Kaskus

Story

absurdum4197Avatar border
TS
absurdum4197
CERITA DEWASA
permisi semuanya para penghuni forum sfth iniemoticon-Hai. kali ini ane akhirnya turun gunungemoticon-Cool. ane dulunya SR disiniemoticon-Malu (S). karena gak tau cara bikin ID kaskusemoticon-Hammer (S). pas udh tau, ane bikin deh. emoticon-Ngakak (S)

ane mau coba menceritakan proses pendewasaan ane nih gan. tujuan ane nulis sih cuma satu. biar nggak ada orang tolol yang kayak ane.emoticon-Hammer (S)

semoga cerita ane bisa menginspirasi dan nggak ngebosenin yeps ☺

sekalian nih ada rules. kan ane belom ngasih rules ya pas di awal.

1. silahkan kepo se kepo2nya. tapi kalo menurut ane udh menusuk jantung privasi ane dan para tokoh. 50:50 deh bakalan ane bales.

2. kalo baca cerita ane, persiapin segala sesuatunye. terutamaa tisu. buat yg ngupi ame ngerokok boleh dehjadi temennye si tisu.itu aja dulu sih. ntar kalo ada tambahan tinggal ane tambahin.
CERITA DEWASA
#keepreading #keepcrying
Quote:



SOB CERITA LANJUTANNYA KAGAK GUE INDEKS.. SOALNYA TEBIR MAKE HAPE.. HARAP MAKLUM YEHH

OHIYA SATU AGAIN, JANGAN LUPA NGOPI BIAR GAK KAGET emoticon-coffeeemoticon-coffee
Diubah oleh absurdum4197 16-09-2016 20:38
permana55adityaAvatar border
xzunAvatar border
aditya0892aldyAvatar border
aditya0892aldy dan 18 lainnya memberi reputasi
13
465.4K
458
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.7KThread52.2KAnggota
Tampilkan semua post
absurdum4197Avatar border
TS
absurdum4197
#3
MASUK SMA

Kelas 1

Setelah gue dinyatakan lulusemoticon-Big Grin dari SMP gue yang terletak ditengah – tengah kota hujan, gue mulai bergeser ke daerah pinggiran alias kabupaten, dan masih sama di kota hujan. Disana gue mulai menjalani status gue sebagai si putih – abu.
Pada saat pembagian kelas, kebetulan gue ditempat kelas unggulan, dan tepatnya unggulan satu. Jadi di sekolah gue kelas – kelasnya terbagi menjadi dua kategori, unggulan dan regular. Karena gue berpikir gue pengen berubah menjadi siswa baik dan alim di hadapan dunia (lebayemoticon-Hammer), pada saat gue tes disana, gue memilih kelas unggulanemoticon-Cool. Dan jelas biaya pebulan dan jam pelajarannya lebih. Iya.. lebih mahal dan lebih lama. emoticon-Hammeremoticon-Hammer

Gue disini punya sahabat, reyhan biasa dipanggil smeagol atau curut. Dan dia adalah orang pertama yang bareng sama gue sampai gue lulus. Perkenalan singkat gue sama dia cukup oke lah yah..

“ gue duduk sini boleh ? ” gue Tanya.

“ iya, duduk aja..” reyhan menjawab.

“ kenalin nama gue Ipang ”. (nama panggilan)sambil menyodorkan tangan.

“ gue reyhan, lo dari smp mana ? ” Tanya reyhan ke gue.

“ gue dari dhubel, lo dari mane ? ” (anak bogor kota pasti tau) Tanya gua balik.

“ gue dari smp 1 kemang. ” Dia balas menjawab gue.

Gue kaget “ widih anak jakarte nih?emoticon-EEK! ” sambil gue Tanya dia lagi.

“ bukan, kemang daerah bojongemoticon-fuck3 ” dia jawab.

Begitu lah kira – kira perkenalan singkat gue sama si “curut”. Ya cukup mengasikkan lah orangnya.
Pada saat dikelas sedang asik – asiknya saling mengenal satu sama lain, ada tiga orang tiba – tiba masuk ke kelas. Mereka adalah senior gue, satu cowok dua cewek. Memakai jas almamater abu – abu, terlihat keren dan gagah menurut gue waktu itu. Mereka menyuruh kita semua diam, dan mereka memulai perkenalan.

“assalamualaikum adik – adik” mereka menyapa kita sekelas.

“walaikumsalam kak” dan di jawab serempak oleh kita.

“kita bertiga disini bertindak sebagai kakak pembimbing kalian.”
Gue menyimak omongan si cowok itu.

“saya Azhari dari kelas 12 (gue lupa), dan yang itu…” dia menunjuk dua partnernya.

“saya inggit ashari dari kelas 11 (gue lupa) dan yang disamping saya..” dia memberi kesempatan bicara pada partnernya yang satu lagi.

“saya puja dilfa dari kelas 12 (gue lupa)” jawabnya dengan rada jutek.

“kita disini membutuhkan raja kelas dan ratu kelas dan maskotnya.” Azhari ngomong.

“ada yang bersedia nggak?” inggit menambahkannya.

Serempak kita diam saling pandang.
“gimana nih? Kalo nggak ada biar kita yang tunjuk” inggit bebicara lagi.

“eh, tapi mending kita atur dulu posisi duduk mereka.” Salah satu dari mereka berbicara.

“sekarang kalian sobek kertas kecil dan tuliskan nama kalian di kertas itu.” Perintahnya kepada kita.

Gue sobek kertas seirit mungkin dan gue tulis dikertas gue “Ipang gokil”. Setelah itu kertas itu di kumpulin di satu wadah dan di kocok, lalu diambil secara acak. Gue keabgian duduk di belakang. Dan satu bangku dengan seorang cewek. Setelah itu, mereka memulai pemilihan untuk menentukan siapa ketua, ratu, dan maskotnya.

“setelah kita putuskan secara sepihakk” dilfa membuka mulutnya untuk bicara.

Disini gue kesel dan nggak terima.emoticon-Mad Kok gitu sih? Dimana demokrasi? seperti bukan di Indonesia. Tapi gue diem.emoticon-Hammer Ya mau gimana lagi, gue masih baru, gue junior.emoticon-Busa

“raja dari kelas ini adalah…..” masih dilfa yang ngomong.

“Nanda. Mana yang namanya Nanda?” azhari bertanya.

“saya kak. iya saya siap.” Kata nanda.

“oke bagus. Selanjutnya ratunya adalah…” azhari bicara lagi.

“disini yang namanya rizka mana orangnya?” inggit mulai berbicara lagi.

“aku kak. iya siap kak.” kata rizka.

“bagus! selanjutnya mascot dari kelas ini jatuh kepada….” Dilfa sekarang yang ngomong.

“ disini tertulis “IPANG GOKIL” mana si ipang gokil?” inggit bertanya.

Disini gue kaget setengah mampus (lebay bgtemoticon-Hammer). Kenape gue? Kan masih banyak yang lain. Gue bertanya – Tanya. emoticon-Confused

“ mana Ipang?” azhari bebicara dengan nada sedikit keras.

“ iya kang, iya gue siap dehemoticon-Hammer…” dengan pasrah gue menjawab.

“ oke. Udah lengkap ya semuanya.” Azhari berbicara lagi.

Singkat cerita, gue lelah setelah menjadi mascot. Ya, setelah gue menjatuhkan harga diri gue berjoget – joget menjadi dirijen layaknya supporter klub sepak bola, gue menjadi terkenal satu angkatanemoticon-Cool. Tapi dengan predikat yang sangat memalukan.emoticon-Busaemoticon-Busa

Setelah usai masa pemutusan urat malu, gue menjalani hari – hari gue sebagai anak SMA. Dan satu hal yang bikin gue kaget waktu itu.

“pang, lo ngerokok nggak?” si curut bertanya ke gue.

“enggak han, masih belom. Kagak tau kalo nanti” jawab gue.

Gila! Gue kira sekolah sekeren ini, siswanya alim dan kutu buku semua. Nggak taunya ada juga yang begajulan. Ya, mungkin gue dulu masih polos layaknya anak – anak sekolah yang ada di buku paket ppkn.

Hari – hari gue disini biasa aja. Nggak ada yang special. Belajar, warnet, pulang. Begitu terus. Tapi di tengah – tengah kehidupan gue yang monokrom itu, gue juga mencoba mendekati senior gue. Dia adalah mantan kakak pembimbing gue. Inggit. Ya memang awalnya biasa aja. Tapi semakin hari, semakin gue perhatiin dia itu lucu. Dengan mata yang sipit dan di lapis oleh kacamata. Sumpah waktu itu dia cantik banget.

Gue jadi teringat ketika bulan puasa, waktu itu lagi booming hape nokia. Dan nokia itu yang cukup bersejarah dalam kehidupan gue. Gue smsan sama dia waktu itu…

-selamat berbuka kakak cantik.hehe- sent sms

-iya, kamu juga. Selamat berbuka adek gendut- balesnya ke gua.

-iya makasih kak. jangan lupa teraweh kak.-

-sip sip-

Akhirnya gue makan, terus solat maghrib, lalu persiapan solat teraweh. Ketika ceramah di masjid gue, gue ngerasa bête. Bingung mau ngapain. Akhirnya gue sms lagi deh…
-kak lagi dimana?-

-lagi di rumah-

-loh kok? Nggak teraweh?-

-lagi males. Kamu kok bukannya solat malah main hp?-

-hehehe… bosen dengerin ceramah. Diulang – ulang mulu-

-dasar anak nakal. Hahaha-

-nakal boleh, bodoh jangan. Iya gak?-

- iya iya. Betul-

Akhirnya gue lanjutin ke solat witir. Dan selesai solat seperti biasa, langsung kabur ke warung. Disini gue suka kumpul sama temen – temen rumah gue. Tapi gue suka pulang duluan. Soalnya nyokap gue suka nanyain lewat tetangga yang udah selesai solat taraweh. Maklum ANAK KESAYANGAN.

Singkat cerita, gue mulai yakin dengan perasaan gue ke inggit. Dan akhirnya gue menyatakan perasaan gue lewat sms. Smsnya gue lupa. Sumpah gue lupa. Tapi endingnya yang gue inget. Gue DITOLAK. Ternyata dia menganggap gue gak lebih dari seorang adik. Jleb!

Akhirnya gue galau. Tapi nggak parah. Ya dibilang masih stadium awal lah. Dan hari – hari gue kembali menjadi monokrom. Bangun – mandi – sekolah – warnet – rumah – tidur. Cukup menyedihkan memang. Hahaha.
Diubah oleh absurdum4197 15-05-2016 14:35
oktavp
theorganic.f702
zulaiqha.nn0176
zulaiqha.nn0176 dan 8 lainnya memberi reputasi
9
Tutup
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.