- Beranda
- The Lounge
Sejarah dan perkembangan kaos
...
TS
raja.sablonkaos
Sejarah dan perkembangan kaos
Quote:

Sejarah dan Perkembangan Kaos
Sebuah klipping tentang sejarah, perkembangan, industri, passion, way of life sampai detil terkecil dari sebuah benda simple yang melegenda.... kaos oblong. Passion ane akan kaos dari semenjak muda hingga sekarang ane jadikan way of life and way to make a lifing, ane berusaha merangkum sampaii sedetil dan sekecil-kecilnya tentang "kaos" untuk menambah sekedar informasi kecil buat agan-agan semua sesama pecinta kaos, kaosfanatik, kaos lover. Trit akan ane update terus, akan ane coba kulik dan ane sajikan dalam satu trit di KasKus kita tercinta ini. Kesempurnaan punya Tuhan dan ane juga bukan mahaguru yang pantes dikasih nilai 9, tapi paling gak ane cucu murid dengan nilai 7 yang mau belajar bersama untuk meraih nilai 8 kelak. #salamkaosoblong
Quote:

Siapa yang tidak kenal dengan yang namanya kaos pada jaman ini. Hampir semua manusia pernah atau bahkan fanatik terhadap kaos, pakaian yang sebenarnya bersifat sangat kasual, simple dan bahkan terkesan "biasa aja". Dulu pada awal perkembangan sejarah pakaian manusia, kaos nyaris diartikan sebagai urakan dan tidak tau aturan, namun sekarang kaos adalah jenis pakaian yang paling banyak dipakai oleh manusia.
Berikut ane rangkum beberapa tulisan mengenai sejarah dan perkembangan kaos, sekedar nambah pengetahuan aja gan

Quote:

T- Shirt atau kaos oblong pada awalnya digunakan sebagai pakaian dalam tentara Inggris dan Amerika pada abad 19 sampai awal abad 20. Asal muasal nama inggrisnya, T-shirt, tidak diketahui secara pasti. Teori yang paling umum diterima adalah nama T-shirt berasal dari bentuknya yang menyerupai huruf "T", atau di karenakan pasukan militer sering menggunakan pakaian jenis ini sebagai "training shirt"
Masyarakat umum belum mengenal penggunakan kaos atau T-Shirt dalam kehidupan sehari-hari. Bahkan, para tentara yang menggunakan kaos oblong tanpa desain ini pun hanya menggunakannya ketika udara panas atau aktivitas-aktivitas yang tidak menggunakan seragam. Ketika itu warna dan bentuknya (model) itu-itu melulu. Maksudnya, benda itu berwarna putih, dan belum ada variasi ukuran, kerah dan lingkar lengan
Awal kepopuleran
T-shirt alias kaos oblong ini mulai dipopulerkan sewaktu dipakai oleh Marlon Brando pada tahun 1947, yaitu ketika ia memerankan tokoh Stanley Kowalsky dalam pentas teater dengan lakon “A Street Named Desire” karya Tenesse William di Broadway, AS. T-shirt berwarna abu-abu yang dikenakannya begitu pas dan lekat di tubuh Brando, serta sesuai dengan karakter tokoh yang diperankannya. dan film Rebel Without A Cause (1995) yang dibintangi James Dean. Pada waktu itu penontong langsung berdecak kagum dan terpaku. Meski demikian, ada juga penonton yang protes, yang beranggapan bahwa pemakaian kaos oblong tersebut termasuk kurang ajar dan pemberontakan. Tak pelak, muncullah polemik seputar kaos oblong.
Polemik yang terjadi yakni, sebagian kalangan menilai pemakaian kaos oblong – undershirt – sebagai busana luar adalah tidak sopan dan tidak beretika. Namun di kalangan lainnya, terutama anak muda pasca pentas teater tahun 1947 itu, justru dilanda demam kaos oblong, bahkan menganggap benda ini sebagai lambang kebebasan anak muda. Dan, bagi anak muda itu, kaos oblong bukan semata-mada suatu mode atau tren, melainkan merupakan bagian dari keseharian mereka.
Polemik tersebut selanjutnya justru menaikkan publisitas dan popularitas kaos oblong dalam percaturan mode. Akibatnya pula, beberapa perusahaan konveksi mulai bersemangat memproduksi benda itu, walaupun semula mereka meragukan prospek bisnis kaos oblong. Mereka mengembangkan kaos oblong dengan pelbagai bentuk dan warna serta memproduksinya secara besar-besaran. Citra kaos oblong semakin menanjak lagi manakala Marlon Brando sendiri – dengan berkaos oblong yang dipadu dengan celana jins dan jaket kulit – menjadi bintang iklan produk tersebut.
Mungkin, dikarenakan oleh maraknya polemik dan mewabahnya demam kaos oblong di kalangan masyarakat, pada tahun 1961 sebuah organisasi yang menamakan dirinya “Underwear Institute” (Lembaga Baju Dalam) menuntut agar kaos oblong diakui sebagai baju sopan seperti halnya baju-baju lainnya. Mereka mengatakan, kaos oblong juga merupakan karya busana yang telah menjadi bagian budaya mode.
Quote:
Kaos oblong di Indonesia
Di Indonesia, konon, masuknya benda ini karena dibawa oleh orang-orang Belanda. Namun ketika itu perkembangannya tidak pesat, sebab benda ini mempunyai nilai gengsi tingkat tinggi, dan di Indonesia teknologi pemintalannya belum maju. Akibatnya benda ini termasuk barang mahal.
Namun, kaos oblong baru menampakkan perkembangan yang signifikan hingga merambah ke segenap pelosok pedesaan sekitar awal tahun 1970. Ketika itu wujudnya masih konvensional. Berwana putih, bahan katun-halus-tipis, melekat ketat di badan dan hanya untuk kaum pria. Beberapa merek yang terkenal waktu itu adalah Swan dan 77. Ada juga merek Cabe Rawit, Kembang Manggis, dan lain-lain. Dan tren kaos oblong rupa-rupanya direkam pula oleh Kartunis GM Sudarta melalui tokoh Om Pasikom dan kemenakannya dengan tajuk “Generasi Kaos Oblong” (Harian Kompas, 14 Januari 1978).
Tahun 1980 an dunia kaos oblong dikuasai oleh industri kreatif. Muncul merek-merek terkenal seperti C59 dari Bandung, JOGER dari Bali, dan DAGADU dari Yogyakarta. Kaos-kaos ini terkenal dengan designnya yang unik dan menarik. Selain merek-merek tersebut, dunia kaos indonesia dikuasai oleh beberapa merek terkenal yang dijual di supermarket seperti merek HAMMER, POSHBOY, OSELLA, dan masih banyak lagi. Sebagian dari merek-merek terkenal ini masih bertahan, namun sebagian yang lain sudah tidak beredar di pasaran.
Tahun 1990 an adalah tahun dimana dunia kaos Indonesia diramaikan oleh maraknya insan-insan kreatif yang menjual kaos dengan design sendiri dan memproduksi sendiri, serta menjual di toko sendiri. Mereka inilah yang dikenal sebagai Distro Clothing. Distro sendiri merupakan singkatan dari "Distribution Outlet" yang berarti toko yang mendistribusikan atau menjual barang-barang unik termasuk kaos.
wikipedia
Spoiler for MARLON BRANDO:

Marlon Brando, Jr. (lahir 3 April 1924 – meninggal 1 Juli 2004 pada umur 80 tahun) adalah seorang pemeran pria berkebangsaan Amerika Serikat yang meraih dua penghargaan nominasi Academy Award versi film dan aktor terbaik. Ia menjadi terkenal dalam beberapa filmnya seperti On The Waterfront dan The Godfather.
Berikut judul film yang pernah diperankan oleh Marlon Brando.
The Men (1950)
A Streetcar Named Desire (1951)
Viva Zapata! (1952)
Julius Caesar (1953)
The Wild One (1953)
On the Waterfront (1954)
Désirée (1954)
Guys and Dolls (1955)
Operation Teahouse (1956) (short subject)
The Teahouse of the August Moon (1956)
Sayonara (1957)
The Young Lions (1958)
The Fugitive Kind (1959)
One-Eyed Jacks (1961) (also director)
Mutiny on the Bounty (1962)
The Ugly American (1963)
Bedtime Story (1964)
Morituri (1965)
The Chase (1966)
The Appaloosa (1966)
Meet Marlon Brando (1966) (short subject)
A Countess from Hong Kong (1967)
Reflections in a Golden Eye (1967)
Candy (1968)
The Night of the Following Day (1968)
Burn! (1969)
King: A Filmed Record... Montgomery to Memphis (1970) (documentary)
The Nightcomers (1972)
The Godfather (1972)
Last Tango in Paris (1972)
The Missouri Breaks (1976)
Raoni (1978) (documentary) (narrator)
Superman (1978)
Apocalypse Now (1979)
The Formula (1980)
A Dry White Season (1989)
The Freshman (1990)
Hearts of Darkness: A Filmmaker's Apocalypse (1991) (documentary)
Christopher Columbus: The Discovery (1992)
Don Juan DeMarco (1995)
The Island of Dr Moreau (1996)
The Brave (1997)
Free Money (1998)
The Score (2001)
Superman Returns (2006) - Posthumous appearance, appears in archive footage as Jor-El
Superman II: The Richard Donner Cut (2006)
BRANDO (2007) (TCM Documentary)
Blood,Sweat,& Brando (2008)
wikipedia
Quote:
]Hingga saat ini banyak model kaos oblongyang dibuat sesuai perkembangan jaman, seperti kaos raglan. Kaos raglan diambil dari nama suatu desa kecil di Inggris. Yang membuat nama desa itu terkenal adalah seorang prajurit Inggris bernama Fitzroy James Henry Somerset, yang dikarenakan keberanian dan jasa nya melawan Perancis diberikan gelar “The 1st Baron of Raglan” oleh kerajaan Inggris. Semasa hidupnya, Sir Fitzroy sering memakai jas dengan jahitan yang mirip dengan jahtan pada kaos model raglan pada saat ini sehingga model jahitan tersebut menjadi ciri khas dari kaos raglan, salah satu ciri khasnya juga adalah model tangan 3/4. Pada era saat ini kaos raglan sangat luas dipakai untuk berbagai keperluan, mulai dari kaos fashion yang dijual diberbagai macam distro, sampai kaos promosi bahkan seragam, karena keunikan model kaos raglan ini salah satu hal yang menjadi pertimbangan pemakainya yang mulai bosan atau menginginkan model lain selain kaos oblong.
Quote:

Tips merawat kaos sablon
Berikut adalah beberapa tips merawat kaos sablon kesayangan agan..
Kaos merupakan pakaian praktis yang sering digunakan dalam suasana santai. Namun banyak di antara kita yang lupa atau tidak tahu cara merawat kaos agar tahan lama. Berikut tips mencuci kaos kesayangan anda agar tetap awet dan enak dipakai.
1. Jangan direndam terlalu lama
Usahakan merendam kaos tidak lebih dari 1 jam untuk kaos yang sudah lama, sedangkan kaos baru malah tidak boleh lebih dari 30 menit. Deterjen bisa menyebabkan sablon pada kaos kesayangan kita cepat rusak. Baik itu kaos distro buat cowok ataupun cewek.
2. Pisahkan saat dicuci
Maksudnya pisahkan antara kaos yang berwarna kuat (hitam, merah, biru, hijau) dengan bahan lain yang berwarna putih. Bersiap kalau ada yang luntur. Pisahkan juga kaos yang sangat kotor dengan yang tidak begitu kotor, karena jika dicampur nanti hanya akan transfer kotoran saja (Biasanya kaos pakaian pria lebih kotor dari kaos pakaian wanita)
3. Jangan disikat
Jika saat mencuci kaos ita menyikat terlalu keras, maka bisa merusak sablon pada kaos tersebut. Juga hindari kucekan dan perasan yang terlalu kuat karena dapat merusak pori-pori baju.
4. Jemur terbalik
Sinar matahari dapat mengakibatkan warna kaos dan sablon anda memudar. Oleh karena itu sebelum menjemur kaos yang telah di cuci sebaiknya di balik terlebih dahulu agar sablon tidak langsung menghadap ke matahari.
5. Jangan digantung
Jangan digantung pakai hanger, karena bisa membuat leher kaos kita melar.Kecuali mungkin setelah kering jadi kaos tidak terlalu berat seperti di outlet distro ataupun di online distro clothing.
6. Hindari kontak dengan pemutih / pelembut / pewangi pakaian
Pemutih / pelembut / pewangi pakaian mengandung zat kimia yang sangat kuat, yang bisa menyebabkan sablon menjadi luntur dan terkelupas. Pemutih pakaian juga berpotensi membuat kaos jadi cepat tipis dan kasar. Walaupun kaos distro dibeli secara shopping online / shop online distro clothing, itu bukan jaminan karena zat kimia pada pemutih / pelembut / pewangi tersebut bersifat merusak.
7. Hindari mencuci dengan mesin cuci
Sebaiknya cuci kaos secara manual/menggunakan tangan. Karena mesin cuci dapat membuat kaos distro menjadi melar, sablon cepat rusak, dan pori-pori kasar. Hal ini dikarenakan saat berputar kaos akan menerima beban tarik-ulur dan gesekan dengan kain lain disekitarnya.
8. Setrika setelah kering
Agar awet selalu setrika kaos setelah dicuci dan dijemur. Juga pastikan kaos disetrika pada keadaan kering.
9. Kaos Keren bukan untuk tidur
Agar awet, jangan pakai kaos kesayangan anda untuk tidur, hal ini karena sadar atau tidak kita berkeringat saat sedang tidur, keringat ini bisa membuat kaos kita cepat kotor dibagian leher.
10. Pakailah seperlunya
Pakailah kaos kesayangan anda yang paling keren seperlunya, sayang kan kalau kaos kesayangan kita cepat rusak gara-gara keseringan dipakai.
Quote:
Masih mau tau lagi gan tentang info dan tips seputar kaos? Klik aja gan ya


UPDATED
Info seputar bahan pakaian
Perbedaan katun kombed dan katun karded
Info seputar sablon kaos
Info seputar Distro & Clothing
JakCloth – Event Khusus Clothing & Distro Terbesar di Indonesia
Sablon Manual VS Sablon Digital
Sejarah produsen kaos tertua didunia
Kaos paling mahal dalam sejarah manusia
Awal mula penemuan mesin jahit di dunia
Sejarah penemuan kain, pemanfaatan hingga menjadi industri dimasa kini
Kaos dengan design paling booming didunia
Quote:
Quote:
baca juga
Tips merawat kaos sablon
Katun kombed 20s, 24s, 30s dan 40s. Apa sih bedanya?
Karakter dan jenis cat sablon manual
Mengapa memakai tinta sablon superwhite?
Bingung mau pilih sablon manual atau sablon digital? Cek dulu boss
Sejarah dan perkembangan kaos oblong didunia
Kaos dengan design paling booming didunia
Pabrik kaos oblong tertua dalam sejarah manusia
Apa bedanya bahan fleece dan babby terry?
Diubah oleh raja.sablonkaos 08-06-2016 15:49
0
20.3K
Kutip
132
Balasan
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
The Lounge
1.3MThread•105.2KAnggota
Tampilkan semua post
TS
raja.sablonkaos
#2
Info seputar sablon kaos
Quote:
Info bahan sablon

Terdapat beberapa jenis bahan sablon yang bisa dipakai tergantung design yang anda kehendaki.
1. Rubber / karet
Bahan yang paling sering digunakan. Bisa untuk kaos berwarna gelap maupun terang karena sifatnya yang menumpang dan menutupi rajutan kain. UNtuk sablon diatas dasar kain yg melar dibutuhkan cat rubber dengan ramuan khusus agar cat dapat mengikuti kelenturan kain dan berdaya tahan lama.
2. Pigmen / tinta air
Jenis sablon yang menyerap di kain, ini cat yang biasa dipakai untuk kaos berwarna terang. Syarat agar bisa memakai sablon jenis ini adalah, warna kain harus lebih terang dari pada warna sablon, dengan kata lain tinta warna putih tidak bisa memakai sablon pigmen.
3. Plastisol
Cat berbahan dasar minyak, dengan kemampuan istimewa untuk mencetak dot/raster super kecil dengan hasil prima. Tanpa limbah dan sangat irit. Sayangnya butuh invest yg banyak bila menggunakan cat ini karena untuk mengeringkannya dibutuhkan suhu tinggi memakai alat yang dinamakan curing.
4. Glow in the dark / fosfor
Cat yg menyala saat kaos berada ditempat gelap. Bisa rubber, pigmen maupun plastisol
5. Reflektif
Cat yang akan menyala jika kaos disinari oleh sebuah sumber cahaya. Dari 3M. Untuk saat ini kami belum memproduksi jenis sablon ini.
6. Discharge
Cat dengan kemampuan menipiskan/menghilangkan warna dasar kaos kemudian diisi dengan warna baru sesuai dengan kebutuhan.
7. Flocking / beludru
Cat dengan bentuk jadi seperti beludru.
8. Foam / cat timbul
Ada rubber, ada juga plastisol, tapi bentuk timbul keduanya berbeda.
8. Glitter / berkerlip
Sablonan yang memakai tinta berupa campuran serbuk, ada yg halus ada yg kasar, makin kasar makin renggang pula jenis screen yg digunakan.
8. Foil
Sablonan dengan menggunakan bahan kertas logam, hmm kaya foil yg ada di undangan2 gitulah.
Separasi atau proses pemisahan warna disain untuk dijadiin film. Jenisnya ada 2 Ada yg spor color atau warna blok biasanya ini untuk disain berbentuk vektor, ada yg raster namanya process color. Disebut process color soalnya kalo pake cat plastisol warna2 yg udah dipisahin itu udah ada (udah diproses duluan, maksudnya udah ada yg jual jadinya kita ga perlu nyampur lagi), tapi bisa juga dipake buat cat rubber, tapi ga begitu bagus karena cat plastisol keunikannya adalah bisa ditumpuk pada saat masih basah jadi warnanya bisa nyampur. Ada juga separasi CMYK, yaitu tehnik sablon dengan pencampuran antara warna Cyan, Magenta, Yellow dan Black. Pada tehnik sablon separasi cmyk, detil gambar biasanya tidak dapat tercetak dengan sempurna, untuk warna juga relatif berbeda dengan design asli atau softcopy.
Masih banyak lagi varian-varian keluaran terbaru dari cat-cat sablon, ditunggu aja update-nya gan
kembali ke
Sejarah dan perkembangan kaos
Sejarah dan perkembangan kaos
Diubah oleh raja.sablonkaos 22-03-2016 18:28
0
Kutip
Balas
