- Beranda
- Stories from the Heart
CERITA DALAM CERITA (HORROR)
...
TS
andinaruto88
CERITA DALAM CERITA (HORROR)
SELAMAT DATANG DI CERITA DALAM CERITA

Halo Kaskuser pecinta cerita horor. Ane akan share cerita mengenai cerita horor, baik yang dialami oleh ane sendiri ataupun dialami oleh keluarga ane. Semua yang ane tulis disini based on true story & ada beberapa bagian yang ane dibumbuin. untuk nama tokohnya ane samarkan, tetapi untuk lokasi kejadian semuanya adalah ASLI. Janji TS untuk selalu update cerita ini sampai tamat, karena TS sudah menuliskan beberapa ceritanya di LAPTOP ane, jadi tinggal UPDATE beberapa part saja.
Silahkan menikmati cerita ane sambil Tinggalin jejak, saran, dan apresiasinya, SALAM HORROR!!!
DAFTAR CERITA DALAM CERITA
Quote:
- BAYANGAN
- JEMBATAN
- MELINTAS
- BONCENG
- KKN
- JEMBATAN 2
- POHON
- BUKA PUASA
- GUNUNG
- DI DEPAN
- TANGAN
- HITAM
- KAMAR MANDI
- KANTOR
- PELUKAN
- SOSOK
Sering-sering cek page belakang gan,kadang ada INFO PENTING dan suka telat update DAFTAR CERITA
Quote:
BAYANGAN
Tokoh
yayat : Adikku, biasa disebut nomer 2, pendiam, pemberani, bisa “melihat” hal-hal mistis
Pita : Adikku paling bungsu, periang, rajin, terkadang bisa “melihat” sesuatu
Ani : sepupuku, selalu bersemangat, suka bercanda, menyukai cerita horor
Nisa : adiknya ani, polos, penakut,
Mas Dika : sepupuku, suka bercanda, jahil, sama seperti yayat bisa “melihat” hal-hal mistis
“Ayo kita cerita Hantu!” kata ani, sepupuku yang selalu penuh semangat.
Hari itu mungkin sekitar tahun 2010 akhir, kami mengadakan acara keluarga di Yogyakarta, biasanya keluargaku menginap di rumah budeku di daerah mundu. Rumah bude een sangatlah luas, terdiri dari 2 lantai, 3 kamar di lantai 1 dan 3 kamar di lantai 2. pohon manga di halaman depan dan ada pintu masuk khusus untuk motor disebelah kanan rumah, ditaman belakang ada sebuah kolam ikan berbentuk oval dan ruang khusus gudang. Kenapa harus aku ceritakan keadaan rumah ini? Karena akan ada hubungannya dengan cerita yang lain.
“sssttt disini ada loh…”
“jangan gitu ah mas, jadi takut” sahut nisa, sepupuku yang terkenal polos dan penakut.
“yaelah gitu aja lo takut nis, tidur sana lo” ucap ani mengejek adiknya sendiri.
”pada ngapain ini, ikut doong, pada main monopoli?” tiba-tiba pita datang dari arah kamar.
“bukan main, tapi mau cerita hantu hiiiii” sahut mas dika dengan mengangkat kedua tangannya.
“ah sudah ah udah malem, malah cerita serem..tidur aja” kata pita pada kami semua.
Kami berlima duduk diruang tengah rumah bude, waktu sudah menunjukan pukul 22.30. kami masih asyik bercerita tentang kehidupan masing-masing didaerah kami. Maklum kami semua terpisah laut dan berbeda pulau, sehingga terkadang pada kesempatan berkumpul keluargalah kita semua bisa bertemu. Aku dan yayat sedang kuliah di Yogya, mas Dika pun masih tinggal dengan bude een di Yogya,Pita tinggal bersama orangtuaku di Kalimantan, sedangkan Ani dan Nisa tinggal di Jakarta. Yayat yang daritadi nonton televisi, mulai berbicara
“aku ada cerita nih” ujarnya sambil tersenyum.
Semua terdiam. Aku mulai terbayang-bayang kejadian-kejadian yang selalu dia ceritakan, terkadang dia tidak mau menceritakannya kepadaku bahwa disekitarku banyak makhluk-makhluk tak berwujud. Aku baru tahu berbulan-bulan kemudian atau diceritakan sanak saudaraku.
“ayo ayo cerita!!” ani terlihat sangat bersemangat.
“mungkin pita tahu ceritanya soalnya aku bareng sama dia tuh”.
“mungkin sudah sebulan atau dua bulan yang lalu malah, udah lupa..waktu itu aku, pita sama mamah papah berangkat dari Sampit ke Palangka Raya, seingatku mungkin papah ada acara di Palangka Raya, dan kita berangkat sudah agak sorean pas papah udah pulang kerja, sekitar jam 4 lah klo ga salah” yayat berhenti sejenak untuk pindah tempat duduk mendekati kami semua.
“entah di desa mana aku lupa..waktu itu tiba-tiba mesin mobil mendadak mati, padahal tidak ada penerangan sama sekali disekitar jalan”.
Mungkin sedikit penjelasan, jalan dari Sampit ke Palangka Raya tidak seperti jalan-jalan yang ada di Jawa, di kiri dan di kanan jalan hanyalah hutan belantara dan sekali-kali ada kebun kelapa sawit yang sangat luas, rumah penduduk pun sangat sangat sedikit, hanya ada beberapa desa saja yang dilewati. sinyal HP pun terkadang ada terkadang tidak, lupakan lampu penerangan jalan, suasana jalan pada malam hari sangatlah gelap dan sepi, Hanya terdengar suara-suara binatang dan lampu-lampu dari mobil yang lewat.

“waktu itu sekitar jam 9 malem, aku masih ingat saat mengecek HP, Pita saat itu duduk disampingku”.
“oh yang waktu itu” jawab pita pelan.
“entah karena apa, mobil distarter terus sama papah gak bisa nyala, padahal bensin masih ada kata papah, akhirnya papah memutuskan untuk berjalan kaki meminta pertolongan warga sekitar, papah ingat melewati rumah penduduk sebelum mogok, papah meminta aku dan pita tetap di mobil, papah dan mamah jalan kaki ke rumah tersebut”.
“aku keluar dari mobil, sementara Pita duduk diam didalam mobil” yayat menghela napas.
“saat itu lah tiba-tiba dari arah hutan ada bayangan berwarna putih seperti cahaya, aku pikir itu senter atau lampu motor..kutanya pita yang didalam mobil, dia tidak menjawab tetapi wajahnya sudah pucat pasi, saat aku perhatikan bayangan tersebut semakin membesar dan mendekat ke arah mobil..reflek aku buru-buru masuk mobil, dan meminjam HP pita untuk merekam bayangan tersebut, tapi anehnya bayangan tersebut tidak tampak di kamera HP!”

Semua tampak terdiam mendengar kisah yayat. Yayat kemudian melanjutkan.
“Bayangan putih tersebut tampak melayang-layang dan semakin membesar, perlahan-lahan dari arah hutan muncul bayangan lain, aku hanya diam sambil mencoba membaca surat Al-Qur'an yang aku hafal, aku dan pita hanya bisa pasrah melihat bayangan-bayangan tersebut, kami berdua tidak bisa bergerak sama sekali, aku hanya bisa memejamkan mata berharap semua bayangan itu menghilang”
"tiba-tiba dari luar mobil seperti ada suara memanggilku pelan,suara itu perlahan semakin keras...ternyata itu adalah suara mamah dan papah, terkejut aku membuka mata dan melihat keluar mobil, bayangan-bayangan tadi sudah tidak ada, dan tampak papah dan mamah beserta warga sekitar, mereka mengira kami sedang tertidur"
"ya begitulah ceritanya, tuh si pita tahu kok"
kami hanya terdiam sambil melirik satu sama lain.
Tokoh
yayat : Adikku, biasa disebut nomer 2, pendiam, pemberani, bisa “melihat” hal-hal mistis
Pita : Adikku paling bungsu, periang, rajin, terkadang bisa “melihat” sesuatu
Ani : sepupuku, selalu bersemangat, suka bercanda, menyukai cerita horor
Nisa : adiknya ani, polos, penakut,
Mas Dika : sepupuku, suka bercanda, jahil, sama seperti yayat bisa “melihat” hal-hal mistis
“Ayo kita cerita Hantu!” kata ani, sepupuku yang selalu penuh semangat.
Hari itu mungkin sekitar tahun 2010 akhir, kami mengadakan acara keluarga di Yogyakarta, biasanya keluargaku menginap di rumah budeku di daerah mundu. Rumah bude een sangatlah luas, terdiri dari 2 lantai, 3 kamar di lantai 1 dan 3 kamar di lantai 2. pohon manga di halaman depan dan ada pintu masuk khusus untuk motor disebelah kanan rumah, ditaman belakang ada sebuah kolam ikan berbentuk oval dan ruang khusus gudang. Kenapa harus aku ceritakan keadaan rumah ini? Karena akan ada hubungannya dengan cerita yang lain.
“sssttt disini ada loh…”
“jangan gitu ah mas, jadi takut” sahut nisa, sepupuku yang terkenal polos dan penakut.
“yaelah gitu aja lo takut nis, tidur sana lo” ucap ani mengejek adiknya sendiri.
”pada ngapain ini, ikut doong, pada main monopoli?” tiba-tiba pita datang dari arah kamar.
“bukan main, tapi mau cerita hantu hiiiii” sahut mas dika dengan mengangkat kedua tangannya.
“ah sudah ah udah malem, malah cerita serem..tidur aja” kata pita pada kami semua.
Kami berlima duduk diruang tengah rumah bude, waktu sudah menunjukan pukul 22.30. kami masih asyik bercerita tentang kehidupan masing-masing didaerah kami. Maklum kami semua terpisah laut dan berbeda pulau, sehingga terkadang pada kesempatan berkumpul keluargalah kita semua bisa bertemu. Aku dan yayat sedang kuliah di Yogya, mas Dika pun masih tinggal dengan bude een di Yogya,Pita tinggal bersama orangtuaku di Kalimantan, sedangkan Ani dan Nisa tinggal di Jakarta. Yayat yang daritadi nonton televisi, mulai berbicara
“aku ada cerita nih” ujarnya sambil tersenyum.
Semua terdiam. Aku mulai terbayang-bayang kejadian-kejadian yang selalu dia ceritakan, terkadang dia tidak mau menceritakannya kepadaku bahwa disekitarku banyak makhluk-makhluk tak berwujud. Aku baru tahu berbulan-bulan kemudian atau diceritakan sanak saudaraku.
“ayo ayo cerita!!” ani terlihat sangat bersemangat.
“mungkin pita tahu ceritanya soalnya aku bareng sama dia tuh”.
“mungkin sudah sebulan atau dua bulan yang lalu malah, udah lupa..waktu itu aku, pita sama mamah papah berangkat dari Sampit ke Palangka Raya, seingatku mungkin papah ada acara di Palangka Raya, dan kita berangkat sudah agak sorean pas papah udah pulang kerja, sekitar jam 4 lah klo ga salah” yayat berhenti sejenak untuk pindah tempat duduk mendekati kami semua.
“entah di desa mana aku lupa..waktu itu tiba-tiba mesin mobil mendadak mati, padahal tidak ada penerangan sama sekali disekitar jalan”.
Mungkin sedikit penjelasan, jalan dari Sampit ke Palangka Raya tidak seperti jalan-jalan yang ada di Jawa, di kiri dan di kanan jalan hanyalah hutan belantara dan sekali-kali ada kebun kelapa sawit yang sangat luas, rumah penduduk pun sangat sangat sedikit, hanya ada beberapa desa saja yang dilewati. sinyal HP pun terkadang ada terkadang tidak, lupakan lampu penerangan jalan, suasana jalan pada malam hari sangatlah gelap dan sepi, Hanya terdengar suara-suara binatang dan lampu-lampu dari mobil yang lewat.

ILUSTRASI
“waktu itu sekitar jam 9 malem, aku masih ingat saat mengecek HP, Pita saat itu duduk disampingku”.
“oh yang waktu itu” jawab pita pelan.
“entah karena apa, mobil distarter terus sama papah gak bisa nyala, padahal bensin masih ada kata papah, akhirnya papah memutuskan untuk berjalan kaki meminta pertolongan warga sekitar, papah ingat melewati rumah penduduk sebelum mogok, papah meminta aku dan pita tetap di mobil, papah dan mamah jalan kaki ke rumah tersebut”.
“aku keluar dari mobil, sementara Pita duduk diam didalam mobil” yayat menghela napas.
“saat itu lah tiba-tiba dari arah hutan ada bayangan berwarna putih seperti cahaya, aku pikir itu senter atau lampu motor..kutanya pita yang didalam mobil, dia tidak menjawab tetapi wajahnya sudah pucat pasi, saat aku perhatikan bayangan tersebut semakin membesar dan mendekat ke arah mobil..reflek aku buru-buru masuk mobil, dan meminjam HP pita untuk merekam bayangan tersebut, tapi anehnya bayangan tersebut tidak tampak di kamera HP!”

ILUSTRASI
Semua tampak terdiam mendengar kisah yayat. Yayat kemudian melanjutkan.
“Bayangan putih tersebut tampak melayang-layang dan semakin membesar, perlahan-lahan dari arah hutan muncul bayangan lain, aku hanya diam sambil mencoba membaca surat Al-Qur'an yang aku hafal, aku dan pita hanya bisa pasrah melihat bayangan-bayangan tersebut, kami berdua tidak bisa bergerak sama sekali, aku hanya bisa memejamkan mata berharap semua bayangan itu menghilang”
"tiba-tiba dari luar mobil seperti ada suara memanggilku pelan,suara itu perlahan semakin keras...ternyata itu adalah suara mamah dan papah, terkejut aku membuka mata dan melihat keluar mobil, bayangan-bayangan tadi sudah tidak ada, dan tampak papah dan mamah beserta warga sekitar, mereka mengira kami sedang tertidur"
"ya begitulah ceritanya, tuh si pita tahu kok"
kami hanya terdiam sambil melirik satu sama lain.
-----00----
Diubah oleh andinaruto88 13-05-2016 13:23
anasabila memberi reputasi
1
19.5K
Kutip
58
Balasan
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.9KThread•53.7KAnggota
Tampilkan semua post
TS
andinaruto88
#21
Quote:
INTRO
Cerita berikutnya lokasinya di Yogyakarta, tepatnya di jalan kaliurang km.13, ada salah satu jembatan dekat pom bensin yang biasa dilewati gan, ane ga tau kapan kejadian pastinya, berdasarkan cerita yayat kejadian sekitar jam 1 malam gan. Yayat sedang menempuh pendidikan s1 nya tepatnya di universitas islam Indonesia gan. Ini ane sertain foto jembatannya gan
Okey gan selamat menikmati
Lokasi kos yayat berada persis dibelakang kampus, saat itu dia sudah menempuh semester 3 di kampus tersebut. Seperti kebanyakan mahasiswa pada umumnya, nongkrong adalah hal biasa dilakukan dikala suntuk dengan tugas-tugas kuliah yang banyak.
Malam itu seperti biasa yayat diajak teman-temannya untuk nongkrong di daerah kota Yogyakarta, dari jalan kaliurang dia harus menempuh perjalanan yang cukup jauh, Karena kosannya berada di Kaliurang km 14.5.
Tanpa terasa waktu berlalu begitu cepat, pada saat itu sekitar jam 11an malam, yayat memutuskan untuk pulang ke kosan, karena semakin malam jalan kaliurang sangatlah sepi dan dinginnya malam membuat siapa saja akan menggigil melintasi jalan ini terutama ke arah atas.
Karena kedinginan yayat memacu motornya sangat pelan sambil bersenandung sepanjang perjalanan.Saat akan melintasi jembatan tersebut,
yayat samar-samar melihat seorang wanita duduk di jembatan tersebut…
wanita itu memakai baju berwarna putih bersih dengan rambut panjang terurai, tetapi Yayat tidak bisa melihat wajahnya dengan jelas…
yayat memelankan motornya, dia berpikir kenapa ada cewek malam-malam begini duduk di jembatan sendirian…
saat sudah melintasi jembatan tersebut, yayat menoleh ke arah jembatan, dia melihat wanita itu masih disana…betapa terkejutnya yayat saat wanita itu berdiri sambil tersenyum ke arahnya…yayat membalas senyuman wanita itu sambil mengendarai motornya pelan…
setelah agak menjauh, yayat kembali menoleh kearah jembatan, dan wanita itu sudah tidak ada...
sesampainya di kosan, yayat merebahkan diri mencoba untuk tidur karena jam sudah menunjukan jam 1 malam..kamar yayat tidaklah besar, ukurannya sekitar 4x3 m seperti kebanyakan kosan pada umunya. Tempat tidur yayat persis menghadap jendela kecil dan pintu disebelahnya. Selesai mematikan lampu untuk istirahat dan akan memejamkan mata…
yayat mendengar suara wanita seperti bergumam…membicarakan sesuatu…
lama-lama suara wanita itu semakin pelan…semakin pelan…dan hilang sama sekali…
Tiba-tiba dari arah jendela yayat melihat sesosok wanita berbaju putih yang dia lihat di jembatan…
Tubuhnya melayang-layang menatap yayat sambil tersenyum…
Yayat tidak dapat jelas melihat wajahnya…tapi dia tahu wanita itu sedang tersenyum ke arahnya…
Saat itulah yayat menutup matanya dengan cepat…dan tidak berapa lama kemudian dia membuka matanya… sesosok wanita itu sudah tidak tampak di jendela…
Saat itulah dari arah belakang kepala yayat…dia melihat kain putih melayang-melayang persis di atas kepalanya…dia tidak yakin apakah itu sesosok wanita tadi atau bukan…
Yayat kembali memejamkan mata sambil membaca do’a yang dia hafal…sekitar 5 menit lamanya yayat memejamkan matanya…
Pada saat yayat membuka matanya, dengan cepat yayat menyalakan lampu kamarnya, dan membuka pintu kamar dan melihat keadaan sekitar kamar. Tidak ada siapa-siapa disana…hanya tampak lampu kamar-kamar yang masih menyala dan suara tv yang masih menyala di kamar sebelah….
OUTRO
Yayat cerita berulang kali pulang malam semenjak kejadian tersebut, tetapi tidak ada kejadian yang sama. dia mencoba mencari tahu siapa wanita tersebut, tetapi tidak ada yang tahu. padahal ane sering banget lewat situ gan, tengah malam, tapi ga ada kejadian kaya gitu
, mungkin kaskuser ada yang mengalami kejadian di daerah situ? klo ada mungkin bisa share dimari gan
Cerita berikutnya lokasinya di Yogyakarta, tepatnya di jalan kaliurang km.13, ada salah satu jembatan dekat pom bensin yang biasa dilewati gan, ane ga tau kapan kejadian pastinya, berdasarkan cerita yayat kejadian sekitar jam 1 malam gan. Yayat sedang menempuh pendidikan s1 nya tepatnya di universitas islam Indonesia gan. Ini ane sertain foto jembatannya gan

Okey gan selamat menikmati
JEMBATAN 2
Lokasi kos yayat berada persis dibelakang kampus, saat itu dia sudah menempuh semester 3 di kampus tersebut. Seperti kebanyakan mahasiswa pada umumnya, nongkrong adalah hal biasa dilakukan dikala suntuk dengan tugas-tugas kuliah yang banyak.
Malam itu seperti biasa yayat diajak teman-temannya untuk nongkrong di daerah kota Yogyakarta, dari jalan kaliurang dia harus menempuh perjalanan yang cukup jauh, Karena kosannya berada di Kaliurang km 14.5.
Tanpa terasa waktu berlalu begitu cepat, pada saat itu sekitar jam 11an malam, yayat memutuskan untuk pulang ke kosan, karena semakin malam jalan kaliurang sangatlah sepi dan dinginnya malam membuat siapa saja akan menggigil melintasi jalan ini terutama ke arah atas.
Karena kedinginan yayat memacu motornya sangat pelan sambil bersenandung sepanjang perjalanan.Saat akan melintasi jembatan tersebut,
yayat samar-samar melihat seorang wanita duduk di jembatan tersebut…
wanita itu memakai baju berwarna putih bersih dengan rambut panjang terurai, tetapi Yayat tidak bisa melihat wajahnya dengan jelas…
yayat memelankan motornya, dia berpikir kenapa ada cewek malam-malam begini duduk di jembatan sendirian…
saat sudah melintasi jembatan tersebut, yayat menoleh ke arah jembatan, dia melihat wanita itu masih disana…betapa terkejutnya yayat saat wanita itu berdiri sambil tersenyum ke arahnya…yayat membalas senyuman wanita itu sambil mengendarai motornya pelan…
Spoiler for ILUSTRASI:
setelah agak menjauh, yayat kembali menoleh kearah jembatan, dan wanita itu sudah tidak ada...
sesampainya di kosan, yayat merebahkan diri mencoba untuk tidur karena jam sudah menunjukan jam 1 malam..kamar yayat tidaklah besar, ukurannya sekitar 4x3 m seperti kebanyakan kosan pada umunya. Tempat tidur yayat persis menghadap jendela kecil dan pintu disebelahnya. Selesai mematikan lampu untuk istirahat dan akan memejamkan mata…
yayat mendengar suara wanita seperti bergumam…membicarakan sesuatu…
lama-lama suara wanita itu semakin pelan…semakin pelan…dan hilang sama sekali…
Tiba-tiba dari arah jendela yayat melihat sesosok wanita berbaju putih yang dia lihat di jembatan…
Tubuhnya melayang-layang menatap yayat sambil tersenyum…
Spoiler for ILUSTRASI:
Yayat tidak dapat jelas melihat wajahnya…tapi dia tahu wanita itu sedang tersenyum ke arahnya…
Saat itulah yayat menutup matanya dengan cepat…dan tidak berapa lama kemudian dia membuka matanya… sesosok wanita itu sudah tidak tampak di jendela…
Saat itulah dari arah belakang kepala yayat…dia melihat kain putih melayang-melayang persis di atas kepalanya…dia tidak yakin apakah itu sesosok wanita tadi atau bukan…
Yayat kembali memejamkan mata sambil membaca do’a yang dia hafal…sekitar 5 menit lamanya yayat memejamkan matanya…
Pada saat yayat membuka matanya, dengan cepat yayat menyalakan lampu kamarnya, dan membuka pintu kamar dan melihat keadaan sekitar kamar. Tidak ada siapa-siapa disana…hanya tampak lampu kamar-kamar yang masih menyala dan suara tv yang masih menyala di kamar sebelah….
OUTRO
Yayat cerita berulang kali pulang malam semenjak kejadian tersebut, tetapi tidak ada kejadian yang sama. dia mencoba mencari tahu siapa wanita tersebut, tetapi tidak ada yang tahu. padahal ane sering banget lewat situ gan, tengah malam, tapi ga ada kejadian kaya gitu
, mungkin kaskuser ada yang mengalami kejadian di daerah situ? klo ada mungkin bisa share dimari gan
CERITA SELANJUTNYA...tunggu aja yah gan
0
Kutip
Balas