- Beranda
- Stories from the Heart
I'm your secret admirer (true story)
...
TS
kirisaki.chan
I'm your secret admirer (true story)
A thread based on true story

I'm (Your) Secret Admirer [Aku, Pengagum rahasiamu]


Ah, rasanya bahagia sekali menemukan artefak berharga ini. Tentu ini jadi pertanda baik, kan? Gue mencoba untuk melanjutkan cerita ini meskipun deadline-deadline kerjaan selalu membayangi pikiran, setidaknya gue bisa menghibur diri dan bernostalgia kedalam kenangan-kenangan berharga gue dulu. Enjoy! (27/12/2023)
Spoiler for Baca disini:
*Note: Thread ini sedang dirapihkan
Diubah oleh kirisaki.chan 27-12-2023 05:32
0
44.1K
268
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.8KThread•52.8KAnggota
Tampilkan semua post
TS
kirisaki.chan
#33
"Balik ke kelas, yuk," gue ngajak.
"Bentar napa," jawab Eko santai, "baru juga kelar makan."
Jadi, ya udah, kami duduk dulu, nyantai dulu.
"Ko, di gugus lu ketuanya siapa?" tanya gue sambil nyeruput sisa minum.
"Gue, bro. Gila, nggak tau kenapa tiba-tiba gue yang dipilih."
"Lah, sama dong. Gue juga tiba-tiba dipilih," gue ketawa kecil.
Eko malah tambah semangat, "Eh, tapi Tan, kalo lu mau tau, wakil gue cantik banget, asli! Semua harus liat. Ini baru anugerah jabatan."
Gue nengok ke Faizal yang dari tadi diem aja, "Zal…"
Nggak ada reaksi.
"Zal!"
Masih aja cuek. Akhirnya gue nepuk bahunya, "Zal!"
"Eh, kenapa? Sorry, ngelamun," katanya sambil senyum sok nggak salah.
"Kaya yang punya pikiran aja lu," gue ngedumel.
"Nggak gitu, gue lagi mikirin Dita," jawab Faizal sambil nyengir, ngerasa lucu.
"Gue tabok lu ya, Zal," gue geleng-geleng.
Pas lagi asik ngobrol, tiba-tiba ada cewek nyamperin. Matanya indah, bulu matanya lentik, senyumnya punya lesung pipi. Sumpah, cantik.
"Ko, itu kelasnya tolong diurusin dong," katanya agak kesal.
"Iya, iya, bentar. Baru abis makan, nih," jawab Eko enteng.
"Yaudah deh." Cewek itu senyum tipis, terus pergi ninggalin kami.
Gue nengok lagi ke Eko, "Ko, dia yang lu maksud?"
Eko cengengesan, "Iya. Gimana?"
Gue cuma bisa senyum-senyum nulis cerita ini. Diingat-inget, memang bener cantik sih. Senyumnya manis banget.
"Namanya siapa, Ko?" tanya gue penasaran.
"Anisa," jawab Eko sambil senyum bangga.
"Bentar napa," jawab Eko santai, "baru juga kelar makan."
Jadi, ya udah, kami duduk dulu, nyantai dulu.
"Ko, di gugus lu ketuanya siapa?" tanya gue sambil nyeruput sisa minum.
"Gue, bro. Gila, nggak tau kenapa tiba-tiba gue yang dipilih."
"Lah, sama dong. Gue juga tiba-tiba dipilih," gue ketawa kecil.
Eko malah tambah semangat, "Eh, tapi Tan, kalo lu mau tau, wakil gue cantik banget, asli! Semua harus liat. Ini baru anugerah jabatan."
Gue nengok ke Faizal yang dari tadi diem aja, "Zal…"
Nggak ada reaksi.
"Zal!"
Masih aja cuek. Akhirnya gue nepuk bahunya, "Zal!"
"Eh, kenapa? Sorry, ngelamun," katanya sambil senyum sok nggak salah.
"Kaya yang punya pikiran aja lu," gue ngedumel.
"Nggak gitu, gue lagi mikirin Dita," jawab Faizal sambil nyengir, ngerasa lucu.
"Gue tabok lu ya, Zal," gue geleng-geleng.
Pas lagi asik ngobrol, tiba-tiba ada cewek nyamperin. Matanya indah, bulu matanya lentik, senyumnya punya lesung pipi. Sumpah, cantik.
"Ko, itu kelasnya tolong diurusin dong," katanya agak kesal.
"Iya, iya, bentar. Baru abis makan, nih," jawab Eko enteng.
"Yaudah deh." Cewek itu senyum tipis, terus pergi ninggalin kami.
Gue nengok lagi ke Eko, "Ko, dia yang lu maksud?"
Eko cengengesan, "Iya. Gimana?"
Gue cuma bisa senyum-senyum nulis cerita ini. Diingat-inget, memang bener cantik sih. Senyumnya manis banget.
"Namanya siapa, Ko?" tanya gue penasaran.
"Anisa," jawab Eko sambil senyum bangga.
Diubah oleh kirisaki.chan 12-11-2024 10:59
0