- Beranda
- Stories from the Heart
Petrus Trilogi, Indonesian Action Thriller Story
...
TS
clowreedt
Petrus Trilogi, Indonesian Action Thriller Story
Quote:
Spoiler for Interaktif Story For Kaskuser:
Indeks Story
Prolog
File 001 : Penembak Misterius
File 002 : Untold
File 003 : Kontradiksi
Act 1 : Petrus origin
File 004 - Identity
File 005 - Peluru Perak
File 006 - MO
File 007 - Misi
File 008 - Hunt or Hunted
File 009 - Like A Ghost
File 010 - HELL
File 011 - Srigala Berbulu Domba
File 012 - Safe House
File 013 - Sexy Succubus
File 014 - Place where Hades Hide
File 015 - Bloody Joker
File 016 - Bet?
File 017 - Heritage
File 018 - Immortal Fighter
File 019 - Torture
Act 2 : Petrus New Wave
Act 3 : Petrus Final Act
Kaskuser Act
Quote:
Quote:
Quote:
Quote:
Diubah oleh clowreedt 12-06-2016 21:41
Gimi96 dan 13 lainnya memberi reputasi
14
53.5K
272
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.7KThread•52.6KAnggota
Tampilkan semua post
panjang.kaki
#163
Numpang buat Petrus gan..
The Eagle Eye #kaskuseract
Biodata..
Name : Petrus Questova
Signature : Spy
Story..
Ketika awal tahun 2015, dunia di gemparkan dengan perang dingin antara America dan Russia.
America memiliki area 51 yang mungkin tak bisa di tembus bahkan oleh tentara ahli sekalipun. Petrus dari Lampung, Bandar Lampung adalah Badan Intelegent Negara Indonesia, bekerja selama 13 Tahun tanpa cacad sedikitpun, telah menyelesaikan 541 Kasus, 145 Kasus penculikan, 200 Kasus Narkoba dan sisanya kriminal lainnya.
Petrus dikenal Ramah di lingkungannya, dan di kehidupan sehari-hari dia hanya menyamar sebagai tukang becak keliling, why not? yah agar rahasia dirinya dan keluarganya tetap aman.
Petrus di panggil Ketua BIN untuk melakukan sebuah misi yang di luar dugaan, masuk ke area 51? Ini misi yang sangat gila.
Bayangkan saja Area 51 adalah Area yang paling rahasia di muka bumi ini, seperti yang ku bilang tadi bahkan tentara ahli sekalipun tak dapat menembus pertahanan Area 51.
"Petrus Questova, kau adalah mata-mara terlatih yang telah bekerja selama 13 Tahun, menyelesaikan ratusan misi tanpa cacad, kali ini saya menugaskan anda untuk masuk ke area 51, dapatkan informasi sebanyak mungkin. kita ada di pihak Russia"
Saat Petrus mendengar ucapan sang komandan, yang di pikirannya hanya keluarganya, mau tidak mau, suka tidak suka , Petrus harus menerima misi ini, misi yang sangat gila menurut dia.
Petrus pulang kerumahnya , ia pamir ke keluarganya dan siap untuk menjalankan misinya.
Dia di terbangkan ke Las Vegas, Nevada. Amerika Serikat. Dari sini misinya di mulai.
Petrus berjalan-jalan di Las Vegas berusaha mendapatkan informasi sebanyak mungkin tentang area 51, ia masuk ke salah satu Casino, Golden Dragon Casino, ia duduk di kursi blackjack dan mulai memainkan perannya.
"Saya pernah menonton film 21, tentang menghitung kartu, apakah di dunia nyata saya boleh menghitung kartu" Ucap Petrus tanpa ragu sedikitpun
Kamera keamanan mendengar ucapan Petrus, dan semua kamera mengarah ke wajah Petrus.
Petrus menyadari itu dan dia tetap menjalankan perannya.
"Jika kau memang bisa menghitung 6 Pack kartu, lakukanlah" Ucap sang bandar
Petrus hanya tersenyum kecil di bibirnya.
"Baiklah , betapa max bet yang dapat ku taruhkan?"
"$1000" Ucap sang bandar
Petrus menurunkan $1000 untuk di pasangkan ke Bandar, bandar hanya menatap Petrus. Keamanan Casino mulai memata-matai Petrus, yah ini bukan pertama kalinya Petrus berada dalam situasi ini, ia tersenyum kecil di bibirnya.
lalu Bandar membagi kartunya, dan Apa yang terjadi Petrus kalah dalam blackjack tersebut, Petrus bangun dari tempat duduknya lalu berkata.
"Mungkin aku butuh bantuan alien untuk menghitung 6 Pack kartu sekaligus"
Penghuni casino hanya tertawa, mungkin bagi yang yang lain ucapannya hanya gurauan, lalu dia berkata lagi.
"Siapapun yang bisa membawa ku bertemu alien akan ku hadiahkan $15.000 di muka"
Semua penghuni Casino terhenyak, mereka menatap Petrus, lalu Petrus meninggalkan Casino itu. Ada seseorang yang mengikutinya, yah dia dapat seekor ikan , dia memang tampak bodoh di dalam, tapi itu hanya pancingan.
"Sir?" Ucap seseorang itu
"Ada apa?" Tanya Petrus
"Aku bisa membawamu bertemu Alien, tapi apakah benar janji yang kau ucapkan di dalam Casino itu? $15.000?"
"Yap, aku kurang keberuntungan, seharusnya aku bertemu jadoo dari India"
Pria itu tertawa, lalu memperkenalkan dirinya.
"Aku Robert Wazowski, aku bisa membantumu bertemu dengan jadoomu"
"Kau serius?"
"Yap"
"Bawa aku kesana"
Lalu sang pria itu mengeluarkan mobilnya, dan membawa Petrus ke Utah, daerah yang sangat dekat dengan Area 51.
"Kita mau kemana?" Tanya Petrus
"Disana ada alien sir" pria itu menunjuk ke arah Area 51
"Bukankah itu Area 51?"
"Iya, kami sering melihat UFO dari sini"
Petrus mencerna perkataan pria itu.
"Bagaimana aku bisa masuk ke sana?"
"Tidak tahu, tapi kau naik tebing itu, lalu di balik tebing itu kau akan melihat Area 51, belum pernah ada yang bisa masuk, jika kau bisa masuk kau belum tentu bisa keluar" Ucap pria itu
"Oke ini $15.000 milikmu" Petrus memberikan cek ke pria itu
Petrus menyewa penginapan kecil di daerah itu, lalu dia menghubungi komandan .
"Pak"
"Bagaimana Petrus?"
"Aku sudah mendapatkan sekiranya 2% Informasi untuk masuk ke Area 51, tapi aku belum yakin keamanan apa saja yang mereka pakai"
"Oke, kami akan mencoba mencari tahu lebih banyak, bagaimana keadaanmu sekarang?"
"Baik, aku tunggu kabar selanjutnya pak"
"Siap"
Petrus memutuskan sambungan komunikasinya dan menyamarkan alamat satelite dari laptop kecil miliknya.
Saat malam hari petrus keluar dari penginapanya dan melihat seorang duduk sambil memandang langit.
"Sedang apa pak?"
"Kita di ciptakan oleh mereka"
"Siapa Mereka?"
"Mahluk Langit"
Petrus duduk di sebelah pria itu.
"Bisa di jelaskan bentuk Mahluk langit itu pak?"
"Mereka seperti serangga, saya rasa itu hanya peliharaan para mahluk langit, sang pencipta belum turun untuk melihat kehidupan kita langsung"
"Jadi yang turun hanya peliharaan pak"
"Iya"
Petrus memandang orang yang sedikit gila itu, ucapannya sepertinya serius, lalu ia menggali lebih dalam tentang cara masuk ke Area 51.
"Bagaimana saya bisa masuk melihat serangga itu?"
"Ada beberapa alat pelacak disana, kau harus menghilangkan deteksi panas, jejak kaki, sidik jari, bau, dan juga disana ada pendeteksi detak jantung"
Wow, pendeteksi detak jantung? bagaimana bisa petrus menghentikan detak jantung, hanya houdini yang bisa menghentikan detak jantungnya.
"Apakah saya bisa masuk melihat serangga itu pak?"
"Itu mustahil, bahkan bagi manusia tak terlihat sekalipun"
"Oke pak, saya harus kembali tidur"
"Hati-hati jika tertidur, serangga itu sedikit berbahaya"
"Oke pak"
Petrus menuju penginapannya, lalu ia mencari cara agar menghilangkan detak jantung. ada cara, dengan menyelipkan segumpal kaos kaki di lengan tanggannya, tapi hanya bertahan paling lama 15 Detik..
Petrus menelpon komandan dan menyuruh sang komandan untuk menyiapkan semua alat-alat yang dibutuhkan.
Keesokan paginya alat-alat itu datang, pendeteksi panas, sidik jari, jejak kaki dan lain-lain.
petrus akan masuk ke Area 51 pada malam hari.
Malam datang dan Petrus bersiap untuk pergi masuk ke area 51, iya berjalan melewati bukit itu, iya telah lolos pendeteksi panas, jejak kaki dan sidik jari, dan pendeteksi terakhir adalah Detak Jantung.
Iya melakukan tugasnya, iya menaruh gumpalan kaos kaki di lengannya dan hitungan detik denyut nadinya berhenti, Petrus lari dan dia berhasil melewati pendeteksi terakhir, iya melihat kawat pendek membatasai Area 51.
Ia melompat masuk, dan melepaskan pakaiannya, lalu ia lihat sekeliling di area 51, tidak ada apa-apa, hanya sebuah parkiran kosong. tidak ada apa-apa disini.
Dan dia belajar dari pengalamannya, jika tidak ada di tanah lihat ke langit, dan jika tidak ada di langit lihat ke dalam Bumi.
yah di bawah tanah, amerika tidak sebodoh itu.
Iya membaur dan masuk ke dalam Area 51, iya melihat map di pintu masuk.
Ada 41 Lantai sampai kebawah, dan di lantai 23 ada sebuah lambang, lambang itu seperti jet, iya penasaran dan mulai menuju lantai 23, iya tetap bersembunyi.
Lalu iya menemukan sebuah pintu, cctv pun tak dapat melihatnya kali ini. Pintu itu harus di buka dengan passcode dan sidik jari.
keamanan ketika sudah di dalam ternyata lebih rendah.Iya membaca pendeteksi sidik jari, dan menduplikat sidik jari yang tertera di passcode itu, dia membuat sidik jari palsu dan meletakkan ke jempolnya, lalu iya membaca suhu panas tubuh, dan passcodenya adalah 0264, petrus berhasil masuk dan alangkah kagetnya dia, dia menemukan sebuah mesin yang aneh, bukan UFO, bukan Senjata, Bukan Nuklir. melainkan sebuat jetpack.
its impossible, apa yang america rahasiakan.
Ia melihat ratusan zirah jetpack di ruangan ini, Petrus mengambil 1 Sample dan memasukkan ke tasnya.
ia berusaha keluar dari tempat itu, tapi lagi-lagi ia dibuat penasaran karena ia melihat map area 51, bentuknya seperti ? oh tidak..
Bentuknya seperti kepala Alien, petrus akhirnya sadar bahwa area 51 adalah kepala dari salah satu alien.
Iya mencari sumber otaknya, ternyata di langai 25, ia berusaha kesana, pengamanan disana sangat ketat.
ia bisa melihat puluhan tentara berjaga disana, lalu dia mencari solusi.
ia masuk ke loker room dan menemukan sebuah baju kerja yang terletak disana, ia memakainya dan di baju itu terdapat nametag seseorang juga.
ia berpura-pura sebagai pekerja Area 51, untung saja baju itu di lengkap helm pelindung. Jadi wajah Petrus tidak terlihat.
Ketika ia ingin masuk ia di jegat oleh salah satu tentara.
"Ronald, bukankah shiftmu sudah habis?" Ucap seorang tentara
"Oh aku harus lembur, dan membawa sample jetpack ini, ku rasa sample ini belum sempurna" Ucap Petrus
"Suaramu sedikit berubah, oke lah kalau begitu silahkan masuk"
Tentara itu membolehkan Petrus masuk, dan alangkah kagetnya petrus di dalam ruangan itu, tersusun partikel-partikel zat organik menyerupai otak manusia, ia mendekati partikel itu dan menyentuhnya, partikel itu bereaksi, ia seperti memberi salam ke Petrus.
"Benda apa ini?" Ucap petrus pelan
Lalu petrus menyentuh benda itu lagi, dan apa yang terjadi. sekelilingnya berubah, waktu menghitung mundur.
Dan ia berada di suatu tempat, dekat tembok berlin, lalu ia kembali lagi ke tahun 2015, pada saat dia di berikan misi oleh sang komandan.
"Kau paham petrus, kita memihak Russia"
"Ini tidak benar, ini dejavu"
"Apa yang kau katakan petrus?"
"Di area 51 ada sebuah jetpack, aku sudah mendapatkan samplenya"
Petrus baru sadar bahwa dia tidak mendapatkan apa-apa di dalam sana, Petrus sangat kesal dan ia terus penasaran benda apa yang telah ia sentuh.
Bersambung..
The Eagle Eye #kaskuseract
Biodata..
Name : Petrus Questova
Signature : Spy
Story..
Ketika awal tahun 2015, dunia di gemparkan dengan perang dingin antara America dan Russia.
America memiliki area 51 yang mungkin tak bisa di tembus bahkan oleh tentara ahli sekalipun. Petrus dari Lampung, Bandar Lampung adalah Badan Intelegent Negara Indonesia, bekerja selama 13 Tahun tanpa cacad sedikitpun, telah menyelesaikan 541 Kasus, 145 Kasus penculikan, 200 Kasus Narkoba dan sisanya kriminal lainnya.
Petrus dikenal Ramah di lingkungannya, dan di kehidupan sehari-hari dia hanya menyamar sebagai tukang becak keliling, why not? yah agar rahasia dirinya dan keluarganya tetap aman.
Petrus di panggil Ketua BIN untuk melakukan sebuah misi yang di luar dugaan, masuk ke area 51? Ini misi yang sangat gila.
Bayangkan saja Area 51 adalah Area yang paling rahasia di muka bumi ini, seperti yang ku bilang tadi bahkan tentara ahli sekalipun tak dapat menembus pertahanan Area 51.
"Petrus Questova, kau adalah mata-mara terlatih yang telah bekerja selama 13 Tahun, menyelesaikan ratusan misi tanpa cacad, kali ini saya menugaskan anda untuk masuk ke area 51, dapatkan informasi sebanyak mungkin. kita ada di pihak Russia"
Saat Petrus mendengar ucapan sang komandan, yang di pikirannya hanya keluarganya, mau tidak mau, suka tidak suka , Petrus harus menerima misi ini, misi yang sangat gila menurut dia.
Petrus pulang kerumahnya , ia pamir ke keluarganya dan siap untuk menjalankan misinya.
Dia di terbangkan ke Las Vegas, Nevada. Amerika Serikat. Dari sini misinya di mulai.
Petrus berjalan-jalan di Las Vegas berusaha mendapatkan informasi sebanyak mungkin tentang area 51, ia masuk ke salah satu Casino, Golden Dragon Casino, ia duduk di kursi blackjack dan mulai memainkan perannya.
"Saya pernah menonton film 21, tentang menghitung kartu, apakah di dunia nyata saya boleh menghitung kartu" Ucap Petrus tanpa ragu sedikitpun
Kamera keamanan mendengar ucapan Petrus, dan semua kamera mengarah ke wajah Petrus.
Petrus menyadari itu dan dia tetap menjalankan perannya.
"Jika kau memang bisa menghitung 6 Pack kartu, lakukanlah" Ucap sang bandar
Petrus hanya tersenyum kecil di bibirnya.
"Baiklah , betapa max bet yang dapat ku taruhkan?"
"$1000" Ucap sang bandar
Petrus menurunkan $1000 untuk di pasangkan ke Bandar, bandar hanya menatap Petrus. Keamanan Casino mulai memata-matai Petrus, yah ini bukan pertama kalinya Petrus berada dalam situasi ini, ia tersenyum kecil di bibirnya.
lalu Bandar membagi kartunya, dan Apa yang terjadi Petrus kalah dalam blackjack tersebut, Petrus bangun dari tempat duduknya lalu berkata.
"Mungkin aku butuh bantuan alien untuk menghitung 6 Pack kartu sekaligus"
Penghuni casino hanya tertawa, mungkin bagi yang yang lain ucapannya hanya gurauan, lalu dia berkata lagi.
"Siapapun yang bisa membawa ku bertemu alien akan ku hadiahkan $15.000 di muka"
Semua penghuni Casino terhenyak, mereka menatap Petrus, lalu Petrus meninggalkan Casino itu. Ada seseorang yang mengikutinya, yah dia dapat seekor ikan , dia memang tampak bodoh di dalam, tapi itu hanya pancingan.
"Sir?" Ucap seseorang itu
"Ada apa?" Tanya Petrus
"Aku bisa membawamu bertemu Alien, tapi apakah benar janji yang kau ucapkan di dalam Casino itu? $15.000?"
"Yap, aku kurang keberuntungan, seharusnya aku bertemu jadoo dari India"
Pria itu tertawa, lalu memperkenalkan dirinya.
"Aku Robert Wazowski, aku bisa membantumu bertemu dengan jadoomu"
"Kau serius?"
"Yap"
"Bawa aku kesana"
Lalu sang pria itu mengeluarkan mobilnya, dan membawa Petrus ke Utah, daerah yang sangat dekat dengan Area 51.
"Kita mau kemana?" Tanya Petrus
"Disana ada alien sir" pria itu menunjuk ke arah Area 51
"Bukankah itu Area 51?"
"Iya, kami sering melihat UFO dari sini"
Petrus mencerna perkataan pria itu.
"Bagaimana aku bisa masuk ke sana?"
"Tidak tahu, tapi kau naik tebing itu, lalu di balik tebing itu kau akan melihat Area 51, belum pernah ada yang bisa masuk, jika kau bisa masuk kau belum tentu bisa keluar" Ucap pria itu
"Oke ini $15.000 milikmu" Petrus memberikan cek ke pria itu
Petrus menyewa penginapan kecil di daerah itu, lalu dia menghubungi komandan .
"Pak"
"Bagaimana Petrus?"
"Aku sudah mendapatkan sekiranya 2% Informasi untuk masuk ke Area 51, tapi aku belum yakin keamanan apa saja yang mereka pakai"
"Oke, kami akan mencoba mencari tahu lebih banyak, bagaimana keadaanmu sekarang?"
"Baik, aku tunggu kabar selanjutnya pak"
"Siap"
Petrus memutuskan sambungan komunikasinya dan menyamarkan alamat satelite dari laptop kecil miliknya.
Saat malam hari petrus keluar dari penginapanya dan melihat seorang duduk sambil memandang langit.
"Sedang apa pak?"
"Kita di ciptakan oleh mereka"
"Siapa Mereka?"
"Mahluk Langit"
Petrus duduk di sebelah pria itu.
"Bisa di jelaskan bentuk Mahluk langit itu pak?"
"Mereka seperti serangga, saya rasa itu hanya peliharaan para mahluk langit, sang pencipta belum turun untuk melihat kehidupan kita langsung"
"Jadi yang turun hanya peliharaan pak"
"Iya"
Petrus memandang orang yang sedikit gila itu, ucapannya sepertinya serius, lalu ia menggali lebih dalam tentang cara masuk ke Area 51.
"Bagaimana saya bisa masuk melihat serangga itu?"
"Ada beberapa alat pelacak disana, kau harus menghilangkan deteksi panas, jejak kaki, sidik jari, bau, dan juga disana ada pendeteksi detak jantung"
Wow, pendeteksi detak jantung? bagaimana bisa petrus menghentikan detak jantung, hanya houdini yang bisa menghentikan detak jantungnya.
"Apakah saya bisa masuk melihat serangga itu pak?"
"Itu mustahil, bahkan bagi manusia tak terlihat sekalipun"
"Oke pak, saya harus kembali tidur"
"Hati-hati jika tertidur, serangga itu sedikit berbahaya"
"Oke pak"
Petrus menuju penginapannya, lalu ia mencari cara agar menghilangkan detak jantung. ada cara, dengan menyelipkan segumpal kaos kaki di lengan tanggannya, tapi hanya bertahan paling lama 15 Detik..
Petrus menelpon komandan dan menyuruh sang komandan untuk menyiapkan semua alat-alat yang dibutuhkan.
Keesokan paginya alat-alat itu datang, pendeteksi panas, sidik jari, jejak kaki dan lain-lain.
petrus akan masuk ke Area 51 pada malam hari.
Malam datang dan Petrus bersiap untuk pergi masuk ke area 51, iya berjalan melewati bukit itu, iya telah lolos pendeteksi panas, jejak kaki dan sidik jari, dan pendeteksi terakhir adalah Detak Jantung.
Iya melakukan tugasnya, iya menaruh gumpalan kaos kaki di lengannya dan hitungan detik denyut nadinya berhenti, Petrus lari dan dia berhasil melewati pendeteksi terakhir, iya melihat kawat pendek membatasai Area 51.
Ia melompat masuk, dan melepaskan pakaiannya, lalu ia lihat sekeliling di area 51, tidak ada apa-apa, hanya sebuah parkiran kosong. tidak ada apa-apa disini.
Dan dia belajar dari pengalamannya, jika tidak ada di tanah lihat ke langit, dan jika tidak ada di langit lihat ke dalam Bumi.
yah di bawah tanah, amerika tidak sebodoh itu.
Iya membaur dan masuk ke dalam Area 51, iya melihat map di pintu masuk.
Ada 41 Lantai sampai kebawah, dan di lantai 23 ada sebuah lambang, lambang itu seperti jet, iya penasaran dan mulai menuju lantai 23, iya tetap bersembunyi.
Lalu iya menemukan sebuah pintu, cctv pun tak dapat melihatnya kali ini. Pintu itu harus di buka dengan passcode dan sidik jari.
keamanan ketika sudah di dalam ternyata lebih rendah.Iya membaca pendeteksi sidik jari, dan menduplikat sidik jari yang tertera di passcode itu, dia membuat sidik jari palsu dan meletakkan ke jempolnya, lalu iya membaca suhu panas tubuh, dan passcodenya adalah 0264, petrus berhasil masuk dan alangkah kagetnya dia, dia menemukan sebuah mesin yang aneh, bukan UFO, bukan Senjata, Bukan Nuklir. melainkan sebuat jetpack.
its impossible, apa yang america rahasiakan.
Ia melihat ratusan zirah jetpack di ruangan ini, Petrus mengambil 1 Sample dan memasukkan ke tasnya.
ia berusaha keluar dari tempat itu, tapi lagi-lagi ia dibuat penasaran karena ia melihat map area 51, bentuknya seperti ? oh tidak..
Bentuknya seperti kepala Alien, petrus akhirnya sadar bahwa area 51 adalah kepala dari salah satu alien.
Iya mencari sumber otaknya, ternyata di langai 25, ia berusaha kesana, pengamanan disana sangat ketat.
ia bisa melihat puluhan tentara berjaga disana, lalu dia mencari solusi.
ia masuk ke loker room dan menemukan sebuah baju kerja yang terletak disana, ia memakainya dan di baju itu terdapat nametag seseorang juga.
ia berpura-pura sebagai pekerja Area 51, untung saja baju itu di lengkap helm pelindung. Jadi wajah Petrus tidak terlihat.
Ketika ia ingin masuk ia di jegat oleh salah satu tentara.
"Ronald, bukankah shiftmu sudah habis?" Ucap seorang tentara
"Oh aku harus lembur, dan membawa sample jetpack ini, ku rasa sample ini belum sempurna" Ucap Petrus
"Suaramu sedikit berubah, oke lah kalau begitu silahkan masuk"
Tentara itu membolehkan Petrus masuk, dan alangkah kagetnya petrus di dalam ruangan itu, tersusun partikel-partikel zat organik menyerupai otak manusia, ia mendekati partikel itu dan menyentuhnya, partikel itu bereaksi, ia seperti memberi salam ke Petrus.
"Benda apa ini?" Ucap petrus pelan
Lalu petrus menyentuh benda itu lagi, dan apa yang terjadi. sekelilingnya berubah, waktu menghitung mundur.
Dan ia berada di suatu tempat, dekat tembok berlin, lalu ia kembali lagi ke tahun 2015, pada saat dia di berikan misi oleh sang komandan.
"Kau paham petrus, kita memihak Russia"
"Ini tidak benar, ini dejavu"
"Apa yang kau katakan petrus?"
"Di area 51 ada sebuah jetpack, aku sudah mendapatkan samplenya"
Petrus baru sadar bahwa dia tidak mendapatkan apa-apa di dalam sana, Petrus sangat kesal dan ia terus penasaran benda apa yang telah ia sentuh.
Bersambung..
jiyanq dan boku.no.kira memberi reputasi
2