- Beranda
- The Lounge
(Masuk Gan) Kisah-kisah pengalaman mantan Gay Indonesia
...
TS
fabian.goldmyer
(Masuk Gan) Kisah-kisah pengalaman mantan Gay Indonesia
Quote:
Gan tolong bantu komen ya supaya trit ini terus terangkat. Siapa tahu jadi banyak LGBT yang terbantu untuk kembali karna trit ini.
Sampai sekarang udah ada beberapa yang PM ane baik yang lgbt ataupun yang ternyata pasangannya LGBT.
Jangan lupa juga ya untuk rate



sama cendol
Sampai sekarang udah ada beberapa yang PM ane baik yang lgbt ataupun yang ternyata pasangannya LGBT.
Jangan lupa juga ya untuk rate




sama cendol
Quote:
Kalo ID ane ini kebanned, yang mau PM bisa kirim ke akun ane yg laen dibawah ini 
http://www.kaskus.co.id/profile/8704096

http://www.kaskus.co.id/profile/8704096

Proses Hijrahnya Seorang Hellow Kitty
Quote:
Setelah bebarapa tahun berkelana dan terjebak di dunia gay, akhirnya hidayah pun mulai mendekati diriku.
Bermula dari hikmah akibat rasa kecewa dan sakitnya perasaan di hati karena baru di hianati dan ditinggalkan begitu saja oleh seorang laki - laki yang saya sangat sayangi.
Dari situlah saya mulai menyadari bahwa hubungan seperti ini tidaklah pernah bisa bersatu, dan tidak akan bisa langgeng selayaknya suami istri yang sudah sah di mata agama dan negara. Tidak mungkin bisa! Hanya kecewa, menderita, sengsara dan akhirnya masuk neraka.
Sebesar apa pun cinta kita ke orang tersebut tidak akan pernah bisa bersatu. Karena pada dasarnya itu memang cinta yang haram.
Dan Ayah saya sudah tidak ada, saya malu dan kasian sama ayah jika ayah mengetahui kelakukan saya di dunia ini.
Ketika setiap melihat raut wajah Ibu yang sudah melahirkan dan membesarkan saya. Hati ini berontak dan sedih, kenapa ketika saya sudah dewasa justru malah menorehkan dosa - dosa di setiap nafasku. Sungguh hati ini merasa bersalah dan tidak rela jika hanya gara - gara kenalakan saya ini beliau menjadi menderita kelak.
Belum lagi rasa takut jika Allah murka kepada saya karena kebodohan dan lemahnya diri ini yang tidak bisa mengendalikan nafsu sesaat.
Namun allhamdulillah saya masih bersyukur karena sampai detik ini keperjakaan dan keperawanan saya masih terjaga dengan bersih dan belum terkena noda hitam dari dunia gay. Walau mungkin luarnya pernah tersentuh tangan orang lain. Tapi spare partnya masih orisinil, Jeng. Percayalah!
Di malam yang gelap gulita saya browsing di google dengan kata kunci " Penderitaan Suami Seorang Gay " tidak tahu juga saya senang banget membaca kisah - kisa yang haru biru seperti itu . Apa lagi membaca kisah CHSI idho demen banget. Dan akhirnya munculah di situ nama kak Sinyo Egi.
Saya telusuri dan add FB beliau.
Beliau tipe orang yang ramah rupanya dan yang membuat idho semangat adalah. Wauu amazing Kak Sinyo keren banget.
Hihi
Modus saja sebenarnya saya sms dan curhat ke beliau awalnya. (Tapi sekarang babar blas tidak ada perasaan itu. Dan sudah bersih dari kata modus).
Butuh waktu 4 bulan saya untuk menenangkan pikiran dan hati ini untuk memantabkan kalau saya harus berhijrah.
Berhijrah dari dunia yang gelap ke dunia yang terang.
Dengan nama akun Ridho Ilahi di bulan Juli 2015 saya resmi menjadi klien PS yang ke no sekian ribu.
Terasa berat ketika ku lalui PR - PR dari PS. Tahap pertama sudah bisa di lalui dengan lumayan lancar. Dan memang seperti ada kekuatan baru ketika selesai mengerjakan PR no Wahid itu. Hati lebih lega dan tenang.
Melangkah ke PR dua, OMG berat sekali PR ini, saya harus menghapus kontak, dan BB mantan pacar, photo - photo pacar, tidak boleh melihat atau membuka hal - hal yang berkaitan dengan porno grafi. Pokonya semua yang berkaitan dengan dunia pelangi harus idho hempaskan dengan paksa ke jurang.
Padahal di kontak BB saya ada 760 kontak yang Gay asli dan 250 yang hetero, di setiap waktu dapat BC link - link bokep. Ah mudah sekali jaman sekarang melihat seperti itu. Mirisss
Akhirnya demi kenyamanan saya dalam berhijrah, BB yang penuh kenangan dan penuh dengan cerita bersama beliau saya kasihkan cuma - cuma ke seseorang dan sekaligus no hpnya.
Allhamdulillah hanya melanggar 1 kali di PR dua ini. Dan itu tidak sengaja memencet link gay di Google. Nyesel pakai banget.
Dan berlanjut di PR 3,4 dan 5 ini.
Godaan banyak, tidak jarang ada Bapak - Bapak inbok kirim photo, kirim pin BB atau no WA, dan juga ABG yang minta ini itu. Yah kalau sudah seperti itu langsung hempas imut saja, dan jangan sampai di layanin karena akan nglunjak kalau kita beri lampu hijau.
Di bulan ke dualah saya mulai merasakan perubahan yang berarti, mulai dari rasa jijik bila inget gambar atau vidio gay, mulai bisa terkendali pikiran - pikiran yang kotor. Lebih adem dan damai pikiran. Emosi menurun dan bisa berfikir dengan tenang.
Yang membuat bersemangat bila melihat laki - laki berumur yang kece habis sudah tidak kepanasan seperti sebelumnya.
Dengan seiringnya waktu yang terus berganti mulai nampak benih - benih kebaikan dan semakin besar perubahan pada jiwa ini. Yang awalnya saya dingin sama cewek saya mulai blingsatan ketika melihat perempuan yang adu hay bodinya ( maaf keceplosan ye ).
Yang setiap malam minggunya di habiskan nonton bokep, semenjak itu tidak pernah lagi.
Yang tadinya suka kepoin suami orang setelah itu tidak lagi.
Horeeeeee Idho ada perubahan ya Allah. Tidak sia - sia doa idho setiap malam agar bisa dihilangkan perasaan yang salah di hati ini. Allahu Akbar, Allau Akbar, Allahu Akbar.
Walau belum seratus persen tapi idho sudah aman dari perasaan SSA.
Saya sendiri tidak menyangka dengan perubahan yang sangat pesat pada diri saya ini.
Apa lagi kalian yang ( maaf ) penganut pemahaman salah dan pendukung LGBT.
Pernah saya menguji pada seseorang on gak seh jika tangan atau badan saya bersentuhan dengan seorang laki - laki yang tipe Saya banget. Kebetulan di kantor idho buanyak. Dan alhasil saya tidak merasakannya, dan adem - adem saja. "Amazing pakai banget."
Lalu Idho tes dengan seorang wanita auuu getaran idho kuat banget jika berbicara dengan wanita yang idho suka. Apa lagi pada saat dekat dengan ABG - ABG yang magang kemarin. Ahh tidak bisa idho tuliskan "maaf."
" Tenang saja sama kak Sinyo sudah di perbaiki dan di jewer sehingga sudah normal 100%. Dan cukup dengan satu wanita saja. Yah satu tidak lebih dan jangan lebih, Karena tidak sanggup memberi nafkah lahirnya. Kalau batin tidak tahu kan masih perjaka asli atuh.
Maaf lagi yeh Emak - emak team slepet!
Walau saat ini saya masih berada di tahap V tapi idho berasa sudah lulus dari PS. Bisa kok di buktikan. Terserah dengan apa kalian mau membuktikannya. Siapa takut.
" Jika sudah sembuh mengapa belum menikah, Dho? "
Itu kan yang ada di pikiran kakak - kakak ?
Simple saja jawaban Idho.
Hidup, Rezeki, jodoh, dan mati itu Allah lah yang mengatur semuanya. Titik
Sedangkan saya sendiri hanya menjalani dan berikhtiar.
Sampai jumpa dengan kisah idho selanjutnya. Masih seabrek cin hihi cerita Idho.
Dan pasti pembaca bukannya merasa sedih dan terharu tetapi pasti malah tertawa yah?
Selamat membaca dan jangan lupa untuk kasih like yang banyak yah, Idhongers alias fans - fans fanatik Idho!!!! Hahaha piss yeee
NB : yang minta tag bilang aje jangan malu - malu yee. Biar ikut merasakan kebahagiaan yang idho rasakan saat ini.
Bermula dari hikmah akibat rasa kecewa dan sakitnya perasaan di hati karena baru di hianati dan ditinggalkan begitu saja oleh seorang laki - laki yang saya sangat sayangi.
Dari situlah saya mulai menyadari bahwa hubungan seperti ini tidaklah pernah bisa bersatu, dan tidak akan bisa langgeng selayaknya suami istri yang sudah sah di mata agama dan negara. Tidak mungkin bisa! Hanya kecewa, menderita, sengsara dan akhirnya masuk neraka.
Sebesar apa pun cinta kita ke orang tersebut tidak akan pernah bisa bersatu. Karena pada dasarnya itu memang cinta yang haram.
Dan Ayah saya sudah tidak ada, saya malu dan kasian sama ayah jika ayah mengetahui kelakukan saya di dunia ini.
Ketika setiap melihat raut wajah Ibu yang sudah melahirkan dan membesarkan saya. Hati ini berontak dan sedih, kenapa ketika saya sudah dewasa justru malah menorehkan dosa - dosa di setiap nafasku. Sungguh hati ini merasa bersalah dan tidak rela jika hanya gara - gara kenalakan saya ini beliau menjadi menderita kelak.
Belum lagi rasa takut jika Allah murka kepada saya karena kebodohan dan lemahnya diri ini yang tidak bisa mengendalikan nafsu sesaat.
Namun allhamdulillah saya masih bersyukur karena sampai detik ini keperjakaan dan keperawanan saya masih terjaga dengan bersih dan belum terkena noda hitam dari dunia gay. Walau mungkin luarnya pernah tersentuh tangan orang lain. Tapi spare partnya masih orisinil, Jeng. Percayalah!
Di malam yang gelap gulita saya browsing di google dengan kata kunci " Penderitaan Suami Seorang Gay " tidak tahu juga saya senang banget membaca kisah - kisa yang haru biru seperti itu . Apa lagi membaca kisah CHSI idho demen banget. Dan akhirnya munculah di situ nama kak Sinyo Egi.
Saya telusuri dan add FB beliau.
Beliau tipe orang yang ramah rupanya dan yang membuat idho semangat adalah. Wauu amazing Kak Sinyo keren banget.
Hihi
Modus saja sebenarnya saya sms dan curhat ke beliau awalnya. (Tapi sekarang babar blas tidak ada perasaan itu. Dan sudah bersih dari kata modus).
Butuh waktu 4 bulan saya untuk menenangkan pikiran dan hati ini untuk memantabkan kalau saya harus berhijrah.
Berhijrah dari dunia yang gelap ke dunia yang terang.
Dengan nama akun Ridho Ilahi di bulan Juli 2015 saya resmi menjadi klien PS yang ke no sekian ribu.
Terasa berat ketika ku lalui PR - PR dari PS. Tahap pertama sudah bisa di lalui dengan lumayan lancar. Dan memang seperti ada kekuatan baru ketika selesai mengerjakan PR no Wahid itu. Hati lebih lega dan tenang.
Melangkah ke PR dua, OMG berat sekali PR ini, saya harus menghapus kontak, dan BB mantan pacar, photo - photo pacar, tidak boleh melihat atau membuka hal - hal yang berkaitan dengan porno grafi. Pokonya semua yang berkaitan dengan dunia pelangi harus idho hempaskan dengan paksa ke jurang.
Padahal di kontak BB saya ada 760 kontak yang Gay asli dan 250 yang hetero, di setiap waktu dapat BC link - link bokep. Ah mudah sekali jaman sekarang melihat seperti itu. Mirisss
Akhirnya demi kenyamanan saya dalam berhijrah, BB yang penuh kenangan dan penuh dengan cerita bersama beliau saya kasihkan cuma - cuma ke seseorang dan sekaligus no hpnya.
Allhamdulillah hanya melanggar 1 kali di PR dua ini. Dan itu tidak sengaja memencet link gay di Google. Nyesel pakai banget.
Dan berlanjut di PR 3,4 dan 5 ini.
Godaan banyak, tidak jarang ada Bapak - Bapak inbok kirim photo, kirim pin BB atau no WA, dan juga ABG yang minta ini itu. Yah kalau sudah seperti itu langsung hempas imut saja, dan jangan sampai di layanin karena akan nglunjak kalau kita beri lampu hijau.
Di bulan ke dualah saya mulai merasakan perubahan yang berarti, mulai dari rasa jijik bila inget gambar atau vidio gay, mulai bisa terkendali pikiran - pikiran yang kotor. Lebih adem dan damai pikiran. Emosi menurun dan bisa berfikir dengan tenang.
Yang membuat bersemangat bila melihat laki - laki berumur yang kece habis sudah tidak kepanasan seperti sebelumnya.
Dengan seiringnya waktu yang terus berganti mulai nampak benih - benih kebaikan dan semakin besar perubahan pada jiwa ini. Yang awalnya saya dingin sama cewek saya mulai blingsatan ketika melihat perempuan yang adu hay bodinya ( maaf keceplosan ye ).
Yang setiap malam minggunya di habiskan nonton bokep, semenjak itu tidak pernah lagi.
Yang tadinya suka kepoin suami orang setelah itu tidak lagi.
Horeeeeee Idho ada perubahan ya Allah. Tidak sia - sia doa idho setiap malam agar bisa dihilangkan perasaan yang salah di hati ini. Allahu Akbar, Allau Akbar, Allahu Akbar.
Walau belum seratus persen tapi idho sudah aman dari perasaan SSA.
Saya sendiri tidak menyangka dengan perubahan yang sangat pesat pada diri saya ini.
Apa lagi kalian yang ( maaf ) penganut pemahaman salah dan pendukung LGBT.
Pernah saya menguji pada seseorang on gak seh jika tangan atau badan saya bersentuhan dengan seorang laki - laki yang tipe Saya banget. Kebetulan di kantor idho buanyak. Dan alhasil saya tidak merasakannya, dan adem - adem saja. "Amazing pakai banget."
Lalu Idho tes dengan seorang wanita auuu getaran idho kuat banget jika berbicara dengan wanita yang idho suka. Apa lagi pada saat dekat dengan ABG - ABG yang magang kemarin. Ahh tidak bisa idho tuliskan "maaf."
" Tenang saja sama kak Sinyo sudah di perbaiki dan di jewer sehingga sudah normal 100%. Dan cukup dengan satu wanita saja. Yah satu tidak lebih dan jangan lebih, Karena tidak sanggup memberi nafkah lahirnya. Kalau batin tidak tahu kan masih perjaka asli atuh.
Maaf lagi yeh Emak - emak team slepet!
Walau saat ini saya masih berada di tahap V tapi idho berasa sudah lulus dari PS. Bisa kok di buktikan. Terserah dengan apa kalian mau membuktikannya. Siapa takut.
" Jika sudah sembuh mengapa belum menikah, Dho? "
Itu kan yang ada di pikiran kakak - kakak ?
Simple saja jawaban Idho.
Hidup, Rezeki, jodoh, dan mati itu Allah lah yang mengatur semuanya. Titik
Sedangkan saya sendiri hanya menjalani dan berikhtiar.
Sampai jumpa dengan kisah idho selanjutnya. Masih seabrek cin hihi cerita Idho.
Dan pasti pembaca bukannya merasa sedih dan terharu tetapi pasti malah tertawa yah?
Selamat membaca dan jangan lupa untuk kasih like yang banyak yah, Idhongers alias fans - fans fanatik Idho!!!! Hahaha piss yeee
NB : yang minta tag bilang aje jangan malu - malu yee. Biar ikut merasakan kebahagiaan yang idho rasakan saat ini.
Ini adalah kisah nyata pengalaman mantan gay yang ane ambil dari grup fesbuk PEDULI SAHABAT. Kisah-kisah selanjutnya akan ane apdet lagi.
Daftar Kisah
Quote:
Proses Hijrahnya Seorang Hellow Kitty
Kisah Nyata Suamiku Mencintai Sesama Jenis
Cinta Terpendam Bintang
Keajaiban-keajaiban di ranjang pengantin SSA
Dari hetero, lalu menjadi SSA, kini kembali hetero
AKU dan VIRUS MEMATIKAN
== Kenekatan dan Keterpaksaan yang berbuah Syurga, Insya Allah ==
Kisah Nyata Suamiku Mencintai Sesama Jenis
Cinta Terpendam Bintang
Keajaiban-keajaiban di ranjang pengantin SSA
Dari hetero, lalu menjadi SSA, kini kembali hetero
AKU dan VIRUS MEMATIKAN
== Kenekatan dan Keterpaksaan yang berbuah Syurga, Insya Allah ==
Untuk yang ingin tahu tentang PEDULI SAHABAT:
Quote:
Diubah oleh fabian.goldmyer 01-05-2016 19:15
nona212 memberi reputasi
1
115.3K
Kutip
137
Balasan
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
The Lounge
1.3MThread•104.7KAnggota
Tampilkan semua post
TS
fabian.goldmyer
#63
== Kenekatan dan Keterpaksaan yang berbuah Syurga, Insya Allah ==
Quote:
Saya mengenal ka sinyo di pertengahan tahun 2015. Dimana pada saat itu hubungan saya dengan bidadariku sudah berjalan beberapa bulan (mungkin hampir setahun) dan tidak dipungkiri, kala itu kami memang sedang dekat-dekatnya. Saya tidak pernah kenal dunia LGBT, saya juga tidak punya teman yang SSA, justru saya baru benar-benar merasakan jatuh cinta dengan teman saya yang straight. Namun, entah apa yang merasuki jiwa saya, ketika saya membuka akun fb asli saya dan saya baca postingan bang jonru tentang perbedaan LGBT dan SSA. Nah dari sini saya mulai mengenal ka sinyo. Tanpa berpikir tentang bidadariku, saya saat itu bertekad untuk bisa sembuh. Saya gencar terus menerus mengirim pesan kepada ka sinyo agar menyegerakan saya menjadi klien PS dan memberi saya PR. Disaat itu juga hubungan saya dengan bidadariku agak ada sedikit masalah.
Memasuki PR 1, alhamdulillah saya jalankan dengan baik semua perintah ka sinyo. Memasuki PR ke-2, wah luar biasa di PR ini. Saya disuruh untuk :
1. memutuskan hubungan dengan orang yang dicintai (bidadariku), pamitlah dengan sopan, cari alasan apa saja agar menjauh darinya
2. menghapus semua foto bidadariku,
3. menghapus semua kontak miliknya,
4. dan tidak mengakses konten pornografi.
Yaa Allah baru sadar, berat bener pendampingannya . Tapi saya sudah terlanjur membuat ka sinyo repot dan saya gak mau dan gak mungkin mundur di pendampingan yang baru seumur jagung ini. Oke saya mantap untuk melanjutkan pendampingan ini, karena memang di awal percakapan dengan ka sinyo saya sudah bilang kalau niat saya untuk berubah adalah 100%, saya mengetik itu mantap sekali tanpa keraguan sedikitpun. Namun, masa baru memasuki PR 2, nyali saya sudah ciut, hati saya sudah kendur?
Tanpa berpikir panjang dan atas izin Allah, saya pamit dengan bidadariku, saya jujur padanya kalau saya adalah seorang manusia yang diuji dengan SSA, dan wanita yang suka adalah anda. Sontak dia kaget, dia menangis, awalnya dia menolak untuk memutus hubungan dengan saya, dia berkata kita bisa kan jadi teman saja, aku ingin berteman selamanya sama kamu, kayak kamu berteman dengan tmn2mu yang lainnya.
Saudaraku, percayalah, dia wanita yang luar biasa, sungguh luar biasa, dia memiliki akhlaknya yang indah, ditambah dengan kecantikan rupa bagai bidadari, prestasinya yang gemilang, hatinya lembut, dia merupakan tauladan bagi sahabat-sahabat dan teman-temannya dalam berhijrah. (maafkeun kalau sudah bicara tentang bidadariku, lampu lalu lintas berasa hijau semua) hehe
Untuk hal ini memang saya dan dirinya butuh waktu, maaf ya ka sinyo karena sudah banyak melakukan pelanggaran. Jujur ka sinyo, foto bidadariku masih saya simpan rapi, tapi sudah saya asingkan.
Menghapus kontak miliknya? Ini juga tidak saya lakukan, kontaknya semua masih ada pada saya? Lalu apa kemajuan diri saya pada saat pendampingan? Ini dia point utama dari judul tulisan saya. Allah Maha Adil, Allah Maha Baik, Allah menghadirkan ka sinyo, Allah menghadirkan Bidadariku. Dua orang ini, sungguh sangat berjasa dalam hidup saya. Maka jika PS diibaratkan sebuah Universitas, Ka sinyo adalah rektornya yang membuat segala aturan, Bidadariku adalah pembimbing penuh pengertian, sedang saya adalah mahasiswanya yang masih akan tetap berusaha untuk lulus dari ujian ini sampai nanti menjadi sarjana PS atau bahkan ujian seumur hidup dan membuat rektor dan pembimbing saya bangga dengan saya. Puncaknya adalah meraih Ridho Allah Ta’ala, menjalankan segala perintah-Nya dan menggigit dengan geraham Sunnah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam serta mejauhi segala yang menjadi larangan dan mengundang kemurkaan Allah dan Rasul-Nya.
Mulai ini saya akan bercerita lebih detail dan lebih panjang tentang bidadariku, menceritakan kejadian jauh hari sebelum bertemu ka sinyo dan PS, karena jika saya langsung ceritakan pointnya, yang membaca tidak akan dapat feel peristiwa yang saya alami.
Saya sama sekali tidak menyesal mengenal bidadariku, karena darinya saya belajar banyak hal, dia wanita yang saya cintai sekaligus wanita yang membuat saya semakin mencintai agama Tauhid ini. Lah kok bisa? Ya bisa dong, karena selama saya mengenalnya, diam-diam saya mencintainya, semakin sering bertemu, dia menunjukkan betapa indahnya akhlak dia, pernah suatu ketika waktu awal-awal perkenalan, kami berjalan bersama menuju ke tempat wisata alam, sepanjang perjalanan itu pula dia terus mengulang hapalan qur’annya. Semakin hari saya semakin dibuat kagum olehnya. Sebenarnya sejak awal bertemu dengannya, dia bilang pada saya bahwa dia ingin sekali melihat saya memakai rok. Tapi saya tidak pernah meng-iyakan keinginannaya. Dapi entah setan apa yang ada diantara kami, saya yakin bahwa dia juga sempat memiliki perasaan suka pada saya. Kedekatan kami terjalin dari Agustus 2014-Maret 2015. Kami berteman, tapi mesra. Ooh Allah, saya sangat merasa bersalah karena sudah menebar rasa nyaman kepadanya, memberikan kebahagiaan yang sungguh semu kepadanya. Dan seiring waktu berjalan, juga rutinnya dia datangi taman-taman surga, bidadariku sadar akan kekeliruan sikapnya kepada saya, sadar akan kedekatan hubungan kami yang tidak wajar dan tidak pantas layaknya pertemanan wanita normal lainnya, mungkin juga sadar akan rasa yang tidak seharusnya ada.
Sampai pada waktu siang hari, bidadariku update status bbm seperti ini : Mulai sekarang harus menjadi manusia yang berprinsip kuat! Saya rasa ini yang menjadi titik balik sikap dia berubah pada saya. Dia menjadi agak dingin dengan saya, agak menjaga jarak dengan saya. Tidak berapa lama setelah kejadian ini, saya kepoin fb bidadariku, ternyata ada tautan di fbnya tentang kajian yang bertemakan ACDC! Wah saya rasa ini ada kaitannya dengan status dan perubahan sikapnya. Saya maklumi, mungkin bidadariku mulai curiga dengan saya yaa dari mulai mengikuti kajian tersebut. Dari sini juga my bidadari rajin mengajak saya untuk mengikuti kajian yang juga dia ikuti, tapi selalu saja ada alasan saya untuk menolak. Saya menolak bukan karena saya tidak tertarik untuk menghadiri majlis ilmu tsb, tapi karena saya belum bisa merubah penampilan saya, yaa saya minder dan malu jika nanti hadir kesana tapi masih memakai celana dan berpenampilan seperti lelaki, meski saya juga memakai kerudung. Bersamaan dengan seringnya saya menolak, saya jadi rajin menonton kajian Ahlusunnah via youtub. Setidaknnya inilah yang hanya mampu saya lakukan saat itu. Saya penasaran. Pengajian seperti apasih yang membuat iman bidadariku begitu kokoh? Pengajian seperti apa yang membuatnya cepat sadar bahwa apa yang dilakukannya adalah kesalahan dan dia tetap harus berjalan di atas yang haq? Pernah juga akhirnya saya luluh mengikuti kajian karena rayuannya yang tidak kenal lelah mengajak saya untuk mengikuti pengajian. Namun, tetap dengan degilnya, saya tetap berpenampilan seperti biasa.
Sampai pada saat dimana saya harus mengikuti pendampingan. Seperti cerita saya diawal, bidadariku menolak keputusan saya. Katanya dia masih butuh penjelasan dari saya, saya juga berjanji memang akan menceritakan semuanya ke dia. Oke, saya putuskan bertemu dengannya untuk yang terakhir kali tentu dengan seizin ka sinyo. Sepanjang pertemuan itu kami banyak diam. Sampai dia membuka percakapan tentang ke SSA an saya. Dia begitu banyak mengajukan pertanyaan ke saya. Bagaimana bisa kamu seperti ini? Sejak kapan? Apa aku wanita pertama yang kamu suka? Apa yang kamu suka dari aku? Aku kan sama saja dengan teman-temanmu yang lain. Mungkin kamu bisa seperti ini karena hubungan kamu dengan bapakmu yang kurang harmonis ? katanya. Coba kamu perbaiki dulu hubungan kamu sama bapak kamu. And the last.... Jika memang berpisah denganku itu membuatmu menjadi manusia yang lebik baik, aku ikhlas kamu tinggalkan! DEG... Saya gak tahu harus lega atau harus merana, mugkin juga keduanya. Bibir saya kelu, saya diam di tempat, pengennya netesin air mata saat itu juga, pengennya meluk dia, tapi apalah saya, saya tidak berhak atasnya.
Terlihat jelas juga bahwa begitu inginnya dia membantu dan menolong saya sembuh dari penyakit ini. Tapi saya tetap tidak bisa menceritakan semua kepadanya, saya tidak bisa menjawab semua pertanyaanya. Satu yang saya ceritakan kepadanya adalah tentang Peduli Sahabat. Saya berkata padanya jika memang ingin mengetahui lebih dalam tentang SSA dan LGBT, jika kamu berkenan, kamu bisa bergabung dengan PS dan membaca semua file di PS. Sampai saat ini, bidadariku masih menjadi member PS, meski saya tidak tahu, apa dia memantau perkembangan saya atau tidak. Maaf ya jika ada kata yang mungkin tidak kamu suka, bidadariku...
Tapi pertemuan itu yang dijanjikan sebagai pertemuan terakhir, tidak terlaksana. Kami masih sempat bertemu dua kali setelahnya. Tapi tidak lama, hanya beberapa saat, itu juga karena memang ada keperluan. Semanjak saat itu, saya sudah tidak pernah lagi bertemu dengan bidadariku, sudah 5 bulan lamanya, alhamdulillah. Yaa, ketahuilah, seerat apapun kau memeluk, yang tidak ditakdirkan untukmu, pasti akan hilang pada waktunya. Meski kata ka sinyo untuk seorang wanita membutuhkan sampai 10 tahun lamanya sampai benar-benar melupakan cintanya.
Jika bidadariku tidak mempunyai prinsip yang kuat dan karena ada Allah dihatinya, mungkin komunikasi dan hubungan kita masih berjalan hingga saat ini. Karena saya jujur, saya masih banyak kenakalan, masih suka menghubunginya, tapi bidadariku sudah benar-benar pergi meninggalkan saya, meninggalkan saya dengan harapan saya bisa menjadi insan yang lebih baik. Saya juga tau, ini pasti sulit untuknya. Inilah yang saya maksud dengan ketidaksengajaan yang membawa kebaikan. Saya tidak berpikir sebelumnya akan meninggalkan bidadariku seperti ini, tidak terpikir bahwa hubungan kita hanya mampu berjalan tidak lebih dari setahun. Mungkin kalau dulu saya tidak nekat jujur padanya dan berterus terang bahwa saya sedang pendampingan, kita masih berhubungan, masih sering bertemu, dan justru dengan bertemu itu yang membuat cinta semakin subur, semakin sulit untuk berpisah, semakin sulit untuk melupakan. Saya yakin inilah takdir terbaik yang Allah berikan.
Jika klien PS lainnya diberi kekuatan oleh Allah meninggalkan pasangan yang dicintainya, maka saya diberi kelemahan untuk tidak diberi kesanggupan melepaskan namun saya juga diberi hati yang Allah tanamkan kepada bidadariku yang sungguh mencintai Rabbnya dan takut akan neraka-Nya. Akhinya, memang saya harus ikhlas melepasnya, dan tetap menjalani hidup dengan bekal yang sudah diberikan bidadariku, yaitu kenikmatan beribah dan tujuan hidup hanya untuk meraih keridhoan Allah. Mempunyai Visi meraih Jannah-Nya dengan misi harus menjadi lebih feminim, pakaian lebih syar’i (alhamdulillah saya sudah mulai membeli pakaian lebih wanita dan kerudung lebar, dan memang ini adalah musuh terbesar yang harus segera saya taklukkan), rutin mengikuti kajian (meski masih via youtube), semaksimal mungkin merealisasikan apa yang saya dapatkan dari kajian (sedang berusaha dan akan terus berusaha), jangan pernah tinggalkan Allah. [jika kita berjalan (biasa), maka Allah akan mendatangi kita dengan berjalan (cepat)], dll.
Alhasil karena saya sudah berterus terang, saya mendapati :
Bidadariku menjauhi saya, alias berarti tercapainya PR ka sinyo, yaitu memutuskan hubungan dengan orang yang dicintai.
Karena saya bandel, dan masih mencoba menghubungi bidadariku, semua kontak yang berhubungan dengan bidadariku, sudah di block semua olehnya. Ini sama saja dengan menghapus semua kontak miliknya.
Memang untuk menghapus semua foto bidadariku belum saya lakukan, saya tidak tau kedepannya saya tetap menyimpannya atau menghapusnya. Tapi foto bidadariku sudah saya singkirkan di tempat yang saya tidak akan sering melihatnya.
Untuk konten porno, alhamdulillah saya tidak menjadi pecandu konten porno, kalau melihat beberapa kali itu pernah saya lakukan. Dan saya sudah tidak ingin dan tertarik lagi untuk melihat perkara haram seperti itu.
Seperti kata Syeikh Islam Ibu Taimiyah Rahimahulllah : “Jiwa tidak akan bisa menggantikan sesuatu kecuali jika ada sesuatu (yang menggantikannya).”
Alhamdulillah, MasyaAllah, bidadariku pergi dan meninggalkan jejak kecintaan pada Dzat yang memiliki sifat sempurna lagi tinggi, Allah Jalla Jalaaluh di hati ini.
YaaAllah, jadikanlah bidadariku menjadi wanita pertama dan terakhir yang saya cintai, jaga pandangan saya dari yang haram untuk saya lihat, genggamlah hati ini Allah, buatlah hati ini bisa mencintai dan menyayangi pria serta berumah tangga secara normal.
Fokus saya sekarang adalah membahagiakan orang tua dan keluarga saya. Meski tidak dipungkiri, saya masih juga suka terkenang kenangan akan bersama bidadariku. Tapi saya yakin lambat laun kenangan ini akan memudar dan digantikan dengan yang jauh lebih indah.
Kak Siti Shafariah pernah berkata : Jangan dipaksa untuk dilupakan, yg seperti itu malah akan membuat terus terkenang. Tapi biarkan ia jadi kenangan tanpa perlu dikenang2. Yang perlu di hapus adalah emosinya, emosi kaka terhadap peristiwa-peristiwa yang menyangkut dia. MasyaAllah, entah ini kebetulan atau apa, setelah saya menerapkan apa yang kak siti bilang, memang benar, emosi saya sudah bisa tekendali, saya gak sesering dlu mengingat bidadariku, bahkan ketika saya mengingat pun, rasa sedih, rasa galau sudah jauh berkurang, terasa sekali memang perbedaanya, padahal saya baru menerapkan ini 9hari lamanya..wooww... Jazakillah khoiron loh kak atas teorinya yang sungguh bermanfaat.
Semangat kawan-kawan SSA lainnya yang sedang berhijrah, Allah selalu punya cara untuk membantu makhluk-Nya dalam rangka meraih ketaatan kepada-Nya dan tentu saja sekali lagi, cara itu pasti sudah cara yang paling baik menurut-Nya.
Jazakallah khairan Katsiran ka sinyo, untuk PR nya yang bikin deg-deg seerr, mantab... nasehat-nasehatnya yang selalu mampu membangkitkan semangat, beliau mampu menasehati tanpa saya merasa disudutkan, beliau selalu menghargai progress kliennya sekecil apapun itu. Ketersediaan waktunya untuk mendengarkan keluh kesah saya yang terkadang memang sangat membutuhkan motivasi. Saya menulis ini sampai meneteskan air mata juga sambil terus teringat kebaikan dan segala tausiyah ka sinyo, saya bangga kenal ka sinyo, ka sinyo merupakan salah satu nikmat yang Allah kasih. Maafkan saya ka jika saya sering melakukan pelanggaran. Ada satu kalimat super dari ka sinyo : kenapa susah dengan komentar orang lain? Tidak semua orang akan paham situasi dan kondisi kita. MasyaAllah Ka Sinyo, semoga kita semua kelak dipertemukan di Tegala Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam.
Jazakillah khairan bidadariku, sudah semaksimal mungkin membantu saya untuk kembali ke fitrah, semoga kau mendapatkan Pangeran yang engkau cintai dan mencintaimu, membawamu sampai ke Jannah-Nya yang tiada kebahagian semu dan kesedihan di dalamnya.
Jazakumulullah khairan dan Jazakunnallah khairan kepada teman-teman PS dan MM yang sudah memberikan doa tertulus kalian kepada kawan-kawan SSA, karena hanya doa yang mampu mengubah Takdir (perubahan karena sebab doa itu pun sebenarnya telah ditetapkan Allah sebelumnya)...
Best Regards of the people who sinful,
Memasuki PR 1, alhamdulillah saya jalankan dengan baik semua perintah ka sinyo. Memasuki PR ke-2, wah luar biasa di PR ini. Saya disuruh untuk :
1. memutuskan hubungan dengan orang yang dicintai (bidadariku), pamitlah dengan sopan, cari alasan apa saja agar menjauh darinya
2. menghapus semua foto bidadariku,
3. menghapus semua kontak miliknya,
4. dan tidak mengakses konten pornografi.
Yaa Allah baru sadar, berat bener pendampingannya . Tapi saya sudah terlanjur membuat ka sinyo repot dan saya gak mau dan gak mungkin mundur di pendampingan yang baru seumur jagung ini. Oke saya mantap untuk melanjutkan pendampingan ini, karena memang di awal percakapan dengan ka sinyo saya sudah bilang kalau niat saya untuk berubah adalah 100%, saya mengetik itu mantap sekali tanpa keraguan sedikitpun. Namun, masa baru memasuki PR 2, nyali saya sudah ciut, hati saya sudah kendur?
Tanpa berpikir panjang dan atas izin Allah, saya pamit dengan bidadariku, saya jujur padanya kalau saya adalah seorang manusia yang diuji dengan SSA, dan wanita yang suka adalah anda. Sontak dia kaget, dia menangis, awalnya dia menolak untuk memutus hubungan dengan saya, dia berkata kita bisa kan jadi teman saja, aku ingin berteman selamanya sama kamu, kayak kamu berteman dengan tmn2mu yang lainnya.
Saudaraku, percayalah, dia wanita yang luar biasa, sungguh luar biasa, dia memiliki akhlaknya yang indah, ditambah dengan kecantikan rupa bagai bidadari, prestasinya yang gemilang, hatinya lembut, dia merupakan tauladan bagi sahabat-sahabat dan teman-temannya dalam berhijrah. (maafkeun kalau sudah bicara tentang bidadariku, lampu lalu lintas berasa hijau semua) hehe
Untuk hal ini memang saya dan dirinya butuh waktu, maaf ya ka sinyo karena sudah banyak melakukan pelanggaran. Jujur ka sinyo, foto bidadariku masih saya simpan rapi, tapi sudah saya asingkan.
Menghapus kontak miliknya? Ini juga tidak saya lakukan, kontaknya semua masih ada pada saya? Lalu apa kemajuan diri saya pada saat pendampingan? Ini dia point utama dari judul tulisan saya. Allah Maha Adil, Allah Maha Baik, Allah menghadirkan ka sinyo, Allah menghadirkan Bidadariku. Dua orang ini, sungguh sangat berjasa dalam hidup saya. Maka jika PS diibaratkan sebuah Universitas, Ka sinyo adalah rektornya yang membuat segala aturan, Bidadariku adalah pembimbing penuh pengertian, sedang saya adalah mahasiswanya yang masih akan tetap berusaha untuk lulus dari ujian ini sampai nanti menjadi sarjana PS atau bahkan ujian seumur hidup dan membuat rektor dan pembimbing saya bangga dengan saya. Puncaknya adalah meraih Ridho Allah Ta’ala, menjalankan segala perintah-Nya dan menggigit dengan geraham Sunnah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam serta mejauhi segala yang menjadi larangan dan mengundang kemurkaan Allah dan Rasul-Nya.
Mulai ini saya akan bercerita lebih detail dan lebih panjang tentang bidadariku, menceritakan kejadian jauh hari sebelum bertemu ka sinyo dan PS, karena jika saya langsung ceritakan pointnya, yang membaca tidak akan dapat feel peristiwa yang saya alami.
Saya sama sekali tidak menyesal mengenal bidadariku, karena darinya saya belajar banyak hal, dia wanita yang saya cintai sekaligus wanita yang membuat saya semakin mencintai agama Tauhid ini. Lah kok bisa? Ya bisa dong, karena selama saya mengenalnya, diam-diam saya mencintainya, semakin sering bertemu, dia menunjukkan betapa indahnya akhlak dia, pernah suatu ketika waktu awal-awal perkenalan, kami berjalan bersama menuju ke tempat wisata alam, sepanjang perjalanan itu pula dia terus mengulang hapalan qur’annya. Semakin hari saya semakin dibuat kagum olehnya. Sebenarnya sejak awal bertemu dengannya, dia bilang pada saya bahwa dia ingin sekali melihat saya memakai rok. Tapi saya tidak pernah meng-iyakan keinginannaya. Dapi entah setan apa yang ada diantara kami, saya yakin bahwa dia juga sempat memiliki perasaan suka pada saya. Kedekatan kami terjalin dari Agustus 2014-Maret 2015. Kami berteman, tapi mesra. Ooh Allah, saya sangat merasa bersalah karena sudah menebar rasa nyaman kepadanya, memberikan kebahagiaan yang sungguh semu kepadanya. Dan seiring waktu berjalan, juga rutinnya dia datangi taman-taman surga, bidadariku sadar akan kekeliruan sikapnya kepada saya, sadar akan kedekatan hubungan kami yang tidak wajar dan tidak pantas layaknya pertemanan wanita normal lainnya, mungkin juga sadar akan rasa yang tidak seharusnya ada.
Sampai pada waktu siang hari, bidadariku update status bbm seperti ini : Mulai sekarang harus menjadi manusia yang berprinsip kuat! Saya rasa ini yang menjadi titik balik sikap dia berubah pada saya. Dia menjadi agak dingin dengan saya, agak menjaga jarak dengan saya. Tidak berapa lama setelah kejadian ini, saya kepoin fb bidadariku, ternyata ada tautan di fbnya tentang kajian yang bertemakan ACDC! Wah saya rasa ini ada kaitannya dengan status dan perubahan sikapnya. Saya maklumi, mungkin bidadariku mulai curiga dengan saya yaa dari mulai mengikuti kajian tersebut. Dari sini juga my bidadari rajin mengajak saya untuk mengikuti kajian yang juga dia ikuti, tapi selalu saja ada alasan saya untuk menolak. Saya menolak bukan karena saya tidak tertarik untuk menghadiri majlis ilmu tsb, tapi karena saya belum bisa merubah penampilan saya, yaa saya minder dan malu jika nanti hadir kesana tapi masih memakai celana dan berpenampilan seperti lelaki, meski saya juga memakai kerudung. Bersamaan dengan seringnya saya menolak, saya jadi rajin menonton kajian Ahlusunnah via youtub. Setidaknnya inilah yang hanya mampu saya lakukan saat itu. Saya penasaran. Pengajian seperti apasih yang membuat iman bidadariku begitu kokoh? Pengajian seperti apa yang membuatnya cepat sadar bahwa apa yang dilakukannya adalah kesalahan dan dia tetap harus berjalan di atas yang haq? Pernah juga akhirnya saya luluh mengikuti kajian karena rayuannya yang tidak kenal lelah mengajak saya untuk mengikuti pengajian. Namun, tetap dengan degilnya, saya tetap berpenampilan seperti biasa.
Sampai pada saat dimana saya harus mengikuti pendampingan. Seperti cerita saya diawal, bidadariku menolak keputusan saya. Katanya dia masih butuh penjelasan dari saya, saya juga berjanji memang akan menceritakan semuanya ke dia. Oke, saya putuskan bertemu dengannya untuk yang terakhir kali tentu dengan seizin ka sinyo. Sepanjang pertemuan itu kami banyak diam. Sampai dia membuka percakapan tentang ke SSA an saya. Dia begitu banyak mengajukan pertanyaan ke saya. Bagaimana bisa kamu seperti ini? Sejak kapan? Apa aku wanita pertama yang kamu suka? Apa yang kamu suka dari aku? Aku kan sama saja dengan teman-temanmu yang lain. Mungkin kamu bisa seperti ini karena hubungan kamu dengan bapakmu yang kurang harmonis ? katanya. Coba kamu perbaiki dulu hubungan kamu sama bapak kamu. And the last.... Jika memang berpisah denganku itu membuatmu menjadi manusia yang lebik baik, aku ikhlas kamu tinggalkan! DEG... Saya gak tahu harus lega atau harus merana, mugkin juga keduanya. Bibir saya kelu, saya diam di tempat, pengennya netesin air mata saat itu juga, pengennya meluk dia, tapi apalah saya, saya tidak berhak atasnya.
Terlihat jelas juga bahwa begitu inginnya dia membantu dan menolong saya sembuh dari penyakit ini. Tapi saya tetap tidak bisa menceritakan semua kepadanya, saya tidak bisa menjawab semua pertanyaanya. Satu yang saya ceritakan kepadanya adalah tentang Peduli Sahabat. Saya berkata padanya jika memang ingin mengetahui lebih dalam tentang SSA dan LGBT, jika kamu berkenan, kamu bisa bergabung dengan PS dan membaca semua file di PS. Sampai saat ini, bidadariku masih menjadi member PS, meski saya tidak tahu, apa dia memantau perkembangan saya atau tidak. Maaf ya jika ada kata yang mungkin tidak kamu suka, bidadariku...
Tapi pertemuan itu yang dijanjikan sebagai pertemuan terakhir, tidak terlaksana. Kami masih sempat bertemu dua kali setelahnya. Tapi tidak lama, hanya beberapa saat, itu juga karena memang ada keperluan. Semanjak saat itu, saya sudah tidak pernah lagi bertemu dengan bidadariku, sudah 5 bulan lamanya, alhamdulillah. Yaa, ketahuilah, seerat apapun kau memeluk, yang tidak ditakdirkan untukmu, pasti akan hilang pada waktunya. Meski kata ka sinyo untuk seorang wanita membutuhkan sampai 10 tahun lamanya sampai benar-benar melupakan cintanya.
Jika bidadariku tidak mempunyai prinsip yang kuat dan karena ada Allah dihatinya, mungkin komunikasi dan hubungan kita masih berjalan hingga saat ini. Karena saya jujur, saya masih banyak kenakalan, masih suka menghubunginya, tapi bidadariku sudah benar-benar pergi meninggalkan saya, meninggalkan saya dengan harapan saya bisa menjadi insan yang lebih baik. Saya juga tau, ini pasti sulit untuknya. Inilah yang saya maksud dengan ketidaksengajaan yang membawa kebaikan. Saya tidak berpikir sebelumnya akan meninggalkan bidadariku seperti ini, tidak terpikir bahwa hubungan kita hanya mampu berjalan tidak lebih dari setahun. Mungkin kalau dulu saya tidak nekat jujur padanya dan berterus terang bahwa saya sedang pendampingan, kita masih berhubungan, masih sering bertemu, dan justru dengan bertemu itu yang membuat cinta semakin subur, semakin sulit untuk berpisah, semakin sulit untuk melupakan. Saya yakin inilah takdir terbaik yang Allah berikan.
Jika klien PS lainnya diberi kekuatan oleh Allah meninggalkan pasangan yang dicintainya, maka saya diberi kelemahan untuk tidak diberi kesanggupan melepaskan namun saya juga diberi hati yang Allah tanamkan kepada bidadariku yang sungguh mencintai Rabbnya dan takut akan neraka-Nya. Akhinya, memang saya harus ikhlas melepasnya, dan tetap menjalani hidup dengan bekal yang sudah diberikan bidadariku, yaitu kenikmatan beribah dan tujuan hidup hanya untuk meraih keridhoan Allah. Mempunyai Visi meraih Jannah-Nya dengan misi harus menjadi lebih feminim, pakaian lebih syar’i (alhamdulillah saya sudah mulai membeli pakaian lebih wanita dan kerudung lebar, dan memang ini adalah musuh terbesar yang harus segera saya taklukkan), rutin mengikuti kajian (meski masih via youtube), semaksimal mungkin merealisasikan apa yang saya dapatkan dari kajian (sedang berusaha dan akan terus berusaha), jangan pernah tinggalkan Allah. [jika kita berjalan (biasa), maka Allah akan mendatangi kita dengan berjalan (cepat)], dll.
Alhasil karena saya sudah berterus terang, saya mendapati :
Bidadariku menjauhi saya, alias berarti tercapainya PR ka sinyo, yaitu memutuskan hubungan dengan orang yang dicintai.
Karena saya bandel, dan masih mencoba menghubungi bidadariku, semua kontak yang berhubungan dengan bidadariku, sudah di block semua olehnya. Ini sama saja dengan menghapus semua kontak miliknya.
Memang untuk menghapus semua foto bidadariku belum saya lakukan, saya tidak tau kedepannya saya tetap menyimpannya atau menghapusnya. Tapi foto bidadariku sudah saya singkirkan di tempat yang saya tidak akan sering melihatnya.
Untuk konten porno, alhamdulillah saya tidak menjadi pecandu konten porno, kalau melihat beberapa kali itu pernah saya lakukan. Dan saya sudah tidak ingin dan tertarik lagi untuk melihat perkara haram seperti itu.
Seperti kata Syeikh Islam Ibu Taimiyah Rahimahulllah : “Jiwa tidak akan bisa menggantikan sesuatu kecuali jika ada sesuatu (yang menggantikannya).”
Alhamdulillah, MasyaAllah, bidadariku pergi dan meninggalkan jejak kecintaan pada Dzat yang memiliki sifat sempurna lagi tinggi, Allah Jalla Jalaaluh di hati ini.
YaaAllah, jadikanlah bidadariku menjadi wanita pertama dan terakhir yang saya cintai, jaga pandangan saya dari yang haram untuk saya lihat, genggamlah hati ini Allah, buatlah hati ini bisa mencintai dan menyayangi pria serta berumah tangga secara normal.
Fokus saya sekarang adalah membahagiakan orang tua dan keluarga saya. Meski tidak dipungkiri, saya masih juga suka terkenang kenangan akan bersama bidadariku. Tapi saya yakin lambat laun kenangan ini akan memudar dan digantikan dengan yang jauh lebih indah.
Kak Siti Shafariah pernah berkata : Jangan dipaksa untuk dilupakan, yg seperti itu malah akan membuat terus terkenang. Tapi biarkan ia jadi kenangan tanpa perlu dikenang2. Yang perlu di hapus adalah emosinya, emosi kaka terhadap peristiwa-peristiwa yang menyangkut dia. MasyaAllah, entah ini kebetulan atau apa, setelah saya menerapkan apa yang kak siti bilang, memang benar, emosi saya sudah bisa tekendali, saya gak sesering dlu mengingat bidadariku, bahkan ketika saya mengingat pun, rasa sedih, rasa galau sudah jauh berkurang, terasa sekali memang perbedaanya, padahal saya baru menerapkan ini 9hari lamanya..wooww... Jazakillah khoiron loh kak atas teorinya yang sungguh bermanfaat.
Semangat kawan-kawan SSA lainnya yang sedang berhijrah, Allah selalu punya cara untuk membantu makhluk-Nya dalam rangka meraih ketaatan kepada-Nya dan tentu saja sekali lagi, cara itu pasti sudah cara yang paling baik menurut-Nya.
Jazakallah khairan Katsiran ka sinyo, untuk PR nya yang bikin deg-deg seerr, mantab... nasehat-nasehatnya yang selalu mampu membangkitkan semangat, beliau mampu menasehati tanpa saya merasa disudutkan, beliau selalu menghargai progress kliennya sekecil apapun itu. Ketersediaan waktunya untuk mendengarkan keluh kesah saya yang terkadang memang sangat membutuhkan motivasi. Saya menulis ini sampai meneteskan air mata juga sambil terus teringat kebaikan dan segala tausiyah ka sinyo, saya bangga kenal ka sinyo, ka sinyo merupakan salah satu nikmat yang Allah kasih. Maafkan saya ka jika saya sering melakukan pelanggaran. Ada satu kalimat super dari ka sinyo : kenapa susah dengan komentar orang lain? Tidak semua orang akan paham situasi dan kondisi kita. MasyaAllah Ka Sinyo, semoga kita semua kelak dipertemukan di Tegala Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam.
Jazakillah khairan bidadariku, sudah semaksimal mungkin membantu saya untuk kembali ke fitrah, semoga kau mendapatkan Pangeran yang engkau cintai dan mencintaimu, membawamu sampai ke Jannah-Nya yang tiada kebahagian semu dan kesedihan di dalamnya.
Jazakumulullah khairan dan Jazakunnallah khairan kepada teman-teman PS dan MM yang sudah memberikan doa tertulus kalian kepada kawan-kawan SSA, karena hanya doa yang mampu mengubah Takdir (perubahan karena sebab doa itu pun sebenarnya telah ditetapkan Allah sebelumnya)...
Best Regards of the people who sinful,
0
Kutip
Balas