- Beranda
- The Lounge
(Masuk Gan) Kisah-kisah pengalaman mantan Gay Indonesia
...
TS
fabian.goldmyer
(Masuk Gan) Kisah-kisah pengalaman mantan Gay Indonesia
Quote:
Gan tolong bantu komen ya supaya trit ini terus terangkat. Siapa tahu jadi banyak LGBT yang terbantu untuk kembali karna trit ini.
Sampai sekarang udah ada beberapa yang PM ane baik yang lgbt ataupun yang ternyata pasangannya LGBT.
Jangan lupa juga ya untuk rate



sama cendol
Sampai sekarang udah ada beberapa yang PM ane baik yang lgbt ataupun yang ternyata pasangannya LGBT.
Jangan lupa juga ya untuk rate




sama cendol
Quote:
Kalo ID ane ini kebanned, yang mau PM bisa kirim ke akun ane yg laen dibawah ini 
http://www.kaskus.co.id/profile/8704096

http://www.kaskus.co.id/profile/8704096

Proses Hijrahnya Seorang Hellow Kitty
Quote:
Setelah bebarapa tahun berkelana dan terjebak di dunia gay, akhirnya hidayah pun mulai mendekati diriku.
Bermula dari hikmah akibat rasa kecewa dan sakitnya perasaan di hati karena baru di hianati dan ditinggalkan begitu saja oleh seorang laki - laki yang saya sangat sayangi.
Dari situlah saya mulai menyadari bahwa hubungan seperti ini tidaklah pernah bisa bersatu, dan tidak akan bisa langgeng selayaknya suami istri yang sudah sah di mata agama dan negara. Tidak mungkin bisa! Hanya kecewa, menderita, sengsara dan akhirnya masuk neraka.
Sebesar apa pun cinta kita ke orang tersebut tidak akan pernah bisa bersatu. Karena pada dasarnya itu memang cinta yang haram.
Dan Ayah saya sudah tidak ada, saya malu dan kasian sama ayah jika ayah mengetahui kelakukan saya di dunia ini.
Ketika setiap melihat raut wajah Ibu yang sudah melahirkan dan membesarkan saya. Hati ini berontak dan sedih, kenapa ketika saya sudah dewasa justru malah menorehkan dosa - dosa di setiap nafasku. Sungguh hati ini merasa bersalah dan tidak rela jika hanya gara - gara kenalakan saya ini beliau menjadi menderita kelak.
Belum lagi rasa takut jika Allah murka kepada saya karena kebodohan dan lemahnya diri ini yang tidak bisa mengendalikan nafsu sesaat.
Namun allhamdulillah saya masih bersyukur karena sampai detik ini keperjakaan dan keperawanan saya masih terjaga dengan bersih dan belum terkena noda hitam dari dunia gay. Walau mungkin luarnya pernah tersentuh tangan orang lain. Tapi spare partnya masih orisinil, Jeng. Percayalah!
Di malam yang gelap gulita saya browsing di google dengan kata kunci " Penderitaan Suami Seorang Gay " tidak tahu juga saya senang banget membaca kisah - kisa yang haru biru seperti itu . Apa lagi membaca kisah CHSI idho demen banget. Dan akhirnya munculah di situ nama kak Sinyo Egi.
Saya telusuri dan add FB beliau.
Beliau tipe orang yang ramah rupanya dan yang membuat idho semangat adalah. Wauu amazing Kak Sinyo keren banget.
Hihi
Modus saja sebenarnya saya sms dan curhat ke beliau awalnya. (Tapi sekarang babar blas tidak ada perasaan itu. Dan sudah bersih dari kata modus).
Butuh waktu 4 bulan saya untuk menenangkan pikiran dan hati ini untuk memantabkan kalau saya harus berhijrah.
Berhijrah dari dunia yang gelap ke dunia yang terang.
Dengan nama akun Ridho Ilahi di bulan Juli 2015 saya resmi menjadi klien PS yang ke no sekian ribu.
Terasa berat ketika ku lalui PR - PR dari PS. Tahap pertama sudah bisa di lalui dengan lumayan lancar. Dan memang seperti ada kekuatan baru ketika selesai mengerjakan PR no Wahid itu. Hati lebih lega dan tenang.
Melangkah ke PR dua, OMG berat sekali PR ini, saya harus menghapus kontak, dan BB mantan pacar, photo - photo pacar, tidak boleh melihat atau membuka hal - hal yang berkaitan dengan porno grafi. Pokonya semua yang berkaitan dengan dunia pelangi harus idho hempaskan dengan paksa ke jurang.
Padahal di kontak BB saya ada 760 kontak yang Gay asli dan 250 yang hetero, di setiap waktu dapat BC link - link bokep. Ah mudah sekali jaman sekarang melihat seperti itu. Mirisss
Akhirnya demi kenyamanan saya dalam berhijrah, BB yang penuh kenangan dan penuh dengan cerita bersama beliau saya kasihkan cuma - cuma ke seseorang dan sekaligus no hpnya.
Allhamdulillah hanya melanggar 1 kali di PR dua ini. Dan itu tidak sengaja memencet link gay di Google. Nyesel pakai banget.
Dan berlanjut di PR 3,4 dan 5 ini.
Godaan banyak, tidak jarang ada Bapak - Bapak inbok kirim photo, kirim pin BB atau no WA, dan juga ABG yang minta ini itu. Yah kalau sudah seperti itu langsung hempas imut saja, dan jangan sampai di layanin karena akan nglunjak kalau kita beri lampu hijau.
Di bulan ke dualah saya mulai merasakan perubahan yang berarti, mulai dari rasa jijik bila inget gambar atau vidio gay, mulai bisa terkendali pikiran - pikiran yang kotor. Lebih adem dan damai pikiran. Emosi menurun dan bisa berfikir dengan tenang.
Yang membuat bersemangat bila melihat laki - laki berumur yang kece habis sudah tidak kepanasan seperti sebelumnya.
Dengan seiringnya waktu yang terus berganti mulai nampak benih - benih kebaikan dan semakin besar perubahan pada jiwa ini. Yang awalnya saya dingin sama cewek saya mulai blingsatan ketika melihat perempuan yang adu hay bodinya ( maaf keceplosan ye ).
Yang setiap malam minggunya di habiskan nonton bokep, semenjak itu tidak pernah lagi.
Yang tadinya suka kepoin suami orang setelah itu tidak lagi.
Horeeeeee Idho ada perubahan ya Allah. Tidak sia - sia doa idho setiap malam agar bisa dihilangkan perasaan yang salah di hati ini. Allahu Akbar, Allau Akbar, Allahu Akbar.
Walau belum seratus persen tapi idho sudah aman dari perasaan SSA.
Saya sendiri tidak menyangka dengan perubahan yang sangat pesat pada diri saya ini.
Apa lagi kalian yang ( maaf ) penganut pemahaman salah dan pendukung LGBT.
Pernah saya menguji pada seseorang on gak seh jika tangan atau badan saya bersentuhan dengan seorang laki - laki yang tipe Saya banget. Kebetulan di kantor idho buanyak. Dan alhasil saya tidak merasakannya, dan adem - adem saja. "Amazing pakai banget."
Lalu Idho tes dengan seorang wanita auuu getaran idho kuat banget jika berbicara dengan wanita yang idho suka. Apa lagi pada saat dekat dengan ABG - ABG yang magang kemarin. Ahh tidak bisa idho tuliskan "maaf."
" Tenang saja sama kak Sinyo sudah di perbaiki dan di jewer sehingga sudah normal 100%. Dan cukup dengan satu wanita saja. Yah satu tidak lebih dan jangan lebih, Karena tidak sanggup memberi nafkah lahirnya. Kalau batin tidak tahu kan masih perjaka asli atuh.
Maaf lagi yeh Emak - emak team slepet!
Walau saat ini saya masih berada di tahap V tapi idho berasa sudah lulus dari PS. Bisa kok di buktikan. Terserah dengan apa kalian mau membuktikannya. Siapa takut.
" Jika sudah sembuh mengapa belum menikah, Dho? "
Itu kan yang ada di pikiran kakak - kakak ?
Simple saja jawaban Idho.
Hidup, Rezeki, jodoh, dan mati itu Allah lah yang mengatur semuanya. Titik
Sedangkan saya sendiri hanya menjalani dan berikhtiar.
Sampai jumpa dengan kisah idho selanjutnya. Masih seabrek cin hihi cerita Idho.
Dan pasti pembaca bukannya merasa sedih dan terharu tetapi pasti malah tertawa yah?
Selamat membaca dan jangan lupa untuk kasih like yang banyak yah, Idhongers alias fans - fans fanatik Idho!!!! Hahaha piss yeee
NB : yang minta tag bilang aje jangan malu - malu yee. Biar ikut merasakan kebahagiaan yang idho rasakan saat ini.
Bermula dari hikmah akibat rasa kecewa dan sakitnya perasaan di hati karena baru di hianati dan ditinggalkan begitu saja oleh seorang laki - laki yang saya sangat sayangi.
Dari situlah saya mulai menyadari bahwa hubungan seperti ini tidaklah pernah bisa bersatu, dan tidak akan bisa langgeng selayaknya suami istri yang sudah sah di mata agama dan negara. Tidak mungkin bisa! Hanya kecewa, menderita, sengsara dan akhirnya masuk neraka.
Sebesar apa pun cinta kita ke orang tersebut tidak akan pernah bisa bersatu. Karena pada dasarnya itu memang cinta yang haram.
Dan Ayah saya sudah tidak ada, saya malu dan kasian sama ayah jika ayah mengetahui kelakukan saya di dunia ini.
Ketika setiap melihat raut wajah Ibu yang sudah melahirkan dan membesarkan saya. Hati ini berontak dan sedih, kenapa ketika saya sudah dewasa justru malah menorehkan dosa - dosa di setiap nafasku. Sungguh hati ini merasa bersalah dan tidak rela jika hanya gara - gara kenalakan saya ini beliau menjadi menderita kelak.
Belum lagi rasa takut jika Allah murka kepada saya karena kebodohan dan lemahnya diri ini yang tidak bisa mengendalikan nafsu sesaat.
Namun allhamdulillah saya masih bersyukur karena sampai detik ini keperjakaan dan keperawanan saya masih terjaga dengan bersih dan belum terkena noda hitam dari dunia gay. Walau mungkin luarnya pernah tersentuh tangan orang lain. Tapi spare partnya masih orisinil, Jeng. Percayalah!
Di malam yang gelap gulita saya browsing di google dengan kata kunci " Penderitaan Suami Seorang Gay " tidak tahu juga saya senang banget membaca kisah - kisa yang haru biru seperti itu . Apa lagi membaca kisah CHSI idho demen banget. Dan akhirnya munculah di situ nama kak Sinyo Egi.
Saya telusuri dan add FB beliau.
Beliau tipe orang yang ramah rupanya dan yang membuat idho semangat adalah. Wauu amazing Kak Sinyo keren banget.
Hihi
Modus saja sebenarnya saya sms dan curhat ke beliau awalnya. (Tapi sekarang babar blas tidak ada perasaan itu. Dan sudah bersih dari kata modus).
Butuh waktu 4 bulan saya untuk menenangkan pikiran dan hati ini untuk memantabkan kalau saya harus berhijrah.
Berhijrah dari dunia yang gelap ke dunia yang terang.
Dengan nama akun Ridho Ilahi di bulan Juli 2015 saya resmi menjadi klien PS yang ke no sekian ribu.
Terasa berat ketika ku lalui PR - PR dari PS. Tahap pertama sudah bisa di lalui dengan lumayan lancar. Dan memang seperti ada kekuatan baru ketika selesai mengerjakan PR no Wahid itu. Hati lebih lega dan tenang.
Melangkah ke PR dua, OMG berat sekali PR ini, saya harus menghapus kontak, dan BB mantan pacar, photo - photo pacar, tidak boleh melihat atau membuka hal - hal yang berkaitan dengan porno grafi. Pokonya semua yang berkaitan dengan dunia pelangi harus idho hempaskan dengan paksa ke jurang.
Padahal di kontak BB saya ada 760 kontak yang Gay asli dan 250 yang hetero, di setiap waktu dapat BC link - link bokep. Ah mudah sekali jaman sekarang melihat seperti itu. Mirisss
Akhirnya demi kenyamanan saya dalam berhijrah, BB yang penuh kenangan dan penuh dengan cerita bersama beliau saya kasihkan cuma - cuma ke seseorang dan sekaligus no hpnya.
Allhamdulillah hanya melanggar 1 kali di PR dua ini. Dan itu tidak sengaja memencet link gay di Google. Nyesel pakai banget.
Dan berlanjut di PR 3,4 dan 5 ini.
Godaan banyak, tidak jarang ada Bapak - Bapak inbok kirim photo, kirim pin BB atau no WA, dan juga ABG yang minta ini itu. Yah kalau sudah seperti itu langsung hempas imut saja, dan jangan sampai di layanin karena akan nglunjak kalau kita beri lampu hijau.
Di bulan ke dualah saya mulai merasakan perubahan yang berarti, mulai dari rasa jijik bila inget gambar atau vidio gay, mulai bisa terkendali pikiran - pikiran yang kotor. Lebih adem dan damai pikiran. Emosi menurun dan bisa berfikir dengan tenang.
Yang membuat bersemangat bila melihat laki - laki berumur yang kece habis sudah tidak kepanasan seperti sebelumnya.
Dengan seiringnya waktu yang terus berganti mulai nampak benih - benih kebaikan dan semakin besar perubahan pada jiwa ini. Yang awalnya saya dingin sama cewek saya mulai blingsatan ketika melihat perempuan yang adu hay bodinya ( maaf keceplosan ye ).
Yang setiap malam minggunya di habiskan nonton bokep, semenjak itu tidak pernah lagi.
Yang tadinya suka kepoin suami orang setelah itu tidak lagi.
Horeeeeee Idho ada perubahan ya Allah. Tidak sia - sia doa idho setiap malam agar bisa dihilangkan perasaan yang salah di hati ini. Allahu Akbar, Allau Akbar, Allahu Akbar.
Walau belum seratus persen tapi idho sudah aman dari perasaan SSA.
Saya sendiri tidak menyangka dengan perubahan yang sangat pesat pada diri saya ini.
Apa lagi kalian yang ( maaf ) penganut pemahaman salah dan pendukung LGBT.
Pernah saya menguji pada seseorang on gak seh jika tangan atau badan saya bersentuhan dengan seorang laki - laki yang tipe Saya banget. Kebetulan di kantor idho buanyak. Dan alhasil saya tidak merasakannya, dan adem - adem saja. "Amazing pakai banget."
Lalu Idho tes dengan seorang wanita auuu getaran idho kuat banget jika berbicara dengan wanita yang idho suka. Apa lagi pada saat dekat dengan ABG - ABG yang magang kemarin. Ahh tidak bisa idho tuliskan "maaf."
" Tenang saja sama kak Sinyo sudah di perbaiki dan di jewer sehingga sudah normal 100%. Dan cukup dengan satu wanita saja. Yah satu tidak lebih dan jangan lebih, Karena tidak sanggup memberi nafkah lahirnya. Kalau batin tidak tahu kan masih perjaka asli atuh.
Maaf lagi yeh Emak - emak team slepet!
Walau saat ini saya masih berada di tahap V tapi idho berasa sudah lulus dari PS. Bisa kok di buktikan. Terserah dengan apa kalian mau membuktikannya. Siapa takut.
" Jika sudah sembuh mengapa belum menikah, Dho? "
Itu kan yang ada di pikiran kakak - kakak ?
Simple saja jawaban Idho.
Hidup, Rezeki, jodoh, dan mati itu Allah lah yang mengatur semuanya. Titik
Sedangkan saya sendiri hanya menjalani dan berikhtiar.
Sampai jumpa dengan kisah idho selanjutnya. Masih seabrek cin hihi cerita Idho.
Dan pasti pembaca bukannya merasa sedih dan terharu tetapi pasti malah tertawa yah?
Selamat membaca dan jangan lupa untuk kasih like yang banyak yah, Idhongers alias fans - fans fanatik Idho!!!! Hahaha piss yeee
NB : yang minta tag bilang aje jangan malu - malu yee. Biar ikut merasakan kebahagiaan yang idho rasakan saat ini.
Ini adalah kisah nyata pengalaman mantan gay yang ane ambil dari grup fesbuk PEDULI SAHABAT. Kisah-kisah selanjutnya akan ane apdet lagi.
Daftar Kisah
Quote:
Proses Hijrahnya Seorang Hellow Kitty
Kisah Nyata Suamiku Mencintai Sesama Jenis
Cinta Terpendam Bintang
Keajaiban-keajaiban di ranjang pengantin SSA
Dari hetero, lalu menjadi SSA, kini kembali hetero
AKU dan VIRUS MEMATIKAN
== Kenekatan dan Keterpaksaan yang berbuah Syurga, Insya Allah ==
Kisah Nyata Suamiku Mencintai Sesama Jenis
Cinta Terpendam Bintang
Keajaiban-keajaiban di ranjang pengantin SSA
Dari hetero, lalu menjadi SSA, kini kembali hetero
AKU dan VIRUS MEMATIKAN
== Kenekatan dan Keterpaksaan yang berbuah Syurga, Insya Allah ==
Untuk yang ingin tahu tentang PEDULI SAHABAT:
Quote:
Diubah oleh fabian.goldmyer 01-05-2016 19:15
nona212 memberi reputasi
1
115.3K
Kutip
137
Balasan
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
The Lounge
1.3MThread•105.3KAnggota
Tampilkan semua post
TS
fabian.goldmyer
#19
Cinta Terpendam Bintang
Quote:
Panggil namaku Bintang, berasal dari keluarga mapan penuh kecukupan. Hidup serba menyenangkan, gembira, dan tidak kurang suatu apa pun. Semua berubah saat aku duduk di bangku SLTP, ada hal yang membuat jiwaku terusik.
Timbul perasaan yang belum pernah kutahu sebelumnya. Sesuatu yang kelak akan benar-benar membuat jalan hidupku berliku. Awalnya aku dan dia hanya teman biasa, dia murid baru di sekolah. Lambat laun timbul rasa sayang yang besar hingga aku baru paham bahwa itulah yang bernama ‘cinta’.
Wajar? tentu saja karena cinta itu anugerah dari Allah, masalahnya aku dan dia sama-sama perempuan. Aku jelas panik tidak karuan.
Dia, perempuan yang kucintai tidak pernah mengetahui apa yang tersembunyi dalam hati ini. Mustahil aku menyatakan rasa cinta itu. Hanya dengan melihatnya setiap bertemu di sekolah sudah cukup menentramkan jiwaku.
Kuputuskan pindah sekolah guna melupakannya, aku takut dengan ‘cinta’ yang bergejolak dalam jiwa. Sekitar tujuh tahun aku baru berhasil melupakan perempuan yang sepenuh hati kucintai. Masa sekolah kujalani dengan baik, aku kuliah di salah satu perguruan tinggi negeri beken di Indonesia. Aku berusaha melupakan masa lalu dengan menjalin banyak pertemanan. Tampang menarik dan otakku yang cerdas membuat aku mudah disukai banyak orang termasuk laki-laki.
Setelah lulus kuliah dengan mudah aku diterima bekerja di salah satu perusahaan multinasional di negeri ini. Aku mencoba dekat dengan laki-laki yang mencintaiku namun kandas di jalan. Entahlah, diri ini merasa tidak nyaman dicintai makluk bernama ‘laki-laki’.
Dalam keadaan sepi sendiri, suatu hari seorang teman perempuan curhat kepadaku. Dia sedih karena bermasalah dengan calon suaminya. Mulanya kami hanya ngobrol biasa lewat telepon akan tetapi hari demi hari perasaan ‘aneh’ yang dulu kurasakan di bangku SMP muncul kembali. Secara alami sebenarnya aku berusaha menolak tetapi ada semacam rasa penasaran. Aku ingin kuketahui untuk menyatakannya kepada temanku yang notabene sudah mempunyai pacar laki-laki.
Entah karena dia sedang bermasalah atau diriku yang ingin coba-coba kami berdua melakukan hubungan yang melanggar norma agama islam. Cukup lama kami berdua menikmati kegiatan ‘aneh’ tersebut hingga suatu saat kami sadar bahwa semua dilakukan salah. Aku dan dia berpisah dengan cara yang menyakitkan.
Aku berusaha melupakannya dan ingin hidup sebagai seorang muslimah yang baik, ke manakah aku harus mengadu pilu ini, kepada siapakah aku harus bertanya? Hingga suatu saat aku browsing mencari solusi, kutemukan website unik yaitu http://www.hijrah.web.id(sekarang sudah tidak aktif) yang merupakan website resmi milis hijrah_euy, komunitas muslim yang memiliki SSA akan tetapi ingin hidup di jalan Allah. Dari sanalah aku mengenal mas Sinyo, penulis buku Dua Wajah Rembulan. Kuberanikan diri SMS kepadanya, walau tegang dan malu tetapi aku yakin akan kutemukan jawaban yang bermanfaat. Alhamdulillah, tidak seperti yang kubayangkan sebelumnya, ternyata mas Sinyo selain lucu dan kocak juga berwawasan luas tentang dunia ini.
Sebenarnya aku ingin bertemu langsung tetapi karena sibuk urusan kantor dan mas Sinyo sendiri juga tidak mungkin datang ke kotaku maka komunikasi banyak kulakukan lewat telepon. Kadangkala aku sampai malu sendiri kepada mas Sinyo karena SMS tidak pandang waktu, bahkan pernah aku berjanji untuk curhat namun ketiduran dan dia menungguku hingga larut malam. Saat mas Sinyo kutunjukkan wajahku, dia sama sekali tidak percaya kalau diri ini mempunyai SSA. Katanya wajahku eksotik dan menarik, banyak laki-laki bakal berebut menjadi suamiku jika aku memang menginginkannya.
Setiap berbicara dan berkomunikasi dengannya hati semakin tenang, tidak banyak hal yang mas Sinyo sampaikan hanya memberikan bantuan doa dan semangat agar aku dapat melewati tantangan ini dengan baik (padahal aku selama ini menyebut masalah, sungguh cara pandang yang berbeda).
Aku yang sebelumnya memandang Bintang hanyalah sinar-sinar kecil yang tak berarti dibandingkan matahari dan bulan, lewat mas Sinyo aku menjadi tahu bahwa Bintang juga indah atas kerlap-kerlipnya saat menemani malam mencekam.
Ya, aku tetap ingin menjadi Bintang, walaupun tidak secerah penguasa siang, minimal aku bangga dan bersyukur bahwa Bintang juga dapat menerangi hatinya sendiri walau hanya satu atau dua kedip cahaya saja. Kedipan sinar itulah yang selalu aku harapkan tetap terjaga guna menjalani hidup di alam fana ini. Walaupun aku mempunyai SSA (same sex attraction), aku tetap ingin menjadi muslimah sejati, bukan berganti identitas sebagai lesbian. Kupandangi kisah lama sebagai pelajaran berharga, aku tahu jalan masih panjang penuh dengan halangan serta rintangan, namun selama nafas belum mencapai tenggorokan, insyaa Allah harapan menjadi lebih baik akan selalu ada
Bintang, Jawa Timur, September 2011
(Sekarang Bintang sudah menikah dengan laki-laki pujaannya)
Timbul perasaan yang belum pernah kutahu sebelumnya. Sesuatu yang kelak akan benar-benar membuat jalan hidupku berliku. Awalnya aku dan dia hanya teman biasa, dia murid baru di sekolah. Lambat laun timbul rasa sayang yang besar hingga aku baru paham bahwa itulah yang bernama ‘cinta’.
Wajar? tentu saja karena cinta itu anugerah dari Allah, masalahnya aku dan dia sama-sama perempuan. Aku jelas panik tidak karuan.
Dia, perempuan yang kucintai tidak pernah mengetahui apa yang tersembunyi dalam hati ini. Mustahil aku menyatakan rasa cinta itu. Hanya dengan melihatnya setiap bertemu di sekolah sudah cukup menentramkan jiwaku.
Kuputuskan pindah sekolah guna melupakannya, aku takut dengan ‘cinta’ yang bergejolak dalam jiwa. Sekitar tujuh tahun aku baru berhasil melupakan perempuan yang sepenuh hati kucintai. Masa sekolah kujalani dengan baik, aku kuliah di salah satu perguruan tinggi negeri beken di Indonesia. Aku berusaha melupakan masa lalu dengan menjalin banyak pertemanan. Tampang menarik dan otakku yang cerdas membuat aku mudah disukai banyak orang termasuk laki-laki.
Setelah lulus kuliah dengan mudah aku diterima bekerja di salah satu perusahaan multinasional di negeri ini. Aku mencoba dekat dengan laki-laki yang mencintaiku namun kandas di jalan. Entahlah, diri ini merasa tidak nyaman dicintai makluk bernama ‘laki-laki’.
Dalam keadaan sepi sendiri, suatu hari seorang teman perempuan curhat kepadaku. Dia sedih karena bermasalah dengan calon suaminya. Mulanya kami hanya ngobrol biasa lewat telepon akan tetapi hari demi hari perasaan ‘aneh’ yang dulu kurasakan di bangku SMP muncul kembali. Secara alami sebenarnya aku berusaha menolak tetapi ada semacam rasa penasaran. Aku ingin kuketahui untuk menyatakannya kepada temanku yang notabene sudah mempunyai pacar laki-laki.
Entah karena dia sedang bermasalah atau diriku yang ingin coba-coba kami berdua melakukan hubungan yang melanggar norma agama islam. Cukup lama kami berdua menikmati kegiatan ‘aneh’ tersebut hingga suatu saat kami sadar bahwa semua dilakukan salah. Aku dan dia berpisah dengan cara yang menyakitkan.
Aku berusaha melupakannya dan ingin hidup sebagai seorang muslimah yang baik, ke manakah aku harus mengadu pilu ini, kepada siapakah aku harus bertanya? Hingga suatu saat aku browsing mencari solusi, kutemukan website unik yaitu http://www.hijrah.web.id(sekarang sudah tidak aktif) yang merupakan website resmi milis hijrah_euy, komunitas muslim yang memiliki SSA akan tetapi ingin hidup di jalan Allah. Dari sanalah aku mengenal mas Sinyo, penulis buku Dua Wajah Rembulan. Kuberanikan diri SMS kepadanya, walau tegang dan malu tetapi aku yakin akan kutemukan jawaban yang bermanfaat. Alhamdulillah, tidak seperti yang kubayangkan sebelumnya, ternyata mas Sinyo selain lucu dan kocak juga berwawasan luas tentang dunia ini.
Sebenarnya aku ingin bertemu langsung tetapi karena sibuk urusan kantor dan mas Sinyo sendiri juga tidak mungkin datang ke kotaku maka komunikasi banyak kulakukan lewat telepon. Kadangkala aku sampai malu sendiri kepada mas Sinyo karena SMS tidak pandang waktu, bahkan pernah aku berjanji untuk curhat namun ketiduran dan dia menungguku hingga larut malam. Saat mas Sinyo kutunjukkan wajahku, dia sama sekali tidak percaya kalau diri ini mempunyai SSA. Katanya wajahku eksotik dan menarik, banyak laki-laki bakal berebut menjadi suamiku jika aku memang menginginkannya.
Setiap berbicara dan berkomunikasi dengannya hati semakin tenang, tidak banyak hal yang mas Sinyo sampaikan hanya memberikan bantuan doa dan semangat agar aku dapat melewati tantangan ini dengan baik (padahal aku selama ini menyebut masalah, sungguh cara pandang yang berbeda).
Aku yang sebelumnya memandang Bintang hanyalah sinar-sinar kecil yang tak berarti dibandingkan matahari dan bulan, lewat mas Sinyo aku menjadi tahu bahwa Bintang juga indah atas kerlap-kerlipnya saat menemani malam mencekam.
Ya, aku tetap ingin menjadi Bintang, walaupun tidak secerah penguasa siang, minimal aku bangga dan bersyukur bahwa Bintang juga dapat menerangi hatinya sendiri walau hanya satu atau dua kedip cahaya saja. Kedipan sinar itulah yang selalu aku harapkan tetap terjaga guna menjalani hidup di alam fana ini. Walaupun aku mempunyai SSA (same sex attraction), aku tetap ingin menjadi muslimah sejati, bukan berganti identitas sebagai lesbian. Kupandangi kisah lama sebagai pelajaran berharga, aku tahu jalan masih panjang penuh dengan halangan serta rintangan, namun selama nafas belum mencapai tenggorokan, insyaa Allah harapan menjadi lebih baik akan selalu ada

Bintang, Jawa Timur, September 2011
(Sekarang Bintang sudah menikah dengan laki-laki pujaannya)
0
Kutip
Balas