- Beranda
- Berita dan Politik
Layanan Internet IndiHome Kini Menggunakan Fair Usage Policy (FUP)
...
TS
kaskuseraktif
Layanan Internet IndiHome Kini Menggunakan Fair Usage Policy (FUP)
Quote:
Original Posted By tgl.12.12.12►sudah 1000 postingan, 7300 shared dan 5 Rate
thread ini tetap tidak HT.
ada apa gerangan dengan admin ???

thread ini tetap tidak HT.
ada apa gerangan dengan admin ???

Quote:
Layanan Internet IndiHome Kini Menggunakan Fair Usage Policy (FUP)
gadgetren.com- Indonesia Digital Home atau yang biasa disebut IndiHome merupakan salah satu layanan dari Telkom yang berupa paket layanan komunikasi dan data seperti telepon rumah (voice), internet (Internet on Fiber atau High Speed Internet), dan layanan televisi interaktif (USee TV Cable, IP TV).
Kini pengguna Speedy diajak untuk beralih ke IndiHome agar bisa menikmati internet yang lebih cepat dan lebih terjangkau. Bisa dibilang cukup menarik promo yang ditawarkan oleh IndiHome ini agar pelanggan Speedy mau beralih ke layanannya.
Nah, baru-baru ini Telkom membuat kebijakan baru dalam IndiHome dengan menghadirkan Fair Usage Policy (FUP). Dalam FUP tersebut, nantinya pelanggan IndiHome akan mendapatkan batas fair usage.
Fair usage sendiri menurut Telkom adalah pemakaian wajar yang biasa dilakukan oleh penggunanya sehingga bisa dikatakan dengan adanya FUP ini membuat IndiHome tidak lagi unlimited murni karena akan terjadi pengurangan kecepatan internet apabila pengguna IndiHome melebihi pengguna batas fair usage sesuai dengan batas yang ditentukan.
Nah, bagi yang penasaran dengan bentuk FUP dari Telkom terhadap layanan IndiHome ini maka dapat melihat informasi pada tabel di bawah ini :

Terlihat jika pembaca merupakan pengguna IndiHome dengan paket 10 Mbps maka kecepatannya hanya mencapai 75% dari 10 Mbps jika menggunakan kuota internet lebih dari batas Fair Usage sebesar 300 GB. Tak hanya itu, jika pembaca telah menggunakan kuota internet melebih 400 GB maka akan mendapatkan kecepatan 40% dari 10 Mbps.
Bisa dibilang jika pengguna IndiHome menggunakan kuota melebihi batas fair usage akan mendapatkan pengurangan kecepatan yang cukup lumayan besar. Nah, FUP ini sendiri akan mulai berlaku pada tanggal 1 Februari 2016.
http://gadgetren.com/2016/01/30/kece...kan-pelanggan/
gadgetren.com- Indonesia Digital Home atau yang biasa disebut IndiHome merupakan salah satu layanan dari Telkom yang berupa paket layanan komunikasi dan data seperti telepon rumah (voice), internet (Internet on Fiber atau High Speed Internet), dan layanan televisi interaktif (USee TV Cable, IP TV).
Kini pengguna Speedy diajak untuk beralih ke IndiHome agar bisa menikmati internet yang lebih cepat dan lebih terjangkau. Bisa dibilang cukup menarik promo yang ditawarkan oleh IndiHome ini agar pelanggan Speedy mau beralih ke layanannya.
Nah, baru-baru ini Telkom membuat kebijakan baru dalam IndiHome dengan menghadirkan Fair Usage Policy (FUP). Dalam FUP tersebut, nantinya pelanggan IndiHome akan mendapatkan batas fair usage.
Fair usage sendiri menurut Telkom adalah pemakaian wajar yang biasa dilakukan oleh penggunanya sehingga bisa dikatakan dengan adanya FUP ini membuat IndiHome tidak lagi unlimited murni karena akan terjadi pengurangan kecepatan internet apabila pengguna IndiHome melebihi pengguna batas fair usage sesuai dengan batas yang ditentukan.
Nah, bagi yang penasaran dengan bentuk FUP dari Telkom terhadap layanan IndiHome ini maka dapat melihat informasi pada tabel di bawah ini :

Terlihat jika pembaca merupakan pengguna IndiHome dengan paket 10 Mbps maka kecepatannya hanya mencapai 75% dari 10 Mbps jika menggunakan kuota internet lebih dari batas Fair Usage sebesar 300 GB. Tak hanya itu, jika pembaca telah menggunakan kuota internet melebih 400 GB maka akan mendapatkan kecepatan 40% dari 10 Mbps.
Bisa dibilang jika pengguna IndiHome menggunakan kuota melebihi batas fair usage akan mendapatkan pengurangan kecepatan yang cukup lumayan besar. Nah, FUP ini sendiri akan mulai berlaku pada tanggal 1 Februari 2016.
http://gadgetren.com/2016/01/30/kece...kan-pelanggan/
Quote:
Kebijakan Kuota untuk Internet Kabel, Wajarkah?
Lufthi Anggraeni - 30 Januari 2016 22:11 wib

Metrotvnews.com:- Layanan TV kabel berbayar saat ini sudah dilengkapi dengan akses internet. Untuk layanan internetnya sendiri, para penyedia ini memanfaatkan jaringan fiber optik, dan pengguna diberikan akses yang tidak terbatas berdasarkan kecepatan yang diambil.
Berbeda dengan layanan jaringan seluler, mereka menerapkan kebijakan kuota. Dua kebijakan dari layanan yang berbeda ini sudah menjadi hal lumrah di industri telekomunikasi. Namun, IndiHome tampaknya mencoba sesuatu yang berbeda.
Mulai 1 Februari mendatang, mereka akan menerapkan kebijakan baru, Fair Usage Policy (FUP), untuk pengguna jaringan internet yang ditawarkannya. Kebijakan ini dilaporkan hadir untuk mengelola kecepatan jaringan internet dengan menerapkan batas penggunaan.
Layanan milik Telkom ini menyebut, penerapan kebijakan ini bertujuan untuk mengelola penggunaan bandwidth sehingga tetap dapat menghadirkan jaringan yang berkualitas. Kebijakan ini diterapkan sebagai langkah antisipasi Telkom terkait reselling terhadap layanan internet IndiHome.
Telkom menyebut, pengguna dapat menikmati kecepatan internet penuh sesuai paket yang dipilih, jika belum mencapai batas penggunaan. Melalui tabel yang terdapat pada situs resminya, Telkom mencantumkan kecepatan 75 persen dari paket 10Mbps, jika penggunaan internet melebihi batas Fair Usage sebesar 300GB.
Kebijakan ini juga memungkinkan Telkom mengurangi kecepatan jaringan internet secara signifikan jika penggunaan telah melebihi batas yang ditentukan. Penurunan kecepatan ini juga dinilai mampu membantu mengurai kepadatan saat penggunaan mencapai titik tertinggi sehingga jaringan menjadi lebih lancar.
Kebijakan FUP bisa mengundang pertanyaan, mengingat beberapa kompetitor mereka, sebut saja First Media, Indovision, Biznet, dan My Republic, menawarkan paket internet dan TV kabel yang hanya terbagi berdasarkan kecepatan dan jumlah saluran televisi yang dapat diakses. Untuk internetnya, mereka tidak membatasi pengguna.
http://teknologi.metrotvnews.com/rea...kabel-wajarkah
Lufthi Anggraeni - 30 Januari 2016 22:11 wib

Metrotvnews.com:- Layanan TV kabel berbayar saat ini sudah dilengkapi dengan akses internet. Untuk layanan internetnya sendiri, para penyedia ini memanfaatkan jaringan fiber optik, dan pengguna diberikan akses yang tidak terbatas berdasarkan kecepatan yang diambil.
Berbeda dengan layanan jaringan seluler, mereka menerapkan kebijakan kuota. Dua kebijakan dari layanan yang berbeda ini sudah menjadi hal lumrah di industri telekomunikasi. Namun, IndiHome tampaknya mencoba sesuatu yang berbeda.
Mulai 1 Februari mendatang, mereka akan menerapkan kebijakan baru, Fair Usage Policy (FUP), untuk pengguna jaringan internet yang ditawarkannya. Kebijakan ini dilaporkan hadir untuk mengelola kecepatan jaringan internet dengan menerapkan batas penggunaan.
Layanan milik Telkom ini menyebut, penerapan kebijakan ini bertujuan untuk mengelola penggunaan bandwidth sehingga tetap dapat menghadirkan jaringan yang berkualitas. Kebijakan ini diterapkan sebagai langkah antisipasi Telkom terkait reselling terhadap layanan internet IndiHome.
Telkom menyebut, pengguna dapat menikmati kecepatan internet penuh sesuai paket yang dipilih, jika belum mencapai batas penggunaan. Melalui tabel yang terdapat pada situs resminya, Telkom mencantumkan kecepatan 75 persen dari paket 10Mbps, jika penggunaan internet melebihi batas Fair Usage sebesar 300GB.
Kebijakan ini juga memungkinkan Telkom mengurangi kecepatan jaringan internet secara signifikan jika penggunaan telah melebihi batas yang ditentukan. Penurunan kecepatan ini juga dinilai mampu membantu mengurai kepadatan saat penggunaan mencapai titik tertinggi sehingga jaringan menjadi lebih lancar.
Kebijakan FUP bisa mengundang pertanyaan, mengingat beberapa kompetitor mereka, sebut saja First Media, Indovision, Biznet, dan My Republic, menawarkan paket internet dan TV kabel yang hanya terbagi berdasarkan kecepatan dan jumlah saluran televisi yang dapat diakses. Untuk internetnya, mereka tidak membatasi pengguna.
http://teknologi.metrotvnews.com/rea...kabel-wajarkah
Quote:

Telkom Buka-bukaan Soal FUP di IndiHome
Telkom membagi paket FUP mulai 10 Mbps hingga 100 Mbps. Simulasinya. Jika pengguna IndiHome dengan paket 10 Mbps maka kecepatannya hanya mencapai 75% dari 10 Mbps jika menggunakan kuota internet lebih dari batas Fair Usage sebesar 300 GB. Seandainya telah mencapai kuota internet melebihi 400 GB maka akan mendapatkan kecepatan 40% dari 10 Mbps.
“FUP merupakan kebijakan pemakaian yang melindungi pengguna yang wajar (normal user) dari pemanfaatan pemakaian berlebihan (tidak wajar) oleh pengguna berat (heavy user). Negara-negara lain seperti Amerika, Jepang, dan Malaysia, serta di operator di Indonesia telah menerapkan FUP,” tegasnya kepada IndoTelko, Senin (1/2), pagi.
Dijelaskannya, konsep FUP muncul karena adanya perilaku dari Heavy user yang menyalahgunakan fasilitas unlimited yang diberikan untuk bisnis warnet atau download film/games bajakan sehingga pemakaian mereka menjadi tidak wajar dan berakibat mengganggu rasa keadilan bagi pengguna lain yang membayar dengan tarif sama.
“Bahkan ada juga pelanggan yang menjual kembali layanan Internet ke tetangga-tetangganya,” ungkapnya.
Leluasa
Menurutnya, FUP yang disediakan Telkom melalui IndiHome sudah sangat leluasa untuk pemakaian rumah tangga.
Sebagai contoh untuk layanan 10 Mbps, IndiHome memberikan fair usage 300 GB atau setara untuk menikmati film kualitas SD selama 1800 jam atau kurang lebih 1200 film. Setelah itu kecepatan akses masih cukup bagus pada 7.5 Mbps.
“Dari hasil trial yang dilakukan, tidak ada pelanggan yang komplain karena terkena FUP. Kalau ada yang komplain, ternyata yang melakukan resell seperti warnet dan mini operator tanpa lisensi.Kalau penggunaan wajar, tidak perlu khawatir dengan batasan FUP ini karena sangat longgar dan hampir tidak pernah melampaui batasan FUP tersebut," ujar Dian menebar senyum ramahnya.
sumber
Telkom membagi paket FUP mulai 10 Mbps hingga 100 Mbps. Simulasinya. Jika pengguna IndiHome dengan paket 10 Mbps maka kecepatannya hanya mencapai 75% dari 10 Mbps jika menggunakan kuota internet lebih dari batas Fair Usage sebesar 300 GB. Seandainya telah mencapai kuota internet melebihi 400 GB maka akan mendapatkan kecepatan 40% dari 10 Mbps.
“FUP merupakan kebijakan pemakaian yang melindungi pengguna yang wajar (normal user) dari pemanfaatan pemakaian berlebihan (tidak wajar) oleh pengguna berat (heavy user). Negara-negara lain seperti Amerika, Jepang, dan Malaysia, serta di operator di Indonesia telah menerapkan FUP,” tegasnya kepada IndoTelko, Senin (1/2), pagi.
Dijelaskannya, konsep FUP muncul karena adanya perilaku dari Heavy user yang menyalahgunakan fasilitas unlimited yang diberikan untuk bisnis warnet atau download film/games bajakan sehingga pemakaian mereka menjadi tidak wajar dan berakibat mengganggu rasa keadilan bagi pengguna lain yang membayar dengan tarif sama.
“Bahkan ada juga pelanggan yang menjual kembali layanan Internet ke tetangga-tetangganya,” ungkapnya.
Leluasa
Menurutnya, FUP yang disediakan Telkom melalui IndiHome sudah sangat leluasa untuk pemakaian rumah tangga.
Sebagai contoh untuk layanan 10 Mbps, IndiHome memberikan fair usage 300 GB atau setara untuk menikmati film kualitas SD selama 1800 jam atau kurang lebih 1200 film. Setelah itu kecepatan akses masih cukup bagus pada 7.5 Mbps.
“Dari hasil trial yang dilakukan, tidak ada pelanggan yang komplain karena terkena FUP. Kalau ada yang komplain, ternyata yang melakukan resell seperti warnet dan mini operator tanpa lisensi.Kalau penggunaan wajar, tidak perlu khawatir dengan batasan FUP ini karena sangat longgar dan hampir tidak pernah melampaui batasan FUP tersebut," ujar Dian menebar senyum ramahnya.
sumber
Quote:
Ramai-ramai FUP IndiHome, Telkom: Yang Komplain Warnet
Ardhi Suryadhi - detikinet
Rabu, 03/02/2016 09:52 WIB
Jakarta- Setelah isu pemblokiran Netflix, Telkom kembali menjadi buah bibir setelah menetapkan kebijakan Fair Usage Policy (FUP) terhadap layanan internet IndiHome.
Menurut keterangan resmi Telkom, kebijakan FUP ini untuk melindungi pengguna yang wajar (normal user) dari pemanfaatan pemakaian berlebihan (tidak wajar) oleh pengguna berat (heavy user). Negara-negara lain seperti Amerika Serikat, Jepang dan Malaysia pun disebut Telkom telah menerapkan FUP, demikian juga operator-operator di Indonesia.
Dari kacamata Telkom, FUP dianggap perlu karena biasanya heavy user menyalahgunakan fasilitas unlimited yang diberikan untuk bisnis warnet atau download untuk bisnis film/games bajakan sehingga pemakaian mereka menjadi tidak wajar dan berakibat mengganggu rasa keadilan dan kenyamanan bagi pengguna lain yang membayar dengan tarif yang sama.
"Bahkan ada juga pelanggan yang menjual kembali layanan internet kepada tetangga-tetangga di sekitarnya," ujar BUMN telekomunikasi ini.
FUP yang dipatok Telkom melalui IndiHome sendiri pun diklaim sudah sangat leluasa untuk pemakaian rumah tangga. Sebagai contoh untuk layanan 10 Mbps, IndiHome memberikan fair usage 300 GB atau setara nonton film kualitas SD selama 1.800 jam atau kurang lebih 1.200 film.
Sebagai perbandingan, FUP di Malaysia adalah 120 GB. Untuk layanan IndiHome, setelah FUP, speed dijanjikan masih cukup bagus pada 7,5 Mbps. Telkom menegaskan, dari hasil trial yang dilakukan, tidak ada pelanggan yang komplain karena terkena FUP.
"Yang komplain ternyata yang melakukan resell seperti warnet dan mini operator tanpa lisensi", ujar Dian Rachmawan, Direktur Consumer Telkom.
"Pelanggan pada umumnya tidak perlu khawatir dengan batasan FUP ini karena sangat longgar dan hampir tidak pernah melampaui batasan FUP tersebut," lanjutnya.
FUP Membatasi Streaming?
Streaming video melalui internet memang memakan bandwidth yang besar dan akan boros apabila streaming dilakukan ke server di luar negeri. Untuk itu, Telkom akan mewadahinya dalam platform Video OTT (Over-The-Top), sehingga sama sekali tidak akan menggunakan batasan FUP pelanggan.
Sebagaimana diketahui, IndiHome adalah layanan Triple Play: Play pertama adalah Phone, Play kedua adalah Video UseeTV (hybrid IPTV dan OTT) dan Play ketiga adalah internet.
"Streaming berbayar Video On Demand seperti Netflix, iFlix, CatchPlay dan HOOQ di samping free streaming seperti YouTube akan berada pada platform Video UseeTV (play ke dua), dan menjadi partner content yang memperkaya UseeTV Indihome sekaligus menghemat bandwidth ke luar negeri dan meningkatkan trafik Internet di dalam negeri".
"Saat ini Telkom sedang mengembangkan platform hybrid OTT di samping eksisting IPTV. Layanan ini direncanakan akan diimplementasikan pada semester dua, tahun 2016 ini," tandas Telkom. (ash/fyk)
http://inet.detik.com/read/2016/02/0...omplain-warnet
Quote:
Quote:
Quote:
Original Posted By roo land►aneh mmg nih telkom.. gua mau pake sehari download 200gb kek 500gb kek.. urusan lo dimana? kan gua bayar.. kamprett.. kalo lo blg menganggu user lain. lah masa salah costumer? lo kan jualnya unlimited. bodoh banget deh jadi perusahaan tapi pengelolaannya model mafia
Quote:
Original Posted By R.C.H►

Spoiler for Saya Mencuri kah? Menyalah gunakan kah? katanya "UNLIMITED" yang berarti tanpa batas:
Mending ga usah embel2 "UNLIMITED"kalau gitu peraturannya...
Ini SS Januari-Sekarang, sebelum FUP diberlakukan
Ini SS Januari-Sekarang, sebelum FUP diberlakukan
Saya ga ngejual Bandwidth itu 1 PC saya sedangkan dirumah masih ada Notebook dan Smartphone
Quote:
Original Posted By wilson.simbolon►yang ini juga worth untuk dibaca gan..
inilah-modus-pt-telkom-meraup-ratusan-miliar-uang-pelanggan
http://www.catatancerdas.com/berita/...an-speedy.html
taro pejwan kalo perlu
inilah-modus-pt-telkom-meraup-ratusan-miliar-uang-pelanggan
http://www.catatancerdas.com/berita/...an-speedy.html
taro pejwan kalo perlu
Quote:
Original Posted By dcomputare►Ane baru dapat. ada yang petisi nih
.
https://www.change.org/p/siapa-saja-...edium=copylink
. https://www.change.org/p/siapa-saja-...edium=copylink
Quote:
Petisi ini dibuat karena terkait oleh masalah hak pelanggan dan kewajiban dari Telkom, Telkom Indihome telah melakukan pembohongan public kepada pelanggan dari promo paket 10mbps unlimited menjadi FUP 300gb, kita sebagai pelanggan merasa kecewa dan tertipu, karena dari awal kita mau pasang karena promo unlimitednya, kalo mau pake kuota ngapain kita bayar mahal mahal pasang indihome, mending pake sim card aja uda kalo mao pake kuota, dan ini merupakan pelanggaran hak konsumen dan bisa dituntut karena menipu dan tidak memberikan hak konsumen yang semestinya.... cek web ini buat lihat pasal hak konsumen http://ylki.or.id/hak-konsumen/dan penjelasan dari Telkom http://m.metrotvnews.com/read/2016/01/31/477540
Update : 2 Februari 2016 ---> 782 pendukung
Update : 3 Februari 2016 ---> 2954 pendukung *Petisi ditutup
Update : 2 Februari 2016 ---> 782 pendukung
Update : 3 Februari 2016 ---> 2954 pendukung *Petisi ditutup
Quote:
PT Telekomunikasi Indonesia (Telkom) mendapat protes di situs petisi online Change.org. Protes tersebut dibuat sebagai bentuk penolakan terhadap kebijakan baru fair usage policy (FUP) atau pembatasan kuota internet untuk layanan IndiHome milik Telkom.
Tidak dituliskan bentuk tuntutan yang dibuat oleh netizen Indonesia ini. Petisi tersebut tampaknya dibuat untuk melihat seberapa banyak pelanggan yang mengeluh atas kebijakan baru tersebut.
Petisi ini sendiri dibuat oleh Hendra Yuwono. Hingga berita ini ditulis, sebanyak 760 orang telah menandatangani secara digital petisi tersebut.
"Petisi ini dibuat karena terkait oleh masalah hak pelanggan dan kewajiban dari Telkom, Telkom IndiHome telah melalukan pembohongan publik kepada pelanggan dari promo paket 10 Mbps Unlimited menjadi FUP 300 GB. Kita sebagai pelanggan merasa kecewa dan tertipu," tulis petisi tersebut.
"Ini merupakan pelanggaran hak konsumen dan bisa dituntut karena menipu," lanjut petisi tersebut.
Kebijakan FUP sendiri baru dijalankan oleh Telkom mulai 1 Februari 2016. Melalui peraturan baru tersebut, penggunaan layanan internet kabel itu sudah tidak lagi unlimited. Setelah batas kuota tertentu dilewati, pengguna masih bisa terhubung dengan internet, tetapi kecepatan koneksinya berkurang.
Dalam halaman frequently asked question (FAQ) Indihome, nomor 32, Telkom memang sudah memuat perihal poin FUP tersebut. Salah satu alasannya disebutkan, yakni demi menghindari pemakaian tidak wajar, seperti reselling layanan Indihome.
Selain melalui petisi, pengguna IndiHome juga banyak menyuarakan kekesalannya melalui media sosial, seperti Twitter atau Facebook.
http://tekno.kompas.com/read/2016/02...elkom.Dipetisi
Tidak dituliskan bentuk tuntutan yang dibuat oleh netizen Indonesia ini. Petisi tersebut tampaknya dibuat untuk melihat seberapa banyak pelanggan yang mengeluh atas kebijakan baru tersebut.
Petisi ini sendiri dibuat oleh Hendra Yuwono. Hingga berita ini ditulis, sebanyak 760 orang telah menandatangani secara digital petisi tersebut.
"Petisi ini dibuat karena terkait oleh masalah hak pelanggan dan kewajiban dari Telkom, Telkom IndiHome telah melalukan pembohongan publik kepada pelanggan dari promo paket 10 Mbps Unlimited menjadi FUP 300 GB. Kita sebagai pelanggan merasa kecewa dan tertipu," tulis petisi tersebut.
"Ini merupakan pelanggaran hak konsumen dan bisa dituntut karena menipu," lanjut petisi tersebut.
Kebijakan FUP sendiri baru dijalankan oleh Telkom mulai 1 Februari 2016. Melalui peraturan baru tersebut, penggunaan layanan internet kabel itu sudah tidak lagi unlimited. Setelah batas kuota tertentu dilewati, pengguna masih bisa terhubung dengan internet, tetapi kecepatan koneksinya berkurang.
Dalam halaman frequently asked question (FAQ) Indihome, nomor 32, Telkom memang sudah memuat perihal poin FUP tersebut. Salah satu alasannya disebutkan, yakni demi menghindari pemakaian tidak wajar, seperti reselling layanan Indihome.
Selain melalui petisi, pengguna IndiHome juga banyak menyuarakan kekesalannya melalui media sosial, seperti Twitter atau Facebook.
http://tekno.kompas.com/read/2016/02...elkom.Dipetisi
Quote:
LANJUT KE SINI GAN... https://www.change.org/p/telkom-indo...y-fup-indihome
Mempetisi ke Telkom Indonesia
HAPUSKAN FAIR USAGE POLICY (FUP) INDIHOME & KEMBALIKAN CHANNEL USEETV SEPERTI SEMULA
Update : 3 Februari 2016 ---> 478 pendukung
Update : 4 Februari 2016 ---> 628 pendukung
Update : 5 Februari 2016 ---> 852 pendukung
Update : 6 Februari 2016 ---> 971 pendukung
Update : 7 Februari 2016 ---> 1092 pendukung
Update : 8 Februari 2016 ---> 1205 pendukung pagi
Update : 8 Februari 2016 ---> 8537 pendukung malam
Update : 9 Februari 2016 ---> 10945 pendukung
Update : 10 Februari 2016 ---> 14472 pendukung
Update : 11 Februari 2016 ---> 15012 pendukung
Update : 12 Februari 2016 ---> 15945 pendukung
Update : 13 Februari 2016 ---> 16610 pendukung
Update : 14 Februari 2016 ---> 17473 pendukung
Update : 15 Februari 2016 ---> 18388 pendukung
Mempetisi ke Telkom Indonesia
HAPUSKAN FAIR USAGE POLICY (FUP) INDIHOME & KEMBALIKAN CHANNEL USEETV SEPERTI SEMULA
Quote:
Telkom Indonesia memberlakukan sistem Fair Usage Policy (FUP) pada layanan Indihome dimulai tanggal 1 Februari 2016, kebijakan ini sangat merugikan bagi pengguna layanan ini. Hal ini dikarenakan adanya pembatasan kuota Internet yang seharusnya Unlimited menjadi sistem kuota. Pembatasan ini tidak ada bedanya dengan layanan Mobile Broadband.
Kami konsumen tidak keberatan bila harga berlangganan naik, tetapi kembalikan Indihome seperti semula, tidak ada batasan kuota dan beberapa channel UseeTv yang hilang tolong kembalikan seperti semula, Telkom harus sadar, bahwa penyedia layanan ISP di Indonesia tidak hanya telkom saja, konsumen bisa saja berhenti berlangganan jika PT. Telkom Indonesia terus menerus menekan pelanggan.
Kami konsumen tidak keberatan bila harga berlangganan naik, tetapi kembalikan Indihome seperti semula, tidak ada batasan kuota dan beberapa channel UseeTv yang hilang tolong kembalikan seperti semula, Telkom harus sadar, bahwa penyedia layanan ISP di Indonesia tidak hanya telkom saja, konsumen bisa saja berhenti berlangganan jika PT. Telkom Indonesia terus menerus menekan pelanggan.
Update : 3 Februari 2016 ---> 478 pendukung
Update : 4 Februari 2016 ---> 628 pendukung
Update : 5 Februari 2016 ---> 852 pendukung
Update : 6 Februari 2016 ---> 971 pendukung
Update : 7 Februari 2016 ---> 1092 pendukung
Update : 8 Februari 2016 ---> 1205 pendukung pagi
Update : 8 Februari 2016 ---> 8537 pendukung malam

Update : 9 Februari 2016 ---> 10945 pendukung
Update : 10 Februari 2016 ---> 14472 pendukung
Update : 11 Februari 2016 ---> 15012 pendukung
Update : 12 Februari 2016 ---> 15945 pendukung
Update : 13 Februari 2016 ---> 16610 pendukung
Update : 14 Februari 2016 ---> 17473 pendukung
Update : 15 Februari 2016 ---> 18388 pendukung
Quote:
Ayo...ayo..!! bantu tandatangani petisinya gan....

Nih buat yang muak ama indihome ane kasi obatnya gan...
- http://kask.us/ibs0R
- http://kask.us/hZWrC
- http://kask.us/ibC6b
- http://kask.us/ibt3d

Diubah oleh kaskuseraktif 15-02-2016 17:28
viniest dan zharki memberi reputasi
2
269.6K
Kutip
1.2K
Balasan
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita dan Politik
693.4KThread•58KAnggota
Tampilkan semua post
TS
kaskuseraktif
#2
Quote:
Original Posted By rawk.sr►itu FUP nya dalam sebulan atau per hari??
ngikut billing cycle gan...bayar->fup direfresh
------------
Quote:
Original Posted By DarkAssilum►Baru juga mau 3 bulan masang indihome udah kena ginian.
btw update info... tadi telepon ke 147 minta informasi terkait FUP ini, hasilnya adalah :
"kita (pengguna indihome) TIDAK BISA mengetahui penggunaan (usage) internet kita (sudah berapa GB atau berapa film atau berapa jam) baik dari sisi kita (pengguna) maupun dari sisi 147."
btw update info... tadi telepon ke 147 minta informasi terkait FUP ini, hasilnya adalah :
"kita (pengguna indihome) TIDAK BISA mengetahui penggunaan (usage) internet kita (sudah berapa GB atau berapa film atau berapa jam) baik dari sisi kita (pengguna) maupun dari sisi 147."
Quote:
Original Posted By ..V..►Gua make 10mps pemakaian lebih 400 GB bandwith di kurangin 60%. Gua doain indihome kekurangan customer nya 60% sama kayak FUP yang lu terapin mula februari! Udah banyak orang2 customer tembaga atau yang coax di saranin pindah ke indihome dengan iming2 true unlimited, dan tergiur fibernya. Eh malah dibikin kebijakan baru kayak gini, gausah nipu2 customer mau dapet duit banyak. Hati2 telkom sekarang udah banyak penyedia ISP harga terjangkau, unlimited dan fiber. Kalian ga kayak pertamina, pln, pdam yang hampir semua rakyat indonesia pakai. Sorry curhat, udah kesel dari kemaren lusa ada isu FUP ini
Quote:
Original Posted By yagamiclan►BW 10Mbps max download sehari 1.8GB ngarang ye bray 
10Mbps = 1.25MBps
1 menit = 60 detik
1 jam = 60 menit
1 hari = 24 jam
1 bulan = 30 hari
pemakaian 1 jam:
1.25 x 60 x 60 = 4500 MB : 1024 = 4.39453125 GB
pemakaian 1 hari (24 jam):
24 x 4500 = 108000 MB : 1024 = 105 GB
pemakaian sebulan (30 hari):
30 x 105GB = 3150 GB : 1024 = 3.076171875 TB
^
itu baru itungan donload doang, overhead bandwidth uploadnya belum di itung.
jangan asbun bray kalau ga bisa ngitungnya

10Mbps = 1.25MBps
1 menit = 60 detik
1 jam = 60 menit
1 hari = 24 jam
1 bulan = 30 hari
pemakaian 1 jam:
1.25 x 60 x 60 = 4500 MB : 1024 = 4.39453125 GB
pemakaian 1 hari (24 jam):
24 x 4500 = 108000 MB : 1024 = 105 GB
pemakaian sebulan (30 hari):
30 x 105GB = 3150 GB : 1024 = 3.076171875 TB
^
itu baru itungan donload doang, overhead bandwidth uploadnya belum di itung.
jangan asbun bray kalau ga bisa ngitungnya

Quote:
Original Posted By juandawi►Pemakaian di PC ANE SENDIRI

Rincian pemakaian :
- Browsing
- Download / update software
- Streaming dari kualiatas minimal 480p - 1080p
- NO DOWNLOAD BOKEP
- NO DOWNLOAD GAMES
- NO STREAMING BOKEP
Itu cuman 1 orang yah, belum lagi sekeluarga
Line rumah kok pake FUP
300GB /bulan untuk 1 rumah sih ane bilang kaga cukup

Rincian pemakaian :
- Browsing
- Download / update software
- Streaming dari kualiatas minimal 480p - 1080p
- NO DOWNLOAD BOKEP
- NO DOWNLOAD GAMES
- NO STREAMING BOKEP
Itu cuman 1 orang yah, belum lagi sekeluarga
Line rumah kok pake FUP
300GB /bulan untuk 1 rumah sih ane bilang kaga cukup
Quote:
Original Posted By sukhoy.soya►Dan Benar saja... ane udah mencium AROMA BUSUK mereka
nih hasil balasan komentar Telkom Care gan
tentang bagaimana pelanggan bisa memeriksa penggunaan koneksi internet
Udah bikin Kebijakan seenak jidatnya....
Trus malah yg bisa ngecek pemakaian bandwitch juga hanya mereka yg bisa....
Benar Benar Luar Biasa.....
Page One gan kalo minat......

nih hasil balasan komentar Telkom Care gan
tentang bagaimana pelanggan bisa memeriksa penggunaan koneksi internet
Spoiler for SC FB:
Udah bikin Kebijakan seenak jidatnya....
Trus malah yg bisa ngecek pemakaian bandwitch juga hanya mereka yg bisa....
Benar Benar Luar Biasa.....

Page One gan kalo minat......

Quote:
Original Posted By wilson.simbolon►gan sorry agak OOT dikit.
ini semua channel movies ane yg populer kok pada ke-blok y gan?
Fox Movies Premium
Fox Action Movies
HBO
HBO Hits
HBO Signature
CInemax
semua pada ke-blok gan per 1 Februari ini.
padahal sebelumnya bisa.
ane ambil paket yg 350rb/bulan
adakah yg senasib ama ane?
sekalian ngabsen dulu
![kaskus-image]()
ini semua channel movies ane yg populer kok pada ke-blok y gan?
Fox Movies Premium
Fox Action Movies
HBO
HBO Hits
HBO Signature
CInemax
semua pada ke-blok gan per 1 Februari ini.
padahal sebelumnya bisa.
ane ambil paket yg 350rb/bulan
adakah yg senasib ama ane?
sekalian ngabsen dulu

Quote:
Original Posted By Dotionmo►yah ......banyakan mental gini di indonesia, gimana bisa maju.....bandwidth jebol, nyalahin pelanggan..pake acara fup2 an segala...sekrang di balilkin aja, kalo dari awal udah ada FUP2an kayak gini apa orang2 itu bakal maw pasang produk ginian....
maw download? maw streaming? ya terserah kita lah ...kita juga bayar koq.....sekrang yg mata pencahariannya dari streaming, apa disalahin juga....
kita itu pelanggan woi, kita berhak dapetin apa yang kita pilih dari awal, jangan maen cut kayak gini....
selama ini udah anti ama produk keluarga telkom, untuk isp masih ngehandelin first media dan innovate my republic di rumah....
FM: selama ini memang pihak FM punya kebijakan sendiri buat mengatasi Bandwitdh Abuser
quote dari tread FM di kaskus http://www.kaskus.co.id/thread/53bb7...et-rumah-baru/
Q=fastnet itu unlimited ga sih?
A= Semua paket fastnet adalah bersifat unlimited dan ga ada FUP, cuma fastnett punya kebijakan sendiri buat mengatasi Bandwitdh Abuser, Orang2 bilang namanya "Shaping" BW
---------------------------------------------------------------------
Q= Jadi Shaping itu maksudnya seperti apa?
A= Shaping BW akan berjalan apabila pengguna menggunakan Bandwitdh Fastnet secara terus menerus dalam selang waktu tertentu tanpa terputus, Contohnya, kalo agan mendownload film dengan full speed sekitar 1Mbps (128kBps) tanpa henti dalam waktu 2 jam, maka akan terjadi penurunan speed sekitar 30% menjadi 96kBps pada menit ke 20-25 dan akan naik lagi pada setelah 45 menit terjadi penurunan speed, dan akan terus berulang sampai proses dowload selesai
My republic : selama ini gag pernah nemuin hal2 semacem ini....
lihat aja sekarang vimeo diblok, reddit, netflix itu bermula dari sapa dulu ...
maw download? maw streaming? ya terserah kita lah ...kita juga bayar koq.....sekrang yg mata pencahariannya dari streaming, apa disalahin juga....
kita itu pelanggan woi, kita berhak dapetin apa yang kita pilih dari awal, jangan maen cut kayak gini....
selama ini udah anti ama produk keluarga telkom, untuk isp masih ngehandelin first media dan innovate my republic di rumah....
FM: selama ini memang pihak FM punya kebijakan sendiri buat mengatasi Bandwitdh Abuser
quote dari tread FM di kaskus http://www.kaskus.co.id/thread/53bb7...et-rumah-baru/
Q=fastnet itu unlimited ga sih?
A= Semua paket fastnet adalah bersifat unlimited dan ga ada FUP, cuma fastnett punya kebijakan sendiri buat mengatasi Bandwitdh Abuser, Orang2 bilang namanya "Shaping" BW
---------------------------------------------------------------------
Q= Jadi Shaping itu maksudnya seperti apa?
A= Shaping BW akan berjalan apabila pengguna menggunakan Bandwitdh Fastnet secara terus menerus dalam selang waktu tertentu tanpa terputus, Contohnya, kalo agan mendownload film dengan full speed sekitar 1Mbps (128kBps) tanpa henti dalam waktu 2 jam, maka akan terjadi penurunan speed sekitar 30% menjadi 96kBps pada menit ke 20-25 dan akan naik lagi pada setelah 45 menit terjadi penurunan speed, dan akan terus berulang sampai proses dowload selesai
My republic : selama ini gag pernah nemuin hal2 semacem ini....
lihat aja sekarang vimeo diblok, reddit, netflix itu bermula dari sapa dulu ...
Quote:
Original Posted By rab►tapi kalo saya pribadi lo ya, sehari gak sampai 10gb kok, penggunaan streaming youtube, twitch, browsing, game terutama dota 2 yang sering, norent, sehari gak sampek 10gb, kebetulan kan paketan 10mbps, kalo sebulan FUP 300gb sih masih aman kali ya, hp dan ipad juga nyambung tapi kan cuma makan bw kecil, pc ane jarang mati juga lo gan, tapi ini ane lo gan jangan marah sama ane, ane bukan orang telkom sumpah
coba agan instal networx jadi bisa mantau penggunaan,
ini laporan penggunaan tiap hari ane
![kaskus-image]()
gak tau lagi kalo agan yang hobi download tiap hari, tapi mau taroh mana gan kalo tiap hari download,gak tau lagi sih kalo donload trus delet, apa lagi film yang sedikit dialog itu tuh
saran tambahin lagi lah misalkan 600gb, jadi perhari 20gb, lega banget itu sudah, film hade 4gban udah dapet 5, masak sih tiap hari nonton 5 film, ane 2 film durasi 2,5jam udah eneg, malah jarang, weekend doang baru bisa maraton film, kan juga butuh kerja dan yang lain lain, sekali lagi ane bukan orang telkom lo gan yang belain telkom.
TAPI kebijakan baru kayak gini harusnya di imbangi dengan fitur yang bisa ngecek jumlah penggunaan internet kita, jadi transparan, dan peningkatan stabilitas kecepatan, jangan dikit dikit down, ini nih penyakit telkom dari dulu. kebetulan ane pengguna telkom dari jaman Telkomnet instan
jadi tau betul penyakit telkom.
untuk warnet i know that feel bro, harusnya ada program khusus untuk warnet/penyedia layanan isp lokal (rt/rw net), kan beda konsumsi, antara pengguna rumahan dan warnet.
Pihak telkompun tidak memberikan pemberitahuan kebijakan tersebut kepada pelanggan langsung, kan mereka punya data no hp/email, apa susahnya sih email ke pelanggan/sms, kalo waktunya belum bayar aja sampe di telponin, pas waktu ada kebijakan baru anteng anteng aja gak ngasi kabar kepelanggan.
Silahkan teman teman yang mungkin ada pendapat lain, sekali lagi ane bukan orang telkom, ane hanya pengguna rumahan
coba agan instal networx jadi bisa mantau penggunaan,
ini laporan penggunaan tiap hari ane

gak tau lagi kalo agan yang hobi download tiap hari, tapi mau taroh mana gan kalo tiap hari download,gak tau lagi sih kalo donload trus delet, apa lagi film yang sedikit dialog itu tuh
saran tambahin lagi lah misalkan 600gb, jadi perhari 20gb, lega banget itu sudah, film hade 4gban udah dapet 5, masak sih tiap hari nonton 5 film, ane 2 film durasi 2,5jam udah eneg, malah jarang, weekend doang baru bisa maraton film, kan juga butuh kerja dan yang lain lain, sekali lagi ane bukan orang telkom lo gan yang belain telkom.
TAPI kebijakan baru kayak gini harusnya di imbangi dengan fitur yang bisa ngecek jumlah penggunaan internet kita, jadi transparan, dan peningkatan stabilitas kecepatan, jangan dikit dikit down, ini nih penyakit telkom dari dulu. kebetulan ane pengguna telkom dari jaman Telkomnet instan
jadi tau betul penyakit telkom.untuk warnet i know that feel bro, harusnya ada program khusus untuk warnet/penyedia layanan isp lokal (rt/rw net), kan beda konsumsi, antara pengguna rumahan dan warnet.
Pihak telkompun tidak memberikan pemberitahuan kebijakan tersebut kepada pelanggan langsung, kan mereka punya data no hp/email, apa susahnya sih email ke pelanggan/sms, kalo waktunya belum bayar aja sampe di telponin, pas waktu ada kebijakan baru anteng anteng aja gak ngasi kabar kepelanggan.
Silahkan teman teman yang mungkin ada pendapat lain, sekali lagi ane bukan orang telkom, ane hanya pengguna rumahan
Quote:
Original Posted By kotamati2005►http://teknologi.metrotvnews.com/rea...-kebijakan-fup
Dari hasil uji coba yang dilakukan, tidak ada pelanggan yang komplain karena terkena FUP. "Yang protes ternyata yang melakukan resell seperti warnet dan mini operator tanpa lisensi," ujar Direktur Consumer Telkom, Dian Rachmawan.
Mbahmu yang protes cuma resell warnet dan mini operator. saya pengguna sendiri. dan baru tau ada berita macam ini. internet ini sama kayak sepakbola. penikmatnya org2 kecil yang butuh hiburan. yang harusnya dibatasi itu koruptor sm politik uang. itu lu FUP sampe nenek moyang dia ga ada yg protes. mau cari untung jangan tamak. juga kalo mau contoh negara lain mau di terapin ke indonesia disaring dulu. lebih banyak bagus apa jeleknya.
kalau berkenan mohon di page one
Dari hasil uji coba yang dilakukan, tidak ada pelanggan yang komplain karena terkena FUP. "Yang protes ternyata yang melakukan resell seperti warnet dan mini operator tanpa lisensi," ujar Direktur Consumer Telkom, Dian Rachmawan.
Mbahmu yang protes cuma resell warnet dan mini operator. saya pengguna sendiri. dan baru tau ada berita macam ini. internet ini sama kayak sepakbola. penikmatnya org2 kecil yang butuh hiburan. yang harusnya dibatasi itu koruptor sm politik uang. itu lu FUP sampe nenek moyang dia ga ada yg protes. mau cari untung jangan tamak. juga kalo mau contoh negara lain mau di terapin ke indonesia disaring dulu. lebih banyak bagus apa jeleknya.
kalau berkenan mohon di page one
Quote:
Quote:
Original Posted By Flyer888►Gans,
Mungkin ni post bakal terkubur ama post" selanjutnya ya...
Tapi sekadar buat bandingan nih, ISP terbesar di tempat ane tinggal (Comcast) juga baru memberlakukan FUP.300GB (sama persis).
Bedanya, mereka kasih kesempatan 4x overage, habis itu kalo ga salah bayar +$10 extra per bulan per 100GB.
Mungkin ni post bakal terkubur ama post" selanjutnya ya...
Tapi sekadar buat bandingan nih, ISP terbesar di tempat ane tinggal (Comcast) juga baru memberlakukan FUP.300GB (sama persis).
Bedanya, mereka kasih kesempatan 4x overage, habis itu kalo ga salah bayar +$10 extra per bulan per 100GB.
Quote:
Original Posted By cantalup►Gua tau..
Itu biat low tier plannya...
Itu fupnya jelas. Alias loe gak di downgrade langsung ke lemot.
Tambah 10 dollar dapet 100gb.. Otomatis.
Atau naek ke plan lebih tinggi diatas. Makanya fupnya menghilang hihi..
Pertayaan gua loe dikasih up and down berapa?..
Dah utk langanan lama.. Gak ada gituan...
Gua dulu Comcast gak ada gituan.
Fup ada. Cuman pasal later. Tapi aman aja total 500g or more.. Gak dapet Surat cinta dari comcast
Pindak daerah jadi ke twc...gak ada gituan..
Paling throttling aka shaping kalo kelamaan streaming.
Tempat loe masuk Google fiber gak?
Kalo masuk pasti up and down ditambahin banyak dari Comcast.
Gua sama twc dah dinaikin dari 5m to 16m Dan taon lalu jadi 50m.. Gak ada kenaikan bulanan. Itu gara2 Google fiber masuk. Liat kalo dah bisa langanan Google fiber... Biar kompetisinya bagus
Yang gua masalahin. Pelangan lama mustinya gak kena. Pas ada pwrubahan baru maka yang kena yang baru aja
Itu biat low tier plannya...
Itu fupnya jelas. Alias loe gak di downgrade langsung ke lemot.
Tambah 10 dollar dapet 100gb.. Otomatis.
Atau naek ke plan lebih tinggi diatas. Makanya fupnya menghilang hihi..
Pertayaan gua loe dikasih up and down berapa?..
Dah utk langanan lama.. Gak ada gituan...
Gua dulu Comcast gak ada gituan.
Fup ada. Cuman pasal later. Tapi aman aja total 500g or more.. Gak dapet Surat cinta dari comcast
Pindak daerah jadi ke twc...gak ada gituan..
Paling throttling aka shaping kalo kelamaan streaming.
Tempat loe masuk Google fiber gak?
Kalo masuk pasti up and down ditambahin banyak dari Comcast.
Gua sama twc dah dinaikin dari 5m to 16m Dan taon lalu jadi 50m.. Gak ada kenaikan bulanan. Itu gara2 Google fiber masuk. Liat kalo dah bisa langanan Google fiber... Biar kompetisinya bagus
Yang gua masalahin. Pelangan lama mustinya gak kena. Pas ada pwrubahan baru maka yang kena yang baru aja
Quote:
Quote:
Original Posted By nazukima►
Compotitor ... Selalu iri dengan bumn ... Menampangkan topeng srigala di bendera orang .... Woi sadar woi ....... Anda punya bendera cuman numpang di indonesia .. Saya 3 tahun berlangganan indihome gak masalah apa2 thu.masalah harga,fasilitas,dll... Karena saya tau pengguna fasilitas yang baik.
Saran ya bagi hater nya telkom ...
Sadar lah anda ... Sebelum dimakan sama topeng anda sendiri
Ne baca ne biar jelas
http://teknologi.metrotvnews.com/rea...-kebijakan-fup
Dari hasil uji coba yang dilakukan, tidak ada pelanggan yang komplain karena terkena FUP. "Yang protes ternyata yang melakukan resell seperti warnet dan mini operator tanpa lisensi," ujar Direktur Consumer Telkom, Dian Rachmawan.
Mbahmu yang protes cuma resell warnet dan mini operator. saya pengguna sendiri. dan baru tau ada berita macam ini. internet ini sama kayak sepakbola. penikmatnya org2 kecil yang butuh hiburan. yang harusnya dibatasi itu koruptor sm politik uang. itu lu FUP sampe nenek moyang dia ga ada yg protes. mau cari untung jangan tamak. juga kalo mau contoh negara lain mau di terapin ke indonesia disaring dulu. lebih banyak bagus apa jeleknya.
kalau berkenan mohon di page one
SALAM BUAT U PARA HATERS TELKOM/KARYAWAN COMPOTITOR
Compotitor ... Selalu iri dengan bumn ... Menampangkan topeng srigala di bendera orang .... Woi sadar woi ....... Anda punya bendera cuman numpang di indonesia .. Saya 3 tahun berlangganan indihome gak masalah apa2 thu.masalah harga,fasilitas,dll... Karena saya tau pengguna fasilitas yang baik.
Saran ya bagi hater nya telkom ...
Sadar lah anda ... Sebelum dimakan sama topeng anda sendiri
Ne baca ne biar jelas
http://teknologi.metrotvnews.com/rea...-kebijakan-fup
Dari hasil uji coba yang dilakukan, tidak ada pelanggan yang komplain karena terkena FUP. "Yang protes ternyata yang melakukan resell seperti warnet dan mini operator tanpa lisensi," ujar Direktur Consumer Telkom, Dian Rachmawan.
Mbahmu yang protes cuma resell warnet dan mini operator. saya pengguna sendiri. dan baru tau ada berita macam ini. internet ini sama kayak sepakbola. penikmatnya org2 kecil yang butuh hiburan. yang harusnya dibatasi itu koruptor sm politik uang. itu lu FUP sampe nenek moyang dia ga ada yg protes. mau cari untung jangan tamak. juga kalo mau contoh negara lain mau di terapin ke indonesia disaring dulu. lebih banyak bagus apa jeleknya.
kalau berkenan mohon di page one
Quote:
Original Posted By Ade_Passau►kompetitor gundulmu....
Kata cs telkom by phone
Rp 210rb internet
Rp 100tb tv
Sewa Alat 50rb
Telpon 50rb
Telkomsel Mania 88rb
Pajak 10%
Telkom Mania 88rb ===> muncul dari mana ini, pesawat teleponnya aja gk ada.
gw paling sebal saluran anak gw hilang tak berbekas, padahal tdk disebutkan jumlah channel bagian dari promo. ndak ada bangga2nya sama bumn, semoga penetrasi isp swasta lebih cepat meruntuhkan kesombongan telkomnyet..
Kata cs telkom by phone
Rp 210rb internet
Rp 100tb tv
Sewa Alat 50rb
Telpon 50rb
Telkomsel Mania 88rb
Pajak 10%
Telkom Mania 88rb ===> muncul dari mana ini, pesawat teleponnya aja gk ada.
gw paling sebal saluran anak gw hilang tak berbekas, padahal tdk disebutkan jumlah channel bagian dari promo. ndak ada bangga2nya sama bumn, semoga penetrasi isp swasta lebih cepat meruntuhkan kesombongan telkomnyet..
Quote:
Original Posted By sunkistparadise►saya bukan teletonk hater. saya mau nanya, dgn skala kelas dunia-nya teletonk apakah pantas melakukan bisnis tanpa didasari etika bisnis?
contoh sederhana saja: di lembar yg harus ditandatangani oleh pelanggan indiehomo, ada pasal soal fup. tapi promosi teletonk dan sales mengatakan unlimited aka no fup.
blm lagi soal pasal triple play dan konsekuensinya, apakah pelanggan dikasih tahu soal itu oleh sales? no fuxk way, pelanggan disuruh baca sendiri TOS yg sering kali dibikin dgn font yg sangat manusiawi shg mudah dibaca.
so, etika bisnis macam apa yg dijalankan? kl sedari awal di kontraknya memang ada fup ya bilang ada fup ga usah bacot unlimited dan setelahnya diberlakukan fup dgn alasan ini dan itu.
contoh sederhana saja: di lembar yg harus ditandatangani oleh pelanggan indiehomo, ada pasal soal fup. tapi promosi teletonk dan sales mengatakan unlimited aka no fup.
blm lagi soal pasal triple play dan konsekuensinya, apakah pelanggan dikasih tahu soal itu oleh sales? no fuxk way, pelanggan disuruh baca sendiri TOS yg sering kali dibikin dgn font yg sangat manusiawi shg mudah dibaca.
so, etika bisnis macam apa yg dijalankan? kl sedari awal di kontraknya memang ada fup ya bilang ada fup ga usah bacot unlimited dan setelahnya diberlakukan fup dgn alasan ini dan itu.
Quote:
Original Posted By tengah.hari►ada beberapa poin penting disini:
1. harga naik
2. pemberlakuan FUP di jaringan FO, ngelawakk??
3. channel useetv disunat
4. telkom tidak memberitahukan perubahan kepada semua pelanggannya (via email, telp, atau lainnya)
5. telkom adalah BUMN, tanpa dukungan pemerintah, perusahaan kayak gini pasti uda bangkrut dari dulu
6. kapan telkom melakukan uji coba FUP ke pelanggan? HELLO disini ada yang tau?
7. di sini banyak warnet kecil yang modalnya gak seberapa, mereka gak mungkin kuat dananya untuk menggunakan paket korporat, telkom harusnya memahami
intinya telkom sangat rakus
1. harga naik
2. pemberlakuan FUP di jaringan FO, ngelawakk??
3. channel useetv disunat
4. telkom tidak memberitahukan perubahan kepada semua pelanggannya (via email, telp, atau lainnya)
5. telkom adalah BUMN, tanpa dukungan pemerintah, perusahaan kayak gini pasti uda bangkrut dari dulu
6. kapan telkom melakukan uji coba FUP ke pelanggan? HELLO disini ada yang tau?
7. di sini banyak warnet kecil yang modalnya gak seberapa, mereka gak mungkin kuat dananya untuk menggunakan paket korporat, telkom harusnya memahami
intinya telkom sangat rakus
Quote:
Original Posted By swijaya►Kebayang begini dong iklannya nanti:
Indihomo tripel tripel. Mulai dr 440 rb++ per bulan. Fasilitas lengkap:
1. Unlimited up to 10 mbps per bulan dengan FUP (kalo sdh FUP maka speed up to 4 mbps, dengan harga tetap.) Speed minimum yg digaransi = 0 kbps
2. TV kabel dengan paket yg fleksibel, bisa berubah-ubah sesuai kebijaksanaan provider. TV ini ngikut jalur internet, so kalau internet down maka kemungkinan besar TV juga down.
3. Fasilitas fixed line phone, gratis telepon lokal & interlokal (tapi tidak utk HP & SLI). Demi kenyamanan Anda, harap sambungkan telepon ke genset/UPS, karena kalau listrik padam maka telepon akan ikut padam.
Seperti fitur di no. 2, telepon ini jg ngikut jalur internet.
Gratis fitur tambahan:
1. kalau sudah punya line telepon, gratis migrasi ke teknologi terbaru FO. Jangan kuatir, apabila di kemudian hari anda berhenti berlangganan internet, maka line telepon anda akan otomatis hilang juga.
2. 1 nomor nasional untuk CS, yang tidak terkoordinasi dengan petugas di lapangan. Jadi tidak akan ada estimasi berapa lama keluhan anda akan ditanggapi.
3. Tidak ada jaminan berapa lama proses penanganan trouble, hoki2an & suka2 petugasnya.
4. Untuk pengurusan restitusi/ganti rugi, silakan datang ke plastel terdekat, antri minimal 3 jam, & silakan beradu argumen dengan petugas. Nanti hasilnya tergantung siapa yg lebih ganas protesnya.

Indihomo tripel tripel. Mulai dr 440 rb++ per bulan. Fasilitas lengkap:
1. Unlimited up to 10 mbps per bulan dengan FUP (kalo sdh FUP maka speed up to 4 mbps, dengan harga tetap.) Speed minimum yg digaransi = 0 kbps
2. TV kabel dengan paket yg fleksibel, bisa berubah-ubah sesuai kebijaksanaan provider. TV ini ngikut jalur internet, so kalau internet down maka kemungkinan besar TV juga down.
3. Fasilitas fixed line phone, gratis telepon lokal & interlokal (tapi tidak utk HP & SLI). Demi kenyamanan Anda, harap sambungkan telepon ke genset/UPS, karena kalau listrik padam maka telepon akan ikut padam.
Seperti fitur di no. 2, telepon ini jg ngikut jalur internet.
Gratis fitur tambahan:
1. kalau sudah punya line telepon, gratis migrasi ke teknologi terbaru FO. Jangan kuatir, apabila di kemudian hari anda berhenti berlangganan internet, maka line telepon anda akan otomatis hilang juga.
2. 1 nomor nasional untuk CS, yang tidak terkoordinasi dengan petugas di lapangan. Jadi tidak akan ada estimasi berapa lama keluhan anda akan ditanggapi.
3. Tidak ada jaminan berapa lama proses penanganan trouble, hoki2an & suka2 petugasnya.
4. Untuk pengurusan restitusi/ganti rugi, silakan datang ke plastel terdekat, antri minimal 3 jam, & silakan beradu argumen dengan petugas. Nanti hasilnya tergantung siapa yg lebih ganas protesnya.

Diubah oleh kaskuseraktif 08-02-2016 21:50
zharki memberi reputasi
1
Kutip
Balas



