- Beranda
- The Lounge
(Masuk Gan) Kisah-kisah pengalaman mantan Gay Indonesia
...
TS
fabian.goldmyer
(Masuk Gan) Kisah-kisah pengalaman mantan Gay Indonesia
Quote:
Gan tolong bantu komen ya supaya trit ini terus terangkat. Siapa tahu jadi banyak LGBT yang terbantu untuk kembali karna trit ini.
Sampai sekarang udah ada beberapa yang PM ane baik yang lgbt ataupun yang ternyata pasangannya LGBT.
Jangan lupa juga ya untuk rate



sama cendol
Sampai sekarang udah ada beberapa yang PM ane baik yang lgbt ataupun yang ternyata pasangannya LGBT.
Jangan lupa juga ya untuk rate




sama cendol
Quote:
Kalo ID ane ini kebanned, yang mau PM bisa kirim ke akun ane yg laen dibawah ini 
http://www.kaskus.co.id/profile/8704096

http://www.kaskus.co.id/profile/8704096

Proses Hijrahnya Seorang Hellow Kitty
Quote:
Setelah bebarapa tahun berkelana dan terjebak di dunia gay, akhirnya hidayah pun mulai mendekati diriku.
Bermula dari hikmah akibat rasa kecewa dan sakitnya perasaan di hati karena baru di hianati dan ditinggalkan begitu saja oleh seorang laki - laki yang saya sangat sayangi.
Dari situlah saya mulai menyadari bahwa hubungan seperti ini tidaklah pernah bisa bersatu, dan tidak akan bisa langgeng selayaknya suami istri yang sudah sah di mata agama dan negara. Tidak mungkin bisa! Hanya kecewa, menderita, sengsara dan akhirnya masuk neraka.
Sebesar apa pun cinta kita ke orang tersebut tidak akan pernah bisa bersatu. Karena pada dasarnya itu memang cinta yang haram.
Dan Ayah saya sudah tidak ada, saya malu dan kasian sama ayah jika ayah mengetahui kelakukan saya di dunia ini.
Ketika setiap melihat raut wajah Ibu yang sudah melahirkan dan membesarkan saya. Hati ini berontak dan sedih, kenapa ketika saya sudah dewasa justru malah menorehkan dosa - dosa di setiap nafasku. Sungguh hati ini merasa bersalah dan tidak rela jika hanya gara - gara kenalakan saya ini beliau menjadi menderita kelak.
Belum lagi rasa takut jika Allah murka kepada saya karena kebodohan dan lemahnya diri ini yang tidak bisa mengendalikan nafsu sesaat.
Namun allhamdulillah saya masih bersyukur karena sampai detik ini keperjakaan dan keperawanan saya masih terjaga dengan bersih dan belum terkena noda hitam dari dunia gay. Walau mungkin luarnya pernah tersentuh tangan orang lain. Tapi spare partnya masih orisinil, Jeng. Percayalah!
Di malam yang gelap gulita saya browsing di google dengan kata kunci " Penderitaan Suami Seorang Gay " tidak tahu juga saya senang banget membaca kisah - kisa yang haru biru seperti itu . Apa lagi membaca kisah CHSI idho demen banget. Dan akhirnya munculah di situ nama kak Sinyo Egi.
Saya telusuri dan add FB beliau.
Beliau tipe orang yang ramah rupanya dan yang membuat idho semangat adalah. Wauu amazing Kak Sinyo keren banget.
Hihi
Modus saja sebenarnya saya sms dan curhat ke beliau awalnya. (Tapi sekarang babar blas tidak ada perasaan itu. Dan sudah bersih dari kata modus).
Butuh waktu 4 bulan saya untuk menenangkan pikiran dan hati ini untuk memantabkan kalau saya harus berhijrah.
Berhijrah dari dunia yang gelap ke dunia yang terang.
Dengan nama akun Ridho Ilahi di bulan Juli 2015 saya resmi menjadi klien PS yang ke no sekian ribu.
Terasa berat ketika ku lalui PR - PR dari PS. Tahap pertama sudah bisa di lalui dengan lumayan lancar. Dan memang seperti ada kekuatan baru ketika selesai mengerjakan PR no Wahid itu. Hati lebih lega dan tenang.
Melangkah ke PR dua, OMG berat sekali PR ini, saya harus menghapus kontak, dan BB mantan pacar, photo - photo pacar, tidak boleh melihat atau membuka hal - hal yang berkaitan dengan porno grafi. Pokonya semua yang berkaitan dengan dunia pelangi harus idho hempaskan dengan paksa ke jurang.
Padahal di kontak BB saya ada 760 kontak yang Gay asli dan 250 yang hetero, di setiap waktu dapat BC link - link bokep. Ah mudah sekali jaman sekarang melihat seperti itu. Mirisss
Akhirnya demi kenyamanan saya dalam berhijrah, BB yang penuh kenangan dan penuh dengan cerita bersama beliau saya kasihkan cuma - cuma ke seseorang dan sekaligus no hpnya.
Allhamdulillah hanya melanggar 1 kali di PR dua ini. Dan itu tidak sengaja memencet link gay di Google. Nyesel pakai banget.
Dan berlanjut di PR 3,4 dan 5 ini.
Godaan banyak, tidak jarang ada Bapak - Bapak inbok kirim photo, kirim pin BB atau no WA, dan juga ABG yang minta ini itu. Yah kalau sudah seperti itu langsung hempas imut saja, dan jangan sampai di layanin karena akan nglunjak kalau kita beri lampu hijau.
Di bulan ke dualah saya mulai merasakan perubahan yang berarti, mulai dari rasa jijik bila inget gambar atau vidio gay, mulai bisa terkendali pikiran - pikiran yang kotor. Lebih adem dan damai pikiran. Emosi menurun dan bisa berfikir dengan tenang.
Yang membuat bersemangat bila melihat laki - laki berumur yang kece habis sudah tidak kepanasan seperti sebelumnya.
Dengan seiringnya waktu yang terus berganti mulai nampak benih - benih kebaikan dan semakin besar perubahan pada jiwa ini. Yang awalnya saya dingin sama cewek saya mulai blingsatan ketika melihat perempuan yang adu hay bodinya ( maaf keceplosan ye ).
Yang setiap malam minggunya di habiskan nonton bokep, semenjak itu tidak pernah lagi.
Yang tadinya suka kepoin suami orang setelah itu tidak lagi.
Horeeeeee Idho ada perubahan ya Allah. Tidak sia - sia doa idho setiap malam agar bisa dihilangkan perasaan yang salah di hati ini. Allahu Akbar, Allau Akbar, Allahu Akbar.
Walau belum seratus persen tapi idho sudah aman dari perasaan SSA.
Saya sendiri tidak menyangka dengan perubahan yang sangat pesat pada diri saya ini.
Apa lagi kalian yang ( maaf ) penganut pemahaman salah dan pendukung LGBT.
Pernah saya menguji pada seseorang on gak seh jika tangan atau badan saya bersentuhan dengan seorang laki - laki yang tipe Saya banget. Kebetulan di kantor idho buanyak. Dan alhasil saya tidak merasakannya, dan adem - adem saja. "Amazing pakai banget."
Lalu Idho tes dengan seorang wanita auuu getaran idho kuat banget jika berbicara dengan wanita yang idho suka. Apa lagi pada saat dekat dengan ABG - ABG yang magang kemarin. Ahh tidak bisa idho tuliskan "maaf."
" Tenang saja sama kak Sinyo sudah di perbaiki dan di jewer sehingga sudah normal 100%. Dan cukup dengan satu wanita saja. Yah satu tidak lebih dan jangan lebih, Karena tidak sanggup memberi nafkah lahirnya. Kalau batin tidak tahu kan masih perjaka asli atuh.
Maaf lagi yeh Emak - emak team slepet!
Walau saat ini saya masih berada di tahap V tapi idho berasa sudah lulus dari PS. Bisa kok di buktikan. Terserah dengan apa kalian mau membuktikannya. Siapa takut.
" Jika sudah sembuh mengapa belum menikah, Dho? "
Itu kan yang ada di pikiran kakak - kakak ?
Simple saja jawaban Idho.
Hidup, Rezeki, jodoh, dan mati itu Allah lah yang mengatur semuanya. Titik
Sedangkan saya sendiri hanya menjalani dan berikhtiar.
Sampai jumpa dengan kisah idho selanjutnya. Masih seabrek cin hihi cerita Idho.
Dan pasti pembaca bukannya merasa sedih dan terharu tetapi pasti malah tertawa yah?
Selamat membaca dan jangan lupa untuk kasih like yang banyak yah, Idhongers alias fans - fans fanatik Idho!!!! Hahaha piss yeee
NB : yang minta tag bilang aje jangan malu - malu yee. Biar ikut merasakan kebahagiaan yang idho rasakan saat ini.
Bermula dari hikmah akibat rasa kecewa dan sakitnya perasaan di hati karena baru di hianati dan ditinggalkan begitu saja oleh seorang laki - laki yang saya sangat sayangi.
Dari situlah saya mulai menyadari bahwa hubungan seperti ini tidaklah pernah bisa bersatu, dan tidak akan bisa langgeng selayaknya suami istri yang sudah sah di mata agama dan negara. Tidak mungkin bisa! Hanya kecewa, menderita, sengsara dan akhirnya masuk neraka.
Sebesar apa pun cinta kita ke orang tersebut tidak akan pernah bisa bersatu. Karena pada dasarnya itu memang cinta yang haram.
Dan Ayah saya sudah tidak ada, saya malu dan kasian sama ayah jika ayah mengetahui kelakukan saya di dunia ini.
Ketika setiap melihat raut wajah Ibu yang sudah melahirkan dan membesarkan saya. Hati ini berontak dan sedih, kenapa ketika saya sudah dewasa justru malah menorehkan dosa - dosa di setiap nafasku. Sungguh hati ini merasa bersalah dan tidak rela jika hanya gara - gara kenalakan saya ini beliau menjadi menderita kelak.
Belum lagi rasa takut jika Allah murka kepada saya karena kebodohan dan lemahnya diri ini yang tidak bisa mengendalikan nafsu sesaat.
Namun allhamdulillah saya masih bersyukur karena sampai detik ini keperjakaan dan keperawanan saya masih terjaga dengan bersih dan belum terkena noda hitam dari dunia gay. Walau mungkin luarnya pernah tersentuh tangan orang lain. Tapi spare partnya masih orisinil, Jeng. Percayalah!
Di malam yang gelap gulita saya browsing di google dengan kata kunci " Penderitaan Suami Seorang Gay " tidak tahu juga saya senang banget membaca kisah - kisa yang haru biru seperti itu . Apa lagi membaca kisah CHSI idho demen banget. Dan akhirnya munculah di situ nama kak Sinyo Egi.
Saya telusuri dan add FB beliau.
Beliau tipe orang yang ramah rupanya dan yang membuat idho semangat adalah. Wauu amazing Kak Sinyo keren banget.
Hihi
Modus saja sebenarnya saya sms dan curhat ke beliau awalnya. (Tapi sekarang babar blas tidak ada perasaan itu. Dan sudah bersih dari kata modus).
Butuh waktu 4 bulan saya untuk menenangkan pikiran dan hati ini untuk memantabkan kalau saya harus berhijrah.
Berhijrah dari dunia yang gelap ke dunia yang terang.
Dengan nama akun Ridho Ilahi di bulan Juli 2015 saya resmi menjadi klien PS yang ke no sekian ribu.
Terasa berat ketika ku lalui PR - PR dari PS. Tahap pertama sudah bisa di lalui dengan lumayan lancar. Dan memang seperti ada kekuatan baru ketika selesai mengerjakan PR no Wahid itu. Hati lebih lega dan tenang.
Melangkah ke PR dua, OMG berat sekali PR ini, saya harus menghapus kontak, dan BB mantan pacar, photo - photo pacar, tidak boleh melihat atau membuka hal - hal yang berkaitan dengan porno grafi. Pokonya semua yang berkaitan dengan dunia pelangi harus idho hempaskan dengan paksa ke jurang.
Padahal di kontak BB saya ada 760 kontak yang Gay asli dan 250 yang hetero, di setiap waktu dapat BC link - link bokep. Ah mudah sekali jaman sekarang melihat seperti itu. Mirisss
Akhirnya demi kenyamanan saya dalam berhijrah, BB yang penuh kenangan dan penuh dengan cerita bersama beliau saya kasihkan cuma - cuma ke seseorang dan sekaligus no hpnya.
Allhamdulillah hanya melanggar 1 kali di PR dua ini. Dan itu tidak sengaja memencet link gay di Google. Nyesel pakai banget.
Dan berlanjut di PR 3,4 dan 5 ini.
Godaan banyak, tidak jarang ada Bapak - Bapak inbok kirim photo, kirim pin BB atau no WA, dan juga ABG yang minta ini itu. Yah kalau sudah seperti itu langsung hempas imut saja, dan jangan sampai di layanin karena akan nglunjak kalau kita beri lampu hijau.
Di bulan ke dualah saya mulai merasakan perubahan yang berarti, mulai dari rasa jijik bila inget gambar atau vidio gay, mulai bisa terkendali pikiran - pikiran yang kotor. Lebih adem dan damai pikiran. Emosi menurun dan bisa berfikir dengan tenang.
Yang membuat bersemangat bila melihat laki - laki berumur yang kece habis sudah tidak kepanasan seperti sebelumnya.
Dengan seiringnya waktu yang terus berganti mulai nampak benih - benih kebaikan dan semakin besar perubahan pada jiwa ini. Yang awalnya saya dingin sama cewek saya mulai blingsatan ketika melihat perempuan yang adu hay bodinya ( maaf keceplosan ye ).
Yang setiap malam minggunya di habiskan nonton bokep, semenjak itu tidak pernah lagi.
Yang tadinya suka kepoin suami orang setelah itu tidak lagi.
Horeeeeee Idho ada perubahan ya Allah. Tidak sia - sia doa idho setiap malam agar bisa dihilangkan perasaan yang salah di hati ini. Allahu Akbar, Allau Akbar, Allahu Akbar.
Walau belum seratus persen tapi idho sudah aman dari perasaan SSA.
Saya sendiri tidak menyangka dengan perubahan yang sangat pesat pada diri saya ini.
Apa lagi kalian yang ( maaf ) penganut pemahaman salah dan pendukung LGBT.
Pernah saya menguji pada seseorang on gak seh jika tangan atau badan saya bersentuhan dengan seorang laki - laki yang tipe Saya banget. Kebetulan di kantor idho buanyak. Dan alhasil saya tidak merasakannya, dan adem - adem saja. "Amazing pakai banget."
Lalu Idho tes dengan seorang wanita auuu getaran idho kuat banget jika berbicara dengan wanita yang idho suka. Apa lagi pada saat dekat dengan ABG - ABG yang magang kemarin. Ahh tidak bisa idho tuliskan "maaf."
" Tenang saja sama kak Sinyo sudah di perbaiki dan di jewer sehingga sudah normal 100%. Dan cukup dengan satu wanita saja. Yah satu tidak lebih dan jangan lebih, Karena tidak sanggup memberi nafkah lahirnya. Kalau batin tidak tahu kan masih perjaka asli atuh.
Maaf lagi yeh Emak - emak team slepet!
Walau saat ini saya masih berada di tahap V tapi idho berasa sudah lulus dari PS. Bisa kok di buktikan. Terserah dengan apa kalian mau membuktikannya. Siapa takut.
" Jika sudah sembuh mengapa belum menikah, Dho? "
Itu kan yang ada di pikiran kakak - kakak ?
Simple saja jawaban Idho.
Hidup, Rezeki, jodoh, dan mati itu Allah lah yang mengatur semuanya. Titik
Sedangkan saya sendiri hanya menjalani dan berikhtiar.
Sampai jumpa dengan kisah idho selanjutnya. Masih seabrek cin hihi cerita Idho.
Dan pasti pembaca bukannya merasa sedih dan terharu tetapi pasti malah tertawa yah?
Selamat membaca dan jangan lupa untuk kasih like yang banyak yah, Idhongers alias fans - fans fanatik Idho!!!! Hahaha piss yeee
NB : yang minta tag bilang aje jangan malu - malu yee. Biar ikut merasakan kebahagiaan yang idho rasakan saat ini.
Ini adalah kisah nyata pengalaman mantan gay yang ane ambil dari grup fesbuk PEDULI SAHABAT. Kisah-kisah selanjutnya akan ane apdet lagi.
Daftar Kisah
Quote:
Proses Hijrahnya Seorang Hellow Kitty
Kisah Nyata Suamiku Mencintai Sesama Jenis
Cinta Terpendam Bintang
Keajaiban-keajaiban di ranjang pengantin SSA
Dari hetero, lalu menjadi SSA, kini kembali hetero
AKU dan VIRUS MEMATIKAN
== Kenekatan dan Keterpaksaan yang berbuah Syurga, Insya Allah ==
Kisah Nyata Suamiku Mencintai Sesama Jenis
Cinta Terpendam Bintang
Keajaiban-keajaiban di ranjang pengantin SSA
Dari hetero, lalu menjadi SSA, kini kembali hetero
AKU dan VIRUS MEMATIKAN
== Kenekatan dan Keterpaksaan yang berbuah Syurga, Insya Allah ==
Untuk yang ingin tahu tentang PEDULI SAHABAT:
Quote:
Diubah oleh fabian.goldmyer 01-05-2016 19:15
nona212 memberi reputasi
1
115.3K
Kutip
137
Balasan
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
The Lounge
1.3MThread•106.1KAnggota
Tampilkan semua post
TS
fabian.goldmyer
#56
Keajaiban-keajaiban di ranjang pengantin SSA
Quote:
Kehidupan di dunia ini hanyalah main main dan sendau gurau belaka.
Kampung akhirat itulah kehidupan yang sesungguhnya.
Jika kamu orang bertakwa jika kamu orang beriman dan jika kamu orang yang mengerti.
Kesenangan hidup di dunia itu sementara, begitu juga kesusahan hidup di dunia hanyalah sementara.
Setiap insan pasti akan diuji oleh Tuhan Nya. Untuk mengetahui siapa saja yang benar-benar beriman dan bertakwa pada Nya.
Tak terkecuali ujian SSA (same-sex attraction) ini.
Banyak teori, penelitian ilmiah dan berbagai macam dugaan dugaan tentang penyebab terjadinya seseorang menjadi SSA.
Oke kami tidak menafikan itu, karena mereka memang bicara sesuai kompetensinya.
Awalnya memang kami terus mencari berbagai informasi tentang penyebab SSA ini.
Kami sangat haus akan informasi itu, setiap ada yang berhubungan dengan SSA kami langsung konsumsi dengan lahapnya.
Meskipun kami harus sembunyi-sembunyi didalam menggali informasi itu.
Waktu berjalan membuat kami lelah malah hampir putus asa, kenapa kami beda dan dapat ujian yang aneh ini?
Baca artikel tentang obat berupa pil yang mampu menyembuhkan homosexual menjadi heterosexual.
Wow mayoritas yang komentar hampir seragam
"Jika benar obat itu bisa menyembuhkan homosexual, maka saya lah orang pertama yang akan membelinya"
Wow harganya berapa, kami orang lemah financial tapi ingin sembuh juga.
Bagaimana bisa membelinya?
Putus asa? Ya sangat putus asa. Berpikir untuk mengakhiri hidup itu sering.
Tapi kami takut sama Tuhan, kami terlanjur jadi orang paham agama sehingga iman kami masih kuat.
Terima kasih Tuhan telah melahirkan kami di Indonesia yang mayoritas Islam.
Mencoba untuk bunuh diri? Alhamdulillah belum pernah.
Mungkin sudah skenario dari Nya, kami pun dipertemukan dengan layanan ini. Proses pertemuan yang panjang yang menguras banyak energi dan waktu.
Tuhan maha baik, tapi Tuhan juga tidak memanjakan hamba Nya. Setelah lama berikhtiar berdoa berusaha akhirnya pertolongan itu datang juga melalui pelayanan ini.
Disini mampu mengubah mindset kami, yang dulu kami anggap SSA ini merupakan bentuk ketidakadilan Tuhan pada kami, bentuk kedzaliman Tuhan pada kami.
Kini kami anggap bahwa SSA ini merupakan bentuk kasih sayang Tuhan pada kami agar kami selalu dekat pada Nya.
Walaupun caranya melalui ujian yang tidak mudah ini.
Selama ini yang kami tahu hanya ada dua kubu.
Kubu pertama mereka yang pro dengan homosexual dengan berbagai macam dalil untuk mencari pembenaran.
Hak azasi, kebebasan, demokrasi, naluri dan lain sebagainya.
Oh angin ini sangat sesuai dengan hawa nafsu kami.
Kami ingin bergabung bersama mereka.
Tapi apa yang terjadi?
Hati kami menolak, ini tidak sesuai dengan ajaran agama kami. Ini salah ini haram ini menjijikan. Aku pilih ikut perintah agama saja.
Kubu kedua mereka yang kontra yang serta merta melarang terhadap homosexual. Dengan berbagai dalil agama mereka mengharamkan, melarang dan membeci perbuatan itu.
Seolah-olah kami sangat hina.
Dan memang sangat hina jika sampai jadi praktisi.
Tapi kami belum berbuat apa-apa. Kami bingung.
Ya kami juga setuju, toh semua agama juga mengharamkannya.
Tapi bukan itu juga yang kami harapkan. Kami sudah tau itu haram kami tau agama, yang kami butuhkan adalah solusi.
Ya solusi, bukan caci maki bukan pula yang pro aksi.
Menikah.
Menikah? Hahaha
Aku benci kata itu, aku tidak suka titik.
Meskipun SSA ini aku sadari sejak masih di bangku SD berlanjut di SMP hingga SMA, tapi aku benci materi menikah justru di pengajian-pengajian.
Aku sengaja menyibukan diri ikut pengajian ini, halaqoh itu, harakah ini dan majlis taklim itu, tujuannya agar aku jadi sholeh, alim santri yang baik.
Dengan begitu aku bisa menutupi SSA ini dengan tidak pacaran.
Anak pengajian tidak pacaran, wajar dan ini dijadikan sebagai tameng.
Anak biasa, gak ngaji, gaul abis tidak pacaran, wah aku bisa dibully yang macam-macam.
Bagi aku wanita itu seperti bola, ya bola, sama-sama tidak ku suka sama-sama tidak menarik hatiku.
Sementara aku sangat aman bersembunyi dibalik pengajian. Namanya pengajian ya mengajarkan Al-Quran dan Hadits tak terkecuali menikah.
Aduh ketemu tema menikah, aku alergi, benci, kenapa mesti bahas tema ini?
Pernah juga dapat tugas makalah dari dosen yang materinya menikah.
Aku harus presentasi di depan kelas menjelaskan soal menikah yang mana materi ini sangat aku benci.
Bagaimana tidak benci, wong aku tidak mungkin bisa menikah, syahwat terhadap wanita saja aku tidak punya.
ApakaApalah aku harus menikah dengan orang yang aku cintai? Oh sangat tidak mungkin, Soalnya orang yang aku cintai itu dari jenis aku sendiri.
Seorang pria dewasa yang tampan gagah tegap harum bersih dan rapi bajunya.
Mana boleh dari sudut adat, negara apalagi agama, haram.
Tapi namanya aku, sang SSA yang jago bersandiwara, aku pun presentasi di kelas dengan sempurna. Aku menguasai materi, dapat menjawab pertanyaan dari teman dengan baik.
Kembali ke pengajian.
" Bagi para ikhwan yang sudah siap menikah, silakan mengisi formulir untuk taaruf" kata murobbi aku.
Jeeeggeerr...!!!
" yah menikah lagi, Ustadz ini tidak tau aku ini tidak suka sama wanita, bagaimana aku mau nikah? " Dalam hati ku.
Aku takut jika nekad menikah, takut tidak bisa memenuhi kebutuhan biologis istri ku. Dampaknya rumah tangga ku bisa hancur, nama baik ku bisa tercemar karena bisa dicap sang pria lemah syahwat, sepanjang aku tidak jujur sebagai SSA.
Takut, khawatir, gelisah, galau, merana campur aduk, itulah Perasaan ku sebelum aku menikah.
Bertemu layanan ini yang sudah aku jelaskan di note I.
Layanan ini merubah mindset ku. Setelah mendapat banyak bimbingan dari pak Sinyo aku terus meyakinkan diri bahwa aku bisa menikah.
Aku baca testimony para SSA yang sudah sukses dalam pernikahannya, aku baca di milis hijrah euy.
Di milis ini aku seperti menemukan obat pil yang selama ini aku cari. Tentang milis hijrah euy bisa googling sendiri.
Testimony nya luar biasa, banyak keajaiban-keajaiban diluar dugaan setelah mereka nikah.
Ada yang sukses di malam pertama, ada yang dibilang hebat sama istrinya dan masih banyak lagi yang lainnya, yang intinya itu sangat memotivasi aku menyakinkan ku untuk maju menikah.
Pak Sinyo, semoga Allah selalu merahmati beliau dan keluarganya. Beliau tak bosan-bosannya meyakinkan aku, bahwa aku bisa menikah, bisa menjadi imam yang sempurna.
"Pak aku mau nikah sama akhwat yang SSA saja, yang mana akhwat itu juga punya tekad menjadi heterosexual yang ingin tetap di jalan Allah, jadi kan aku dan dia enak bisa saling pengertian dan mencari solusi bersama" kata aku ke pak Sinyo.
" Kekekeke, kamu lucu dek, ntar kamu yang nyuci baju, sementara istri mu naik atap benerin genteng yang bojor" canda pak sinyo dengan aksennya yang medok jawa.
Ketakutan, kekhawatiran apakah selamanya hanya akan jadi sebuah Ketakutan, tanpa adanya tindakan keberanian?
Orang dikatakan pemberani itu karena dia punya rasa takut. Coba kalau tidak punya rasa takut, lalu melangkah itu biasa bukan pemberani namanya.
Aku sangat takut menikah, tapi akhirnya aku menikah ini baru bisa disebut pemberani.
Dan akhirnya aku pun menikah. Kacaukah rumah tangga ku?
Alhamdulillah tidak, malah sangat harmonis.
Aku bahagia istriku pun sangat bahagia. Istri ku puas dengan servis ku.
Kamu mampu memuaskan istri mu?
Ya tapi aku tidak sendirian, aku ditolong oleh Allah SWT dan ditolong oleh doa doa orang yang ikhlas mendoakan aku baik yang tau aku SSA maupun yang tidak tau.
"Keajaiban-keajaiban di ranjang pengantin SSA"
Perasaan saya saat itu campur aduk, ada senang ada takut.
Senang karena besok saya mau menikah, takut karena saya akan menghadapi ujian yang sangat berat yaitu malam pertama atau bulan madu.
Bagi kalangan heterosexual saja, malam pertama katanya sangat menegangkan apalagi saya yang SSA, ini tidak mudah bagaikan mau ujian skripsi saja.
Alhamdulillah acara pernikahan yang sangat sederhana akhirnya selesai juga. Tidak ada pesta tidak ada pengeras suara layaknya hajatan pada umumnya.
Disamping memang kami lemah financial juga kami ingin melaksanakan yang wajib dan sunah saja tidak ingin mengikuti adat masyarakat yang bikin ribet dan boros biaya.
Akad nikah berlangsung di KUA, di kampung kami memang wajib menikah di KUA tidak boleh petugas KUA dipanggil ke rumah, ini tujuannya untuk menghindari praktek korupsi.
Tetapnya tanggal 9 syawal kami menikah, Alhamdulillah kami mendapat jadwal pertama yaitu jam 07.00 pagi. Sementara di luar Kantor banyak pasangan pengantin yang mengantri giliran, maklum musim lebaran banyak yang menikah.
Selepas akad nikah kami pulang ke rumah dilanjutkan dengan menerima para tetamu yang hadir untuk kondangan, mendoakan dan memberi restu dan malamnya bada isya diadakan walimahan.
Malam pertama kami sudah komitmen untuk tidak melakukan apa-apa kecuali sholat sunah dua rakaat bersama sebelum tidur.
Malam kedua adalah malam yang sangat menegangkan bagi saya, entah bagi istri saya, saya tidak tahu, mungkin dia juga tegang.
Teman Facebook saya yang SSA yang sudah menikah pernah memberikan tips saran kepada saya agar di malam pertama saya sukses saya dianjurkan minum obat perangsang, obat kuat dan membaca, melihat atau menonton konten porno yang mampu membangkitkan syahwat saya.
Tapi saya tidak minum obat apa pun saya hanya membuka internet untuk searching konten yang saya maksud.
Istri saya masih di kamar kecil, mungkin dia sedang mempersiapkan diri untuk melayani suami nya.
Sementara saya menunggu di kamar yang masih terus merangsang diri dengan melihat konten dewasa di hp saya.
Ada yang aneh dengan respon saya, biasanya saya sangat sensitif bila melihat konten dewasa, maaf punya saya langsung on, tapi apa yang terjadi di malam itu?
Punya saya sama sekali tidak bisa on, ya Allah tolong hamba Mu istri ku sebentar lagi masuk kamar sedangkan aku masih belum on.
" Assalaamualaikum mas " ucap salam dari istri saya sambil membuka pintu kamar.
" Waalaikum salam " jawab saya sambil buru-buru mematikan hp.
Masya Allah Istri saya memakai pakaian dalam yang sangat seksi, dia terlihat sangat cantik, mungkin dia ingin memuaskan suami yang sangat dicintainya. Walaupun suaminya sama sekali tidak menginginkan tubuhnya.
" kasihan sekali istri saya, dia sudah sangat siap dengan ibadah ini, sedangkan saya sama sekali tidak menginginkan nya " kata saya dalam hati.
Kemudian istri saya mematikan lampu dan diganti dengan lampu kecil yang cahayanya redup-redup. Lalu dia tiduran di samping saya.
Tanpa kata tanpa tindakan apa-apa, kami cuma saling diam, maklum pengantin baru masih malu-malu, bagi istri saya mungkin gengsi sebagai wanita memulai dulu. Bagi saya karena saya belum yakin bisa.
Tiba-tiba tangan istri saya diletakan di dada saya. Tahukah apa yang terjadi?
Punya saya langsung on, ini diluar dugaan, ini tidak seperti biasanya, saya sama sekali tidak bergetar jika disentuh oleh wanita, tapi malam ini saya bisa on.
Ucap syukur Alhamdulillah saya dalam hati.
Terima kasih ya Allah, Terima kasih buat semua doa doa dari teman dan keluarga.
Setiap selesai sholat saya selalu berdoa.
" Ya Allah sukseskanlah saya di Malam pertama dan di malam-malam selanjutnya"
Mengetahui punya saya sudah on, saya langsung melanjutkan tahap berikutnya yaitu pemanasan demi pemanasan yang agama ajarkan. Setelah pemanasan yang cukup lama dan kelihatannya istri saya sudah siap, saya Lancar ke tahap inti.
Aku menyebutnya ini sebuah keajaiban doa, sejarah hidup telah terukir di malam penuh horor dan nikmat ini.
Alhamdulillah ternyata saya bisa melakukan nya, sungguh sebuah kekhawatiran yang selama ini menghantui pikiran saya telah sirna dan diganti oleh Allah dengan sebuah kenikmatan yang tiada tara.
Saya sangat mendominasi permainan sampai-sampai istri saya kewalahan, saya sangat bangga akhirnya saya lulus dan sukses.
Ada teman yang bertanya di inbok.
" Apa yang dibayangkan mas, ketika sedang bercinta dengan Istri mas, apakah mas membayangkan sosok pria idamannya atau bagaimana? "
Saya pun membalas inboknya.
" yang saya lakukan adalah saya terus mensugesti diri bahwa saya ini normal, saya ini lelaki sejati, saya ini jantan perkasa. Keyakinan ini terus saya tanam, dampaknya sangat luar biasa, saya bisa menjadi yang saya yakinkan itu."
Ibarat kita minum obat, jika yakin obat itu mampu menyembuhkan sakit saya, maka bangu tidur kita sehat dan sebaliknya jika kita tidak yakin obat ini mampu menyembuhkan maka kita akan tetap sakit.
Saya berpikir seperti pramuria, meminjam istilah yang saya baca di sebuah artikel.
Jika pramuria bercinta karena tujuan uang, maka saya bercinta karena tujuan niat ibadah kepada Allah.
Persamaannya, sama -sama tidak menginginkan.
Perbedaannya, jika pramuria itu money oriented, sedangkan saya Allah oriented.
Berarti mas sudah sembuh dari SSA? Oh tidak semudah itu, rasa SSA ini masih sangat kuat di dalam diri ini.
Semoga suatu saat bener-bener sembuh, Aamiin ya Allah.
Maksud dari tulisan ini yaitu untuk menyemangati para galauer agar yakin akan kekuatan doa. Agar tidak takut untuk maju ke pernikahan, agar mampu bersabar menjaga diri demi yang halal dan Allah ridhoi.
Jika tulisan ini bermanfaat, silakan ambil yang positifnya dan don't try yang negatifnya.
Jika tulisan ini terlalu vulgar dan tidak pantas, silakan admin delete note ini segera.
Saya hanya ingin berbagi pengalaman, semoga ada ilmu yang bisa di petik.
Penulis sekaligus pelaku.
Hamba Allah, 27 aprr 2015
Kampung akhirat itulah kehidupan yang sesungguhnya.
Jika kamu orang bertakwa jika kamu orang beriman dan jika kamu orang yang mengerti.
Kesenangan hidup di dunia itu sementara, begitu juga kesusahan hidup di dunia hanyalah sementara.
Setiap insan pasti akan diuji oleh Tuhan Nya. Untuk mengetahui siapa saja yang benar-benar beriman dan bertakwa pada Nya.
Tak terkecuali ujian SSA (same-sex attraction) ini.
Banyak teori, penelitian ilmiah dan berbagai macam dugaan dugaan tentang penyebab terjadinya seseorang menjadi SSA.
Oke kami tidak menafikan itu, karena mereka memang bicara sesuai kompetensinya.
Awalnya memang kami terus mencari berbagai informasi tentang penyebab SSA ini.
Kami sangat haus akan informasi itu, setiap ada yang berhubungan dengan SSA kami langsung konsumsi dengan lahapnya.
Meskipun kami harus sembunyi-sembunyi didalam menggali informasi itu.
Waktu berjalan membuat kami lelah malah hampir putus asa, kenapa kami beda dan dapat ujian yang aneh ini?
Baca artikel tentang obat berupa pil yang mampu menyembuhkan homosexual menjadi heterosexual.
Wow mayoritas yang komentar hampir seragam
"Jika benar obat itu bisa menyembuhkan homosexual, maka saya lah orang pertama yang akan membelinya"
Wow harganya berapa, kami orang lemah financial tapi ingin sembuh juga.
Bagaimana bisa membelinya?
Putus asa? Ya sangat putus asa. Berpikir untuk mengakhiri hidup itu sering.
Tapi kami takut sama Tuhan, kami terlanjur jadi orang paham agama sehingga iman kami masih kuat.
Terima kasih Tuhan telah melahirkan kami di Indonesia yang mayoritas Islam.
Mencoba untuk bunuh diri? Alhamdulillah belum pernah.
Mungkin sudah skenario dari Nya, kami pun dipertemukan dengan layanan ini. Proses pertemuan yang panjang yang menguras banyak energi dan waktu.
Tuhan maha baik, tapi Tuhan juga tidak memanjakan hamba Nya. Setelah lama berikhtiar berdoa berusaha akhirnya pertolongan itu datang juga melalui pelayanan ini.
Disini mampu mengubah mindset kami, yang dulu kami anggap SSA ini merupakan bentuk ketidakadilan Tuhan pada kami, bentuk kedzaliman Tuhan pada kami.
Kini kami anggap bahwa SSA ini merupakan bentuk kasih sayang Tuhan pada kami agar kami selalu dekat pada Nya.
Walaupun caranya melalui ujian yang tidak mudah ini.
Selama ini yang kami tahu hanya ada dua kubu.
Kubu pertama mereka yang pro dengan homosexual dengan berbagai macam dalil untuk mencari pembenaran.
Hak azasi, kebebasan, demokrasi, naluri dan lain sebagainya.
Oh angin ini sangat sesuai dengan hawa nafsu kami.
Kami ingin bergabung bersama mereka.
Tapi apa yang terjadi?
Hati kami menolak, ini tidak sesuai dengan ajaran agama kami. Ini salah ini haram ini menjijikan. Aku pilih ikut perintah agama saja.
Kubu kedua mereka yang kontra yang serta merta melarang terhadap homosexual. Dengan berbagai dalil agama mereka mengharamkan, melarang dan membeci perbuatan itu.
Seolah-olah kami sangat hina.
Dan memang sangat hina jika sampai jadi praktisi.
Tapi kami belum berbuat apa-apa. Kami bingung.
Ya kami juga setuju, toh semua agama juga mengharamkannya.
Tapi bukan itu juga yang kami harapkan. Kami sudah tau itu haram kami tau agama, yang kami butuhkan adalah solusi.
Ya solusi, bukan caci maki bukan pula yang pro aksi.
Menikah.
Menikah? Hahaha
Aku benci kata itu, aku tidak suka titik.
Meskipun SSA ini aku sadari sejak masih di bangku SD berlanjut di SMP hingga SMA, tapi aku benci materi menikah justru di pengajian-pengajian.
Aku sengaja menyibukan diri ikut pengajian ini, halaqoh itu, harakah ini dan majlis taklim itu, tujuannya agar aku jadi sholeh, alim santri yang baik.
Dengan begitu aku bisa menutupi SSA ini dengan tidak pacaran.
Anak pengajian tidak pacaran, wajar dan ini dijadikan sebagai tameng.
Anak biasa, gak ngaji, gaul abis tidak pacaran, wah aku bisa dibully yang macam-macam.
Bagi aku wanita itu seperti bola, ya bola, sama-sama tidak ku suka sama-sama tidak menarik hatiku.
Sementara aku sangat aman bersembunyi dibalik pengajian. Namanya pengajian ya mengajarkan Al-Quran dan Hadits tak terkecuali menikah.
Aduh ketemu tema menikah, aku alergi, benci, kenapa mesti bahas tema ini?
Pernah juga dapat tugas makalah dari dosen yang materinya menikah.
Aku harus presentasi di depan kelas menjelaskan soal menikah yang mana materi ini sangat aku benci.
Bagaimana tidak benci, wong aku tidak mungkin bisa menikah, syahwat terhadap wanita saja aku tidak punya.
ApakaApalah aku harus menikah dengan orang yang aku cintai? Oh sangat tidak mungkin, Soalnya orang yang aku cintai itu dari jenis aku sendiri.
Seorang pria dewasa yang tampan gagah tegap harum bersih dan rapi bajunya.
Mana boleh dari sudut adat, negara apalagi agama, haram.
Tapi namanya aku, sang SSA yang jago bersandiwara, aku pun presentasi di kelas dengan sempurna. Aku menguasai materi, dapat menjawab pertanyaan dari teman dengan baik.
Kembali ke pengajian.
" Bagi para ikhwan yang sudah siap menikah, silakan mengisi formulir untuk taaruf" kata murobbi aku.
Jeeeggeerr...!!!
" yah menikah lagi, Ustadz ini tidak tau aku ini tidak suka sama wanita, bagaimana aku mau nikah? " Dalam hati ku.
Aku takut jika nekad menikah, takut tidak bisa memenuhi kebutuhan biologis istri ku. Dampaknya rumah tangga ku bisa hancur, nama baik ku bisa tercemar karena bisa dicap sang pria lemah syahwat, sepanjang aku tidak jujur sebagai SSA.
Takut, khawatir, gelisah, galau, merana campur aduk, itulah Perasaan ku sebelum aku menikah.
Bertemu layanan ini yang sudah aku jelaskan di note I.
Layanan ini merubah mindset ku. Setelah mendapat banyak bimbingan dari pak Sinyo aku terus meyakinkan diri bahwa aku bisa menikah.
Aku baca testimony para SSA yang sudah sukses dalam pernikahannya, aku baca di milis hijrah euy.
Di milis ini aku seperti menemukan obat pil yang selama ini aku cari. Tentang milis hijrah euy bisa googling sendiri.
Testimony nya luar biasa, banyak keajaiban-keajaiban diluar dugaan setelah mereka nikah.
Ada yang sukses di malam pertama, ada yang dibilang hebat sama istrinya dan masih banyak lagi yang lainnya, yang intinya itu sangat memotivasi aku menyakinkan ku untuk maju menikah.
Pak Sinyo, semoga Allah selalu merahmati beliau dan keluarganya. Beliau tak bosan-bosannya meyakinkan aku, bahwa aku bisa menikah, bisa menjadi imam yang sempurna.
"Pak aku mau nikah sama akhwat yang SSA saja, yang mana akhwat itu juga punya tekad menjadi heterosexual yang ingin tetap di jalan Allah, jadi kan aku dan dia enak bisa saling pengertian dan mencari solusi bersama" kata aku ke pak Sinyo.
" Kekekeke, kamu lucu dek, ntar kamu yang nyuci baju, sementara istri mu naik atap benerin genteng yang bojor" canda pak sinyo dengan aksennya yang medok jawa.
Ketakutan, kekhawatiran apakah selamanya hanya akan jadi sebuah Ketakutan, tanpa adanya tindakan keberanian?
Orang dikatakan pemberani itu karena dia punya rasa takut. Coba kalau tidak punya rasa takut, lalu melangkah itu biasa bukan pemberani namanya.
Aku sangat takut menikah, tapi akhirnya aku menikah ini baru bisa disebut pemberani.
Dan akhirnya aku pun menikah. Kacaukah rumah tangga ku?
Alhamdulillah tidak, malah sangat harmonis.
Aku bahagia istriku pun sangat bahagia. Istri ku puas dengan servis ku.
Kamu mampu memuaskan istri mu?
Ya tapi aku tidak sendirian, aku ditolong oleh Allah SWT dan ditolong oleh doa doa orang yang ikhlas mendoakan aku baik yang tau aku SSA maupun yang tidak tau.
"Keajaiban-keajaiban di ranjang pengantin SSA"
Perasaan saya saat itu campur aduk, ada senang ada takut.
Senang karena besok saya mau menikah, takut karena saya akan menghadapi ujian yang sangat berat yaitu malam pertama atau bulan madu.
Bagi kalangan heterosexual saja, malam pertama katanya sangat menegangkan apalagi saya yang SSA, ini tidak mudah bagaikan mau ujian skripsi saja.
Alhamdulillah acara pernikahan yang sangat sederhana akhirnya selesai juga. Tidak ada pesta tidak ada pengeras suara layaknya hajatan pada umumnya.
Disamping memang kami lemah financial juga kami ingin melaksanakan yang wajib dan sunah saja tidak ingin mengikuti adat masyarakat yang bikin ribet dan boros biaya.
Akad nikah berlangsung di KUA, di kampung kami memang wajib menikah di KUA tidak boleh petugas KUA dipanggil ke rumah, ini tujuannya untuk menghindari praktek korupsi.
Tetapnya tanggal 9 syawal kami menikah, Alhamdulillah kami mendapat jadwal pertama yaitu jam 07.00 pagi. Sementara di luar Kantor banyak pasangan pengantin yang mengantri giliran, maklum musim lebaran banyak yang menikah.
Selepas akad nikah kami pulang ke rumah dilanjutkan dengan menerima para tetamu yang hadir untuk kondangan, mendoakan dan memberi restu dan malamnya bada isya diadakan walimahan.
Malam pertama kami sudah komitmen untuk tidak melakukan apa-apa kecuali sholat sunah dua rakaat bersama sebelum tidur.
Malam kedua adalah malam yang sangat menegangkan bagi saya, entah bagi istri saya, saya tidak tahu, mungkin dia juga tegang.
Teman Facebook saya yang SSA yang sudah menikah pernah memberikan tips saran kepada saya agar di malam pertama saya sukses saya dianjurkan minum obat perangsang, obat kuat dan membaca, melihat atau menonton konten porno yang mampu membangkitkan syahwat saya.
Tapi saya tidak minum obat apa pun saya hanya membuka internet untuk searching konten yang saya maksud.
Istri saya masih di kamar kecil, mungkin dia sedang mempersiapkan diri untuk melayani suami nya.
Sementara saya menunggu di kamar yang masih terus merangsang diri dengan melihat konten dewasa di hp saya.
Ada yang aneh dengan respon saya, biasanya saya sangat sensitif bila melihat konten dewasa, maaf punya saya langsung on, tapi apa yang terjadi di malam itu?
Punya saya sama sekali tidak bisa on, ya Allah tolong hamba Mu istri ku sebentar lagi masuk kamar sedangkan aku masih belum on.
" Assalaamualaikum mas " ucap salam dari istri saya sambil membuka pintu kamar.
" Waalaikum salam " jawab saya sambil buru-buru mematikan hp.
Masya Allah Istri saya memakai pakaian dalam yang sangat seksi, dia terlihat sangat cantik, mungkin dia ingin memuaskan suami yang sangat dicintainya. Walaupun suaminya sama sekali tidak menginginkan tubuhnya.
" kasihan sekali istri saya, dia sudah sangat siap dengan ibadah ini, sedangkan saya sama sekali tidak menginginkan nya " kata saya dalam hati.
Kemudian istri saya mematikan lampu dan diganti dengan lampu kecil yang cahayanya redup-redup. Lalu dia tiduran di samping saya.
Tanpa kata tanpa tindakan apa-apa, kami cuma saling diam, maklum pengantin baru masih malu-malu, bagi istri saya mungkin gengsi sebagai wanita memulai dulu. Bagi saya karena saya belum yakin bisa.
Tiba-tiba tangan istri saya diletakan di dada saya. Tahukah apa yang terjadi?
Punya saya langsung on, ini diluar dugaan, ini tidak seperti biasanya, saya sama sekali tidak bergetar jika disentuh oleh wanita, tapi malam ini saya bisa on.
Ucap syukur Alhamdulillah saya dalam hati.
Terima kasih ya Allah, Terima kasih buat semua doa doa dari teman dan keluarga.
Setiap selesai sholat saya selalu berdoa.
" Ya Allah sukseskanlah saya di Malam pertama dan di malam-malam selanjutnya"
Mengetahui punya saya sudah on, saya langsung melanjutkan tahap berikutnya yaitu pemanasan demi pemanasan yang agama ajarkan. Setelah pemanasan yang cukup lama dan kelihatannya istri saya sudah siap, saya Lancar ke tahap inti.
Aku menyebutnya ini sebuah keajaiban doa, sejarah hidup telah terukir di malam penuh horor dan nikmat ini.
Alhamdulillah ternyata saya bisa melakukan nya, sungguh sebuah kekhawatiran yang selama ini menghantui pikiran saya telah sirna dan diganti oleh Allah dengan sebuah kenikmatan yang tiada tara.
Saya sangat mendominasi permainan sampai-sampai istri saya kewalahan, saya sangat bangga akhirnya saya lulus dan sukses.
Ada teman yang bertanya di inbok.
" Apa yang dibayangkan mas, ketika sedang bercinta dengan Istri mas, apakah mas membayangkan sosok pria idamannya atau bagaimana? "
Saya pun membalas inboknya.
" yang saya lakukan adalah saya terus mensugesti diri bahwa saya ini normal, saya ini lelaki sejati, saya ini jantan perkasa. Keyakinan ini terus saya tanam, dampaknya sangat luar biasa, saya bisa menjadi yang saya yakinkan itu."
Ibarat kita minum obat, jika yakin obat itu mampu menyembuhkan sakit saya, maka bangu tidur kita sehat dan sebaliknya jika kita tidak yakin obat ini mampu menyembuhkan maka kita akan tetap sakit.
Saya berpikir seperti pramuria, meminjam istilah yang saya baca di sebuah artikel.
Jika pramuria bercinta karena tujuan uang, maka saya bercinta karena tujuan niat ibadah kepada Allah.
Persamaannya, sama -sama tidak menginginkan.
Perbedaannya, jika pramuria itu money oriented, sedangkan saya Allah oriented.
Berarti mas sudah sembuh dari SSA? Oh tidak semudah itu, rasa SSA ini masih sangat kuat di dalam diri ini.
Semoga suatu saat bener-bener sembuh, Aamiin ya Allah.
Maksud dari tulisan ini yaitu untuk menyemangati para galauer agar yakin akan kekuatan doa. Agar tidak takut untuk maju ke pernikahan, agar mampu bersabar menjaga diri demi yang halal dan Allah ridhoi.
Jika tulisan ini bermanfaat, silakan ambil yang positifnya dan don't try yang negatifnya.
Jika tulisan ini terlalu vulgar dan tidak pantas, silakan admin delete note ini segera.
Saya hanya ingin berbagi pengalaman, semoga ada ilmu yang bisa di petik.
Penulis sekaligus pelaku.
Hamba Allah, 27 aprr 2015
0
Kutip
Balas