- Beranda
- Stories from the Heart
Lagu Terakhirku (True Story)
...
TS
dhikalonerz
Lagu Terakhirku (True Story)
Spoiler for Cover:
Quote:
Quote:
Quote:
Spoiler for Prologue:
Spoiler for index:
Diubah oleh dhikalonerz 25-03-2016 22:12
b46eeeh memberi reputasi
0
10.6K
83
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.8KThread•52.8KAnggota
Tampilkan semua post
TS
dhikalonerz
#24
Bagian 7
Dan gak lama selang sepuluh menit kemudian setelah selesai dengan pendaftaran, aku pun ikut bergabung dengan yang lain. Dengan berlari kecil aku menghampiri mereka di sudut ruangan, mataku pun langsung tertuju kearah Chaca. Dan entah kenapa mataku itu meski ke arah Chaca, seakan Chaca pun tau kalo dia lagi di perhatikan olehku, dia pun menatap ke arahku, sambil memberikan senyum manisnya. Tiba-tiba ada sesuatu yang membuat langkahku susah untuk bergerak. Senyumnya seakan-akan membuat langkahku sulit tuk melangkah, dada ini terasa berdebar-debar. Perasaan macam apa ini ? ucapku dalam hati. Apa gini ya rasanya kalo orang lagi suka sama seseorang ? rasanya tuh susah untuk bernapas, dunia serasa berhenti. Dan dada pun terasa sulit untuk bernapas. Ucapku lagi dalam hati.
Aku yang dari tadi hanya bisa diam dan mendengarkan setiap pembiacaraan mereka. Dan akupun lagi-lagi hanya bisa tersenyum kecil saat melihat Chaca yang di introgasi sama mereka semua menjadi salting dengan jawabannya.
Terkadang aku juga tersenyum karna melihat tingkah mereka semua yang memberikan pertanyaan aneh-aneh padanya, sehingga membuat rona merah di wajah cewe cantik dan manis tersebut.
Lega ? kok malah lega sih mendengar kalo si Chaca belum punya cowo ? tapi ada rasa kecewa juga sih. Lho !? kok jadi malah kecewa sih ? Apa-apaan lagi nih dengan Gue ? Waaah... parah nih.Ucapku dalam hati, seolah-olah tlah terjadi pertempuran dalam hati.
Usai mandi dan terlihat fresh, aku dan nyokap pergi ke ruang makan keluarga untuk makan malam bersama.
Tak lama kemudian, usai menyelesaikan makan malam, aku pun beranjak berjalan keruang tengah untuk bersitirahat sejenak sebelum aku benar-benar beristirahat di kamar. Kemudian ku cari remote tv, dan mulai menyalakan tv. Sambil duduk di kursi sofa, tanganku pun sibuk mencari-cari chanel tv yang menurutku seru untuk di tonton. Seakan-akan tak sadar tanganku memencet sana-sani tombol remote. kemudian aku pun terdiam sejenak memikirkan kembali ucapan kata nyokapnya tadi saat makan.
Karna acara tv tidak ada yang seru dan menurutku membosankan, maka aku pun segera beranjak pergi dari ruang tengah menuju kamar. Ku rebahkan tubuh ini ke kasur empukku. Sambil menghela napas yang panjang, aku pun melepaskan rasa penat, karna seharian tadi aku beraktivitas bersama teman-temannya.
Dan saat ia ingin mulai memejamkan mata, terlintas sebuah bayang yang mengganggu pikiran. aku pun tersenyum sendiri saat memikirkannya. Kejadian-kejadian yang ku alami dari pagi tadi, hingga sampai sore tadi. Dan tak luput dari pikiranku adalah saat aku bertemu dengan seorang cewe cantik dan manis jelita. yang membuat diriku waktu pertama bertemu tadi dari perasaan kesal, marah, dan jengkel. Malah berujung suka, dan mulai jatuh hati padanya. Ya, cewe itu adalah Reysha alias Chaca. Nama itu yang slalu terlintas dalam pikiranku, dan membuatku tak bisa memejamkan mata karnanya.
Tak lama kemudian aku pun mulai tertidur...
Dan gak lama selang sepuluh menit kemudian setelah selesai dengan pendaftaran, aku pun ikut bergabung dengan yang lain. Dengan berlari kecil aku menghampiri mereka di sudut ruangan, mataku pun langsung tertuju kearah Chaca. Dan entah kenapa mataku itu meski ke arah Chaca, seakan Chaca pun tau kalo dia lagi di perhatikan olehku, dia pun menatap ke arahku, sambil memberikan senyum manisnya. Tiba-tiba ada sesuatu yang membuat langkahku susah untuk bergerak. Senyumnya seakan-akan membuat langkahku sulit tuk melangkah, dada ini terasa berdebar-debar. Perasaan macam apa ini ? ucapku dalam hati. Apa gini ya rasanya kalo orang lagi suka sama seseorang ? rasanya tuh susah untuk bernapas, dunia serasa berhenti. Dan dada pun terasa sulit untuk bernapas. Ucapku lagi dalam hati.
Quote:
Aku yang dari tadi hanya bisa diam dan mendengarkan setiap pembiacaraan mereka. Dan akupun lagi-lagi hanya bisa tersenyum kecil saat melihat Chaca yang di introgasi sama mereka semua menjadi salting dengan jawabannya.
Terkadang aku juga tersenyum karna melihat tingkah mereka semua yang memberikan pertanyaan aneh-aneh padanya, sehingga membuat rona merah di wajah cewe cantik dan manis tersebut.
Quote:
Lega ? kok malah lega sih mendengar kalo si Chaca belum punya cowo ? tapi ada rasa kecewa juga sih. Lho !? kok jadi malah kecewa sih ? Apa-apaan lagi nih dengan Gue ? Waaah... parah nih.Ucapku dalam hati, seolah-olah tlah terjadi pertempuran dalam hati.
Quote:
***
Quote:
Usai mandi dan terlihat fresh, aku dan nyokap pergi ke ruang makan keluarga untuk makan malam bersama.
Quote:
Tak lama kemudian, usai menyelesaikan makan malam, aku pun beranjak berjalan keruang tengah untuk bersitirahat sejenak sebelum aku benar-benar beristirahat di kamar. Kemudian ku cari remote tv, dan mulai menyalakan tv. Sambil duduk di kursi sofa, tanganku pun sibuk mencari-cari chanel tv yang menurutku seru untuk di tonton. Seakan-akan tak sadar tanganku memencet sana-sani tombol remote. kemudian aku pun terdiam sejenak memikirkan kembali ucapan kata nyokapnya tadi saat makan.
Quote:
Karna acara tv tidak ada yang seru dan menurutku membosankan, maka aku pun segera beranjak pergi dari ruang tengah menuju kamar. Ku rebahkan tubuh ini ke kasur empukku. Sambil menghela napas yang panjang, aku pun melepaskan rasa penat, karna seharian tadi aku beraktivitas bersama teman-temannya.
Dan saat ia ingin mulai memejamkan mata, terlintas sebuah bayang yang mengganggu pikiran. aku pun tersenyum sendiri saat memikirkannya. Kejadian-kejadian yang ku alami dari pagi tadi, hingga sampai sore tadi. Dan tak luput dari pikiranku adalah saat aku bertemu dengan seorang cewe cantik dan manis jelita. yang membuat diriku waktu pertama bertemu tadi dari perasaan kesal, marah, dan jengkel. Malah berujung suka, dan mulai jatuh hati padanya. Ya, cewe itu adalah Reysha alias Chaca. Nama itu yang slalu terlintas dalam pikiranku, dan membuatku tak bisa memejamkan mata karnanya.
Quote:
Quote:
Tak lama kemudian aku pun mulai tertidur...
Diubah oleh dhikalonerz 03-02-2016 20:53
0

.