- Beranda
- Stories from the Heart
[Completed] Hey Fanny
...
TS
monica.ocha
[Completed] Hey Fanny
Quote:
![[Completed] Hey Fanny](https://s.kaskus.id/images/2016/03/05/8417038_20160305062914.jpg)
Quote:
![[Completed] Hey Fanny](https://s.kaskus.id/images/2016/01/25/8417038_20160125102311.png)
Mohon kebijakannya karena cerita ini mengandung bahasa dan adegan yang tidak patut ditiru.
Quote:
Quote:
Quote:
Diubah oleh monica.ocha 05-03-2016 06:30
efti108 dan 25 lainnya memberi reputasi
22
172.6K
520
Thread Digembok
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.9KThread•53.6KAnggota
Tampilkan semua post
TS
monica.ocha
#1

- GOODBYE MY DEAR ANGGUN -
PAGE 1
Jariku terus sibuk mengetuk meja, sudah sekitar 10 menit lamanya aku duduk sini dan makanan masih belum hadir. Ini bukan sepenuhnya ideku, jika bukan karena ajakan Anggun aku tidak akan mau pergi ke tempat ini. Aku bukan tipe orang yang suka makan di restoran mahal, itu bukan tipeku. Walaupun ekonomi keluargaku terbilang mampu dan mencukupi tapi aku lebih suka makan di pinggiran jalan bersama teman-temanku dan tertawa sepuasnya seperti orang idiot.
Anggun, seorang gadis bandung yang sudah aku pacari selama hampir 2 tahun ini memang tipe 'exslusive', dia seorang yang pemilih, modis dan terkadang agak sombong. Jika diikutkan, aku memang bukan bukan salah satu kategorinya. Aku hanya cowok yang berpenampilan seperti apa yang aku suka dan tidak ingin terlihat glamor di depan banyak orang, beda jauh dengan Anggun. Dia selalu ingin menampilkan yang terbaik dari dirinya di depan semua orang, dia ingin semua orang tahu bahwa dia adalah orang yang 'glamor'.
Karena cara hidupnya yang bertentangan denganku, sehari yang lalu aku meminta untuk putus darinya. Responnya tidak begitu baik, hari itu adalah hari terlama aku mendengarkan cewek menangis via telfon. Sehari kemudian aku mengajaknya untuk keluar sebentar untuk membahas hubungan ini dan restoran mahal ini adalah idenya. Karena ini kemungkinan adalah hari terakhir kami menjadi sepasang kekasih aku mengiyakan.
"Anggun, aku mau bahas masalah yang kemarin" Pelan ujarku
Dia mengerutkan dahi "kenapa sih kita harus pikiran hal itu? udah deh, kita jalanin aja"
"Bukan itu masalahnya, nggun" Nada suaraku naik beberapa oktaf "Aku udah gak bisa lagi lanjutin hubungan ini"
Dia terdiam, matanya terbuka lebar "Anggun, please jangan nangis disini"
"Aku mau pulang" pelan ujarnya
Belum sempat aku menyicipi makanan itu, aku sudah harus mengantarkan Anggun pulang dan membayar semua tagihannya.
Dia berjalan didepanku dengan tangan yang sibuk menyapu air matanya, dia tidak ingin memperlihatkan tangisnya kepadaku. Sesudah dia masuk ke dalam mobil dia masih menagis, aku tidak tahu harus berbuat apa, semakin aku berusaha menenangkannya semakin tangisnya menjadi "kamu tu ga tau perasaan aku" hal yang terus menerus di ucapkannya. Bukannya itu terbalik ya, seharusnyakan aku yang bertanya kepadanya "Anggun, kamu tu tau ga perasaan aku disaat kamu nolak aku ajakin main sama temen aku, tapi kalau aku nolak dengan ajakan yang sama, kamu marah". Tangisannya mulai reda disaat kami hampir sampai di rumahnya.
"Udah hapus air mata kamu, ntar ketauan abis nangis" Ujarku sambil membantunya menghapus air mata
"Biarin aja, biarin aja mama aku tau kalau akau abis nangis, biar kamu di marahin" Teriaknya
Mobilku sudah terparkir di depan rumahnya disin sudah hampir 5 menit dan Anggun masih belum mau turun, dia masih menangis. Tak lama akhirnya dia mau turun dan pulang ke rumahnya, hal terakir yang dikatakannya adalah "Jangan pernah ganggu aku lagi"
Oke, akan aku coba lakuin...
Diubah oleh monica.ocha 26-01-2016 02:53
g.gowang. dan 2 lainnya memberi reputasi
3