- Beranda
- Stories from the Heart
Lagu Terakhirku (True Story)
...
TS
dhikalonerz
Lagu Terakhirku (True Story)
Spoiler for Cover:
Quote:
Quote:
Quote:
Spoiler for Prologue:
Spoiler for index:
Diubah oleh dhikalonerz 25-03-2016 22:12
b46eeeh memberi reputasi
0
10.6K
83
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.9KThread•53.6KAnggota
Tampilkan semua post
TS
dhikalonerz
#59
Bagian 21
Kemudian Ikhsan pun memberikan gitrar angin tersebut padaku, Dan aku pun
mulai memainkan gitar angin itu dengan petikkan-petikkan gitar yang lembut.
Lambat namun pasti, seakan-akan ada malaikat yang membantu. Terciptalah
sebuah alunan lagu yang enak di dengar saat aku memetik gitar angin itu. Namun
sayang, hanya sampai nada intro masuk lagu saja inspirasiku ada. Setelah itu aku
pun mulai merasakan otak blank kembali, dan terasa berat.
Kemudian kami semua beranjak pergi mencari makan dengan menggunakan
mobil Lina dari studio musik menuju kawasan rumah Dhika di daerah cilincing,
Jakarta Utara.
Di Bandara Syamsudin Noor, Banjarmasin. Kalimantan Selatan.
Kemudian setelah berbincang sejenak di bandara, mereka pun segera
beranjak menggunakan taksi dari bandara menuju rumah seseorang yang sudah
menunggu kedatangan mereka. Dan setelah menempuh perjalanan 20 menit dari
bandara, akhirnya mereka tiba juga di depan rumah seseorang tersebut. Dengan
langkah yang berat dan penuh kebimbangan Nyokap pun melangkah kearah pintu
masuk rumah itu, kemudian ia mengetuk pintu rumah itu.
Kemudian mereka masuk ke dalam rumah itu dan duduk di ruang tamu.
Kemudian Nyokap pun masuk ke dalam kamar itu, dan benar saja orang itu
sudah menanti-nanti kedatangannya. Di dekatinya orang yang terbaring di kasur itu,
dan dengan langkah yang gontai dan perasaan yang berbaur menjadi satu tadi,
membuat Nyokapku mengeluarkan air mata saat menuju ke arah orang itu.
Kemudian ia pun memeluk orang tersebut.
Quote:
Kemudian Ikhsan pun memberikan gitrar angin tersebut padaku, Dan aku pun
mulai memainkan gitar angin itu dengan petikkan-petikkan gitar yang lembut.
Lambat namun pasti, seakan-akan ada malaikat yang membantu. Terciptalah
sebuah alunan lagu yang enak di dengar saat aku memetik gitar angin itu. Namun
sayang, hanya sampai nada intro masuk lagu saja inspirasiku ada. Setelah itu aku
pun mulai merasakan otak blank kembali, dan terasa berat.
Quote:
Quote:
Kemudian kami semua beranjak pergi mencari makan dengan menggunakan
mobil Lina dari studio musik menuju kawasan rumah Dhika di daerah cilincing,
Jakarta Utara.
***
Di Bandara Syamsudin Noor, Banjarmasin. Kalimantan Selatan.
Quote:
Kemudian setelah berbincang sejenak di bandara, mereka pun segera
beranjak menggunakan taksi dari bandara menuju rumah seseorang yang sudah
menunggu kedatangan mereka. Dan setelah menempuh perjalanan 20 menit dari
bandara, akhirnya mereka tiba juga di depan rumah seseorang tersebut. Dengan
langkah yang berat dan penuh kebimbangan Nyokap pun melangkah kearah pintu
masuk rumah itu, kemudian ia mengetuk pintu rumah itu.
Quote:
Quote:
Kemudian mereka masuk ke dalam rumah itu dan duduk di ruang tamu.
Quote:
Kemudian Nyokap pun masuk ke dalam kamar itu, dan benar saja orang itu
sudah menanti-nanti kedatangannya. Di dekatinya orang yang terbaring di kasur itu,
dan dengan langkah yang gontai dan perasaan yang berbaur menjadi satu tadi,
membuat Nyokapku mengeluarkan air mata saat menuju ke arah orang itu.
Kemudian ia pun memeluk orang tersebut.
0

.