TS
dheynoocha
~Rumah Puisi Dhea~
Welcome to Rumah Puisi Dhea
Quote:
Sebelumnya sebagai TS yang baik ane ucapkan terima kasih telah menyempatkan waktu dan menyisihkan kuotanya untuk mampir ke thread ane yang sederhana ini
Benak yang tak berhenti menciptakan rangkaian kata lah yang mengantar ane ke subforum poetry yang romantis ini dan menciptakan sebuah thread yang barangkali bisa menginspirasi agan-agan semua
Selamat menikmati dan jangan lupa tinggalkan jejak ya gan! Komentar dan kritik akan sangat membantu ane untuk menciptakan puisi-puisi yang jauh lebih baik!
Benak yang tak berhenti menciptakan rangkaian kata lah yang mengantar ane ke subforum poetry yang romantis ini dan menciptakan sebuah thread yang barangkali bisa menginspirasi agan-agan semua
Selamat menikmati dan jangan lupa tinggalkan jejak ya gan! Komentar dan kritik akan sangat membantu ane untuk menciptakan puisi-puisi yang jauh lebih baik!
Spoiler for Sekilas Tentang TS:
Quote:
Diubah oleh dheynoocha 22-03-2016 18:25
0
2.7K
23
Thread Digembok
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Poetry
6.2KThread•6.8KAnggota
Tampilkan semua post
TS
dheynoocha
#18
Jejakmu Masih Ada
Hari ini aku membuka kembali kotak memori yang tersimpan rapi di sudut hati.
Tidak apa, sebentar saja, hanya ingin melihat apakah kamu masih ada disana atau tidak. Tentu saja masih. Tapi hanya sebatas jejak, bukan sosokmu.
Aku menelusuri jejak yang dulu kita pernah buat bersama, saling berdampingan, menuju tujuan yang sama, sampai dua jejak itu saling menjauh, menuju jalan yang berbeda, dan aku kehilangan jejakmu.
Jejak-jejak itu tersimpan rapi disini. Aku menjaganya, agar ia tidak hilang dideru ombak, atau kena hempasan angin. Setidaknya itulah yang bisa kulakukan untukmu, meski kamu telah menghapus rata jejakku di hatimu.
Jejakmu membawa sejuta kenangan dan harapan yang dulu pernah ada, janji yang tak sempat diwujudkan, impian yang kandas, kebersamaan yang telah tiada.
Aku tahu sudah saatnya aku tidak menatap lagi jejakmu, tapi hanya dengan melihat jejakmu aku bisa melangkah.
Aku terus mengikuti jejak-jejak kaki itu, meski terputus di tengah jalan.
Aku mati-matian mencari kemana lagi kamu akan melangkah.
Bagaimana perjalananmu? Bagaimana kondisimu?
Dan yang terpenting masihkah kamu menyimpan jejakku?
Jejakmu masih ada dan akan selalu ada. Membekas begitu dalam, tapi aku tidak berusaha menghapusnya.
Tidak apa, sebentar saja, hanya ingin melihat apakah kamu masih ada disana atau tidak. Tentu saja masih. Tapi hanya sebatas jejak, bukan sosokmu.
Aku menelusuri jejak yang dulu kita pernah buat bersama, saling berdampingan, menuju tujuan yang sama, sampai dua jejak itu saling menjauh, menuju jalan yang berbeda, dan aku kehilangan jejakmu.
Jejak-jejak itu tersimpan rapi disini. Aku menjaganya, agar ia tidak hilang dideru ombak, atau kena hempasan angin. Setidaknya itulah yang bisa kulakukan untukmu, meski kamu telah menghapus rata jejakku di hatimu.
Jejakmu membawa sejuta kenangan dan harapan yang dulu pernah ada, janji yang tak sempat diwujudkan, impian yang kandas, kebersamaan yang telah tiada.
Aku tahu sudah saatnya aku tidak menatap lagi jejakmu, tapi hanya dengan melihat jejakmu aku bisa melangkah.
Aku terus mengikuti jejak-jejak kaki itu, meski terputus di tengah jalan.
Aku mati-matian mencari kemana lagi kamu akan melangkah.
Bagaimana perjalananmu? Bagaimana kondisimu?
Dan yang terpenting masihkah kamu menyimpan jejakku?
Jejakmu masih ada dan akan selalu ada. Membekas begitu dalam, tapi aku tidak berusaha menghapusnya.
0
Suka banget ngebolang, suka gambar juga (find me on ig: @Dheynoocha) Dan jatuh cinta dengan setiap tulisan kang Fahd Pahdepie
Ane bisa jadi orang yang kocak dan romantis tergantung agan suka yang mana