Kaskus

Story

monica.ochaAvatar border
TS
monica.ocha
[Completed] Hey Fanny
Quote:


[Completed] Hey Fanny


Quote:



[Completed] Hey Fanny

Mohon kebijakannya karena cerita ini mengandung bahasa dan adegan yang tidak patut ditiru.




Quote:


Quote:


Quote:

Diubah oleh monica.ocha 05-03-2016 06:30
kekesedAvatar border
g.gowang.Avatar border
efti108Avatar border
efti108 dan 25 lainnya memberi reputasi
22
172.6K
520
Thread Digembok
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.9KThread53.6KAnggota
Tampilkan semua post
monica.ochaAvatar border
TS
monica.ocha
#164

PAGE 13




Sebagai cowok normal, tentunya aku merasakan sesak saat melihat fanny berpakaian seperti itu. "Sorry ya agak seksian dikit" Ujar fanny, lalu dia memasang jaket yang barusan diambilnya dari dalam koper. Jaket itu berhasil menutupi bagian-bagian 'terlarang' fanny. Aneh juga kalau memikirkan mengapa fanny tidak malu untuk berpakaian seperti itu di depanku, bagaimana jika aku adalah orang jahat, dia bahkan belum terlalu mengenalku.

Fanny mengambil laptop yang tertutup rapat itu diatas meja lalu membantingkan pantatnya di tempat tidur "ahhhh.... akhirnya gw bisa omegle-an" Ujar fanny, lalu dia bersandar di atas tempat tidur, tepat disebelahku. Canggung, mungkin itu kata yang tepat untuk mendeskripsikan perasaanku. Tapi tidak dengan fanny, dia seolah sudah biasa dengan semua ini, seolah aku ini sudah kenal lama dengannya. Fanny menyelimuti kakinya yang mulai membeku, celana pendek yang dipakainya tidak sanggup untuk menghangatkan dingin yang perlahan meresapi kakinya. Meskipun begitu, fanny tidak ingin menurunkan atau mematikan AC yang sudah disetelnya sejak pertama kami masuk.

"Chattingan lagi fan?" tanyaku sambil mengganti saluran tv

"Yoi, kali-kali dapet jodoh" Ceplos jawab fanny


Mendengar jawaban fanny, aku teringat dengan foto yang sengaja aku lihat tadi siang, aku ingin menanyakan tentang siapa cowok itu, tetapi aku sadar kalau ini bukan saat yang tepat.

Kali ini fanny tidak melakukan chat dengan webcam yang ada di laptopnya, dia hanya melakukan chat normal dengan cara penulisan, disaat aku tanya kenapa "Muka gw kusut bgt" jawabnya. Fanny mulai ber-chat ria dengan berbagai orang yang baru ditemuinya. Mendengar suara ketikan keyboard fanny saja membuat aku mengantuk, ritmenya sepeti alunan petikan gitar yang dimainkan dengan chord yang tidak beraturan. Dengan posisi badan yang menyandar di atas tempat tidur, mataku mulai memberat, tidak sanggup untuk aku sangkal, ditambah alunan akustik dari saluran MTV yang volumenya aku setel pelan.

Aku sadar kalau aku tidak boleh sampai tertidur disini, tidak mungkin keinginanku untuk berkunjung ini malah membuat fanny 'ilfil'nantinya, barangkali ada yang mau dilakukannya secara pribadi dan enggan untuk menyuruku beranjak karena segan. Tapi sungguh mataku semakin susah untuk dibuka, ditambah fanny memadamkan lampu dan merubah mode pencahayaan menjadi mode tidur, belum lagi AC yang terus menerjang dinginnya udara yang keluar dari celah-celah kecil itu, sungguh membuat aku merasa nyaman. Tidak, aku belum ingin pulang. Tidak tahu apa yang akan aku lakukan jika aku pulang, mungkin dirumah aku juga akan sendiri dan ujung-ujungnya tertidur, mengingat dika sedang melakukan hal nya bersama raya.

Perlahan aku semakin turun dari sandaranku, kini kepalaku sudah menempel dengan posisi bantal "ngantuk lo, rob?" tanya fanny saat aku membalikkan badanku, aku membelakanginya

"Enggak" balasku, tapi mataku sudah terpejam. Dengan posisiku yang membelakanginya, dia tidak bisa melihat mataku terpejam.

"Enggak tapi kok udah tiduran aja" Balas fanny


Aku tidak memperdulikan perkataan fanny, kini sudah terlambat baginya untuk berbicara kepadaku, aku sudah masuk ke alam mimpi dengan sejuta kesejukan yang sedang bersekujur di tubuhku.


< TO THE PREVIOUS PAGE
Diubah oleh monica.ocha 08-02-2016 20:39
Opiknh
mmuji1575
g.gowang.
g.gowang. dan 2 lainnya memberi reputasi
3
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.