- Beranda
- Dunia Kerja & Profesi
Konsultasi Karir bersama Anjar Priandoyo
...
TS
priandoyo
Konsultasi Karir bersama Anjar Priandoyo
Halo agan-agan sekalian, salam kenal ya. Perkenalkan nama saya Anjar Priandoyo. Saya lulusan Ilmu Komputer UGM tahun 2004. Dari 2004 hingga 2014 saya bekerja sebagai konsultan (Deloitte, Ernst & Young) dan beberapa perusahaan nasional dan multinasional (BRI, Astra, XL dan Rabobank). Selama bekerja saya menangani banyak klien khususnya dalam bidang strategi, pengelolaan proyek dan risiko. Khususnya pada sektor energi seperti Pertamina, PGN, Donggi Senoro LNG, Kangean Energy, Bumi Resources, Freeport. Sektor perbankan seperti BI, Mandiri, BNI, BJB dan sektor lainnya seperti seperti Telkomsel, Indosat, Pelindo, BKR.
Selama 10 tahun bekerja saya merasakan betapa banyak kesalahan karir yang saya buat. Mulai dari pindah ke perusahaan yang gajinya lebih kecil, pindah ke perusahaan yang pekerjaannya lebih berat, hingga bekerja dalam lingkungan yang dominan oleh golongan tertentu. Mulai dari bagaimana menyikapi kickback dan korupsi hingga berdamai dengan politik kantor.
Saat ini saya sedang melanjutkan pendidikan S2 dan S3 di University of York, UK dengan fokus pada energi terbaharukan. Sejauh ini sudah berjalan 1.5 tahun gan. Kemarin saya baru menyelesaikan Master sekarang baru berjalan PhD. Artinya ini keputusan ekstrim lainnya yang saya buat pada 2 tahun terakhir, terlepas dari dunia korporat pindah ke dunia riset akademik.
Kalau agan-agan sedang gundah gulana dalam keputusan berkarir, boleh share di thread ini. Ane coba jawab ya. Ane pengen sharing agar agan-agan bisa membuat keputusan dengan baik terkait karir agan. Keputusan karir yang baik itu latihan agan untuk membuat keputusan keluarga yang baik dan keputusan finansial yang baik.
Selama 10 tahun bekerja saya merasakan betapa banyak kesalahan karir yang saya buat. Mulai dari pindah ke perusahaan yang gajinya lebih kecil, pindah ke perusahaan yang pekerjaannya lebih berat, hingga bekerja dalam lingkungan yang dominan oleh golongan tertentu. Mulai dari bagaimana menyikapi kickback dan korupsi hingga berdamai dengan politik kantor.
Saat ini saya sedang melanjutkan pendidikan S2 dan S3 di University of York, UK dengan fokus pada energi terbaharukan. Sejauh ini sudah berjalan 1.5 tahun gan. Kemarin saya baru menyelesaikan Master sekarang baru berjalan PhD. Artinya ini keputusan ekstrim lainnya yang saya buat pada 2 tahun terakhir, terlepas dari dunia korporat pindah ke dunia riset akademik.
Kalau agan-agan sedang gundah gulana dalam keputusan berkarir, boleh share di thread ini. Ane coba jawab ya. Ane pengen sharing agar agan-agan bisa membuat keputusan dengan baik terkait karir agan. Keputusan karir yang baik itu latihan agan untuk membuat keputusan keluarga yang baik dan keputusan finansial yang baik.
Diubah oleh priandoyo 11-11-2018 22:05
0
8.5K
32
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Dunia Kerja & Profesi
37.2KThread•11.2KAnggota
Tampilkan semua post
TS
priandoyo
#14
Saya coba jawab ya gan Resona1958. Menurut saya gan, apa yang agan tanyakan ini bisa disummary-kan dalam tiga bagian gan.
1. Bagaimana kita melihat. Worthed apa engga
2. Bagaimana kita menjalani. Apa yang harus dilakukan
3. Bagaimana kita memilih. Pindah industri atau pindah bagian
Penjelasannya sebagai berikut gan.
1. Bagaimana kita melihat. Worthed apa engga?
Worthed ngga pekerjaan ane sekarang? sangat worthed sekali gan. Kenapa? Karena agan berada di industri yang bagus, stabil, perusahaan asing. Agan berada dalam usia yang produktif dan potensial dimata rekrutmen. Semakin agan produktif ditempat bekerja semakin bagus masa depan agan. Kalau agan mau pindah pun, sebenarnya sudah ada 2 potensi besar gan: umur dan gaji.
a. Mengenai umur dan menjadi pimpinan
Umur gan, kalau di Indonesia, umur itu sesuatu yang punya nilai gan. Umur 26 dan umur 36 kemampuan teknisnya bisa sama, tapi kemampuan non teknis (soft skill) seperti leadership, sabar dan emosi jauh lebih baik dibandingkan yang umur 26. Umur 36 itu pasti kapasitasnya adalah pimpinan (manager, supervisor, kepala dept) bisa mimpin tim.
Nah dari sudut pandang ini, kita kalau jualan diri harus menjual faktor umur ini. Dengan faktor umur maka jabatan yang kita cari harus jabatan yang membutuhkan kemampuan leadership/managerial dkk.
b. Bagaimana bila kita tidak mampu? belum pernah jadi bos?
Siapapun yang belum pernah jadi bos, kalau udah diatas 30, pasti bisa memimpin orang. Kalau sudah berkeluarga pasti sudah pernah memimpin orang. Lebih lanjut kalau berebut posisi sebagai bos, pasti yang dinilai kemampuan nge-bos-nya, bukan kemampuan teknisnya.
c. Gaji hanya 1 digit?
Gaji itu hanya digunakan untuk negoisasi saja gan. taruhlah agan gajinya 9 juta per bulan, tapi agan dapet bonus misalnya 4x setahun, dapet THR 1x, dapet tahunan 1X. jadi sebenarnya gaji agan setahun 18x gaji. Nah komponen gaji itu yang nanti digunakan untuk negoisasi gaji.
Saya pribadi melihat gaji agan besar, apalagi itu perusahaan jepang yang budaya kerjanya jelas terukur dan disiplin. Ada benefit lain yang bagus, mulai dari kesehatan sampai pinjaman lunak dari bank. Ini yang kalau dikonversikan ke perusahaan lain e.g pertambangan gaji agan mungkin udah hampir 2 digit. Atau kalau dikonversikan ke gaji konsultan juga mungkin 2 digit.
Contoh pertanyaan agan tadi gaji 40 juta per bulan dimana, itu waktu saya kerja di konsultan. Tapi, kalau dikonversikan ke tempat agan, gaji saya bisa jauh lebih kecil.
2. Bagaimana kita menjalani?
Secara singkat gan, bagaimana kita menjalani pekerjaan menurut saya apapun harus dilakukan dengan sungguh-sungguh. Lakukan apa yang paling mudah buat kita, tapi kita harus sungguh-sungguh. Kalau buat saya yang paling mudah adalah googling lowongan pekerjaan, ya kita harus googling setiap hari.
Kalau kita bisa sungguh-sungguh bekerja ya lakukan dengan sungguh-sungguh. Dengan sungguh-sungguh peluang yang baru baik ditempat kerja sekarang atau ditempat kerja yang baru akan terlihat gan. Nah problemnya baru terjadi kalau kita demotivasi, entah faktor internal politik atau faktor lain. Ini yang harus dicari solusinya.
Kalau saya pelarian yang paling mudah adalah belajar, sehingga ada yang mengalihkan perhatian saya dari masalah yang tidak bisa kita selesaikan. E.g faktor bos kan kita tidak bisa manage. Jadi saran saya, sebaiknya memang ambil sertifikasi atau pendidikan lanjutan lainnya gan. Selama 4 tahun kedepan prepare.
3. Bagaimana kita memilih?
Wah agan udah BSMR level 2, saya baru BSMR level 1. Agan megang development di bank, asing pula. Artinya agan bekerja di sektor dan perusahaan yang mahal harganya. Saya kurang mendukung kalau agan pindah divisi ya, misalnya audit/operasional. Saya lebih mendukung kalau agan pindah ke bank lain
Dengan 100an bank di Indonesia, masih ditambah perusahaan jasa keuangan lainnya, menurut saya pribadi yang paling tepat adalah di industri keuangan. Banyak sekali yang agan bisa jual dari BSMR sampai PBI.
Startup digital saya sangat tidak mendukung. Di startup yang dicari adalah kemampuan teknis. Agan ini pengalamannya tidak hanya teknis tapi juga managerial. Startup itu industri yang dinamis (baca baru berkembang) sementara perbankan/keuangan adalah industri yang prudent, yang stabil dengan prinsip kehati-hatian. Startup dan bank itu industri yang sangat berbeda.
Bahkan di jangka panjang pun, saya lebih yakin dengan bank yang baru (e.g Barclays Indonesia yang seumur jagung) dibandingkan dengan startup yang baru.
Penutup
Semangat gan. Dengan agan posting di thread ini artinya agan aware dengan kondisi karir agan. Apa yang saya sampaikan bisa salah dan tidak tepat. Tapi apa langkah yang agan lakukan tidak mungkin salah, karena agan bergerak. Bergerak, kemanapun arahnya pasti bermanfaat. Berjuang gan.
1. Bagaimana kita melihat. Worthed apa engga
2. Bagaimana kita menjalani. Apa yang harus dilakukan
3. Bagaimana kita memilih. Pindah industri atau pindah bagian
Penjelasannya sebagai berikut gan.
1. Bagaimana kita melihat. Worthed apa engga?
Worthed ngga pekerjaan ane sekarang? sangat worthed sekali gan. Kenapa? Karena agan berada di industri yang bagus, stabil, perusahaan asing. Agan berada dalam usia yang produktif dan potensial dimata rekrutmen. Semakin agan produktif ditempat bekerja semakin bagus masa depan agan. Kalau agan mau pindah pun, sebenarnya sudah ada 2 potensi besar gan: umur dan gaji.
a. Mengenai umur dan menjadi pimpinan
Umur gan, kalau di Indonesia, umur itu sesuatu yang punya nilai gan. Umur 26 dan umur 36 kemampuan teknisnya bisa sama, tapi kemampuan non teknis (soft skill) seperti leadership, sabar dan emosi jauh lebih baik dibandingkan yang umur 26. Umur 36 itu pasti kapasitasnya adalah pimpinan (manager, supervisor, kepala dept) bisa mimpin tim.
Nah dari sudut pandang ini, kita kalau jualan diri harus menjual faktor umur ini. Dengan faktor umur maka jabatan yang kita cari harus jabatan yang membutuhkan kemampuan leadership/managerial dkk.
b. Bagaimana bila kita tidak mampu? belum pernah jadi bos?
Siapapun yang belum pernah jadi bos, kalau udah diatas 30, pasti bisa memimpin orang. Kalau sudah berkeluarga pasti sudah pernah memimpin orang. Lebih lanjut kalau berebut posisi sebagai bos, pasti yang dinilai kemampuan nge-bos-nya, bukan kemampuan teknisnya.
c. Gaji hanya 1 digit?
Gaji itu hanya digunakan untuk negoisasi saja gan. taruhlah agan gajinya 9 juta per bulan, tapi agan dapet bonus misalnya 4x setahun, dapet THR 1x, dapet tahunan 1X. jadi sebenarnya gaji agan setahun 18x gaji. Nah komponen gaji itu yang nanti digunakan untuk negoisasi gaji.
Saya pribadi melihat gaji agan besar, apalagi itu perusahaan jepang yang budaya kerjanya jelas terukur dan disiplin. Ada benefit lain yang bagus, mulai dari kesehatan sampai pinjaman lunak dari bank. Ini yang kalau dikonversikan ke perusahaan lain e.g pertambangan gaji agan mungkin udah hampir 2 digit. Atau kalau dikonversikan ke gaji konsultan juga mungkin 2 digit.
Contoh pertanyaan agan tadi gaji 40 juta per bulan dimana, itu waktu saya kerja di konsultan. Tapi, kalau dikonversikan ke tempat agan, gaji saya bisa jauh lebih kecil.
2. Bagaimana kita menjalani?
Secara singkat gan, bagaimana kita menjalani pekerjaan menurut saya apapun harus dilakukan dengan sungguh-sungguh. Lakukan apa yang paling mudah buat kita, tapi kita harus sungguh-sungguh. Kalau buat saya yang paling mudah adalah googling lowongan pekerjaan, ya kita harus googling setiap hari.
Kalau kita bisa sungguh-sungguh bekerja ya lakukan dengan sungguh-sungguh. Dengan sungguh-sungguh peluang yang baru baik ditempat kerja sekarang atau ditempat kerja yang baru akan terlihat gan. Nah problemnya baru terjadi kalau kita demotivasi, entah faktor internal politik atau faktor lain. Ini yang harus dicari solusinya.
Kalau saya pelarian yang paling mudah adalah belajar, sehingga ada yang mengalihkan perhatian saya dari masalah yang tidak bisa kita selesaikan. E.g faktor bos kan kita tidak bisa manage. Jadi saran saya, sebaiknya memang ambil sertifikasi atau pendidikan lanjutan lainnya gan. Selama 4 tahun kedepan prepare.
3. Bagaimana kita memilih?
Wah agan udah BSMR level 2, saya baru BSMR level 1. Agan megang development di bank, asing pula. Artinya agan bekerja di sektor dan perusahaan yang mahal harganya. Saya kurang mendukung kalau agan pindah divisi ya, misalnya audit/operasional. Saya lebih mendukung kalau agan pindah ke bank lain
Dengan 100an bank di Indonesia, masih ditambah perusahaan jasa keuangan lainnya, menurut saya pribadi yang paling tepat adalah di industri keuangan. Banyak sekali yang agan bisa jual dari BSMR sampai PBI.
Startup digital saya sangat tidak mendukung. Di startup yang dicari adalah kemampuan teknis. Agan ini pengalamannya tidak hanya teknis tapi juga managerial. Startup itu industri yang dinamis (baca baru berkembang) sementara perbankan/keuangan adalah industri yang prudent, yang stabil dengan prinsip kehati-hatian. Startup dan bank itu industri yang sangat berbeda.
Bahkan di jangka panjang pun, saya lebih yakin dengan bank yang baru (e.g Barclays Indonesia yang seumur jagung) dibandingkan dengan startup yang baru.
Penutup
Semangat gan. Dengan agan posting di thread ini artinya agan aware dengan kondisi karir agan. Apa yang saya sampaikan bisa salah dan tidak tepat. Tapi apa langkah yang agan lakukan tidak mungkin salah, karena agan bergerak. Bergerak, kemanapun arahnya pasti bermanfaat. Berjuang gan.
0