
Gue cek semua isi beranda, pesan, stalking mantan yg setahun lalu meninggalkan gue gtu aja.
Tiba tiba notifikasi 1 permintaan pertemanan dengan nama nita ani ( samaran ) .
Penasaran menghampiri. sudah jadi kebiasaan gue sebelum confrim pasti cek dulu akun tersebut...
" hhhmmmmm boljug nih. Konfrimasi lah ga pake lama siapa tau jodoh hahahaha "
gue pun langsung mengklik tulisan terima di facebook gue itu. Yang menandakan menyetujui permintaan pertemanan itu.
Setelah mengkonfirmasi akun nita ani gue pun kembali baca baca status status orang di beranda gue. Tak lama kemudian 1 pesan di facebook gue masuk. Dan itu pesan dari akun yang baru mengirim permintaan pertemanan itu.
" nita ani : hai, makasih ya sudah di konfrimasi. Salam kenal ya.
Gue : ohhh iya sama sama. Salam kenal kembali.
nita ani : aku boleh minta tolong gak ?
Otak gue mulai mikir yang macem macem. Mulai dari ini cewe minta pulsa lah, pinjem duit lah, ngajak bisnis MLM lah, dll deh.
" gue : ohh iya boleh. Minta tolong apa ??
Nita ani : aku minta nomor tlp kamu deh biar enak ngobrol nya. Gpp kan ?? "
Gue : ohhh iya nih 088812***** "
"" Lahh, seenaknya gue kasih nomor hp gue sama orang gak kenal. bodoh amat! "" Gerutu dalam hati.
Tak lama kemudian hp gue yang masih di tangan kanan itu berdering tanda panggilan masuk.
Butuh beberapa detik berfikir jangan jangan ini nita ani. Atau jangan jangan ini sales asuransi yang kasih promo lebay. Atau penjahat yg pake ilmu hipnotis by phone supaya gue transfer sejumlah uang. Ahhhhh tauk ahh.
"^ halooooo " Gue mulai membuka pembicaraan.
Lalu terdengar suara kecil yang membalas pembuka pembicaraan gue itu.
"" halo ini riki ( samaran ) ya ? Ini aku nita ani yang tadi minta nomor hp km. """
Ternyata ini nita ani. Pikiran pikiran jelek tadi langsung lenyap seketika.
""" ohhh iya ini gue. Ohhh nita. Ada apa ? Tadi kamu minta tolong. """ sambung gue.
Nita ani seorang perempuan muda berkulit coklat yang lahir di bulan januari tahun 93 itu tinggal di pinggiran barat sebuah kota besar di timur pulau jawa. Setelah ngalor ngidul ngobrol by phone ternyata nita mencari teman nya yang sehobi dengan gue. Di karenakan hp nya yang lama itu lenyap.
Nita kehilangan hp dan barang barang nya saat nita mengalami kecelakaan sepeda motor dan mengalami luka luka dan patah tulang yang membuat nita pingsan di tempat kejadian. Dan entah siapa yang melakukan tindakan pencurian itu di saat nita sedang mengalami kecelakaan tersebut. Untuk sang pencuri, semoga kau bahagia as*hole.
Nita ani mulai mengisi pagi siang sore malem gue yang cuma di isi tidur , makan , nongkrong , ngurusin peliharaan saat itu. Kita saling sharing siapa kita,masa lalu kita dan lainnya. Saling mengingatkan waktu makan. gue selalu ngingetin nita buat minum obat nya. Kita mulai akrab di telepon walaupun belum pernah tatap muka. Hahahahaha aneh memang. Tapi entah kenapa semakin hari gue malah jadi terbawa perasaan di kejadian pacaran ga jelas itu.[/]
BERSAMBUNG..!!!
Silahkan di nikmati
part 2
part 3
part 3A
part 4
part 5
part 6
part 7
part 8
part 9
part 10
part 11
part 12
part 13
part 14
PART 15
Diubah oleh gigante.22 20-05-2016 19:57
anasabila memberi reputasi
1
6.1K
44
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.7KThread•52.6KAnggota
Tampilkan semua post
TS
gigante.22
#16
3A
Lanjutan nya gan..
' pprrrrrraaaaaaaaannnkkkkkkkkkkkkkk ' suara kaca rias pecah karena pukulan tangan.
" kamu harus nya ngertiin kondisi dan sabar ki!! Bapak uang darimana buat beliin motor kamu. Yang ada dulu aja kamu benerin lagi dan kamu pake. " ujar seorang lelaki berumur 60 tahun yang belum putih 1 helai pun rambut nya.
""" iya riki juga ngerti pak sekarang kita lagi begini di tambah kondisi mamah yang sakit. Tapi riki jg butuh kendaraan. Supaya kaya dulu meski cuma beberapa ratus ribu uang yang riki dapet kalo main ke sana ke sini. Kendaraan nya sekarang udah ga mendukung pak buat kiki cari uang.. """
" kalo kamu ngerti kenapa begini kelakuan kamu ke bapak ? Sudah berapa minggu ini kamu diemin bapak sama mamah ,Ngelawan sama bapak, bentak bentak bapak, ngomong kasar sama bapak.. sekarang bapak udah ga mampu nurutin kemauan kamu. Ga kaya dulu lagi ki!.. " sedikit menahan emosi dan air mata.
"" kemana kek cari pinjeman, sodara mamah kan banyak di sini.. lagian bapak kan punya gaji. Pasti kebayar kan kalo mereka mau kasih pinjeman. "" gue mulai bernada tinggi.
" apa yang kamu harapkan dari keluarga mamah ?? Kamu tau sendiri kan kaya gimana ? Di sini bapak ga bisa berkutik. Bapak udah pensiun dan bapak juga ga pantes buat ngemis ke keluarga mamah. Kamu harusnya ngerti " bapak gue mulai memelas saat itu.
Tiba tiba dari dalam kamar keluar dengan menangis dan tertatih.
"" kamu ga kasian sama mamah ki? Kamu mau mamah mati liat cara kamu begini ? Mamah lagi sakit ki. Kalo begini cara nya mamah bisa mati "" ucap mamah yang menangis dan melotot karena emosi.
" besok bapak ke jakarta. Bapak mau ke bank mau nanya apa bisa pinjam lagi walaupun utang di bank masih 2 tahun lagi. Mungkin kalo bisa gak akan dapat banyak. " timpal bapak gue di sela tangisan nyokap.
""" MENDING KAMU MATIIN MAMAH SEKARANG KI """ nyokap dengan nada teriak dan nangis makin terisak.
Saat itu gue pukul tembok karena emosi.
"" gue dari kemaren kemaren ngalah buat mamah. Sampe akhirnya harus tinggal di sini dan numpang di rumah orang kaya gini. mungkin kalo mamah ga sakit riki ga harus jual rumah. Riki ngalah sama mamah, riki sayang sama mamah. Meski harus jual rumah di bekasi mah. Demi mamah biar bisa di rawat berbulan bulan di ruang ICU. dan sisa uang nya malah buat di pinjemin ke adik mamah buat bangun dapur. Kita tinggal di rumah nya setelah jadi dan mamah sembuh mamah malah di jadiin kaya babu dan di usir pelan pelan. Dan kita jadi kaya gini numpang di rumah orang karena udah ga ada uang lagi buat pindah.. Lagi kaya gini malah gak bisa di mintain tolong! keluarga mamah pada kaya t*i semua. "" ucap gue sambil teriak dan menangis kala itu menahan emosi kalo mengingat apa yg di lakukan adik nyokap gue saat itu.
Skip...
Sampai akhirnya berita baik nya datang. Bank bisa meminjamkan uang lagi meski masih ada sisa 2 tahun. Tapi ada berita buruk nya. Sebelum bank mencairkan uang pinjaman, bokap harus melunasi tagihan kartu kredit 10 tahun lalu di salah satu bank swasta tersebut yang sebenarnya sudah di lunasi bokap tapi ternyata uang pelunasan 2 juta kala itu di bawa kabur oleh debt colector bank. Selama 10 tahun tagihan tersebut membengkak sampai ratusan juta. Dengan birokrasi akhirnya semua selesai meski bokap tetap di blacklist oleh bank tersebut.
Skip.. semua sudah selesai. Kalo inget ini gue suka nangis sendiri sekarang.
Pengambilan uang harus di sertai tanda tangan nyokap. Dengan tertatih karena penyakitnya nyokap rela ke jakarta untuk tanda tangan dan mengambil uang tersebut..
Mamah,bapak, rian, maafin riki ya :'(
Dan uang tersebut sudah berada di gue.
Rencana kedatangan sang pujaan hati yang belum pernah gue liat sama sekali pun akhirnya sudah tersusun.
NB : ada cerita di sini yang ga bisa gue ceritain karena ga pantas buat di ceritain.
0